WorksheetsKonfrensi Asia Afrika di Bandung
Total questions: 31
Worksheet time: 16mins
Perang Dingin yang muncul setelah berakhrnya perang dunia II telah memengaruhi berbagai bidang kehidupan manusia. Pengaruh Perang Dingin dalam bidang politik yaitu
munculnya negara adikuasa
munculnya negara-negara baru
lahirnya negara-negara industry
berkembangnya komunisme dan liberalisme
berkembangnya nasionalisme dan patriotisme
Kutipan pidato berjudul Mendayung Antara Dua Karang tersebut dibacakan oleh Moh. Hatta dalam siding KNIP. Dalam pidatonya pada siding KNIP tanggal 2 September 1948, Moh. Hatta menegaskan Indonesia tidak memihak ke salah satu negara adidaya. Hal ini menggambarkan bahwa :
Indonesia menjadi penengah ditengah konflikAmerika serikat dan Uni soviet
Pengaruh Amerika serikat dan Uni soviet tidak berdampak buruk bagi bangsa Indonesia
Sistem politik Amerika serikat dan uni soviet tidak cocok dengan iklim politik di Indonesia
Indonesia diakui sebagai pelopor Gerakan Non-Blok demi terwujudnya perdamain dunia
Indonesia tidak terlibat dalam pertarungan politik Internasional antara blok barat dan blok timur
Pada masa perang dingin, negara negara diseluruh dunia dihadapkan pada dampak persaingan Blok Barat dan Blok Timur. Indonesia tidak menjadi bagian dari salah satu blok pada masa perang dingin karena
Amerika Serikat tidak memberikan bantuan ekonomi pada Indonesia
Uni Soviet menganggap Indonesia tidak memiliki potensi sumber daya manusia
Indonesia menganut politik luar negeri bebas aktif
Indonesia menerapkan kebijakan politik dan ekonomi mandiri
Indonesia merasa belum sejajar dengan negara-negara yang terlibat perang dingin
Gagasan untuk menlaksanakan Konferensi Asia Afrika muncul pada konferensi Colombo. Tokoh yang memprakarsai untuk mengadakan Konferensi Asia Afrika adalah
Jawaharlal Nehru dari India
Ali Sastroamidjoyo dari Indonesia
Muhammad Ali Jinnah dari Pakistan
Sir John Kotelawala dari Sri Lanka
U Nu dari Burma
Sebagai bukti peran aktif Indonesia pada masa perang dingin dilaksanakan Konferensi Asia Afrika di laksanakan di Bandung pada tahun 1955. Tujuan dilaksanakannya Konferensi Asia Afrika antara lain adalah adalah
Mengembangkan kerjasama dibidang militer untuk menjaga keamanan negara anggota KAA dari bangsa Kolonial, ancaman terorisme, dan isu keamanan dunia
Meninjau masalah-masalah Ras, Suku, dan Agama sebagai isu-isu penting untuk tercapainya negara- negara anggota KAA yang merdeka
Menjadikan negara-negara yang tergabung di KAA sebagai negara penguasa ekonomi terutama sektor Migas
Mempertimbangkan masalah kepentingan khusus dari bangsa-bangsa Asia Afrika terkait kedaulatan nasional, rasialisme, dan kolonialisme
Memupuk kesetiakawanan antara negara-negara yang tergabung dalam KAA untuk salin membantu dibidang ekonomi dan Hukum
Indonesia telah menunjukkan perannya untuk ikut menciptakan perdamaian dunia melalui penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika pada masa perang dingin. Peran Indonesia dalam Konferensi Asia Afrika secara umum adalah
sebagai pengambil keputusan mayoritas disetiap konferensi
memprakarsai untuk mengadakan Konferensi dan sebagai tempat penyelenggaranya
Menjadi panitia ad hoc untuk setiap penyelenggaraan KAA
Menjadi penyumbang dana terbesar disetiap konferensi
sebagai penengah bagi negara-negara anggota KAA yang sedang konflik
Indonesia menunjukkan sikap netral pada masa Perang Dingin dengan menjadi salah satu inisiator pembentukan Gerakan Non Blok (GNB). Indonesia terlibat dalam gerakan non blok disebabkan karena
Blok Barat dan Blok Timur tidak memberikan keuntungan kepada Indonesia
Uni Soviet memandang Indonesia tidak memiliki kekuatan tempur yang kuat
Indonesia menerapkan prinsip berdiri di atas kaki sendiri
Amerika Serikat membantu Belanda dalam perebutan Irian Barat
Indonesia menganut paham politik luar negeri bebas dan aktif
Perang Dingin yang terjadi antara Amerika Serikat dan Uni Soviet sangat berpengaruh kepada negara di dunia dan juga Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan Indonesia dalam menghadapi Perang Dingin dalam bidang politik adalah
mengikuti jejak Amerika Serikat
mengikui jejak Unisoviet
menjadi salah satu pemrakarsa munculnya Gerakan Non Blok
keluar dari anggota Perserikatan bangsa bangsa
ikut mengirimkan Pasukan Garuda
Persaingan antara blok barat dan Blok timur setelah perang dunia II telah melahirkan Perang Dingin. Dalam suasana perang dingin muncul gagasan bagi negara-negara berkembang untuk
membentuk Gerakan Non-Blok
membentuk kerja sama regional
melawan dominasi blok Barat dan blok Timur
memperkuat pertahanan militer
menandingi kekuatan Uni Soviet dan Amerika Serikat
Perhatikan pernyataan berikut!
1) Merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Konterensi Asia Atrika (KAA).
2) Dibentuk pada tanggal 14 September 1960 di Baghdad, Irak.
3) Diprakarsai oleh negara-negara yang baru merdeka dan tidak ingin bergabung dalam blok Timur atau blok Barat.
4) Salah satu tujuannya adalah membendung pengaruh negatif blok Timur dan blok Barat.
5) Salah satu latar belakang pembentukannya adalah aksi pembakaran masjid Al-Aqsha.
Pernyataan yang terkait dengan organisasi Gerakan Non-Blok (GNB) ditunjukkan oleh nomor
1), 2), dan 3)
1), 3), dan 4)
2), 3), dan 4)
2), 4), dan 5)
3), 4), dan 5)
Indonesia telah menunjukkan peran aktifnya pada masa perang dingin melalui kegiatan Konferensi Asia Afrika dan Gerakan Non Blok. Keterkaitan antara Konferensi Asia Afrika (KAA) dan Gerakan Non-Blok (GNB) adalah
seluruh program kerja dalam GNB di-implementasikan dalam KAA
GNB merupakan organisasi tandingan untuk menyaingi eksistensi kegiatan KAA
negara yang tidak mengikuti KAA kemudian membentuk GNB untuk mengakomodasi tujuannya
landasan pemikiran Dasasila Bandung dalam KAA menjadi tonggak pembentukan GNB
salah satu hasil GNB adalah pembentukan KAA yang bertujuan meredakan konflik besar dunia
Konferensi Tingkat Tinggi Asia–Afrika (disingkat KTT Asia Afrika atau KAA) dilaksanakan di ...
Bandung
surabaya
Jakarta
Banten
Pertemuan KAA berlangsung pada Tanggal ...
4 April-8. April 1955
14 April-18. April 1955
24 April-28. April 1955
18 April-24. April 1955
erang Dingin yang muncul setelah berakhrnya perang dunia II telahmemengaruhi berbagai bidang kehidupan manusia. Pengaruh Perang Dingindalam bidang politik yaitu . . . .
munculnya negara adikuasa
munculnya negara-negara baru
lahirnya negara-negara industry
berkembangnya komunisme dan liberalism
Gagasan untuk menlaksanakan Konferensi Asia Afrika muncul pada konferensiColombo. Tokoh yang memprakarsai untuk mengadakan Konferensi Asia Afrikaadalah...
Jawaharlal Nehru dari India
Ali Sastroamidjoyo dari Indonesia
Muhammad Ali Jinnah dari Pakistan
Sir John Kotelawala dari Sri Lanka
Sebagai bukti peran aktif Indonesia pada masa perang dingin dilaksanakanKonferensi Asia Afrika di laksanakan di Bandung pada tahun 1955. Tujuandilaksanakannya Konferensi Asia Afrika antara lain adalah adalah …
engembangkan kerjasama dibidang militer untuk menjaga keamanannegara anggota KAA dari bangsa Kolonial, ancaman terorisme, dan isukeamanan dunia
Meninjau masalah-masalah Ras, Suku, dan Agama sebagai isu-isu pentinguntuk tercapainya negara- negara anggota KAA yang merdeka
Menjadikan negara-negara yang tergabung di KAA sebagai negara penguasaekonomi terutama sektor Migas
Mempertimbangkan masalah kepentingan khusus dari bangsa-bangsa Asia-Afrika terkait kedaulatan nasional, rasialisme, dan kolonialisme
Indonesia telah menunjukkan perannya untuk ikut menciptakan perdamaiandunia melalui penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika pada masa perang dingin.Peran Indonesia dalam Konferensi Asia Afrika secara umum adalah...
sebagai pengambil keputusan mayoritas disetiap konferensi
memprakarsai untuk mengadakan Konferensi dan sebagai tempatpenyelenggaranya
Menjadi panitia ad hoc untuk setiap penyelenggaraan KAA
Menjadi penyumbang dana terbesar disetiap konferensi
Negara yang diundang pada konferensi Asiap Afrika sejumlah ...
52
23
25
29
Ketua Komite kebudayaan dijabat oleh..
Mr. Moh. Yamin
Mr. Ali Sastroamidjojo
Prof. Ir. Roosseno
Moh. Hatta
Tokoh pergerakan yang memimpin Konferensi Asia Afrika di Bandung pada tahun 1955 adalah ...
Soekarno
Moh. Hatta
Ir. soekarni
Moh. Yamin
Kutipan pidato berjudul Mendayung Antara Dua Karang tersebut dibacakan oleh Moh. Hatta dalam siding KNIP. Dalam pidatonya pada siding KNIP tanggal 2 September 1948, Moh. Hatta menegaskan Indonesia tidak memihak ke salah satu negara adidaya. Hal ini menggambarkan bahwa :
Indonesia menjadi penengah ditengah konflikAmerika serikat dan Uni soviet
Pengaruh Amerika serikat dan Uni soviet tidak berdampak buruk bagi bangsa Indonesia
Sistem politik Amerika serikat dan uni soviet tidak cocok dengan iklim politik di Indonesia
Indonesia tidak terlibat dalam pertarungan politik Internasional antara blok barat dan blok timur
Kutipan pidato berjudul Mendayung Antara Dua Karang tersebut dibacakan oleh Moh. Hatta dalam siding KNIP. Dalam pidatonya pada siding KNIP tanggal 2 September 1948, Moh. Hatta menegaskan Indonesia tidak memihak ke salah satu Negara adidaya. Langkah tersebut bertujuan untuk…..
Indonesia menjadi penengah ditengah konflikAmerika serikat dan Uni soviet
Pengaruh Amerika serikat dan Uni soviet tidak berdampak buruk bagi bangsa Indonesia
System politik Amerika serikat dan uni soviet tidak cocok dengan iklim politik di Indonesia
Indonesia diakui sebagai pelopor Gerakan Non-Blok demi terwujudnya perdamain dunia
Indonesia tidak terlibat dalam pertarungan politik Internasional antara block barat dan block timur
Indonesia harus secara aktif mewujudkan tercapainya perdamaian dunia dengan terlibat aktif dalam penyelesaian konflik dikawasan tertentu. Indonesia memainkan peran penting dalam tatanan dunia internasional. Sikap yang ditunjukkan bangsa Indonesia saat wilayah Asia Tenggara mendapat pengaruh perang dingin pada 1950-an adalah…..
Menjauhkan kawasan asia tenggara dari segala unsur perang dingin
Melobi dewan keamanan PBB agar mengambil sikap terkait terjadinya perang dingin
Membentuk aliansi baru untuk membendung pengaruh perang dingin di Asia tenggara
Menyusun kerangka berpikir internasional yang mampu meredam terjadinya perang dingin
Menunjukkan ketegasan dan menyatukan Negara-negara asia tenggara untuk mengatasi konflik
Politik luar negeri merupakan suatu cara bagi bangsa Indonesia menempatkan diri dalam pergaulan internasional. Langkah awal yang dilakukan pemerintah Indonesia setelah merdeka terkait politik luar negeri adalah...
meminta KTN membujuk Belanda untuk menghentikan agresi militer di Indonsia
meminta Australia untuk membantu pengakuan kemerdekaan Indonesia
menjadikan PBB sebagai konsultan dalam upaya mendapatkan pengakuan kemerdekaan
memilih menjadi negara netral yang tidak bersekutu dengan blok Barat maupun blok Timur
menggalang dukungan dari beberapa negara agar memberikan dukungan terhadap Indonesia
Perhatikan keterangan berikut!
1) Politik luar negeri Indonesia berkaitan erat dengan kabinet-kabinet yang berkuasa. Setiap kabinet yang berkuasa menjalankan politik luar negeri Indonesia dengan cara berbeda.
2) Bangsa Indonesia memprakarsai beberapa upaya menentang aksi penjajahan seperti penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika (KAA) dan pembentukan Gerakan Non-Blok (GNB).
Arah politik luar negeri bangsa Indonesia pada periode 1950-an difokuskan pada upaya menentang segala bentuk penjajahan di dunia. Keterangan diatas berkaitan dengan sikap politik luar negeri Indonesia pada masa...
Demokrasi Terpimpin
Demokrasi Liberal
Reformasi
Orde Baru
Revolusi
Presiden Soeharto berupaya menjadikan politik luar negeri bangsa Indonesia sebagai sarana mewujudkan stabilitas ekonomi. Pada masa Orde Baru Indonesia memiliki kedekatan dengan Amerika Serikat. Dampak positif kedekatan tersebut adalah...
Indonesia menjadi negara dunia ketiga yang cukup disegani dalam pergaulan internasional
Amerika Serikat membentuk organisasi yang akan memberikan bantuan ekonomi kepada Indonesia
jalinan kerja sama perdagangan internasional antara Indonesia dan Amerika Serikat makin erat
Indonesia bergabung menjadi salah satu negara blok Barat
Indonesia mendapatkan dukungan dari Amerika Serikat saat menghadapi masalah sengketa internasional
Konferensi Asia-Afrika adalah konferensi yang diadakan di bandung pada 18 april 1955. Pelaksanaan konferensi Asia-Afrika (KAA) diawali dengan konferensi Kolombo pada 1954. Latar belakan pelaksanaan konferensi Kolombo adalah.....
Banyak negara di dunia yang menginginkan kemerdekaan
Pengaruh blok barat dan blok timur yang tidak dapat dikendalikan
PBB tidak mampu menyelesaikan berbagai konflik antarnegara
Perasaan senasib negara-negara di Asia dan Afrika akibat penjajahan bangsa-bangsa barat
Rencana pembangunan senjata nuklir oleh blok barat dan blok timur yang dapat mengancam perdamaian
Selain konferensi Asia-Afrika, muncul juga Gerakan Non Blok. Konferensi Asia-Afrika (KAA) dan Gerakan Non Blok (GNB) memiliki keterkaitan erat. Keterkaitan antara konferensi Asia-Afrika (KAA) dan Gerakan Non Blok (GNB) adalah...
Seluruh program kerja GNB diimplementasikan dalam KAA
GNB merupakan organisasi tandingan untuk menyaingi eksistensi KAA
Landasan pemikiran dasasila Bandung dalam KAA menjadi tonggak pembentukan GNB
Negara yang tidak mengikuti KAA kemudian membentuk GNB untuk mengakomodasi tujuannya
Salah satu hasil GNB adalah pembentukan KAA yang bertujuan meredakan konflik besar dunia.
Terdapat sebuah organisasi yang diprakarsai oleh beberapa negara di Asia Tenggara, dengan keterangan sebagai berikut :
1) Organisasi yang dibentuk dengan dasar perasaan senasib negara-negara yang pernah merasakan penjajahan negara-negara Barat
2) Diprakarsasi oleh Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina
Keterangan di atas terkait dengan salah satu organisasi regional. Organisasi yang dimaksud adalah....
Non-Aligned Movement
Asean Footbal Federation
Zone of Peace, Freedom, and Neutrality
Association of Southeast Asian Nation
Southeast Asia Nuclear Weapon Free Z
Deklarsi Djuanda dicetuskan oleh Djuanda Kartawidjaja pada 13 Desember 1957. Keterangan yang tepat terkait dengan deklarasi Djuanda ditunjukan oleh pilihan....
Disusun sebagai bentuk protes terhadap hukum laut internasional yang dianggap kurang adil bagi Indonesia
Disusun oleh Djuanda Kartawidjaja dengan memperhatikan masukan dari beberapa pakar hukum Internasional
Menjadi hukumterbaru bagi batas wilayah daratan dan udara Indonesia menggantikan hukum warisan Belanda
Mendapat penolakan PBB beberapa negara kepulauan karena disusun secara sepihak dan bersifat subjektif
Disusun sebagai suatu usaha bangsa Indonesia untuk memeperjuangkan batas wilayah laut Indonesia
Tujuan jangka pendek politik luar negeri Indonesia yaitu melanjutkan perjuangan anti imperialism serta mempertahankan kepribadian Indonesia di pengaruh blok Barat dan blok Timur.
Tujuan tersebut dilatarbelakangi oleh…
desakan agar Indonesia tidak bergabung dengan blok Barat dan blok Timur
sejarah bangsa Indonesia yang pernah mengalami penjajahan bangsa-bangsa barat
kapitalisme dan imperialism yang semakin mengencam bangsa Indonesia
keinginan rak yat Indonesia untuk menjadi pelopor perjuangan anti imperialisme
kerjasama yang menguntungkan antara bangsa Indonesia dan negara-negara adikuasa
