NEW
Font size
WorksheetsIndonesia Pada Masa Parlementer
Total questions: 54
Worksheet time: 1hrs 21mins
Demokrasi liberal (atau demokrasi konstitusional) adalah sistem politik yang menganut kebebasan individu. Kurun waktu pelaksanaan Demokrasi Liberal adalah tahun....
1945-1949
1949-1950
1950-1959
1959-1965
1965-1998
Tahun 1950-1959 merupakan masa memanasnya partai-partai politik pada pemerintahan Indonesia. Pada masa ini terjadi pergantian kabinet. Partai pengusung dari Kabinet Natsir (6 September 1950 - 21 Maret 1951) adalah partai.....
NU dan Masyumi
Masyumi dan PNI
Masyumi dan PKI
NU dan PNI
PKI dan PNI
bentuk pemerintahan yang dianut Indonesia pada masa Demokrasi Liberal adalah ....
Parlementer
Presidensial
Monarki
Fasisme
peristiwa Tanjung Morawa adalah ...
konflik antara militer dan pemerintahan
pemerintahan tandingan yang dibuat di luar Jawa
konflik perkebunan kelapa sawit di Sumatera Utara
perdebatan tentang hasil perjanjian Renville
pemilu 1955 pertama kali diselenggarakan pada masa kabinet ...
Sukiman
Burhanudin Harahap
Ali I
Ali II
pemilu 1955 dilaksanakan dua tahap, yakni untuk memilih ...
DPR dan Badan Konstituante
DPR dan MPR
DPRS dan Badan Konstituante
DPAS dan Kabinet Kerja
Pada masa demokrasi liberal, pemerintahan RI menganut sistem ....
repubilk
monarkhi
parlementer
konstitusional
presidensial
Partai-partai politik pada masa Demokrasi Liberal lebih cenderung untuk ....
mementingkan kepentingan bagsa daripada kepentingan partainya
mementingkan kerjasama antar partai politik
secara bersama-sama mendukung program pemerintah
mementingkan kepentingan partainya daripada kepentingan bagsa
mengutamakan pembangunan fisik
Latar belakang jatuhnya Kabinet Natsir adalah ....
akibat mosi tidak percaya mengenai pengembalian Irian Barat
akibat mosi tidak percaya mengenai pemulihan kondisi ekonomi
sering mendapatkan kritik dan kecaman dari pihak oposisi
akibat mosi tidak percaya tentang krisis moneter
gagal dalam upaya memulihkan kondisi keamanan
Keberhasilan Kabinet Ali Sastroamidjoyo I adalah ....
dicanangkannya pelaksanaan politik luar negeri yang bebas aktif
berhasil diselenggarakannya Konferensi Asia Afrika
berhasil menumpas gerakan separatis
berhasil menghacurkan masalah SARA
diselenggarakannya Konferensi Istambul
Berdasarkan Maklumat Pemerintah tanggal 3 November 1945 dinyatakan bahwa pemerintah akan ....
membubarkan sistem pemerintahan Parlementer
menerima bentuk negara kesatuan
menyetujui pembentukan partai-partai politik
terus menekan partai oposisi
membatasi adanya jumlah partai-partai politik
Pada saat Indonesia menggunakan UUDS 1950, kabinet pertama yang memegang pemerintahan adalah ....
Kabinet Natsir
Kabinet Wilopo
Kabinet Sukiman
Kabinet Ali Sastroamidjoyo 1
Kabinet Burhanudin Harahap
Pemilihan Umum tahun 1955 dimenangkan oleh empat partai besar yakni ....
PNI, Masyumi, PSSI dan Muhammadiyah
Masyumi, PNI, NU dan Muhammadiyah
PNI, Masyumi, Parkindo dan NU
Masyumi, PNI, PKI dan IPKI
Masyumi, PNI, NU dan PKI
Pada masa Demokrasi Liberal, presiden tidak menjalankan kegiatan pemerintahan karena ....
UUDS 1950 mengamanatkan pemerintahan dijalankan dan dikendalikan oleh parlemen
presiden hanya sbegai kepala negara dan pemerintahan dijalankan perdana menteri
setiap kebijakan yang akan diambil presiden harus disetujui oleh parlemen
kedudukan dan kinerja presiden dibatasi oleh kekuasaan parlemen
secara konstitusional tugas presdien hanya sebagai kepala negara
Berikut ini merupakan bentuk pemberontakan yang terjadi selama masa pemerintahan sistem liberal di Indonesia, kecuali ....
pemberontakan DI/ TII
pemberontakan ANdi Aziz
pemberontakan RMS
pemberontakan G 30 S/ PKI tahun 1965
1. Orde Lama merupakan sebuah periode pada masa kepemimpinan presiden ? ...
Ir. Soekarno
Soeharto
BJ. Habibie
Joko Widodo
2. Pasca RIS dibubarkan tahun 1950 maka bentuk pemerintahan di Indonesia adalah ?
Dari Repbulik Federasi ke Kesatuan dengan sistem presidensil
Dari Republik Federasi ke Monarki dengan sistem presidensil
Dari Republik Federasi ke Monarki dengan sistem Parlementer
Dari Republik Federasi ke Kesatuan dengan sistem Parlementer
3. Yang dimaksud dengan sistem parlementer adalah ? ...
Adanya presiden sebagai kepala pemerintahan dan bertanggung jawab ke rakyat
Adanya Perdana Menteri sebagai kepala pemerintahan dan bertanggung jawab ke rakyat melalui Parlemen
Mengakui adanya 2 kepala negara yaitu Presiden dan Perdana Menteri
Perdana Menteri bertanggungjawab kepada Presiden
4. Berikut ini yang berperan menjadi lembaga legislatif pada masa demokrasi parlementer 1950-1959 adalah ? ...
DPRS Kemudian
Konstintuate
DPR-GR dan MPR-GR
MPRS dan DPR-RI
PPKI Kemudian DPRIS
5. Mengapa pada masa demokrasi parlementer menggunakan UUD-Sementara 1950 ?
UUDS 1950 Digunakan sementara sebelum adanya UUD Baru yang dibentuk oleh DPRS
UUDS 1950 Digunakan sementara sebelum adanya UUD Baru yang dibentuk oleh MPRS
UUDS 1950 Digunakan sementara sebelum adanya UUD Baru yang dibentuk oleh Konstintuante
UUDS 1950 Digunakan sementara sebelum adanya UUD Baru yang dibentuk oleh Perdana Menteri dan Kabinet
6. Pada tahun berapa pemilu pertama kali dilaksanakan ? ... dan membentuk apa ? ...
Tahun 1966, untuk membentuk MPRS
Tahun 1966, untuk membentuk DPR-GR
Tahun 1955, untuk membentuk Konstituante
Tahun 1955, untuk membentuk Kabinet dan memilih perdana menteri
7. Partai dengan perolehan suara tertinggi pada pemilu pertama indonesia dimiliki oleh ?
PNI
MASYUMI
NU
PKI
8. Mengapa pada masa Demokrasi Prlementer 1950-1959 sering berganti-ganti kabinet hingga 7 kali ? ... kecuali
Kepentingan partai dan golongan yang sangat tinggi daripada kepentingan negara
Banyak dari perdana menteri yang mengundurkan diri saat menjabat karena tidak ada dukungan di parlemen
Karena seringnya mengeluarkan mosi tidak percaya ke kabinet di parlemen
terdapat banyak kepentingan di masyarakat yang sulit untuk disatukan
9. Berikut ini yang bukan dari Perdana Menteri yang pernah menjabat pada masa demokrasi parlementer adalah ? ...
Ali Sastroamidjojo
Soekiman
Soepomo
Wilopo
10. Berikut ini yang merupakan menjadi sebab akhir dari demokrasi parlementer adalah ?
Dekret Presiden 5 Juli 1959 yang dikeluarkan oleh Ir. Soekarno akibat Konstintuate banyak yang mengundurkan diri
Dekret Presiden 5 Juli 1959 yang dikeluarkan oleh Ir. Soekarno akibat Konstintuate gagal membentuk DPR Baru
Dekret Presiden 5 Juli 1959 yang dikeluarkan oleh Ir. Soekarno yang mengakibatkan kembalinya ke UUD 1945
Dekret Presiden 5 Juli 1959 yang dikeluarkan oleh Ir. Soekarno yang mengakibatkan kembalinya ke RIS
Berikut bentuk pemerintahan Republik Indonesia pada tahun 1950 - 1959 adalah ....
Demokrasi Parlementer
Demokrasi terpimpin
Monarki Konstitusional
Monarki Absolut
Undang-Undang dasar yang di pakai di Indonesia pada tahun 1950 - 1959 adalah ....
UUD 1945
UUD Sementara 1950
Amandemen UUD 1945
Amandemen UUD 1950
Pada masa pemerintahan demokrasi parlementer di Indonesia, terdapat beberapa dampak positif bagi kehidupan politik di Indonesia. Salah satunya yaitu ....
Kebebasan dalam mendirikan partai politik
Pembatalan hasil Konferensi Meja Bundar
Bentuk negara Indonesia kembali ke Republik Indonesia
Adanya pemisahan kepala negara dan kepala pemerintahan
Tokoh ekonomi Indonesia yang menjadi pencetus pelaksana GERAKAN EKONOMI BENTENG pada masa kabinet Natsir bernama ....
Soemitro Djojohadikusumo
Mr Iskaq Cokrohadisuryo
Ali Sastroamidjojo
Burhanuddin Harahap
Konferensi Asia Afrika yang diadakan pada tahun 1955 di Kota Bandung, yang mengundang negara-negara dai benua Asia dan Afrika terlaksana pada kabinet ....
Ali Sastroamidjojo I
Ali Sastroamidjojo II
Burhanuddin Harapan
Djuanda
Pemilihan Umum yang pertama di Indonesia, terlaksana pada saat kabinet ....
Ali Sastroamidjojo I
Burhanuddin Harahap
Ali Sastroamidjojo II
Djuanda
Berikut partai politik yang berhasil mendapatkan kursi terbanyak dalam pemilihan umum 1955 yaitu ....
PNI, NU, PKI, MASYUMI
NU, PNI, MASYUMI, PKI
PNI, MASYUMI, NU, PKI
NU, MASYUMI, PNI, PKI
Berikut YANG BUKAN hal negatif dalam penerapan demokrasi parlementer di Indonesia adalah ...
Seringnya terjadi pergantian kabinet pemerintahan
Munculnya kesenjangan sosial di masyarakat
Munculnya pemberontakan di beberapa daerah
Diadakannya Pemilihan Umum yang pertama tahun 1955
Berikut yang membedakan antara kabinet yang dipimpin oleh Ir Djuanda dengan kabinet sebelumnya adalah ....
Menteri-menteri diisi oleh golongan profesional, non anggota partai politik
Menteri-menteri diisi oleh golongan profesional, anggota partai politik
Kabinet dibentuk atas intruksi wakil presiden
kabinet dibentuk atas hasil pemilihan umum 1955
Dalam mengatasi kondisi politik dalam negeri tahun 1959, presiden Soekarno mengeluarkan DEKRIT PRESIDEN tanggal 5 Juli 1959 yang berisi ....
Pembubaran Konstituante, Berlakunya kembali UUD 1945, Tidak berlakunya UUDS 1950, Pembentukan MPRS dan DPAS
Pembubaran Konstituante, Tetap berlaku UUDS 1950, Pembentukan MPRS dan DPAS
Pembubaran Konstituante, Berlakunya kembali UUD 1945, Tidak berlakunya UUDS 1950, Pembentukan MPRS dan DPRS
Pembubaran Konstituante, Berlakunya kembali UUD 1945, Tidak berlakunya UUDS 1950, Pembentukan DPRS dan DPAS
Berikut bentuk pemerintahan Republik Indonesia pada tahun 1950 - 1959 adalah ....
Demokrasi Parlementer
Demokrasi terpimpin
Monarki Konstitusional
Monarki Absolut
Undang-Undang dasar yang di pakai di Indonesia pada tahun 1950 - 1959 adalah ....
UUD 1945
UUD Sementara 1950
Amandemen UUD 1945
Amandemen UUD 1950
Pada masa pemerintahan demokrasi parlementer di Indonesia, terdapat beberapa dampak positif bagi kehidupan politik di Indonesia. Salah satunya yaitu ....
Kebebasan dalam mendirikan partai politik
Pembatalan hasil Konferensi Meja Bundar
Bentuk negara Indonesia kembali ke Republik Indonesia
Adanya pemisahan kepala negara dan kepala pemerintahan
Tokoh ekonomi Indonesia yang menjadi pencetus pelaksana GERAKAN EKONOMI BENTENG pada masa kabinet Natsir bernama ....
Soemitro Djojohadikusumo
Mr Iskaq Cokrohadisuryo
Ali Sastroamidjojo
Burhanuddin Harahap
Konferensi Asia Afrika yang diadakan pada tahun 1955 di Kota Bandung, yang mengundang negara-negara dai benua Asia dan Afrika terlaksana pada kabinet ....
Ali Sastroamidjojo I
Ali Sastroamidjojo II
Burhanuddin Harapan
Djuanda
Pemilihan Umum yang pertama di Indonesia, terlaksana pada saat kabinet ....
Ali Sastroamidjojo I
Burhanuddin Harahap
Ali Sastroamidjojo II
Djuanda
Berikut partai politik yang berhasil mendapatkan kursi terbanyak dalam pemilihan umum 1955 yaitu ....
PNI, NU, PKI, MASYUMI
NU, PNI, MASYUMI, PKI
PNI, MASYUMI, NU, PKI
NU, MASYUMI, PNI, PKI
Berikut YANG BUKAN hal negatif dalam penerapan demokrasi parlementer di Indonesia adalah ...
Seringnya terjadi pergantian kabinet pemerintahan
Munculnya kesenjangan sosial di masyarakat
Munculnya pemberontakan di beberapa daerah
Diadakannya Pemilihan Umum yang pertama tahun 1955
Berikut yang membedakan antara kabinet yang dipimpin oleh Ir Djuanda dengan kabinet sebelumnya adalah ....
Menteri-menteri diisi oleh golongan profesional, non anggota partai politik
Menteri-menteri diisi oleh golongan profesional, anggota partai politik
Kabinet dibentuk atas intruksi wakil presiden
kabinet dibentuk atas hasil pemilihan umum 1955
Dalam mengatasi kondisi politik dalam negeri tahun 1959, presiden Soekarno mengeluarkan DEKRIT PRESIDEN tanggal 5 Juli 1959 yang berisi ....
Pembubaran Konstituante, Berlakunya kembali UUD 1945, Tidak berlakunya UUDS 1950, Pembentukan MPRS dan DPAS
Pembubaran Konstituante, Tetap berlaku UUDS 1950, Pembentukan MPRS dan DPAS
Pembubaran Konstituante, Berlakunya kembali UUD 1945, Tidak berlakunya UUDS 1950, Pembentukan MPRS dan DPRS
Pembubaran Konstituante, Berlakunya kembali UUD 1945, Tidak berlakunya UUDS 1950, Pembentukan DPRS dan DPAS
Berikut bentuk pemerintahan Republik Indonesia pada tahun 1950 - 1959 adalah ....
Demokrasi Parlementer
Demokrasi terpimpin
Monarki Konstitusional
Monarki Absolut
Undang-Undang dasar yang di pakai di Indonesia pada tahun 1950 - 1959 adalah ....
UUD 1945
UUD Sementara 1950
Amandemen UUD 1945
Amandemen UUD 1950
Pada masa pemerintahan demokrasi parlementer di Indonesia, terdapat beberapa dampak positif bagi kehidupan politik di Indonesia. Salah satunya yaitu ....
Kebebasan dalam mendirikan partai politik
Pembatalan hasil Konferensi Meja Bundar
Bentuk negara Indonesia kembali ke Republik Indonesia
Adanya pemisahan kepala negara dan kepala pemerintahan
Tokoh ekonomi Indonesia yang menjadi pencetus pelaksana GERAKAN EKONOMI BENTENG pada masa kabinet Natsir bernama ....
Soemitro Djojohadikusumo
Mr Iskaq Cokrohadisuryo
Ali Sastroamidjojo
Burhanuddin Harahap
Konferensi Asia Afrika yang diadakan pada tahun 1955 di Kota Bandung, yang mengundang negara-negara dai benua Asia dan Afrika terlaksana pada kabinet ....
Ali Sastroamidjojo I
Ali Sastroamidjojo II
Burhanuddin Harapan
Djuanda
Pemilihan Umum yang pertama di Indonesia, terlaksana pada saat kabinet ....
Ali Sastroamidjojo I
Burhanuddin Harahap
Ali Sastroamidjojo II
Djuanda
Berikut partai politik yang berhasil mendapatkan kursi terbanyak dalam pemilihan umum 1955 yaitu ....
PNI, NU, PKI, MASYUMI
NU, PNI, MASYUMI, PKI
PNI, MASYUMI, NU, PKI
NU, MASYUMI, PNI, PKI
Berikut YANG BUKAN hal negatif dalam penerapan demokrasi parlementer di Indonesia adalah ...
Seringnya terjadi pergantian kabinet pemerintahan
Munculnya kesenjangan sosial di masyarakat
Munculnya pemberontakan di beberapa daerah
Diadakannya Pemilihan Umum yang pertama tahun 1955
Berikut yang membedakan antara kabinet yang dipimpin oleh Ir Djuanda dengan kabinet sebelumnya adalah ....
Menteri-menteri diisi oleh golongan profesional, non anggota partai politik
Menteri-menteri diisi oleh golongan profesional, anggota partai politik
Kabinet dibentuk atas intruksi wakil presiden
kabinet dibentuk atas hasil pemilihan umum 1955
