wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PH-1 PAI KELAS X F-J

Total questions: 20

Worksheet time: 43mins

Name
Class
Date
1.

Perhatikan tabel berikut ini!

a)

A. 1a, 2b, 3c, 4d

b)

B. 1b, 2d, 3a, 4b

c)

C. 1c, 2d, 3b, 4a

d)

D. 1d, 2c, 3b, 4a

e)

E. 1e, 2a, 3d, 4c

2.

Berdasarkan Q.S. al-Maidah/9: 48 ditegaskan bahwa kitab Al-Qur’an diturunkan oleh Allah Swt. dengan haq (kebenaran). Kebenaran tersebut meliputi hal-hal berikut ini, kecuali... .

a)

A. Dzat yang menurunkan

b)

B. Haq dalam kandungannya

c)

C. Cara turunnya

d)

D. Yang mengantarnya turun

e)

E. Penafsiran manusia atas Al-Qur’an

3.

Kitab Al-Qur’an berfungsi membenarkan kitab-kitab sebelumnya, yakni Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa a.s., Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud a.s., dan Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa a.s. Al-Qur’an menjadi saksi atas kebenaran kandungan kitab-kitab terdahulu. Dalam hal ini Al-Qur’an berfungsi sebagai... .

a)

A. Muhaimin

b)

B. Mutakabbir

c)

C. Mutawatir

d)

D. Mursyid

e)

E. Murabbi

4.

Dalam kedudukannya sebagai pemelihara, Al-Qur’an memelihara dan mengukuhkan prinsip ajaran Ilahi yang bersifat universal (kully) dan mengandung kemaslahatan abadi bagi umat manusia sepanjang masa. Berikut ini yang merupakan bukti ajaran Islam bersifat universal adalah... .

a)

A. Membutuhkan waktu yang lama untuk mempelajarinya

b)

B. Ajarannya mudah dilakukan oleh seluruh golongan manusia

c)

C. Setiap orang berhak menyampaikan isi Al-Qur’an kepada orang lain

d)

D. Memperluas peluang manusia untuk masuk surga

e)

E. Tidak ada syarat tertentu untuk melaksanakan ajaran Islam

5.

Umat Islam diperintahkan untuk berlomba-lomba dengan sungguh-sungguh dalam berbuat kebaikan dan menghindari perdebatan yang tidak perlu hingga menghabiskan waktu sia-sia. Berikut ini yang bukan merupakan hambatan dalam menerapkan fastabiqul khairat adalah... .

a)

A. Kurangnya ilmu untuk memahami isi Al-Qur’an

b)

B. Merasa diri paling benar dan menganggap pihak lain sesat

c)

C. Memiliki pendirian yang teguh dan konsisten

d)

D. Merasa cukup dengan amal yang dilakukan

e)

E. Tidak mau menerima nasihat dari orang lain

6.

Perhatikan potongan Q.S. al-Maidah/5: 48 berikut ini!

a)

A. Maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah

b)

B. Untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang

c)

C. Yang membenarkan kitab-kitab sebelumnya dan menjaganya

d)

D. Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja)

e)

E. Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nya

7.

Perhatikan potongan Q.S. al-Maidah/5: 48 berikut ini!

a)

A. Mad Jaiz Munfashil dan Idgham Bilaghunnah

b)

B. Mad Wajib Muttashil dan Idgham Bilaghunnah

c)

C. Mad Jaiz Munfashil dan Ikhfa’

d)

D. Mad Wajib Muttashil dan Idzhar Safawi

e)

E. Mad Iwadh dan Iqlab

8.

Islam sangat menghargai seseorang yang bekerja keras untuk memperoleh penghidupan yang layak, dan mengkonsumsi makanan dari hasil usahanya sendiri. Bagi seorang muslim, etos kerja bukan hanya bertujuan memenuhi kebutuhan hidup duniawi, tetapi ada tujuan mulia yakni... .

a)

A. Mencapai pangkat tertinggi

b)

B. Memperoleh harta yang melimpah

c)

C. Sebagai bagian ibadah kepada Allah Swt.

d)

D. Dimuliakan oleh masyarakat

e)

E. Mendapatkan ketenangan hidup

9.

Bekerja keras merupakan perilaku mulia yang harus dilakukan setiap muslim. Di antara tujuan bekerja dalam Islam adalah menolak kemungkaran. Kemungkaran dapat terjadi pada seseorang yang menganggur. Kemungkaran tersebut adalah... .

a)

A. Memiliki cita-cita yang terlalu tinggi

b)

B. Rasa malas dan berpangku tangan

c)

C. Sulit membedakan antara kebaikan dan keburukan

d)

D. Mendapatkan sumbangan dari orang lain

e)

E. Tergerak untuk memperbanyak ibadah

10.

Seandainya Allah Swt. menghendaki, niscaya umat Nabi Musa a.s., Nabi Isa a.s., dan umat Nabi Muhammad Saw. akan dijadikan satu umat saja. Tetapi hal ini tidak dikehendaki oleh Allah Swt. Hikmah yang dapat diambil adalah... .

a)

A. Manusia memiliki nasib berbeda-beda

b)

B. Agar dapat berlomba dalam kebaikan

c)

C. Terciptanya kehidupan baru di bumi

d)

D. Memperluas kewenangan manusia dalam mengolah bumi

e)

E. Semua manusia dikendalikan oleh takdir

11.

Iman, Islam dan ihsan adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan yang kemudian disebut dengan agama Islam. Berikut ini yang merupakan pengertian dari iman adalah... .

a)

A. Mempercayai dengan hati, mengucapkan dengan lisan dan meragukan dengan perbuatan

b)

B. Mempercayai setengah hati, mengucapkan dengan lisan dan meragukan dengan perbuatan

c)

C. Mempercayai dengan hati, mengucapkan dengan lisan dan membuktikan dengan perbuatan

d)

D. Mempercayai dengan hati, menolak dengan ucapan dan membuktikan dengan perbuatan

e)

E. Mempercayai dengan hati, menyangkal dengan lisan dan membuktikan dengan perbuatan

12.

Seorang mukmin, adalah seorang yang beriman yang melaksanakan ibadah dengan sangat ikhlas, seakan-akan Allah Swt. melihatnya, meskipun ia tidak melihat Allah Swt. Pernyataan tersebut merupakan definisi dari... .

a)

A. Ihsan

b)

B. Iman

c)

C. Islam

d)

D. Ikhlas

e)

E. Istishab

13.

Perhatikan pernyataan berikut!

a)

A. Malik dan Maman

b)

B. Mamad dan Malik

c)

C. Maman dan Marwan

d)

D. Mahmud dan Mamad

e)

E. Marwan dan Mahmud

14.

Dimensi dari keimanan itu menyangkut tiga ranah yaitu ma'rifatun bil qalbi, iqrarun bil lisan dan ‘amalun bil arkan. Dari contoh-contoh amalan di bawah ini yang merupakan cabang iman dalam ranah ma'rifatun bil qalbi adalah... .

a)

A. Belajar dan menuntut ilmu

b)

B. Membaca kalimat thayyibah

c)

C. Membaca kitab suci Al-Qur`an

d)

D. Mengajarkan ilmu kepada orang lain

e)

E. Mencintai dan membenci karena Allah Swt.

15.

Beriman pada hakikatnya adalah satu padunya niat, ucapan dan perbuatan. Berikut ini yang bukan merupakan cabang iman dari ranah perbuatan adalah... .

a)

A. Mengurus perawatan jenazah

b)

B. Tidak membaca bacaan yang sia-sia

c)

C. Menunaikan dan membayar hutang

d)

D. Meluruskan muamalah dan menghindari riba

e)

E. Menjadi saksi yang adil dan tidak menutupi kebenaran

16.

Perhatikan pernyataan berikut ini!

a)

A. a) – b) – c)

b)

B. a) – c) – d)

c)

C. a) – d) – e)

d)

D. b) – c) – d)

e)

E. b) – d) – e)

17.

Berikut ini yang bukan merupakan tanda-tanda orang yang beriman adalah... .

a)

A. Istiqamah dan tertib menjalankan sholatnya

b)

B. Bila disebutkan nama Allah swt. hatinya bergetar

c)

C. Menafkahkan sebagian hartanya di jalan Allah Swt.

d)

D. Berjihad di jalan Allah Swt. dengan harta dan jiwanya

e)

E. Mempengaruhi orang lain untuk memerangi orang kafir

18.

Orang yang beriman, tidak akan luput dari ujian dan godaan terhadap keimanannya. Semakin beriman seseorang, semakin bersar pula ujian dari Allah Swt. baginya. Berikut ini yang bukan merupakan ujian bagi seorang mukmin adalah... .

a)

A. Mukmin yang saling membenci satu sama lain

b)

B. Mukmin yang saling mendukung satu sama lain

c)

C. Datangnya orang munafik yang membenci kaum mukmin

d)

D. Godaan hawa nafsu dari dalam diri setiap mukmin itu sendiri

e)

E. Orang kafir yang memerangi kaum mukmin dengan tipu dayanya

19.

Hamid adalah seorang muslim yang taat beribadah dan berperilaku baik di sekolah. Sejak SMP dia bercita-cita untuk melanjutkan ke sekolah favorit di kotanya. Bahkan dia pernah bernadzar apabila ia diterima di sekolah tersebut, ia akan berpuasa sunah selama tiga hari. Namun hingga saat ini, Hamid belum juga menunaikan nadzar tersebut, karena setiap kali hendak berpuasa, selalu saja ada halangannya untuk menunda. Hal ini merupakan contoh ujian keimanan bagi Hamid yang datangnya dari... .

a)

A. Bisikan setan

b)

B. Bisikan orang kafir

c)

C. Bisikan dari kaum munafik

d)

D. Bisikan orang mukmin lainnya

e)

E. Bisikan dari dalam hatinya sendiri

20.

Orang yang beriman secara kaffah, akan senantiasa berhati-hati dalam kehidupannya. Ia akan menempatkan Allah Swt. sebagai tujuan utama dari setiap aktivitasnya. Dengan demikian, hikmah iman bagi seorang mukmin adalah... .

a)

A. Membuat seseorang menjadi resah dan gelisah hidupnya

b)

B. Mudah terserang ujub, riya dan sum’ah dalam hidupnya

c)

C. Membuat seseorang hanya mengharap rida Allah Swt.

d)

D. Membuat seseorang terhindar dari keberuntungan

e)

E. Membuat seseorang tergantung kepada makhluk