Font size
WorksheetsTeks Anekdot
Total questions: 25
Worksheet time: 1hrs 13mins
Berikut yang bukan merupakan ciri-ciri teks anekdot adalah ….
mengandung pesan moral
ceritanya lucu dan menarik
menggelitik atau mengesankan
bersifat menyindir atau mengkritik
bersifat objektif dan bahasanya lugas
Berikut urutan struktur teks anekdot yang tepat adalah ....
orientasi - evaluasi - komplikasi - penegasan
komplikasi - orientasi - evaluasi - penegasan
komplikasi - orientasi - evaluasi
orientasi - komplikasi - evaluasi
evaluasi - orientasi - komplikasi
Cermati kutipan teks anekdot berikut.
Di tempat parkir motor sebuah kantor, Pak Eko terheran-heran ketika melihat Pak Giri terlihat pucat dan berkali-kali bilang, "Untung... untung tidak nabrak!"
Dilihat dari strukturnya, kutipan teks anekdot tersebut termasuk bagian ....
evaluasi
orientasi
abstraksi
penegasan
komplikasi
Bacalah teks berikut dengan saksama untuk menjawab soal berikut.
Seorang tukang susu menjadi sangat kaya dengan cara yang tidak jujur. Dia harus menyeberangi sungai setiap hari untuk mencapai kota tempat tinggal pelanggarannya. Dia mencampur air sungai dengan susu yang dia jual untuk mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.
Suatu hari, dia berkeliling menagih uang pembayaran susu kepada pelanggannya untuk merayakan pernikahan putranya. Dengan keuntungan yang banyak, dia membeli banyak pakaian mewah dan hiasan emas yang berkilauan. Namun, saat menyeberangi sungai untuk pulang, perahu terbalik dan semua pembeliannya yang mahal itu ditelan sungai. Penjual susu itu terdiam karena sedih. Saat itu, dia mendengar suara yang berasal dari sungai, "Jangan menangis. Apa yang hilang darimu hanyalah keuntungan yang didapat dengan menipu pelanggan."
Pesan moral yang ingin disampaikan pengarang melalui teks anekdot tersebut adalah ....
Kematangan emosi menentukan keberhasilan seseorang.
Kejujuran merupakan sikap yang harus dimiliki oleh semua orang.
Keuletan pedagang akan mendatangkan keuntungan yang besar.
Pedagang harus mengejar keuntungan sebanyak-banyaknya.
Jika ingin untung, pedagang harus memiliki trik atau cara khusus.
Berikut yang tidak termasuk kaidah kebahasaan teks anekdot adalah ....
kata kerja aksi
majas sindiran
pertanyaan retoris
majas perbandingan
konjungsi urutan waktu
Bacalah kutipan berikut untuk menjawab soal.
Dengan cekatan, Pak Tami melanjutkan pekerjaannya. Ternyata, dia membuat semacam baliho besar dari tripleks dan papan bekas pintu, lalu membawanya ke pinggir sungai ujung desa yang dekat dengan pabrik tempat Pak Rudi bekerja. Tanpa diduga, ternyata Pak Rudi sedang berada tidak jauh dari Pak Tami.
Konjungsi urutan waktu yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah ....
dengan
sedang
dari
lalu
dan
Bacalah kutipan berikut untuk menjawab soal.
Dengan cekatan, Pak Tami melanjutkan pekerjaannya. Ternyata, dia membuat semacam baliho besar dari tripleks dan papan bekas pintu, lalu membawanya ke pinggir sungai ujung desa yang dekat dengan pabrik tempat Pak Rudi bekerja. Tanpa diduga, ternyata Pak Rudi sedang berada tidak jauh dari Pak Tami.
Kata kerja aksi dalam kutipan teks tersebut adalah ....
melanjutkan, membuat
membawa, cekatan
membawa, berada
membuat, baliho
cekatan, berada
Berikut yang merupakan kalimat tanya retoris adalah ....
Jon, kenapa kamu tidak memakai sarung tangan?
Siapakah yang hari ini tidak masuk sekolah karena sakit?
Hai orang miskin, kenapa kamu pecahkan piala mahal itu?
Jika bersih, lingkungan pun menjadi nyaman, bisa mengerti?
Bukankah bermain sepak bola bisa membuat badan kita sehat?
Bacalah dengan seksama teks anekdot berikut untuk menjawab soal di bawah ini.
Judul: Surat
Seorang lelaki muda sedang memotong rumput di halaman rumahnya. Tiba-tiba, tetangganya, seorang lelaki tua, keluar dari rumah dan langsung pergi ke kotak surat. Dia membukanya, lalu membanting penutup kotak surat itu dan kembali ke dalam rumah.
Beberapa saat kemudian, dia keluar lagi dari rumahnya dan membuka kotak surat, kemudian membantingnya lagi. Dengan marah, dia kembali ke rumah. Selang beberapa waktu, dia keluar lagi, berjalan ke kotak surat, membukanya, dan kemudian membantingnya lebih keras dari sebelumnya.
Bingung dengan tindakan tetangganya, lelaki muda itu bertanya, "Apakah ada yang salah, Pak?"
Lelaki tua itu menjawab, "Pasti ada! Komputer baruku yang bodoh itu terus berkata, 'You got mail!"
Lelaki muda itu tersenyum sambil berkata, "Coba Bapak matikan saja komputer baru yang bodoh itu," lalu dia beranjak sambil geleng-geleng.
Inti cerita teks anekdot tersebut adalah ....
Lelaki tua yang mudah marah.
Kepedulian hidup bertetangga.
Lelaki muda yang kasihan melihat lelaki tua.
Seseorang yang mendapatkan kiriman surat.
Orang bodoh yang tidak menyadari kebodohannya.
Bacalah dengan seksama teks anekdot berikut untuk menjawab soal di bawah ini.
Judul: Surat
Seorang lelaki muda sedang memotong rumput di halaman rumahnya. Tiba-tiba, tetangganya, seorang lelaki tua, keluar dari rumah dan langsung pergi ke kotak surat. Dia membukanya, lalu membanting penutup kotak surat itu dan kembali ke dalam rumah.
Beberapa saat kemudian, dia keluar lagi dari rumahnya dan membuka kotak surat, kemudian membantingnya lagi. Dengan marah, dia kembali ke rumah. Selang beberapa waktu, dia keluar lagi, berjalan ke kotak surat, membukanya, dan kemudian membantingnya lebih keras dari sebelumnya.
Bingung dengan tindakan tetangganya, lelaki muda itu bertanya, "Apakah ada yang salah, Pak?"
Lelaki tua itu menjawab, "Pasti ada! Komputer baruku yang bodoh itu terus berkata, 'You got mail!"
Lelaki muda itu tersenyum sambil berkata, "Coba Bapak matikan saja komputer baru yang bodoh itu," lalu dia beranjak sambil geleng-geleng.
Majas ironi yang terdapat dalam teks anekdot tersebut adalah ....
Dengan marah, dia kembali ke rumah.
Coba Bapak matikan saja komputer baru yang bodoh itu.
Seorang lelaki muda sedang memotong rumput di halaman rumahnya.
Dia membukanya, lalu membanting penutup kotak surat itu dan kembali ke dalam rumah.
Tiba-tiba, tetangganya, seorang lelaki tua, keluar dari rumah dan langsung pergi ke kotak surat.
Kalimat berikut yang tidak menggunakan konjungsi urutan waktu adalah ....
Setelah menyelesaikan tugasnya, Bagus bergegas pulang.
Anda ingin menyelesaikan masalah atau menambah masalah?
Pak Yayat mengajarinya membuat kerajinan, lalu mempromosikannya.
Semenjak berhenti bekerja, Yono kerap merepotkan orang tuanya.
Dengan cepat, dia menyelesaikan sarapannya, kemudian berangkat kerja.
Cermati kalimat berikut dengan cermat.
[.....] menuangkan kopi ke dalam cangkir, Dalijo langsung menyeruputnya panas-panas, [.....] meletakkannya di dekat piring yang telah kosong.
Konjungsi urutan waktu yang tepat untuk melengkapi rumpang tersebut adalah ....
Ketika, setelah
Setelah, ketika
Lalu, kemudian
Selanjutnya, lalu
Setelah, kemudian
Orientasi pada teks anekdot tersebut adalah kalimat ....
Seorang dosen fakultas hukum suatu universitas sedang memberi kuliah hukum pidana.
KUHP diplesetkan menjadi “Kasih Uang Habis Perkara.”
Seorang mahasiswa bernama Ali mengajukan pertanyaan saat tiba sesi tanya jawab.
Gelak tawa mereda. Kelas kembali berlangsung normal.
Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen hanya menggelang-gelengkan kepala.
Kita dapat memahami teks anekdot dan dapat memanfaatkannya sebagai sarana untuk ....
memperbanyak masalah
memperoleh ilmu pengetahuan
mempertahankan bangsa agar berpegang teguh terhadap pancasila
menyampaikan kritik terhadap persoalan yang sedang di hadapi melalui sindiran
menghilangkan stres atau beban pikiran
Kelucuan teks anekdot terdapat pada bagian ....
saat Ahmad memplesetkan KUHP menjadi Kasih Uang Habis Perkara
saat sesi tanya jawab antara mahasiswa dan dosen
para mahasiswa menertawakan keluguan Ahmad menjawab pertanyaan dosen
para mahasiswa tertawa mendengar jawaban Ahmad
saat Ahmad menjawab bahwa peribahasa Inggris mengatakan bahwa pengalaman adalah guru yang terbaik
Bagian yang berisi masalah yang dihadapi tokoh dan penulis menyampaikan puncak cerita yang mengundang tawa sekaligus kritikan terhadap topik yang diangkat disebut ....
Abstraksi
Orientasi
Komplikasi
Evaluasi
Koda
Bagian yang tidak boleh dihilangkan dari cerita teks anekdot adalah ....
kelucuan dan nilai didiknya
panjang cerita dan bagusnya
model tulisannya
pelaku dan alurnya
gaya bercerita
Penyajian teks anekdot dapat disajikan dalam bentuk dialog dan narasi. Perbedaan antara penyajian teks anekdot dalam bentuk dialog dan narasi adalah ....
Penyajian teks dalam bentuk dialog terdapat kalimat langsung, sedangkan dalam bentuk narasi terdapat kalimat tidak langsung.
Penyajian teks dalam bentuk dialog terdapat kalimat majemuk, sedangkan dalam bentuk narasi menggunakan kalimat simpleks.
Penyajian teks dalam bentuk dialog dan narasi menggunakan kalimat tak langsung.
Penyajian teks dalam bentuk dialog terdapat kalimat tidak langsung, sedangkan dalam bentuk narasi menggunakan kalimat langsung.
Penyajian teks dalam bentuk dialog terdapat kalimat simpleks, sedangkan dalam bentuk narasi menggunakan kalimat kompleks.
(1) Bu guru pun tersenyum
(2) "Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita?" Tanya Bu guru di depan kelas.
(3) Bu guru bertanya "Kenapa disebut hukum kantong kresek?"
(4) Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang
(5) "Hukum kantong kresek Bu," kata anak itu.
(6) "Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat."
Urutan yang benar agar kalimat di atas menjadi sebuah teks anekdot adalah ....
(1) – (2) – (3) – (4) – (5) – (6)
(2) – (4) – (3) – (5) – (1) – (6)
(3) – (2) – (1) – (4) – (5) – (6)
(2) – (4) – (5) – (3) – (6) – (1)
(1) – (2) – (4) –(5) – (3) – (6)
Cermati teks anekdot berikut!
Pada saat jam istirahat, dua siswi SMA sedang asyik mengobrol di kantin. (1)
Ani : Mar, aku tuh paling malas kalau ada acara keluarga. (2)
Maria : Loh, bukannya senang bisa ketemu banyak saudara? Lagi pula kan banyak makanan. (3)
Ani : Ih, makanan terus. Aku itu malas ketemu mereka. (4)
Maria : Kok bisa? (5)
Ani : Soalnya, pasti ibuku akan membanding- bandingkanku dengan saudaraku. Terus, bibi-bibi atau om-omku akan komentar macam-macam. Emangnya aku barang dagangan apa, dibanding- bandingkan dan dikomentari? (6)
Maria : Itu kan artinya mereka perhatian, sayang sama kamu. (7)
Ani : Sayang apanya? Kalau sayang itu didukung bukan dijatuhin. (8)
Maria : Bener juga sih. Ya udah ah, nanti kamu jangan main ke rumahku lagi ya? (9)
Ani : Loh, kenapa? (10)
Maria : Soalnya, ibuku suka banding-bandingin aku sama kamu. Sebel tahu! (11)
Bagian komplikasi pada teks anekdot di atas terdapat pada kalimat nomor ….
1-4
2-8
6-8
8-9
9-11
Bacalah teks berikut ini dengan saksama!
Sebagian besar orang mengatakan bahwa sayang sekali apabila program akselerasi ditutup karena program ini sudah banyak membuat siswa berhasil menyelesaikan studi dengan cepat sampai jenjang perguruan tinggi. Mereka mengatakan bahwa siswa-siswa dari program akselerasi juga dapat menyesuaikan diri dengan siswa-siswa dari program reguler.
Berikut ini adalah alasan teks di atas bukan termasuk teks anekdot, kecuali…
tidak lucu/konyol
tidak memiliki pesan moral
tidak memiliki konjungsi sebab-akibat
tidak menggunakan konjungsi temporal
tidak memiliki struktur orientasi, komplikasi, dan evaluasi
Kalimat yang menujukkan kata kerja mental adalah...
terkejut
berteriak
berbicara
menyerang
mendengar
Cermati kalimat-kalimat berikut!
Sebelum memilih jurusan, setiap peserta didik diwawancarai untuk menjaring data. Wawancara berlangsung selama 10 menit.
Guru: Aini!
Aini: ya, Pak
Guru: Silakan duduk. Bapakmu buruh, ya?
Aini: kok tahu, Pak
Guru: Pipimu berstempel tikar
Aini: Maksud Bapak apa, ya?
Guru: Tersenyum sambal menunjuk tanda bangun tidur di pipi Aini.
Unsur yang tidak terdapat dalam teks tersebut adalah...
lucu
bermakna
menyindir
menggurui
berstruktur
Menurut Ananda, apa itu teks anekdot? Silahkan jelaskan dengan bahasa sendiri.
Buatlah masing-masing 1 kalimat dari majas sindiran, yakni majas ironi, majas sinisme, dan majas sarkasme!
