NEW
Font size
WorksheetsEVALUASI REPLIKASI VIRUS
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Fase perkembangbiakan virus yang pada proses tahapannya materi genetik (DNA) menempel pada bakteri atau sel inang, karena disebabkan bakteri mempunyai daya tahan disebut dengan istilah…
Transformasi
Litik
Konjugasi
Transduksi
Lisogenik
Berdasarkan gambar di atas, keadaan ketika tubuh virus mulai terbentuk dan tersusun menjadi satu kesatuan utuh terjadi pada fase nomor…
1
2
3
4
5
Tubuh bakteri akan mengalami pemecahan pada saat virus memenuhi ruangannya. Hal ini dapat terjadi pada fase …
Penetrasi
Virulen
Lisis
Asorpsi
Lisogenik
Pada saat sel dinding telah terhidrolisis atau rusak, kemudian materi DNA akan masuk ke dalam sel bakteri. Proses tersebut terjadi pada fase…
Fase absorpsi
Fase replikasi dan sintesis
Fase perakitan
Fase pembebasan
Fase penetrasi
Perbedaan antara fase yang terjadi dalam siklus litik dan siklus lisogenik terletak pada…
DNA virus akan melebur pada DNA sel inang saat fase lisogenik
Daya tahan sel inang akan menurun pada fase lisogenik
Materi DNA virus akan menempel pada DNA sel inang saat fase lisogenik
DNA mendekat pada DNA sel inang saat fase litik
Sel inang tidak melebur pada saat fase litik
Pada gambar di samping, fase penentuan replikasi virus masuk ke dalam siklus litik atau lisogenik akan terjadi pada fase yang ditunjukkan oleh nomor…
1
2
3
4
5
Berikut adalah faktor yang kemungkinan dapat menyebabkan proses replikasi virus masuk ke dalam siklus lisogenik, yakni…
Virus melakukan injeksi pada saat kekebalan tubuh hospes baik
Terurainya materi genetik virus ke dalam materi genetik hospes
Pecahnya sel hospes
Virus melakukan injeksi pada saat kekebalan tubuh hospes menurun
Virus melakukan injeksi sebelum tubuh hospes membentuk kekebalan tubuh yang baik
Pada saat virus bakteriofag menginfeksi bakteri, ia menggunakan senyawa enzim untuk merusak peptidoglikan yang merupakan komponen utama dinding sel bakteri. Enzim yang memiliki komposisi yang dapat merusak dinding sel bakteri yakni....
Enzim katalase
Enzim lipase
Enzim neuraminidase
Enzim prolase
Enzim lisozim
Kemenkes RI menyebutkan bahwa Covid-19 merupakan virus yang tergolong memiliki kemampuan replikasi yang sangat cepat. Hal tersebut membuat Covid-19 menjadi penyebab pandemi global dalam kurun waktu hampir 3 tahun. Namun tidak semua orang yang terinfeksi Covid-19 meninggal dunia yang dibuktikan dengan adanya data nasional dan internasional perihal kasus Covid-19. Menurut anda, mengapakah hal tersebut dapat terjadi?
Apabila Covid-19 menginfeksi ketika imunitas seseorang sedang dalam keadaan baik, maka Covid-19 akan lebih mudah bereplikasi
Apabila Covid-19 menginfeksi ketika imunitas seseorang sedang dalam keadaan kurang baik, maka tubuh akan membentuk herd immunity, sehingga Covid-19 akan lebih sulit bereplikasi
Apabila Covid-19 menginfeksi ketika imunitas seseorang sedang dalam keadaan baik, maka Covid-19 cenderung akan lebih sulit bereplikasi karena dilawan oleh sistem imun tubuh
Apabila Covid-19 menginfeksi ketika imunitas seseorang sedang dalam keadaan baik, maka tubuh akan membentuk herd immunityI, sehingga Covid-19 mudah bereplikasi
Apabila Covid-19 menginfeksi ketika imunitas seseorang sedang dalam keadaan baik, maka tubuh akan membentuk herd immunity, sehingga Covid-19 tidak dapat bereplikasi
Apabila bakteri sedang yang memiliki imunitas baik diiinfeksi virus, maka dapat diidentifikasi bahwa virus akan sulit melaksanakan replikasi, sehinggga hal yang paling memungkinkan bagi virus adalah “hidup bersama” dengan bakteri”. Namun apabila suatu ketika imunitas bakteri menurun, maka yang akan terjadi adalah…
DNA virus tidak dapat melakukan replikasi dan kemudian virus akan mengkristalkan dirinya
DNA virus akan menjadi lebih aktif dan mampu menghentikan sintesis DNA sel bakteri dengan cara menghancurkannya (lisis), sehingga virus akan mengendalikan kehidupan sel inang secara utuh
DNA virus akan menjadi aktif, namun tidak mampu menghentikan sintesis DNA sel bakteri
DNA bakteri akan menjadi lebih aktif dan mampu menghentikan replikasi virus, sehingga virus tidak dapat memperbanyak dirinya
DNA virus akan mati namun kemudian akan hidup kembali ketika ia berhasil menginfeksi sel bakteri lainnya
