Font size
Worksheetsanbk kelas 5 2023
Total questions: 20
Worksheet time: 2hrs 36mins
Tema iklan tersebut adalah ....
kesehatan
keindahan
menjaga lingkungan
mengatasi polusi
Bunga Matahari dan Pertemuannya dengan Hangat
Ayahku sering dipanggil Pak Kebun. Ia orang yang ulet dan sabar. Terutama ketika merawatku. Ia sering bercerita mengenai bagaimana aku tumbuh. Suatu pagi, ia pernah menceritakan bagaimana aku lahir dari biji yang kecil. Kepalaku yang runcing ditancapkan di satu wadah yang bernama polybag. Di pagi yang lain, ia menceritakan bagaimana ia menungguku berkecambah hingga 10 senti atau memunculkan 4 helai daun. Selanjutnya aku dipindahkan ke tanah yang lebih luas.
Pernah suatu siang dia mengeluh sedikit mengenai susahnya aku diberi makan. Katanya aku harus disiram setiap hari. Rentan terhadap hama seperti fungi, serangga, dan bekicot. Aku harus ada dalam tanah campuran pupuk kandang. Perbandingannya yaitu 70% tanah, 30% pupuk kandang, dan tanah harus bekisar pH 6,0-7,5. Ribet deh katanya. Namun, ayah tetap sabar merawat dan menyayangiku tanpa kenal lelah.
Pengalaman berkesan adalah ketika ayah memperkenalkanku pada hangat. Pengalaman yang paling kuingat.
Kata ayahku, hangat adalah suatu hal yang patut disyukuri keberadaannya. Hangat merupakan kata yang muncul di doa-doanya setiap pagi. Kata ayah, aku akan mati jika hangat berubah menjadi panas maupun dingin. Tanpa hangat, aku tidak bisa hidup. Aku bertanya-tanya mengapa aku harus ada bersama hangat minimal 6-8 jam sehari. Ayah hanya tersenyum sambil memberi pupuk dan sedikit air untuk makan siang.
“Suatu saat nanti kamu akan mengerti. Untuk saat ini, sebut saja ia matahari,” begitu katanya.
Matahari, aku menyadari ada yang tumbuh dalam diriku setiap kamu datang memberi hangat. Menembus tanah dan daun basah, memberi makan. Mengangkat tunas-tunas, memekarkan bunga. Betapa senangnya aku.
Matahari, kamu baik hati. Hari-hari berlalu bagai angin. Selama itu pula kamu selalu ada bagaikan sahabat. Kamu mendengarkan aku menyerocos setiap hari. Tentang ini, tentang itu, tentang begini, begitu. Tak pernah sekalipun keberadaanmu ingin aku lewatkan. Aku selalu ingin mendekat. Ayah kadang tertawa melihatku mengikutimu kemanapun engkau pergi. Sedikit-sedikit menengok, melihat kanan-kiri, seakan aku bisa kehilanganmu sewaktu-waktu. Betapa dekatnya kita. Walau engkau di atas nun jauh di sana.
Matahari, terima kasih sudah menjagaku agar tetap ada. Tak terasa seratus hari lebih sudah kita lewati bersama. Kini aku sudah 160 cm, hampir setinggi ayahku. Daun-daunku berwarna hijau. Wajahku besar dihiasi mahkota kuning, mirip dengan warna hangat yang rutin kamu beri. Terima kasih sudah menemaniku dengan sabar selama ini. Mungkin di atas sana terasa sepi. Namun, aku harap kamu tahu bahwa di sini, aku dan teman-temanku mengucap syukur atas keberadaanmu setiap hari. Kami berlomba-lomba untuk mendapat kesempatan memandangmu sedikit lebih dekat. Terima kasih Matahari. Terima kasih Tuhan atas berkah yang diberikan pada kami, makhluk ciptaan-Mu.
Sumber:
https://gdm.id/cara-menanam-bunga-matahari/
https://www.bulirjeruk.com/2015/10/belajar-dari-bunga-matahari.html
https://kutanam.com/cara-menanam-bunga-matahari/
Bagaimana Pak Kebun menceritakan proses tumbuhnya Bunga Matahari?
Terlahir dari biji yang tidak terlalu kecil, tumpul, dan harus ditanam jauh di dalam tanah.
Terlahir dari biji yang tidak terlalu kecil, tumpul, dan harus ditanam jauh di dalam tanah.
Tidak harus selalu dijemur di bawah matahari karena Bunga Matahari tidak tahan panas.
Harus dipindahkan ke tanah yang lebih luas setelah berkecambah 10 senti atau muncul 4 helai daun.
Harus ada dalam tanah campuran pupuk kandang dengan perbandingan 70% pupuk kandang, 30% tanah.
Sesampainya di toko swalayan, Ardi langsung mengambil Keranjang belanjaan yang tersedia. Sambil membaca catatan barang yang harus dibeli, Ardi mengamati tiap rak barang dengan seksama. Diambilnya barang-barang yang dibutuhkan dan dimasukkan ke dalam keranjang belanjaan. Ia juga tidak lupa membaca tanggal kedaluwarsa pada kemasan makanan. Setelah mendapatkan semua barang yang dibutuhkan, Ardi pergi ke meja kasir untuk membayar barang-barang belanjaannya.
Informasi tersirat dari kalimat yang digaris bawahi dalam teks tersebut adalah ... .
Ardi ingin memastikan bahwa makanan tersebut masih layak untuk dikonsumsi
Ardi mencari informasi tentang lamanya makanan tersebut berada di toko swalayan
Ardi ingin mengetahui tanggal, bulan, dan tahun makanan tersebut diproduksi
Ardi mencari informasi tentang daya tahan makanan terhadap perubahan lingkungan.
Sesampainya di toko swalayan, Ardi langsung mengambil Keranjang belanjaan yang tersedia. Sambil membaca catatan barang yang harus dibeli, Ardi mengamati tiap rak barang dengan seksama. Diambilnya barang-barang yang dibutuhkan dan dimasukkan ke dalam keranjang belanjaan. Ia juga tidak lupa membaca tanggal kedaluwarsa pada kemasan makanan. Setelah mendapatkan semua barang yang dibutuhkan, Ardi pergi ke meja kasir untuk membayar barang-barang belanjaannya.
Pernyataan yang sesuai dengan isi teks tersebut adalah ... .
Ardi suka membeli produk Indofood
Ardi tidak perlu membaca tanggal kedaluwarsa barang yang diambil
Ardi membeli barang yang diinginkan
Ardi mengambil barang-barang yang dibutuhkan dan tidak lupa membaca tanggal kedaluwarsa barang tersebut
Sesampainya di toko swalayan, Ardi langsung mengambil Keranjang belanjaan yang tersedia. Sambil membaca catatan barang yang harus dibeli, Ardi mengamati tiap rak barang dengan seksama. Diambilnya barang-barang yang dibutuhkan dan dimasukkan ke dalam keranjang belanjaan. Ia juga tidak lupa membaca tanggal kedaluwarsa pada kemasan makanan. Setelah mendapatkan semua barang yang dibutuhkan, Ardi pergi ke meja kasir untuk membayar barang-barang belanjaannya.
Ide pokok teks bacaan tersebut adalah ... .
belanja di pasar
belanja di swalayan
mengamati harga barang
mencintai produk dalam negeri
Apa yang disampaikan dari isi poster itu?
Cara mandi tiga kali sehari
Cara menggosok gigi sebelum makan dan tidur
Cara menjaga kebersihan tubuh
Menurut poster itu, kapan waktu yang baik untuk menggosok gigi?
Setiap selesai makan
Setiap sebelum makan
Setiap sebelum tidur
Menurut kamu, mana judul yang paling cocok untuk tulisan itu?
Denah Menuju Taman Kota
Mencari Taman Kota
Denah Kota Kita
Perhatikan gambar pada teks. Apa yang ingin diceritakan penulis melalui gambar tersebut?
Bagaimana astronaut melayang.
Seperti apa tampilan langit ketika malam.
Cara menerbangkan pesawat ruang angkasa.
Pishi di Tengah Badai
Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Hindia. Pishi dan teman-temannya sangat bahagia hidup di Samudra Hindia, bersama 500 jenis makhluk laut lainnya.
Pishi dan teman-temannya sedang bermain ketika kapal nelayan datang. Semua ikan berpencar menyelamatkan diri. Pishi jadi sendirian. Lalu terjadi badai besar, lautan menjadi gelap hingga Pishi kehilangan arah. Ombak besar membawa Pishi ke bawah kapal nelayan. Pishi membentur kapal, perutnya jadi terluka.
Pishi harus segera mengobati lukanya. Pishi berenang mendekati pantai. Di sana ada rumah sakit alam. Pishi tidak bisa berenang dengan cepat karena bobot tubuhnya yang besar. Berat tubuh Pishi 900 kilo dan panjangnya 10 m.
Setelah jauh berenang, Pishi sangat senang melihat lampu mercusuar, itu tandanya Pishi sudah sampai di rumah sakit alam. Ikan-ikan kecil langsung mendekati Pishi, mereka membersihkan luka di perut Pishi. Beberapa hari kemudian luka Pishi pun sembuh. Pishi sangat berterima kasih pada ikan-ikan kecil yang merawatnya.
Ikan-ikan kecil itu memakan parasit dan jaringan kulit mati di tubuh ikan pari. Hubungan antara Pishi dan ikan-ikan kecil adalah hubungan yang saling menguntungkan. Tubuh ikan pari menjadi bersih, ikan-ikan kecil pun menjadi kenyang.
Perubahan apa yang dialami oleh Pishi pada akhir cerita?
Semua ikan berpencar menyelamatkan diri ketika kapal nelayan datang
Terjadi badai besar yang membuat lautan menjadi gelap dan Pishi kehilangan arah
Ikan-ikan kecil membersihkan luka di perut Pishi sampai lukanya sembuh
Pishi membentur kapal nelayan sehingga perutnya terluka.
Sesampainya di toko swalayan, Ardi langsung mengambil Keranjang belanjaan yang tersedia. Sambil membaca catatan barang yang harus dibeli, Ardi mengamati tiap rak barang dengan seksama. Diambilnya barang-barang yang dibutuhkan dan dimasukkan ke dalam keranjang belanjaan. Ia juga tidak lupa membaca tanggal kedaluwarsa pada kemasan makanan. Setelah mendapatkan semua barang yang dibutuhkan, Ardi pergi ke meja kasir untuk membayar barang-barang belanjaannya.
Informasi tersirat dari kalimat yang digaris bawahi dalam teks tersebut adalah ... .
Ardi ingin memastikan bahwa makanan tersebut masih layak untuk dikonsumsi
Ardi mencari informasi tentang lamanya makanan tersebut berada di toko swalayan
Ardi ingin mengetahui tanggal, bulan, dan tahun makanan tersebut diproduksi
Ardi mencari informasi tentang daya tahan makanan terhadap perubahan lingkungan.
Perhatikan kalimat-kalimat berikut !
1) Kelompok kami bertugas mengamati pasar tradisional.
2) Barang-barang tersebut diantaranya beras, ikan asin, bumbu-bumbu dapur, sayur-sayuran segar, dan masih banyak yang lainnya.
3) Pagi-pagi kami diberi tugas guru melakukan pengamatan.
4) Hasil identifikasi tersebut kami presentasikan di depan kelas.
5) Di dalam pasar tradisional itu, kami mengidentifikasi sejumlah barang yang siap jual.
Susunan laporan yang tepat berdasarkan kalimat-kalimat tersebut ialah ... .
3-1-5-2-4
3-1-2-5-4
3-2-1-5-4
3-2-5-1-4
Apa yang disampaikan dari isi poster itu?
Cara mandi tiga kali sehari
Cara menggosok gigi sebelum makan dan tidur
Cara menjaga kebersihan tubuh
Saya merasa prihatin terhadap ketidakdisiplinan teman-teman dalam hal membuang sampah. Padahal, tong sampah sudah dipasang secara teratur oleh pihak sekolah. Petugas kebersihan juga telah berkerja mulai dari subuh. Namun, saat jam istirahat, sampah masih tercecer di sepanjang koridor hingga ke dalam kelas. Ibu/Bapak Guru tidak akan memulai kegiatan pembelajaran. Teman-teman pengurus OSIS hendaknya dapat membantu melakukan pemantauan terhadap mereka yang kurang disiplin. Ketua Osis SMP Al Fajri
Azri Hassan
Perasaan yang tergambar dalam kutipan surat pembaca tersebut adalah….
Malu
Prihatin
Bimbang
Kacau
semua jawaban benar
Berapakah diskon yang ditawarkan Holand Bakery?
26%
25%
74%
77%
Apa tujuan penulis membuat teks tersebut?
Mengajak pembaca membeli pulsa
Memberitahu cara menelepon di wartel.
Mengajak pembaca beralih profesi dari pengusaha wartel menjadi pengusaha pulsa.
Memberi informasi kepada pembaca tentang bisnis wartel yang berganti menjadi bisnis pulsa.
Burung-burung yang Menghilang dari Kampung Kami
Dalam keadaan terbaring lemas dengan suhu tubuh yang panas, kakek masih menyuruhku membuat olahan getah perekat untuk menangkap burung. Napasnya berat dan dalam. Suaranya serak dan sangat lirih, ia hanya bisa bicara sambil terpejam.
”Ambil getah pohon karet atau pohon nangka atau pohon benda. Rebus dengan oli bekas hingga mendidih, lalu dinginkan sampai kental dan likat. Tunggu burung cendet itu berbunyi di samping dapur. Jika sudah terdengar, oleskan getah itu pada sepotong ranting yang di bagian ujungnya terikat serangga. Biarkan burung itu datang bertengger. Kakinya akan lekat meski sekuat apa pun ia meronta.”
Nenek tiba-tiba melinangkan air mata. Tangannya mencelupkan selembar kain ke dalam gelas berisi air perasan pucuk asam. Lalu ia angkat dan dikompreskan ke dahi kakek. Sedang ibu yang duduk di samping kakek terus mengaji. Sesekali meniup ubun-ubun kakek dengan serapal doa. Tak lama, setelah ruang kami hanya dilanda isak dan lantunan ayat suci, kakek kembali mengulangi kata-katanya; menyuruhku membuat lem perekat dari getah untuk menangkap burung cendet.
”Coba kau lepas burung-burung itu, Mid. Siapa tahu sakit kakekmu karena tulah burung itu,” pinta nenek kepadaku. Aku cemas hendak menjawab apa, mengingat burung-burung itu bernilai ratusan juta rupiah dan tentu saja kakek masih menyayanginya.
***
Sekitar sebulan sebelum kakek sakit, nenek sering mengomel. Nenek minta kami berhenti menangkap burung karena dari beberapa burung yang kami tangkap termasuk burung yang sudah langka di pulau kami.
”Burung kepodang, cendet, dan burung jalak sudah jarang kita lihat di ladang dan di jalan-jalan. Burung-burung itu kini sudah langka. Mestinya Aki tidak menangkapnya,” ucap nenek kesekian kalinya.
”Justru karena langka aku menangkapnya, karena harganya semakin mahal, Ni!” jawab kakek.
”Pikiranmu kok terbalik sih, Ki? Kalau langka mestinya jangan ditangkap, biar bisa berkembang biak, biar banyak lagi, biar keturunan kita bisa menikmati bunyinya sepanjang zaman.”
”Lho? Pikiranmu yang kebalik. Kelangkaan ini mestinya kita manfaatkan biar burung yang tinggal sedikit itu hanya jadi milik kita. Kita akan kaya raya nanti, hahaha.” jawab kakek sambil tertawa.
Aku hanya bisa mendengar perang mulut keduanya sambil terus mengaduk getah dari pelepah daun siwalan.
”Hai, Ki! Ingat ya! Menangkap burung langka itu membahayakan hidupmu, Ki?”
”Jika itu seekor indukan, kasihan anak-anaknya yang tak bisa makan dan pasti mati. Kamu yang dosa,” suara nenek lebih keras.
”Dan jika itu termasuk burung yang dilindungi. Kamu bisa dipenjara, Ki!” nenek berkacak pinggang. ”Apa pun yang terjadi, pokoknya burung-burung dengan kicau emasnya itu harus kutangkap,” ungkapnya.
”Mid! Sebaiknya kamu berhenti ikut kakekmu menangkap burung, biar tidak tertular dosanya,” pesan nenek.
”Jangan dengar apa kata nenekmu. Tidak akan terjadi apa-apa. Di lereng Hutan Rongkorong aku masih sempat melihat burung jalak dan burung cendet,” kata kakek.
Glosarium:
aki : biasa disingkat “Ki” adalah nama sebutan/panggilan untuk kakek.
benda : terap atau tekalong (Artocarpus elasticus) adalah sejenis pohon buah yang masih satu genus dengan nangka (Artocarpus). Buahnya mirip dengan buah timbul atau kulur, dengan tonjolan-tonjolan serupa duri lunak panjang dan pendek, agak melengket.
Nini : biasa disingkat “Ni” adalah sebutan/panggilan untuk nenek.
rapal : bacaan atau ucapan (biasanya untuk doa atau mantra khusus).
Rongkorong : salah satu bukit di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
tulah : kemalangan yang disebabkan oleh kutuk, karena perbuatan yang kurang baik terhadap orang tua (orang suci dan sebagainya), atau karena perbuatan melanggar larangan; kualat.
Tulisan diadaptasi dari cerpen A. Warits Rovi dengan judul yang sama. Tersaji dalam https://www.kompas.id/baca/cerpen-hiburan/2022/04/21/burung-burung-yang-menghilang-dari-kampung-kami yang dipublikasikan pada 22 April 2022 pukul 22:23 WIB
Menurut pendapatmu, mengapa ilustrasi yang disajikan sudah sesuai atau mendukung isi cerita?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Komposisi ilustrasi pohon, manusia, dan burung yang dapat mewakili setiap karakter dalam cerita.
Di dalam gambar sudah terdapat unsur sosok Kakek, Aku, dan seekor burung sesuai isi dalam cerita.
Gambar mampu membawa pesan tentang upaya pelestarian burung sebagaimana tema yang mendasari isi cerita.
Gambar sudah dapat mendeskripsikan dengan baik tentang kondisi dan perilaku Kakek dalam cerita.
Ilustrasi disajikan dalam bentuk sketsa yang menarik dengan gradasi warna yang baik dan sesuai dengan isi cerita.
Perhatikan gambar pada teks. Apa yang ingin diceritakan penulis melalui gambar tersebut?
Bagaimana astronaut melayang.
Seperti apa tampilan langit ketika malam.
Cara menerbangkan pesawat ruang angkasa.
Pada tahun 2021, kedua pabrik tersebut mendapatkan pesanan 5.000 pakaian. Pabrik manakah yang akan bisa memenuhi pesanan tersebut ?
Pabrik Pada Suka adalah pabrik yang bisa memenuhi pesanan
Pabrik Bagus Rapih adalah pabrik yang bisa memenuhi pesanan
Kenaikan Produksi Pabrik Bagus rapih setiap tahunnya menunjukkan potensi akan bisa melayani pesanan tersebut
Produksi Pabrik pada suka lebih banyak sehingga mampu menunjukkan pesanan itu akan terwujud
Karso bekerja sebagai montir di bengkel Pak Bahrun. Gajinya sebulan hanya 200.000 rupiah. Tapi pengeluaran untuk bulan ini lebih dari 400.000 rupiah.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi di atas adalah ....
Tak ada rotan akar pun jadi
Besar pasak daripada tiang
Bagai air di daun talas
Cepat kaki ringan tangan
