wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

QUIZZ FARMASI RUMAH SAKIT

Total questions: 20

Worksheet time: 11mins

Name
Class
Date
1.

Dalam suatu RS terdapat jabatan structural dan jabatan fungsionl, manakah yang termasuk dalam jabatan structural?

a)

Apoteker

b)

Dokter

c)

Kepala Keperawatan

d)

Tenaga Teknis Kefarmasian

e)

Bidan

2.

Dalam menjalankan fungsinya untuk memulihkan kesehatan pasien RS memiliki beberapa layanan baik pelayanan medik langsung maupun penunjang medik.

Manakah Yang merupakan layanan penunjang medik di RS ?

a)

Penelitian dan Pengembangan

b)

Poli Anak

c)

Rontgen

d)

Keperawatan

e)

Kebidanan

3.

Rumah Sakit Umum Kelas C adalah Rumah Sakit Umum yang memiliki fasilitas dan kemampuan pelayanan medic spesialistik dasar.

Manakah yang termasuk dalam pelayanan medic tersebut?

a)

Penyakit Jantung

b)

Penyakit Dalam

c)

Penyakit Kulit

d)

Penyakit Paru

e)

Penyakit Mata

4.

Manakah Yang termasuk tugas dan tanggung jawab Instalasi Farmasi dalam hal Manjemen?

a)

Pengkajian Obat

b)

Pusat Informasi Obat dan Konseling

c)

Pelayanan TPN

d)

Pengelolaan dan Perbekalan Farmasi

e)

Konsultasi Keracunan

5.

Manakah Yang termasuk tugas dan tanggung jawab Instalasi Farmasi dalam hal Farmasi Klinik?

a)

Pembelian Obat secara tender

b)

Pemantauan Terapi Obat

c)

Penyimpanan Obat

d)

Distribusi Obat

e)

Merencanakan sediaan farmasi

6.

Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian di RS Abdi Luhur, Apoteker melakukan evaluasi pelayanan baik secara perspektif, konkuren maupun retrospektif.

Kegiatan evaluasi pelayanan bersifat konkuren berarti

a)

Dijalankan sebelum pelayanan dilaksanakan

b)

Dilaksanakan bersamaan dengan pelayanan

c)

Dijalankan setelah pelayanan dilaksanakan

d)

Mengevaluasi Pengobatan Pasien

e)

Survey Kepuasan Pasien

7.

Manajemen siklus obat (Drug Management Cycle) meliputi:

a)

Seleksi dan Konseling

b)

Konseling dan Pengadaan

c)

Seleksi dan Distribusi

d)

Pengadaan dan Konseling

8.

Seorang petugas kefarmasian sedang melakukan evaluasi perencanaan pengadaan sediaan farmasi di sebuah Instalasi Farmasi RS. Kemudian petugas tersebut menetukan jumlah persediaan untuk menjaga kekurangan persediaan.

Apakah istilah yang tepat untuk persediaan tersebut?

a)

Re Order Point

b)

Buffer Stock

c)

Stok maksimal

d)

Economic Order Quantity

e)

Fluktuatif Stock

9.

Obat-obatan yang disimpan di ruang penyimpanan bertemperatur dingin yaitu:

a)

Obat-obat suntik

b)

Obat-obat toksik

c)

Obat-obat termolabil

d)

Obat-obat flammable

10.

Yang dimaksud FIFO adalah

a)

Barang yang datang dahulu keluar dahulu

b)

Barang yang datang belakangan keluar dahulu

c)

Obat ED pendek keluar dahulu

d)

Obat ber ED panjang keluar dahulu

e)

Obat berharga murah keluar dahulu

11.

Seorang TTK yang bekerja di depo farmasi sedang menyiapkan obat untuk keperluan satu hari, kemudian diberi etiket dan dimasukkan kedalam 3 box (pagi, siang, sore). Setelah siap baru diberikan kepada pasien diruang rawat inap

Apakah nama system distribusi tersebut?

a)

Individual Prescription (IP)

b)

One Daily Dose (ODD)

c)

Unit Dose Dispensing (UDD)

d)

Word Floor Stok (WFS)

e)

Kombinasi IP dan UDD

12.

Pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) mendapatkan obat lidokain injeksi sebanyak satu ampul. Perawat mengambil obat yang ada di IGD. Apakah nama dari sistem distribusi obat tersebut di atas ?

a)

Desentralisasi

b)

Sentralisasi

c)

Floor stock

d)

Kombinasi

e)

Resep individu sentralisasi

13.

Anda Adalah seorang Kepala IFRS di RS X (Tipe B). Pada evaluasi tahunan Direktur RS meminta anda untuk menghitung kebutuhan SDM di IFRS dengan beban kerja sebagai berikut:

Jumlah TT (220); Resep per hari 550; Apoteker aktif (2); TVF: 4

Berapakah jumlah Apoteker yang dibutuhkan jika kondisi ideal menurut SNARS adalah 1 Apoteker per 75 TT

a)

6

b)

7

c)

8

d)

9

14.

Di ruang rawat inap, apoteker menemukan bahwa ampul Adrenalin 1 mg/mL disimpan berdekatan dengan Atropin 0,25 mg/mL di laci emergensi. Kedua obat memiliki kemasan mirip dan sering digunakan dalam kondisi gawat darurat.
Apa yang harus dilakukan oleh Apoteker tersebut?

a)

Memberi label “Obat Darurat” pada semua ampul

b)

Menyimpan kedua obat di tempat yang sama agar mudah diakses

c)

Memberi label LASA dan warna berbeda untuk memisahkan penyimpanan

d)

Menghapus salah satu obat dari daftar stok emergensi

15.

Seorang pasien anak usia 8 tahun dirawat di ruang rawat inap dengan diagnosis infeksi saluran kemih. Dokter menuliskan resep ceftriaxone 1 gram IV q24h, namun perawat secara tidak sengaja memberikan cefazolin 1 gram IV karena kemasan dan label botol mirip. Pasien mengalami reaksi anafilaksis dan harus masuk ICU.
Berdasarkan klasifikasi keselamatan pasien, Manakah kategori kejadian di atas?

a)

Adverse Drug Reaction

b)

Sentinel Event

c)

Near Miss Event

d)

Medication Error Level B

16.

Seorang Apoteker melakukan stok opname di IFRS. Apoteker tersebut menemukan obat yang akan kadaluarsa dalam jangka waktu 8 bulan lagi.
Apakah warna penandaan yang sesuai untuk sediaan tersebut?

a)

Merah

b)

Kuning

c)

Hijau

d)

Biru

17.

Di rumah sakit pendidikan, IFRS menggunakan sistem kombinasi: sebagian obat disediakan melalui UDDS untuk pasien rawat inap, dan sebagian melalui floor stock untuk emergensi. Namun, saat audit, ditemukan adanya duplikasi penyimpanan obat antara UDDS dan floor stock yang menyebabkan pemborosan.

Bagaimanakah Langkah perbaikan yang seharusnya dilakukan oleh tim farmasi?

a)

Menyediakan semua obat dalam kedua sistem untuk memudahkan akses

b)

Menghapus sistem UDDS dan hanya mempertahankan floor stock

c)

Melakukan analisis kebutuhan dan klasifikasi obat sesuai kategori distribusi (emergensi vs rutin)

d)

Menggabungkan semua stok menjadi satu di gudang utama

18.

Seorang pasien memeriksakan kesehatannya ke poli penyakit dalam, setelah menjalani pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter, pasien tersebut menebus obat di IFRS. Apakah jenis Sistem distribusi obat pasien tersebut?

a)

Individual Prescribing (IP)

b)

Whole Floor Stock

c)

Unit Dose Dispending

d)

One Daily Dose

19.

Rumah Sakit Citra Medika memiliki satu Instalasi Farmasi di dalam Rumah Sakit. Apakah sistem distribusi yang diterapkan oleh RS tersebut?

a)

Individual Prescribing

b)

Unit Dose Dispensing

c)

Sentralisasi

d)

Desentralisasi

20.

Di ruang rawat bedah, perawat hendak memberikan dopamin infus untuk pasien syok sepsis. Namun karena tergesa-gesa, ia mengambil ampul dobutamin karena kemasannya mirip dan nama hampir sama. Kesalahan ini segera disadari oleh apoteker yang sedang melakukan ward visit.

Bagaimana cara penyimpanan paling tepat yang harus dilakukan IFRS tersebut?

a)

Menyimpan semua obat kardiovaskular dalam satu rak agar mudah dicari

b)

Memberi label LASA dengan huruf besar sebagian (tALL man lettering) dan memisahkan penyimpanan

c)

Menghapus salah satu obat dari daftar rumah sakit

d)

Membatasi pemberian obat tersebut hanya untuk dokter spesialis