Font size
WorksheetsCATUR ASRAMA.
Total questions: 20
Worksheet time: 13mins
Pengertian Catur Asrama Kehidupan manusia secara berjenjang memiliki tahapan yang harus dilalui, demikian juga perkembangan kemampuan pengetahuannya, baik dalam pengetahuan spiritual maupun sosial dalam kehidupan duniawi. Beberapa referensi menjelaskan bahwa kata Catur Asrama berasal dari bahasa Sanskerta yang merupakan paduan dari kata catur dan asrama. Catur berarti empat dan asrama memiliki arti tempat atau lapangan “kerohanian”. Kata “asrama” sering juga dihubungkan dengan jenjang kehidupan. Jenjang kehidupan tersebut berdasarkan pada tahapan dan tatanan rohani, waktu, umur, dan sifat perilaku manusia
Termasuk Bagian Catur Asrama meliputi Brahmacari, Grehasta, wanaprasta, dan (a)
Bagian-Bagian Catur Asrama. Kitab Silakrama menjelaskan tentang bagian-bagian Catur Asrama sebagai berikut. “Catur Asrama ngaranya Brahmacari, Grhastha, Wanaprastha, Bhiksuka, Nahan tang Catur Asrama ngaranya." (Silakrama hal. 8) Bab 3 Catur Warna dalam Kehidupan Masyarakat 75 Terjemahannya: Yang bernama Catur Asrama ialah bahmacari, grehastha, wanaprastha, dan bhiksuka. Berdasarkan uraian tersebut maka pembagian dari Catur Asrama sangat jelas sebagai berikut.
termasuk bagian catur asrama meliputi.....
Brahmacari
Grhastha
Wanaprastha
Bhiksuka
Dharmasastra
Brahmacari Asrama Gambar 3.11 Brahmacari Asrama (masa belajar) Brahmacari asrama adalah asrama pertama dari Catur Asrama. Oleh karena itu, sering juga asrama pertama ini ditulis dengan kata brahmacari asrama. Tatanan hidup dan rohani setiap masyarakat Hindu masih dalam batas umur brahmacari asrama, yaitu menuntut ilmu pengetahuan.
Contoh masa Brahmacari adalah masa sekolah.....
paud : Pendidikan anak usia dini
TK : Taman Kanak-kanak
SD : Sekolah Dasar
SMA - SMK
Perguruan Tingga
Grehastha Asrama Gambar 3.12 Grehastha Asrama (masa berumah tangga) Grehastha asrama merupakan jenjang kehidupan berumah tangga. Pada masa jenjang inilah orang mengabdikan diri untuk mewujudkan keluarga bahagia, meneruskan keturunan, dan memberikan pelayanan secara sosial dalam kehidupan duniawi.
Meneruskan Keturunan supaya menjadikan anak yang baik dan mulia yang menjadi penuntun orang tua disebut (a)
Wanaprastha Asrama Gambar 3.13 Wanaprastha Asrama (melayani masyarakat) Wanaprastha adalah jenjang kehidupan yang ketiga dari Catur Asrama yang sering disebut dengan wanaprastha asrama. Perilaku grehastha asrama yang lebih fokus memberi pelayanan kepada keluarga mulai bergeser ke arah memberi pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini sebagai cara untuk melepaskan keterikatan dari kesibukan duniawi secara berlahan.
Pada zaman dulu seseorang yang mulai meninggalkan hidup keduniawian, seseorang pergi dari rumah dan menginap di (a)
Bhiksuka Asrama Bhiksuka sering juga disebut sanyasin. Perilaku seseorang yang sedang ada dalam fase atau masa bhiksukha mengalami peningkatan lebih lanjut terkait dengan kegiatan sosialnya. Mereka mengurangi kegiatan sosial keduniawian dan fokus pada kegiatan kerohanian.
Kehidupan seseorang pada masa Bhiksuka ini sepenuhnya dicurahkan kepada (a)
Hubungan catur warna dengan Catur Asrama dalam kehidupan sosial dapat dilihat berikut ini. a. Fase Brahmana Warna dengan Brahmacari Asrama Kedua fase bersama-sama untuk bergerak di bidang pendidikan dan pembelajaran. Pantangan-pantangannya “Brahmacari Asrama”, sehingga mereka memiliki kemampuan untuk menguasai dan ahli dalam berbagai cabang ilmu pengetahuan Weda (Brahmana Warna).
Hubungan yang tepat Catur Warna dengan Catur Asrama, pada masa Warna Brahmana yang sesuai dengan..........dalam ajaran catur Asrama
brahmacari
grehasta
wanaprasta
bhiksuka
dharmayatra
Grehastha Asrama Memasuki jenjang rumah tangga, seseorang dihadapkan dengan berbagai macam kewajiban (pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara). Belajar menjadi pemimpin keluarga dan masyarakat, baik di Bab 3 Catur Warna dalam Kehidupan Masyarakat 79 tingkat keluarga besar, desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, maupun pusat sebagai ksatrya.
Hubungan yang tepat Catur Warna dengan Catur Asrama, pada masa Warna Ksatriya, yang sesuai dengan..........dalam ajaran catur Asrama
brahmacari
grehasta
wanaprasta
bhiksuka
sukla brahmacari
Grehastha Asrama Memasuki jenjang rumah tangga, seseorang dihadapkan dengan berbagai macam kewajiban (pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara). Belajar menjadi pemimpin keluarga dan masyarakat, baik di Bab 3 Catur Warna dalam Kehidupan Masyarakat 79 tingkat keluarga besar, desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, maupun pusat sebagai ksatrya.
Hubungan yang tepat Catur Warna dengan Catur Asrama, pada masa Warna waisya, yang sesuai dengan..........dalam ajaran catur Asrama
brahmacari
grehasta
wanaprastra
bhiksuka
tresna brahmacari
Untuk menjadikan sang diri pribadi yang Sadhu Gunawan hendaknya bergerak menjadi pengabdi setia kepada masyarakat dan dharma (Bhiksukha). Bergerak sebagai pembantu yang tulus terhadap tiga golongan (Sudra, ksatrya, dan Brahmana), serta masyarakat luas (Sudra Warna).
Hubungan Catur Warna masa Sudra yang sesuai dengan hubungan Catur Asrama pada masa ini adalah tingkakan.......
brahmacari
grehasta
wanaprasta
bhiksuka
sewala brahmacari
Catur warna adalah empat pilihan bagi setiap orang terhadap profesi yang cocok untuk pribadinya masing-masing. Pemahaman tentang catur warna dapat dirumuskan berdasarkan sastra drstha. 80 Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas X Bagian-bagian dari catur warna, antara lain 1. Brahmana warna, adalah individu atau kelompok masyarakat yang memiliki kemampuan di bidang kerohanian; 2. Ksatrya warna, ialah individu atau kelompok masyarakat yang memiliki keahlian di bidang memimpin bangsa dan negara; 3. Waisya warna, adalah individu atau golongan masyarakat yang memiliki keahlian di bidang pertanian dan perdagangan; dan 4. Sudra warna, ialah individu atau golongan masyarakat yang memiliki keahlian di bidang pelayanan atau membantu atau mengabdi hanya dengan menggunakan pengetahuan dan tenaga saja.
Seseorang yang mempunya keahlian bidang kerohanian terhadap Tuhan, serta Leluhur adalah contoh kualitas warna.......
brahmana
ksatriya
waisya
sudra
candala
Catur warna adalah empat pilihan bagi setiap orang terhadap profesi yang cocok untuk pribadinya masing-masing. Pemahaman tentang catur warna dapat dirumuskan berdasarkan sastra drstha. 80 Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas X Bagian-bagian dari catur warna, antara lain 1. Brahmana warna, adalah individu atau kelompok masyarakat yang memiliki kemampuan di bidang kerohanian; 2. Ksatrya warna, ialah individu atau kelompok masyarakat yang memiliki keahlian di bidang memimpin bangsa dan negara; 3. Waisya warna, adalah individu atau golongan masyarakat yang memiliki keahlian di bidang pertanian dan perdagangan; dan 4. Sudra warna, ialah individu atau golongan masyarakat yang memiliki keahlian di bidang pelayanan atau membantu atau mengabdi hanya dengan menggunakan pengetahuan dan tenaga saja.
Seseorang yang mempunyai bakat dan kulitas hidupnya dibidang pemerintahan, militer, pegawai negeri, dalam Catur warna termasuk bagian.......
brahmana
ksatriya
waisya
sudra
candala
Catur warna adalah empat pilihan bagi setiap orang terhadap profesi yang cocok untuk pribadinya masing-masing. Pemahaman tentang catur warna dapat dirumuskan berdasarkan sastra drstha. 80 Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas X Bagian-bagian dari catur warna, antara lain 1. Brahmana warna, adalah individu atau kelompok masyarakat yang memiliki kemampuan di bidang kerohanian; 2. Ksatrya warna, ialah individu atau kelompok masyarakat yang memiliki keahlian di bidang memimpin bangsa dan negara; 3. Waisya warna, adalah individu atau golongan masyarakat yang memiliki keahlian di bidang pertanian dan perdagangan; dan 4. Sudra warna, ialah individu atau golongan masyarakat yang memiliki keahlian di bidang pelayanan atau membantu atau mengabdi hanya dengan menggunakan pengetahuan dan tenaga saja.
Seseorang yang mempunyai bakat berdagang, bertani, menghasilkan produk untuk kebutuhan hidup orang banyak, hal ini termasuk warna......
brahmana
ksatriya
waisya
sudra
candala
Catur warna adalah empat pilihan bagi setiap orang terhadap profesi yang cocok untuk pribadinya masing-masing. Pemahaman tentang catur warna dapat dirumuskan berdasarkan sastra drstha. 80 Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas X Bagian-bagian dari catur warna, antara lain 1. Brahmana warna, adalah individu atau kelompok masyarakat yang memiliki kemampuan di bidang kerohanian; 2. Ksatrya warna, ialah individu atau kelompok masyarakat yang memiliki keahlian di bidang memimpin bangsa dan negara; 3. Waisya warna, adalah individu atau golongan masyarakat yang memiliki keahlian di bidang pertanian dan perdagangan; dan 4. Sudra warna, ialah individu atau golongan masyarakat yang memiliki keahlian di bidang pelayanan atau membantu atau mengabdi hanya dengan menggunakan pengetahuan dan tenaga saja.
Seseorang yang mempunyai kualitas hidup sebagai buruh, karyawan, suatu perusahaan, termasuk warna.....
brahmana
ksatriya
waisya
sudra
candala
Catur warna terdiri dari kelompok Brahmana, Ksatrya, Wesya, dan Sudra. Orang yang ahli dalam bidang kerohanian/intelektual dalam catur warna termasuk dalam kelompok warna ....
Brahmacari
Brahmana
Ksatrya
Wesya
Sudra
Catur warna terdiri dari Brahmana, Ksatrya, Wesya, dan Sudra. Orang yang ahli dalam bidang pertanian dan perdagangan dalam catur warna termasuk dalam kelompok warna ....
Brahmacari
Brahmana
Ksatrya
Waisya
Sudra
Kemakmuran dan kesejahteraan menjadi tujuan setiap masyarakat dalam kehidupan. Dalam catur warna yang memiliki kewajiban untuk memikirkan kemakmuran dan memiliki kemampuan di bidang ekonomi dalam pemerintahan pada catur warna termasuk pada kelompok Warna ....
Brahmacari
Brahmana
Ksatrya
Wesya
Sudra
Profesi yang mulia adalah ketika kita dengan tulus bisa melayani orang lain. Dalam catur warna, bagi setiap orang yang hanya memiliki kemampuan jasmani untuk melayani orang lain dalam kelompok tersebut termasuk pada kelompok warna ....
Brahmacari
Brahmana
Ksatrya
Waisya
Sudra
Seseorang yang mendapatkan kepercayaan untuk memimpin sebuah organisasi sosial kemasyarakatan merupakan sebuah keniscayaan yang sangat mulia. Profesi tersebut dalam catur warna termasuk pada kelompok profesi ....
pemimpin negara
tentara nasional indonesia
pedagang
petani
kaum buruh
Masyarakat yang memiliki profesi dan kemampuan dalam ekonomi, dalam catur warna merupakan kelompok masyarakat ....
pedagang
petani
karyawan
sekuriti
manajer
