NEW
Font size
WorksheetsPRETEST / POST TEST SISTEM PENGAPIAN KONVENSIONAL
Total questions: 20
Worksheet time: 8mins
komponen pada sistem pengapian yang berfungsi Merubah arus primer menjadi arus skunder bertegangan Tinggi adalah
baterai
kondensor
koil
distributor
rotor
Platina pada sistem pengapian konvensionl berfungsi sebagai
Memutus Primery koil
Memutus Secondery koil
Menyimpan Arus
Menaikkan tegangan
Menurunkan tegangan
Sudut dwell adalah
sudut mulai buka sampai buka kembali tonjolan berikutnya
mulai platina menutup sampai menutup kembali
Sudut mulai platina buka sampai menutup kembali
lama platina membuka
lama platina menutup
Untuk memajukan waktu pengapian, pada sistem pengapian berdasarkan beban mesin di lengkapi dengan
GOvernor advancer
Centrifugal advancer
Vacuum advancer
Weight advancer
Governor weight
Untuk memajukan waktu pengapian, pada sistem pengapian berdasarkan putaran mesin di lengkapi dengan
Governor advancer
Centrifugal advancer
Vacuum advancer
Weight Advancer
Governor weight
Apabila celah kontak point besar maka sudut dwell
Besar
Kecil
Tetap
Berubah
Semua jawaban salah
Berikut adalah urutan kerja dalam sistem pengapian konvensional yang benar adalah
Bateray – kunci kontak – resistor – coil – distributor – busi
Bateray – fuse – kunci kontak – coil – distributor –kabel tegangan tinggi- busi
Bateray – fuse – resistor – coil – distributor –kabel tegangan tinggi - busi
Bateray – kunci kontak – fuse – resistor – coil – distributor - busi
Bateray – kunci kontak – coil – distributor – kabel tegangan tinggi – busi
Alat untuk mengukur sudut pengapian adalah
Tacho meter
Hydro meter
Dwell tester
Multi tester
Timing Light
Alat untuk mengukur waktu pengapian adalah
Tacho meter
Hydro meter
Dwell tester
Multi tester
Timing light
Pada prosedur pemeriksaan gambar di bawah, maka harga standart pengukurannya adalah ….
< 25 KΩ
> 25 KΩ
10,7 KΩ – 14,5 KΩ
3,7 KΩ – 18,5 KΩ
Kontak poin pada platina yang tepat ditunjukkan pada gambar…..
Prosedur pemeriksaan gambar di bawah merupakan prosedur untuk pemeriksaan …..
governor advancer
vacuum advancer
contact breaker
rotor coil
Hasil dari pengukuran tahanan koil dengan internal resistor di bawah adalah ….
1,3 W – 1,6 Ω
1,5 W – 1,9 Ω
10,7 KW – 14,5 KΩ
13,7 KW – 18,5 KΩ
Pada umumnya hasil pemeriksaan dari gambar di bawah mencapai …..
< 200 sebelum TMA
> 200 sesudah TMA
50 – 100 sebelum TMA
50 – 100 sesudahTMA
Type busi sebelah kanan pada gambar, adalah
Busi NGK
Busi terbakar
Busi Panas
Busi dingin
Apakah penyebab gangguan bila isolator dan elektroda sangat kotor oleh endapan serta berwarna coklat muda atau hitam ?
Campuran bahan bakar gemuk
Koil pengapian lemah
Isolator kabel busi bocor
Seal katup aus
Campuran bahan bakar kurus
Berdasarkan grafik gambar di bawah, pernyataan yang tepat adalah ....
Semakin tinggi putaran mesin semakin kecil arus yang mengalir melalui primer koil
Semakin tinggi putaran mesin semakin besar arus yang mengalir melalui primer koil
Besar sudut dwell tidak mempengaruhi besar arus listrik, hanya berpengaruh terhadap saat pengapian
Resistor koil yang tidak terpasang semakin bagus karena arus primer menjadi besar dan api busi besar
Koil pengapian jenis tanpa resistor sangat baik karena arus kecil sehingga koil awet
Gambar di bawah merupakan pemeriksaan kabel sistem pengapian konvensional. Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan voltmeter. Probe positif dihubungkan ke terminal positif dan probe negatif ke masa atau bodi dengan posisi kontak ON tegangan voltmeter = 0 V. Apakah interprestasi saudara berdasarkan hasil tersebut?
Kontak pemutus arus hubung singkat
Kontak pemutus arus kotor
Kunci kontak kotor atau putus
Sistem pengapian kondisi normal
Kunci kontak hubung singkat
Pada sistem pengapian berfungsi untuk menghubungkan dan memutus arus listrik dari bateri ke kumparan primer koil pengapian yaitu ....
Pada sistem pengapian komponen yang berfungsi untuk menaikkan tegangan baterai sebesar 12 volt menjadi tegangan tinggi kira-kira 5.000 sampai 25.000 volt yaitu ....
