NEW
Font size
WorksheetsAssesmen Anekdot
Total questions: 20
Worksheet time: 42mins
Bacalah cuplikan teks anekdot di bawah ini!
Suatu hari ada tukang roti yang lewat depan rumah, terus teman gue si Enggar manggil. Tidak lama kemudian tukang roti tersebut datang menghampiri kami yang lagi duduk santai di taman depan rumah.
Kalimat menyatakan peristiwa masa lalu yang ada dalam teks anekdot di atas adalah ...
Tidak lama
Suatu hari
Kemudain
lagi duduk
Nanti
Bacalah teks berikut ini!
“Nah, mengertikan?” tanya Dodi sambil menyimpan pensilnya. Sudah dua jam dia menerangkan logaritma pada Yusuf. “Entahlah, saya masih ragu” jawab Yusuf, “aku benar-benar tidak bisa konsentrasi, Dod”.
“Kamu ini kepala angin atau memang tidak konsentrasi? Kamu ini rupanya harus minum ramuan jahe dulu supaya tidak kepala angin!”kata Dodi sambil siap-siap menerangkan kembali teorinya.
Kepala angin memiliki makna…
lemot
sering lupa
masuk angin
tidak konsentrasi
pusing
Bacalah paragraf berikut ini.
1) Hari ini Sekolah Bahagia mengadakan rekreasi ke Bali. 2) Para siswa terlihat gembira dan mengenakan pakaian yang terbagus. 3) Di antara mereka ada yang membawa tongsis. 4) Tiba-tiba Nasrudin berkata, “Iya, tongsis itu memang cocok untuk kita, supaya kita semua pandai berkaca diri”. 5) Anak yang membawa tongsis hanya tersenyum kemudian mengajak Nasrudin selfie.
Konjungsi temporal terdapat pada kalimat ke ….
1
2
3
4
5
Kisah Pemulung
Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.
Pak RT : “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”
Pemulung :“Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”
Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”
Pemulung :“Emang tulisannya apa, Pak?”
Pak RT : “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”
Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”
Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.
Dari teks anekdot di atas, makna tersiratnya adalah...
Bacalah dengan cermat kutipan berikut.
Seekor anak harimau bertanya kepada ayahnya, “Ayah, apakah aku bisa mempunyai uang?”
Ayahnya menjawab, “Tentu saja bisa.”
“Kapan aku bisa mempunyai uang?” Tanya anak harimau.
“Kamu akan mempunyai uang setelah kamu diolah menjadi jaket dan dompet,” jawab sang ayah harimau.
Disadur dari: http://www.ketawa.com/2014/06/10182-kapan-buaya-bisa-punya-uang,html
Aspek yang dikritik anekdot tersebut adalah …
Kawasan hutan tempat hidup harimau semakin sempit.
Harimau adalah binatang buas yang berbahaya bagi manusia.
Banyak perburuan harimau untuk diambil kulitnya.
Banyak harimau kelaparan masuk desa dan memangsa manusia.
Habitat harimau di hutan semakin berkurang karena seleksi alam.
Kalimat yang terdapat kata kerja aksi adalah ....
Penggunaan media sosial yang tinggi saat ini dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan aktivitas gerak
Astaga, ditaruh di mana pikiranmu itu ?
Kedua pejabat itu ingin memikat hati masyarakat dengan amplopnya.
Sikapmu tadi sungguh tidak sopan, kau tak pantas seperti itu!
Anak suku Aceh langsung melompat ke dalam kolam bekas orang mencari ikan tersebut.
Bacalah kutipan teks berikut!
Malam itu tampak dingin. Andi dan adiknya kembali ke masjid untuk mencari pasangan sandal adiknya. Namun, nasib buruk bagi Andi karena warga mencurigainya sebagai pencuri. Andi pun dihakimi oleh massa.
"Saya tidak mencuri, saya hanya mencari pasangan sandal adik saya yang hilang," sahut Andi.
Adiknya hanya diam ketakutan.
"Bagaimana, apakah kita lanjutkan hukuman ini?" kata kepala kampung.
"Lanjutkan saja, hajar dia supaya dia kapok mencuri sandal di masjid kita!" seru warga.
Kritik yang hendak disampaikan melalui teks anekdot tersebut adalah ...
banyaknya kasus pencurian sandal di masjid
anak yang ceroboh karena meninggalkan sandal
kebanyakan masyarakat yang suka main hakim sendiri
kepala kampung yang mengayomi warganya
hukuman untuk pencuri sandal
Berikut ini , yang termasuk teks anekdot adalah….
Harimau (Panthera tigris) digolongkan ke dalam mamalia, yaitu binatang yang menyusui. “Kucing besar”itu adalah hewan pemangsa dan pemakan daging. Harimau dapat mencapai tinggi 1,5 meter, panjang 3,3 meter, dan berat 300 kilogram. Bulunya berwarna putih dan cokelat keemasan-emasan dengan belang atau loreng berwarna hitam
Saudara-saudara yang saya hormati, Beberapa hari yang lalu, masyarakat sedang merayakan pesta demokrasi—memilih presiden dan wakil presiden secara langsung.Saya berharap, siapapun yang menjadi presiden dan wakil presiden, kita harus berlapang dada untuk menerima segala kebijakannya.
Pernahkah Anda membuat SIM, misalnya SIM C? Mengurus SIM tentu memerlukan waktu dan biaya. Tulisan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dalam mengurus SIM C dengan jalan yang benar.
Perdagangan bebas yang diusung oleh sebuah negara dipastikan dapat menguntungkan atau merugikan negara yang bersangkutan. Dampak negatif kebijakan politik negara di sektor ekonomi ini mudah kita temukan di Indonesia.
Ibu-ibu sedang kerja bakti membersihkan jalan desa pada pagi hari. Suasana terkesan ramai, obrolan seputar harga, gosip, dan anak. “Wah, bulan ini banyak pangeluaran. Anak saya masuk kuliah dan adiknya masuk SMA,” kata Bu Tini “Semua ternak saya, saya sekolahkan Bu biar pintar” sambung Bu Tini “He..he..he” tawa Bu Romlah renyah Mereka pun melanjutkan membersihkan rumput di kanan dan kiri
1) Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. 2) “ Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya. 3) “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. 4) Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi”. 5) Tiba-tiba seorang anak berkomentar,”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. 6)Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.
Struktur bagian krisis dalam teks anekdot tersebut ditandai dengan nomor ....
1
2
3
4
5
Bacalah paragraf berikut ini!
Hari ini Sekolah Bahagia mengadakan rekreasi ke Bali. Para siswa terlihat gembira dan mengenakan pakaian yang terbagus. Di antara mereka ada yang membawa tongsis. Tiba-tiba Nasrudin berkata, “Iya, tongsis itu memang cocok untuk kita, supaya kita semua pandai berkaca diri”. Anak yang membawa tongsis hanya tersenyum kemudian mengajak Nasrudin selfie.
Kalimat langsung dalam teks anekdot berikut terdapat pada kalimat ke ....
1
2
3
4
5
Bacalah teks dibawah ini
Hang Jebat merupakan orang yang menjadi pengganti dari posisi Hang Tuah yang menaruh dendam atas keputusan raja yang diberikan kepada sahabatnya tersebut. Kesetiaan yang dimilikinya terhadap sahabatnya membuat Hang Jebat mengamuk di area Keraton. Dayang-dayang dan putri-putri banyak diperlakukan kurang sopan sehingga banyak orang yang menjadi mati karena keris yang dimilikinya dan hasil pemberian dari Hang Tuah kepada dirinya. Tiada seorang pun di Keraton yang berani mendinginkan dirinya sehingga raja juga mengalami kesulitan dan ketakutan atas perlakuan dirinya tersebut.
Dari cuplikan bacaan di atas, dapat disimpulkan bahwa watak yang dimiliki oleh Hang Jebat yaitu…..
Baik hati
Lembut
Sombong
Kasar
Pemberani
Bacalah teks dibawah ini!
Watuwe lalu mengingatkan agar Towjatuwa dan keturunannya tidak membunuh dan memakan daging buaya. Apabila larangan itu dilanggar maka Towjatuwa dan keturunannya akan mati. Sejak saat itu Towjatuwa dan anak keturunannya berjanji untuk melindungi bintang yang berada di sekitar sungai Tami dari para pemburu.
Pesan Moral yang terdapat pada cerita tersebut adalah...
Harusnya orang makan daging
Harus menghormati orang lain
Hendaknya memilih keluarga yang bisa memberikan keturunan
Pentingnya menepati janji
kita harus pandai membahagiakan orang lain
Bacalah teks dibawah ini!
Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"
Isi kutipan tersebut menceritakan tentang...
Masyarakat sedang berduka atas kematian rajanya.
Seorang raja telah meninggal dan tidak memiliki anak.
Hak orang berpendapat untuk memecahkan masalah dalam suatu musyawarah.
Orang tua diberi hak berbicara dalam setiap pertemuan.
Para menteri dan orang besar melakukan musyawarah pemilihan raja.
Bacalah teks dibawah ini!
Maka baginda pun bimbanglah, tida tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat, iya menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda dan berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri.
Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat di atas yaitu...
Nilai moral
Nilai Agama
Nilai Pendidikan
Nilai Budaya
Nilai Sosial
Bacalah teks dibawah ini!
Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu.
Sumber teks: Buku Kesusastraan Melayu Klasik
Kata-kata arkais yang ditemukan pada teks diatas adalah…
upeti dan hatta
upeti, hatta, dan nujum
raja, elok, dan nujum
elok dan nujum
upeti, putri, dan nujum
Tersebutlah perkataan
seorang raja yang bernama
Indera Bungsu dari Negeri
Kobat Syahrial. Setelah berapa lama di atas kerajaan, tiada juga beroleh putra. Maka pada suatu hari, ia pun menyuruh orang membaca doa qunut
dan sedekah kepada fakir
dan miskin.
Penggalan hikayat di atas mengandung ciri ... .
Anonim
Berkembang secara lisan
Istanasentris
Kesaktian
Kemustahilan
"Benar anakku . Jika suatu saat engkau berada di masa-masa sulit ingatlah pelajaran tentang batu dan pohon ara itu. Segala kesulitan yang menindihmu, sebenarnya merupakan kesempatan bagimu untuk berakar, semakin kuat, bertumbuh, dan akhirnya tampil sebagai pemenang. "
Kutipan hikayat tersebut mengandung nilai ....
Nilai Agama
Nilai Moral
Nilai Sosial
Nilai Pendidikan
Nilai Budaya
"Maka pada suatu hari, ia pun menyuruh orang membaca doa qunut dan sedekah kepada fakir dan miskin."
Nilai yang terkandung dalam kutipan hikayat tersebut adalah ....
Nilai Moral
Nilai Sosial
Nilai Budaya
Nilai Pendidikan
Nilai Agama
Maka tiadalah terjawab oleh laki-laki itu. Maka disuruh oleh Masyhudulhakk jauhkan laki-laki Bedawi itu. Setelah itu maka dipanggilnya pula orang tua itu. Maka kata Masyhudulhakk, "Hai orang tua, sungguhlah perempuan itu istrimu sebenar-benamya?"
Konjungsi yang menyatakan urutan waktu atau peristiwa pada penggalan hikayat di atas adalah...
kemudian
lalu
maka
setelah itu
selanjutnya
Adalah sebuah kolam yang amat elok. Di tepi kolam itu adalah dua ekor burung diam. Kedua burung itupun bersahabat dengan seekor kura-kura. Maka beberapa lamanya dengan hal yang demikian itu datanglah kemarau. Maka air kolam itu keringlah.maka berkatalah burung itu kepada sahabatnya kura-kura itu.”Hai sahabatku. Apakah hal kami sekarang karena air kolam ini telah keringlah. Baikla kami berpindah kepada kolam yang lain supaya dapat kami mencari makan di sana. Tetapi susah kami meninggalkan tuan hamba di sini. Sebab itu biarlah kami bawa tuan hamba dan kami lepaskan kepada tempat berair supaya senang hati kami. Hendakpun kami menerbangkan tuan hamba tiada boleh karena kulit tuan hamba itu terlalu keras, tiada dapat kami pagut. Akan tetapi adalah suatu bicara kami, kami bawa suatu kayu tuan hamba gigitlah pada sama tengah kayu itu. Maka kami terbangkan seorang suatu penjuru. Tetapi jangan tuan hamba bukakan mulut dari pada kayu itu.
Maka sahut kura-kura,”Baiklah, mana kata tuan hamba hemba turutlah.”
Maka dibawalah oleh burung itu sepotong kayu, maka digigitlah oleh kura-kura itu maka oleh burung itu diterbangkanlah seorang suatu penjuru. Setelah sampai burung itu terbang ke atas kampung orang maka heranlah segala orang melihat hal itu, kura-kura terbang di tengah-tengah dan dua ekor burung pada kiri kanannya. Maka sekalian orang itu pun bersoraklah serta menepuk-nepuk tangannya. Apabila didengar kura-kura akan bunyi orang riuh rendah, maka katanya kura-kura, “Apa sebabnya maka orang itu semuanya bersorak?” Demi dibukanya mulutnya, maka jatuhlah ia ke bumi lalu mati. (Penjedar Sastra, Dr.C. Hooykaas)
Hal utama yang diceritakan dalam hikayat di atas adalah ... .
Dua ekor burung yang berbuat baik kepada seekor kura-kura
Kura-kura yang celaka akibat tidak patuh pada kesepakatan
Kecerdikan dua ekor burung dalam memindahkan kura-kura
Kekaguman orang-orang kepada kura-kura yang diterbangkan dua ekor burung
Persahabatan antara burang dan kura-kura
