wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS MIikrobiologi SP Ganjil 2022

Total questions: 36

Worksheet time: 18mins

Name
Class
Date
1.
Text of the question (required)
a)
Text for option 1 (required in all cases except open ended questions)
b)
Text for option 2 (required in all cases except open ended questions)
c)
Text for option 3 (optional)
d)
Text for option 4 (optional)
e)
Text for option 5 (optional)
2.
Persyaratan mikroba pada pengujian pendahuluan uji batas mikroba
a)
harus steril
b)
aerob
c)
usia 24 jam
d)
pH netral
e)
anaerob
3.
Kesimpulan yang dapat diambil jika tidak terdapat pertumbuhan mikroba setelah dilakukan modifikasi prosedur pada uji batas mikroba adalah
a)
terjadi kegagalan kultivasi
b)
terjadi kegagalan identifikasi
c)
terjadi kegagalan isolasi
d)
sampel bersifat bakerisid
e)
sampel bersifat stabil
4.
Penyiapan sampel uji batas mikroba pada sediaan salap adalah
a)
diencerkan dengan dapar
b)
diencerkan dengan isopropil miristat steril
c)
dikocok kuat
d)
ditambahkan polisorbat
e)
disterilkan dengan oven
5.
Penyiapan sampel uji batas mikroba pada sediaan larut air adalah
a)
diencerkan dengan dapar
b)
diencerkan dengan isopropil miristat steril
c)
dikocok kuat
d)
ditambahkan polisorbat
e)
disterilkan dengan oven
6.
Tujuan pekerjaan uji batas mikroba dilakukan secara aseptik
a)
mencegah kontaminasi produk
b)
mencegah modifikasi prosedur
c)
mencegah kontaminasi silang
d)
mencegah dupliksi
e)
mencegah tidak tumbuh mikroba
7.
Identifikasi menggunakan media spesifik untuk Staphylococcus aureus
a)
Media MSA menghasilkan koloni hitam
b)
Mdia MSA menghasilkan koloni kuning
c)
Media McConkey berubah menjadi merah jingga
d)
Media McConkey menghasilkan koloni kuning
e)
Media Cetrimide Agar
8.
Identifikasi menggunakan media spesifik untuk Salmonella
a)
Media MSA menghasilkan koloni hitam
b)
Media MSA menghasilkan koloni kuning
c)
Media McConkey berubah menjadi merah jingga
d)
Media Xylose Lysine Deaoxycholate menghasilkan koloni merah
e)
Media Cetrimide Agar menghasilkan flourescensi
9.
Persyaratan pengujian pada sediaan tetes mata
a)
media harus fertil
b)
menggunakan autoklaf
c)
menggunakan oven
d)
media steril
e)
menggunakan media Mac Conkey
10.
Media yang digunakan untuk pengujian sterilitas berdasarkan FI
a)
Lactosa brroth
b)
Nutrient Agar
c)
Tioglikolat
d)
Manitol Salt Agar
e)
Cetrimide Agar
11.
Parsyaratan lama waktu inkubasi pada uji steriltas untuk bakteri
a)
Tidak lebih dari 3 hari
b)
Tidak lebih dari 5 hari
c)
4 hari
d)
5 hari
e)
7 hari
12.
Parsyaratan waktu inkubasi pada uji steriltas
a)
7 hari
b)
14 hari
c)
21 hari
d)
28 hari
e)
35 hari
13.
Persyaratan jumlah sampel yang digunakan pada uji sterilitas sediaan farmasi steril
a)
Jumlah bahan yang diuji sesuai dengan jumlah maksimum yang digunakan untuk tiap media
b)
Jumlah bahan yang diuji sesuai dengan jumlah minimum yang digunakan untuk tiap media
c)
Jumlah bahan yang diuji sesuai dengan media yang digunakan
d)
Jumlah bahan yang diuji dilebihkan 10 %
e)
Jumlah bahan yang diuji dilebihkan 5 %
14.
Prinsip pengujian sterilitas dengan metode penyaring membran adalah :
a)
Inkubasi pada suhu yang sesuai
b)
Inokulasi langsung kedalam media
c)
Inkubasi pada suhu ruang
d)
Inokulasi pada media padat
e)
Inokulasi pada media cair
15.
Jumlah koloni mikroba yang digunakan untuk pengujian sterilitas
a)
tidak lebih dari 100 koloni
b)
tidak lebih dari 200 koloni
c)
tidak lebih dari 300 koloni
d)
tidak lebih dari 400 koloni
e)
tidak lebih dari 500 koloni
16.
Jika hasil inkubasi pada pengujian sterilitas tidak dapat ditetapkan ada tidaknya pertumbuhan mikroba secara visual maka:
a)
dipindahkan 1 ml kedalam media segar dan diinkubasi kembali
b)
dierpanjang masa inkubasi
c)
dipindahkan 1 ml kedalam media baru dan diinkubasi kembali
d)
dipindahkan 1 ml kedalam media padat dan diinkubasi kembali
e)
diinkubasi kembali selama 4 hari
17.
Jika data pemantauan mikrobiologi terhadap fasilitas uji sterilitas menunjukan maka kesimpulan uji sterilitas ketidaksesuaian
a)
absah
b)
absah dengan peninjauan kembali
c)
tidak absah
d)
tidak absah dengan peninjauan kembali
e)
tidak ada pengaruhnya
18.
Sediaan steril disimpulkan memenuhi syarat uji sterlitas jika
a)
tidak terbukti terjadi pertumbuhan mikroba
b)
terbukti terjadi pertumbuhan mikroba
c)
terbukti terjadi pertumbuhan mikroba dengan jumlah 250 koloni
d)
terbukti terjadi pertumbuhan mikroba dengan jumlah koloni 50
e)
terbukti terjadi pertumbuhan mikroba secara visal
19.
Media yang dapat digunakan pada uji sterilitas sediaan adalah :
a)
media yang digunakan jika dari hasil pengujian tidak terdapat pertumbuhan mikroba
b)
media yang digunakan jika sudah disterilisasi
c)
media yang digunakan jika dari hasil pengujian terlihat pertumbuhan mikroba dengan jelas.
d)
media yang digunakan jika sudah sterilisasi
e)
media dapat digunakan jika terbentuk koloni yang berwarna putih
20.
Fungsi tabung durham pada metode APM adalah
a)
Menampung gas yang terbentuk setelah inkubasi hasil fermentasi dari mikroba
b)
Tempat inkubasi Coliform
c)
Untuk memisahkan bakteri aerob dan anaerob
d)
Untuk mempermudah pengamatan
e)
Untuk mempercepat waktu inkubasi
21.
Tahap awal transkripsi pada anabolisme protein dimulai dengan proses
a)
kode genetik diterjemahkan oleh DNA
b)
Terbentuk ribosomal-RNA
c)
m-RNA masuk kedalam ribosom dengan membawa rantai DNA
d)
Transfer-RNA membawa tiga pasang basa (antikodon)
e)
r-RNA akan menyatu dengan ribosom
22.
Proses pada tahap translasi pada anabolisme protein yaitu
a)
kode genetik diterjemahkan oleh DNA
b)
Terbentuk ribosomal-RNA
c)
m-RNA masuk kedalam ribosom dengan membawa rantai DNA
d)
Transfer-RNA membawa tiga pasang basa (antikodon)
e)
r-RNA akan menyatu dengan ribosom
23.
Perintah untuk sintesis asam amino yang akan dirangkai membentuk rantai protein dengan ikatan peptida terjadi pada tahap
a)
translasi
b)
transkripsi
c)
glikolisis
d)
anabolisme
e)
katabolisme
24.
Metabolisme pada bakteri dibantu oleh
a)
lemak
b)
karbohidrat
c)
logam berat
d)
asam amino
e)
enzim
25.
Metabolisme pada bakteri dapat dihambat oleh
a)
lemak
b)
karbohidrat
c)
logam berat
d)
asam amino
e)
enzim
26.
Enzim yang berperan dalam pembentukan ikatan disertai pemecahan atau penambahan ATP
a)
Ligase
b)
Liase
c)
Transferase
d)
Oksidoreduktase
e)
liase
27.
Struktur yang mengandung DNA disebut
a)
genom
b)
kromosom
c)
gen
d)
RNA
e)
nukleotida
28.
Berikut yang merupakan segmen DNA
a)
genom
b)
kromosom
c)
gen
d)
RNA
e)
nukleotida
29.
Makromolekul DNA yang tersusun atas unit berulang disebut :
a)
genom
b)
kromosom
c)
gen
d)
RNA
e)
nukleotida
30.
Berikut yang merupakan pasangan basa Nitrogen :
a)
A-T
b)
A-C
c)
A-G
d)
G-T
e)
G-A
31.
Perubahan pada sekuens basa DNA disebut
a)
mutan
b)
mutasi
c)
silent mutation
d)
mutagenesis
e)
transmisi
32.
Perubahan sekuens basa yang tidak menyebabkan perubahan aktivitas pada produk yang dikode oleh gen
a)
mutan
b)
mutasi
c)
silent mutation
d)
mutagenesis
e)
transmisi
33.
Jika sitosin (C) berubah menjadi urasil dan akan berpasangan dengan adenin (A) maka disebut :
a)
mutagen
b)
mutasi
c)
silent mutation
d)
mutagenesis
e)
transmisi
34.
Asam nitrat (HNO2) merupakan bahan kimia yang menyebabkan adenin (A) tidak lagi berikatan dengn timin (T) melainkan dengan sitosin sehingga disebut
a)
mutagen
b)
mutasi
c)
silent mutation
d)
mutagenesis
e)
transmisi
35.
Fotoliase merupakan enzim pada bakteri yang berfungsi untuk
a)
memisahkan ikatan dimer timin
b)
memisahkan ikatan dimer guanin
c)
memotong bagian timin DNA yang rusak
d)
memotong DNA
e)
mengunci ligase
36.
Senyawa kimia mutageni yang dapat menyebabkan mutase frameshift (pergeseran pembacaan basa) dan bersifat karsinogen
a)
Asam nitrat
b)
Aflatoksin
c)
sinar UV
d)
analog basa
e)
2-aminopurine