Font size
WorksheetsSOAL LITERASI
Total questions: 97
Worksheet time: 1hrs 13mins
Ruwatan
Ruwatan adalah salah satu ritual penyucian yang masih dilakukan oleh sebagian besar masyarakat Jawa dan Bali. Ruwat dalam bahasa Jawa sama dengan kata luwar yang berarti dilepas atau dibebaskan. Dengan demikian, ruwatan berarti upacara untuk membebaskan atau melepaskan seseorang yang diruwat dari hukuman atau kutukan dewa yang menimbulkan bahaya.
Asal-usul adanya ruwatan adalah dari cerita pewayangan. Diceritakan, ada seorang tokoh bernama Batara Guru yang beristrikan dua orang wanita, yaitu Pademi dan Selir. Dari Pademi ia menurunkan anak laki-laki bernama Wisnu dan dari Selir juga menurunkan anak laki-laki bernama Batarakala. Setelah dewasa, Batarakala tumbuh menjadi raksasa yang jahat. Ia kerap mengganggu anak-anak manusia untuk dimakannya. Konon, sifat jahat Batarakala ini disebabkan oleh hawa nafsu sang ayah, Batara Guru, yang tidak terkendalikan. Suatu ketika, Batara Kala meminta makanan yang berwujud manusia kepada Batara Guru. Batara Guru pun mengizinkan dengan syarat manusia yang ia makan adalah wong sukerta. Wong Sukerta adalah orang-orang yang mendapat kesialan, contohnya anak tunggal. Oleh sebab itu, setiap anak tunggal harus diruwat agar terhindar dari malapetaka dan kesialan.
Makna ruwatan adalah meminta dengan sepenuh hati agar orang yang diruwat dapat lepas dari petaka dan memperoleh keselamatan. Oleh sebab itu, upacara ruwatan dilakukan untuk melindungi manusia dari segala macam bahaya yang ada di dunia. Sampai saat ini, tradisi ruwatan masih dipercayai oleh sebagian besar masyarakat karena berpengaruh pada keselamatan anak tunggal dan keluarganya. Selain itu, masyarakat juga ingin melestarikan adat istiadat yang sudah turun-temurun dilakukan oleh masyarakat Jawa.
Ada beberapa tahapan dalam proses upacara ruwatan. 1. Prosesi siraman yang mengandung nilai pembersih badan manusia menggunakan air kembang setaman, yaitu kembang kenanga, kembang melati, dan kembang mawar. 2. Sesaji dan selametan agar orang yang diruwat selalu dalam keadaan selamat. 3. Penyerahan sarana, yaitu memberikan perlindungan terhadap orang yang tergolong sukerta yaitu orang-orang yang sial atau yang secara kodrat perlu diruwat. 4. Upacara potong rambut, yaitu bahwa segala yang kotor harus dipotong dan dibuang 5. Tirakatan, yaitu ungkapan rasa syukur dan terima kasih terhadap Tuhan Yang Maha Esa atas perlindungan-Nya
Siapakah yang perlu diruwat sesuai teks tersebut?
Orang yang tidak mampu mengendalikan nafsu
Orang yang secara kodrat perlu di ruwat
Orang yang memiliki sifat Batara Kala
Orang yang sial
Ruwatan
Ruwatan adalah salah satu ritual penyucian yang masih dilakukan oleh sebagian besar masyarakat Jawa dan Bali. Ruwat dalam bahasa Jawa sama dengan kata luwar yang berarti dilepas atau dibebaskan. Dengan demikian, ruwatan berarti upacara untuk membebaskan atau melepaskan seseorang yang diruwat dari hukuman atau kutukan dewa yang menimbulkan bahaya.
Asal-usul adanya ruwatan adalah dari cerita pewayangan. Diceritakan, ada seorang tokoh bernama Batara Guru yang beristrikan dua orang wanita, yaitu Pademi dan Selir. Dari Pademi ia menurunkan anak laki-laki bernama Wisnu dan dari Selir juga menurunkan anak laki-laki bernama Batarakala. Setelah dewasa, Batarakala tumbuh menjadi raksasa yang jahat. Ia kerap mengganggu anak-anak manusia untuk dimakannya. Konon, sifat jahat Batarakala ini disebabkan oleh hawa nafsu sang ayah, Batara Guru, yang tidak terkendalikan. Suatu ketika, Batara Kala meminta makanan yang berwujud manusia kepada Batara Guru. Batara Guru pun mengizinkan dengan syarat manusia yang ia makan adalah wong sukerta. Wong Sukerta adalah orang-orang yang mendapat kesialan, contohnya anak tunggal. Oleh sebab itu, setiap anak tunggal harus diruwat agar terhindar dari malapetaka dan kesialan.
Makna ruwatan adalah meminta dengan sepenuh hati agar orang yang diruwat dapat lepas dari petaka dan memperoleh keselamatan. Oleh sebab itu, upacara ruwatan dilakukan untuk melindungi manusia dari segala macam bahaya yang ada di dunia. Sampai saat ini, tradisi ruwatan masih dipercayai oleh sebagian besar masyarakat karena berpengaruh pada keselamatan anak tunggal dan keluarganya. Selain itu, masyarakat juga ingin melestarikan adat istiadat yang sudah turun-temurun dilakukan oleh masyarakat Jawa.
Ada beberapa tahapan dalam proses upacara ruwatan. 1. Prosesi siraman yang mengandung nilai pembersih badan manusia menggunakan air kembang setaman, yaitu kembang kenanga, kembang melati, dan kembang mawar. 2. Sesaji dan selametan agar orang yang diruwat selalu dalam keadaan selamat. 3. Penyerahan sarana, yaitu memberikan perlindungan terhadap orang yang tergolong sukerta yaitu orang-orang yang sial atau yang secara kodrat perlu diruwat. 4. Upacara potong rambut, yaitu bahwa segala yang kotor harus dipotong dan dibuang 5. Tirakatan, yaitu ungkapan rasa syukur dan terima kasih terhadap Tuhan Yang Maha Esa atas perlindungan-Nya.
Tradisi ruwatan bersumber dari ….
primbon Jawa
cerita pewayangan
kisah raja-raja
pemuka adat dari Bali
Pernyataan!
Sifat jahat Batara Kala disebabkan oleh ketidaksabaran Batara Guru dalam memberikan pendidikan kepada anaknya.
Benar
Salah
Nyadran
Nyadran merupakan salah satu tradisi yang masih lekat dalam kehidupan masyarakat Jawa. Nyadran berasal dari bahasa Sanskerta “sraddha” yang artinya keyakinan. Tradisi nyadran merupakan suatu budaya mendoakan leluhur yang sudah meninggal dan seiring berjalannya waktu mengalami proses perkembangan budaya sehingga menjadi adat dan tradisi yang memuat berbagai macam seni budaya. Nyadran dikenal juga dengan nama ruwahan, karena dilakukan pada bulan Ruwah. Tradisi nyadran berdasarkan sejarahnya merupakan suatu akulturasi budaya Jawa dengan Islam.
Menurut Yanu Endar Prasetyo, nyadran atau sadranan adalah tradisi yang dilakukan oleh orang Jawa yang dilakukan di bulan Sya’ban (kalender Hijriah) atau Ruwah (kalender Jawa) untuk mengucapkan rasa syukur yang dilakukan secara kolektif dengan mengunjungi makam atau kuburan leluhur yang ada di suatu kelurahan atau desa. Nyadran dimaksudkan sebagai sarana mendoakan leluhur yang telah meninggal dunia, mengingatkan diri bahwa semua manusia pada akhirnya akan mengalami kematian, juga dijadikan sebagai sarana guna melestrikan budaya gotong royong dalam masyarakat sekaligus upaya untuk dapat menjaga keharmonisan bertetangga melalui kegiatan kembul bujono (makan bersama).
Tradisi nyadran terdiri atas berbagai kegiatan. 1. Melakukan besik, yaitu pembersihan makam leluhur dari kotoran dan rerumputan. Dalam Kegiatan ini masyarakat dan antar keluarga saling bekerjasama gotong-royong untuk membersihkan makam leluhur. 2. Kirab, merupakan arak-arakan peserta nyadran menuju ketempat upacara adat dilangsungkan. 3. Menyampaikan maksud dari serangkaian upacara adat nyadran oleh pemangku adat. 4. Doa, kegiatan doa bersama yang dipimpin oleh pemangku adat yang ditujukan kepada roh leluhur yang sudah meninggal. 5. Kembul bujono dan syukuran. Masyarakat menggelar kembul bujono dengan setiap keluarga yang hadir harus membawa makanan sendiri. Makanan yang dibawa berupa makanan tradisional, seperti ayam ingkung, sambal goreng ati, urap sayur dengan lauk rempah, prekedel, tempe dan tahu bacem, dan lain sebagainya. Setelah masyarakat telah berkumpul dan membawa kendurinya masing-masing, kemudian makanan yang dibawa diletakkan didepan untuk didoakan oleh pemuka agama setempat untuk mendapatkan berkah dan kemudian tukar menukar makanan yang tadi dibawa oleh masyarakat. Untuk mengakhiri acara, masyarakat melakukan makan berasama dengan saling bersendau gurau untuk saling mengakrabkan diri.
Tata cara pelaksanaan tradisi nyadran tidak hanya sekedar ziarah ke makam leluhur tetapi juga terdapat nilai-nilai sosial budaya seperti gotong royong, pengorbanan, ekonomi, menjalin silaturahmi, dan saling berbagi antarmasyarakat di suatu lingkungan. Tradisi Nyadran dilakukan dengan kearifan lokal masing-masing sehingga dibeberapa tempat terdapat perbedaan-perbedaan dalam prosesi pelaksanaannya. Dalam perjalanannya terdapat pengembangan-pengembangan dalam prosesi Nyadran yakni dengan memasukkan unsur-unsur budaya, salah satunya yakni dengan menampilkan bebagai kesenian khas daerah tersebut sebagai unsur pertunjukan. Nyadran termasuk sebagai salah satu tradisi menjelang datangnya bulan Ramadan.
Ide pokok paragraf pertama teks tersebut adalah ….
tradisi nyadran
asal kata nyadran
tujuan nyadran
sejarah nyadran
Selain untuk mendoakan arwah yang telah meninggal, nyadran juga memiliki fungsi sosial.
benar
salah
Mengapa gambar sudah tepat mewakili isi teks tentang tradisi nyadran?
o Menggambarkan bagian kegiatan nyadran
o Menunjukkan pentingnya makan-makan
o Menggambarkan bahwa nyadran dapat menciptakan kerukunan
o Menunjukkan bahwa makan-makan membuat nyadran lebih meriah
Perpustakaan Kota
Aku menaiki anak tangga perpustakaan itu. Dengan seragam putih abu-abu yang sudah lusuh karena seharian beraktivitas di sekolah, aku memaksakan untuk menukarkan buku di perpustakaan kota. Buku bercover warna biru putih itu sudah lama belum aku kembalikan. Jika aku menundanya lagi, sudah pasti tunggakanku makin banyak. Aku tak selesai membacanya karena hanya berisi cerpen remaja yang remeh temeh tentang cinta.
Setelah sampai ke meja pustakawan, terlihat pustakawan sudah siap-siap mau pulang.
Segera, aku bilang untuk memberitahu ingin mengembalikan buku. Hanya saja, ibu pustakawan yang sudah beruban itu bilang, "Diurus sama mas yang itu, ya. Lagi magang dia. Reno, sini, No". Sosok tinggi berusia 20 tahunan itu pun langsung menghampiri meja pustakawan. "Ibu pulang duluan ya, No. Anak bakal rewel nih".
"Ah iya bu," lelaki itu hanya tersenyum sopan. Lantas ibu itu pergi keluar dan menyisakan kami berdua.
"Bidhari, ya.. tunggakannya Rp.20.000," ujarnya sambil mengecek di layar komputer. Aku serahkan uang itu kepadanya, lantas ia tersenyum sambil menerima uangku, "Namanya bagus".
"Terima kasih, Mas," hanya itu yang bisa kuucapkan karena terlalu salah tingkah dengan pujian yang aku terima. Pasalnya, baru pertama kali ada yang memuji namaku.
Segera aku berbalik arah dan mencoba tidak berbalik. Namun, ia memanggil dan menyusulku. Ia pun menghalangi jalanku dengan postur tubuhnya.
"Kartu perpusnya ketinggalan, Dek," ujarnya sambil tersenyum. Aku kembali kikuk dan mengucapkan terima kasih.
Sepertinya kikukku terlihat jelas olehnya. Segera kupercepat langkah juga. Namun, saat perjalanan pulang, aku terus memikirkannya.
Inikah yang dirasakan para tokoh-tokoh remaja di buku cerpen remaja saat jatuh cinta? Sekarang, aku menjadi tahu apa yang harus kulakukan, sesering mungkin ke perpustakaan kota.
Mengapa Bidhari akhirnya memutuskan untuk sesering mungkin pergi ke perpustakaan kota?
Ia merasa jatuh hati kepada Reno sehingga ingin sesering mungkin ke perpustakaan agar bisa bertemu.
Ia menganggap bahwa berkunjung ke perpustakaan cukup penting agar ia tidak terkena denda.
Ia memiliki motivasi yang tinggi untuk membiasakan diri saat mendapat pujian dari orang lain.
Ia menyadari bahwa cerpen remaja tidak remeh temeh karena berisi tentang kisah cinta.
Bagaimana perasan Bidhari setelah menerima perlakuan dari Reno?
Tidak peduli dengan sikap Reno yang memuji namanya.
Bidhari merasa sikap Reno berlebihan sehingga ia menjadi salah tingkah.
Menganggap perlakuan Reno hal yang biasa dilakukan pria kepada wanita.
Sangat senang karena mendapat pujian dan perhatian dari Reno hingga salah tingkah.
Perbedaan watak pada tokoh Reno dan Bidhari pada teks tersebut adalah …
Teks 1
Rewang
Rewang merupakan sebuah tradisi dari daerah Jawa yang merupakan kegiatan yang dilakukan dengan membantu tetangga atau kerabat maupun saudara yang sedang memiliki hajatan. Biasanya bantuan yang diberikan dapat berupa tenaga maupun materi. Tanpa disadari tradisi ini sangat mencerminkan semangat gotong royong yang dimiliki rakyat Indonesia karena para peserta rewang yang biasanya ibu-ibu saling bekerja sama dan bahu membahu agar pekerjaan cepat selesai. Selain itu, hal ini juga mencerminkan bahwa terdapat interaksi sosial yang baik antar warga masyarakat.
Beberapa hajatan yang biasa dilakukan dengan tradisi rewan adalah pernikahan, khitanan, ketika ada tetangga yang meninggal dunia, tahlilan, pengajian, selamatan atau syukuran, serta berbagai acara yang lain. Tradisi ini dapat meringankan beban bagi keluarga yang sedang memiliki hajat. Selain itu, juga dapat menjadi sarana komunikasi dan silaturahmi bagi warga masyarakat sehingga menjadi sebuah perekat sosial yang mampu menghubungkan antar individu. Tradisi ini juga mampu memupuk kesadaran sosial agar menjadi individu yang tidak egois dan mengesampingkan srawung dengan masyarakat.
Teks 2
Sambatan
Sambatan adalah kegiatan gotong royong yang sering dilakukan di daerah-daerah pedesaan yang ada di berbagai wilayah di Jawa Tengah, Jawa Timur dan D.I.Yogyakarta. Sambatan sering dilaksanakan ketika ada warga yang akan membangun rumah. Kegiatan ini biasanya dikerjakan pada proses pendirian tiang penyangga genteng rumah atau biasa disebut dengan kuda-kuda.
Sambatan biasanya diikuti oleh seluruh warga yang berada dalam suatu area atau lingkungan tertentu. Biasanya orang yang diminta ikut sambatan adalah orang-orang yang masih dalam satu RT atau mungkin satu Dusun. Orang yang hadir pada waktu sambatan dimintai bantuan tenaga nya untuk mengangkat "kuda-kuda" yang biasanya diawali dengan genduri terlebih dahulu. Setiap orang yang mengikuti sambatan tidak mendapatkan bayaran sama sekali. Tenaga yang mereka keluarkan hanya akan dibalas dengan pemberian konsumsi atau makan bersama setelah kegiatan itu selesai.
Apa simpulan dari kedua teks tersebut?
Masyarakat yang masih mengenal budaya gotong royong memiliki tradisi untuk membantu pekerjaan tetangga yang sedang memiliki hajat tanpa mendapat upah.
benar
salah
Teks 1
Rewang
Rewang merupakan sebuah tradisi dari daerah Jawa yang merupakan kegiatan yang dilakukan dengan membantu tetangga atau kerabat maupun saudara yang sedang memiliki hajatan. Biasanya bantuan yang diberikan dapat berupa tenaga maupun materi. Tanpa disadari tradisi ini sangat mencerminkan semangat gotong royong yang dimiliki rakyat Indonesia karena para peserta rewang yang biasanya ibu-ibu saling bekerja sama dan bahu membahu agar pekerjaan cepat selesai. Selain itu, hal ini juga mencerminkan bahwa terdapat interaksi sosial yang baik antar warga masyarakat.
Beberapa hajatan yang biasa dilakukan dengan tradisi rewan adalah pernikahan, khitanan, ketika ada tetangga yang meninggal dunia, tahlilan, pengajian, selamatan atau syukuran, serta berbagai acara yang lain. Tradisi ini dapat meringankan beban bagi keluarga yang sedang memiliki hajat. Selain itu, juga dapat menjadi sarana komunikasi dan silaturahmi bagi warga masyarakat sehingga menjadi sebuah perekat sosial yang mampu menghubungkan antar individu. Tradisi ini juga mampu memupuk kesadaran sosial agar menjadi individu yang tidak egois dan mengesampingkan srawung dengan masyarakat.
Teks 2
Sambatan
Sambatan adalah kegiatan gotong royong yang sering dilakukan di daerah-daerah pedesaan yang ada di berbagai wilayah di Jawa Tengah, Jawa Timur dan D.I.Yogyakarta. Sambatan sering dilaksanakan ketika ada warga yang akan membangun rumah. Kegiatan ini biasanya dikerjakan pada proses pendirian tiang penyangga genteng rumah atau biasa disebut dengan kuda-kuda.
Sambatan biasanya diikuti oleh seluruh warga yang berada dalam suatu area atau lingkungan tertentu. Biasanya orang yang diminta ikut sambatan adalah orang-orang yang masih dalam satu RT atau mungkin satu Dusun. Orang yang hadir pada waktu sambatan dimintai bantuan tenaga nya untuk mengangkat "kuda-kuda" yang biasanya diawali dengan genduri terlebih dahulu. Setiap orang yang mengikuti sambatan tidak mendapatkan bayaran sama sekali. Tenaga yang mereka keluarkan hanya akan dibalas dengan pemberian konsumsi atau makan bersama setelah kegiatan itu selesai.
Apakah ciri kegiatan rewang dan sambatan?
(a)
Tingkeban
Tingkeban adalah salah satu tradisi daur kehidupan manusia dalam selamatan kehamilan untuk kandungan pertama yang memasuki usia tujuh bulan. Tradisi ini dilakukan dengan tujuan mendoakan bayi yang dikandung agar terlahir dengan normal, lancar, dan dijauhkan dari berbagai kekurangan dan berbagai bahasa. Di jawa terkenal juga dengan sebutan mitoni yang berasal dari kata pitu yang berarti tujuh.
Ada beberapa tahapan dalam pelaksanaan tradisi tingkeban. Pertama, siraman atau memandikan calon ibu oleh tujuh orang sesepuh yaitu bapak, ibu, bapak ibu mertua, nenek dan keluarga terdekat. Kedua, memecahkan telur yang dimasukan ke dalam kain. Ketiga, membelah kelapa yang telah digambar tokoh Kamajaya untuk anak laki-laki dan Ratih untuk anak perempuan. Keempat, pada malam hari sebelum pelaksanaan tingkeban dilakukan selamatan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al Quran, doa, dan sedekah dari tuan rumah kepada para tetangga. Masyarakat melakukan tradisi tingkeban ada juga yang lebih sederhana seperti hanya acara selamatan yang dilakukan pada malam hari dengan pembacaan surat Yasin, doa, dan diakhiri dengan memberikan makanan kepada para tamu yang hadir.
Tradisi tingkeban membutuhkan sesajen, seperti tumpeng dengan lauk pauk sederhana dan hidangan ayam ingkung, jajan pasar yang dibeli dari pasar langsung seperti kue cucur, jalabria, kue lapis, dan kue lainnya. Keleman yang merupakan jenis ubi-ubian sebanyak 7 macam seperti ubi jalar, kentang, ketela, dan lain-lain. Rujakan, terdiri atas buah-buahan segar, bubur merah putih, dawet, kupat, lepet, dan kurapan. Tadisi tingkeban tidak memerlukan perlengkapan khusus. Apabila dilakukan proses siraman maka peralatan yang dibutuhkan hanya bokor, sekar tempurung, boreh, dan kendi.
Tingkeban bermula pada masa Kerajaan Kediri yang dipimpin oleh Raja Jayabaya. Ada rakyat bernama Niken Satingkeb. Ia menikah dengan punggawa kerajaan yang setia bernama Sediya. Dari pernikahan ini, dikaruniai sembilan orang anak. Tapi, nasib malang menimpa keluarga mereka, tidak ada seorang anak pun berumur panjang. Sediya dan Niken Satingkeb tidak menyerah dan putus asa dan selalu berdoa agar kembali mempunyai anak yang kelak tidak ditimpa nasib malang seperti anak-anak sebelumnya. Segala petuah dari orang lain selalu diperhatikan, tetapi belum ada tanda-tanda istrinya mengandung. Mereka menghadap raja untuk mengadukan nasib buruk yang menimpanya dan mohon diberi petunjuk agar dianugerahi anak lagi yang tidak mengalami nasib buruk seperti anak-anak sebelumnya. Sang raja yang bijaksana itu terharu mendengar pengaduan dan kisah keluarga Nyai Niken Satingkeb. Maka dari itu, beliau memberi petunjuk supaya Nyai Satingkeb pada hari Tumbak (Rabu) dan Budha (Sabtu) harus mandi air suci dengan gayung tempurung kelapa atau batok. Selama mandi harus disertai pembacaan doa.
Setelah selesai mandi, Niken Satingkeb harus memakai pakaian yang sangat bersih. Kemudian dijatuhkan dua buah kelapa gading yang berjarak antara perut dan baju yang dipakai. Kelapa gading tersebut diberi gambar Arjuna dan Subadra atau Dewa Wisnu dan Dewi Sri. Maksudnya jika kelak anaknya telah lahir, diharapkan mempunyai paras cantik atau ganteng seperti yang tertera pada gambar. Selanjutnya, calon ibu harus melilitkan daun tebu wulung pada perutnya yang nantinya akan dipotong sebilah keris. Segala petuah dan saran yang diberikan sang raja dijalankan dengan cermat. Ternyata, segala permintaan mereka dikabulkan. Semenjak kisah itu terjadi, upacara tingkeban diwariskan secara turun-temurun dan jadi tradisi wajib untuk orang Jawa yang menghormatinya.
Kapan acara tingkeban dilaksanakan?
Setelah anak berusia usia 7 bulan
Pada saat usia kehamilan ibu 7 bulan
Ketika seorang Ibu mengandung anak yang ke-7
Pada kehamilan seorang ibu untuk anak pertamanya
Istilah tingkeban dalam adat masyarakat Jawa diambil dari ….
jumlah usia kehamilan seorang ibu
tokoh pewayangan yang digambar dalam kelapa gading
nama seorang wanita yang pertama kali melaksanakan acara tersebut
nama raja kediri yang pertama kali menganjurkan tingkeban dilaksanakan
Ada tujuh jenis umbi-umbian yang digunakan dalam sesajen dan ada tujuh orang yang memandikan calon ibu pada acara tingkeban. Berdasarkan jumlah tersebut tingkeban juga disebut mitoni dari kata pitu yang berarti tujuh.
benar
salah
rayaan Satu Suro Malam Sakral Masyarakat Jawa
Sebagian besar masyarakat Jawa mempercayai bahwa malam satu Suro adalah malam yang sakral. Beragam tradisi digelar untuk memperingati tahun baru Jawa sekaligus Islam ini. Tradisi ini sebenarnya mulai dilakukan saat zaman Sultan Agung sekitar tahun 1613-1645 Masehi. Pada saat itu umumnya masyarakat mengikuti sistem penanggalan tahun Saka yang diwariskan dari tradisi Hindu. Sementara, Kesultanan Mataram Islam sudah menggunakan sistem kalender Hijriah. Sultan Agung yang ingin memperluas ajaran Islam di Tanah Jawa berinisiatif memadukan kalender Saka dengan kalender Hijriah menjadi kalender Jawa. Satu Suro adalah hari pertama dalam kalender Jawa di bulan Suro yang bertepatan dengan 1 Muharram dalam kalender Hijriah.
Di Keraton Surakarta, pada masa Paku Buwono XII, upacara kirab pusaka malam 1 Suro dilaksanakan hanya mengelilingi bagian dalam keraton. Akan tetapi, sejak 1973 atas permintaan Presiden Suharto, mulai dilaksanakan kirab pusaka di luar tembok keraton dan mengikutsertakan kebo bule yang dianggap sebagai bentuk pusaka keraton yang bernyawa. Kebo bule menjadi salah satu daya tarik bagi warga yang menyaksikan perayaan malam satu Suro. Orang-orang berdesak-desakan untuk berebut kotoran kebo bule. Kotoran kebo bule dianggap dapat membawa berkah dan keselamatan.
Di Yogyakarta perayaan malam satu Suro biasanya identik dengan membawa keris dan benda pusaka sebagai bagian dari iring-iringan kirab. Tradisi malam satu Suro menitikberatkan pada ketentraman batin dan keselamatan. Karenanya, pada malam satu Suro biasanya selalu diselingi dengan ritual pembacaan doa dari semua umat yang hadir merayakannya. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan berkah dan menangkal datangnya marabahaya. Selain itu, terdapat pula tradisi topo bisu mubeng beteng atau mengelilingi benteng keraton dengan tanpa berbicara.
Ide pokok paragraf pertama teks tersebut adalah ….
anggapan masyarakat Jawa bahwa malam satu Suro sakral
beragam tradisi untuk menyambut malam satu Suro.
perayaan malam satu suro di lingkungan keraton
asal mula penanggalan Jawa
Penanggalan Jawa yang dicetuskan oleh Sultan Agung yang dimaksudkan untuk memperluas ajaran Islam merupakan penggabungan tahun Hijriah dengan tahun Masehi.
benar
salah
Mengapa gambar dalam teks tersebut sudah tepat mewakili isi tentang perayaan malam satu Suro?
o Gambar menjelaskan adanya kirap gunungan yang berupa hasil alam
o menunjukkan perbedaan tradisi Keraton Yogyakarta dengan Surakarta
o Gambar menunjukkan suasana perayaan terjadi pada malam hari
o menggambarkan suasana antusias warga untuk merebut gunungan
Budaya di Ujung Laut Selatan
Pulang ke desa di pesisir selatan Jawa Tengah ini mengubah pandanganku kepada semesta. Sebagai budak korporat yang hanya fokus dengan kerja, kerja, dan kerja, aku menemukan nilai yang tidak kutemukan selama di kota.
Setelah mengajukan cuti selama tujuh hari, aku kembali ke kampung halamanku. Untungnya masih ada keluarga besar yang tinggal di sana, sementara Ayah dan Ibuku tetap di kota. Kedatanganku pun disambut oleh Pakde yang sudah menungguku ketika aku mengatakan akan berlibur di sana.
“Apa kabar Wikan?” tanyanya sambil menjabat tanganku
“Baik, Pakde,”
“Yuk sambil jalan, motornya di parkiran,” ajak Pakde mengarahkanku untuk menaiki motor menuju rumah.
Dari terminal menuju rumah cukup lama menghabiskan waktu 40 menit. Sepanjang perjalanan, Pakde banyak bercerita tentang kehidupan di kampung nelayan itu. Dimulai dari bagaimana kesehariannya sampai ada upacara khusus untuk yang diadakan di tempat tersebut.
“Besok bakal ada larung eesaji, Wikan. Ikut ya”
Aku langsung mengangguk setuju.
Keesokan harinya, deretan hasil bumi berderet rapi di tempat pelelangan ikan dan akan dibawa ke darmaga. Ada nasi tumpeng, kepala sapi, buah-buahan, serta berbagai macam sayuran. Sebelumnya diadakan pengajian dan doa terlebih dahulu agar upacara menjadi lebih khidmat. Pakde pun menjelaskan bahwa larung saji ini sudah menjadi budaya dan tradisi yang turun temurun. Karena setiap orang harus mengungkapkan rasa syukur dari apa yang sudah Tuhan berikan. Acara ini juga untuk memohon pertolongan agar selalu diselamatkan dari marabahaya.
Aku membantu penduduk setempat untuk mengarungkan sasaji ke laut. Pengalaman yang luar biasa, karena selama ini aku hanya tau bekerja tanpa mengenali budaya. Acara itu makin meriah ketika ada penampilan wayang golek dan lomba dayung. Aku yang bukan anak pantai, hanya melihat dari kejauhan tapi entah mengapa terasa hangat dan seru. Kurasa, memang benar larung saji ini sudah mengubah pandanganku kepada semesta.
Apa yang menyebabkan pikiran Wikan berubah setelah menyaksikan acara larung saji?
Larung saji memiliki pesan mistis yang tinggi.
Larung saji merupakan budaya turun temurun yang perlu dilestarikan.
Larung saji memberikan pelajaran berharga tentang ketuhanan dan budaya.
Larung saji memberikan pelajaran bagaimana mengedepakan unsur kedaerahan.
Bagaimana sikap Wikan setelah menyaksikan langsung kegiatan larung saji di kampung halamannya?
ingin menetap di kampung halaman
tetap fokus kepada peningkatan karier
ingin melestarikan budaya di kampungnya
berubah pandangannya terhadap semesta
Latar cerita yang paling berpengaruh terhadap perubahan watak Wikan adalah ….
tempat
waktu
suasana
sosial
Teks1
RAWON
Rawon adalah masakan Indonesia yang berasal dari Ponorogo berupa sup daging berkuah hitam dengan campuran bumbu khas yang menggunakan keluak. Rawon menyebar keluar Ponorogo karena Ponorogo memiliki peran penting dari masa ke masa hingga dikenal sebagai masakan khas Jawa Timur.
Daging untuk rawon umumnya adalah daging sapi yang dipotong kecil-kecil, utamanya adalah bagian sandung lamur. Bumbu supnya sangat khas Indonesia, yaitu campuran bawang merah bawang putih, lengkuas, ketumbar, kemiri, serai, kunir, cabai, keluak, garam, serta minyak nabati. Semua bahan ini dihaluskan, lalu ditumis sampai harum. Campuran bumbu ini kemudian dimasukkan dalam kaldu rebusan daging bersama-sama dengan daging. Warna gelap khas rawon berasal dari keluak, hal itu dikarenakan dalam budaya Ponorogo masih kental akan hal magis.
Rawon disajikan bersama nasi, dilengkapi dengan tauge berekor pendek, telur asin, daun bawang, kerupuk udang, daging sapi goreng, dan sambal. Beberapa pelengkap lain yang juga dapat dihidangkan bersama rawon adalah olahan jeroan dan di daerah Pasuruan rawon juga lazim dikonsumsi dengan mendol (perkedel tempe) dan disajikan di atas daun pisang. Kunci lezat rawon juga berada pada olahan kuahnya yang berasal dari kaldu daging yang digunakan, baik dari lemak daging, tulang muda, maupun kulit.
Teks 2
Brongkos
Brongkos adalah sejenis makanan daging dan kacang berkuah bumbu keluak yang lazim dijumpai di Daerah Istimewa Yogyakarta. Meskipun brongkos sering dikaitkan dengan Kota Yogyakarta, hidangan daging dan kacang berkuah ini lazim ditemukan dalam tradisi hidangan Jawa Tengah. Beberapa kota memiliki versi khasnya masing-masing, misalnya nasi brongkos Demak, Solo, Magelang, dan Temanggung.
Brongkos terdiri atas daging yang dipotong dadu yang biasanya berupa daging sapi, daging kambing atau domba. Selain daging, juga ada telur rebus dan tahu yang dimasak dengan kacang tolo atau kacang merah serta potongan labu siam. Kadang ditambahi irisan wortel.
Kuah berbahan dasar santan ditambahi kombinasi bumbu, antara lain keluak, serai yang dimemarkan, daun jeruk purut, daun salam, garam, gula jawa, serta bumbu yang dihaluskan yaitu lengkuas, kencur, jahe, ketumbar, bawang merah dan kemiri, juga ditambahkan cabai rawit utuh yang dapat memberikan kejutan pedas kala tergigit. Brongkos biasanya disajikan dengan cara menyiramkannya ke atas sepiring nasi putih, hidangan ini disebut nasi brongkos.
Apakah perbedaan bahan yang digunakan antara rawon dan brongkos?
(a)
Apa simpulan dari kedua teks tersebut?
Dari bahan baku makanan yang sama akan menghasilkan jenis makanan yang berbeda tergantung proses pengolahannya.
benar
salah
SUSTAINABLE LIVING UNTUK APA?
Pernahkah kalian merenungkan cara mengurangi kerusakan lingkungan?
Ya, kita bisa melakukannya dengan mengubah lifestyle. Kita bisa memulai dengan sustainable lifestyle atau gaya hidup berkelanjutan. Mengutip dari website resmi agenda dunia sustainable development, gaya hidup berkelanjutan adalah menjalankan hidup dengan kesadaran dan berpikir dalam jangka panjang karena hampir semua tindakan yang kita lakukan memiliki dampak pada lingkungan dan orang lain. Artinya, gaya hidup berkelanjutan merujuk pada gaya hidup untuk melestarikan lingkungan hidup. Gaya hidup berkelanjutan bisa dimulai dari diri sendiri di lingkungan sekitar. Penerapan gaya hidup berkelanjutan ini tercermin dari cara kita berperilaku, menggunakan produk, dan beraktivitas dalam kehidupan. Lalu, bagaimana cara kita memulainya? Berikut tips sederhana untuk memulai gaya hidup berkelanjutan.
Gaya hidup berkelanjutan perlu diterapkan guna menerapkan gaya hidup ramah lingkungan. Semakin banyak masyarakat yang pada akhirnya tergerak untuk melakukan pelestarian lingkungan dengan menerapkan gaya hidup berkelanjutan. Mulai dari diri sendiri untuk mengubah gaya hidup sehari-hari. Demi bumi, demi kelestarian lingkungan di masa depan!
Mengapa gaya hidup berkelanjutan perlu diterapkan?
Memiliki dampak bagi orang lain.
Menjalankan hidup dengan berpikir.
Menjalankan hidup dengan kesadaran.
Mengubah gaya hidup ke ramah lingkungan.
Apabila kamu ingin menelusuri informasi terkait sustainable lifestyle, kata kunci apa sajakah yang sesuai?
sustainable development
reboisasi lahan gundul
kerusakan lingkungan hidup
gaya hidup ramah lingkungan
Mengapa informasi tentang gaya hidup berkelanjutan seperti pada wacana layak untuk disebarkan kepada masyarakat?
(a)
Gaya hidup berkelanjutan merujuk pada gaya hidup ramah lingkungan.
Aktivitas manakah yang sesuai dengan pernyataan tersebut?
Menyimpan bahan makanan dengan benar dan aman.
Membeli barang sesuai kebutuhan bukan keinginan.
Memesan makanan antar agar lebih mudah dan praktis.
Memendam sampah plastik di pekarangan rumah sendiri.
SEBLAK VIRAL
Akhir-akhir ini, makanan seblak menghiasi konten di media sosial. Seblak merupakan makanan yang digandrungi anak-anak muda karena rasa gurih dan pedas yang menantang lidah, serta harganya yang relatif murah. Makanan khas Sunda ini terbuat dari kerupuk yang direbus, dengan berbagai topping seperti telur, ceker ayam, sosis hingga sayuran. Dalam satu mangkok seblak umumnya berisi kerupuk rebus dan beberapa topping yang kemudian dipadukan dengan kuah yang diberi bumbu halus kencur, bawang putih dan cabai. Dirangkum dari berbagai sumber, jauh sebelum seblak yang berasal dari Sunda populer, di daerah Sumpiuh, Jawa Tengah terdapat makanan serupa bernama kerupuk godog. Dalam perkembangannya, seblak lebih dikenal di Jawa Barat.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menyatakan bahwa seblak akan diusulkan menjadi warisan budaya tak benda. Seblak menjadi tradisi masyarakat memasak kerupuk basah dengan bumbu rempah-rempah khas sampai saat ini masih terjaga dengan baik dan terus berkembang di masyarakat. Seblak muncul dari kreativitas masyarakat Sunda khususnya dalam menciptakan makanan yang menarik minat banyak orang. Hal ini didorong pula akan produksi tapioka yang melimpah di Provinsi Jawa Barat. Oleh karena itu, masyarakat memanfaatkan bahan tersebut untuk membuat makanan seperti kerupuk aci, bakso aci, cireng, serta cilok yang kemudian dimasukkan kedalam topping seblak.
Bahan utama makanan seblak yaitu ….
(a)
Apabila kamu ingin menelusuri informasi terkait makanan seblak, kata kunci apa sajakah yang sesuai?
makanan pedas khas Sunda
makanan daerah yang viral
bumbu khas makanan Sunda
asal-usul makanan pedas
Informasi tentang seblak dalam wacana tersebut dapat dikatakan valid karena ….
mengutip berita yang sudag pasti kebenarannya
merujuk pada informasi kementerian pusat
menggunakan data dari berbagai sumber
menceritakan wawancara seorang tokoh
Makanan seblak viral di media sosial. Bagaimanakah asal-usul makanan tersebut?
Tulis Benar atau Salah untuk setiap pernyataan sejarah asal-usul yang sesuai secara urut!
(a)
PERKEDEL SUKUN
Runi mengajak teman-temannya untuk menginap di rumah barunya. Sepulang sekolah, Keyla, Naura, dan Salsa sudah siap dengan bawaan mereka. Kali ini Runi juga mengajak Nia, si anak baru.
“Welcome to my home, guys,” sambut Moms Dini.
“Ayo ke kamarku,” ajak Runi sambil berjalan lebih dulu.
Kelima anak perempuan itu berlarian memasuki kamar Runi. Runi memimpin teman-temannya menyerbu kasur empuk itu. Mereka tertawa dan bercanda bersama sampai terdengar suara Moms Dini.
“Anak-anak, apakah kalian mau sukun goreng?” tanya Moms Dini dari ambang pintu.
“Sukun? What is Sukun, Tante?” tanya Naura.
“Kamu belum pernah makan sukun, ya?” jawab Moms Dini.
“Tapi….apa itu makanan enak, Tante? Jangan-jangan itu makanan kuno ya, Tan?”
“Let’s try it, Naura.” Moms Dini menjawab sambil tersenyum.
Mereka beramai-ramai berjalan di lorong panjang menuju dapur. Moms Dini menjelaskan tentang sukun kepada anak-anak perempuan itu.
“Rudi, jangan habiskan sukunnya!” bentak Runi kepada adiknya.
Rudi yang dibentak diam saja. Sukun yang digoreng oleh Moms Dini sangat banyak, cukup untuk 10 orang anak yang porsi makannya banyak. Dengan santai Rudi menunjuk ke arah tumpukan sukun goreng di atas meja. Melihat sukun goreng yang masih panas itu, Runi langsung mengulurkan tangannya dan langsung mengambil 2 potong sukun.
“Runi, cuci tangan dulu,” tegur Keyla mengingatkan.
Keyla memang selalu menjaga kebersihan. Ia selalu membawa cairan pembersih tangan. Mereka pun mencoba makanan itu.”
“Wiiiii, wuenaaaaak poooollll ternyata. Saestu gurih, krenyes-krenyes.” seru Salsa.
“This is good, Tante. Enak banget. Maaf ya, Tante kalau di awal tadi Naura agak meragukan rasa sukun.” komentar Naura.
“Yuk, kita buat perkedel sukun untuk makan malam!” ajak Moms Dini.
“Ayoooo, Moms!” sahut Runi sambil berlari ke luar rumah.
Mereka sangat kaget karena di belakang rumah Runi ternyata ada kebun sayur dan buah. Mereka sangat bersemangat mengumpulkan bahan membuat perkedel sukun. Setelah semua terkumpul mereka kembali ke dapur. Di dapur, Rudi dan Moms Dini sedang menumbuk-numbuk sukun goreng. Melihat ibu dan adiknya sudah mulai bekerja, Runi pun segera bertindak. Anak-anak itu berebutan ingin membuat bulatan perkedel. Mereka semua memakai sarung tangan plastik. Bulatan-bulatan perkedel itu diletakkan di atas nampan. Perkedel buatan mereka ukurannya bermacam-macam, ada yang besar, ada yang kecil. Beberapa saat kemudian, perkedel sukun itu tersaji di meja makan.
“Biarpun ukurannya berbeda-beda, tapi rasanya sama enaknya! Yuuum yummm!” seru Runi.
“Meskipun tadinya ku kira kuno, ternyata makanan berbahan dasar sukun sangat enak.” sorak Naura.
Semua tertawa gembira menikmati perkedel sukun buatan mereka.
Setting dalam cerita tersebut cepat berganti. Pernyataan manakah yang sesuai dengan isi cerita tersebut?
(a)
Nia, anak baru di kelas Runi juga diajak menginap bersama. Runi memang memiliki sikap ….
tidak pilih-pilih teman sehingga mudah berbaur dengan siapapun
sabar, telaten, dan cekatan sehingga teman-teman mengandalkannya
murah hati dan tidak sombong sehingga anak baru menyukainya
penurut, sederhana, dan rajin sehingga teman-teman menghargainya
Setting dalam cerita tersebut cepat berganti. Pernyataan manakah yang sesuai dengan isi cerita tersebut?
Tulis Santi atau Naura untuk setiap pernyataan yang sesuai secara urut!
(a)
KUE BUATAN MAMAK
Pukul sembilan malam. Santi memandangi wajah Mamak yang berkeringat. Seharian ini Mamak sibuk membuat kue.
“Santi, ini sudah jadi madumongso buat teman-temanmu. Katanya hari pertama masuk sekolah, mau tukar oleh-oleh liburan,” ujar Mamak.
“Santi malu, Mak. Madumongso kan jajan tradisional, bukan kue modern.” tukas Santi.
“Kenapa harus malu? Madumongso itu penganan khas Madiun, kota kelahiran Mamak. Siapa lagi yang akan memperkenakan dan melestarikannya jika bukan kita? Mamak tersenyum.
“Ayo, lekas tidur. Mamak mau beres-beres dahulu.”
Keesokan paginya, terdengar sedikit keramaian di ruang kelas.
“Siapa yang mau Bika Ambon Medan?” Togar mengedarkan kue berwarna kuning ke teman-temannya. Ajeng mengacungkan telunjuknya.
“Kamu bawa apa?” Dede mendekati bangku Ajeng.
“Tahu bakso. Mau? jawab Ajeng.
Dede mengambil sepotong, “Wah, enak banget.”
Beberapa siswa mendekati meja Ajeng dan mencicipi tahu cokelat isi bakso tersebut. Sebagian siswa lainnya tampak menikmati oleh-oleh Togar. Ada juga yang makan sale pisang khas Bandung di bangku Dede.
“Kok diam saja dari tadi? Ajeng menepuk pundak Santi.
“Iya, mana oleh-olehmu, Santi?” tanya Togar.
“Maaf, aku cuma bawa madumongso.”
Ajeng, Togar, Dede, dan teman-teman lain mengerubungi meja Santi.
“Rasanya…” Togar mengecap-ngecap.
“Tidak enak, ya?” tanya Santi cemas.
“Enak banget. Ini dari ketan, ya?”
“Iya. Tape ketan hitam dicampur santan dan gula Jawa.”
“Top mantap, delicious.”
Tiba-tiba Miss Risma masuk ke ruang kelas. Ia mendapati anak-anak tengan bertukar oleh-oleh makanan khas daeras masing-masing.
“Bagus sekali yang kalian lakukan anak-anak. Kalian telah memperkenalkan keberagaman Indonesia sekaligus melestarikan makanan tradisional Indonesia.”
“Selain itu, bagaimana caranya agar makanan Indonesia tetap lestari, Miss? tanya Togar.
“Kita bisa mengadakan festival makanan tradisional atau belajar membuat makanan khas tersebut.”
“Wah, Bika Ambon Medan susah bikinnya, Miss. Saya makan saja, lah.”
Semua siswa tertawa mendengar kelakar Togar. Miss Risma mencicipi madumongso milik Santi.
“Ini madumongso terlezat yang pernah Miss makan.”
Santi senang sekali karena semua orang menyukai madumongso buatan Mamak.
Mamak membawakan makanan maduwongso untuk Santi. Bagaimanakah perasaan Santi setelah makanan tersebut dicicipi teman-temannya?
Tulis pada pilihan Ya atau Tidak untuk setiap pernyataan yang sesuai secara urut!
(a)
Bagaimanakah Mamak Santi merespons protes anaknya karena tidak mau membawa maduwongso?
Jawaban benar lebih dari satu.
Menjelaskan dengan penuh sabar tentang makanan khas tanah kelahirannya.
Mendiamkan Santi dengan harapan dia akan sadar dengan sendirinya.
Menasihati Santi pelan-pelan dengan menjelaskan upaya melestarikan makanan khas.
Mengikuti keinginan Santi yang tidak mau membawa makanan buatannya.
Pasangkan Tokoh dengan Karakter sesuai isi cerita tersebut!
Miss Risma
Memerhatikan dan mengayomi.
Santi
Rendah diri dan cenderung pendiam.
Togar
Lucu dan mampu mencairkan suasana.
Ajeng
Selalu ceria dan peduli terhadap teman.
SCREEN TIME TINGGI, BERBAHAYA?
Tahukah kamu jika masyarakat Indonesia berada di ranking teratas secara global sebagai pengguna internet terlama di dunia tahun 2022? Hal ini berdasarkan sebuah laporan firma riset data.ai, “State of Mobile 2023”. Diketahui, kita memiliki durasi screen time dengan rata-rata 5,7 jam per hari. Lebih tinggi sedikit bila dibandingkan dengan Brasil dan Arab Saudi yang mempunyai waktu sekitar 5,3 jam tiap harinya, disusul Korea Selatan dan Singapura sebesar 4,9. Data lengkap dapat dilihat dalam grafik berikut.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Indonesia Baik, screen time kita memang meningkat tajam sejak pandemi COVID-19 di tahun 2020 lalu. Gen Z adalah kelompok tertinggi yang lama melakukan screen time-nya, yakni mencapai 35%, disusul oleh Gen Y atau milenial sebanyak 26%, dan selebihnya Gen X dan Boomers yang hanya 19%. Di balik keseruan bermain HP, banyak dampak negatif yang menyertainya apabila kamu tidak segera belajar membatasi screen time. Berikut dampak negatif dari screen time berlebih.
Gadget pada hakikatnya diciptakan untuk mempermudah pekerjaan kita, bukan justru menjadi alasan kita sulit menyelesaikannya. Kembalikan fungsi baik dari adanya teknologi, setidaknya dimulai dari kamu.
Teks tersebut dilengkapi dengan grafik dan infografis. Bagaimanakah keberadaan grafik dan infografik dalam teks tersebut?
Tulis Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap pernyataan sesuai isi teks secara urut!
(a)
Seandainya kamu menjadi salah satu korban screen time, manakah dari pernyataan berikut yang dapat kamu pilih untuk mengurangi kebiasaan tersebut?
Jawaban benar lebih dari satu.
Mengidentifikasi kebenaran survey screen time pada masyarakat Indonesia.
Menyadari bahaya screen time dan berusaha mengatur durasi penggunaan gadget.
Melakukan konsultasi dengan ahli kesehatan untuk meminimalisasi dampak screen time.
Membuat gerakan antigadget dan antihoaks di media sosial agar masyarakat lebih berhati-hati.
Mengapa screen time di Indonesia meningkat tajam sejak pandemi COVID-19 tahun 2020?
Aktivitas masyarakat berkurang signifikan.
Banyak kegiatan terhenti dan dialihkan ke sistem daring.
Masyarakat memilih berinteraksi secara luring.
Konten media sosial semakin bervariasi dan bermanfaat.
Apabila gen Z mengurangi waktu screen time-nya, kemungkinan dampak yang terjadi yaitu ….
Jawaban benar lebih dari satu.
Interaksi generasi Z dengan lingkungan sekitar semakin meningkat
Waktu menggunakan aplikasi games di Indonesia semakin meningkat
Peringkat Indonesia tentang penggunaan gadget semakin tinggi
Pemanfaatan waktu untuk hal-hal produktif semakin tinggi
STRAWBERRY GENERATION?
Pernah mendengar istilah strawberry generation? Strawberry generation adalah generasi muda yang kreatif dan memiliki banyak ide cemerlang, tapi mudah lembek ketika mendapat tekanan sosial. Mereka menjadi tidak mau bekerja keras karena menyerah dengan tekanan yang ada. Awalnya, istilah ini muncul di Taiwan untuk menandakan generasi yang lahir setelah tahun 1981. Namun, istilah tersebut mengalami pergeseran penyebutan dan merujuk pada generasi di bawah milenial yang dianggap lunak seperti buah stroberi.
Strawberry generation ingin mendapat sesuatu secara instan. Padahal, tidak semua hal bisa didapatkan secara instan. Generasi ini juga dianggap sebagai generasi pemalas. Beberapa kalimat andalannya adalah healing atau refreshing. Memang betul kita harus menyeimbangkan antara bekerja dengan refreshing, tetapi bukan berarti lari dari masalah. Ada ada pula istilah self reward. Alih-alih membeli sesuatu sesuai kebutuhan dan ingin mengapresiasi diri, self reward justru membuat generasi stroberi menjadi boros dan konsumtif. Padahal ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk self reward seperti menonton film, quality time di rumah, dan lain sebagainya. Meski demikian, strawberry generation memiliki sisi positif yang patut dibanggakan. Sisi positif tersebut terdiri atas menyukai tantangan, berani speak up, mengikuti perkembangan zaman, bekerja sesuai passion, dan kreatif. Nah, tentu hal ini perlu kita latih supaya kalian tidak menjadi toxic strawberry generation. Yuk, simak beberapa tips berikut!
Grafik dalam teks tersebut belum tepat mewakili isi teks. Mengapa demikian?
Isi teks menyebutkan jumlah strawberry generation yang mengalami burnout sedangkam grafik berisi kesehatan mental.
Teks membahas karakteristik strawberry generation sedangkan grafik berisi persentase gangguan kesehatan mental di berbagai kalangan usia.
Isi teks menyebutkan bahasa gaul strawberry generation sedangkam grafik berisi bahasa gaul dari berbagai generasi.
Teks membahas perbandingan strawberry generation sedangkan grafik berisi persentase gangguan kesehatan mental di berbagai kalangan usia.
Usiamu termasuk kategori strawberry generation. Manakah dari pernyataan berikut yang dapat kamu pilih supaya tidak menjadi strawberry generation?
Jawaban benar lebih dari satu.
Mengeksplorasi dan memanfaatkan media sosial untuk hal positif.
Membuka komunikasi dengan banyak kalangan usia.
Memiliki sikap adaptif untuk hal-hal yang disukai saja.
Mengutarakan berbagai gagasan tanpa filter di media sosial.
Mengapa strawberry generation mendapatkan berbagai stigma buruk dari masyarakat?
Jawaban benar lebih dari satu.
Cenderung ingin sukses namun tidak bekerja keras.
Terkesan mementingkan kepentingan dan kebahagiaan pribadi.
Perkembangan konten di media sosial semakin meningkat.
Komunikasi dan kerjasama lebih baik dibandingkan generasi lain.
Berdasarkan infografis dalam teks, prioritas strawberry generation yaitu …
menyeimbangkan mental dan pikiran tanpa bantuan orang sekitar
menjaga kesehatan mental, pikiran, dan kepercayaan diri
membuat diri sendiri nyaman tanpa menghiraukan orang lain
menyenangkan diri sendiri agar lupa dengan pikiran kacau
Mulanya Restoran All You Can Eat
Konsep makan buffet diyakini berasal dari smorgasbord, tradisi kuliner orang Swedia. Restoran di sebuah kasino kemudian mempopulerkan buffet all you can eat.
Tempat makan yang menyajikan konsep buffet all you can eat menjamur di kota-kota besar di Indonesia. Tak hanya menyasar masyarakat menengah ke atas, restoran dengan konsep makan sepuasnya ini juga menawarkan paket harga ekonomis agar terjangkau konsumen dari berbagai lapisan.
Restoran dengan konsep buffet all you can eat mulai populer di Amerika Serikat pada 1950-an. Jauh sebelum itu, dalam The SAGE Encyclopedia of Food Issues disebutkan bahwa konsep tersebut diperkirakan berasal dari smorgasbord yang dikenal sebagai warisan kuliner orang Swedia sejak abad ke-16. Konsep makan buffet ini mulai mencuri perhatian di wilayah Eropa pada abad ke-19 seiring perkembangan sistem kereta api.
Tak berhenti di Eropa, konsep buffet all you can eat kemudian merambah wilayah Amerika Serikat. Menurut Andrew F. Smith, penulis dan pengajar sejarah kuliner, dalam Food and Drink in American History [3 volumes]: A “Full Course” Encyclopedia, orang-orang Skandinavia yang tiba dan menetap di Negeri Paman Sam sejak abad ke-17 berperan besar dalam mengenalkan smorgasbord ke Amerika Serikat.
“Salah satu warisan kuliner yang dibawa oleh orang-orang Skandinavia ini adalah smorgasbord yakni sebuah tradisi mengisi meja dengan berbagai hidangan pembuka atau appetizer di mana orang-orang dapat sepuasnya mengambil makanan yang mereka suka,” tulis Smith.
Manakah pernyataan yang tepat sesuai dengan isi teks tersebut?
Restoran all you can eat mulai menjamur di kota-kota besar.
Smorgasbord merupakan sebuah warisan kuliner orang Swedia.
Orang Skandinavia berperan cukup besar mengenalkan smorgasbord.
Restoran konsep buffet all you can eat mulai populer di Amerika Serikat 1950-an
Jelaskan maksud dari restoran yang menggunakan konsep all you can eat?
Bagaimana menurutmu jika kamu datang ke restoran dengan konsep all you can eat, sudah tersedia berbagai makanan, apakah kamu akan memakannya semua atau tidak? Berikan alasanmu!
Perubahan tradisi all you can eat pada orang-orang Skandibavia dengan zaman sekarang khususnya di Indonesia adalah…
Orang-orang Skandinavia mengisi meja makan dengan appetizer, kini Indonesia semua macam hidangan, baik appetizer, main course, dan dissert.
Orang-orang Skandinavia mengisi meja makan dengan makanan pilihan, kini Indonesia semua macam makanan termasuk yang tidak disukai.
Mengambil semua makanan tanpa batasan, Indonesia mengambil makanan dengan berbagai paket.
Mengambil semua makanan appetizer, kini Indonesia hanya memperbolehkan beberapa makanan.
Mengapa Bahasa Inggris Digunakan sebagai Bahasa Internasional?
Tak dapat dipungkiri bahwa bahasa Inggris bersama dengan bahasa Prancis, Cina, Arab, dan Rusia merupakan bahasa yang sering digunakan dalam pergaulan internasional. Akan tetapi, apabila diamati lebih saksama, pengguna bahasa Inggris ternyata lebih bervariasi dari sisi negara asal pengguna. Pengguna bahasa Cina sebagian besar adalah masyarakat Tionghoa yang tersebar di seluruh dunia, bahasa Arab umumnya digunakan di jazirah Arab, bahasa Prancis digunakan oleh sebagaian besar negara-negara bekas jajahan Prancis, dan bahasa Rusia menjadi bahasa pergaulan negara-negara yang pernah bersatu di dalam Uni Soviet.
Lalu bagaimana dengan bahasa Inggris? Bukankah Inggris dulu pernah menjajah banyak negara, sehingga sangat wajar bila bahasa Inggris kemudian menjadi bahasa Internasional? Apakah kamu berpikir demikian, Indonesia tidak pernah menjadi jajahan Inggis, lalu mengapa banyak orang Indonesia belajar bahasa Inggris? Jawabannya harus ditarik jauh sesudah masa imperalisme Inggris, lebih dekat ke masa ketika Perang Dunia Kedua terjadi. Pada masa itu, Amerika Serikat yang menggunakan bahasa Inggris mempunyai peran penting menjadi negara yang menampung ilmuwan pencari suaka, tentu saja Amerika Serikat mendapatkan manfaat ilmu pengetahuan dan teknologi.
Nah, para ilmuwan pencari suaka di Amerika Serikat tersebut ikut dalam mengakhiri Perang Dunia Kedua. Berakhirnya Perang Dunia Kedua dengan kontribusi pada ilmuwan tersebut membuat Amerika Serikat memiliki pengaruh budaya yang kuat ke seluruh dunia. Selain itu, Amerika Serikat mempunyai pengaruh ekonomi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sumbangan pemikiran ilmuwan pencari suaka. Tentu saja, posisi Amerika Serikat menjadi sangat nasional.
Nah, sungguh membuka pikiran bahwa yang membuat bahasa Inggris menjdiperhitungkan di dalam politik internasional. Dengan demikian, bahasa Inggris yang digunakan Amerika Serikat dipandang sebagai bahasa yang penting untuk dikuasai sebagai bahasa pergaulan inter di bahasa Internasional ternyata bukanlah penjajahan melainkan bagaimana Amerika Serikat memanfaatkan posisinya sebagai negara yang aman bagi para ilmuwan yang mencari suaka. Para ilmuwan tentu harus menggunakan bahasa Inggris bukan? Lalu, apa maknanya bagi kita? Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa kontribusi manusia bagi kemanusiaan, perdamaian, dan ilmu pengetahuan yang dapat mempopulerkan segala sesuatu. Apakah itu bahasa atau hal lain, ingatlah bahwa hanya dengan tujuan kemanusiaan, perdamaian, dan ilmu pengetahuan kita dapat diterima dan bergaul di dunia internasional.
Mengapa bahasa Inggris dapat menjadi bahasa pergaulan internasional? Berikan penjelasannya!
Berdasarkan teks tersebut, simpulan yang tepat adalah…
Bahasa Inggris menjadi bahasa pergaulan internasional yang tidak boleh diremehkan keberadaanya.
Kontribusi manusia bagi kemanusiaan, perdamaian, dan ilmu pengetahuan dapat mempopulerkan segala sesuatu.
Segala sesuatu yang terjadi pada masa lampau, yaitu penjajahan atau perang dapat menjadikan pelajaran yang berharga bagi manusia.
Berakhirnya Perang Dunia Kedua dengan kontribusi pada ilmuwan tersebut membuat Amerika Serikat memiliki pengaruh budaya yang kuat ke seluruh dunia.
Tulislah kata Benar atau Salah pada pernyataan yang sesuai secara urut!
(a)
Teks tersebut “Mengapa Bahasa Inggris Digunakan sebagai Bahasa Internasional?” dikatakan dapat dipercaya informasi yang telah sampaikan karena…
Memberikan alasan yang masuk akal dan bukti jelas
Memberikan gambar yang bagus dan mendukung
Tidak berbeli-belit dalam menjelaskan dan diberikan contoh akurat
Tidak mencampurkan bahasa asing dalam menyampaikan informasi
Tradisi Malam Satu Suro Masyarakat Jawa
Kompas.com, 15 Juli 2023, 20.00 WIB
Penulis: Alinda Hardiantoro, Ed: Farid Firdaus
Malam satu Suro diperingati sehari sebelum tanggal 1 Muharram. Pada 2023, malam satu suro jatuh pada Selasa (18/7/2023) malam. Pemerhati budaya sekaligus Dosen fakultas Ilmu Budaya UNS Tundjung W Sutirto mengatakan, “Malem satu Suro atau disebut malem Suro adalah sebuah tradisi di masyarakat Jawa dalam menyambut datangnya tahun baru dalam penanggalan Jawa yang digabung dengan kalender. Hijriah Islam yaitu 1 Muharam,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (13/7/2023). Tradisi malam satu Suro ini menjadi aktivitas budaya Jawa setiap tahunnya. Namun, setiap daerah di Jawa memiliki versi yang berbeda dalam menyambut tradisi tersebut.
Tradisi Kirab di Jogja
Keraton Yogyakarta juga memiliki tradisi malam satu Suro yang sangat terkenal, yakni ritual Topo Bisu Lampah Mubeng Banteng. Dikutip dari laman pariwisata.jogjakota.go.id, ritual topo Bisu Lampah Mubeng Benteng pada malam satu Suro dilaksanakan secara turun temurun sejak zaman Sri Sultan Hamengku Buwono II. Rangkaian tradisi ini diawali pelantunan tembang macapat oleh para abdi dalem yang dalam tiap kidung liriknya terselip doa-doa serta harapan di area Bangsal Pancaniti, kaben keraton Yogyakarta. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Jalan Rotowijayan lalu ke Jalan Kauman, Jalan Agus Salim, Jalan Wahid Hasyim, Suryowijayan, Pojok banteng Kulon, Jalan MT Haryono, Pojok Benteng Wetan, Jalan Brigjen Katamso, Jalan ibu Ruswo, dan berakhir di alun-alun utara.
Ritual ini diikuti abdi dalem serta bregodo keraton , perwakilan dari masing-masing kabupaten/kota di DIY dan juga masyarakat umum. Para perwakilan membawa panji-panji (bendera) dari masing-masing kebupaten/kota, yaitu kabupaten Sleman, Bantul, Gungkidul, Kulonprogo dan kota Yogyakarta. Selama berjalan kaki, peserta tidak mengeluarkan sepatah kata pun dan hanya diam dengan tatapan mata lurus ke depan. Hal ini disimbolkan sebagai perenungan terhadap segala perbuatan selama setahun terakhir.
Berikut informasi mengenai pelaksanaan tradisi malam Satu Suro di Yogyakarta yang tepat adalah…
Alur: diawali pelantunan tembang macapat yang kemudian dilanjutkan berjalan di jalan yang sudah ditentukan hingga berakhir di alun-alun.
Partisipasi: abdi dalem bregodo keraton, perwakilan setiap kabupaten/kota DIY, dan masyarakat umum.
Peraturan: diperbolehkan berbicara sepatah kata pun sebagai simbol perenungan.
Alur: diawali pelantunan tembang macapat yang kemudian dilanjutkan berjalan di jalan yang sudah ditentukan hingga berakhir di alun-alun.
Partisipasi: abdi dalem bregodo keraton, perwakilan setiap kabupaten/kota DIY, dan masyarakat umum.
Peraturan: tidak diperbolehkan berbicara sepatah kata pun sebagai simbol perenungan.
Alur: diawali pelantunan tembang macapat yang kemudian dilanjutkan berjalan di jalan yang sudah ditentukan hingga berakhir di alun-alun Solo.
Partisipasi: abdi dalem bregodo keraton, perwakilan setiap kabupaten/kota DIY, dan masyarakat umum.
Peraturan: tidak diperbolehkan berbicara sepatah kata pun sebagai simbol perenungan.
Alur: diawali pelantunan tembang Sinom yang kemudian dilanjutkan berjalan di jalan yang sudah ditentukan hingga berakhir di alun-alun.
Partisipasi: abdi dalem bregodo keraton, perwakilan setiap kabupaten/kota DIY, dan masyarakat umum.
Peraturan: tidak diperbolehkan berbicara sepatah kata pun sebagai simbol perenungan.
Menurutmu informasi dalam teks tersebut sudah tepat atau belum?
Informasi dalam teks tersebut sudah sesuai karena menjelaskan dengan jelas mengenai tradisi malam Satu Suro di Jawa.
Informasi dalam teks tersebut tidak sesuai isi teks karena menjelaskan tata cara pelaksanaan malam Satu Suro.
Informasi dalam teks tersebut sudah sesuai karena isi teks mengajak pembaca untuk mewajibkan mematuhi larangan dan adat Jawa.
Informasi dalam teks tersebut sudah sesuai karena memberikan penjelasan dengan jelas mengenai larangan malam Satu Suro yang tidak boleh dilakukan.
Berdasarkan infografis tersebut, Media AS MTV News yang berdiri tahun 1987 telah mengalami kebangkrutan atau tutup pada 9 Mei 2023 karena kalah saing dengan media daring. Bila saat itu media MTV News berusaha keras mengikuti perkembangan yang tengah terjadi, situasi yang kemungkinan muncul adalah … (pilihlah 2 jawaban benar)
Media MTV News tidak jadi ditutup dan masih eksis.
Media MTV News menjadi sangat terkenal.
Media MTV News membuka cabang.
Media MTV News tetap bangkrut.
Berdasarkan infografis tersebut, isikan masing-masing kolom lamanya berjalan atau beroperasi media AS tersebut secara urut!
(a)
Yang dimaksud “gugur” dalam kalimat “industry media AS masuki musim gugur” yang tepat adalah…
Mati dalam pertarungan
Jatuh sebelum masak
Tidak berlaku lagi
Kalah
Berdasarkan infografis tersebut, mengapa infografis tersebut sudah sesuai? (pilihlah dua jawaban benar)
Tulisan pada inforgrafis tersebut dapat terbaca dengan baik.
Gambar pada infografis tersebut sangat mendukung informasi.
Warna pada infografis tersebut sudah sangat menyilaukan mata.
Tata letak pada infografis tersebut focus pada bagian pinggir yang baik.
Mayoritas kepercayaan rakyat Indonesia adalah beragama Islam. Bila kita sebagai seorang muslim, apa yang sebaiknya dilakukan… (pilihlah dua jawaban benar)
Menyepelekan perayaan Imlek
Ikut menghargai perayaan Imlek
Tidak mengolok-olok perayaan Imlek
Mengolok-olok dan tidak mendukung perayaan Imlek
Mengapa kita harus memberikan libur Tahun Baru Imlek berdasarkan pengumuman tersebut?
Menghargai perbedaan keyakinan
Mendukung kegiatan kerohanian
Menambah hari libur atau cuti
Menjalin keharmonisan suku
Tulisan pada pengumuman tersebut kurang ringkas. Pilihlah alasan yang sesuai pernyataan berikut!
Tulisan tersebut terlalu panjang akan menyulitkan dalam membaca.
Tulisan tersebut terlalu panjang pada judul yang tertera dalam pengumuman.
Tulisan tersebut terlalu bertele-tele sehingga kalimat terakhir harus dihilangkan saja.
Tulisan tersebut terlalu panjang pada penulisan bulan Januari yang dapat diperingkas kembali.
Lima Permainan Tradisional daerah Sulawesi Utara
Di Indonesia ada banyak sekali permainan tradisional yang berbeda di setiap daerah.
Kali ini, kita cari tahu permainan tradisional dari Sulawesi Utara, yuk! Coba temukan permainan yang sama seperti di daerah tempat tinggalmu, ya!
Cenge-cenge
Cenge-cenge adalah permainan populer yang banyak dimainkan anak-anak di berbagai wilayah di Indonesia. Petunjuknya, dalam permainan ini kita harus melompat di atas satu kaki dan tidak boleh menginjak garis petak di atas tanah. Yap! Dalam bahasa Jawa, permainan cenge-cenge dikenal dengan sebutan engklek dan dalam bahasa Sunda permainan ini dikenal dengan sebutan sura anda. Di berbagai daerah lainnya, ada yang menyebut cenge-cenge dengan teklek, jlong-jiling, dampu, atau lempeng.
Dodorobe
Dodorobe ini adalah permainan seperti perang-perangan. Dalam dodorobe, anak-anak membuat senjata dari bambu cina. Dalam bahasa Manado, bambu ini disebut bulu tui. Kemudian, ‘peluru’ yang dipakai dalam permainan ini adalah kertas atau buah jambu air yang masih kecil. Dalam permainan dodorobe, ada dua kelompok yang masing-masing memiliki benteng, seperti saat perang sungguhan.
Ceklen
Di daerah lain di Indonesia, permainan ceklen ini juga dikenal dengan sebutan bekel.Di Sulawesi Utara, permainan ceklen ini dimainkan oleh dua sampai lima orang anak dengan menggunakan biji bia atau kerang laut. Jumah biji bia atau kerang laut ini bisa sebanyak empat, enam, atau delapan biji sesuai dengan yang disepakati. Biasanya, permainan ini dimainkan sambil duduk bersila di lantai, dengan memainkan bola dan biji bia atau kulit kerang. Sebelum bermain, anak-anak harus melakukan suten untuk mengundi siapa yang mendapat giliran pertama memulai permainan.
Tumbu-tumbu Belanga
Permainan ini biasanya dimainkan oleh anak perempuan secara berkelompok. Kelompok ini terdiri dari lima sampai enam orang yang duduk melingkar. Permainan tumbu-tumbu belanga dimainkan dengan jari setiap anak dikepalkan dan disilangkan di tengah lingkaran. Kemudian, kepalan tangan diurutkan bertingkat dari bawah ke atas. Setelah semua kepalan tangan menyatu di tengah, anak-anak akan bernyanyi lagu Tumbu-tumbu Belanga. Sambil bernyanyi, kepalan tangan yang paling bawah akan dibuka sampai nanti ke kepalan tangan paling atas.
Tali Koko
Tali koko ini juga merupakan permainan yang populer di berbagai daerah di Indonesia, lo. Mungkin bagi teman-teman yang tinggal di luar Sulawesi Utara, lebih mengenal permainan ini dengan nama gobak sodor, sodoran, atau galah asin. Cara bermain permainan ini adalah satu tim menjadi penjaga garis batas dan satu tim lain menjadi penembus benteng. Permainan ini biasanya dimainkan oleh empat sampai enam orang anak. Tim penjaga garis akan mencegah agar tim penembus benteng tidak bisa melewatinya, sementara tim penembus haris melewati penjaga garis dan jangan sampai tersentuh oleh tim lawan. Jika ada yang tersentuh, maka mereka akan bertukar peran tim. Apakah di antara lima permainan tradisional di atas ada yang sama dengan permainan di daerahmu?
Perkembangan zaman terus berjalan, kini kebanyakan anak-anak lebih sering menggunakan gawai atau ponsel untuk bermain Mobile Legens, PUBG, Cooking Mama, Among Us, Candy Crush, dan lain sebagainya. Bagaimana caramu agar permainan tradisional tersebut tetap lestari?
Memberi tahu tentang permainan tradisional tersebut.
Mengikuti zaman dengan bermain di ponsel yang lebih modern.
Mengajak teman untuk bermain permainan tradisional tersebut.
Cukup membagi informasi kepada teman-teman mengenai permainan tradisioanal.
Jika kamu ingin mencari informasi yang lebih lengkap di internet mengenai permainan bermain di atas petak-petak, Apa yang akan kamu tuliskan pada kolom pencarian google?
Dodo robe
Belanga
Engklek
Ceklen
RAMBUT ELEKTRIK
Cerita oleh: Veronica Widyastuti
“Wuaaa!!!” Stella menjerit histeris dan langsung menutup matanya begitu melihat cermin. Aha, dia melihat monster itu lagi. Itu adalah monster landak! Tepatnya, monster landak kesetrum! Tadi siang, Mama menyuruh Stella potong rambut. Kata Mama, rambut Stella sudah terlalu panjang. Rambut Stella memang istimewa, kaku dan susah diatur. Huh, kadang Stella sampai kesal karena harus berkali-kali menyisirnya. Stella, sih, oke-oke saja. Tapi, dia tidak mengira hasilnya bakal begini. Waktu di salon, Rambutnya lumayan oke, meskipun Stella merasa agak terlalu pendek. Tapi, begitu sampai rumah dan bercermin... wow, Stella melihat monster landak kesetrum. Rambutnya berdiri kaku semua! Kalau Stella punya pesawat ajaib yang bisa mengirimnya ke Planet Mars, pasti dia akan pergi ke sana sekarang juga. Tapi, bagaimana mungkin??? Stella bingung! Pusing! Pusing! Pusing!
“Pokoknya Stella besok enggak mau sekolah, Ma. Stella malu ketemu teman-teman,” adu Stella.
“Ya ampun, Stella. Masak begitu saja menyerah. Rambut kamu bagus, kok,” hibur Mama. “Kalau cuma masalah kependekan, sebentar lagi juga bakal tambah panjang.”
“Bagus? Monster landak kesetrum begini dibilang bagus? Aduuuh, Mama ada-ada saja, deh!” seru Stella. “Pokoknya besok Stella enggak mau masuk sekolah!”
Stella berlari ke kamarnya. “Uwaaa!!!” Stella menjerit.
Ternyata, besok tidak mungkin bolos. Ada ulangan matematika jam pertama. Tiba-tiba Stella teringat sesuatu. Diambilnya handphone yang tergeletak di atas meja.
“Mayday... mayday...gawat darurat! Ke sini, dong, pleaseee”.
Dikirimnya sms itu ke Manda, sahabatnya di kompleks sebelah.Lima belas menit kemudian, Manda sudah tertawa terpingkal-pingkal di kamar Stella.
“Ya ampun, Stella! Kamu ke salon mana, sih? Minta model durian montong atau landak jabrik?” tanya Manda di sela-sela tawanya. Stella cemberut. Dia menyesal sekali memanggil Manda ke rumahnya. Manda yang melihat ekspresi Stella jadi enggak enak sendiri.
“Maaf, deh, Stell! Aku enggak bermaksud menertawakan kamu. Sebenarnya, modelnya enggak jelek-jelek amat, kok! Aku cuma kaget saja tadi,” sesal Manda.
“Tapi, aku, kan, enggak mungkin datang ke sekolah seperti ini besok. Seluruh anak di sekolah pasti akan menertawakan aku,” gerutu Stella kesal.
“Aku punya ide,” jawab Manda dengan mata berbinar-binar. Manda menceritakan idenya dengan berapi-api.
“Serius, Manda, kamu mau melakukannya untukku? Kamu yakin?” tanya Stella dengan mata terbelalak.
“Manda, kamu benar-benar sahabat sejati!” puji Stella sambil memeluk Manda dengan mata berkaca-kaca.
Keesokan harinya, Stella semangat sekali bersekolah. “Ya ampuuun! Rambut kalian kenapa?” seru Wendy sambil membelalakkan matanya. Ronda yang ada di belakangnya sudah meledakkan tawanya. Anak-anak yang lain ikut tertawa terpingkal-pingkal. Stella tersenyum penuh percaya diri.
“Kalian ketinggalan zaman, ya? Ini kan model terbaru, rambut elektrik,” jelasnya.
“Yups! Betul banget kata Stella,” dukung Manda yang memotong rambutnya mengikuti gaya Stella. “Artis-artis keren dunia banyak, lo, yang pakai model rambut seperti ini. Tunggu saja, dalam beberapa minggu pasti model ini akan ngetrend di sini.”
Anak-anak mengerumuni Stella dan Manda sambil mendengarkan cerita mereka berdua tentang artis-artis keren dunia bergaya rambut elektrik.
Peristiwa apa yang dialami Stella?
Cara mengatasi rambut elektrik Stella yang tak diinginkan.
Perjuangan tokoh Stella dalam menghadapi perubahan hidup.
Terkejut dan bingungnya Stella setelah melihat keadaan rambutnya.
Kerja sama antara ibu dan Manda dalam membantu Stella keluar dari masalah.
Apabila Stella teguh pendirian pada sifatnya yang cenderung keras kepala karena tidak ingin menerima keadaanya, lantas apa yang membuat Stella begitu yakin untuk tetap berangkat sekolah…
Ibunya sangat mendukung Stella untuk potong rambut gaya elektrik.
Adanya ulangan harian Matematika yang tak bisa ia tinggalkan.
Stella percaya pada sahabatnya yang memiliki ide cemerlang.
Stella menerima dirinya apa adanya tanpa protes.
Bagaimana perasaan Stella setelah bercermin melihat rambutnya yang seperti elektrik?
Terkejut dan takut akan menjadi bahan olokan teman-temannya.
Tidak terima dan marah-marah kepada ibunya.
Tidak terima dan malu melihat rambutnya.
Merasa sangat tidak beruntung.
Situasi yang kemungkinan muncul bila Manda tidak membantunya dalam mencari problem solving atau pemecahan masalah Stella? (Pilihlah dua jawaban benar)
Tetap berangkat sekolah dengan rambut apa adanya.
Tidak akan berangkat ke sekolah keesokan harinya.
Kembali ke salon untuk diperbaiki rambutnya.
Ia akan mengurung diri di kamar.
Berdasarkan cerita yang berjudul “Rambut Elektrik” tersebut, perbandingan karakter tokoh yang tepat adalah…
Ibu : sabar
Stella : mudah marah, tergesa-gesa
Manda : ramah dengan sahabat
Ibu : penyabar
Stella : pesimis, pemalu
Manda : baik hati
Ibu : sabar
Stella : gigih
Manda : baik hati
Ibu : penyabar
Stella : tidak sombong
Manda : baik hati
Apabila kejadian yang dialami Stella itu terjadi padamu, apa yang akan kamu lakukan?
Tetap tidak akan berangkat ke sekolah.
Update media sosial tentang kesialannya.
Membolos pembelajaran keesokan harinya.
Tetap berusaha menyelesaikan masalah tersebut.
Teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan mengalami perkembangan masif dari tahun ke tahun. Kehadirannya dengan fitur, fungsi, dan tampilan yang baru semakin berdampak pada banyak aspek kehidupan manusia tidak terkecuali dalam pendidikan (Luger dan Stubblefield, 1993). Kecerdasan buatan mulai mengambil peran dalam kegiatan pembelajaran. Kecerdasan buatan menjadi bagian primer dalam tumbuh kembang teknologi pendidikan. Hal ini tentu memberikan implikasi secara eksplisit terhadap kehidupan kerja manusia di masa depan.
Berbicara tentang teknologi pendidikan, kita harus fair mengatakan bahwa belum sepenuhnya teknologi ini digunakan dalam pembelajaran. di era sekarang yang semakin kompetitif, masih terdapat lembaga pendidikan yang belum menerapkan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar.
Untuk itu, Sekolah di era sekarang harus memanfaatkan lahirnya teknologi yang memudahkan pekerjaan guru ataupun siswa. sekolah bisa memanfaatkan aplikasi atau media yang dapat mengotomatiskan tugas-tugas seperti memberikan umpan balik, memilih materi pembelajaran yang sesuai, maupun menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan siswa.
Bagaimana sekolah menghadapi perkembangan artificial intelligence?
Sekolah masih enggan menerapkan artificial intelligence dalam pembelajaran karena masih ada keterbatasan guru
Sekolah bersikap apatis karena belum merasakan manfaat artificial intelligence
Sebagian sekolah belum menerapkan teknologi artificial intelligence.
Sekolah tidak mau menerapkan artificial intelligence karena tidak efektif untuk pembelajaran
Berbicara tentang teknologi pendidikan, kita harus fair mengatakan bahwa belum sepenuhnya teknologi ini digunakan dalam pembelajaran. di era sekarang yang semakin kompetitif, masih terdapat lembaga pendidikan yang belum menerapkan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar.
Kata/ frasa kunci yang terdapat pada paragraf kedua teks tersebut adalah…
teknologi belum merata
artificial intelligence
kompetitif
fair
Pilihlah 2 informasi yang benar, sesuai dengan teks tersebut!
Artificial intelligence dapat menggantikan kehadiran guru di dalam kelas.
Penerapan artificial intelligence dalam pembelajaran harus dalam pengawasan guru.
Artificial intelligence dapat diterapkan di dalam kelas tanpa maupun dengan kehadiran guru
Artificial intelligence dapat membantu siswa menemukan hal baru yang belum diketahui.
Tulis kata Pokok atau Pendukung untuk setiap ide secara urut!
(a)
Bersiap Kecewa Bersedih Tanpa Kata-kata
Putu Wijaya
Aku menunggu setengah jam sampai toko bunga itu buka. Tapi satu jam kemudian aku belum berhasil memilih. Tak ada yang mantap. Penjaga toko itu sampai bosan menyapa dan memujikan dagangannya. ”Itu saya sendiri yang merangkainya.” Mendadak bunga yang semula tak aku lihat sebelah mata itu berubah. Langsung aku mengangguk. ”Ya, ini yang aku cari.' Dia mengangguk senang. ”Mau diantar atau dibawa sendiri?” ”Bawa sendiri saja. Tapi berapa duit?” Ia kelihatan bimbang. ”Berapa duit.” ”Maaf sebenarnya ini tak dijual. Tapi kalau Bapak mau nanti saya bikinkan lagi.” ”Tidak, aku mau ini.” ”Bagaimana kalau itu?” Ia menunjuk ke bunga lain. ”Tidak. Ini!” ”Tapi itu tak dijual.” ”Kenapa?” ”Karena dibuat bukan untuk dijual.” Aku ketawa. ”Sudah, katakan saja berapa duit? Satu juta?” kataku bercanda. ”Dua.” ”Dua apa?” ”Dua juta.” Aku melongo. Mana mungkin ada bunga berharga dua juta. Dan bunga itu jadi semakin indah. Aku mulai penasaran. ”Jadi, benar-benar tidak dijual?” ”Tidak.” Aku padangi dia. Dan dia tersenyum seperti menang. Lalu menunjuk lagi bunga yang lain. ”Bagaimana kalau itu?” Aku sama sekali tak menoleh. Aku keluarkan dompetku, lalu memeriksa isinya. Kukeluarkan semua. Hanya 900 ratus ribu. Jauh dari harga. Tapi aku taruh di atas meja berikut uang receh logam. Dia tercengang. ”Bapak mau beli?” ”Ya. Tapi aku hanya punya 900 ribu. Itu juga berarti aku harus jalan kaki pulang. Aku tidak mengerti bunga. Tapi aku menghargai perasaanmu yang merangkainya. Aku merasakan kelembutannya, tapi juga ketegasan dan kegairahan dalam karyamu itu. Aku mau beli bunga kamu yang tak dijual ini.” Dia berpikir. Setelah itu menyerah. ”Ya, sudah, Bapak ambil saja. Bapak perlu duit berapa untuk pulang?” Aku terpesona tak percaya. ”Duapuluh ribu cukup.” ”Rumah Bapak di mana?” ”Cirendeu.” ”Cirendeu kan jauh?” ”Memang, tapi dilewati angkot.” ”Bapak mau naik angkot bawa bunga yang aku rangkai?” ”Habis, naik apa lagi?” ”Tapi angkot?” ”Apa salahnya. Bunga yang sebagus itu tidak akan berubah meskipun naik gerobak.” ”Bukan begitu.” ”O, kamu tersinggung bunga kamu dibawa angkot? Kalau begitu aku jalan kaki saja.” ”Bapak mau jalan kaki bawa bunga?” ”Ya, hitung-hitung olahraga.” Dia menatap tajam. ”Bapak ambil saja uang Bapak 150 untuk ongkos taksi.” Aku tercengang. ”Kurang?” "Tidak. Itu bukan hanya cukup untuk naik Blue Bird, tapi juga cukup untuk makan double BB di BK PIM.” Dia tersenyum. Cantik sekali. ”Silakan. Bapak perlu kartu ucapan selamat di bunga?” ””Sebaiknya, Bapak tambahkan ucapannya. Bunga ini saya rangkai untuk diantar dengan ucapan. Ketika ia menunjukkan tulisannya, aku terhenyak. Itu kalimat yang ditarik dari sajak Di Beranda Itu Angin Tak Berembus Lagi karya Goenawan Mohamad: ”Bersiap kecewa, bersedih tanpa kata-kata." Aku terharu.
Alasan perubahan sikap tokoh “Aku” paling menonjol terjadi karena …
Tokoh penjual bunga berbaik hati memberi harga sesuai uang yang dimiliki tokoh Aku
Kebaikan hati penjual bunga memberi Aku uang untuk naik taksi.
Ketika penjual bunga memberi uang untuk jajan di BK PIK.
Ketika penjual bunga mengenal sajak Di Beranda itu Angin.
Tuliskan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan yang sesuai secara urut!
Perasaan dan sifat tokoh pada teks tersebut adalah…
(a)
Bersiap Kecewa Bersedih Tanpa Kata-kata
Putu Wijaya
Aku menunggu setengah jam sampai toko bunga itu buka. Tapi satu jam kemudian aku belum berhasil memilih. Tak ada yang mantap. Penjaga toko itu sampai bosan menyapa dan memujikan dagangannya. ”Itu saya sendiri yang merangkainya.” Mendadak bunga yang semula tak aku lihat sebelah mata itu berubah. Langsung aku mengangguk. ”Ya, ini yang aku cari.' Dia mengangguk senang. ”Mau diantar atau dibawa sendiri?” ”Bawa sendiri saja. Tapi berapa duit?” Ia kelihatan bimbang. ”Berapa duit.” ”Maaf sebenarnya ini tak dijual. Tapi kalau Bapak mau nanti saya bikinkan lagi.” ”Tidak, aku mau ini.” ”Bagaimana kalau itu?” Ia menunjuk ke bunga lain. ”Tidak. Ini!” ”Tapi itu tak dijual.” ”Kenapa?” ”Karena dibuat bukan untuk dijual.” Aku ketawa. ”Sudah, katakan saja berapa duit? Satu juta?” kataku bercanda. ”Dua.” ”Dua apa?” ”Dua juta.” Aku melongo. Mana mungkin ada bunga berharga dua juta. Dan bunga itu jadi semakin indah. Aku mulai penasaran. ”Jadi, benar-benar tidak dijual?” ”Tidak.” Aku padangi dia. Dan dia tersenyum seperti menang. Lalu menunjuk lagi bunga yang lain. ”Bagaimana kalau itu?” Aku sama sekali tak menoleh. Aku keluarkan dompetku, lalu memeriksa isinya. Kukeluarkan semua. Hanya 900 ratus ribu. Jauh dari harga. Tapi aku taruh di atas meja berikut uang receh logam. Dia tercengang. ”Bapak mau beli?” ”Ya. Tapi aku hanya punya 900 ribu. Itu juga berarti aku harus jalan kaki pulang. Aku tidak mengerti bunga. Tapi aku menghargai perasaanmu yang merangkainya. Aku merasakan kelembutannya, tapi juga ketegasan dan kegairahan dalam karyamu itu. Aku mau beli bunga kamu yang tak dijual ini.” Dia berpikir. Setelah itu menyerah. ”Ya, sudah, Bapak ambil saja. Bapak perlu duit berapa untuk pulang?” Aku terpesona tak percaya. ”Duapuluh ribu cukup.” ”Rumah Bapak di mana?” ”Cirendeu.” ”Cirendeu kan jauh?” ”Memang, tapi dilewati angkot.” ”Bapak mau naik angkot bawa bunga yang aku rangkai?” ”Habis, naik apa lagi?” ”Tapi angkot?” ”Apa salahnya. Bunga yang sebagus itu tidak akan berubah meskipun naik gerobak.” ”Bukan begitu.” ”O, kamu tersinggung bunga kamu dibawa angkot? Kalau begitu aku jalan kaki saja.” ”Bapak mau jalan kaki bawa bunga?” ”Ya, hitung-hitung olahraga.” Dia menatap tajam. ”Bapak ambil saja uang Bapak 150 untuk ongkos taksi.” Aku tercengang. ”Kurang?” "Tidak. Itu bukan hanya cukup untuk naik Blue Bird, tapi juga cukup untuk makan double BB di BK PIM.” Dia tersenyum. Cantik sekali. ”Silakan. Bapak perlu kartu ucapan selamat di bunga?” ””Sebaiknya, Bapak tambahkan ucapannya. Bunga ini saya rangkai untuk diantar dengan ucapan. Ketika ia menunjukkan tulisannya, aku terhenyak. Itu kalimat yang ditarik dari sajak Di Beranda Itu Angin Tak Berembus Lagi karya Goenawan Mohamad: ”Bersiap kecewa, bersedih tanpa kata-kata." Aku terharu.
Pilihlah 2 simpulan yang tepat berdasarkan cerita tersebut!
Penjual bunga merupakan tokoh yang murah hati
Penjual bunga merupakan tokoh yang suka menulis puisi
Tokoh Aku merupakan sangat romantis terhadap perempuan
Tokoh Aku tokoh rela berkorban untuk orang yang dicintai
Pilihlah 2 pernyataan yang tepat!
Perbandingan kedua teks tersebut adalah …
Bagaimana tata letak gambar tersebut?
Sudah sesuai karena gambar ditata bersebelahan sehingga ringkas dan dapat dibaca sesuai urutan
Belum sesuai karena gambar dijejer sehingga pembaca bingung
Gambar bukan merupakan urutan sehingga letak tidak berpengaruh
Gambar merupakan urutan sehingga dijejer lebih nyaman
Tradisi sinoman pasti tidak asing bagi warga Yogyakarta. Tradisi ini sampai sekarang masih kental ditemukan saat gelaran hajatan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sinoman merupakan sekelompok pemuda yang membantu orang yang sedang mempunyai hajat sebagai pelayan tamu (terutama di pedesaan). Hajatan di sini tidak hanya acara perkawinan, namun bisa acara khitanan hingga syukuran.
Sinoman laki-laki biasanya bertugas membangun tenda, menata meja dan kursi, serta menyajikan makanan. Sementara para sinoman perempuan lebih fokus sebagai pramusaji. Sinoman dilakukan secara sukarela, bertujuan mempererat tali persaudaraan, bergotong-royong meringankan beban dari pemilik acara.
Cocokkan pernyataan A, B, C, D dengan pilihan 1, 2, 3, 4 berikut!
Membantu pemilik acara
Tugas sinoman
Memasang tenda
Tugas sinoman pria
Tugas sinoman perempuan
Pramusaji
Para pemuda dan pemudi yang membantu pemilik acara
Pengertian sinoman
Simpulan sesuai dengan teks tersebut adalah ….
Sinoman perlu dihidupkan kembali agar tidak semakin hilang
Sinoman hanya sesuai dilakukan pada masa lampau
Sinoman hanya cocok dilakukan di daerah pesedaan
Sinoman tidak sesuai dengan masyarakat perkotaan
Digitalisasi Sekolah merupakan terobosan baru yang memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi untuk mempermudah proses belajar mengajar. Guru, siswa kepala sekolah dan unsur pendidikan juga bisa mengakses. Komunitas guru bisa bekerja sama membuat materi bahan ajar digital, membuat tes ujian harian secara bersama-sama, baik di luar jaringan atau offline maupun dalam jaringan atau online.
Sebagai langkah awal, Kemendikbud telah meluncurkan program Digitalisasi Sekolah dan membagikan komputer tablet kepada 1.142 siswa. Komputer tablet yang dibagikan telah diisi dengan buku elektronik dan aplikasi Rumah Belajar yang dapat digunakan untuk mengakses materi dengan atau tanpa jaringan Internet. Pemberian tablet untuk siswa bertujuan agar para siswa mudah membawanya, paling ringan, aplikasinya mudah untuk di-update, serta paling mudah untuk dimodifikasi. Para siswa dapat dengan mudah menonton video pembelajaran melalui tablet.
Selain komputer tablet yang akan digunakan oleh masing-masing siswa, setiap sekolah juga akan menerima satu unit PC server, satu unit laptop, harddisk, router, LCD, dan speaker.
Bagaimana sikap pemerintah dalam menghadapi digitalisasi sekolah?
Pemerintah menghadapi digitalisasi sekolah dengan memberikan perangkat digitalisasi.
Pemerintah menghadapi digitalisasi sekolah dengan menggratiskan biaya listrik sekolah.
Sekolah sangat antusias dalam menghadapi program digitalisasi sekolah.
Pemerintah berhati-hati dalam mendata siswa yang memperoleh alat digitalisasi
Kata/ frasa kunci yang terdapat pada paragraf pertama teks tersebut adalah…
terobosan baru
digitalisasi sekolah
kerjasama komunitas
online dan offline
Pilihlah 2 informasi yang benar, sesuai dengan teks tersebut!
Digitalisasi Sekolah adalah proses belajar mengajar secara digital.
Digitalisasi sekolah harus mempertimbangkan kesiapan sekolah.
Pembelajaran dengan dIgitalisasi sekolah harus dilakuan secara online.
Digitalisasi sekolah dapat dilakukan pada sekolah yang belum memiliki aliran listrik
tuliskan pokok atau pendukung pada kalimat-kalimat ide di tabel tersebut secara urut!
(a)
Kado Istimewa
Jujur Prananto
Belum ada pukul tiga, Bu Kus sudah duduk di atas peron stasiun. Padahal kereta ekonomi jurusan Jakarta baru berangkat pukul enam sore nanti. Ke tergesa-gesaannya meninggalkan rumah akhirnya malah membuatnya bertambah gelisah. Rasanya ingin secepatnya ia sampai di Jakarta dan bersalaman dengan Pak Gi. Berbincang tentang masa lalu. Tentang kenangan manis di dapur umum. Tentang nasi yang terpaksa dihidangkan setengah matang, tentang kurir Natimin yang pintar menyamar, tentang Nyai Kemuning penghuni tangsi pengisi mimpi para bujangan. Ah, begitu banyaknya cerita lucu yang takan terlupakan walaupun oleh berputarnya zaman.
Peluit kereta api mengagetkan Bu Kus. Ia langsung berdiri dan tergepoh-gepoh naik ke atas gerbong.
“nanti saja, Bu! Baru mau dilangsir!” ujar petugas.
Tapi, Bu Kus sudah terlanjur berdiri di bordes. “pokoknya saya bisa sampai Jakarta!” kata Bu Kus dengan ketus.
“nomor tempat duduknya belum diatur, Bu!” ujar petugas itu.
“pokoknya saya punya karcis!” jawab Bu Kus.
Dan memang setelah melalui kegelisahan yang teramat panjang, akhirnya Bu Kus sampai juga di Jakarta. Wawuk, anak perempuannya, kaget setengah mati pagi-pagi melihat ibunya muncul di muka rumah setelah turun dari taksi sendirian. “Ibu ini nekat! Kenapa tidak kasih kabar dulu?
“Di telegram, saya bilang mau datang,” jawab Bu Kus.
“Tapi, tanggal pastinya ibu tidak menyebut,” Wawuk berkata dengan lembut.
“Yang penting saya sudah sampai!,” ujar Bu Kus.
“Bukan begitu, Bu. Kalau kita tahu persis, kan, bisa jemput ibu di stasiun”.
“Saya tidak mau merepotkan. Lagi pula saya sudah keburu takut bakal ketinggalan resepsi mantunya Pak Gi. Salahmu juga, tanggal persisnya tidak kamu sebut disurat.”
“ya, Tuhan! Ibu mau datang ke resepsi itu?”
“kamu sendiri yang bercerita Pak Gi mau mantu.”
“Kenapa ibu tidak mengatakannya di surat?”
“Apa-apa, kok, mesti laporan.”
Bukan begitu, Bu.” Wawuk sendiri ragu melanjutkan ucapannya. “ibu kan... tidak di undang?”
“Lho, kalo tidak pakai undangan, apa, ya, ditolak?”
“Ya, tidak, tapi siapa tahu nanti ada pembagian tempat, mana yang VIP mana yang biasa.”
“Ah, kayak nonton wayang orang saja, pakai VIP-VIP-an segala.”
“Tapi yang jelas, saya sendiri juga tidak tahu resepsinya itu persisnya diadakan dimana, hari apa, jam berapa. Saya tahu rencana perkawinan itu Cuma dengar omongan kiri kanan.”
“Suamimu itu, kan, sekantor dengan Pak Gi. Masa tidak di undang?”
“bukan satu kantor, Bu. Satu departemen. Lagi pula, Mas Totok itu karyawan biasa, jauh dibawah Pak Gi.”Wawuk menghembuskan napas keras.
“Ingat, Wuk.” Bu Kus bicara dengan nada dalam. “Aku jauh-jauh datang ke Jakarta ini yang penting adalah datang pada resepsi pernikahan putra pak Hargi. Lain tidak.”
Tentukan 2 alasan perubahan sikap tokoh “Wawuk” terjadi karena …
Wawuk tidak mengetahui tempat dan waktu resepsi putra pak Hargi
Ibu ke Jakarta hanya untuk menghadiri pernikahan putra Pak Hargi.
Kedudukan Pak Hargi sebagai pejabat penting sekarang.
Ibu sulit melupakan kenangan bersama Pak Hargi.
Tuliskan benar atau salah pada pernyataan berikut secara urut!
Perasaan dan sifat tokoh pada teks tersebut adalah…
(a)
Pilihlah 2 simpulan yang tepat berdasarkan cerita tersebut!
Dari cerita tersebut dapai diambil simpulan bahwa tokoh Bu Kus berwatak setia kawan
Seharusnya Wawuk menjemput ibunya
Tokoh Pak Hargi sangat dihormati oleh kawan-kawan seperjuangan
Tokoh Wawuk bingung karena ibunya tidak diundang dalam acara resepsi
Pilihlah 2 pernyataan yang tepat kedua teks tersebut!
Bagaimana tata letak gambar tersebut?
Tata letak sudah sesuai karena gambar dapat dibaca sesuai urutan
Belum sesuai karena gambar dijejer sehingga pembaca bingung
ambar bukan merupakan urutan sehingga letak tidak berpengaruh
Tata letak tidak sesuai dengan urutan letak anggota tubuh
Kirab rasulan warga padukuhan Candi 7, Kalurahan Jatiayu, Karangmojo, Gunungkidul, DIY. diikuti oleh segenap warga Candi 7 mulai dari pemuda, pelajar, kelompok kesenian, hingga ibu-ibu. Mereka tampil dengan berbagai kostum menarik. Rasulan merupakan tradisi warga sebagai bentuk syukur atas panen hasil bumi yang melimpah. Tradisi ini juga bagian dari tradisi merti dusun atau bersih dusun. Merti dusun adalah prosesi adat, yakni mengarak berbagai makanan, hasil bumi dan sejenisnya secara bersama-sama menuju titik kumpul di balai dusun.
Tradisi rasulan merupakan bukti keistimewaan warga. Budaya yang masih sangat kental dan terjaga. Lewat rasulan, masyarakat gotong-royong menjaga tradisi budaya. Dari rasulan pula dapat disaksikan Gunungkidul sebagai wilayah yang kaya akan budaya. Seluruh elemen masyarakat terlibat menyiapkan acara ini sejak awal hingga selesai. Tahun ini memilih tema. Kancah Nyawiji Bangun Lestari
Cocokkan pernyataan A, B, C, D dengan pilihan 1, 2, 3, 4 berikut!
A. Semua elemen masyarakat
2.orang yang terlibat
B. Mengarak hasil bumi
4.Kegiatan dalam rasulan
C. Kancah Nyawiji Bangun Lestari
3.tema rasulan
D. Bentuk syukur atas panen yang melimpah
1.Pengertian rasulan
Kirab rasulan warga padukuhan Candi 7, Kalurahan Jatiayu, Karangmojo, Gunungkidul, DIY. diikuti oleh segenap warga Candi 7 mulai dari pemuda, pelajar, kelompok kesenian, hingga ibu-ibu. Mereka tampil dengan berbagai kostum menarik. Rasulan merupakan tradisi warga sebagai bentuk syukur atas panen hasil bumi yang melimpah. Tradisi ini juga bagian dari tradisi merti dusun atau bersih dusun. Merti dusun adalah prosesi adat, yakni mengarak berbagai makanan, hasil bumi dan sejenisnya secara bersama-sama menuju titik kumpul di balai dusun.
Tradisi rasulan merupakan bukti keistimewaan warga. Budaya yang masih sangat kental dan terjaga. Lewat rasulan, masyarakat gotong-royong menjaga tradisi budaya. Dari rasulan pula dapat disaksikan Gunungkidul sebagai wilayah yang kaya akan budaya. Seluruh elemen masyarakat terlibat menyiapkan acara ini sejak awal hingga selesai. Tahun ini memilih tema. Kancah Nyawiji Bangun Lestari.
Simpulan sesuai dengan teks tersebut adalah ….
Rasulan merupakan budaya khas Gunungkidul yang perlu dilestarikan.
Rasulan hanya sesuai dilakukan pada masyarakat pedesaan.
Rasulan bisa dilakukan di seluruh wilayah pertanian di Indonesia
Rasulan dilakukan dengan tema-tema.
Mengapa Kita Menguap?
Menguap merupakan aktivitas alami yang pernah dilakukan semua orang. Aktivitas ini biasanya identik dengan rasa kantuk yang sedang dirasakan seseorang. Namun, saat merasa bosan terkadang tubuh juga secara spontan menguap.
Ada banyak teori yang mengungkapkan penyebab seseorang menguap. Menguap karena lelah adalah salah satu teorinya. Beberapa teori lainnya juga menyebutkan bahwa menguap bisa juga terjadi karena kekurangan oksigen. Teori lainnya mengatakan menguap adalah aktivitas untuk mendinginkan otak.
Hingga kini masih belum diketahui alasan pasti mengapa seseorang menguap. Kebiasaan aneh ini tidak hanya berkaitan dengan hal-hal biologis, tetapi juga aspek sosial dan psikologis manusia. Jadi, menguap karena mengantuk bukanlah penyebab satu-satunya.
Meski terkesan aneh, tetapi faktanya, aktivitas ini bisa menular ke orang lain. Sebuah penelitian menyebutkan “Showed a video showing pictures of people yawning, 50% of the audience apparently yawning too.” Hal ini bukan reaksi yang aneh karena sebenarnya sebagian besar perilaku manusia memang menular. Menguap telah menjadi fenomena sosial.
Meskipun tak semua orang yang menguap bisa menularkan pada orang lain. Menurut penelitian tahun 2012, “Yawning because social phenomena are more contagious to those with whom they are familiar”. Semakin dekat kamu dengan seseorang secara genetik atau emosional, maka semakin cepat kamu tertular atau menularkan hal ini.
Pada prinsipnya, menguap yang terjadi sesekali umumnya bukanlah kondisi yang berbahaya dan tidak berkaitan dengan penyakit. Namun, jika menguap dilakukan terlalu sering atau ketika tidak merasa ngantuk, hal ini mungkin menjadi tanda adanya kondisi tertentu. Jika kamu menguap terus-menerus dan mengganggu aktivitas, kamu dapat mencoba hal-hal berikut.
Setelah membaca teks, menguap merupakan aktivitas yang biasanya identik dengan rasa …
(a)
Jika kamu ingin mencari tahu lebih banyak tentang dampak menguap pada tubuh, kata kunci apa yang dapat kamu tuliskan dalam kolom pencarian di internet? Pilihlah 2 jawaban berikut!
Efek menguap
Pemicu menguap
Imbas menguap
Bagaimana teori yang mengungkapkan tentang penyebab menguap? Pilihlah jawaban berikut! Jawaban benar lebih dari satu!
Faktor menguap dapat terjadi karena kondisi tubuh yang lelah.
Menguap terjadi karena kekurangan oksigen dalam tubuh.
Penyebab menguap karena tubuh mengantuk dan butuh tidur.
Menguap terjadi akibat tertular dari orang lain yang kita lihat.
Setelah mengamati infografis, cara mana yang cocok kamu terapkan untuk mengatasi gangguan menguap ketika di sekolah? Pilihlah jawaban berikut! Jawaban benar lebih dari satu!
Menarik napas dalam-dalam melalui hidung.
Mengompres dahi dengan air dingin.
Minum air yang cukup.
Istirahat yang cukup.
Mengapa infografis sudah sesuai dalam menyampaikan isi teks? Pilihlah 2 jawaban berikut yang tepat!
Infografis menggunakan warna-warna gelap sehingga mendukung ilustrasi gambar.
Tulisan dalam infografis dapat terbaca dengan jelas sehingga memudahkan pembaca.
Letak infografis berada di tengah teks sehingga memudahkan pemahaman pembaca.
Jika menguap sebagai fenomena sosial dapat menular kepada orang lain, apa yang sebaiknya kamu lakukan ketika menguap?
Menahan diri agar tidak menguap.
Bersembunyi agar tidak dilihat orang.
Menutup mulut ketika menguap.
Pergi menghindar dari kerumunan.
