Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Konfrensi Asia Afrika di Bandung

Total questions: 31

Worksheet time: 16mins

Name
Class
Date
1.

Perang Dingin yang muncul setelah berakhrnya perang dunia II telah memengaruhi berbagai bidang kehidupan manusia. Pengaruh Perang Dingin dalam bidang politik yaitu

a)

munculnya negara adikuasa

b)

munculnya negara-negara baru

c)

lahirnya negara-negara industry

d)

berkembangnya komunisme dan liberalisme

e)

berkembangnya nasionalisme dan patriotisme

2.

Kutipan pidato berjudul Mendayung Antara Dua Karang tersebut dibacakan oleh Moh. Hatta dalam siding KNIP. Dalam pidatonya pada siding KNIP tanggal 2 September 1948, Moh. Hatta menegaskan Indonesia tidak memihak ke salah satu negara adidaya. Hal ini menggambarkan bahwa :

a)

Indonesia menjadi penengah ditengah konflikAmerika serikat dan Uni soviet

b)

Pengaruh Amerika serikat dan Uni soviet tidak berdampak buruk bagi bangsa Indonesia

c)

Sistem politik Amerika serikat dan uni soviet tidak cocok dengan iklim politik di Indonesia

d)

Indonesia diakui sebagai pelopor Gerakan Non-Blok demi terwujudnya perdamain dunia

e)

Indonesia tidak terlibat dalam pertarungan politik Internasional antara blok barat dan blok timur

3.

Pada masa perang dingin, negara negara diseluruh dunia dihadapkan pada dampak persaingan Blok Barat dan Blok Timur. Indonesia tidak menjadi bagian dari salah satu blok pada masa perang dingin karena

a)

Amerika Serikat tidak memberikan bantuan ekonomi pada Indonesia

b)

Uni Soviet menganggap Indonesia tidak memiliki potensi sumber daya manusia

c)

Indonesia menganut politik luar negeri bebas aktif

d)

Indonesia menerapkan kebijakan politik dan ekonomi mandiri

e)

Indonesia merasa belum sejajar dengan negara-negara yang terlibat perang dingin

4.

Gagasan untuk menlaksanakan Konferensi Asia Afrika muncul pada konferensi Colombo. Tokoh yang memprakarsai untuk mengadakan Konferensi Asia Afrika adalah

a)

Jawaharlal Nehru dari India

b)

Ali Sastroamidjoyo dari Indonesia

c)

Muhammad Ali Jinnah dari Pakistan

d)

Sir John Kotelawala dari Sri Lanka

e)

U Nu dari Burma

5.

Sebagai bukti peran aktif Indonesia pada masa perang dingin dilaksanakan Konferensi Asia Afrika di laksanakan di Bandung pada tahun 1955. Tujuan dilaksanakannya Konferensi Asia Afrika antara lain adalah adalah

a)

Mengembangkan kerjasama dibidang militer untuk menjaga keamanan negara anggota KAA dari bangsa Kolonial, ancaman terorisme, dan isu keamanan dunia

b)

Meninjau masalah-masalah Ras, Suku, dan Agama sebagai isu-isu penting untuk tercapainya negara- negara anggota KAA yang merdeka

c)

Menjadikan negara-negara yang tergabung di KAA sebagai negara penguasa ekonomi terutama sektor Migas

d)

Mempertimbangkan masalah kepentingan khusus dari bangsa-bangsa Asia Afrika terkait kedaulatan nasional, rasialisme, dan kolonialisme

e)

Memupuk kesetiakawanan antara negara-negara yang tergabung dalam KAA untuk salin membantu dibidang ekonomi dan Hukum

6.

Indonesia telah menunjukkan perannya untuk ikut menciptakan perdamaian dunia melalui penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika pada masa perang dingin. Peran Indonesia dalam Konferensi Asia Afrika secara umum adalah

a)

sebagai pengambil keputusan mayoritas disetiap konferensi

b)

memprakarsai untuk mengadakan Konferensi dan sebagai tempat penyelenggaranya

c)

Menjadi panitia ad hoc untuk setiap penyelenggaraan KAA

d)

Menjadi penyumbang dana terbesar disetiap konferensi

e)

sebagai penengah bagi negara-negara anggota KAA yang sedang konflik

7.

Indonesia menunjukkan sikap netral pada masa Perang Dingin dengan menjadi salah satu inisiator pembentukan Gerakan Non Blok (GNB). Indonesia terlibat dalam gerakan non blok disebabkan karena

a)

Blok Barat dan Blok Timur tidak memberikan keuntungan kepada Indonesia

b)

Uni Soviet memandang Indonesia tidak memiliki kekuatan tempur yang kuat

c)

Indonesia menerapkan prinsip berdiri di atas kaki sendiri

d)

Amerika Serikat membantu Belanda dalam perebutan Irian Barat

e)

Indonesia menganut paham politik luar negeri bebas dan aktif

8.

Perang Dingin yang terjadi antara Amerika Serikat dan Uni Soviet sangat berpengaruh kepada negara di dunia dan juga Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan Indonesia dalam menghadapi Perang Dingin dalam bidang politik adalah

a)

mengikuti jejak Amerika Serikat

b)

mengikui jejak Unisoviet

c)

menjadi salah satu pemrakarsa munculnya Gerakan Non Blok

d)

keluar dari anggota Perserikatan bangsa bangsa

e)

ikut mengirimkan Pasukan Garuda

9.

Persaingan antara blok barat dan Blok timur setelah perang dunia II telah melahirkan Perang Dingin. Dalam suasana perang dingin muncul gagasan bagi negara-negara berkembang untuk

a)

membentuk Gerakan Non-Blok

b)

membentuk kerja sama regional

c)

melawan dominasi blok Barat dan blok Timur

d)

memperkuat pertahanan militer

e)

menandingi kekuatan Uni Soviet dan Amerika Serikat

10.

Perhatikan pernyataan berikut!

1) Merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Konterensi Asia Atrika (KAA).

2) Dibentuk pada tanggal 14 September 1960 di Baghdad, Irak.

3) Diprakarsai oleh negara-negara yang baru merdeka dan tidak ingin bergabung dalam blok Timur atau blok Barat.

4) Salah satu tujuannya adalah membendung pengaruh negatif blok Timur dan blok Barat.

5) Salah satu latar belakang pembentukannya adalah aksi pembakaran masjid Al-Aqsha.

Pernyataan yang terkait dengan organisasi Gerakan Non-Blok (GNB) ditunjukkan oleh nomor

a)

1), 2), dan 3)

b)

1), 3), dan 4)

c)

2), 3), dan 4)

d)

2), 4), dan 5)

e)

3), 4), dan 5)

11.

Indonesia telah menunjukkan peran aktifnya pada masa perang dingin melalui kegiatan Konferensi Asia Afrika dan Gerakan Non Blok. Keterkaitan antara Konferensi Asia Afrika (KAA) dan Gerakan Non-Blok (GNB) adalah

a)

seluruh program kerja dalam GNB di-implementasikan dalam KAA

b)

GNB merupakan organisasi tandingan untuk menyaingi eksistensi kegiatan KAA

c)

negara yang tidak mengikuti KAA kemudian membentuk GNB untuk mengakomodasi tujuannya

d)

landasan pemikiran Dasasila Bandung dalam KAA menjadi tonggak pembentukan GNB

e)

salah satu hasil GNB adalah pembentukan KAA yang bertujuan meredakan konflik besar dunia

12.

Konferensi Tingkat Tinggi Asia–Afrika (disingkat KTT Asia Afrika atau KAA) dilaksanakan di ...

a)

Bandung

b)

surabaya

c)

Jakarta

d)

Banten

13.

Pertemuan KAA berlangsung pada Tanggal ...

a)

4 April-8. April 1955

b)

14 April-18. April 1955

c)

24 April-28. April 1955

d)

18 April-24. April 1955

14.

erang Dingin yang muncul setelah berakhrnya perang dunia II telahmemengaruhi berbagai bidang kehidupan manusia. Pengaruh Perang Dingindalam bidang politik yaitu . . . .

a)

munculnya negara adikuasa

b)

munculnya negara-negara baru

c)

lahirnya negara-negara industry

d)

berkembangnya komunisme dan liberalism

15.

Gagasan untuk menlaksanakan Konferensi Asia Afrika muncul pada konferensiColombo. Tokoh yang memprakarsai untuk mengadakan Konferensi Asia Afrikaadalah...

a)

Jawaharlal Nehru dari India

b)

Ali Sastroamidjoyo dari Indonesia

c)

Muhammad Ali Jinnah dari Pakistan

d)

Sir John Kotelawala dari Sri Lanka

16.

Sebagai bukti peran aktif Indonesia pada masa perang dingin dilaksanakanKonferensi Asia Afrika di laksanakan di Bandung pada tahun 1955. Tujuandilaksanakannya Konferensi Asia Afrika antara lain adalah adalah …

a)

engembangkan kerjasama dibidang militer untuk menjaga keamanannegara anggota KAA dari bangsa Kolonial, ancaman terorisme, dan isukeamanan dunia

b)

Meninjau masalah-masalah Ras, Suku, dan Agama sebagai isu-isu pentinguntuk tercapainya negara- negara anggota KAA yang merdeka 

c)

Menjadikan negara-negara yang tergabung di KAA sebagai negara penguasaekonomi terutama sektor Migas

d)

Mempertimbangkan masalah kepentingan khusus dari bangsa-bangsa Asia-Afrika terkait kedaulatan nasional, rasialisme, dan kolonialisme

17.

Indonesia telah menunjukkan perannya untuk ikut menciptakan perdamaiandunia melalui penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika pada masa perang dingin.Peran Indonesia dalam Konferensi Asia Afrika secara umum adalah...

a)

sebagai pengambil keputusan mayoritas disetiap konferensi

b)

memprakarsai untuk mengadakan Konferensi dan sebagai tempatpenyelenggaranya

c)

Menjadi panitia ad hoc untuk setiap penyelenggaraan KAA

d)

Menjadi penyumbang dana terbesar disetiap konferensi

18.

Negara yang diundang pada konferensi Asiap Afrika sejumlah ...

a)

52

b)

23

c)

25

d)

29

19.

Ketua Komite kebudayaan dijabat oleh..

a)

Mr. Moh. Yamin

b)

Mr. Ali Sastroamidjojo

c)

Prof. Ir. Roosseno

d)

Moh. Hatta

20.

Tokoh pergerakan yang memimpin Konferensi Asia Afrika di Bandung pada tahun 1955 adalah ...

a)

Soekarno

b)

Moh. Hatta

c)

Ir. soekarni

d)

Moh. Yamin

21.

Kutipan pidato berjudul Mendayung Antara Dua Karang tersebut dibacakan oleh Moh. Hatta dalam siding KNIP. Dalam pidatonya pada siding KNIP tanggal 2 September 1948, Moh. Hatta menegaskan Indonesia tidak memihak ke salah satu negara adidaya. Hal ini menggambarkan bahwa :

a)

Indonesia menjadi penengah ditengah konflikAmerika serikat dan Uni soviet

b)

Pengaruh Amerika serikat dan Uni soviet tidak berdampak buruk bagi bangsa Indonesia

c)

Sistem politik Amerika serikat dan uni soviet tidak cocok dengan iklim politik di Indonesia

d)

Indonesia tidak terlibat dalam pertarungan politik Internasional antara blok barat dan blok timur

22.

Kutipan pidato berjudul Mendayung Antara Dua Karang tersebut dibacakan oleh Moh. Hatta dalam siding KNIP. Dalam pidatonya pada siding KNIP tanggal 2 September 1948, Moh. Hatta menegaskan Indonesia tidak memihak ke salah satu Negara adidaya. Langkah tersebut bertujuan untuk…..

a)

Indonesia menjadi penengah ditengah konflikAmerika serikat dan Uni soviet

b)

Pengaruh Amerika serikat dan Uni soviet tidak berdampak buruk bagi bangsa Indonesia

c)

System politik Amerika serikat dan uni soviet tidak cocok dengan iklim politik di Indonesia

d)

Indonesia diakui sebagai pelopor Gerakan Non-Blok demi terwujudnya perdamain dunia

e)

Indonesia tidak terlibat dalam pertarungan politik Internasional antara block barat dan block timur

23.

Indonesia harus secara aktif mewujudkan tercapainya perdamaian dunia dengan terlibat aktif dalam penyelesaian konflik dikawasan tertentu. Indonesia memainkan peran penting dalam tatanan dunia internasional. Sikap yang ditunjukkan bangsa Indonesia saat wilayah Asia Tenggara mendapat pengaruh perang dingin pada 1950-an adalah…..

a)

Menjauhkan kawasan asia tenggara dari segala unsur perang dingin

b)

Melobi dewan keamanan PBB agar mengambil sikap terkait terjadinya perang dingin

c)

Membentuk aliansi baru untuk membendung pengaruh perang dingin di Asia tenggara

d)

Menyusun kerangka berpikir internasional yang mampu meredam terjadinya perang dingin

e)

Menunjukkan ketegasan dan menyatukan Negara-negara asia tenggara untuk mengatasi konflik

24.

Politik luar negeri merupakan suatu cara bagi bangsa Indonesia menempatkan diri dalam pergaulan internasional. Langkah awal yang dilakukan pemerintah Indonesia setelah merdeka terkait politik luar negeri adalah...

a)

meminta KTN membujuk Belanda untuk menghentikan agresi militer di Indonsia

b)

meminta Australia untuk membantu pengakuan kemerdekaan Indonesia

c)

menjadikan PBB sebagai konsultan dalam upaya mendapatkan pengakuan kemerdekaan

d)

memilih menjadi negara netral yang tidak bersekutu dengan blok Barat maupun blok Timur

e)

menggalang dukungan dari beberapa negara agar memberikan dukungan terhadap Indonesia

25.

Perhatikan keterangan berikut!

1) Politik luar negeri Indonesia berkaitan erat dengan kabinet-kabinet yang berkuasa. Setiap kabinet yang berkuasa menjalankan politik luar negeri Indonesia dengan cara berbeda.

2) Bangsa Indonesia memprakarsai beberapa upaya menentang aksi penjajahan seperti penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika (KAA) dan pembentukan Gerakan Non-Blok (GNB).

Arah politik luar negeri bangsa Indonesia pada periode 1950-an difokuskan pada upaya menentang segala bentuk penjajahan di dunia. Keterangan diatas berkaitan dengan sikap politik luar negeri Indonesia pada masa...

a)

Demokrasi Terpimpin

b)

Demokrasi Liberal

c)

Reformasi

d)

Orde Baru

e)

Revolusi

26.

Presiden Soeharto berupaya menjadikan politik luar negeri bangsa Indonesia sebagai sarana mewujudkan stabilitas ekonomi. Pada masa Orde Baru Indonesia memiliki kedekatan dengan Amerika Serikat. Dampak positif kedekatan tersebut adalah...

a)

Indonesia menjadi negara dunia ketiga yang cukup disegani dalam pergaulan internasional

b)

Amerika Serikat membentuk organisasi yang akan memberikan bantuan ekonomi kepada Indonesia

c)

jalinan kerja sama perdagangan internasional antara Indonesia dan Amerika Serikat makin erat

d)

Indonesia bergabung menjadi salah satu negara blok Barat

e)

Indonesia mendapatkan dukungan dari Amerika Serikat saat menghadapi masalah sengketa internasional

27.

Konferensi Asia-Afrika adalah konferensi yang diadakan di bandung pada 18 april 1955. Pelaksanaan konferensi Asia-Afrika (KAA) diawali dengan konferensi Kolombo pada 1954. Latar belakan pelaksanaan konferensi Kolombo adalah.....

a)

Banyak negara di dunia yang menginginkan kemerdekaan

b)

Pengaruh blok barat dan blok timur yang tidak dapat dikendalikan

c)

PBB tidak mampu menyelesaikan berbagai konflik antarnegara

d)

Perasaan senasib negara-negara di Asia dan Afrika akibat penjajahan bangsa-bangsa barat

e)

Rencana pembangunan senjata nuklir oleh blok barat dan blok timur yang dapat mengancam perdamaian

28.

Selain konferensi Asia-Afrika, muncul juga Gerakan Non Blok. Konferensi Asia-Afrika (KAA) dan Gerakan Non Blok (GNB) memiliki keterkaitan erat. Keterkaitan antara konferensi Asia-Afrika (KAA) dan Gerakan Non Blok (GNB) adalah...

a)

Seluruh program kerja GNB diimplementasikan dalam KAA

b)

GNB merupakan organisasi tandingan untuk menyaingi eksistensi KAA

c)

Landasan pemikiran dasasila Bandung dalam KAA menjadi tonggak pembentukan GNB

d)

Negara yang tidak mengikuti KAA kemudian membentuk GNB untuk mengakomodasi tujuannya

e)

Salah satu hasil GNB adalah pembentukan KAA yang bertujuan meredakan konflik besar dunia.

29.

Terdapat sebuah organisasi yang diprakarsai oleh beberapa negara di Asia Tenggara, dengan keterangan sebagai berikut :


1) Organisasi yang dibentuk dengan dasar perasaan senasib negara-negara yang pernah merasakan penjajahan negara-negara Barat

2) Diprakarsasi oleh Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina


Keterangan di atas terkait dengan salah satu organisasi regional. Organisasi yang dimaksud adalah....

a)

Non-Aligned Movement

b)

Asean Footbal Federation

c)

Zone of Peace, Freedom, and Neutrality

d)

Association of Southeast Asian Nation

e)

Southeast Asia Nuclear Weapon Free Z

30.

Deklarsi Djuanda dicetuskan oleh Djuanda Kartawidjaja pada 13 Desember 1957. Keterangan yang tepat terkait dengan deklarasi Djuanda ditunjukan oleh pilihan....

a)

Disusun sebagai bentuk protes terhadap hukum laut internasional yang dianggap kurang adil bagi Indonesia

b)

Disusun oleh Djuanda Kartawidjaja dengan memperhatikan masukan dari beberapa pakar hukum Internasional

c)

Menjadi hukumterbaru bagi batas wilayah daratan dan udara Indonesia menggantikan hukum warisan Belanda

d)

Mendapat penolakan PBB beberapa negara kepulauan karena disusun secara sepihak dan bersifat subjektif

e)

Disusun sebagai suatu usaha bangsa Indonesia untuk memeperjuangkan batas wilayah laut Indonesia

31.

Tujuan jangka pendek politik luar negeri Indonesia yaitu melanjutkan perjuangan anti imperialism serta mempertahankan kepribadian Indonesia di pengaruh blok Barat dan blok Timur.


Tujuan tersebut dilatarbelakangi oleh…

a)

desakan agar Indonesia tidak bergabung dengan blok Barat dan blok Timur

b)

sejarah bangsa Indonesia yang pernah mengalami penjajahan bangsa-bangsa barat

c)

kapitalisme dan imperialism yang semakin mengencam bangsa Indonesia

d)

keinginan rak yat Indonesia untuk menjadi pelopor perjuangan anti imperialisme

e)

kerjasama yang menguntungkan antara bangsa Indonesia dan negara-negara adikuasa