WorksheetsSumatif 1 Etos Kerja & Kompetisi dalam kebaikan
Total questions: 15
Worksheet time: 38mins
Umat Islam diperintahkan untuk berlomba-lomba dengan sungguhsungguh dalam berbuat kebaikan dan menghindari perdebatan yang tidak perlu hingga menghabiskan waktu sia-sia. Berikut ini yang bukan merupakan hambatan dalam menerapkan fastabiqul khairat adalah …
kurangnya ilmu untuk memahami isi Al-Qur’an
merasa diri paling benar dan menganggap pihak lain sesat
memiliki pendirian yang teguh dan konsisten
merasa cukup dengan amal yang dilakukan
tidak mau menerima nasihat dari orang lain
Islam sangat menghargai seseorang yang bekerja keras untuk memperoleh penghidupan yang layak, dan mengkonsumsi makanan dari hasil usahanya sendiri. Bagi seorang muslim, etos kerja bukan hanya bertujuan memenuhi kebutuhan hidup duniawi, tetapi ada tujuan mulia yakni ….
mencapai pangkat tertinggi
memperoleh harta yang melimpah
sebagai bagian ibadah kepada Allah Swt.
dimuliakan oleh masyarakat
mendapatkan ketenangan hidup
Bekerja keras merupakan perilaku mulia yang harus dilakukan setiap muslim. Di antara tujuan bekerja dalam Islam adalah menolak kemungkaran. Kemungkaran dapat terjadi pada seseorang yang menganggur. Kemungkaran tersebut adalah ….
Memiliki cita-cita yang terlalu tinggi
Rasa malas dan berpangku tangan
Sulit membedakan antara kebaikan dan keburukan
Mendapatkan sumbangan dari orang lai
Tergerak untuk memperbanyak ibadah
Seandainya Allah Swt. menghendaki, niscaya umat Nabi Musa a.s., Nabi Isa a.s., dan umat Nabi Muhammad Saw. akan dijadikan satu umat saja. Tetapi hal ini tidak dikehendaki oleh Allah Swt. Hikmah yang dapat diambil adalah ….
Manusia memiliki nasib berbeda-beda
Agar dapat berlomba dalam kebaikan
terciptanya kehidupan baru di bumi
memperluas kewenangan manusia dalam mengolah bumi
semua manusia dikendalikan oleh takdir
Pada hari Jumat, Ahmad tiba lebih awal di kantor dan langsung memulai pekerjaannya dengan semangat. Dia rajin menyelesaikan tugas-tugasnya dengan penuh konsentrasi. Sikap Ahmad ini mencerminkan prinsip etos kerja dalam Islam yang mengajarkan tentang...
Pantang menunda-nunda pekerjaan
Lebih banyak beristirahat
Menghindari tanggung jawab
Mengerjakan pekerjaan seadanya
Tidak mementingkan hasil pekerjaan
Salim adalah seorang pengusaha yang menjalankan bisnisnya dengan sukses. Dia selalu memastikan bahwa produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaannya berkualitas tinggi dan aman digunakan oleh konsumen. Sikap Salim ini sesuai dengan ajaran Islam yang mengajarkan tentang...
Menghindari tanggung jawab
Menyepelekan kualitas produk
Mengurangi produksi
Bertanggung jawab terhadap konsumen
Tidak peduli terhadap konsumen
Fatimah adalah seorang pebisnis yang selalu berpegang pada prinsip kejujuran dalam semua transaksi bisnisnya. Dia tidak pernah menipu atau memanipulasi informasi untuk mendapatkan keuntungan yang tidak sah. Tindakan Fatimah ini mencerminkan nilai etika dalam Islam yang mengedepankan...
Penipuan dalam bisnis
Keuntungan yang tidak sah
Manipulasi informasi
Transparansi dan kejujuran
Menutup mata terhadap pelanggaran
Hakim selalu bekerja keras dengan tujuan untuk memberikan hasil terbaik dalam pekerjaannya. Dia tidak hanya bekerja demi materi, tetapi juga karena dia percaya bahwa pekerjaannya adalah bentuk ibadah. Sikap Hakim ini mencerminkan ajaran Islam tentang...
Malas dan tidak bersemangat
Menghindari pekerjaan
Hanya bekerja demi materi
Kerja keras dan ikhlas sebagai ibadah
Mengeluh tentang pekerjaan
Aisha adalah seorang pekerja yang selalu mengelola waktunya dengan efisien. Dia membuat daftar tugas harian dan mengatur prioritas dengan baik. Sikap Aisha ini mencerminkan prinsip etos kerja dalam Islam yang mengajarkan tentang...
Menghabiskan waktu tanpa tujuan
Jodohkan berikutSeorang siswa bernama Ahmad berpartisipasi dalam sebuah kompetisi membaca Al-Qur'an. Dia berlatih dengan tekun dan tulus, bukan hanya untuk memenangkan hadiah, tetapi juga untuk mendekatkan dirinya kepada Allah. Tidak hanya itu, dia juga membantu teman-temannya yang kesulitan dalam membaca Al-Qur'an. Tindakan Ahmad ini mencerminkan prinsip kompetisi dalam kebaikan dalam Islam dengan cara yang mana?
Kompetisi merugikan orang lain.
Kompetisi demi popularitas.
Kompetisi dalam menyakiti pesaing
Kompetisi untuk mendapatkan hadiah material
Kompetisi dalam kebaikan dan saling memberikan manfaat.
Dalam sebuah turnamen olahraga antar-mosque, Aisha dan Fatimah merupakan peserta dalam perlombaan lari. Pada saat perlombaan, Aisha melihat Fatimah terjatuh dan kesakitan. Tanpa ragu, Aisha segera berhenti untuk membantu Fatimah dan memastikan dia baik-baik saja sebelum melanjutkan lomba. Tindakan Aisha ini mencerminkan tanggung jawab dalam kompetisi sesuai dengan ajaran Islam, yaitu:
Mengabaikan pesaing dalam lomba
Menangani pesaing dengan kasar
Menghindari kontak dengan pesaing.
Mencari kesempatan untuk memenangkan lomba
Membantu dan peduli terhadap pesaing dalam situasi darurat
Seorang siswa bernama Ibrahim berpartisipasi dalam kompetisi menulis esai tentang perdamaian dalam Islam. Dia sangat ingin menang dan mendapatkan hadiah pertama. Namun, niat utamanya adalah untuk menyebarkan pesan perdamaian dan toleransi dalam Islam kepada banyak orang. Tindakan Ibrahim ini menggambarkan pentingnya niat dalam kompetisi dalam Islam, yang disebut sebagai:
Hasad (irisan).
Riyaa (berpura-pura).
Amarah (marah).
Husnuzhan (berprasangka baik).
Ikhlas (ikhlas dan tulus).
Zainab dan Khadijah adalah dua siswi yang berkompetisi dalam mengumpulkan donasi untuk anak-anak yatim. Zainab berhasil mengumpulkan jumlah donasi yang besar, sedangkan Khadijah hanya mengumpulkan sedikit donasi. Meskipun demikian, Khadijah tetap diberi penghargaan karena niat baiknya dan usahanya yang sungguh-sungguh. Tindakan memberikan penghargaan pada Khadijah ini mencerminkan pendekatan Islam dalam kompetisi, yaitu:
Kepentingan pribadi di atas segalanya.
Keegoisan dalam mengumpulkan dana
Tidak perduli dengan korban bencana
Kompromi atas prinsip untuk menang
Kompetisi dalam kebaikan yang dibarengi dengan semangat kerjasama
Susun ulang menjadi potongan ayat yang benar berikut ini:
Berikan Pendapatmu, jika ada suatu pekerjaan yang di tawarkan kepadamu dengan gaji yang besar, tapi harus melalaikanmu dari perintah Sholat.
Apa yang akan kamu lakukan, jelaskan !
