wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Bakteri

Total questions: 30

Worksheet time: 19mins

Name
Class
Date
1.

Tiga orang peneliti mikrobiologi, yaitu Nazfa, Dama, dan Mika sedang melakukan studi tentang berbagai jenis bakteri. Menemukan salah satu sampel bakteri yang memiliki ciri-ciri bentuknya bulat, tidak memiliki flagela, dan hidup di lingkungan yang kurang menguntungkan. Berdasarkan ciri-ciri tersebut, Apa jenis bakteri yang mereka identifikasi.....

 

a)

Atrik

b)

Monotrik

c)

Lofotrik

d)

Amfitrik

2.

Dr. Raza sedang melakukan penelitian tentang bakteri . Ia tertarik mempelajari bagaimana bakteri bereproduksi dan berinteraksi dengan zat kimia tertentu. Dalam eksperimen biologi, Dr. Raza menggunakan zat pewarna. Dr. Raza menemukan bahwa beberapa bakteri mampu bereproduksi dengan cepat saat terpapar zat pewarna tersebut, sementara bakteri lain justru mati. Zat pewarna yang digunakan Dr. Raza adalah...

a)

Safranin

b)

Methylene blue

c)

Kristal blue

d)

Alkohol

3.

Suatu hari di laboratorium mikrobiologi, seorang peneliti mengamati sampel air minum yang terkontaminasi. Setelah melakukan analisis, dia menemukan suatu bakteri dengan ciri – ciri tidak memiliki spora, memiliki pili, dapat memfermentasi karbohidrat, dan menghasilkan gas, patogenik. Berdasarkan ciri – ciri tersebut bakteri yang peneliti amati ialah.......

a)

b)

c)

d)

4.

Seorang ilmuwan bernama Dini. Ia sedang melakukan riset ia menemukan bakteri dapat dihubungkan dengan konsep ekologi dan kehidupan lingkungan. Bakteri yang hidup di lingkungan yang bersih dan aman memiliki peluang yang lebih besar melalui......

a)

perkawinan yang bersifat hermafrodit

b)

pertukaran materi genetik (rekombinasi)

c)

filamen bakteri putus (fragmenetasi)

d)

membelah menjadi dua sel

5.

Bakteri yang hidup dalam kondisi lingkungan yang sangat ekstrem seperti pada gambar. Bakteri tersebut adalah.......

a)

Methanolbacterium thermoautotrophicum

b)

Halobacterium salinarum

c)

Sulfolobus acidocaldarius

d)

Thermoplasma acidophilum

6.

Bakteriofag sebagai perantara untuk mentransfer materi genetik dari satu bakteri ke bakteri lainnya. Proses tersebut adalah...

a)

Transduksi

b)

Konjugasi

c)

Pembelahan ganda

d)

Transformasi

7.

Sakinah mengolah tumpukan sampah tersebut menggunakan metode pengomposan.Sakinah mengetahui bahwa bakteri menggunakan substrat untuk dioksidasi menjadi karbondioksida dan air pada respirasi......

a)

anaerob

b)

aerob

c)

intramoleku

d)

antarmolekul

8.

Bakteri tersebut mampu mengubah senyawa kimia menjadi energi untuk kehidupannya. bakteri mampu menggunakan reduktan anorganik untuk respirasi disebut......

a)

kemolitrotof

b)

aerob

c)

anaerob

d)

fermentasi

9.

teknik pewarnaan yang dilakukan untuk mengetahui perebedaan antara sel-sel dari tiap-tiap mikroba Warna-warna yang muncul di bawah mikroskop memberikan petunjuk penting tentang sifat-sifat biokimia bakteri tersebut. Teknik pewarnaan yang dilakukan adalah......

a)

Pewarnaan sederhana

b)

Pewarnaan endospore

c)

pewarnaan diferensial

d)

pewarnaan gram

10.

Dr. Sinia mengaplikasikan warna merah dan ungu bergantian memenuhi slide mikroskopnya, menciptakan pemandangan mikrokosmos yang menakjubkan. Dia memperhatikan dengan seksama, mencoba mengungkap rahasia struktur sel bakteri. Ketika hasil mulai muncul di bawah mikroskop, Dia mencatat perubahan warna dan bentuk sel bakteri, mencoba mencari pola yang dapat mengungkap sifat unik setiap mikroorganisme. Teknik pewarnaan yang dilakukan Dr. Sinia adalah......

a)

pewarnaan gram

b)

pewamaan endospore

c)

pewarnaan diferensial

d)

pewarnaan sederhana

11.

Bakteri ini memiliki kemampuan mendekomposisi bahan organik di lingkungan yang ekstrem. Bakteri ini menggunakan pewarnaan negatif  karena sukar diwarnai oleh pewarna sederhana yang diteliti. Bakteri tersebut adalah......

a)

b)

c)

d)

12.

Yang dimaksud dengan tranduksi pada

rekombinasi genetic bakteri yang paling tepat adalah...

a)

proses perpindahan materi genetik berupa DNA ke dalam sel bakteri.

b)

perpindahan materi genetik dari satu bakteri ke bakteri lain melalui perantara bakteriofage (virus bakteri).

c)

perpindahan DNA secara kontak langsung antara sel bakteri yang berdekatan.

d)

pertukaran materi genetik dengan bakteri lainnya.

13.

Merupakan periode penyesuaian diri bakteri terhadap lingkungan dan lamanya mulai dari satu jam hingga beberapa hari. Lama waktu ini tergantung pada macam bakteri, umur biakan, dan nutrien yang terdapat dalam medium yang disediakan. Hal ini terjadi pada fase...

a)

Fase pertumbuhan

b)

Fase adaptasi

c)

Fase stasioner

d)

Log phase

14.

Fase yang ditunjukkan grafik tersebut ialah....

a)

Fase pertumbuhan

b)

Fase adaptasi

c)

Fase stasioner

d)

Log phase

15.

Bakteri yang tumbuh baik bila ada sedikit

oksigen atmosfirik disebut...

a)

aerobic

b)

anaerobik fakultatif

c)

mikroaerofilik

d)

aerob obligat

16.

Bakteri autotrof memperoleh makanan dengan cara....

a)

Menempel pada tubuh organisme lain

b)

Menyerap bahan organik dari organisme lain

c)

Mengubah bahan anorganik menjadi bahan organik

d)

Mengambil sebagian bahan organik dari organisme lain

17.

Bakteri berikut ini yang merupakan bakteri heterotrof yaitu....

a)

b)

c)

d)

18.

Seorang dokter hewan sedang melakukan eksperimen. Ia mengamati wilayah peternakan sapi. Ia menemukan seekor sapi yang ekornya terluka bernanah dan dikerubungi lalat. Sapi tersebut mengalami kejang bila disentuh. Bakteri apa yang dianalisis Wati pada sapi tersebut?

a)

Nitrobacter

b)

Nitrosococcus

c)

Shigella disenteriae

d)

Clostridium tetani

19.

Ali memiliki peternakan sapi yang sehat dan produktif. Namun, ia khawatir tentang kemungkinan terjadinya infeksi bakteri pada sapi-sapinya. Ali menemukan bahwa konjugasi bakteri adalah mekanisme transfer gen horizontal pada bakteri,      Bagaimana konjugasi bakteri dapat memengaruhi kesehatan sapi di peternakan Andi?

a)

Konjugasi bakteri dapat meningkatkan kesehatan sapi dengan meningkatkan produksi susu.

b)

Konjugasi bakteri tidak memiliki pengaruh pada kesehatan sapi.

c)

Konjugasi bakteri dapat menyebarkan penyakit antar sapi di peternakan Andi.

d)

Konjugasi bakteri dapat meningkatkan resistensi sapi terhadap penyakit.

20.

Seorang seniman bernama Maya sedang menciptakan karya seni yang terinspirasi dari struktur bakteri. Maya mengetahui bahwa bakteri memiliki berbagai macam flagel yang memengaruhi perilaku dan gerakannya. Maya membuat instalasi seni yang terdiri dari berbagai ukuran dan bentuk flagel, yang mewakili berbagai jenis bakteri. Ia juga menambahkan cahaya yang berkilauan, melambangkan pergerakan yang dihasilkan oleh flagel-flagel tersebut. Melalui karyanya, salah satunya maya melukiskan flagel pada kedua ujung, bakteri tersebut yaitu....

a)

Atrik

b)

Monotrik

c)

Lofotrik

d)

Amfitrik

21.

Seorang ilmuwan teknologi lingkungan sedang melakukan penelitian tentang pemanfaatan bakteri dalam teknologi. Ilmuwan tersebut tertarik untuk mengembangkan teknologi yang memanfaatkan bakteri untuk menghasilkan biogas sebagai sumber energi terbarukan. Bakteri tersebut menghasilkan metana (CH4) dengan cara mereduksi karbondioksida (CO2). Bakteri tersebut adalah........

a)

Halofilik

b)

Metanogenik

c)

Pereduksi sulfur

d)

Renibacterium

22.

tim menggunakan teknik kultur untuk mengisolasi bakteri. Tim peneliti menemukan bakteri yang mampu hidup pada lingkungan kawah gunung vulkanik. Bakteri tersebut adalah.....

a)

Halofilik

b)

Metanogen

c)

Termoasidofilik

d)

Renibacterium

23.

Lactobacillus bulgaricus berperan dalam pembuatan.....

a)

Pupuk

b)

Biogas

c)

Yogurt

d)

 Bahan makanan

24.

bagaimana bentuk bakteri dapat memengaruhi cara hidup dan habitatnya Bagaimana pengaruh bentuk dan struktur bakteri terhadap kemampuannya untuk menempel pada permukaan dan membentuk biofilm?

a)

Bentuk dan struktur bakteri  tidak memiliki pengaruh permukaan membentuk biofilm.

b)

Bentuk bakteri bulat (kokus) lebih sulit menempel pada permukaan biofilm

c)

Struktur flagela membantu bakteri untuk bergerak dan menempel pada permukaan.

d)

Kokus membantu bakteri untuk menempel dan tidak tahan terhadap antibiotik.

25.

Bagaimana perbedaan struktur dan komposisi dinding sel Archaea dan Bacteria memengaruhi kemampuannya untuk hidup di lingkungan ekstrem?

a)

Dinding sel Archaea lebih tipis dan fleksibel dibandingkan Bacteria, sehingga lebih mudah beradaptasi dengan perubahan lingkungan ekstrem.

b)

Dinding sel Bacteria mengandung peptidoglikan, yang membuatnya lebih tahan terhadap suhu tinggi dan pH ekstrem dibandingkan Archaea.

c)

Archaea memiliki pseudomurein di dinding selnya, yang membuatnya lebih tahan terhadap salinitas tinggi dibandingkan Bacteria.

d)

Dinding sel Archaea dan Bacteria memiliki struktur dan komposisi yang sama, sehingga tidak ada perbedaan dalam kemampuannya untuk hidup di lingkungan ekstrem.

26.

Perhatikan gambar di bawah ini!

Andi dan Ishak sedang melakukan pengamatan pewarnaan gram bakteri di suatu laboratorium. Lalu, hasil pengamatan yang diperoleh pada mikroskop seperti gambar di atas. Pernyataan yang mendukung karakteristik dinding sol pada bakteri tersebut adalah....

a)

peptidoglikan tersusun dari 15 lapisan

b)

diantara membrane sel dan peptidoglikan terdapat periplasma untuk menyimpan enzim

c)

peptidoglikan tersuusn dari satu lapisan

d)

lipid A bersifat toksin

27.

bagaimana faktor lingkungan seperti suhu, pH, dan ketersediaan nutrisi memengaruhi laju reproduksi bakteri

a)

Suhu, pH, dan ketersediaan nutrisi tidak memengaruhi laju reproduksi bakteri.

b)

Suhu dan pH memengaruhi laju reproduksi bakteri, tetapi ketersediaan nutrisi tidak.

c)

Ketersediaan nutrisi memengaruhi laju reproduksi bakteri, tetapi suhu dan pH tidak.

d)

Suhu, pH, dan ketersediaan nutrisi secara bersama-sama memengaruhi laju reproduksi bakteri.

28.

Perhatikan berita berikut!

 

"Proses pengawetan makanan yang tak sempurna dapat memicu tumbuhnya sporn bakteri Clostridium botulinum. Bakteri Clostridium botulinum bisa bertahan hidup dalam produk olahan pangan yang diawetkan, seperti dalam kaleng Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Penny K Lukito menjelaskan cara menghilangkan bakteri Clostridium botulinum pada makanan kaleng kemasan harus menggunakan

temperatur suhu panas yang tepat"

 

Berdasarkan berita diatas cara yang dapat dilakukan agar bakteri Clostridium botulinum

tidak dapat tumbuh pada makanan kaleng adalah...

a)

memberikan ruang udara pada kemasan

b)

memberikan pengasaman di bawah 4.6

c)

pemanasan dengan suhu 70 Cdengan waktu 20 menit

d)

menambah ruang pada kaleng

29.

Suatu hari ketika Raka ingin mengambil kornet kaleng di lemari es ia mendapatkan makanannya berubah menjadi warna hitam, namun kemasan kaleng tidak menggembung dan tetap datar. Berdasarkan pernyataan tersebut maka kornet Raka tercemar oleh bakteri yang mempunyai karakteristik yaitu...

a)

bakteri termofil yang menyebabkan penggembungan kemasan karena memproduksi CO2 dan H2

b)

bersifat proteolitik dan memproduksi H2S sehingga menyebabkan warna hitam

c)

bersifat anaerob

d)

dapat tahan pada suhu basa

30.

identifikasikan jenis reproduksi bakteri yang terjadi pada gambar tersebut!

a)

pembelahan binner

b)

peleburan sel

c)

transduksi

d)

transpormasi