NEW
Font size
WorksheetsQUIS SEJARAH INDONESIA
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Sistem pemerintahan Indonesia pada masa awal kemerdekaan menagalami perubahan dari sistem presidensial menjadi parlementer. Kondisi tersebut ditandai dengan peristiwa....
pergantian UUD 1945 menjadi ketetapan UUD RIS pada 1949
pembubaran Republik Indonesia Serikat pada 17 Agustus 1950
penetapan maklumat KNIP Nomor 5 Tanggal 11 November 1945
perpindahan ibu kota negara ke Yogyakarta pada 14 Januari 1946
penetapan Maklumat No or X pada 16 Oktober 1945 oleh Mohammad Hatta
Pada 18-24 April 1955 Indonesia berhasil menyelenggarakan Konfrerensi Asia-Afrika (KAA) di Bandung, Jawa Barat. Penyelenggaraan konferensi tersebut terjadi pada masa pemerintahan....
Kabinet Natsir
Kabinet Wilopo
Kabinet Sukiman
Kabinet Ali Sastroamidjojo I
Kabinet Burhanuddin Harahap
Pada masa pemerintahan Kabinet X, PNI memilih menjadi partai oposisi karena....
PNI berhasil meraih suara terbanyak dalam penyelenggaraan pemilu 1955
kabinet belum berhasil menngembalikan wilayah Irian Barat ke Indonesia
A.H Nasution diangkat sebagai KSAD untuk menyelesaikan permasalahan dalam tubuh TNI
tuntutan PNI untuk menunjuk sendiri orang-orang yang duduk dalam kabinet tidak disetujui
kabinet membatalkan hasil KMB yang berkaitan dengan utang-utang Indonesia terhadap Belanda
Permasalahan-permasalahan yang muncul pada masa pemerintahan Kabinet Sukiman ditunjukkan oleh kombinasi....
X1), X2), dan Y1)
X1), X3), dan Y2)
X2), X3), dan Y1)
X2), X3), dan Y2)
X3), Y1), dan Y3)
Kabinet ini dilantik Presiden Soekarno pada 20 Maret 1956. Koalisi partai politik yang pendukung pemerintahan kabinet ini ditunjukkan oleh pilihan....
PNI, Nu, Masyumi
PNI, Masyumi, Parkindo
NU, PSI, PBI
PRJ, PRS, Parkindo
NU, Permai, Masyumi
Kondisi politik Indonesia pada masa Demokrasi Liberal tidak stabil. Salah satu fakta yang menunjukkan ketidakstabilan politik pada masa itu adalah....
banyak partai politik peserta pemilu
terjadinya pergantian kabinet hingga tujuh kali
gagalnya perjuangan integrasi wilayah Irian Barat
diadakannya pemilu pada 1955 hingga dua tahap
munculnya PNI dan Masyumi sebagai partai besar
Pada masa pemerintahannya, Kabinet Wilopo menerapkan sistem zaken kabinet. Tujuan Wilopo menerapkan sistem tersebut dalam menjalankan pemerintahan adalah....
menghindari gesekan antara anggota kabinet dan partai oposisi
menerapkan sistem Demokrasi Pancasila dalam pemerintahan kabinet
mendukung seluruh kebijakan yang dicetuskan oleh Presiden Soekarno
mengakomodasi kepentingan partai politik dalam jalannya pemerintahan
menyelesaikan permasalahan bangsa tanpa mengutamakan kepentingan golongan tertentu
Pada pemilu pertama 1955 sebanyak 39 juta rakyat Indonesia dari 43.104.464 daftar pemilih tetap memberikan susaranya. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa....
partisipasi masyarakat pada pelaksanaan pemilu 1955 sangat tinggi
masyarakat menginginkan negara Indonesia sebagai negara Demokratis
kondisi masyarakat yang buta aksara tidak menghambat pelaksanaan pemilu
setiap pemilih dapat menggunakan hak pilihnya dengan bebas tanpa tekanan
masyarakat Indonesia sangat antusias menyambut pelaksanaan pemilu pertama
Pada masa Demokrasi Liberal partai-partai politik memiliki pengaruh signifikan dalam pemerintahan yang dijalankan parlemen. Kecendrungan partai- partai politik pada masa itu adalah....
mengutamakan pembangunan berbagai fasilitas publik
meningkatkan kerja sama antarpartai politik
mengutamakan kepentingan pribadi dan golongan tertentu
menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan partai
mengutamakan kepentingan partai daripada kepentingan bangsa
Pemilihan umum pertama Indonesia dilaksanakan pada 29 September 1955 dan 15 Desember 1955. Tujuan pemilihan umum tahap kedua adalah....
Menentukan anggota DPR
Menentukan anggota MPRS
Memilih anggota DPR-GR
Memilih anggota Konstituante
memilih Presiden dan wakil presiden
Pada 11 November 1945 Badan Pekerja (BP) KNIP mengeluarkan Pengumuman Nomor 5 tentang peralihan pertanggung jawaban menteri dan presiden kepada BP-KNIP. Dampak dikeluarkannya peraturan tersebut adalah....
Posisi Presiden Soekarno bergeser dari kepemimpinan nyata menjadi simbolis
Rakyat memiliki kesempatan berpartisipasi dalam menentukan kebijakan negara
Partai politik bebas mengeluarkan mosi tidak percaya kepada presiden dan parlemen
Kedudukan KNIP sebagai lembaga legislatif setara dengan presiden dan perdana menteri
Presiden Soekarno memiliki kekuasaan mutlak dan brsar sebagai pemimpin negara
Kabinet Sjahrir I menjalankan pemerintahan selama tiga bulan. Masa pemerintahan kabinet Sjahrir I tersebut hanya berjalan singkat karena....
kabinet memiliki sedikit suara di parlemen
partai politik menarik para menterinya dari kabinet
kelompok oposisi mengajukan mosi tidak percaya
PNI dan Masyumi merebutkan kursi dalam kabinet
kabinet kurang tegas dalam mengatasi gerakan separatis
Faktor-faktor yang melatarbelakangi penyerahan mandat Kabinet Natsir kepada Presiden Soekarno ditunjukkan oleh pilihan....
- Pertikaian antar kabinet dan parlemen karena penonaktifan DPRS.
- Penandatanganan Mutual Security Act ( MSA) dengan Amerika Serikat.
- Pertikaian antara kabinet dan parlemen karena penonaktifan DPRS.
- Kegagalan mewujudkan pemerintahan nasional dengan koalisi dari berbagai partai
- Kegagalan mewujudkan pemerintahan nasional dengan koalisi dari berbagai partai
- Penetapan Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1950 yang dinilai tidak demokratis.
- Pertikaian antara kabinet dan parlemen karena penonaktifan DPRS.
- Penetapan Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1950 yang dinilai tidak demokratis.
- Penandatanganan Mutual Security Act ( MSA) dengan Amerika Serikat.
- Penetapan Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1950 yang dinilai tidak demokratis.
Kabinet Wilopo resmi menjalankan pemerintahan sejak 30 Maret 1952. Kabinet injj sering disebut sebagai Zaken kabinet karena....
berbartisifasi aktif dalam kancah internasional
memberi dampak positif bagi dunia pendidikan
beranggotakan para menteri yang ahli di bidangnya
memberi perubahan positif dalam kehidupan bangsa
berorientasi meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Perhatikan gambar berikut !
Salah satu keberhasilan kabinet pada gambar adalah....
menyelenggarakan konferensi Asia-Afrika (KAA)
menyelesaikan masalah dalam tubuh TNI AD
mengatasi permasalahan tanah di Tanjung Morawa
menyusun program kerja yang dikenal dengan Pancakarya
mengatasi pergolakan yang mengarah pada gerakan separatis
Pasangan yang tepat antara periode dan kabinet yang berkuasa pada masa Demokrasi Liberal ditunjukkan oleh kombinasi....
X1)-Y1); X1)-Y2), dan X3)-Y1)
X1)-Y3); X2)-Y1), dan X3)-Y1)
X1)-Y1); X2)-Y3), dan X3)-Y2)
X1)-Y2); X2)-Y2), dan X3)-Y2)
X1)-Y3); X3)-Y2), dan X3)-Y3)
Perhatikan informasi berikut !
1) Kabinet ini resmi memerintah pada 12 Agustus 1955.
2) Kabinet ini menggantikan Kabinet Ali Sastroamidjojo I.
Prestasi kabinet sesuai informasi tersebut adalah....
menyelenggarakan Konferensi Asia-Afrika (KAA)
menyelenggarakan pemilihan umum pada 1955
menyusun program kerja yang dikenal dengan Pancakarya
mengatasi pergolakan yang mengarah pada gerakan separatis
membentuk panitia pemilihan umum yang diketuai oleh Hadikusumo
Pada 3 November 1945 Wakil Presiden Mohammad Hatta mengeluarkan maklumat pemerintah. Maklumat tersebut berisi tentang....
pembubaran partai politik
pembentukan partai politik
perintah penyelenggaraan pemilu
penyelenggaraan Musyawarah Nasional
pembentukan Partai Nasional Indonesia
Perhatikan nama-nama partai pada pemilu 1955 berikut!
1) PKI
2)Masyumi
3)PNI
4) Nahdlatul Ulama
Urutan perolehan suara pemilu anggota Konstituante pada 15 Desember 1955 dari paling banyak ditunjukkan oleh angka....
1)-2)-4)-3)
2)-4)-3)-1)
3)-1)-4)-2)
3)-2)-4)-1)
4)-3)-1)-2)
Pada 10 November 1956 Presiden Soekarno melantik 514 anggota Konstituante. Tugas Konstituante yang dibentuk pemerintah pada masa itu adalah....
menjalankan fungsi parlementer
merumuskan undang-undang baru
menyelenggarakan pemilihan umum
menyelenggarakan Musyawarah Nasional
mengatasi masalah krisis ekonomi
