Font size
WorksheetsQH XII G PH3 Peduli dan Berbagi
Total questions: 15
Worksheet time: 15mins
Dalam rangka menafakahkan harta bendanya, seseorang harus melihat prioritas siapa yang paling pertama untuk menerimanya. Hal ini telah dijelaskan dalam al-Qur’an sebagai berikut…
وَاٰتِ ذَا الْقُرْبٰى حَقَّهٗ وَالْمِسْكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيْرًا
اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْٓا اِخْوَانَ الشَّيٰطِيْنِ ۗ وَكَانَ الشَّيْطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوْرًا
وَلَا تَجْعَلْ يَدَكَ مَغْلُوْلَةً اِلٰى عُنُقِكَ وَلَا تَبْسُطْهَا كُلَّ الْبَسْطِ فَتَقْعُدَ مَلُوْمًا مَّحْسُوْرًا
اِنَّ رَبَّكَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ وَيَقْدِرُ ۗاِنَّهٗ كَانَ بِعِبَادِهٖ خَبِيْرًاۢ بَصِيْرًا ࣖ
وَالَّذِيْنَ اِذَآ اَنْفَقُوْا لَمْ يُسْرِفُوْا وَلَمْ يَقْتُرُوْا وَكَانَ بَيْنَ ذٰلِكَ قَوَامًا
Dalam membelanjakan uang yang kita miliki tidak boleh boros, tetapi harus sesuai dengan apa yang diperlukan saja. Begitu juga kalau bersedekah jangan sampai memberikan sedekah yang terlalu banyak, hanya karena bangga dengan pahala sedekah, sedangkan kita lupa dengan kebutuhan keluarga kita sendiri. Ayat yang sesuai dengan perilaku di atas adalah....
يُضَاعَفْ لَهُ الْعَذَابُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَيَخْلُدْ فِيهِ مُهَانًا
وَمَن تَابَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَإِنَّهُ يَتُوبُ إِلَى اللَّهِ مَتَابًا
وَالَّذِينَ إِذَا أَنفَقُوا لَمْ يُسْرِفُوا وَلَمْ يَقْتُرُوا وَكَانَ بَيْنَ ذَلِكَ قَوَامًا
وَالَّذِينَ لا يَشْهَدُونَ الزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًا
وَالَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُوا بِآيَاتِ رَبِّهِمْ لَمْ يَخِرُّوا عَلَيْهَا صُمًّا وَعُمْيَانًا
Suatu hari Qarun keluar di tengah-tengah kaumnya dengan pakaian yang megah dan perhiasan yang berlebih-lebihan, dalam suatu iring-iringan yang lengkap dengan pengawal, hamba sahaya dan inang pengasuh untuk mempertontonkan ketinggian dan kebesaran kepada manusia. Yang demikian itu adalah sifat yang tercela bagi orang yang berakal dan berpikiran sehat. Hikmah dari perilaku dalam cerita tersebut adalah....
Hidup itu hanya sebentar, kita harus mementingkan akhirat saja
Kita tidak boleh hidup berlebih-lebihan dan harus bersikap sederhana
Kita harus hidup seimbang antara kehidupan dunia dan akhirat
Dalam hidup kita harus berlebih-lebihan demi meraih kesenangan
Kita tidak boleh terlalu hanya mementingkan urusan dunia saja
Perhatikan Surat Al-Baqarah: 177 berikut!
لَيْسَ الْبِرَّاَنْ تُوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلٰكِنَّ الْبِرَّ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَالْمَلٰۤىِٕكَةِ وَالْكِتٰبِ وَالنَّبِيّٖنَ ۚ وَاٰتَى الْمَالَ عَلٰى حُبِّهٖ ذَوِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِۙ وَالسَّاۤىِٕلِيْنَ وَفىِ الرِّقَابِۚ
Berdasarkan ayat tersebut, berikut ini orang-orang yang berhak menerima sedekah, kecuali...
Pengamen jalanan
Pengemis disabilitas
Musafir yang kehabisan bekal
Saudara yang terjerat hutang
Teman yang kehilangan orang tua
Perhatikan QS. Al-Isra: 29 berikut!
وَلَا تَجْعَلْ يَدَكَ مَغْلُولَةً إِلَى عُنُقِكَ وَلَا تَبْسُطْهَا كُلَّ الْبَسْطِ فَتَقْعُدَ مَلُومًا مَحْسُورًا
Perilaku yang dilarang sebagaimana terkandung dalam ayat tersebut adalah
riya dan sombong
sombong dan boros
dusta dan dzalim
kikir dan boros
khianat dan fasiq
Perhatikan isi kandungan hadis berikut!
Ancaman keras yang menunjukkan bahwa meminta-minta kepada manusia untuk memperkaya diri, bukan karena kebutuhan, hukumnya haram. Dan juga tidak halal bagi seseorang meminta sesuatu kepada manusia kecuali darurat. Hadis yang sesuai dengan isi kandungan hadis tersebut adalah....
عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيرٌ وَلَيْسَ ذلِكَ لِأحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمنِ إِنْ أصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكاَنَتْ خَيرًا لَهُ وَإِنْ أصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكاَنَتْ خَيرًا لَهُ (رواه مسلم)
الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنْ الْيَدِ السُّفْلَى ، وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ ، وَخَيْرُ الصَّدَقَةِ عَنْ ظَهْرِ غِنًى ، وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللَّهُ ، وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللَّهُ (رواه البخارى)
مَا مِن مُسْلِمٍ يَغرِسُ غَرْسًا أَوْ يَزرَعُ زَرْعًا فَيَأْكُلُ مِنْهُ طَيْرٌ أَوْ إِنْسَانٌ أَوْ بَهيْمَةٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ بِهِ صَدَقَةٌ (رواه البخارى ومسلم)
يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ النَّاسِ أَشَدُّ بَلَاءً قَالَ الْأَنْبِيَاءُ ثُمَّ الْأَمْثَلُ فَالْأَمْثَلُ فَيُبْتَلَى الرَّجُلُ عَلَى حَسَبِ دِينِهِ فَإِنْ كَانَ دِينُهُ صُلْبًا اشْتَدَّ بَلَاؤُهُ وَإِنْ كَانَ فِي دِينِهِ رِقَّةٌ ابْتُلِيَ عَلَى حَسَبِ دِينِهِ فَمَا يَبْرَحُ الْبَلَاءُ بِالْعَبْدِ حَتَّى يَتْرُكَهُ يَمْشِي عَلَى الْأَرْضِ مَا عَلَيْهِ خَطِيئَةٌ (رواه الترمذي)
مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنْ الْأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا وَمَنْ دَعَا إِلَى ضَلَالَةٍ كَانَ عَلَيْهِ مِنْ الْإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أوزارهم شَيْئًا (رواه مسلم)
Perhatikan hadis riwayat Bukhori berikut!
الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنْ الْيَدِ السُّفْلَى ، وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ ، وَخَيْرُ الصَّدَقَةِ عَنْ ظَهْرِ غِنًى ، وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللَّهُ ، وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللَّهُ (رواه البخارى)
Manakah fenomena di sekolah yang sesuai dengan pengamalan hadis tersebut
Siswa yang selalu membawa bekal makanan sendiri
Siswa yang selalu masuk kelas pada waktunya
Siswa yang selalu ramah kepada temannya
Siswa yang selalu mengerjakan tugasnya
Siswa yang tidak pernah minta traktiran
Perhatikan hadis riwayat Muslim berikut!
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَدْ أَفْلَحَ مَنْ أَسْلَمَ وَرُزِقَ كَفَافًا وَقَنَّعَهُ اللَّهُ بِمَا آتَاهُ. (رَوَاهُ مُسْلِمٌ)
Hadis di atas menjelaskan beberapa tipe manusia yang digelari manusia beruntung di sisi Allah Swt. di antaranya, kecuali
Orang yang lahir sebagai muslim karena orang tuanya muslim
Orang yang terlahir non muslim lalu memeluk Islam (muallaf)
Orang yang dianugerahi harta yang berlimpah
Orang yang mempunyai sifat qanaah
Orang yang dicukupkan rezekinya
Perhatikan hadis berikut!
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَافِلُ الْيَتِيمِ لَهُ أَوْ لِغَيْرِهِ أَنَا وَهُوَ كَهَاتَيْنِ فِي الْجَنَّةِ وَأَشَارَ مَالِكٌ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى
Orang yang menanggung anak yatim diibaratkan seperti kalimat yang digarisbawahi, yang bermakna
Orang yang sangat mulia di sisi Allah
Orang yang sangat dekat dengan Nabi di syurga nanti
Orang yang akan mendapatkan pahala yang luar biasa besarnya
Orang yang beruntung dalam hidupnya baik dunia maupun akhirat
Orang yang mempunyai peran yang sangat penting seperti pentingnya tangan bagi tubuh
Di dalam masyarakat sering dijumpai tidak sedikit orang yang miskin gemar sedekah, dan tidak sedikit pula orang kaya yang tidak mau berbagi, mati hati nuraninya. Fenomena seperti ini jika dikaitkan dengan hadis berikut dapat disimpulkan....
عَنْ حَكِيمِ بْنِ حِزَامٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنْ الْيَدِ السُّفْلَى وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ وَخَيْرُ الصَّدَقَةِ عَنْ ظَهْرِ غِنًى وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللَّهُ وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللَّهُ. رواه البخاري
Dorongan berbagi hanya muncul dari hati yang merasa cukup dengan apa yang diberikan Allah Swt.
Orang-orang yang mudah berbagi biasanya adalah orang yang diberikan anugerah kekayaan materi
Orang-orang miskin yang gemar berbagi adalah sebaik-baiknya manusia cermin dari ketakwaan
Orang-orang kaya yang suka membantu orang-orang lemah tergerak karena tuntutan social
Orang yang tidak mau berbagi sesungguhnya tidak akan pernah merasakah nikmatnya keimanan
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah penduduk miskin Indonesia pada 2023 mencapai 25,90 juta orang. Angka yang cukup besar untuk negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Karena jika semua penduduknya mengamalkan Islam secara Kaffah dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, dan bernegara, maka tidak akan ada lagi kemiskinan di Indonesia. Salah satu cara mengatasi kemiskinan sesuai dengan Q.S. Al-Baqarah ayat 177 adalah....
۞ لَيْسَ الْبِرَّاَنْ تُوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلٰكِنَّ الْبِرَّ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَالْمَلٰۤىِٕكَةِ وَالْكِتٰبِ وَالنَّبِيّٖنَ ۚ وَاٰتَى الْمَالَ عَلٰى حُبِّهٖ ذَوِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِۙ وَالسَّاۤىِٕلِيْنَ وَفىِ الرِّقَابِۚ
Mengoptimalkan pengelolaan zakat
Menganjurkan memperbanyak sedekah
Membuka banyak lowongan pekerjaan
Fakir miskin harus ditanggung negara
Meningkatkan kualitas SDM meluli pendidikan
Perhatikan kalimat yang digarisbawahi dari ayat berikut!
لَيْسَ الْبِرَّاَنْ تُوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلٰكِنَّ الْبِرَّ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَالْمَلٰۤىِٕكَةِ وَالْكِتٰبِ وَالنَّبِيّٖنَ ۚ وَاٰتَى الْمَالَ عَلٰى حُبِّهٖ ذَوِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِۙ وَالسَّاۤىِٕلِيْنَ وَفىِ الرِّقَابِۚ
Perilaku berikut yang tepat berdasarkan kalimat yang digarisbawahi adalah...
Memberikan baju bekas pada korban kebakaran
Memberikan sisa makanan yang tidak termakan kepada pengemis
Memberikan HP bekas kepada fakir miskin yang membutuhkan
Mengajak fakir miskin ke pasar untuk membeli baju baru
Mengajak fakir miskin ke wahana permainan seperti Dufan
Ada seorang siswa MAN 16 yang kaya raya berangkat ke madrasah menggunakan mobil setiap hari. Apa pendapat kalian tentang sikap siswa tersebut jika dikaitkan dengan ayat berikut?
وَالَّذِيْنَ اِذَآ اَنْفَقُوْا لَمْ يُسْرِفُوْا وَلَمْ يَقْتُرُوْا وَكَانَ بَيْنَ ذٰلِكَ قَوَامًا ٦٧ ( الفرقان/25: 67)
Wajar saja karena orang kaya
Selama tidak memberatkan orang tua tidak mengapa
Jika punya sepeda pakai sepeda, jika punya mobil pakai mobil
Jika bisa pakai sepeda kenapa harus pakai mobil
Tidak perlu mengomentari gaya hidup orang lain
Perhatikan kutipan ayat berikut!
وَلَا تَجْعَلْ يَدَكَ مَغْلُوْلَةً اِلٰى عُنُقِكَ وَلَا تَبْسُطْهَا كُلَّ الْبَسْطِ
Perilaku berikut yang sesuai dengan pesan ayat di atas adalah....
Memberikan seluruh harta kita untuk jalan dakwah
Tidak pernah berbagi dengan teman padahal mampu
Tidak pernah memberikan uang pada pengamen di lampu merah
Selalu menolong teman di atas kepentingan keluarga
Selalu hemat dalam membelanjakan harta
Perhatikan kutipan ayat ini!
اِنَّ رَبَّكَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ وَيَقْدِرُ
Pesan yang terkandung dalam ayat tersebut terkait konsep peduli dan berbagi adalah...
Jangan pernah lelah mencari rezeki
Jangan terlalu mementingkan dunia rezeki sudah diatur
Jangan takut bersedakah karena khawatir jatus miskin
Jangan pernah iri dengan rezeki orang lain
Jangan lupa berdoa agar selalu dilancarkan rezekinya
