NEW
Font size
WorksheetsUH 2 XII TEKS SEJARAH ERNY
Total questions: 45
Worksheet time: 1hrs 26mins
Berikut yang bukan termasuk struktur teks cerita sejarah adalah ....
Orientasi
Resolusi
Amanat
Komplikasi
Cermati teks berikut!
Arya tadah rupanya benar-benar sakit, Arya tadah bermaksud berdiri, tetapi rasa nyeri di ulu hati memaksa Arya tadah duduk kembali.
“Tidak apa-apa paman. Silakan paman bicara sambil duduk” kata Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.
Arya tadah mendahului suaranya dengan batuk. “Hamba, Tuan Putri Prabu”, ucap Mahapatih Arya Tadah. “Tak hanya karena usia dan kesehatan hamba, tetapi ke depan, membutuhkan tangan yang lebih kekar dan orang yang mampu bekerja lebih keras untuk kesejahteraan dan kejayaan Majapahit. Oleh karena itu, hamba mohon diperkenankan untuk lenser dari jabatan hamba sebagai Patih Amangkubumi. Selanjutnya, silakan Prabu Putri memilih siapa orang yang pantas menjadi pengganti hamba. Prabu Putri Sri Gitarja Tribhuanatunggadewi Jayawisnuwardani dan Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa saling pandang untuk beberapa jenak.
Isi kutipan di atas adalah ....
Arya tadah ingin mundur dari jabatannya karena dorongan dari Prabu Putri Srigitarja.
Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa akan menggantikan Arya Tadah yang sudah usia tua dan sakit-sakitan.
Arya tadah merasa sudah memajukan kerajaan Majapahit dan rakyat sudah sejahtera.
Arya tadah ingin mundur dari jabatannya karena usia dan kesehatannya sudah menurun.
Prabu Putri Sri Gitarja memerintahkan Arya Tadah untuk mendur dari jabatannya karena desakan Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.
Cermati teks berikut!
Arya tadah rupanya benar-benar sakit, Arya tadah bermaksud berdiri, tetapi rasa nyeri di ulu hati memaksa Arya tadah duduk kembali.
“Tidak apa-apa paman. Silakan paman bicara sambil duduk” kata Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.
Arya tadah mendahului suaranya dengan batuk. “Hamba, Tuan Putri Prabu”, ucap Mahapatih Arya Tadah. “Tak hanya karena usia dan kesehatan hamba, tetapi ke depan, membutuhkan tangan yang lebih kekar dan orang yang mampu bekerja lebih keras untuk kesejahteraan dan kejayaan Majapahit. Oleh karena itu, hamba mohon diperkenankan untuk lenser dari jabatan hamba sebagai patih amangkubumi. Selanjutnya, silakan Prabu Putri memilih siapa orang yang pantas menjadi pengganti hamba. Prabu Putri Sri Gitarja Tribhuanatunggadewi Jayawisnuwardani dan Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa saling pandang untuk beberapa jenak.
Dari kutipan novel sejarah di atas dapat disimpulkan perwatakan Arya Tadah adalah ....
Tidak peduli dengan kondisi dan situasi kerajaan Majapahit.
Berkemauan keras ingin lengser dari jabatannya.
Rendah hati dan mawas diri karena sudah tidak mampu menjabat karena usia tua.
Senang dengan pujian dari sang Prabu Putri Sri Gitarja.
Tinggi hati dan ingin disanjung karena telah memajukan kerajaan Majapahit.
Cermati kutipan teks berikut!
(1) Dyah Wiyat melanjutkan berdoa. (2) Kami memutuskan ...,” ucap Dyah wiyat dengan suara pelan, tetapi jelas.
(3) Semua degup jantung berhenti sejenak. (4) Tidak ada seorangpun yang membiarkan degup jantung terdengar keras untuk bisa menangkap dengan jelas siapa nama yang akan disebut oleh Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.
(5) “Demi membangun Majapahit yang besar,” sambung Dyah Wiyat. (6) “Majapahit yang Jaya dan Gemilang, diperlukan tangan yang kukuh, kuat, dan kekar. Majapahit menunjuk Gajah Mada!”
Mula-mula pelan goyangan itu. Namun yang pelan itu makin lama makin keras menyebabkan pilar pendapa Bale Manguntur berderak keras seiring bumi tempat mereka berpijak bergoyang makin keras. Penyebutan nama Gajah Mada menyebabkan hening beberapa jenak. Namun yang hening itu dengan segera berubah menjadi hingar-bingar oleh tepuk tangan yang diawali oleh Bhayangkara Kendit Galih.
Pucat pasi wajah Mahamenteri Halu yang sebelumnya merasa yakin dirinyalah yang akan diangkat menjadi mahapatih. Pucat pasi dan senyum kecut Mahamenteri Hino Dyah Janardana yang tidak menyangka orang yang dipilih sebagai mahapatih berasal dari arah yang sama sekali tidak terduga.
Orang yang dengan seketika melonjak berteriak adalah Mahamentri Sirikan Dyah Mano, yang akhirnya melihat orang yang dijagokan Arya Tadah benar. Andaikan Arya Tadah tidak menyebut nama Gajah Mada, ia akan menempatkan diri ikut bersaing.
Suasana menegangkan dalam kutipan di atas dapat dibuktikan pada kalimat bernomor ....
(1) dan (3)
(2) dan (5)
(5) dan (6)
(2) dan (4)
(3) dan (4)
Cermati kutipan teks berikut!
(1) Dyah Wiyat melanjutkan berdoa. (2) Kami memutuskan ...,” ucap Dyah wiyat dengan suara pelan, tetapi jelas.
(3) Semua degup jantung berhenti sejenak. (4) Tidak ada seorangpun yang membiarkan degup jantung terdengar keras untuk bisa menangkap dengan jelas siapa nama yang akan disebut oleh Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.
(5) “Demi membangun Majapahit yang besar,” sambung Dyah Wiyat. (6) “Majapahit yang Jaya dan Gemilang, diperlukan tangan yang kukuh, kuat, dan kekar. Majapahit menunjuk Gajah Mada!”
Mula-mula pelan goyangan itu. Namun yang pelan itu makin lama makin keras menyebabkan pilar pendapa Bale Manguntur berderak keras seiring bumi tempat mereka berpijak bergoyang makin keras. Penyebutan nama Gajah Mada menyebabkan hening beberapa jenak. Namun yang hening itu dengan segera berubah menjadi hingar-bingar oleh tepuk tangan yang diawali oleh Bhayangkara Kendit Galih.
Pucat pasi wajah Mahamenteri Halu yang sebelumnya merasa yakin dirinyalah yang akan diangkat menjadi mahapatih. Pucat pasi dan senyum kecut Mahamenteri Hino Dyah Janardana yang tidak menyangka orang yang dipilih sebagai mahapatih berasal dari arah yang sama sekali tidak terduga.
Orang yang dengan seketika melonjak berteriak adalah Mahamentri Sirikan Dyah Mano, yang akhirnya melihat orang yang dijagokan Arya Tadah benar. Andaikan Arya Tadah tidak menyebut nama Gajah Mada, ia akan menempatkan diri ikut bersaing.
Permasalahan yang tampak dalam kutipan teks novel sejarah di atas adalah ....
Orang yang memutuskan pengangkatan mahapatih hanyalah seorang perempuan.
Penyebutan nama Gajah Mada menyebabkan hening beberapa jenak.
Dyah Wiyat termakan bujukan orang terdekatnya untuk mengangat Gajah Mada menjadi mahapatih.
Pemilihan mahapatih yang tidak mencerminkan kehendak rakyat.
Beberapa pejabat menunjukkan rasa tidak suka atas diangkatnya Gajah Mada menjadi mahapatih
Cermati kutipan berikut!
Kala itu tahun 1309. Segenap rakyat berkumpul di alun-alun. Semua berdoa, apa pun warna agamanya, apakah Siwa, Buddha, maupun Hindu. Semua arah perhatian ditujukan dalam satu pandang ke Purawaktra yang tidak dijaga terlampau ketat. Segenap prajurit bersikap sangat ramah kepada siapa pun karena memang demikian sikap keseharian mereka. Lebih dari itu, segenap prajurit merasakan gejolak yang sama, oleh duka mendalam atas gering yang diderita Kertarajasa Jayawardhana.
Nilai kehidupan yang terdapat dalam kutipan teks di atas adalah ....
budaya
moral
politik
sosial
estetika
Cermati pernyataan-pernyataan berikut berkaitan dengan pengertian novel sejarah!
1) Rekon imajinatif
2) Fakta-fakta sejarah sebagai latar untuk mengisahkan tokoh-tokoh fiksinya.
3) Mengisahkan kembali seorang tokoh sejarah dalam berbagai dimensi kehidupannya.
4) Menjelaskan fakta-takta kejadian masa lalu yang perlu direkonstruksi
5) Ada rekayasa pengarang tentang fakta-fakta sejarah yang relevan
Pernyataan yang mengacu pada pengertian novel sejarah yaitu nomor ....
(1) (2) (5)
(2) (4) (5)
(3) (4) (5)
(1) (3) (4)
(2) (3) (4)
Salah satu ciri kebahasaan novel sejarah adalah menggunakan kata kerja mental (menyatakan sesuatu yang dipikirkan atau dirasakan). Kalimat berikut yang menggunakan kata kerja mental adalah ....
Raja kertarajasa membacakan keputusan itu dengan lantang
Dyah Wiyat menitikkan air matanya menahan sedih hatinya.
Gajah Mada mengharapkan semua anak buahnya setia kepadanya
Senopati Gajah Engon mengarahkan senjatanya kepada musuh di depannya
Para prajurit membersihkan gedung bekas asrama
Perhatikan kutipan teks berikut dengan seksama!
(1) Yang mencuri perhatian kali ini bukan hanya soal desas-desus itu. (2) Sepeninggal Kalagemet Sri Jayanegara dengan segera muncul pertanyaan, siapa yang akan naik tahta menggantikannya. (3) Dua pewaris yang masing-masing berwajah cantik itu memang bersih tetapi apa yang terlihat tidak sesederhana yang tampak. (4) Pancaksara bahkan melihat persaingan amat tajam bakal terjadi, terutama riuhnya barisan orang-orang di belakang Kudamerta dan barisan orang-orang di belakang Cakradara? (5) Karena beristrikan ratu pewaris tahta tidak ubahnya ikut numpang mewarisi tahta itu sendiri.
Kalimat bermakna lampau dalam kutipan di atas adalah ....
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Cermati kutipan teks novel berikut!.
(1) “Ditemukan mayat lagi, Kakang Gajah,” Gajah Enggon melaporkan. Gajah Mada memandangi wajah samar-samar di depannya. “Mayat siapa?”
(2) “Prajurit bernama Klabang Gendis mati dengan anak panah menancap tepat di tenggorokannya." jawab Gajah Enggon.
(3) Tak ada jejak perkelahian apa pun, sasaran menjadi korban tanpa menyadari arah bidikan anak panah tertuju kepadanya.
(4) Gajah Mada merasa tak nyaman memperoleh laporan itu. (5) Orang yang mampu melepas anak panah dengan sasaran sulit pastilah orang yang sangat menguasai sifat gendewa dan anak panahnya. (6) Orang yang mampu melakukan hal khusus semacam itu amat terbatas dan umumnya ada di barisan pasukan Bhayangkara. (7) Adakah prajurit bhayangkara yang terlibat?
(8) “Dan kami temukan mayat kedua.”Gagak Bongol menambahkan.
(9) Pelaku pembunuhan menggunakan anak itu mati dipatuk ular.
Kalimat langsung pada teks di atas adalah ....
(1) (2) (8)
(2) (3) (4)
(2) (5) (6)
(3) (5) (9)
(6) (7) (8)
Cermati kutipan teks berikut
Setelah Raden Wijaya berhasil menjadi raja Majapahit pertama bergelar Kertarajasa Jayawardhana, beliau tidak melupakan jasa-jasa para senopati (perwira) yang setia dan banyak membantunya semenjak dahulu itu membagi-bagikan pangkat kepada mereka. Ronggolawe diangkat menjadi adipati di Tuban dan yang lain-lain pun diberi pangkat pula. Dan junjungan ini dengan para pembantunya, sejak perjuangan pertama sampai Raden Wijaya menjadi raja, amatlah erat dan baik.
Kata bercetak miring dalam kutipan teks di atas yang merupakan verba mental adalah ....
berhasil
bergelar
melupakan
membantunya
diangkat
Cermatilah penggalan teks cerita sejarah berikut! Dalam terdiam yang sekilas begini, dia menemukan jawaban yang cerdik. Yaitu, dia anggap lebih baik bertanya, meminta pendapat atau saran dari Danurejo II. “Dus apa saran Tuan?” Mersa diakajeni, Danurejo II menjawab lurus, “Sebetulnya, melawan kompeni disadari Sri Sultan sebagai menimba air dengan keranjang.” Hm?” “Tapi. Seandainya terjadi persatuan yang menggumpal antara rakyat Yogyakarta dan rakyat Surakarta, bagaimanapun hal itu bisa menjadi kekuatan yang tidak terduga.”
Makna peribahasa ” Bagai menimba air dengan keranjang” adalah ….
Perbuatan orang-orang zaman dahulu.
Perbuatan yang bodoh
Pekerjaan orang yang tidak cerdas.
Pekerjaan sia-sia.
Perbuatan yang tidak perlu dilakukan.
Di depan Ratu Biksunu Gayatri yang berdiri, Sri Gitarja duduk bersimpuh. Emban tua itu melanjutkan tugasnya, kali ini untuk Sekar Kedaton Dyah Wiyat yang terlihat lebih tegar dari kakaknya, atau boleh jadi merupakan penampakan dari sisi hatinya yang tidak bisa menerima dengan tulus pernikahan itu. Ketika para ibu Ratu menangis yang menulari siapapun untuk menangis, Dyah Wiyat sama sekali tidak menitihkan air mata. Manakala menatap segenap wajah yang hadi di ruangan itu, yang hadir dan melekat di benaknya justru wajah Rakrian Tanca. Ayunan tangan Gajah Mada yang menggenggam keris di dada keris di tangan prajurit tampan itu masih terbayang di kelopak matanya.
Nilai yang mendominasi dalam kutipan teks sejarah tersebut adalah ….
moral
pendidikan
estetika
agama
budaya
Perhatikan kutipan cerpen sejarah berikut!
Pelarian-pelarian politik dari Nederland, Sneevliet, clan Baars itu semakin giat di Jawa Timur, khususnya di Surabaya. Mereka membuka pidato di mana-mana, seperti takkan kering-kering kerongkongan mereka. Lari dari pertentangan intern di Nederland ke Hindia, mereka anggap diri seakan-akan jago-jago tanpa lawan, seakan-akan Hindia negerinya sendiri yang dipayungi oeh hukum demokratis. Bemntung mereka bergerak hanya di kalangan orang- orang yang berbahasa Belanda, yang menduduki tempat sosial yang rendah clan hidup dalam kemasygulan. Teks tersebut termasuk bagian ….
pengenalan situasi
pengungkapan peristiwa
menuju konflik
puncak konflik
penyelesaian
(1) Siasat Teuku Umar untuk menghancurkan Belanda dengan menyerahkan diri bersama 250 orang pasukannya. (2) Dengan dibantu istrinya Cut Nyak Dien, dia melawan Belanda. (3) Akibatnya, dia dianggap pengkhianat negara oleh rakyat Aceh. (4) Padahal,siasat ini dipakai untuk mengetahui taktik dan kekuatan Belanda. (5) Dengan cara ini, Teuku Umar dapat menekan Belanda.
Kalimat tidak padu pada teks cerita sejarah di atas ialah ....
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Yang bukan merupakan fungsi teks cerita sejarah adalah ...
rekreatif, memberikan rasa gembira dan senang kepada pembaca.
inspiratif, memberikan inspirasi, imajinasi dan kreatifitas untuk keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara untuk lebih baik lagi.
instruktif, sebagai alat bantu dalam pembelajaran.
edukatif, dapat dijadikan petunjuk dan pelajaran kehidupan bagi manusia dalam berperilaku.
nilai-nilai kehidupan yang ada di masyarakat seperti nilai pendidikan, religius, moral dan lain-lain
Perhatikan teks berikut!
"Yang hamba maksudkan tidak lain
adalah pengangkatan Nambi sebagai
pepatih paduka! Keputusan yang
Paduka ambil ini sungguh-sungguh
tidak tepat, tidak bijaksana, dan hamba
yakin bahwa Paduka tentu telah
terbujuk dan dipengearuhi oleh suara
dari belakang!"
Arti kata kias suara dari belakang yaitu...
suara sumbang
perlawanan
mata-mata
hasutan
bantuan
Mata uang rupiah bukanlah satu-satunya mata uang yang pernah berlaku di Indonesia. Kerajaan Mataran lama, Sriwijaya, dan Majapahit telah mengenal dan menggunakan berbagai tipe “uang” yang umumnya berupa logam. Setelah kedatangan penjajah di Indonesia pun, Indonesia telah mengenal berbagai macam mata uang, termasuk sen dan gulden yang diterbitkan oleh De Javasche Bank khusus untuk dipergunakan di Hindia Belanda (Indonesia saat itu).
Informasi yang disampaikan oleh kutipan teks tersebut adalah ….
Rupiah merupakan mata uang yang digunakan sejak zaman dahulu kala.
Hindia Belanda menggunakan “uang” berupa logam.
Kerajaan Mataram lama, Sriwijaya, dan Majapahit menggunakan mata uang gulden.
Tiap masa dalam sejarah Indonesia menggunakan jenis alat tukar atau uang yang berbeda-beda.
Penggunaan Rupiah ditetapkan pada zaman penjajahan Belanda.
Kalimat yang menggunakan konjungsi temporal adalah ….
Hampir 100 kepala negara menghadiri upacara penghormatan resmi yang berlangsung di bawah guyuran hujan deras di Stadion FNB, Soweto, Afsel.
Nelson Mandela wafat dalam usia 95 tahun.
Pemakaman terletak di tanah luas keluarga yang dibangun Mandela tahun 1990.
Sebelumnya, jenazah disemayamkan selama tiga hari di Union Buildings di Prectoria, tempat Dia dilantik menjadi presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan.
Mandela dimakamkan dengan adat Xhosa di sebuah makam di Desa Qunu, tempat Ia menghabiskan masa kecilnya.
Koda berisi...
Pesan moral
Pengenalan tokoh
Konflik memuncak
Rangkaian peristiwa
Secara umum, novel sejarah yaitu prosa yang berisi rangkaian cerita tentang watak dan sikap tokoh berdasarkan kejadian...
rekayasa
imajinasi
masa lampau
saat ini
tidak nyata
Perhatikan susunan kalimat acak di bawah ini!
(1) Revolusi industri tidah hanya terjadi di Inggris, tetapi juga melanda di Amerika dan Perancis.
(2) Perubahan ini terjadi pada awal abad ke-18 dan akhir abad ke-19.
(3) Tokoh yang paling berperan dalam hal ini adalah James Watt, penemu mesin uap.
(4) Revolusi Industri adalah perubahan kehidupan manusia besar-besaran.
Susunan yang tepat agar membentuk paragraf yang padu ialah ....
(2), (3), (1), (4)
(2), (1), (4), (3)
(4), (3), (2), (1)
(4), (2), (3), (1)
(4), (1), (2), (3)
Sebelum Ibu Hamid meninggal dunia, ia berpesan agar Hamid jangan menikah dengan Zainab karena orang tua Zainab telah menolong mereka memberi nafkah, serta menyekolahkannya. Lagi pula, keluarga Zainab orang kaya dan terpandang. Atas pesan almarhumah ibunya, Hamid menyadari keadaan dirinya dan menjauhi Zainab dengan pergi ke tanah Arab setelah menasehati Zainab agar mau menerima pinangan pemuda pilihan ibu Zainab yang masih saudara.
Nilai moral yang terkandung dalam penggalan cerita di atas adalah ....
kasih tak sampai
tahu diri dan mau mendengarkan nasihat
menurut kemauan sendiri
. menuruti kehendak orang yang berjasa
merelakan orang yang dicintai
Dan bila orang mendarat dari pelayanan entah dari jauh entahlah dekat, ia akan berhenti di suatu tempat beberapa puluh langkah dari dermaga. Ia akan mengangkat sembah di hadapannya berdiri Sela Baginda, sebuah tugu batu berpahat dengan prasasti peninggalan Sri Airlangga. Bila ia meneruskan langkahnya, semua saja jalanan besar yang dilaluinya, jalanan ekonomi sekaligus militer. Ia akan selalu berpapasan dengan pribumi yang berjalan tenang tanpa gegas, sekalipun di bawah matari terik.
(Pramudya Ananta Toor, Mangir)
Nilai yang terkandung dalam penggalan teks novel sejarah tersebut adalah …
nilai sosial
nilai budaya
nilai estetis
nilai moral
nilai agama
Pengenalan para tokoh, penataan adegan, dan hubungan antar tokoh termasuk pada struktur...
koda
orientasi
reorientasi
puncak konflik
menuju konflik
Langkah awal harus dilakukan saat menyusun novel sejarah berdasarkan peristiwa sejarah yaitu...
Mengembangkan cerita
Mengakhiri cerita dengan solusi
Membuat kerangka cerita
Menentukan peristiwa yang akan dijadikan dasar penulisan
Membuat sinopsis
“Juga Sang Adipati Tuban Arya Teja Tumenggung Wilwatikta tidak bebas dari ketentuan Maha Dewa. Sang Hyang Widhimerestui barang siapa punya kebenaran dalam hatinya. Jangan kuatir. Kepala desa! Kurang tepat jawabku kiranya? Ketakutan selalu jadi bagian mereka tak selalu berani mendirikan keadilan. Kejahatan selalu jadi bagian mereka yang tak berani yang mengingkari kebenaran mereka melanggar keadilan. Dua-duanya busuk, dua-duanya sumber keonaran di muka bumi ini….” Dan ia teruskan wejangannya tentang kebenaran dan keadilan dan kedudukannya di tengah-tengah kehidupan manusia dan para dewa. (Pramudya Ananta Toer, Mangir, Jakarta,KPG,2000)
Amanat dalam kutipan teks sejarah tersebut adalah….
Perbuatan dosa dan dusta sama-sama akan melanggar keadilan.
Janganlah berbuat dusta karena akan menutup kesucian hati nurani.
Jangan takut membela kebenaran, karena sama buruknya dengan kejahatan.
Segala amalan akan diperhitungkan di hari akhir, sehingga senantiasa berbuat baik.
Seseorang yang memeliki kebenaran dalam hatinya akan selalu direstui Sang Kuasa.
Jan Willemvan Rijnst bergerak menyamping, membuka tangan kanannya, memberi isyarat kepada Danurejo untuk masuk dan duduk. Agaknya untuk penampilan yang berhubungan dengan bahasa Belanda beschaafdheid yang lebih kurang bermakna 'tata krama santun sesuai peradaban: alih-alih Jan Willem van Rijnst sangat peduli, dan hal itu merupakan sisi menarik darinya yang jali di antara sisi-sisi lain yang menyebalkan.
Kaidah kebahasaan yang menggunakan kata sifat untuk menggambarkan tokoh, tempat, atau peristiwa terlihat pada kutipan….
sangat peduli
memberi isyarat
bergerak menyamping
membuka tangan kanannya
sisi menarik
Kala itu tahun 1309, Segenap rakyat berkumpul di alun-alun Kerajaan Majapahit. Semua berdoa, apapun warna agamanya, apakah Siwa, Buddha, maupun Hindu. Semua arah perhatian ditujukan dalam satu pandang, ke Purawaktra yang tidak dijaga terlampau ketat.
Kutipan tersebut termasuk bagian struktur …
orientasi
pengungkapan peristiwa
abstraksi
menuju konflik
resolusi
Bacalah kalimat-kalimat berikut.
(1) Hampir 100 kepala negara menghadiri upacara penghormatan resmi yang berlangsung di bawah guyuran hujan deras di Stadion FNB, Soweto, Afsel, 10 Desember 2013.
(2) Dua pemimpin negara yang bermusuhan sejak era Perang Dingin itu bersalaman kemudian bersapa sambil tersenyum.
(3) Para pemimpin yang selama ini berbeda pendapat, berseberangan, atau bahkan telah bermusuhan selama puluhan tahun berada di panggung yang sama untuk memberikan penghormatan kepada Mandela.
(4) Tidak terkecuali Presiden AS, Barack Obama, dan Presiden Kuba, Raul Castro.
Urutan kalimat yang tepat sehingga membentuk teks cerita sejarah yang runtut adalah ... .
1-2-3-4
2-3-4-1
2-4-3-1
1-3-4-2
3-4-1-2
Berikut ini yang merupakan struktur teks cerita sejarah orientasi adalah
Hari buruh, yang dikenal juga dengan sebutan May Day, diperingati setiap 1 Mei. Di beberapa negara, hari Buruh dijadikan hari libur tahunan, yang berawal dari usaha
gerakan serikat buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh.
Demonstrasi besar yang berlangsung sejak April 1886, dari waktu ke waktu pendukungnya semakin banyak. Demonstrasi menjalar ke berbagai kota, seperti Chicago, New York, Detroit, Loisville, dan Baltimore.
Delapan jam per hari atau 40 jam/minggu (lima hari kerja) telah ditetapkan menjadi standar perburuhan internasional oleh ILO melalui konvensi ILO No. 01 tahun 1919 dan Konvensi No. 47 tahun 1935.
Delapan jam per hari atau 40 jam/minggu (lima hari kerja) telah ditetapkan menjadi standar perburuhan internasional oleh ILO melalui konvensi ILO No. 01 tahun 1919 dan Konvensi No. 47 tahun 1935. Ditetapkannya konvensi tersebut merupakan suatu pengakuan internasional yang secara tidak langsung merupakan buah dari perjuangan kaum buruh sedunia untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Penetapan 8 jam per hari sebagai salah satu ketentuan pokok dalam hubungan industrial perburuhan adalah penanda berakhirnya bentuk kerja paksa dan perbudakan yang bersembunyi di balik hubungan industrial.
Ide pokok yang terdapat dalam kutipan paragraf tersebut adalah …
Konvensi tersebut merupakan pengakuan internasional yang tak langsung.
Penetapan 8 jam per hari merupakan ketentuan pokok perburuhan.
Delapan jam per hari ditetapkan menjadi standar perburuhan oleh ILO.
Kaum buruh akan mendapatkan pekerjaan yang layak untuk hidup.
Industri perburuhan adalah penanda berakhirnya bentuk kerja paksa.
Mengapa film "Bumi dan Manusia" dikatakan sebagai wujud teks novel sejarah?
Tokoh-tokoh dalam film adalah hasil imajinasi pengarangnya
Tokoh-tokoh film tersebut benar-benar tercatat dalam sejarah
Latar belakang sejarah dalam film tersebut adalah perjuangan hak asasi pribumi dari penjajahan Belanda, tetapi tetap ada imajinasi pengarangnya
Film tersebut benar-benar faktual
Cerita film "Bumi dan Manusia" seluruhnya hasil imajinasi pengarangnya
Borobudur adalah salah satu bangunan bersejarah yang dimasukkan dalam situs warisan budaya dunia. Borobudur adalah sebuah kuil Budha terbesar di dunia. Tak heran bila perayaan hari raya Waisak lokasi ini dijadikan pusat perayaan hari Waisak.
Kata dimasukkan dan dijadikan pada teks cerita sejarah di atas membentuk kata ....
verba
nomina
adjektiva
numeralia
adverbial
Kita nanti hanya makan angin saja.
Makna ungkapan makan angin di atas adalah ........
Berjalan-jalan untuk mencari udara segar
Berlari-lari santai
Diam tenang tidak mengganggu orang lain
Bergembira sambil menghirup udara bersih
Mengajak teman untuk bersenang-senang
Pak Dirman memerintahkan agar istrinya menjual perhiasan untuk modal perjuangan. Pak Dirman dalam keadaan sakit parah digerogoti TBC dan paru-paru tinggal satu memimpin perang gerilya dari atas tandu. Bersama para gerilyawan yang beliau pimpin, berjuang keluar masuk hutan naik turun gunung demi memerdekakan kita anak cucu mereka. Berjuang dengan persenjataan seadanya, melawan musuh yang memiliki persenjataan modern didukung kekuatan laut dan udara. Gerilya berdasar pada taktik hit and run, ini ampuh untuk merontokkan moral Belanda.
Latar waktu yang tampak pada penggalan teks cerita sejarah tersebut adalah …
zaman kemerdekaan
masa penjajahan
era gerilya
di Yogyakarta
pagi hari
Latar belakang datangnya bangsa Barat datang ke Indonesia karena jatuhnya Konstantinopel. Namun tidak hanya itu, mereka datang ke Indonesia dengan tujuan untuk mencari rempah-rempah dan menguasai beberapa daerah di Indonesia.
Konjungsi yang digunakan dalam kalimat di atas adalah ....
namun, karena, dan
tidak hanya
karena
namun
dan
Perhatikan teks cerita sejarah berikut ini!
Revolusi Perancis merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah. Peristiwa yang terjadi pada pertengahan tahun 1700 hingga awal 1800 ini telah mengubah sejarah Perancis, termasuk sistem pemerintahannya. Tidak hanya berdampak di dalam negeri, revolusi tersebut juga memberikan efek domino bagi negara-negara Eropa secara keseluruhan. Meski dalam ... (1) yang berbeda, beberapa negara Eropa terdampak dari revolusi tersebut.
Revolusi Perancis berawal dari kemuakan rakyat saat itu terhadap sistem pemerintahan monarki absolut. Dengan sistem demikian, raja menjadi pemegang kekuasaan tertinggi dan memerintah secara radikal. Pada tahap paling ... (2), raja menggerakkan pemerintah dengan sewenang-wenang sehingga terjadi krisis keuangan. Kesewenang-wenangan itu terjadi secara ... (3) hingga ke pejabat terendah sekali pun.
Kata baku untuk melengkapi teks cerita sejarah di atas adalah ...
frekuensi, (2) ekstrim, (3) hirarkis
frekuensi, (2) ekstrim, (3) hierarkis
frekwensi, (2) ekstrem, (3) hirarkis
frekuensi, (2) ekstrem, (3) hierarkis
frekwensi, (2) ekstrim, (3) hierarkis
Cermati kutipan novel sejarah berikut!
Gadis macan tutul tadi hormat dengan santun dan elegan, memberi tahu, sudilah Bapak Tamu dan ayahnya makan apa seadanya. Makan masakan desa sangat lezat bagiku. Barangkali karena aku sedang senang di hati. Atau karena gadis macam tutul tadi mirip dengan Atik? Pokoknya aku makan banyak. Sebagai tanda kebesaran, seharusnya kutinggalkan sisa sedikit dari piringku, seperti yang dikerjakan juga oleh Pak Dukuh (tanda, bagiku makan bukan soal), tetapi aku toh lebih memilih jujur dan piring bersihlah mengkilat.
(Y.B Mangunwiajaya, Burung- Burung Manyar, Jakarta, Kompas, 2014)
Nilai yang masih relevan dengan kehidupan pada zaman sekarang adalah …
Menghormati dan sopan kepada tamu yang berkunjung ke rumah.
Meninggalkan sisa makanan di piring sebagai tanda kebangsawaan
Memilih melakukan kebiasaan baik saat berkunjung ke rumah orang.
Menghabiskan makanan yang disajikan tuan rumah dengan senang hati.
Menghormati tuan rumah yang telah memberi pertolongan kepada kita.
"Ya itu lagu ciptaanku," jawabku kemudian.
Suara tawanya terdengar parau.
"Hemmm, dasar [....]! Tak kapok juga! Sudah berapa kali kami mengiterogasimu? Mengancammu? Memperlakukanmu dengan keras, heh?"
"Aku tak melakukan kesalahan apa-apa!" Teriakku.
Laki-laki itu menyeringai. Sungguh seringai yang tak kusukai. Bagai serigala yang siap melumat mangsanya.
Majas yang dipakai dalam kalimat terakhir kutipan novel di atas adalah....
personifikasi
asosiasi
alegori
metafora
hiperbola
Bacalah kutipan novel sejarah berikut ini!
“ Bagaimana hamba dapat mendoakan Ternate, bila juanga-juanga mereka menyapu biji-biji mutiara dari teluk-teluk keluarga hamba?”
Lama Pangeran itu diam, tak mampu menjawab. Memang tak mungkin dijawab. Akhirnya, dengan nada tenang namun agak gemetar terkena ragu-ragu, beliau mencoba, menjawab, “ Mutiara-mutiara itu tidak untuk kenikmatan Ternate, tetapi merupakan sumbangan seluruh Halmahera demi pengusiran orang-orang asing dari laut-laut kita.”
“ Apa perbedaan asing atau tidak asing, bila rakyat kecil dirampas hak-haknya?”
“Anda memojokkan seorang Pangeran Ternate. Tidakkah kau takut akibat-akibatnya?” Tampak nada gusar dan para pengiringnya yang sudah mulai melotot matanya. Tetapi pertanyaan itu dijawab oleh Mioti yang sudah tahu titik kelemahan orang gede.
(YB Mangunwijaya, Ikan-Ikan Hiu, Ida, Homa, Jakarta, Kompas, 2015)
Penyebab konflik dalam kutipan novel sejarah tersebut …
Tokoh Mioti tidak mau mendoakan kesejahteraan Ternate
Tokoh Mioti merasa hak-hak rakyat kecil Ternate dirampas.
Tokoh Mioti dianggap memojokkan seorang Pangeran Ternate
Tokoh Mioti tidak suka Ternate dibantu oleh rakyat Halmahera.
Tokoh Mioti membuat gusar pangeran Ternate dan pengawalnya.
Cermati kedua teks kutipan teks cerita sejarah berikut!
Kutipan Teks Cerita Sejarah I
“Selamatkan kedua-duanya. Kalau tidak mungkin, sekurang-kurangnya bayi itu. Ya, Tuhan sertailah diriku,” kata Dokter Cipto kemudian bangkit meraih tas berisi alat-alat kedokteran. Setengah terburu-buru ia keluar rumah. Namun, begitu melintasi pintu ia berhenti, baru teringat olehnya bahwa dia hanya mengenakan kain sarung dan kaos oblong. Maka diserahkanlah tas berisi alat-alat kedokterannya kepada mantri juru rawat, lalu ia berbalik masuk kembali ke rumah untuk berganti pakaian.
Mantri kesehatan itu memuji kebesaran nama Tuhan.
“Ya, Tuhan Maha Kasih, begitu mulia makhluk Tuhan yang satu ini, sampai-sampai ia melupakan kepentingan dirinya sendiri demi panggilanmu untuk kemanusiaan.
(Putut S Dewantara, dr Cipto Mangunkusumo, Pejuang Kemanusiaan, Jakarta, Karya Unipress. 1983)
Kutipan Teks Cerita Sejarah II
Dua jam kemudian, pertempuran berhenti. Tetapi pasukan Palang Merah belum bergerak, sebab mungkin musuh atau lawan belum pergi dari tempat bertempur. Mungkin lainnya “meletakkan senjata” saja untuk nanti tiba-tiba mulai lagi menembak.
Tetapi akhirnya mereka bertindak juga. Juga Mulyadi, yang sebenarnya kebetulan saja ada disitu. Ia turut membawa usungan. Ia bertindak atas nama perikemanusiaan. Dalam hal ini memeberikan pertolongan kepada yang perlu di tolong. Manusia menolong manusia.
(M.A Salmun, Masa Bergolak, Jakarta, Balai Pustaka, 1987)
Persamaan tema dalam kedua kutipan teks cerita sejarah tersebut adalah …
Melawan ketidakadilan dalam masyrakat.
Mensyukuri nikmat yang diberikan Tuhan.
Menghormati hak dan kepentingan orang lain
Menolong sesama atas nama perikemanusiaan.
Menghadapi suatu masalah dengan kepala dingin.
Ia ingat kepada pesan gurunya (ayahnya), “Pencak itu bukan untuk gagah-gagahan dan menindas kepada orang yang lebih lemah dari kita. Tetapi untuk membela diri kalau kita benar-benar terdesak dan terpaksa. Selama masih dapat menyelamatkan diri dengan jalan lain, jalan itulah yang kita pakai. Kalau sudah kehabisan akal dan putus langkah, nah, disitu barulah seada-ada yang kita dapat, dipergunakan.”
(M.A Salmun, Masa Bergolak, Jakarta, Balai Pustaka 1987)
Sudut pandang penulis dalam kutipan novel sejarah tersebut adalah …
Orang pertama pelaku sampingan.
Orang pertama pelaku utama
Orang ketiga pelaku sampingan
Orang ketiga serba tahu
Orang kedua serba tahu
Maka jadilah, Kiram, aku dan Jun bergerak di ujung pasukan. Ah Kiram masih seperti dulu: berani, sangat cekatan, dan lugas. Mungkin Kiram punya perasaan yang sama, ingin segera menembak musuh bebuyutan kami. Atau justru pamer keberanian. Dan bila hal itu yang akan dilakukan Kiram, ia berhasil. Ia berguling ke samping pada detik pertama terdengar tembakan pasukan musuh dari sebuah kilang penggergajian. Jun membalas tembakan detik itu, dan detik berikutnya perang pun membahana. Aku sempat beberapa kali menarik picu senjata. Namun tak lama kemudian aku merasa pundak dan belikatku panas. Lalu aku tak kuasa lagi mengerakkan tangan kananku. Tiba-tiba kepalaku terasa pening dan mataku berkunang-kunang.
(Ahmad Tohari, Lingkar Tanah Lingkar Air, Jakarta, Gramedia Pustaka Utama, 2019)
Watak tokoh Kiram digambakan melalui …
Tindakan tokoh Kiram
Perkataan tokoh Kiram
Pernyataan langsung oleh penulis
Pernyataan tokoh lain dalam cerita
Perkataan lewat bicara tokoh Kiram
Langit di timur mulai merona ketika kami mendekati sasaran dari tiga jurusan. Aku, Jun, dan Kiram sudah memberi penjelasan yang terinci tentang keadaan kompleks penggergajian kayu itu kepada tiga perwira yang akan memimpin penyergapan. Sebenarnya aku menyadari kedudukanku hanya sebagai pembantu dan penunjuk jalan. Namun entahlah dalam udara pagi yang dingin itu darahku terasa panas. Apalagi kulihat Kiram minta izin menjadi pendobrak pertahanan lawan. Aku dan Jun mengikuti Kiram.
(Ahmad Tohari, Lingkar Tanah Lingkar Air, Jakarta, Gramedia Pustaka Utama, 2019)
Latar waktu kejadian dalam kutipan novel sejarah tersebut adalah …
subuh
pagi
dini hari
sore
malam
