Font size
WorksheetsAl-Qur'an Hadis XII Sumatif II (UC)
Total questions: 20
Worksheet time: 30mins
Perhatikan ayat berikut!
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ
Di antara bentuk musibah adalah sebagaimana kalimat yang bergaris bawah. Contoh yang tepat atas musibah tersebut adalah ….
Gagal panen karena terkena banjir bandang
Berkurangnya harta karena kasus perampokkan
Panen melimpah namun harga di pasaran menurun
Berkurangnya jumlah keluarga karena kematian
Gagal dalam berbisnis dikarenakan tidak punya modal
Cermati ayat berikut!
لَتُبْلَوُنَّ فِيْٓ اَمْوَالِكُمْ وَاَنْفُسِكُمْۗ وَلَتَسْمَعُنَّ مِنَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَمِنَ الَّذِيْنَ اَشْرَكُوْٓا اَذًى كَثِيْرًا ۗ وَاِنْ تَصْبِرُوْا وَتَتَّقُوْا فَاِنَّ ذٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْاُمُوْرِ
Allah menjanjikan bahwa setiap manusia khususnya orang-orang yang beriman akan mendapatkan ujian. Ada beberapa bentuk ujian seperti yang diisyaratkan ayat di atas. Bentuk ujian yang termasuk pemahaman dari kalimat yang digaribawahi adalah.... ….
Kekerasan verbal (bullying)
Kecemasan akibat beredarnya kabar hoaks
Kehilangan pendapatan karena pandemi covid 19
Keresahan melihat dekadensi moral di tengah masyarakat
Kesedihan yang mendalam akibat kehilangan anggota keluarga
Sebagai contoh riil respons orang beriman ketika menerapkan sabar dalam melihat mereka yang tidak seagama mendapatkan musibah yang serupa dengan وَالْجُوعِ dalam surah al-Baqarah 155 adalah...
Membiarkan saja karena beda agama
Mengirimkan bantuan berupa makanan
Membalas kebaikan atas perlakuan mereka yang tidak baik
Mendoakan meraka aar segera berhasil mengatasi masalah
Menyadarkan mereka bahwa beginilah akibatnya jika tidak beriman
Pak Tarno dan petani di desanya pada musim ini secara serentak menanam bawang mereh. Karena sudah berpengalaman menanam jenis komoditi ihi, hasilnya pun berlimpah ruah. Sayangnya hukum pasar berlaku, barang berlimpah harganya pun murah. Jenis cobaan seperti ini digambarkan Q.S. al-Baqarah 155, tepatnya pada kata...
الْخَوْفْ
وَالْجُوعِ
الأَمْوَالِ
وَالأنفُسِ
وَالثَّمَرَاتِ
Tujuan Allah SWT memberikan ujian dan cobaan pada manusia berdasarkan Q.S Al-Baqoroh : 155 adalah….
agar manusia bertawakal
agar manusia bertakwa
agar manusia bersabar
agar manusia beriman
agar manusia ikhlas
Sabar itu terbagi menjadi tiga tingkatan, yaitu….
Sabar dalam menghadapi segala sesuatu yang menggoyahkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah swt., dan kemaslahatan
Sabar dalam menghadapi sesuatu yang menyenangkan, sabar dalam meninggalkan perbuatan kebaikan, dan sabar dalam menjalankan kejahatan
Sabar dalam menghadapi sesuatu yang menyenangkan, sabar dalam meninggalkan perbuatan maksiat, dan sabar dalam menjalankan ketaatan
Sabar dalam menghadapi sesuatu yang menyakitkan, sabar dalam meninggalkan perbuatan maksiat, dan sabar dalam menjalankan ketaatan
Sabar dalam menghadapi fitnah, sabar dalam saat mendapat cacian, dan sabar dalam menjalankan ibadah
Perhatikan hadis berikut!
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيرٌ وَلَيْسَ ذلِكَ لِأحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمنِ إِنْ أصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكاَنَتْ خَيرًا لَهُ وَإِنْ أصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكاَنَتْ خَيرًا لَهُ (رواه مسلم)
Sebagai seorang pelajar perilaku yang paling tepat sebagai interpretasi hadis di atas adalah....
Rajin menabung mengantisipasi masa depan yang tak pasti
Selalu terdepan menjadi relawan di medan bencana alam
Sungguh-sungguh beribadah walau tubuh merasa lelah
Belajar dan terus belajar walau nilai tak pernah besar
Selalu setia dan pandai menjaga rahasia
Cermati hadis berikut!
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ، حَدَّثَنَا ثَابِتٌ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنْ صُهَيْبٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ، إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ، وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ، إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ، فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ، صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ
Perilaku manusia yang sesuai dengan hadis tersebut adalah ….
Menjalin gotong royong, berinisiatif melakukan donasi untuk musibah
Menyedekahkan sebagian dari nikmat yang telah diberikan oleh Allah
Berpola hidup sederhana, karena banyak manusia yang kekurangan
Bersyukur saat mendapatkan nikmat, dan sabar atas segala musibah
Mengikuti kegiatan penanggulangan bencana secara aktif dan teratur
Hikmah dari ujian dan cobaan sesuai hadis berikut:
فَمَا يَبْرَحُ الْبَلَاءُ بِالْعَبْدِ حَتَّى يَتْرُكَهُ يَمْشِي عَلَى الْأَرْضِ وَمَا عَلَيْهِ مِنْ خَطِيئَةٍ
Mendapatkan pahala yang besar
Mendapatkan kehormatan dari Allah
Dihapuskan dosa dan kesalahan
Dimuliakan di antara makhluk
Diberikan ketinggian derajat
Perhatikan kutipan hadis berikut!
يُبْتَلَى الْعَبْدُ عَلَى حَسَبِ دِينِهِ فَإِنْ كَانَ فِي دِينِهِ صُلْبًا اشْتَدَّ بَلَاؤُهُ وَإِنْ كَانَ فِي دِينِهِ رِقَّةٌ ابْتُلِيَ عَلَى حَسَبِ دِينِهِ
Berdasarkan hadis di atas orang yang paling berat ujiannya adalah ….
Orang-orang kaya
Orang-orang miskin
Orang-orang yang beriman
Orang-orang yang tertindas
Orang-orang dengan disabilitas
Ujian dalam hidup adalah seperti anak sekolah menghadapi soal ujian. Semakin tinggi pendidikan anak tersebut, semakin tinggi pula tingkat kesulitan soal ujiannnya. Begitulah gambaran ujian Allah Swt. untuk hamba-Nya. Pernyataan berikut yang tidak benar mengenai ujian adalah....
Musibah adalah test dari allah untuk menguji kebenaran iman seorang hamba
Semakin tinggi agama seseorang makin tinggi pula ujian yang menimpanya
Ujian dari Allah disesuaikan dengan kadar kemampuan manusia
Bila agamanya lemah, maka ujiannya tidak berat
Ujian adalah hukuman bagi hambanya yang tidak taat
Perhatikan terjemah dari Q.S. Al-Baqarah: 155-156 berikut!
Kami pasti akan mengujimu dengan sedikit ketakutan dan kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Sampaikanlah (wahai Nabi Muhammad,) kabar gembira kepada orang-orang sabar
(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan “Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn” (sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya hanya kepada-Nya kami akan kembali).
Dalam dua ayat ini Allah mengaitkan musibah dengan kabar gembira. Semua hamba akan diberi musibah tapi berikanlah kepada mereka kabar gembira. Hal ini mengisyaratkan bahwa....
Musibah itu selalu baik karena ada hikmah dibalik musibah
Musibah yang menjadikan kita dekat dengan Allah sesungguhnya adalah anugerah
Musibah adalah cara Allah menguji hambanya, apakah ia dapat bersabar atau tidak
Musibah mengingatkan kita akan kelemahan diri kita yang tidak punya tempat untuk kesombongan
Musibah terjadi kepada orang-orang beriman yang berdosa untuk menghapuskan dosa mereka
Perhatikan gambar berikut!
Hadis yang sesuai dengan pesan yang disampaikan gambar tersebut adalah....
عَنْ صُهَيْبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ (رواه المسلم)
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ عِظَمُ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلَاءِ وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلَاهُمْ فَمَنْ رَضِيَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السُّخْطُ (رواه ابن ماجه)
عَنْ مُصْعَبِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ أَبِيهِ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ النَّاسِ أَشَدُّ بَلَاءً قَالَ الْأَنْبِيَاءُ ثُمَّ الْأَمْثَلُ فَالْأَمْثَلُ (رواه ابن ماجه)
عَنْ طَارِقِ بْنِ شِهَابٍ وَهَذَا حَدِيثُ أَبِي بَكْرٍ قَالَ أَبُو سَعِيدٍ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ. رواه مسلم.
عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِي حَازِمٍ قَالَ وَإِنَّا سَمِعْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ النَّاسَ إِذَا رَأَوْا الْمُنْكَرَ لَا يُغَيِّرُونَهُ أَوْشَكَ أَنْ يَعُمَّهُمْ اللَّهُ بِعِقَابِهِ. رواه ابن ماجة
Berikan penilaianmu mengenai dua kondisi dalam gambar berikut!
Kemudahan dan kesusahan merupakan ujian
Orang yang diuji dengan kesusahan lebih bahagia daripada yang diuji dengan kemudahan
Ujian kekayaan lebih berat dari ujian kemiskinan
Apapun bentuk ujian yang dihadapai setiap orang bisa bahagia
Tolak ukur kebahagiaan tergantung sejauhmana ujian bisa mendekatkan diri kepda Allah
Perhatikan ayat berikut dan gambar berikut!
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ
Salah satu bentuk musibah yang sesuai dengan ilustrasi, disebutkan Allah dalam ayat di atas dengan kata....
الْخَوْفِ
الْجُوْعِ
نَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ
الْاَنْفُسِ
الثَّمَرٰتِۗ
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ ١٥٥ اَلَّذِيْنَ اِذَآ اَصَابَتْهُمْ مُّصِيْبَةٌ ۗ قَالُوْٓا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّآ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَۗ ١٥٦
Berdasarkan surat Al-Baqarah 155-156 tanda orang yang sabar adalah apabila ditimpa musibah mereka berkata inna lillahi wa inna ilaihi roji'un. Kalimat tersebut dalam Islam dikenal dengan istilah....
Istigfar
Istirja'
istidraj
istigosyah
isti'anah
Berdasarkan Q.S. Al-Baqarah : 155-157, orang-orang yang sabar akan mendapatkan....
keberkahan, kasih sayang dan petunjuk dari Allah
ketenangan jiwa, kasih sayang, dan kemuliaan
keselamatan, ketenangan, dan kasih sayang dari Allah
pengampunan dosa, keselamatan, dan keberkahan
keselamatan, keberkahan, dan petunjuk dari Allah
Ada 5 ujian yang digambarkan oleh Allah dalam Q.S. Al-Baqarah: 155-157 salah satunya adalah ujian ditinggalkan oleh orang yang dicintai. Ujian tersebut dikenal dengan istilah...
الْخَوْفِ
وَالْجُوْعِ
وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ
وَالْاَنْفُسِ
وَالثَّمَرٰتِۗ
يُبْتَلَى الْعَبْدُ عَلَى حَسَبِ دِينِهِ
Pernyataan berikut yang paling tepat sesuai dengan kutipan hadis di atas adalah....
semua manusia dari yang paling taat hingga yang paling maksiat pasti memiliki ujian hidup
ujian seseorang berbanding lurus dengan tingkat keimanannya, semakin beriman semakin berat ujiannya dan sebaliknya
orang-orang yang diuji adalah mereka yang disayangi dan dicintai Allah orang yang tidak pernah diuji berarti tidak diperhatikan dan disayang Allah
manusia pasti diuji sesuai denga kempuannya. Allah tidak menguji hambanya diluar batas kemampuannya
ujian menjanjikan hikmah yang amat bermanfaat untuk manusia jika disikapi dengan kesabaran dan ketakwaan
لَتُبْلَوُنَّ فِيْٓ اَمْوَالِكُمْ وَاَنْفُسِكُمْۗ
Berdasarkan ayat di atas ujian bisa dikategorikan menjadi dua bagian...
ekonomi dan non ekonomi
fisik dan psikis
musibah dan azab
duniawi dan surgawi
musibah dan anugerah
