WorksheetsPost Test Akreditasi RSDN
Total questions: 70
Worksheet time: 35mins
Name
Class
Date
1.
Nama
4 lines
2.
Unit
4 lines
3.
Bergabung di POKJA
a)
Tata Kelola Rumah Sakit (TKRS)
b)
Kualifikasi dan Pendidikan Staf (KPS)
c)
Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK)
d)
Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP)
e)
Manajemen Rekam Medik dan Informasi Kesehatan (MRMIK)
4.
Waktu penyelesaian Pengkajian awal :
a)
Pengkajian awal rawat inap harus diselesaikan selambat-lambatnya dalam waktu 24 jam setelah pasien masuk rawat inap
b)
untuk pasien rawat intensif harus selesai kurang dari 12 jam
c)
Pengkajian awal rawat jalan harus diselesaikan selambat-lambatnya dalam waktu 1 jam setelah dilakukan pengkajian
d)
Pengkajian gawat darurat harus diselesaikan selambat-lambatnya dalam waktu 2 jam setelah dilakukan asuhan sesuai kebutuhan pasien.
e)
Benar semua
5.
Pengkajian awal pasien ranap dikerjakan oleh:
a)
DPJP
b)
Perawat
c)
Dokter IGD
d)
MPP
e)
Salah Semua
6.
Mengenai Pengkajian Pasien
a)
serangkaian proses penilaian kondisi pasien sejak awal sebelum masuk rumah sakit (fase pre-rumah sakit), saat di rumah sakit (fase rumah sakit) dan sesudah keluar rumah sakit
b)
merupakan proses yang berkelanjutan dan dinamis yang berlangsung di layanan rawat jalan serta rawat inap.
c)
Bertujuan untuk menentukan perawatan, pengobatan dan pelayanan yang akan memenuhi kebutuhan awal dan kebutuhan berkelanjutan pasien.
d)
Pengkajian pasien terdiri atas tiga proses utama: Mengumpulkan informasi, Menganalisis data, Membuat rencana perawatan
e)
Benar semua
7.
Pengkajian awal medis rawat jalan : kecuali
a)
Riwayat Alergi
b)
Resiko Jatuh
c)
Pemeriksaan Fisik
d)
Rencana Asuhan
e)
Diagnosis
8.
Pengkajian awal keperawatan gawat darurat sekurang-kurangnya meliputi: kecuali
a)
Skrining dan asesmen nyeri
b)
Status fungsional
c)
Risiko jatuh
d)
Risiko nutrisional
e)
Riwayat alergi
9.
Hal hal dibawah ini benar untuk PAB kecuali
a)
Rumah sakit telah menetapkan regulasi pelayanan anestesi dan sedasi dan pembedahan meliputi poin a) – c) pada gambaran umum.
b)
Pelayanan anestesi dan sedasi yang telah diberikan dapat memenuhi kebutuhan pasien.
c)
Pelayanan anestesi dan sedasi tersedia selama 24 (dua puluh empat) jam 7 (tujuh) hari sesuai dengan kebutuhan pasien.
d)
Pelayanan anestesi lokal juga diatur dengan panduan anestesi
e)
Hanya Mengatur tentang Pelayanan Anestesi saja
10.
Pemberian sedasi moderat dan dalam dilakukan sesuai dengan regulasi dan ditetapkan rumah sakit dan mengatur hal sebagai berikut :
a)
Mengatur Area-area mana saja di dalam rumah sakit sedasi moderat dan dalam dapat dilakukan selain di kamar bedah
b)
Menetapkan Kualifikasi staf yang dapat memberikan sedasi
c)
Harus ada ada Persetujuan medis (informed consent) untuk prosedur maupun sedasinya
d)
Pemberian sedasi juga mempertimbangkan perbedaan populasi anak, dewasa, dan geriatri ataupun pertimbangan khusus lainnya;
e)
Semua benar
11.
Pilih yang salah ,
Profesional pemberi asuhan (PPA) yang kompeten dan bertanggung jawab melakukan pengkajian prasedasi meliputi:
a)
Mengidentifikasi masalah saluran pernapasan yang dapat memengaruhi jenis sedasi yang digunakan;
b)
Mengevaluasi pasien terhadap risiko tindakan sedasi
c)
Merencanakan jenis sedasi dan tingkat kedalaman sedasi yang diperlukan pasien berdasarkan prosedur/tindakan yang akan dilakukan
d)
Menyimpulkan temuan hasil pemantauan pasien selama prosedur sedasi dan pemulihan
e)
Pengkajian dapat diisi oleh perawat /Penata anestesi
12.
Tentang hal informed cocent dibawah ini benar kecuali :
a)
Risiko dari rencana tindakan operasi;
b)
Manfaat dari rencana tindakan operasi;
c)
Memungkinan komplikasi dan dampak;
d)
Pilihan operasi atau nonoperasi (alternatif) yang tersedia untuk menangani pasien;
e)
Dalam keadaan darurat informasi tidak boleh diberikan oleh dokter UGD
13.
Pilihlah rencana rencana asuhan pasca bedah yang benar dibawah ini
a)
Rencana asuhan pascaoperasi dicatat di rekam medis pasien dalam waktu 24 jam oleh dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP).
b)
Rencana asuhan pascaoperasi termasuk rencana asuhan medis, keperawatan, oleh PPA lainnya berdasar atas kebutuhan pasien.
c)
Rencana asuhan pascaoperasi diubah berdasarkan pengkajian ulang pasien
d)
Rencana asuhan bila dibuat oleh residen bedah harus diverifikasi DPJP
e)
Semuanya benar
14.
Pernyataan dibawah ini benar kecuali :
Fokus Standar Pelayanan dan Asuhan Pasien (PAP) meliputi:
a)
Pemberian pelayanan untuk semua pasien
b)
Pelayanan pasien risiko tinggi dan penyediaan pelayanan risiko tinggi;
c)
Pemberian makanan dan terapi nutrisi;
d)
Pengelolaan nyeri;
e)
Tidak termasuk Pelayanan menjelang akhir hayat
15.
Asuhan pasien yang seragam seperti hal-hal berikut:
a)
Akses untuk mendapatkan asuhan dan pengobatan tidak bergantung pada kemampuan pasien untuk membayar atau sumber pembayaran.
b)
Akses untuk mendapatkan asuhan dan pengobatan yang diberikan oleh PPA yang kompeten tidak bergantung pada hari tertentu atau jam tertentu tapi 7 (tujuh) hari, 24 (dua puluh empat) jam selalu ada
c)
Pemberian asuhan yang diberikan kepada pasien, sama di semua unit pelayanan di rumah sakit misalnya pelayanan anestesi.
d)
Pasien yang membutuhkan asuhan keperawatan yang sama akan menerima tingkat asuhan keperawatan yang sama di semua unit pelayanan di rumah sakit.
e)
Benar semua
16.
Tentang rencana asuhan dibawah ini benar kecuali :
a)
PPA telah membuat rencana asuhan untuk setiap pasien setelah diterima sebagai pasien rawat inap dalam waktu 24 jam berdasarkan hasil pengkajian awal.
b)
Rencana asuhan dievaluasi secara berkala, direvisi atau dimutakhirkan serta didokumentasikan dalam rekam medis oleh setiap PPA.
c)
Instruksi berdasarkan rencana asuhan dibuat oleh PPA yang kompeten dan berwenang, dengan cara yang seragam, dan didokumentasikan di CPPT.
d)
Rencana asuhan pasien tidak perlu dibuat dengan sasaran yang terukur dan di dokumentasikan.
e)
DPJP telah melakukan evaluasi/review berkala dan verifikasi harian untuk memantau terlaksananya asuhan secara terintegrasi dan membuat notasi sesuai dengan kebutuhan.
17.
Pilih yang benar untuk pelayanan geriatri
a)
Rumah sakit tidak harus menetapkan regulasi tentang penyelenggaraan pelayanan geriatri di rumah sakit sesuai dengan kemampuan, sumber daya dan sarana prasarana nya.
b)
Rumah sakit menetapkan tim terpadu geriatri dan telah menyelenggarakan pelayanan sesuai tingkat jenis layanan
c)
Rumah sakit tidak harus melaksanakan proses pemantauan dan evaluasi kegiatan pelayanan geriatri
d)
Tidak perlu pelaporan penyelenggaraan pelayanan geriatri di rumah sakit.
e)
Semua salah
18.
Pengenalan dini perubhan kondisi pasien yang memburuk ( EWS) benar kecuali :
a)
Rumah sakit telah menerapkan proses pengenalan perubahan kondisi pasien yang memburuk (EWS) dan mendokumentasikannya di dalam rekam medik pasien.
b)
Rumah sakit memiliki bukti PPA dilatih menggunakan EWS.
c)
Pasien yg dinilai EWS juga diserah terimakan pada pergantian shift
d)
Semua pasien Rawat inap biasa dilakukan penilaian EWS
e)
Pada Pasien UGD dan ICU juga dilakukan Penilaian EWS
19.
Pasien telah diidentifikasi menggunakan minimal dua jenis identitas meliputi poin 1)-4), Kecuali
a)
melakukan tindakan intervensi/terapi (misalnya pemberian obat, pemberian darah atau produk darah, melakukan terapi radiasi);
b)
saat Stap akan melakukan pelayanan
c)
melakukan tindakan (misalnya memasang jalur intravena atau hemodialisis);
d)
sebelum tindakan diagnostik apa pun (misalnya mengambil darah dan spesimen lain untuk pemeriksaan laboratorium penunjang, atau sebelum melakukan ataupun tindakan radiologi diagnostik)
20.
Jenis serah terima (handover) di dalam rumah sakit dapat mencakup kecuali
a)
Antara PPA (misalnya, antar dokter, dari dokter ke perawat, antar perawat, dan seterusnya);
b)
Antara PPA
c)
Antara unit perawatan yang berbeda di dalam rumah sakit (misalnya saat pasien dipindahkan dari ruang perawatan intensif ke ruang perawatan atau dari instalasi gawat darurat ke ruang operasi); dan
d)
Dari ruang perawatan pasien ke unit layanan diagnostik seperti radiologi atau fisioterapi
21.
Pilih salah satu yg paling benar dalam melakukan identifikasi yang benar dengan 2 parameter sebelum melakukan tindakan dan sebelum melakukan pengambilan sepsimen pemeriksaan laboratorium yaiti;
a)
Nama lengkap dan Nomer rekam medik
b)
Nama lengkap dan tanggal lahir
c)
Nama lengkap dan no kamar pasie
d)
Nama lengkap, tanggal lahir dan no kamar
22.
Penandaan luka operasi dengan menggunakan spidol permanen dengan simbul/ tanda dibawag ini pilih yg paling benar
a)
a. ( X )
b)
b. ( -->)
c)
c. ( O )
d)
d. ( V )
23.
Waktu cuci tangan dengan menggunakan hand Drab yang benar adalah
a)
20-30 menit
b)
30-40 menit
c)
20-40 menit
d)
20-60 menit
24.
Pilih salah 1 yg paling benar Waktu Pelaporan nilai kritis sampi dengan DPJP
a)
≤ 10 menit - 30 menit
b)
≤ 30 menit - 60 menit
c)
≤ 50 menit
d)
≤ 60 menit
25.
Gelang penanda risiko jatuh pada pasien rawat jalan adalah
a)
Pita warna kuning
b)
Gelang warna kuning
c)
Gelang warna biru
d)
Gelang warna ping
26.
Pilih a, b,c atau d yang paling benar Hak Pasien dan kewajiban pasien menurut PMK no 4 tahun 2018
a)
18 hak pasien dan 6 kewajiban pasien
b)
18 hak pasien dan 8 kewajiban pasien
c)
14 hak pasien dan 8 kewajiban pasien
d)
14 hak pasien dan 6 kewajiban pasien
27.
Hak pasien di bawah ini yang paling benar adalah
a)
Memperoleh informasi mengenai tatatertib RS, memperoleh informasi hak dan kewajiban, mematui peraturan rumah sakit,memperoleh layanan yang bermutu dan memperoleh keamanan dan kesalamatan selama di rawat di RS
b)
Memperoleh informasi mengenai tatatertib RS, memperoleh informasi hak dan kewajiban, mematui peraturan rumah sakit, menggunakan fasilitas rs dengan tanggung jawab dan memperoleh keamanan dan kesalamatan selama di rawat di RS
c)
Memperoleh informasi mengenai tatatertib RS, memperoleh informasi hak dan kewajiban, mendapat informasi penjelasan diagnososis dan tindakan medik, menggunakan fasilitas rs dengan tanggung jawab dan memperoleh keamanan dan kesalamatan selama di rawat di RS
d)
Memperoleh informasi mengenai tatatertib RS, memperoleh informasi hak dan kewajiban, memberikan persetujuan atau penolakan tindakan medik, menjalan ibadah sesuai agama dan kepercayaan dan memperoleh keamanan dan kesalamatan selama di rawat di RS
28.
Pilih a,b,c dan d yang paling benar Upaya mengurangai dampak hambatan pasien
a)
tresediannya rambu rambu penunjuk arah, tersedianya penterjemah bahasa, adanya liflet/ bener, disediakan akses yang aman untuk menuju pelayanan dengan cctv
b)
tresediannya rambu rambu penunjuk arah, tersedianya penterjemah bahasa, adanya liflet/ bener, disediakan akses yang aman untuk menuju pelayanan
c)
tresediannya rambu rambu penunjuk arah, pelayanan yang aman, tersedianya penterjemah bahasa, adanya liflet/ bener, disediakan akses yang aman untuk menuju pelayanan
d)
tresediannya rambu rambu penunjuk arah, tersedianya penterjemah bahasa, adanya liflet/ bener, didampingi petugas dan disediakan akses yang aman untuk menuju pelayanan
29.
Salah satu proses penting di mana pasien dapat terlibat dalam pengambilan keputusan tentang perawatan pasien, pasien harus di informasikan terlebih dahulu mengenai faktor-faktor yang terkait dengan rencana perawatan yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan. Yang di maksud dalam soal ini adalah.
a)
informed consent.
b)
General consent
c)
Informasi kondisi pasien
d)
General conset dan KIE
30.
Pilih jawaban yg paling benar Rumah sakit bertanggung jawab melindungi pasien dari serangan fisik dan verbal, dan populasi yang berisiko diidentifikasi serta dilindungi dari kerentanan yang dilakukan pengunjung, pasien lain dan petugas. Rumah sakit berupaya mencegah penganiayaan melalui berbagai proses seperti:
a)
memeriksa orang-orang yang berada dilokasi tanpa identifikasi yang jelas,
b)
memantau wilayah yang terpencil atau terisolasi, dan cepat tanggap dalam membantu mereka yang berada dalam bahaya atau dianiaya
c)
a,b dan d benar
d)
pengawasan berkala, CCTV yang adekuat, pengunjung diluar jam kunjungan memakai identitas, dsb
31.
Pilih jawaban yang paling benar. Rumah sakit bertanggung jawab melindungi terhadap harta benda pasien dari pencurian atau kehilangan. Terdapat proses untuk mencatat dan membuat daftar harta benda yang dibawa pasien dan memastikan agar harta benda tersebut tidak dicuri atau hilang. Proses ini dilakukan di ODC (Pelayanan Satu Hari), pasien rawat inap, serta untuk pasien yang tidak mampu mengambil keputusan untuk menjaga keamanan harta benda mereka karena tidak sadarkan diri atau tidak didampingi penunggu. Untuk melindungi barang pasien tersebut RS menyiapkan tempat penitipan barang, yaitu:
a)
Dititipkan perawat
b)
Di simpan di IGD
c)
Di Security
d)
Di Kasir dengan lemari brangkas
32.
Pasien dan keluarga pasien dilibatkan dalam semua aspek perawatan dan tata laksana medis melalui edukasi, dan diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan mengenai perawatan serta tata laksananya. Tata laksana ini tertuang dalam From
a)
General Consent
b)
KIE
c)
Informed Consent
d)
Second opinion
33.
Setiap rumah sakit mengintegrasikan edukasi pasien dan keluarga sebagai bagian dari proses perawatan, disesuaikan dengan misi, pelayanan yang disediakan, serta populasi pasiennya. Edukasi direncanakan sedemikian rupa sehingga setiap pasien mendapatkan edukasi yang dibutuhkan oleh pasien tersebut. Rumah sakit menetapkan pengaturan sumber daya edukasi yaitu.
a)
Tim PPI
b)
Tim Mutu
c)
Tim PKRS
d)
Tim K3RS
34.
Tersedia informasi untuk pasien dan keluarga mengenai asuhan dan pelayanan yang disediakan oleh rumah sakit serta akses untuk mendapatkan layanan tersebut. Informasi dapat disampaikan secara langsung dan/atau tidak langsung dapat melalui
a)
Abrosur/leaflet
b)
banner,
c)
Web site,seminar/ pelatiahan
d)
a.b.c benar
35.
Rumah sakit melakukan pengkajian terhadap kebutuhan edukasi setiap pasien, beserta kesiapan dan kemampuan pasien untuk menerima edukasi. Pengkajian kemampuan dan kemauan belajar pasien/keluarga meliputi kecuali:
a)
Kemampuan membaca, tingkat Pendidikan; Nilai-nilai dan pilihan pasien.
b)
Bahasa yang digunakan (apakah diperlukan penerjemah atau penggunaan bahasa isyarat);
c)
Kemampuan finansial
d)
Hambatan emosional dan motivasi; Keterbatasan fisik dan kognitif; Kesediaan pasien untuk menerima informasi;
36.
Terdapat bukti bahwa pasien/keluarga telah dijelaskan mengenai hasil pengkajian, diagnosis, rencana asuhan, dan hasil pengobatan, termasuk hasil pengobatan yang tidak diharapkan oleh DPJP tersimpan dalam rekam medik pada form
a)
KIE
b)
Informed consent
c)
General Consent
d)
Asesman rawat inap
37.
Rumah sakit memiliki proses untuk memastikan bahwa pasien dan keluarganya memahami edukasi yang diberikan dengan:
a)
Pasien/ keluarga menandatangani from KIE
b)
Pasien/ keluarga menandatangani edukasi pada from informed consent
c)
PPA menandatangani edukas pada from KIE
d)
dokter menandatangani edukasi pada from KIE
38.
Pengelolaan Manajeman fasilitas dan keselamatan RS meliputi
a)
Pengelolaan Keamanan, Pengelolaan keselamatan, Pengelolaan limbah berbahaya dan beracun ( B3),
b)
Pengelolaan proteksi kebakaran, dan pengelolaan sistem utilitas
c)
pengelolaan alat medik, penanganan kegawatan bencana/ disaster
d)
semua benar
39.
Pilih salah satu jawaban yg paling benar 4 prinsip penyimpanan obat obatan yg perlu diwasdai ( high alert )
a)
Penyimpanan, Pendistribusian, Double check, Pembatasan akses
b)
Penyimpanan, Pelabelan, Double check, Pembatasan akses
c)
Penyimpanan, Pelabelan, Pencampuran , Pembatasan akses
d)
Penyimpanan, Pemberian , Double check, Pembatasan akses
40.
Sebutkan dalam program apa Rumah sakit melakukan kegiatan di bawah ini.
1. Pengkajian risiko keamanan
2. Menjamin lingkungan yang aman dengan memberikan identitas (badge nama sementara atau tetap) pada pasien, staf, pekerja kontrak, tenant/penyewa lahan, keluarga (penunggu pasien), atau pengunjung (pengunjung di luar jam besuk dan tamu rumah sakit) sesuai dengan regulasi rumah sakit
3. Melakukan pemeriksaan dan pemantauan keamanan fasilitas dan lingkungan secara berkala dan membuat tindak lanjut perbaikan;
4. Pemantauan pada daerah berisiko keamanan sesuai penilaian risiko di rumah sakit. Pemantauan dapat dilakukan dengan penempatan petugas keamanan (sekuriti) dan atau memasang kamera sistem CCTV yang dapat dipantau oleh sekuriti;
5. Melindungi semua individu yang berada di lingkungan rumah sakit terhadap kekerasan, kejahatan dan ancaman; dan
6. Menghindari terjadinya kehilangan, kerusakan, atau pengrusakan barang milik pribadi maupun rumah sakit.
a)
Program Keselamatan
b)
Program Keamanan
c)
Program MFK
d)
Semua jawaban salah
41.
Kegiatan kegiatan di bawah ini masuk dalam program.
1. Pengurangan risiko seperti penyimpanan dan penanganan bahan-bahan mudah terbakar secara aman, termasuk gas-gas medis yang mudah terbakar seperti oksigen, penggunaan bahan yang non combustible, bahan yang waterbase dan lainnya yang dapat mengurangi potensi bahaya kebakaran;
2. Pengendalian potensi bahaya dan risiko kebakaran yang terkait dengan konstruksi apapun di atau yang berdekatan dengan bangunan yang ditempati pasien;
3. Penyediaan rambu dan jalan keluar (evakuasi) yang aman serta tidak terhalang apabila terjadi kebakaran;
4. Penyediaan sistem peringatan dini secara pasif meliputi, detektor asap (smoke detector), detektor panas (heat detector), alarm kebakaran, dan lain-lainnya;
5. Penyediaan fasilitas pemadaman api secara aktif meliputi APAR, hidran, sistem sprinkler, dan lain- lainnya; dan
6. Sistem pemisahan (pengisolasian) dan kompartemenisasi pengendalian api dan asap
a)
Program Keselamatan
b)
Program Keamanan
c)
Program MFK
d)
Semua jawaban salah
42.
Rumah sakit menerapkan prosedur untuk menanggapi paparan bahan berbahaya, termasuk pertolongan pertama maka rs harus menyiapkan
a)
Kit tumpahan,
b)
aye washer,
c)
APD lengkap
d)
Semua benar
43.
Pilih jawaban yang paling benar Proteksi kebakaran dengan Penyediaan sistem peringatan dini secara pasif meliputi,
a)
detektor asap (smoke detector), detektor panas (heat detector), alarm kebakaran, dan Hidran;
b)
detektor asap (smoke detector), detektor panas (heat detector), alarm kebakaran dan Apar
c)
detektor asap (smoke detector), detektor panas (heat detector), alarm kebakaran, dan Hidran dan Apar
d)
detektor asap (smoke detector), detektor panas (heat detector), alarm kebakaran
44.
Direktur utama PT Digdaya kencana Pratama ( DKP) dan direktur RS saat ini adalah:
a)
Dr. Agung Darmanto SpA, dan dr. Sekar Dewi Dinawati Tjindarbumi.
b)
dr. Sekar Dewi Dinawati Tjindarbumi. Dan drg. Purwanti Aminingsih MARS, PhD
c)
Bpk Boyke Febrian Muhammad drg Purwanti Aminingsih MARS, PhD
d)
Bpk boyke Febrian Muhammad dan dr. Agung
45.
Seluruh PPA & PPA Lainnya ( nakesla ) wajib memiliki, kecuali:
a)
Izajah yang terverifikasi dari sumbernya
b)
STR yang berlaku dan terverifikasi
c)
Sertifikat -sertifikat
d)
SIP berlaku
46.
Untuk menjalanakan visi RS, RS mempunyai MISI terdiri dari kecuali :
a)
Memberikan Jasa pelayanan rumah sakit sesuai standar dan kebutuhan.
b)
Pelayanan yang nyaman dan menjunjung keselamatan kemanusiaan.
c)
Meningkatkan Kerjasama dengan pihak-pihak terkait dalam upaya mengembangkan pelayanan Kesehatan pasien.
d)
Ramah dalam pelayanan, Akurat dalam pengelolaan, Penanganan tepat dan tuntas dalam pelayanan Istimewakan dan utamakan kepentingan pasien
47.
Unit RS wajib memiliki regulasi antara lain kecuali :
a)
Pedoman pelayanan unit serta standar prosedur unit terkait
b)
Pedoman pengorganisasian unit
c)
Program kerja unit
d)
HBL & Rentra RS
48.
Apakah VISI RS sebutkan:
a)
Ramah dalam pelayanan, Akurat dalam pengelolaan, Penanganan tepat dan tuntas dalam pelayanan Istimewakan dan utamakan kepentingan pasien
b)
Meningkatkan Kerjasama dengan pihak-pihak terkait dalam upaya mengembangkan pelayanan Kesehatan pasien.
c)
Menjadi rumah sakit pilihan dalam pelayanan kesehatan keluarga.
d)
Pelayanan yang nyaman dan menjunjung keselamatan kemanusiaan.
49.
Indicator mutu prioritas RS Dharma Nugraha tahun ini adalah:
a)
Indicator pelayanan bedah
b)
Indicator pelaynana anak
c)
Ndikator pelayanan kebidanan
d)
Indicator pelayanan onkologi
50.
Kriteria pemilihan indicator prioritas meliputi:
a)
Masalah paling anyak di RS
b)
Jumlah paling banyak, proses risiko tinggi, ketidak puasan pasien dan staf, kemudahan dalam pengukuran, ketentuan pemerintah/ persyaratan eksternal
c)
Sesuai dengan strategis RS, Memberikan pengalaman pasien lbh baik.
d)
Seluruh jawaban benar.
51.
Indikator mutu yang dilakukan pemantauan di RS adalah:
a)
Indicator mutu nasional ( INM)
b)
Indikator mutu prioritas RS diunit klinis/ non klinis termasuk layanan kontrak
c)
P indicator mutu unit klinis maupun non klinis
d)
Jawaban a,b dan c benar
52.
Indicator mutu prioritas RS( IMP-RS) mencakup
a)
Indikator SKP minimal 1 indikator setiap sasaran, Indicator pelayanan klinis prioritas minimal 1 indikator
b)
Indicator sesuai strategis RS ( KPI) minimal 1 indikator, Indicator terkait perbaikan system minimal 1 indiaktor
c)
Indicator manajemen risiko minimal 1 indikator
d)
Semua jawaban benar
53.
Manajemen risiko RS meliputi:
a)
Risiko opersional klinis/ non klinis
b)
Risiko keuangan, Risiko reputasi, Risiko strategis
c)
Risiko kepatuhan terhadap hukum
d)
Semua jawaban benar
54.
INM ( indicator Mutu Nasional ) RS 13 indikator wajib melakukan dan melaporan antara lain:
a)
Kepatuhan kebersihan tangan, Kepatuhan penggunaan APD, Kepatuhan identifikasi pasien, Waktu tanggap Operasi Seksio sesarea emergensi, Waktu tunggu rawat jalan, Penundaan operasi elektif, Kepatuhan waktu visite Dokter
b)
Pelaporan hasil kritis laboratorium, Kepatuhan penggunaan formularium nasional, Kepatuhan terhadap alur klinis (clinical pathway), Kepatuhan upaya pencegahan risiko pasien jatuh
c)
Kecepatan waktu tanggap complain dan Kepuasan pasien
d)
Semua jawaban benar.
55.
Faktor Pertimbangan Untuk Menghitung Kebutuhan Staf Di Unit Oleh Kepala Unit
a)
Jawaban semua benar
b)
Misi rumah sakit
c)
Populasi pasien yang dilayani dan kompleksitas serta kebutuhan pasien
d)
Layanan diagnostik dan klinis yang disediakan rumah sakit
e)
Jumlah pasien rawat inap dan rawat jalan
56.
RS wajib mealukukan diklat / pelatihan kegiatan diklat uyang harus dilengkapi adalah:
a)
Adanya TOR
b)
Ada Undangan, Materi dan absensensi/ daftar hadir, Notulen/ laporan
c)
Sertfikat
d)
Jawaban a, b, c benar
57.
Seluruh PPA & PPA Nakesla wajib mempunyai/ dan dilakukan al:
a)
Ijasah, STR dan SIP yang telah diverifikasi
b)
Dilakukan kredensial/ rekredensial tiap 3 tahun/ jia ada penambahan kompetensi, pengurangan dll dan mempunyai SPK & RKK yang dikleuarkan oleh direktur.
c)
Jawaban a & b benar
d)
Jawaban a & b salah
58.
Pelatihan/ diklat BHD internal RS wajib dilakukan ulang minimal setiap berapa lama ?
a)
Satu tahun sekali
b)
Dua tahun sekali
c)
Tiga tahun sekali
d)
5 tahun sekali
59.
Setiap SDM RS dialakukan penilaian baik klinis termasuk staf medis ( OPPE), non klinis dilakukan tiap dan dinilai oleh masing-masing keterkaitan staf:
a)
satu tahun sekali
b)
Dua tahun sekali
c)
Tiga tahun sekali
d)
4 tahun sekali
60.
Kumpulan data informasi untuk mendukung asuhan pasien, manajemen RS dan pihak lain dari luar rs terdiri dari:
a)
Data mutu dan isnsiden keselamatan pasien
b)
Data survelans infeksi
c)
Data kecelakaan kerja
d)
Jawaban a,b dan c benar
61.
Siapa yang dapat mengakses rekam medis pasien?
a)
Dokter saja
b)
Seluruh PPA ( Dokter, bidan, perawat, gizi, farmasi/ apoteker, terapis) yangbterkait dengan asuhan pasien
c)
Perawat dan bidan
d)
Perekam medis
62.
RS menerapkan Langkah-langkah strategi keamana, kerahasiaan catatan, data informasi medis antara lain:
a)
Jawaban benar semua
b)
Memastikan perangkat lunak keamanan dan pembaruan sistem sudah menggunakan versi terkini dan terbaru
c)
Melakukan enkripsi data, terutama untuk data yang disimpan dalam bentuk digital
d)
Melindungi data dan informasi melalui strategi cadangan (back up) seperti penyimpanan di luar lokasi dan/atau layanan pencadangan cloud
e)
Menyimpan dokumen fisik rekam medis di lokasi yang tidak terkena panas serta aman dari air dan api
63.
Bagaiman tatalaksana jika terjadi kesalahan tulisan pada rekam medis pasien?
a)
Di tipex
b)
Dicoret campai tulisan tidak terbaca
c)
Dicoret kemudian di paraf
d)
Ditutup dengan stiker
64.
Apa saja sebagai data dasar identitas pasien di RS Dharma Nugraha:
a)
Nama dan tanggl lahir
b)
Nama dan NIK
c)
Nama dan alamat
d)
Nama pasien, tanggal lahir , NIK, alamat TT.
65.
Rekam medis memuat informasi yang memadai untuk:
a)
Mengidentifikasi pasien, Mendukung diagnosis, Justifikasi/dasar pemberian pengobatan, Mendokumentasikan hasil pemeriksaan dan hasil pengobatan;
b)
Memuat ringkasan pasien pulang (discharge summary); dan Meningkatkan kesinambungan pelayanan diantara Profesional Pemberi Asuhan (PPA).
c)
Jawaban a dan b benar
d)
Jawaban a dan b salah
66.
RS menerapkan Rekonsiliasi obat pasien rawat inapdan harus terdokumentasi di rekam medis pasien kecuali:
a)
Rekonsiliasi obat saat pasien masuk rawat inap : membandingkan obat pasien sebelum admisi dengan resep/instruksi pengobatan pertama saat admisi, saat masuk Rawat inap dan saat pulang yaitu:
b)
Rekonsiliasi obat saat transfer antar ruang rawat: membandingkan terapi obat pada formulir instruksi pengobatan di ruang sebelumnya vs resep/instruksi pengobatan di ruang rawat sekarang vs obat pasien sebelum admisi
c)
Rekonsiliasi obat pasien akan dipulangkan: membandingkan obat pasien sebelum admisi vs obat 24 jam terakhir vs resep obat pulang serta konseling obat pulang.
d)
Riwayat penyakit terkait dengan pengobatan pasien
67.
Pelayanan farmasi klini meluputi:
a)
Pengakajian dan pelayanan resep,penelusuran Riwayat penggunaan obat, rekonsiliasi obat, pelayanan informasi obat ( PIO)
b)
Konseling,, visite, pemantauan terapi obat ( PTO) Medication efek samping obat ( MESO) Evaluasi penggunaan obat ( EPO) Dispensingsediaan obat dan pemantauan kadar obat dalam darah ( PKOD)
c)
a & b betul
d)
a & b salah
68.
Sebelum pemberian obat kepada pasien, dilakukan verifikasi kesesuaian obat dengan instruksi pengobatan yang meliputi:
a)
Identitas pasien.
b)
Nama obat, Dosis, Rute pemberian, Waktu pemberian.
c)
Obat yang termasuk golongan obat high alert, harus dilakukan doublechecking untuk menjamin ketepatan dan pasien diberikan informasi obat yang akan diberikan
d)
a, b, c benar semua.
69.
Pembelian alat kesehatan , bahan medis habis pakai dan obat yang berisiko termasuk vaksin, Hal-hal yang harus diperhatikan sebagai berikut:
a)
Akte pendirian perusahaan & pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia, Sura Izin Usaha Perusahaan (SIUP), NPWP, Izin Pedagang Besar Farmasi - Penyalur Alat Kesehatan (PBF-PAK)
b)
Perjanjian Kerja Sama antara distributor dengan prinsipal dan RS, Nama dan Surat izin Kerja Apoteker untuk apoteker Penanggung jawab PBF, Alamat dan denah kantor PBF, Surat garansi jaminan keaslian produk yang didistribusikan
c)
a & b salah
d)
a & benar.
70.
Ketentuan Pengelolaan Obat emergensi tediri dari:
a)
Tersedia di semua unit pelayanan sesuai kebutuhan dalam standar
b)
Prosedur, menjaga dan melindungi dari kehilangan dan pencurian
c)
Di monitor/supervisi, jangan sampai kosong, tak sesuai standar, misal ada obat yg kadaluwarsa atau setelah dipakai tak segera diganti
d)
a,b,c benar semua
100 %
