wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

POST-TEST HAZOP BNSP

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Hazard and Operability Analysis Study (HAZOPS) adalah salah satu teknik evaluasi bahaya, yang telah diaplikasikan oleh banyak perusahaan, terutama kilang minyak bumi dan pabrik petrokimia. Maka kita perlu mengetahui deskripsinya yang tepat, yaitu sbb

a)

a. Teknik HAZOPS dilaksanakan dengan dasar pengertian bahwa bahaya tidak akan terjadi apabila proses dioperasikan oleh para operator secara benar sesuai prosedur

b)

b. HAZOPS merupakan studi yang sistematik untuk mengidentifikasi bahaya potensial serta konsekuensi bahwa bahaya dan masalah keoperasian akan timbul bilamana suatu proses menyimpang dari  intensi rancangan

c)

c. HAZOPS adalah suatu analisis bahaya pabrik yang sangat canggih dan kompleks, yang dikhususkan untuk analisis aspek keselamatan dan kesehatan kerja, tidak termasuk lingkungan (environment)

d)

d. HAZOPS adalah salah satu teknik analisis bahaya yang juga digunakan untuk proyek-proyek besar, seperti peluncuran pesawat antariksa.

2.

Metodologi proses HAZOPS meliputi apa saja?

a)

a. Proses HAZOP meliputi penetapan Objectives, Team, pengumpulan dan proses Data, design Review, penentuan Node dan  Deviasi, record Causes, Consequences and Recommendations

b)

b. Proses HAZOP meliputi Engineering Review terhadap fasilitas/pabrik atau proses, pendokumentasian atas hasil analisis yang dicantumkan pada lembar kerja (worksheet)

c)

c. Proses HAZOP meliputi penggabungan hasil studi identifikasi bahaya dengan semua penyimpangan-penyimpangan dari maksud desain suatu fasilitas/ pabrib

d)

d. Proses HAZOP meliputi kegiatan Safety Review dari jalannya proses di pabrik dari segi keselamatan proses dari hasil interview personel di lapangan

3.

Pelaksanaan studi HAZOP biasanya melalui langkah-langkah sebagai berikut :

a)

a. Evaluasi konsekuensi dan safe guards serta buat rekomendasi, menentukan Node, tentukan guide word ,  catat design intent, identifikasi cause

b)

b. Menentukan Parameter dan guide word,  catat design intent, identifikasi cause, evaluasi konsekuensi dan safe guards serta buat rekomendasi yang penting-penting

c)

c. Menentukan Node, pilih parameter, tentukan guide word,  catat design intent, identifikasi cause, evaluasi konsekuensi dan safe guards serta buat rekomendasi.

d)

d. Menentukan Parameter dan guide word,  catat design intent, identifikasi cause, evaluasi konsekuensi dan safe guards serta buat rekomendasi  dengan mengacu kepada tingkat resiko

4.

Seorang yang ditunjuk sebagai ketua team studi HAZOP adalah orang yang mempunyai kemampuan antara lain sebagai berikut:

a)

a. Kemampuan untuk memenuhi persyaratan   peraturan, dapat bersikap obyektif, bertanggung jawab sosial, dapat mengatur waktu secara efisien. HAZOPS adalah kerja team, maka leader harus menjaga team tetap solid, dihindarkan  conflict, leader harus berusaha mendapatkan konsensus

b)

b. Leader harus mengetahui semua aspek technical expert, supaya mempunyai wibawa di mata semua anggota team

c)

c. Leader harus tegas untuk menghindari perdebatan, dan tidak terikut, leader boleh membiarkan suatu issue yang tidak tuntas untuk didiskusikan dalam rapat berikutnya, untuk menghindari waktu rapat yang terlalu lama

d)

d. Jawaban a, b dan c benar semua

5.

Kata node dalam studi Hazops sangat populer, artinya adalah..

a)

a. Node atau sub-seksi adalah lokasi pada diagram (P & ID) atau gambar peralatan, dimana deviasi terhadap parameter proses harus diteliti apakah sesuai dengan keinginan desain (design intent).

b)

b. Node atau sub-seksi adalah bagian dari proses sesuai dengan jumlah bejananya

c)

c. Node atau sub-seksi adalah pembagian seksi-seksi proses menurut diagram (P & ID)

d)

d. Node atau sub-seksi adalah suatu titik awal dan akhir dari suatu proses pabrik

6.

Informasi yang diperlukan untuk studi HAZOP adalah sebagai berikut:

a)

a. P & ID, Operating Procedures, System design philosophy dan deskripsi proses, PFD, Design data sheets untuk instruments dan control valves, Schedule of alarm and trip settings, cause and effect charts, termasuk juga informasi tentang safety aspects dan lain-lain, yang semuanya itu harus up to date untuk review dalam HAZOPS Workshop.

b)

b. Cukup P & ID, PFD dan deskripsi proses, karena dari data itu sudah dapat dilakukan review

c)

c. Cukup P & ID dan deskripsi proses saja, karena informasi yang lain-lainnya biasanya susah didapat, kalau toh ada sering out of date

d)

d. Cukup P & ID dan informasi dari running sheet dari lapangan

7.
  1. Hazards Identifikasi dalam suatu proses adalah:

a)

a. Proses untuk mengetahui adanya suatu bahaya dan menentukan karakteristiknya

b)

b. Proses kajian kualitatif untuk mengetahui adanya potensi bahaya dari suatu kegiatan,

proses, produk, material/ bahan dan lingkungan kerja.

c)

c. Landasan dari langkah pencegahan kecelakaan yang disebabkan adanya tindakan tidak

aman (unsafe act) dan kondisi tidak aman (unsafe condition.

d)

d. Jawaban A, B, dan C benar.

8.

Kegiatan analaisa suatu resiko dengan cara menentukan besarnya kemungkinan /Probability dan tingkat keparahan dari akibat/Consequences suatu resiko  hal ini merupakan definisi dari:

a)

a. Risk Assessment

b)

b. Risk Analyst

c)

c. Risk Adjuster

d)

d. Risk Controller

9.

Hirarki pengendalian Resiko di suatu plant dapat dilakukan dengan cara, kecuali:

a)

a. APD (Alat Pelindung Diri)

b)

b. Penggantian orang

c)

c. Eliminasi

d)

d. Substitusi.

10.

PHA (Preliminary Hazard Analysis )  awalnya salah satu analisis hazard yang di gunakan oleh militer AS lalu di adop oleh industri kimia dan migas, PHA ini sednri merupakan :

a)

a. Analisis pendahuluan sebelum teknik analisis bahaya lain.

b)

b. Khusus digunakan untuk mengidentifikasi bahaya pada tahap awal perencanaan proyek

c)

c. Difokuskan pada identifikasi material – material berbahaya dan bagian – bagian besar dari peralatan pabrik.

d)

d. Jawaban A,B, dan C semua benar.