NEW
Font size
WorksheetsAccounting and asset team:IHT SAKTI
Total questions: 10
Worksheet time: 8mins
Aplikasi SAKTI mengadopsi konsep maker, checker dan approval dalam meningkatkan validitas transaksi keuangan. Dibawah ini yang tidak berperan sebagai approver adalah
KPA
PPK
Bendahara
PPSPM
Salah satu jurus sukses implementasi SAKTI adalah “perubahan mindset” user yaitu Lakukan transaksi secara regular dengan penginputan pada periode terjadinya transaksi. Di bawah ini yang termasuk dalam kategori perubahan mindset tersebut adalah
Operator melakukan pendetailan transaksi persediaan saat muncul SP2D
Operator melakukan pendetailan transaksi persediaan segera setelah dilakukan penginputan dokumen BAST oleh operator komitmen
Operator melakukan pendetailan transaksi persediaan saat sudah menjadi “To Do List” Monsakti dan menjadi bad report penerbitan SHR Rekonsiliasi
Operator melakukan pendetailan transaksi persediaan saat diminta oleh operator asset tetap karena akan melakukan tutup buku
Kemenkeu sebagai pemilik aplikasi existing penyusunan laporan keuangan termasuk SAKTI. Telah menyediakan aplikasi berbasis android dan web yang berisi aturan, juknis,video,materi dan link hai DJPB yang siap menjawab permasalahan user. Nama web tersebut adalah
SAKTI mandraguna
SAKTI Jawara
Monsakti
Pandu SAKTI
Hal yang dilakukan setelah pembuatan berita acara kegiatan di akhir periode pelaporan yang berfungsi untuk mengetahui saldo barang secara riil dengan cara memeriksa fisik barang persediaan di gudang yaitu
Melakukan kegiatan opname fisik di setiap akhir periode pelaporan keuangan (triwulan, semesteran, tahunan)
Operator menginput hasil berita acara opname fisik ke dalam modul persediaan yang akan menjadi saldo akhir barang persediaan
Approval persediaan menyetujui hasil inputan opname fisik
Operator melakukan penginputan barang persediaan dari transfer masuk
Berikut merupakan alur tutup buku modul aplikasi SAKTI yang benar
GLP-aset tetap-persediaan
GLP-persediaan-aset tetap
Persediaan-aset tetap-GLP
Aset tetap-GLP
Salah satu permasalahan penyusunan laporan keuangan yang akan terjadi apabila pada periode penyusunan laporan keuangan tidak dilakukan tutup buku periode di aplikasi SAKTI adalah
Beban persediaan di laporan operasional berpotensi understatement
Beban penyusutan di laporan operasional tidak tersaji
Saldo persediaan yang belum didetailkan di neraca menjadi tinggi
Semua benar
Dalam aplikasi MONSAKTI, terdapat fitur yang dijuluki “penampakan dosa-dosa yang perlu ditindaklanjuti”satker dalam implementasi SAKTI yang disebut
To Do List
Rekonsiliasi
Monitoring
Daftar/Rincian
Tahun 2023, Modul piutang sudah diperuntukan bagi satker PNBP, dan akan berlanjut ke satker BLU.
Pada menu modul piutang, pencatatan modul penyerahan piutang ke DJKN/PUPN akan berpengaruh terhadap
Piutang kurang lancar
Piutang macet
Piutang lancar
Piutang ragu-ragu
Permohonan penghapusan BMN dikarenakan alasan hilang, kecurian, terbakar, susut, menguap atau mencair harus dilengkapi dengan
Laporan kondisi barang
Surat pernyataan dari PB/KPB yang memuat pernyataan bahwa BMN telah hilang, kecurian, terbakar, susut, menguap atau mencair
Kartu identitas barang
Risalah lelang
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 244/PMK.06/2012 tentang Tata Cara pelaksanaan Pengawasan dan Pengendalian Barang Milik Negara, hasil dari kegiatan inventarisasi BMN akan menjadi acuan satker dalam menyusuun rencana kegiatan pemantauan dan penertiban BMN yang ada dalam penguasaan satker.
Bentuk dari kegiatan inventarisasi BMN adalah sensus BMN. Sensus BMN merupakan kegiatan inventarisasi BMN yang dilakukan oleh satker sebagai pengguna barang, sekurang-sekurangnya sekali dalam 5 (lima) tahun sekali. Berikut merupakan tahapan “tindak lanjut” yaitu
mengidentifikasi BMN dalam ruangan (DBR) dan BMN yang berada di luar ruangan (KIB & DIL) serta melakakukan verifikasi database simak BMN
Pengguna barang atau Kuasa Pengguna Barang perlu menetapkan panitia atau tim yang akan melakukan beberapa persiapan
mengidentifikasi BMN dalam ruangan (DBR) dan BMN yang berada di luar ruangan (KIB & DIL)
menyusun kertas kerja sensus berdasarkan hasil identifikasi oleh pelaksana sensus BMN
