NEW
Font size
WorksheetsPH Argumentasi 1
Total questions: 20
Worksheet time: 3600secs
Bacalah teks berikut!
Energi Terbarukan: Indonesia Siap
Berdasarkan Persetujuan Paris, Indonesia ditarget bauran energi terbarukan 23% pada tahun 2025. Target itu pun akan terus meningkat menjadi 31% pada tahun 2050. Angka yang sudah dicapai Indonesia sekarang adalah sekitar 11,5%. Untuk mencapai bauran 23%, diperlukan 70% pembangkit listrik kita dari energi terbarukan. Pertanyaan kita, mampukah Indonesia mengejar target tersebut?
Pada tahun 2017 sudah ada 70 proyek pembangkit listrik energi baru dan terbarukan (EBT) yang telah menjalin kesepakatan kontrak jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) dan terus bertambah pada tahun-tahun berikutnya. Di sisi lain, Indonesia memiliki potensi yang besar dalam pengembangan energi terbarukan. Menurut data dari Badan Energi Terbarukan Internasional, Indonesia berpotensi untuk menghasilkan 716 GW energi dari solar photovoltaic (solar PV), hydropower, bioenergi, geoternal, tenaga gelombang laut, dan angin. Potensi tersebut tentu dapat dimanfaatkan secara maksimal. Pertumbuhan ekonomi kita juga tidak jelek dibandingkan dengan negara-negara lain yang pertumbuhannya lebih kecil bahkan ada yang minus. Pertumbuhan gross domestic product (GDP) rata-rata Indonesia diprediksikan 5,6% dari 2015−2050. Hal ini tentu merupakan pertumbuhan yang cukup menggembirakan.
Kenyataannya memang transisi pada energi terbarukan itu masih merupakan suatu tantangan besar. Penyebab pertama, keterbatasan lahan terbuka untuk pemanfaatan energi dari solar PV. Kedua, biaya investasi yang tinggi untuk pemanfaatan teknologi energi baru dan terbarukan. Walaupun demikian, tidak ada yang tidak bisa bila ada kemauan. Tantangan-tantangan tersebut tentu akan dapat terlampaui bila ada kemauan dan kerja keras pemerintah dan bangsa Indonesia pada umumnya.
Kita harus tetap optimistis menghadapi tantangan-tantangan di atas. Indonesia siap dengan target 23% bauran energi terbarukan pada tahun 2025 dan target 31% pada tahun 2050 akan dapat dicapai.
(Diolah dari berbagai sumber)
Ciri teks argumentasi yang tampak dari teks tersebut adalah ....
isi teks hasil imajinatif
memuat pernyataan umum dan khusus
informasi dalam teks merupakan pendapat umum
teks berfungsi mengkritik penulis
bahasa yang digunakan denotatif
Bacalah teks berikut.
Energi Terbarukan: Indonesia Siap
Berdasarkan Persetujuan Paris, Indonesia ditarget bauran energi terbarukan 23% pada tahun 2025. Target itu pun akan terus meningkat menjadi 31% pada tahun 2050. Angka yang sudah dicapai Indonesia sekarang adalah sekitar 11,5%. Untuk mencapai bauran 23%, diperlukan 70% pembangkit listrik kita dari energi terbarukan. Pertanyaan kita, mampukah Indonesia mengejar target tersebut?
Pada tahun 2017 sudah ada 70 proyek pembangkit listrik energi baru dan terbarukan (EBT) yang telah menjalin kesepakatan kontrak jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) dan terus bertambah pada tahun-tahun berikutnya. Di sisi lain, Indonesia memiliki potensi yang besar dalam pengembangan energi terbarukan. Menurut data dari Badan Energi Terbarukan Internasional, Indonesia berpotensi untuk menghasilkan 716 GW energi dari solar photovoltaic (solar PV), hydropower, bioenergi, geoternal, tenaga gelombang laut, dan angin. Potensi tersebut tentu dapat dimanfaatkan secara maksimal. Pertumbuhan ekonomi kita juga tidak jelek dibandingkan dengan negara-negara lain yang pertumbuhannya lebih kecil bahkan ada yang minus. Pertumbuhan gross domestic product (GDP) rata-rata Indonesia diprediksikan 5,6% dari 2015−2050. Hal ini tentu merupakan pertumbuhan yang cukup menggembirakan.
Kenyataannya memang transisi pada energi terbarukan itu masih merupakan suatu tantangan besar. Penyebab pertama, keterbatasan lahan terbuka untuk pemanfaatan energi dari solar PV. Kedua, biaya investasi yang tinggi untuk pemanfaatan teknologi energi baru dan terbarukan. Walaupun demikian, tidak ada yang tidak bisa bila ada kemauan. Tantangan-tantangan tersebut tentu akan dapat terlampaui bila ada kemauan dan kerja keras pemerintah dan bangsa Indonesia pada umumnya.
Kita harus tetap optimistis menghadapi tantangan-tantangan di atas. Indonesia siap dengan target 23% bauran energi terbarukan pada tahun 2025 dan target 31% pada tahun 2050 akan dapat dicapai.
(Diolah dari berbagai sumber)
Inti teks tersebut adalah ....
tantangan dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia
pesimisme dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia
optimisme dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia
target dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia
transisi dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia
Bacalah teks berikut.
Energi Terbarukan: Indonesia Siap
Berdasarkan Persetujuan Paris, Indonesia ditarget bauran energi terbarukan 23% pada tahun 2025. Target itu pun akan terus meningkat menjadi 31% pada tahun 2050. Angka yang sudah dicapai Indonesia sekarang adalah sekitar 11,5%. Untuk mencapai bauran 23%, diperlukan 70% pembangkit listrik kita dari energi terbarukan. Pertanyaan kita, mampukah Indonesia mengejar target tersebut?
Pada tahun 2017 sudah ada 70 proyek pembangkit listrik energi baru dan terbarukan (EBT) yang telah menjalin kesepakatan kontrak jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) dan terus bertambah pada tahun-tahun berikutnya. Di sisi lain, Indonesia memiliki potensi yang besar dalam pengembangan energi terbarukan. Menurut data dari Badan Energi Terbarukan Internasional, Indonesia berpotensi untuk menghasilkan 716 GW energi dari solar photovoltaic (solar PV), hydropower, bioenergi, geoternal, tenaga gelombang laut, dan angin. Potensi tersebut tentu dapat dimanfaatkan secara maksimal. Pertumbuhan ekonomi kita juga tidak jelek dibandingkan dengan negara-negara lain yang pertumbuhannya lebih kecil bahkan ada yang minus. Pertumbuhan gross domestic product (GDP) rata-rata Indonesia diprediksikan 5,6% dari 2015−2050. Hal ini tentu merupakan pertumbuhan yang cukup menggembirakan.
Kenyataannya memang transisi pada energi terbarukan itu masih merupakan suatu tantangan besar. Penyebab pertama, keterbatasan lahan terbuka untuk pemanfaatan energi dari solar PV. Kedua, biaya investasi yang tinggi untuk pemanfaatan teknologi energi baru dan terbarukan. Walaupun demikian, tidak ada yang tidak bisa bila ada kemauan. Tantangan-tantangan tersebut tentu akan dapat terlampaui bila ada kemauan dan kerja keras pemerintah dan bangsa Indonesia pada umumnya.
Kita harus tetap optimistis menghadapi tantangan-tantangan di atas. Indonesia siap dengan target 23% bauran energi terbarukan pada tahun 2025 dan target 31% pada tahun 2050 akan dapat dicapai.
(Diolah dari berbagai sumber)
Permasalahan yang diajukan penulis dalam teks tersebut adalah ....
Kapan Indonesia mampu mengejar target 23 persen bauran energi terbarukan?
Mengapa Indonesia harus mampu mengejar target 23 persen bauran energi terbarukan pada tahun 2023?
Mampukah Indonesia mengejar target 23 persen bauran energi terbarukan pada tahun 2023?
Bagaimana Indonesia mampu mengejar target 23 persen bauran energi terbarukan pada tahun 2023?
Sulitkah Indonesia mengejar target 23 persen bauran energi terbarukan pada tahun 2023?
Bacalah teks berikut.
Energi Terbarukan: Indonesia Siap
Berdasarkan Persetujuan Paris, Indonesia ditarget bauran energi terbarukan 23% pada tahun 2025. Target itu pun akan terus meningkat menjadi 31% pada tahun 2050. Angka yang sudah dicapai Indonesia sekarang adalah sekitar 11,5%. Untuk mencapai bauran 23%, diperlukan 70% pembangkit listrik kita dari energi terbarukan. Pertanyaan kita, mampukah Indonesia mengejar target tersebut?
Pada tahun 2017 sudah ada 70 proyek pembangkit listrik energi baru dan terbarukan (EBT) yang telah menjalin kesepakatan kontrak jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) dan terus bertambah pada tahun-tahun berikutnya. Di sisi lain, Indonesia memiliki potensi yang besar dalam pengembangan energi terbarukan. Menurut data dari Badan Energi Terbarukan Internasional, Indonesia berpotensi untuk menghasilkan 716 GW energi dari solar photovoltaic (solar PV), hydropower, bioenergi, geoternal, tenaga gelombang laut, dan angin. Potensi tersebut tentu dapat dimanfaatkan secara maksimal. Pertumbuhan ekonomi kita juga tidak jelek dibandingkan dengan negara-negara lain yang pertumbuhannya lebih kecil bahkan ada yang minus. Pertumbuhan gross domestic product (GDP) rata-rata Indonesia diprediksikan 5,6% dari 2015−2050. Hal ini tentu merupakan pertumbuhan yang cukup menggembirakan.
Kenyataannya memang transisi pada energi terbarukan itu masih merupakan suatu tantangan besar. Penyebab pertama, keterbatasan lahan terbuka untuk pemanfaatan energi dari solar PV. Kedua, biaya investasi yang tinggi untuk pemanfaatan teknologi energi baru dan terbarukan. Walaupun demikian, tidak ada yang tidak bisa bila ada kemauan. Tantangan-tantangan tersebut tentu akan dapat terlampaui bila ada kemauan dan kerja keras pemerintah dan bangsa Indonesia pada umumnya.
Kita harus tetap optimistis menghadapi tantangan-tantangan di atas. Indonesia siap dengan target 23% bauran energi terbarukan pada tahun 2025 dan target 31% pada tahun 2050 akan dapat dicapai.
(Diolah dari berbagai sumber)
Argumen-argumen kuat pada teks tersebut tedapat pada paragraf ....
1
2
3
4
3 dan 4
Bacalah kutipan teks berikut.
Salah satu kebutuhan yang sangat vital bagi manusia saat ini adalah energi, tidak terkecuali manusia Indonesia. Indonesia sebenarnya memiliki berbagai macam energi melimpah. Energi tersebut ada yang dapat diperbarui, seperti energi air, matahari, angin, biomassa, panas bumi dan energi laut. Adapula energi yang tidak dapat diperbarui, seperti minyak bumi, gas alam, batu bara dan kandungan energi nuklir pada uranium dan thorium. Energi yang dapat diperbarui (renewable energy) ini memiliki kelebihan dibandingkan dengan energi yang tidak dapat diperbarui (nonrenewable energy). Energi tersebut tidak akan pernah habis dan ramah lingkungan, karena tanpa polusi lingkungan. Energi fosil adalah energi yang akan habis jika dipakai terus-menerus dan menghasilkan polusi. Namun, energi ini memiliki kelebihan yakni menghasilkan energi yang lebih besar.
Walaupun kaya akan energi terbarukan, kenyataannya Indonesia masih bergantung pada energi yang tidak dapat diperbarui, seperti minyak bumi, batu bara, dan gas alam sebagai sumber kebutuhan energi. Sekarang ini, sedang diusahakan pengoptimalan penggunaan energi terbarukan yang tertuang pada Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Pasal 11 ayat 2 yang menjelaskan tentang Prioritas Pengembangan Energi Nasional sebagai berikut:
- Memaksimalkan penggunaan energi terbarukan dengan memperhatikan tingkat keekonomian.
- Meminimalkan penggunaan minyak bumi.
- Memanfaatkan gas bumi dan energi baru.
- Menggunakan batu bara sebagai andalan pasokan energi nasional.
(Diolah dari berbagai sumber)
Penggalan teks tersebut dalam struktur teks argumentasi termasuk ....
pendahuluan
tubuh argumen
simpulan
pendahuluan dan tubuh argumen
tubuh argumen dan simpulan
Bacalah kutipan teks berikut.
Salah satu kebutuhan yang sangat vital bagi manusia saat ini adalah energi, tidak terkecuali manusia Indonesia. Indonesia sebenarnya memiliki berbagai macam energi melimpah. Energi tersebut ada yang dapat diperbarui, seperti energi air, matahari, angin, biomassa, panas bumi dan energi laut. Adapula energi yang tidak dapat diperbarui, seperti minyak bumi, gas alam, batu bara dan kandungan energi nuklir pada uranium dan thorium. Energi yang dapat diperbarui (renewable energy) ini memiliki kelebihan dibandingkan dengan energi yang tidak dapat diperbarui (nonrenewable energy). Energi tersebut tidak akan pernah habis dan ramah lingkungan, karena tanpa polusi lingkungan. Energi fosil adalah energi yang akan habis jika dipakai terus-menerus dan menghasilkan polusi. Namun, energi ini memiliki kelebihan yakni menghasilkan energi yang lebih besar.
Walaupun kaya akan energi terbarukan, kenyataannya Indonesia masih bergantung pada energi yang tidak dapat diperbarui, seperti minyak bumi, batu bara, dan gas alam sebagai sumber kebutuhan energi. Sekarang ini, sedang diusahakan pengoptimalan penggunaan energi terbarukan yang tertuang pada Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Pasal 11 ayat 2 yang menjelaskan tentang Prioritas Pengembangan Energi Nasional sebagai berikut:
- Memaksimalkan penggunaan energi terbarukan dengan memperhatikan tingkat keekonomian.
- Meminimalkan penggunaan minyak bumi.
- Memanfaatkan gas bumi dan energi baru.
- Menggunakan batu bara sebagai andalan pasokan energi nasional.
(Diolah dari berbagai sumber)
Berikut yang termasuk kelebihan energi terbarukan adalah ....
ramah lingkungan
habis bila dipakai terus-menerus
menimbulkan polusi
menghasilkan energi yang besar
mudah memanfaatkannya
Bacalah kutipan teks berikut.
Salah satu kebutuhan yang sangat vital bagi manusia saat ini adalah energi, tidak terkecuali manusia Indonesia. Indonesia sebenarnya memiliki berbagai macam energi melimpah. Energi tersebut ada yang dapat diperbarui, seperti energi air, matahari, angin, biomassa, panas bumi dan energi laut. Adapula energi yang tidak dapat diperbarui, seperti minyak bumi, gas alam, batu bara dan kandungan energi nuklir pada uranium dan thorium. Energi yang dapat diperbarui (renewable energy) ini memiliki kelebihan dibandingkan dengan energi yang tidak dapat diperbarui (nonrenewable energy). Energi tersebut tidak akan pernah habis dan ramah lingkungan, karena tanpa polusi lingkungan. Energi fosil adalah energi yang akan habis jika dipakai terus-menerus dan menghasilkan polusi. Namun, energi ini memiliki kelebihan yakni menghasilkan energi yang lebih besar.
Walaupun kaya akan energi terbarukan, kenyataannya Indonesia masih bergantung pada energi yang tidak dapat diperbarui, seperti minyak bumi, batu bara, dan gas alam sebagai sumber kebutuhan energi. Sekarang ini, sedang diusahakan pengoptimalan penggunaan energi terbarukan yang tertuang pada Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Pasal 11 ayat 2 yang menjelaskan tentang Prioritas Pengembangan Energi Nasional sebagai berikut:
- Memaksimalkan penggunaan energi terbarukan dengan memperhatikan tingkat keekonomian.
- Meminimalkan penggunaan minyak bumi.
- Memanfaatkan gas bumi dan energi baru.
- Menggunakan batu bara sebagai andalan pasokan energi nasional.
(Diolah dari berbagai sumber)
Berikut ini yang termasuk kelebihan energi tak terbarukan adalah ....
ramah lingkungan
habis bila dipakai terus-menerus
menimbulkan polusi
menghasilkan energi yang besar
mudah memanfaatkannya
Bacalah kutipan teks berikut.
Salah satu kebutuhan yang sangat vital bagi manusia saat ini adalah energi, tidak terkecuali manusia Indonesia. Indonesia sebenarnya memiliki berbagai macam energi melimpah. Energi tersebut ada yang dapat diperbarui, seperti energi air, matahari, angin, biomassa, panas bumi dan energi laut. Adapula energi yang tidak dapat diperbarui, seperti minyak bumi, gas alam, batu bara dan kandungan energi nuklir pada uranium dan thorium. Energi yang dapat diperbarui (renewable energy) ini memiliki kelebihan dibandingkan dengan energi yang tidak dapat diperbarui (nonrenewable energy). Energi tersebut tidak akan pernah habis dan ramah lingkungan, karena tanpa polusi lingkungan. Energi fosil adalah energi yang akan habis jika dipakai terus-menerus dan menghasilkan polusi. Namun, energi ini memiliki kelebihan yakni menghasilkan energi yang lebih besar.
Walaupun kaya akan energi terbarukan, kenyataannya Indonesia masih bergantung pada energi yang tidak dapat diperbarui, seperti minyak bumi, batu bara, dan gas alam sebagai sumber kebutuhan energi. Sekarang ini, sedang diusahakan pengoptimalan penggunaan energi terbarukan yang tertuang pada Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Pasal 11 ayat 2 yang menjelaskan tentang Prioritas Pengembangan Energi Nasional sebagai berikut:
- Memaksimalkan penggunaan energi terbarukan dengan memperhatikan tingkat keekonomian.
- Meminimalkan penggunaan minyak bumi.
- Memanfaatkan gas bumi dan energi baru.
- Menggunakan batu bara sebagai andalan pasokan energi nasional.
(Diolah dari berbagai sumber)
Inti teks tersebut adalah ....
Indonesia masih bergantung pada energi tak terbarukan
Indonesia segera meninggalkan energi tak terbarukan
Indonesia kaya terhadap energi terbarukan maupun tak terbarukan
Indonesia membutuhkan banyak energi terbarukan
Indonesia tidak akan kehabisan sumber energi tak terbarukan
Perhatikan judul karya ilmiah berikut!
1) Peningkatan Kemampuan Membaca Siswa Kelas XI MAN 2 Kota Kediri dengan Mengembangkan Peta Pikiran
2) Peningkatan Kemampuan Berbicara Siswa Kelas XI MAN 2 Kota Kediri Menggunakan Media Bermain Peran
3) Peningkatan Kemampuan Menulis Cerpen Siswa Kelas XI MAN 2 Kota Kediri dengan Model Pembelajaran Kontekstual
4) Peningkatan Kemampuan Menulis Cerita Siswa Kelas XI MAN 2 Kota Kediri Menggunakan Media Komik
5) Peningkatan Kemampuan Bermain Drama Siswa Kelas XI MAN 2 Kota Kediri Dengan Media Bermain Peran
Kesalahan penulisan judul karya ilmiah ditunjukkan oleh judul berangka ....
1)
2)
3)
4)
5)
Penulisan judul karya ilmiah yang tidak tepat adalah ....
Pola Pemakaian Bahasa Siswa Banyumas Di Kota Kediri
Penggunaan Alih Kode dan Campur Kode di Pasar Paing
Penggunaan Bahasa Kasar dalam Lawakan Bambang Rabies
Basa-Basi dalam Interaksi Antarpedagang di Pasar Bandar
Sarkasme dan Canpur Kode dalam Film ”Punk in Love”
Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
1) Prof. Drs. Yohanes Surya, M.Sc., Ph.D, merupakan fisikawan terbaik Indonesia.
2) Ida Suryani Mardiana, S.Pd. bekerja sebagai guru di MAN 2, Kota Kediri.
3) Ir. Soekarno dikenal sebagai salah satu orator andal yang pernah dimiliki Indonesia.
4) Kepala SMA Pengasih, Suradi, M.Pd. dikenal sebagai pribadi yang menyenangkan.
5) Prof. Dr. Soetrisna Wibawa, M.Pd. merupakan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta.
Penggunaan ejaan berupa gelar yang salah terdapat pada kalimat berangka ....
1)
2)
3)
4)
5)
Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
1) Dimana kita dapat membeli sepatu merek Vinsel?
2) Sepatu merek Vinsel dapat dibeli di Mahamode.
3) Stepanus dan Bahtiar akan pergi ke Mahamode.
4) Mereka berangkat dari rumah pukul dua siang.
5) Di Mahamode mereka membeli sepatu merek Vinsel.
Penulisan yang tidak tepat kata depan ditunjukkan oleh kalimat berangka ....
1)
2)
3)
4)
5)
Cermati paragraf berikut!
Gula selalu dianggap sebagai penyebab diabetes. [ ... ] ternyata gula bukan penyebab utama dari penyakit itu. Menurut Ketua Umum Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI). Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD. KEMD., faktor utama penyebab diabetes adalah gaya hidup [ ... ] kebiasaan berolahraga. Kedua faktor tersebut mengiringi faktor genetika yang menjadi penyebab utma diabetes.
Disadur dari: https://sains.kompas.com., 12 November 2019
Konjungsi yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah ....
bahkan, dan
namun, dan
namun, atau
bahkan, atau
malahan, dan
Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
1) Wilayah yang dalam indikator pencapaian pembangunan infrastruktur, ekonomi, dan kultural relatif tertinggal dibanding wilayah barat.
2) Buku Dari Timur menjadi bukti nyata kecintaan penulis pada sastra.
3) Bukti nyata perayaan intelektual dari wilayah timur Indonesia.
4) Dari Timur mencerminkan semangat penulis memperkenalkan karya sastra dari Indonesia di bagian timur.
5) Uniknya, wilayah itu selalu disebut-sebut sebagai wilayah yang mengandung potensi sastra yang besar.
Disadur dari: https://radarmadura.jawapos.com. 12 November 2019
Urutan kalimat yang tepat agar menjadi paragraf ulasan yang padu adalah ....
2)-1)-3)-4)-5)
2)-1)-4)-3)-5)
2)-3)-1)-4)-5)
2)-3)-4)-1)-5)
2)-4)-3)-1)-5)
Cermati paragraf berikut!
1) Semakin padat aktifitas yang Anda lakukan, kinerja organ tubuh semakin meningkat. 2) Apalagi Anda melakukan kegiatan tersebut dilakukan di bawah terik matahari. 3) Panas matahari membuat cairan tubuh Anda berkurang. 4) Oleh karena itu, Anda harus menjaga keseimbangan cairan tubuh. 5) Anda perlu mengganti cairan tersebut agar tidak dehidrasi.
Disadur dari: https://nationalgeograpihic.grid.id, 12 November 2019
Kalimat yang menggunakan kata tidak baku ditunjukkan oleh kalimat berangka .
1)
2)
3)
4)
5)
Perhatikan paragraf berikut!
1) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan Jateng akan mengalami masa kemarau ekstrem lebih lama pada 2019. 2) Musim kemarau pada 2019 akan 20 hari lebih lama dibandingkan tahun lalu. 3) BMKG memperkirakan hujan baru akan turun pada minggu kedua Desember. 4) Akan terjadi di lebih dari separuh luas Jateng. 5) Diperkirakan 63% wilayah Jateng akan mengalami kemarau ekstrem pada akhir tahun 2019.
Disadur dari: https://www.mongabay.co.id., 12 November 2019
Kalimat yang tidak tepat dalam paragraf tersebtu ditunjukkan kalimat berangka ....
1)
2)
3)
4)
5)
Cermati paragraf berikut!
Dusun Bondan di Cilacap baru mendapat pasokan [ … ] listrik pada 2017. Ketika itu Pertamina Refinery Unit IV Cilacap menghadirkan Energi Mandiri Tenaga Surya dan Angin (Emas Bayu) di sana. [ … ] ini memadukan panel surya dan kincir angin. Aliran listrik diharapkan tidak hanya [ … ] memberi penerangan kepada warga Dusun Bondan. Aliran listrik tersebut diharapkan mampu memajukan Dusun Bondan yang selama ini tertinggal.
Disadur dari: https://nationalgeographic.grid.id., 12 November 2019
Kata baku yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ….
enerji, teknologi, sekedar
energi, tehnologi, sekadar
enerji, tehnologi, sekadar
energi, teknologi sekedar
energi, teknologi, sekadar
Bacalah paragraf berikut!
Philips Morris Internasional (PMI) mencoba menerapkan kesetaraan [ … ] di perusahaan mereka. Mereka ingin meningkatkan keterwakilan perempuan dalam peran [ … ] di perusahaan. Diharapkan akan ada 40 [ … ] pekerja perempuan di perusahaan tersebut pada 2020.
Disadur dari: https://www.kompas.com. 12 November 2019
Kata serapan yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ….
jender, managemen, persen
gender, manajemen, persen
gender, managemen, prosen
jender, manajemen, persen
gender, manajemen, prosen
Pahami paragraf berikut!
Sebanyak 118 bidang tanah di bantaran Kali Ciliwung belum dibayar sampai November 2019. Kondisi tersebut terjadi karena adanya defisit pendapatan DKI Jakarta tahun ini. Akibatnya, proyek normalisasi Kali Ciliwung tertunda. Rencananya realisasi pembebasan sebanyak 118 lahan tersebut akan dilanjutkan pada 2020.
Kata berimbuhan yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ….
pendapatan, bertunda, pembebasan
pendapatan, tertunda, pembebasan
pendapatan, tertunda, membebaskan
pendapatan, menunda, membebaskan
pendapatan, bertunda, membebaskan
Perhatikan paragraf berikut!
Sianosis merupakan kondisi [ … ] pada kulit bayi. Kondisi ini harus segera ditangani. Jangan biarkan kondisi ini berlangsung sampai [ … ]. Dokter harus [ … ] menangani pasien dengan kasus ini. Penanganan yang tepat memungkinkan bayi dapat selamat.
Disadur dari: https://www.alodokter.com, 12 November 2019
Kata ulang berimbuhan yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ….
kebiru-biruan, sehari-hari, kehati-hatian
kebiru-biruan, sehari-hari, berhati-hat
kebiru-biruan, berhari-hari, berhati-hati
kebiru-biruan, berhari-hari, kehati-hatian
kebiru-biruan, sehari-hari, keberhati-hatian
