NEW
Font size
WorksheetsUlangan Teks Editorial Kelas 12- Ibu Erni Nurilah, S.Pd. M.M.Pd
Total questions: 20
Worksheet time: 15mins
Membiarkan anak bereksplorasi dengan dunianya akan membuat anak semakin cerdas dan terbuka terhadap orang tua. Mereka akan merasa bebas tanpa ada perasaan terkekang atau tertekan. Orang tua pun akan mudah menemukan bakat yang dimiliki anak sehingga akan mudah pula menyalurkan bakat tersebut. Anak pun akan bangga karena bakat mereka difasilitasi dan mereka dapat berprestasi lewat bakat yang ditemukan sejak dini. Oleh karena itu, bebaskanlah anak dalam berkreasi agar pikiran mereka senantiasa berkembang.
Pihak yang dituju pada opini di atas adalah
pemerintah
anak-anak
pengasuh
pengajar
orang tua
Melalui layar televisi, kekerasan itu dapat disaksikan masyarakat mancanegara. Di tengah era globalisasi dan transparansi sekarang ini, praktis tidak ada kejadian yang bebas dari tembus pandang. Langsung atau tidak, dampak kekerasan itu ditanggung oleh seluruh masyarakat Indonesia karena dapat membuat kaum investor asing menjadi ragu menanamkan modal di Indonesia. Para investor membutuhkan ketenangan dan stabilitas keamanan agar usahanya berjalan lancar. Dunia usaha memang sangat sensitif atas gangguan keamanan. Lebih menyakitkan lagi kalau kekerasan itu digunakan negara-negara tetangga dalam kompetisi industri pariwisata dengan mendiskreditkan Indonesia sebagai negara yang tidak aman dikunjungi pelancong.
Opini penulis dalam teks tersebut adalah
Tidak ada kekerasan yang tidak dapat menimbulkan dampak negatif terhadap investor asing.
Kekerasan dapat membuat kaum investor asing menjadi ragu menanamkan modal di Indonesia
Kita bangsa Indonesia mau tidak mau harus menerima dampak kekerasan yang ditayangkan televisi
Negara-negara tetangga dapat merebut perhatian negara lain untuk menanamkan modalnya.
Kekerasan dapat ditonton langsung oleh seluruh masyarakat Indonesia dan mancanegara.
Di bawah ini ciri-ciri teks editorial, kecuali…
Logis, aktual, faktual
Inovatif, kreatif, subjektif
Sistematis, argumentasi, informatif
Informatif, logis, aktual
Faktual, sistematis, logis
Masalah yang diangkat dalam teks editorial merupakan masalah yang aktual,
kontroversial, dan tenomenal. Aktual berarti?
Peristiwa luar biasa.
Diulas tidak hanya oleh satu media
Polemik muncul dalam bentuk diskusi, debat, konferensi.
Berita yang sudah lama terjadi dan terjamin keaslianya
Baru terjadi yang ditandai dengan tulisan yang mencolok.
Berikut ini merupakan contoh kalimat yang menggunakan konjugasi kausalitas yaitu
Perlambatan pertumbuhan ekonomi nasional mulai membawa dampak serius bagi kehidupan masyarakat.
Data badan pusat statistik (BPS) menyebut melemahnya perekonomian berimbas pada melonjakya angka pengangguran pada kuartal III tahun 2015 in mencapai 7,56 juta orang
Masyarakat sebagai konsumen menjadi terkaget kaget karena kenaikan tapa didahului sosialisasi.
Keuntungan besar itulah yang seharusya digunakan untuk sebesar besarnya kemakmuran dan keseiahteraan rakyat.
Caranya dengan mengambil atau menvisinkan sepersekian bersen keuntungan untuk menyubsidi kebutuhan bahan bakar kalangan menengah ke bawah.
Pertamina mengirimkan kado tahun baru 2014 yang pahit bagi masyarakat.
Menaikkan harga elpiji tabung 12 kg lebih dari 50 %, akibatnya sampai di tingkat konsumen harga menjadi Rp. 125.000,00 hingga Rp. 130.000,00. Bahkan di lokasi yang relatif jauh dari pangkalan, mencapai R. 150.000,00 sampai Rp. 200.000,00.
Pengenalan isu pada penggalan teks editorial di atas yaitu
Pertamina mengirim kado tahun baru yang pahit bagi masyarakat.
Menaikkan harga elpiji tabung 12 kg lebih dari 50 %.
Pertamina mengirim kado tahun baru 2014 yang pahit kepada masyarakat dengan menaikkan harga elpiji.
Akibatnya sampai di tingkat konsumen harganya menjadi Rp. 125.000,00 hingga
Rp. 130.000,00.
Bahkan di lokasi yang relatif jauh dari pangkalan mencapai Rp. 150.000,00 hingga
Rp. 200.000,00.
Bentuk alasan/bukti yang digunakan untuk memperkuat pernyataan disebut
Tesis
Argumentasi
Penegasan ulang
Kesimpulan
Koda
Yang bukan termasuk opini dalam teks editorial adalah
Tujuan
Kritik
Harapan
Prediksi
Rekomendasi
Berikut ini adalah kaidah kebahasaan teks editorial, kecuali
Menggunakan kata-kata populer
Menggunakan kalimat retoris
Menggunakan konjungsi kausalitas
Menggunakan kata ganti penunjuk
Menggunakan kata ganti orang
(1) Tidak terlihat upaya konkret pada pihak terkait hingga saat ini untuk menghentikan pengrusakan hutan (2) Semua pihak berpikir dengan kebutuhan jangka pendek masing-masing, tanpa memikirkan masa depan bumi, serta masa depan anak cucu umat manusia. (3) Tampaknya kepentingan sesaat atas kekayaan ternyata mampu menutupi mata mereka akan keluruhan alam yang harus dipelihara, dilindungi, dan dipenuhi kebutuhannya untuk tidak dihancurkan. (4) Dengan demikian, tampaknya kedepan, perlu ada perubahan mendasar dalam cara berpikir manusia. (5) Lingkungan perlu dipandang sebagai sahabat yang harus diperhatikan, dilindungi, dan dilestarikan.
Opini penulis tajuk terdapat pada kalimat nomor
1,2
2,3
1,3
4,5
3,4
Setelah musim penghujan datang hampir sepekan ini kita sudah dapat kembali melihat langit yang biru dan udara yang mulai cerah. Semoga kondisi udara terus membaik, normal seperti sediakala. Kondisi udara membaik yang kini disambut lega hendaknya tidak membuat kita larut dalam kegembiraan yang berlebihan. Kita baru saja melewati masa-masa menyedihkan yang sangat panjang akibat kabut asap hasil pembakaran hutan dan lahan.
Kutipan teks diatas termasuk kedalam struktur teks editorial bagian
Argumentasi
Pernyataan pendapat
Penegasan ulang
Fakta
Kesimpulan
Indonesia merupakan paru-paru dunia kedua. Indonesia memiliki hutan lebat yang memberikan banyak oksigen. Di negara ini terdapat tumbuhan dan hewan yang khas, seperti matoa, kayu cendana, burung cendrawasih, orang utan, dan komodo.
Kata berakhiran (sufiks) yang digunakan dalam kutipan teks di atas adalah
Merupakan
Kedua
Memiliki
Tumbuhan
Komodo
Secara keseluruhan, tempat ini dapat dijadikan alternatif bagi pengunjung yang memiliki hobi berpetualang.
Kata berimbuhan keseluruhan pada kalimat di atas memiliki kata dasar
Luruh
Seluruh
Keseluruhan
Keseluruh
Ke Seluruhan
Lingkungan hidup adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia dan berhubungan timbal balik. Lingkungan hidup ini mencakupi benda hidup dan benda mati. Benda hidup perlu makanan dan berkembang biak seperti manusia, binatang, dan tumbuhan. Benda mati antara lain tanah, air, api, batu, dan udara. Jika terpelihara dengan baik, lingkungan hidup itu dapat menciptakan masyarakat yang sehat, aman, tenteram, lahir dan batin.
Kata berawalan (prefiks) yang terdapat pada teks laporan hasil observasi tersebut adalah
Lingkungan
Berhubungan
Berkembang
Menciptakan
Batin
Sufiks dalam Afiks merupakan
Akhiran
Awalan
Sisipan
Imbuhan
Penengah
Di antara begitu banyaknya permasalahan pemerintahan dan kemasyarakatan yang dihadapi bangsa ini, pengembangan kepariwisataan hanyalah merupakan satu di antara berbagai tantangan.
Imbuhan yang tidak terdapat pada kata berimbuhan dalam teks di atas adalah
di-kan
peN-an
ke-an
-an
-an
Proses afiksasi yang tidak sesuai dengan kaidah tata bahasa terdapat pada
Petenis
Pesuruh
Pendatang
Pembom
Pedagang
Kata benda perawat diturunkan dari kata kerja merawat. Kata benda yang diturunkan berdasarkan pola di atas adalah
pembantu, petinju, pengacau
petatar, penyuluh, pesuruh
pedagang, pekerja, pesilat
pembangkang, petani, penatar
penyanyi, pencuri, pelari
Isi teks editorial mengandung hal-hal berikut, kecuali
Fenomenal
Aktual
Intimidasi
Kontroversi
Faktual
(1)Sungguh, kenaikan harga itu merupakan kado yang tidak simpatik, tidak bijak, dan tidak logis. (2)Masyarakat sebagai konsumen menjadi terkaget-kaget karena kenaikan tanpa didahului sosialisasi. (3)Pertamina memutuskan secara sepihak seraya menggiringnya dengan alasan yang terkesan logis. (4)Merugi Rp22 trilyun selama 6 tahun sebagai dampak kenaikan harga di pasar internasional serta melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Fakta dalam kalimat di atas yaitu kalimat bernomor
1
2
3
4
semua opsi benar
