WorksheetsPH 1 PAI Kelas X (Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja)
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Perhatikan ayat berikut!
berdasarkan bacaan ayat pada Q.S. Al-Maidah/5: 48, yang memiliki arti berkompetisi dalam kebaikan ditandai pada ayat bernomor ....
1
2
3
4
5
Imam Ghazali berkata, "Barangsiapa yang harinya sekarang lebih baik daripada kemarin, maka dia termasuk orang yang beruntung. Barangsiapa yang harinya sama dengan kemarin, maka dia adalah orang yang merugi. Barangsiapa yang harinya sekarang lebih jelek daripada kemarin, maka dia terlaknat."
Berdasarkan perkataan Iman Al-Ghazali tersebut, sikap yang harusnya dilakukan agar kita mendapatkan keberuntungan adalah ....
mencari-cari kelemahan orang lain
berkompetisi dalam kebaikan
berkompetisi untuk mengalahkan orang lain
bersabar menunggu rezeki datang dengan sendirinya
bermalas-malasan
Perhatikan potongan ayat pada gambar berikut!
berdasarkan potongan ayat pada Q.S. Al-Maidah/5: 48 tersebut, terdapat bacaan idhgam bigunnah sejumlah ....
7
6
5
4
3
Dengan akal dan agama, manusia sangat berpeluang menjadi makhluk yang terbaik. Diantara ciri makhluk terbaik adalah selalu berorientasi terhadap kebaikan dan kualitas hidup di masa depan.
Pernyataan tersebut menunjukkan kepada umat Islam tentang ....
pengertian berkompetisi dalam kebaikan
sebab-sebab manusia berkompetisi dalam kebaikan
pentingnya berkompetisi dalam kebaikan
tata cara untuk berkompetisi dalam kebaikan
dasar perintah berkompetisi dalam kebaikan
Perhatikan pernyataan beikut.
1) Mengasah kemampuan diri untuk menjadi lebih baik
2) Melihat orang yang unggul dalam urusan dunia
3) Meningkatkan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari
4) Tidak menunda-nunda kesempatan yang didapatkan untuk kebaikan
5) Bersaing dalam urusan harta kekayaan dan kedudukan
6) Melihat kepada orang yang lebih rendah dalam urusan ibadah
Berdasarkan beberapa pernyataan di atas, yang menunjukkan perilaku berkompetisi dalam kebaikan terdapat pda nomor ....
1, 2, dan 3
1, 3, dan 4
2, 4, dan 5
3, 4, dan 5
4, 5, dan 6
Untuk menjadi umat Islam yang memiliki etos kerja tinggi, diperlukan cara-cara tertentu . Berikut yang bukan cara menumbuhkan etos kerja bagi umat Islam adalah ....
memahami dan mengamalkan manfaat etos kerja
memperdalam ajaran Islam tentang etos kerja
berteman dengan orang yang beretos kerja
mengikut BLK (Balai Latihan Kerja)
berlatih sejak kecil secara terus-menerus
Lingkungan kerja akan menjadi positif ketika ada seseorang yang selalu bersemangat menjalani pekerjaannya dengan penuh tanggung jawab dan profesional. Hal tersebut merupakan salah satu .... etos kerja.
cara memiliki sikap
manfaat dari
sebab seseorang memiliki
karakteristik dari
dampak negatif dari
Pada saat pulang kantor, Pak Deri melihat Pak Rahman dengan semangat pergi ke masjid untuk shalat Isya berjamaah. Dengan rasa penasaran, Pak Deri pergi ke rumah Pak Rahman. Beberapa saat setelah selesai shalat di masjid, Pak Deri pun langsung bertanya kepada Pak Rahman alasan ia semangat sekali ketika pergi ke masjid untuk shalat berjamaah. Pak Rahman menjawab dengan santai dan tersenyum, "itu karena saya ingin mencari ridha Allah Swt. dan mendapatkan keutamaan shalat berjamaah yaitu 27 derajat." Pak Rahman juga tidak segan untuk mengajak Pak Deri bersama-sama ikut shalat berjamaah di masjid sepulang dari kantor.
Berdasarkan kisah tersebut, terdapat salah satu manfaat dari berkompetisi dalam kebaikan adalah ....
menjadikan waktu lebih bermanfaat
menjadikan energi tersalurkan untuk kegiatan positif
dapat saling memotivasi antarsesama untuk melakukan kebaikan
membentuk lingkungan yang negatif
menunda melakukan kebaikan
Berkompetisi dalam kebaikan, baik dalam hal ibadah maupun muamalah akan diridhai oleh Allah Swt. jika ....
dilakukan oleh orang mukalaf
dilakukan secara berjamaah
pelaksanaannya keluar dari syariat
dilandasi dengan niat yang ikhlas
dilakukan setiap hari
Sikap etos kerja harus dimiliki oleh setiap muslim agar menjadi seorang muslim yang baik. Berikut contoh perilaku seorang muslim yang memiliki sikap etos kerja adalah ....
menjalin kerjasama yang menguntungkan diri sendiri
tidak peka dan tanggap terhadap permasalahan bisnis
lebih mementingkan emosi daripada rasio atau akal
bekerja dengan kesungguhan sehingga hasilnya maksimal
memacu perubahan sosial untuk jatuhnya perekonomian
