wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ILMU TAFSIR XII

Total questions: 25

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

 Di dalam Al-Qur’an ada ayat yang dihapus atau dihilangkan dan menggantinya dengan yang   

    lain, hal tersebut ditegaskan oleh Allah swt di dalam ….

      a.  Q.S Al-Baqarah [2] : 106         c.  Q.S Ibrahim[14]:13

    b.  Q.S Hud [11]:34                       d.  Q.S Al-A’raf[7]:151                    e.  Q.S An-Nisa[4]:123

a)

a

b)

b

c)

c

d)

d

e)

e

2.

Perhatikan definisi nasakh menurut al-Zarqāni berikut ini: رَفْعُ الْحُكْمِ الشَّرْعِيِّ بِدَلِيْلٍ شَرْعِيٍّ

           Maksud dari kalimat yang digaris bawahi adalah….

           a. Nasakh           b. Mansukh           c. Nasikh           d. Al-Naqlu           e. Al-Izālah

a)

a

b)

b

c)

c

d)

d

e)

e

3.

 Berikut ini adalah persamaan pengertian nasakh secara etimologi yaitu….

           a.  Al-Tabdīl        b. At-Tafsīr            c. At-Taṣrīf       d. Al-Taqrīb          e. At-Targīb

a)

a

b)

b

c)

c

d)

d

e)

e

4.

 Pengertian nasakh secara terminologi adalah ....

           a. Memperbaiki hukum syar’i dengan dalil hukum syar’i yang lebih baik

           b. Menambah hukum syar’i yang telah ada dengan dalil hukum syar’i yang lebih baik

           c. Mengangkat hukum syar‘i dengan dalil hukum syar‘i yang lain

           d. Mencontoh hukum syar’i yang tidak sesuai dengan masanya dengan dalil hukum syar’i

   yang lebih baik

e. Memberikan hukum syar’i yang ada dengan dalil hukum syar’i yang lebih baik.

a)

a

b)

b

c)

c

d)

d

e)

e

5.

Kitab Manahilu al 'Irfan fi Ulumi al Qur'an adalah karya dari….

           a. Manna Qattan                                  c.  Al-Syaukani

           b. Muhammad Khudari Bek               d. Al-Zarqani                      e. Al-Zarkasyi           

a)

a

b)

b

c)

c

d)

d

e)

e

6.

Sumber dalil syar’i yang masuk aspek pembahasan nasikh dan mansūkh adalah ....

a. Al-Qur`an dan Ijtihad                       c. Ijma’ dan Ijtihad

b. Sunnah dan Qaul Sahabat              d. Al-Qur`an dan Sunnah              e. Ijma’ dan Sunnah

a)

a

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

7.

 Istilah Nasakh berlaku pada ….

    a. ayat yang mengandung hukum syari’at tidak pada ayat yang menjelaskan hukum akidah

    b. ayat yang mengandung hukum syari’at dan pada ayat yang menjelaskan hukum akidah

    c. ayat yang menjelaskan tentang hukum aqidah dan hukum tentang syari’at

    d. ayat yang mengandung hukum bermuamalah tidak pada ayat tentang hukum syari’at

    e. ayat yang mengandung hukum syari’at, hukum muamalah dan hukum tentang aqidah

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

8.

Dalil yang berlaku dalam menasakh (النَّاسِخُ ) harus dalil syar’i, yaitu ….

    a. Al-Qur’an                 c. Hadis                

    b. Qiyas                        d.  Al-Qur’an dan Hadis                     e. Ijma

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

9.

Di bawah ini adalah merupakan syarat-syarat berlakunya Nasakh menurut al-Zarqani, kecuali….     

            a. Hukum yang mansūkh (dihapus) adalah hukum syari’at bukan hukum yang berlaku  

                 abadi, seperti hukum aqidah;

            b. Dalil yang menasakh ( menghapus ) adalah dalil syar’i bukan dalil aqli (akal);

            c. Dalil yang menasakh ( menghapus ) datang setelah dalil hukum yang dihapus (tidak

                datang secara bersamaan);

            d. Antara dalil yang menasakh ( menghapus ) dan yang mansukh (dihapus) terdapat

                 pertentangan yang tidak dapat dikompromikan.

       e. Dalil yang mansukh (dihapus) datang setelah dalil hukum yang menghapus (menasakh)        

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

10.

 Secara umum, nasakh dibagi menjadi ….

             a. 4                    b. 5                     c. 6                      d.  7                    e.  8

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

11.

 Ulama bersepakat tentang adanya nasakh Al-Qur’an dengan Al-Qur’an. Pendapat ini   

                dikemukakan oleh ….

             a. Manna Qattan                                  c.  Al-Syaukani

             b. Muhammad Khudari Bek               d. Al-Zarqani                      e. Al-Zarkasyi  

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

12.

Di bawah ini yang bukan merupakan macam-macam nasakh, yaitu....

a. Nasakh Al-Qur`an dengan Al-Qur`an             d. Nasakh Sunnah dengan Al-Qur`an

             b. Naskh Al-Qur`an dengan Sunnah                   e. Naskh sunnah dengan sunnah

             c. Nasakh sunnah dengan Qiyas

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

13.

Dari segi bacaan dan hukumnya, ulama mengklasifikasikan nasakh ke dalam tiga bentuk, salah satu  

      di antaranya, adalah….

      a. Menghapus bacaan dan hukumnya secara bersamaan  

      b. Menghapus hukum dengan diganti hukum baru yang lebih ringan

      c. Menghapus hukum dengan diganti hukum baru yang sebanding  

      d. Menghapus hukum dengan diganti hukum baru yang lebih berat

 e. Menghapus hukum tanpa diganti dengan hukum lain

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

14.

 Contoh nasakh As-Sunnah dengan Al-Qur’an ( نَسْخُ السُّنَّةِ بِالْقُرْآنِ  ) di bawah ini, adalah ….

      a. Nabi Muhammad Saw. pernah melakukan salat dengan menghadap ke Baitul Maqdis  

           selama 16 bulan,Kemudian Sunnah ini dinasakh dengan QS. Al-Baqarah [2]: 144;

      b. Nabi Muhammad Saw. pernah melarang ziarah kubur, Kemudian hukum larangan tersebut dinasakh menjadi boleh

      c. Tentang iddah dan nafkah seorang istri yang dicerai mati suaminya berlaku selama satu tahun, ayat tersebut dinasakh dengan QS: Al-Baqarah [2] 234:

      d. QS. Al-Mujadilah [58]: 12 memerintahkan orang-orang beriman agar memberi sedekah kepada fakir miskin manakala hendak menemui Rasululla Saw. Hukum perintah memberikan sedekah tersebut dinasakh dengan QS. Al-Mujadilah [58]: 13;

      e.  Imam Malik berkata bahwa sepuluh kali susuan dinasakh dengan lima kali susuan begitu juga    

           bacaannya. Akan tetapi nasakh tersebut terjadi sesaat sebelum nabi wafat.

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

15.

15.  وَالَّذِيْنَ يُتَوَفَّوْنَ مِنْكُمْ وَيَذَرُوْنَ أَزْوَاجًا يَتَرَبَّصْنَ بِأَنْفُسِهِنَّ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا . Ayat tersebut di samping adalah contoh nasakh yang berkaitan dengan masalah….

      a.  Perpindahan qiblat                     c.  Saudara sesusuan                                          

      b.  Perintah bersedeqah                 d.   Ziarah kubur                      e.   Iddah

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

16.

Fungsi ḍlamīr sangatlah penting, diantaranya adalah ...

   a.  Meringkas suatu pembicaraan

   b.  Menunjukkan makna suatu kata

 c.  Menghilangkan kata-kata yang menjadikan bosan para pembaca

 d.  Menunjukkan keunggulan bahasa Arab diantara bahasa yang lain

 e.  Penuh dengan i’jaz dalam al-Qur`an

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

17.

  Penggunaan ism nakirah pada seperti QS.Al-Baqarah (2):96  وَلَتَجِدَنَّهُمْ أَحْرَصَ النَّاسِ عَلَى حَيَاةٍ mempunyai   

      fungsi untuk menunjukkan…..

 a. Satu .                                                                                                                             

 b. Macam

 c. Satu dan macam sekaligus

 d. Besar, mulia atau dahsyat

 e. Merendahkan, menghinakan atau meremehkan

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

18.

Maksud pengulangan kata الصّرَاط (QS al-Fātiḥah [1]:6-7) adalah….

 a. Pada umumnya menunjuk pada satu objek, konotasi yang sama yaitu kata yang pertama

 b. Kata kedua berbeda objek atau konotasi dengan yang pertama, meskipun ada kesamaan

 c. Kata yang kedua adalah hakikat yang pertama

 d. Tergantung pada qarīnah, terkadang qarīnah menunjukkan bahwa keduanya berbeda

 e. Tergantung pada qarīnah, terkadang qarīnah menunjukkan bahwa keduanya sama

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

19.

Di bawah ini kata yang selalu digunakan dalam bentuk jamak, kecuali….

        a. الْقَلْبُ   c. الْخَوْفُ     

b. الْكُوْبُ   d.  الْوَجْهُ     e.  اللُّبُّ

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

20.

  Amatilah potongan ayat berikut !

فَأَوْجَسَ فِي نَفْسِهِ خِيْفَةً

              Pada ayat di atas menunjukkkan bahwa madlul dhamir ….

a. Disebutkan sebelum d hamirnya

b. Disebutkan pada ayat dengan jelas

c. Tidak disebutkan secara jelas

d. Disebutkan setelah dhamirnya

e. Madlul dibuang karena diketahui

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

21.

  Perhatikan potongan ayat berikut !

وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِيْنٌ

Fungsi dhamir هُو  pada ayat di atas adalah….

a. Untuk memuliakan

b. Untuk mencela

c. Untuk menunjukkan makna tunggal

d. Untuk meringkas bahasa

e. Untuk menyembunyikan nama seseorang

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

22.

Qoshosh bentuk jamak dari kata qishshoh ( قصة) yang berarti….

a. Meringkas suatu pembicaraan

b. Mengulang kembali masa lalu  

c. Cerita dalam Al-Qur’an

d. Kisah yang terjadi masa lalu

e. Kisah ghaib

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

23.

Mashdar dari قَصَّ - يَقُصُّ  adalah ....

a. قَصَاصًا

b. قِصَاصًا

c.قِصَّةً

d.قَصَصٌ

e. قَاصّ

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

24.

 Di antara pembagian kisah-kisah dalam Al-Qur’an adalah al-qashashul ghuyub al-madhiyah yang berarti....

a. Kisah-kisah ghaib yang tidak pernah terjadi

b. Kisah-kisah ghaib yang akan terjadi

c. Kisah-kisah ghaib yang telah terjadi

d. Kisah-kisah ghaib yang diketahui oleh manusia

e. Kisah-kisah ghaib yang terjadi di akhirat

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

25.

kisah berikut ini yang tergolong kisah yang panjang adalah….

a.Kisah Nabi Nuh As.

b.Kisah Nabi Ibrahim As.

c.Kisah Nabi Musa As.

d.Kisah Nabi Yusuf As.

e.Kisah Nabi Luth As

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E