WorksheetsQuiz RMA III
Total questions: 20
Worksheet time: 13mins
Apa yang dimaksud dengan Disaster Recovery Plan atau DRP
Perencanaan dalam melarikan diri bila terjadi bencana di tempat bekerja
Perencanaan terperinci mengenai cara menanggapi insiden yang tidak direncanakan dan dapat menganggu operasional bisnis.
Perencanaan dalam menyelamatkan asset perusahaan dari bencana di tempat bekerja
Perencanaan membuat anggaran perusahaan bilamana terjadi bencana di tempat bekerja
Perencanaan memelihara nasabah bilamana terjadi bencana di tempat bekerja
Dalam membuat Disaster Recovery Plan atau DRP maka diperlukan analisis risiko. Apa tahapan dari analisis risiko tersebut ?
Membuat perkiraaan biaya yang diperlukan, hingga bagaimana cara mengurangi dampaknya
Menentukan bagaimana penanganan ketika berbagai aspek jaringan hilang, siapa yang mengatur perbaikan atau rekonstruksi, serta bagaimana proses pemulihan data terjadi.
Memastikan bahwa semua anggota mengetahui perannya dan memvalidasi bahwa semua bagian berfungsi sebagaimana mestinya.
Memverifikasi bahwa semuanya kembali normal setelah perbaikan dan pemulihan data dilakukan.
Membuat daftar kemungkinan risiko yang mengancam pengoperasian sistem dan prediksi seberapa besar kemungkinan risiko tersebut terjadi.
Undang-Undang No. 27 tahun 2022 mengatur mengenai apa ?
Undang-undang yang mengatur mengenai Gratifikasi
Undang-undang yang mengatur mengenai Penanganan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT)
Undang-undang yang mengatur mengenai Perlindungan Data Pribadi (PDP)
Undang-undang yang mengatur mengenai Good Corporate Governance (GCG)
Undang-undang yang mengatur mengenai Business Continuity Management (BCM)
Dalam UU Perlindungan Data Pribadi (PDP), setidaknya ada 10 ketentuan yang mengatur aturan turunan yang diberlakukan dalam bentukan aturan pelaksanaan UU Perlindungan Data Pribadi (PDP) dan beberapa pasal yang memang nantinya dapat masuk ke aturan pelaksanaan PDP yang mengatur hal-hal dibawah ini, KECUALI :
Pengajuan keberatan atas pemrosesan secara otomatis
Pelanggaran pemrosesan data pribadi dan tata cara pengenaan ganti rugi
Hak subjek data pribadi untuk menggunakan dan mengirimkan data pribadi
Pelaksanan pemrosesan data pribadi
Tata cara menghindari sanksi
Data Pribadi yang bersifat umum meliput di bawah ini, KECUALI i:
nama lengkap
jenis kelamin
data biometric
agama
status perkawinan
Dalam whistle blowing system, siapa saja yang boleh melaporkannya?
Seluruh karyawan dan Manajemen
Direksi
Pejabat level Kepala Divisi
Komisaris
Kepala Bagian/Seksi
Salah satu tujuan Pedoman Whistleblowing System adalah sebagai berikut:
Sebagai upaya menegakkan keadilan di lingkungan kerja
Sebagai upaya dalam pengungkapan berbagai pelanggaran terhadap peraturan internal
Salah satu upaya untuk menjatuhkan rekan kerja di perusahaan
Mendorong terbentuknya saling menghasut dan kebencian di lingkungan perusahaan
Menghindari kebocoran atau kerahasiaan di dalam perusahaan
Dalam upaya penanganan adanya whistle blowing maka terdapat Prosedur Penanganan Pengaduan Dugaan Pelanggaran yang dikoordinir oleh KP5 (Komite Pemantau Penerapan dan Penegakan Pedoman Perilaku). Salah satu tugas dari KP5 adalah
melakukan sosialisasi kebijakan ini minimal setahun sekali, baik kepada pegawai dan stakeholder dengan menggunakan media
tidak menjamin kerahasiaan pelapor
tidak memperdulikan aduan
menyampaikan pelaporan kepada karyawan
memutuskan bahwa pihak terlapor adalah bersalah
Jika seseorang atau beberapa orang karyawan mengetahui kecurangan yang dilakukan perusahaannya dan membocorkannya kepada masyarakat, karena dianggap merugikan masyarakat luas maka disebut :
Whistle blowing internal
Whistle blowing eksternal
Whistle blowing kecurangan
Whistle blowing khusus
Whistle blowing public
Manfaat Enterprise Risk Management (ERM) bagi perusahaan, KECUALI :
mencatat adanya peningkatan fokus pada risiko di tingkat senior dalam sebuah bisnis sehingga tercipta diskusi tentang manajemen risiko.
mendukung pelaporan dan analisis risiko yang lebih baik. Hasil analisis bakal menghasilkan laporan dan data yang dapat digunakan direktur dan eksekutif dalam membuat keputusan mitigasi risiko yang lebih baik.
membantu mendeteksi risiko potensial dan memberikan peringatan dini.
meningkatkan kerangka kerja dan alat yang digunakan untuk menjalankan fungsi manajemen risiko secara konsisten.
data ERM tidak melibatkan identifikasi dan pemantauan, pengendalian dan upaya mitigasi di seluruh perusahaan.
Berikut adalah Kunci Sukses Implementasi Enterprise Risk Management (ERM), KECUALI.....
Adanya komitmen dari BOD dan Senior Manajemen
Adanya kebijakan, sistem dan proses control yang tidak ditunjang dengan budaya risiko (peduli terhadap risiko) yang kuat
Adanya komunikasi dan pembelajaran yang tidak berkesinambungan
Adanya organisasi Manajemen Risiko yang tidak permanen
Tidak adanya korelasi antara akuntabilitas dan responsibilitas yang jelas (including clear ownership of risk).
OJK mencatat sedikitnya ada 10 modus pencucian uang yang banyak digunakan oleh pelaku kejahatan. Salah satu modus pencucian itu adalah antara lain upaya mengaburkan asal-usul sumber dana dengan mengirimkan dana-dana dari hasil kejahatan melalui rekening pihak ketiga yang menunggu kiriman dana dari luar negeri, dan tidak menyadari bahwa dana yang diterima merupakan hasil tindak pidana disebut :
Smurfing
Structuring
U-Turn
Cuckoo Smurfing
Mingling
Alasan kenapa project risk management itu penting, KECUALI :
Membantu mengurangi risiko kegagalan proyek
Meningkatkan anggaran proyek
Meningkatkan kualitas produk
Meningkatkan efisiensi proyek
Meningkatkan kepercayaan stakeholder
Manajemen risiko penting untuk sebuah proyek diantaranya adalah sebagai berikut, KECUALI :
Membantu kita menghindari masalah besar yang tidak terkendali di masa depan.
Membantu kita menemukan peluang (positive risk) baru yang menguntungkan.
Meningkatkan rasa tanggung jawab dan nilai akuntabilitas.
Mengoptimalkan anggaran proyek sehingga biaya pengeluaran yang lebih besar.
Meningkatkan peluang kesuksesan proyek
Penyebab Risiko dalam proyek
Perencanaan yang sangat baik
Kondisi bisnis yang meningkat
Kesalahan manajemen dalam menetukan harapan-harapan
Proyek sesuai dengan tanggal jatuh tempo
Tidak adanya perubahan dalam proyek tersebut
Dalam kaitannya dengan asuransi, manajemen risiko dibedakan sebagai berikut:
Menghadapi risiko, mengurangi risiko, menunda risiko dan mengendalikan risiko
Mengidentifikasi risiko, mengevaluasi risiko, menunda risiko dan mengalihkan risiko
Mengidentifikasi risiko, mengevaluasi risiko, mengendalikan risiko dan mengalihkan risiko
Menghindari risiko, mengendalikan risiko, menunda risiko dan mengalihkan risiko
Menghadapi risiko, mengidentifikasi risiko, mengendalikan risiko dan mengalihkan risiko
Dalam risiko spekulatif, kamu bisa mengalami keuntungan, kerugian, atau sama sekali tidak ada perubahan. Contoh dari risiko spekulatif adalah dibawah ini:
Kecelakaan yang menyebabkan cacat, sehingga membuat diri tidak produktif dan tidak berpenghasilan.
Pencurian
Nilai investasi di masa depan yang mungkin terjadi adalah untung, rugi, atau sama sekali tidak berubah.
Tsunami
Gempa Bumi
Banyak cara maupun metode yang diusulkan oleh ISO 9001:2015 untuk memperoleh feedback pelanggan. Berikut merupakan metode yang ada di ISO 9001:2015, KECUALI ....
opinion surveys
customer communication
customer data on delivered products or services quality
market-share analysis
price analysis
Berikut adalah alasan pentingnya Survey Kepuasan Pelanggan harus dilakukan, KECUALI ...
Prediksi Penjualan di Masa Mendatang
Evaluasi Kesuksesan Produk atau Jasa
Menetapkan Tujuan serta Mengembangkan Ide Baru
Korelasi Dengan Keuntungan Perusahaan
Memprediksi Nasabah di Masa Mendatang
Berikut ini manakah yang termasuk 6 Langkah Manajemen Risiko ....
i. Identifikasi
ii. Analisis
iii. Memprioritaskan Issue
iv. Menetapkan Pemilik Risiko
v. Tanggapan Risiko
vi. Pemantauan
i dan iii
i, iii, dan v
i dan v
semua salah
semua benar
