Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Menikmati cerita sejarah

Total questions: 10

Worksheet time: 18mins

Name
Class
Date
1.

Kala itu tahun 1309, Segenap rakyat berkumpul di alun-alun Kerajaan Majapahit. Semua berdoa, apapun warna agamanya, apakah Siwa, Buddha, maupun Hindu. Semua arah perhatian ditujukan dalam satu pandang, ke Purawaktra yang tidak dijaga terlampau ketat.


Penggalan teks novel sejarah di atas mengandung nilai ….

a)

estetis

b)

sosial

c)

agama

d)

budaya

e)

moral

2.

Di antara para Ibu Ratu yang terpukul hatinya, hanya ibu ratu Rajapatni Biksuni Gayatri yang bisa berpikir sangat tenang.


Makna kata kias yang digunakan penulis untuk membangkitkan imajinasi pembaca dalam teks novel sejarah di atas adalah ….

a)

sangat kecewa

b)

sangat muram

c)

sangat berduka

d)

sangat sedih

e)

sangat menderita

3.

Dan bila orang mendarat dari pelayanan entah dari jauh entahlah dekat, ia akan berhenti di suatu tempat beberapa puluh langkah dari dermaga. Ia akan mengangkat sembah di hadapannya berdiri Sela Baginda, sebuah tugu batu berpahat dengan prasasti peninggalan Sri Airlangga. Bila ia meneruskan langkahnya, semua saja jalanan besar yang dilaluinya, jalanan ekonomi sekaligus militer. Ia akan selalu berpapasan dengan pribumi yang berjalan tenang tanpa gegas, sekalipun di bawah matari terik.

(Pramudya Ananta Toor, Mangir)


Nilai yang terkandung dalam penggalan teks novel sejarah tersebut adalah ….

a)

nilai sosial

b)

nilai budaya

c)

nilai estetis

d)

nilai moral

e)

nilai agama

4.

Cermati penggalan novel cerita sejarah berikut ini!

Gajah Mada telah mendapat invormasi penting tentang akan adanya mekar. Telik sandi tak dikenal terus menyalurkan beberapa keterangan penting dengan menggunakan kata sandi hingga Gajah Mada dan pasukan Bahayangkaranya yang hanya berjumlah tak lebih dari dua puluh orang, berhasil menyelamatkan Raja yang terus diburu. Gajah Mada harus menyelamatkan Jayanegara hingga ke Bedander (Bojonegoro). Gajah Mada dan pasukan Bahayangkara selanjutnya menyerang balik dan berhasil mengjungkalkan Ra Kuti dari dhampar yang bukan haknya.


Kata yang bercetak miring pada teks di atas tidak baku, yang betul adalah …

a)

inpormasi, makar, bhayangkara

b)

invormasi, makar, bhayangkara

c)

informasi, mekar, bhayangkara

d)

informasi, makar, bhayangkara

e)

informasi, makar, bhayangkari

5.

Perhatikan kalimat berikut ini!

Hamin adalah siswa tauladan di sekolah kami. Selain aktif pada kegiatan OSIS di sekolah, dia juga aktif pada kegiatan social mengikuti jejak kakeknya. Setelah lulus SMA, Hamin akan melanjutkan kuliah di Universitas Indonesia mengambil jurusan psychologie sesuai dengan sifatnya yang suka membantu memecahkan masalah-masalah teman-temannya.


Istilah yang tepat untuk memperbaiki kata bercetak miring dalam paragraf tersebut adalah ...

a)

Tauladan, sosial, psikologi

b)

Teladan, sosialisasi, psycologi

c)

Teladan, sosial, psikologi

d)

Tauladan, sosialisasi, psikhologi

e)

Toladan, sosial, psikolog

6.

Cermati paragraf berikut!


Dulu waktu di SMA dia dikenal pendiam. Akan tetapi, sekarang dia malah menjadi aktif kampus di perguruan tinggi tempat dia berkuliah. Karena itu, dia dikenal di

kalangan mahasiswa dan dosen.


Perbaikan yang tepat untuk istilah yang bercetak miring pada paragraf tersebut adalah ….

a)

Aktivitas

b)

Aktivis

c)

Aktivisme

d)

Aktifitas

e)

Aktifis

7.

Perhatikanlah kutipan berikut!

Di antara para Ibu Ratu yang terpukul hatinya, hanya ibu ratu Rajapatni Biksuni Gayatri yang bisa berpikir sangat tenang.


Makna kata kias yang digunakan penulis untuk membangkitkan imajinasi pembaca dalam teks novel sejarah di atas adalah …

a)

sangat kecewa

b)

sangat muram

c)

sangat berduka

d)

sangat sedih

e)

sangat menderita

8.

Penggalan teks berikut!


Dan bila orang mendarat dari pelayanan entah dari jauh entahlah dekat, ia akan berhenti di suatu tempat beberapa puluh langkah dari dermaga. Ia akan mengangkat sembah di hadapannya berdiri Sela Baginda, sebuah tugu batu berpahat dengan prasasti peninggalan Sri Airlangga. Bila ia meneruskan langkahnya, semua saja jalanan besar yang dilaluinya, jalanan ekonomi sekaligus militer. Ia akan selalu berpapasan dengan pribumi yang berjalan tenang tanpa gegas, sekalipun di bawah matari terik.


(Pramudya Ananta Toor, Mangir)


Nilai yang terkandung dalam penggalan teks novel sejarah tersebut adalah …

a)

nilai sosial

b)

nilai budaya

c)

nilai estetisilai

d)

nilai moral

e)

nilai agama

9.

Walaupun hari hampir pukul tujuh pagi, tetapi di pelabuhan Teluk Bayur belum terang benar. Di tempat-tempat yang tersembunyi, di bawah-bawah pohon kayu masih gelap. Beberapa pekerja yang berjalan menuju pelabuhan untuk mencari nafkahnya kelihatan masih terselubung kain sarung supaya jangan ditimpa angin pagi yang sangat sejuk. (Siti Nurbaya, Marah Rusli)


Latar yang digambarkan dalam kutipan di atas adalah ….

a)

a. keadaan pelabuhan di pagi hari

b)

b. suasana petang di sebuah pelabuhan

c)

c. suasana pagi di kawasan hutan

d)

d. suasana kegelapan di bawah pohon kayu

e)

e. kesejukan di sebuah desa

10.

Saat itu aku dihadapkan pada suatu dilema, apakah aku akan mendekatinya dan terus terang mengatakan kepadanya siapa aku ini sebenarnya atau tetap begini saja seterusnya. Semenjak aku menjadi mandor kebun, aku tidak pernah lagi berhubungan dengan Mas Sudibyo.


Watak tokoh “Aku” yang terlihat dalam penggalan novel tersebut adalah ….

a)

a. egois

b)

b. ceroboh

c)

c. lemah

d)

d. peragu

e)

e. penyabar