wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PH SEJARAH INDONESIA

Total questions: 25

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Pembrontakan PKI di Madiun pada 1948 berkaitan erat dengan kebijakan Rekontruksi dan Rasionalisasi Angkatan Perang (RERA). Bentuk keterkaitan antara pembrontakan PKI 1948 dan kebijakan RERA adalah....

a)

PKI merekrut anggota tentara yang tersingkir akibat kebijakan RERA.

b)

Usulan mengenai kebijakan RERA dikemukakan oleh pemimpin PKI.

c)

Amir Syarifuddin mundur sebagai perdana menteri akibat kebijakan RERA.

d)

TNI tidak berhasil menyatukan unsur KNIL ke dalam unsur APRIS

e)

Kabinet Hatta menghentikan kebijakan RERA untuk sementara waktu.

2.

Perhatikan tokoh pada gambar berikut!

Tokoh pada gambar berusaha membantu pemerintah Indonesia memasukkan wilayah Irian Barat dalam wilayah Republik Indonesia dengan cara....

a)

menjadikan wakil Indonesia dalam perundingan di Amerika Serikat

b)

membentuk Partai Kemerdekaan Irian Indonesia (PKII)

c)

mendirikan Badan Perjuangan Irian di Yogyakarta

d)

membetuk partai Irian Sebagian Indonesia (ISI)

e)

membentuk Komite Indonesia Merdeka (KIM)

3.

Silas Papare merupakan salah satu tokoh yang memperjuangkan integrasi Papua sebagai bagian Republik Indonesia. Pada 1946 Silas Papare dipenjara oleh pemerintah Belanda di Biak karena....

a)

mencetuskan akronim Irian yang berarti Ikut Republik Indonesia Anti Nederland

b)

memengaruhi Batalion Papua agar melakukan pemberontakan terhadap Belanda

c)

memimpin dua belas kepala suku di Papua untuk menentang Belanda

d)

mendirikan Badan Perjuangan Irian tanpa Belanda

e)

membentuk Partai Kemerdekaan Irian Indonesia

4.

Perhatikan keterangan-keteranagn berikut !

1) Menjadi Kepala Staf Operasi Tentara dan Teritorium I/ Bukit Barisan di Medan setelah pengakuan kedaulatan Republik Indonesia.

2) Menjadi salah satu korban pembrontakan G.30 S/PKI.

Keterangan tersebut merujuk pada tokoh militer bernama....

a)

Donal Ignatius Panjaitan

b)

Abdul Haris Nasution

c)

Gatot Subroto

d)

Slamet Riyadi

e)

Ahmad Yani

5.

Pada periode 1948-1965 kondisi Indonesia diwarnai pergolakan antara lain pembrontakan PKI di Madiun pada 1948, pembrontakan Andi Aziz di Makassar, dan pembrontakan PRRI. Berdasarkan fakta tersebut dapat diketahui bahwa....

a)

Indonesia rentan mengalami berbagai konflik dan pergolakan

b)

bangsa Indonesia belum memiliki landasan politik dan hukum yang tegas

c)

persatuan dan kesatuan bangsa belum terwujud setelah kemerdekaan Indonesia

d)

berbagai pergolakan yang terjadi pada masa awal kemerdekaan mengancam integrasi bangsa

e)

keragaman budaya bangsa Indonesia menjadi pemicu konflik dan pergolakan di berbagai daerah

6.

Perhatikan keterangan-keterangan berikut !

1) Menyerahkan harta senilai 13 juta gulden untuk membantu perjuangan Indonesia

2) Memberikan bantuan logistik dan perlindungan bagi kesatuan-kesatuan TNI ketika perang kemerdekaan.

3) Membentuk Komite Nasional Indonesia , Tentara Keamanan Rakyat (TKR), dan Barisan Pemuda Republik.

4) Menyatakan kesultanan Yogjakarta merupakan bagian dari Republik Indonesia

5) Menolak tawanan Belanda untuk menjadi raja seluruh Jawa.

Dukungan Sri Sultan Hamengku Buwono IX terhadap pemerintah Republik Indonesia ditunjukkan oleh nomor....

a)

1), 2), dan 3)

b)

1), 2), dan 4)

c)

2), 3), dan 4)

d)

2), 4), dan 5)

e)

3), 4), dan 5)

7.

Pada 1949 terjadi pembrontakan DI/TII yang dipimpin oleh Kartosuswiryo, pembrontakan ini disebabkan oleh....

a)

ketidakpuasan Kartosuwiryo terhadap kemerdekaan RI yang dibayang-bayangi Belanda

b)

pembetukan Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat

c)

perjuangan memperoleh otonomi daerah seluas-luasnya

d)

perjuangan mempertahankan Negara Indonesia Timur

e)

perimbangan kekuasaan dan ekonomi pemerintahan pusat dengan daerah

8.

Dalam pembrontakan PKI di Madiun pada 1948 Gatot Subruto dan pasukannya berhasil menumpas pembrontakan tersebut. Keberhasilan tersebut menyebabkan....

a)

Gatot Subroto diangkat sebagai wakil Kepala Staf Angkatan Darat

b)

wilayah Madiun dijadikan pusat latihan militer TNI

c)

Gatot Subroto diangkat sebagai Panglima Teritorium IV/ Diponegoro

d)

Gatot Subroto dipercaya memimpin Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI)

e)

Gatot Subroto diangkat sebagai Kepala Tentara dan Teritorium II/ Sriwijaya

9.

Pada 1965 sekitar 3.000 anggota PKI dan organisasi binaannya melakukan latihan kemiliteran di Lubang Buaya, Jakarta. Latihan militer yang dilakukan PKI tersebut menunjukkan bahwa....

a)

PKI memiliki kekuatan militer setara Angkatan Darat

b)

beberapa anggota PKI menjadi petinggi Angkatan Darat RI

c)

anggota Angkatan Darat tertarik dengan paham komunis

d)

PKI memiliki kedekatan dengan anggota Angkatan Darat

e)

Angkatan Darat berperan dalam latihan anggota PKI

10.

Salah satu teori mengenai pembrontakan G.30 S/PKI 1965 adalah adanya kepentingan Inggris dan Amerika Serikat untuk menggulingkan kekuasaan Presiden Soekarno. Dasar teori tersebut adalah....

a)

para perwira Angkatan Darat memiliki kedekatan dengan Presiden Soekarno

b)

pemerintah Presiden Soekarno menjalin kedekatan dengan golongan komunis Uni Soviet

c)

PKI memiliki kedudukan sebagai partai utama dalam pemerintahan Presiden Soekarno

d)

di bawah pemerintahan Presiden Soekarno, Indonesia sering terlibat konfrontasi dengan negara lain

e)

pemerintah Presiden Soekarno dianggap mengganggu kedaulatan Inggris dan Amerika di wilayah ASIA

11.

Upaya penumpasan pembrontakan APRA dilakukan melalui jalur Diplomasi dan militer. Penumpasan pembrontakan APRA melalui jalur diplomasi dilakukan dengan cara...

a)

memberi kesempatan kepada Kapten Westerling dan APRA untuk menyerahkan diri

b)

mengadakan perundingan antara Perdana Menteri RIS dan kapten Westerling

c)

menyatukan mantan angggota KNIL ke dalam Angkatan Perang Ratu Adil

d)

menculik Kapten Westerling dan mengasingkan ke Singapura

e)

menduduki markas persembunyian APRA di kota Bandung

12.

Pembrontakan PKI di Madiun, APRA, dan kelompok Andi AZIZ dipicu oleh permasalahan yang sama. Ketiga pembrontakan tersebut disebabkan oleh....

a)

penolakan pasukan TNI ke daerah konflik

b)

penolakan terhadap pembentukan APRIS

c)

ketidakpuasan terhadap kebijakan RERA

d)

ketidakpuasan terhadap sistem pemerintahan sentralistik

e)

penolakan terhadap pemerintah Republik Indonesia Serikat

13.

Setelah terbentuk pada 25 April 1950, Republik Maluku Selatan (RMS) menunjuk J.P. Nikijuluw sebagai wakil presiden RMS untuk daerah luar negeri yang berkedudukan di Den Haag , Belanda. Kedudukan kantor RMS di Den Haag, Belanda tersebut menunjukkan bahwa....

a)

RMS dibentuk oleh pemerintah Belanda

b)

Belanda memberi dukungan terhadap gerakan RMS

c)

RMS mencari dukungan dari neagra-negara Eropa

d)

RMS menghindari pertempuran dengan pasukan APRIS

e)

pemerintah Belanda memfasiliatsi anggota RMS di Belanda

14.

Selain mengingatkan pemerintah pusat agar memperhatikan pemerintah daerah, munculnya pembrontakan PRRI di Sumatra Barat pada 1958 bertujuan....

a)

memberlakukan kembali Undang-undang Dasar 1945

b)

mengembalikan pemerintah Indonesia ke bentuk federal

c)

menjamin alokasi dana pembangunan untuk pemerintah daerah

d)

meminta Presiden Soekarno tidak mengikutsertakan PKI dalam pemerintahan

e)

mengeluarkan ultimatum kepada Kabinet Djuanda untuk mundur dari pemerintahan

15.

Pemerintah Indonesia melancarkan operasi militer untuk menumpas pembrontakan Permesta di wilayah timur. Operasi militer yang dilakukan untuk menumpas pembrontakan Permesta adalah....

a)

Operasi Tegas, Operasi Sadar

b)

Operasi Merdeka, Operasi 17 Agustus

c)

Operasi Saptamarga I, Operasi 17 Agustus

d)

Operasi Merdeka, Operasi Saptamarga I

e)

Operasi Sadar, Operasi Merdeka

16.

Rakyat di negara-negara BFO menginginkan kembali bergabung dengan Republik Indonesia dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) . Selama di bawah pemerintahan Republik Indonesia, mereka merasa masih berada dalam penjajahan Belanda. Kondisi ini menunjukkan Bahwa....

a)

pemerintah RIS tidak mampu menjalankan pemerintahan dengan baik

b)

Republik Indonesia berhasil menarik simpati negara-negara BFO

c)

negara-negara BFO tidak mampu menjalankan pemerintahan

d)

Belanda membatalkan isi kesepakatan Konfrensi Meja Bundar

e)

rakyat di negara bagian tidak puas terhadap pemerintah RIS

17.

Perhatikan tokoh pada Gambar berikut!

Dukungan tokoh pada gambar pada masa awal kemerdekaan ditunjukkan dengan....

a)

menawarkan ibu kota Republik Indonesia dipindahkan sementara ke Siak

b)

memerintahkan rakyat Siak membantu perjuangan pemerintah Indonesia

c)

Menyatakan Kerajaan Siak sebagai bagian Republik Indonesia

d)

mengajak raja-raja di Sumatera Timur untuk mendukung perjuangan Republik Indonesia

e)

menjalin kerja sama dengan Sri Sultan Hamengku Buwono IX dari Kesultanan Yogyakarta

18.

Pada Desember 1949 S. Parman menjabat sebagai Kepala Staf Gubernur Militer Jakarta Raya. Keberhasilan S. Parman saat menduduki jabatan tersebut adalah....

a)

menggalang kekuatan rakyat Bandung dan Jakarta untuk menghadapi pasukan APRA

b)

membongkar gerakan rahasia yang akan dilakukan Angkatan Perang Ratu Adil

c)

menahan pasukan APRA yang menduduki Markas Divisi Siliwangi di Bandung

d)

mendesak Kapten Westerling meninggalkan wilayah Jakarta dan sekitarnya

e)

menumpas rencana PKI untuk membentuk Angkatan Kelima di Jakarta

19.

Perhatikan tokoh pada gambar berikut !

Upaya tokoh pada gambar ketika menumpas pembrontakan DI/TII di Jawab Barat adalah....

a)

melakukan perundingan dengan wakil DI/TII

b)

menerjunkan pasukan Divisi Siliwangi ke wilayah konflik

c)

membentuk pasukan khusus yang disebut Banteng Raiders

d)

menerapkan strategi perang gerilya untuk melawan pembrontak

e)

menggalang kekuatan rakyat agar membantu melawan pasukan DI/TII

20.

Pada Desember 1949 S. Parman menjabat sebagai Kepala Staf Gubernur Militer Jakarta Raya. Keberhasilan S. Parman saat menduduki jabatan tersebut adalah....

a)

menggalang kekuatan rakyat Bandung dan Jakarta untuk menghadapi pasukan APRA

b)

membongkar gerakan rahasia yang akan dilakukan Angkatan Perang Ratu Adil

c)

menahan pasukan APRA yang menduduki Markas Divisi Siliwangi di Bandung

d)

mendesak Kapten Westerling meninggalkan wilayah Jakarta dan sekitarnya

e)

menumpas rencana PKI untuk membentuk Ankatan Kelima di Jakarta

21.

Slamet Riyadi merupakan salah satu pejuang integrasi bangsa yang terlibat dalam operasi penumpasan pembrontakan....

a)

DI/TII, APRA

b)

Persemesta, APRA

c)

Andi AZIZ, DI/TII

d)

Republik Maluku Selatan, Andi AZIZ

e)

DI/TII, Republik Maluku Selatan

22.

Setelah perang kemerdekaan, A.H. Nasution diangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Peran penting A.H. Nasution saat menjabat sebagai KSAD adalah....

a)

menghadapi Agresi Militer Belanda I

b)

membentuk pasukan Divisi Khusus di Jawa Barat

c)

menumbas pembrontakan PKI di Madiun pada 1948

d)

mengoordinasikan operasi penumpasan pembrontakan PRRI dari Jakarta

e)

memimpin operasi Bharatayuda untuk menumpas pemberontakan DI/TII

23.

Perhatikan keterangan-keterangan berikut!

1) Menjabat posisi penting dalam pemerintahan NIT karena berupaya melemahkan NIT dari dalam.

2) Aktif memperjuangkan pengakuan kedaulatan Indonesia melalui jalur diplomasi.

Keterangan tokoh tersebut merujuk pada tokoh bernama....

a)

Sri Sultan Hamengku Buwono IX

b)

Ida Anak Agung Gde Agung

c)

Donald Ignatius Panjaitan

d)

Sultan Syarif Kasim II

e)

Muhammad Yamin

24.

Pasca Agresi militer Belanda Sri Sultan Hamengku Buwono IX memberikan jaminan keamanan atas penyelenggaraan pemerintahan Indonesia di Yogyakarta. Dari fakta tersebut dapat dismpulkan bahwa....

a)

pemerintah Indonesia menjalin kerja sama dengan kerajaan lokal untuk melawan Belanda

b)

pemerintah Indonesia meminta Sri Sultan Hamengkubuwono IX memberikan jaminan keamanan

c)

Kesultanan Yogyakarta menjalin hubungan baik dengan Indonesia yang baru merdeka

d)

Sri Sultan Hamengku Buwono IX berupaya melindungi wilayah kesultanan Yogyakarta dari serangan Belanda

e)

Sri Sultan Hamengku Buwono IX mendukung pemerintah Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan

25.

Sultan Syarif Kasim II bersikap tegas dalam mendukung Republik Indonesia. Sikap tersebut ditunjukkan dengan....

a)

memberikan jaminan keamanan atas penyelenggaraan pemerintahan

b)

menolak tawaran yang diberikan Belanda sebagai "Sultan Negara Boneka"

c)

mendukung Kerajaan Siak Indrapura menjadi daerah Istimewa dalam NKRI

d)

meminjamkan sarana dan prasarana milik Kerajaan Siak Indrapura untuk pemerintah Republik Indonesia

e)

memberikan tanah di lingkungan Kerajaan Siak Indrapura untuk membangun kantor pemerintahan