NEW
Font size
WorksheetsPaket 3
Total questions: 75
Worksheet time: 38mins
Cara yang kurang efektif dilakukan guru untuk mencegah terjadinya tindakan amoral di kalangan siswa SMP adalah
menumbuhkan self-efficacy siswa
menanamkan nilai-nilai keagamaan yang melarang tindakan amoral
menjelaskan kepada siswa akibat tindakan amoral
menjelaskan dampak tindakan amoral bagi siswa, keluarga, dan masyarakat
Berikut yang merupakan penyebab siswa tidak siap secara fisik untuk mengikuti pembelajaran adalah
tidur hingga larut malam karena menonton sepak bola
lebih memilih menyelesaikan membaca komik dibanding buku pelajaran
lupa mengerjakan tugas sehingga enggan masuk kelas
selalu bercanda dengan teman sebangku sebelum pelajaran dimulai
Indikator yang menunjukkan siswa siap secara psikis untuk mengikuti pembelajaran adalah
bersikap pantang menyerah dalam menyelesaikan masalah
tidak mengantuk dan tidak mudah lesu saat di kelas
mendengar dengan baik penjelasan guru tanpa terganggu bising kendaraan
membawa buku teks dan bahan belajar yang akan digunakan
Anggapan keliru atau miskonsepsi tentang bakat adalah
siswa yang berbakat berpikir lebih rasional
bakat dapat teraktualisasi, dapat pula mati
siswa yang berprestasi adalah siswa yang berbakat
menilai bakat siswa, perlu ragam cara penilaian
Berikut ini yang tidak menunjukkan ciri siswa berbakat dalam pemecahan masalah matematika adalah
seluruh perhitungan dilakukan secara lengkap dan sangat rinci
sering melompati beberapa langkah penyelesaian, namun sampai pada solusi
menyatakan argumentasi secara tajam, ringkas, dan tepat
mendapatkan solusi penyelesaian yang unik dan kadang tak terduga
Berikut ini yang tidak termasuk ke dalam kesulitan belajar ialah
kecerdasan rendah
lambat belajar
ketidakfungsian belajar
pencapaian rendah
Seorang siswa mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah. Hal yang tepat dilakukan untuk mengatasinya adalah
meminimalkan pembelajaran matematika yang bersifat ingatan fakta
dibiasakan memecahkan masalah yang melatih daya nalar
meminimalkan pembelajaran yang bersifat prosedural
diberikan soal latihan sebanyak-banyaknya
Kecenderungan yang tidak ditunjukkan oleh seorang siswa berbakat matematika fokus pada suatu masalah adalah
mencari masalah baru yang serupa dengan masalah tersebut
gigih berjuang berlama-lama dengan masalah tersebut
bertanya untuk mendapat sebanyak mungkin informasi terkait masalah
memodelkan masalah dalam bahasa matematika yang sangat rumit
Usia anak SMP dalam hal perkembangan sosial menurut Erikson berada pada tahap
rasa percaya (trust)
otonom (autonimy)
inisiatif (initiative)
membuat (industry)
Metode pembelajaran adalah
penyajian materi pembelajaran sesuai dengan rencana yang disusun
gaya seseorang dalam melaksanakan suatu proses pembelaiaran
cara yang dilakukan guru dalam mengimplementasikan sebuah metode
titik tolak seseorang terhadap suatu proses pembelajaran
Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Cara menyajikan pelajaran melalui penuturan secara lisan atau penjelasan secara langsung pada sekelompok siswa.
(2) Cara penyajian pelajaran dalam bentuk pertanyaan yang harus dijawab dari guru kepada siswa atau dari siswa kepada guru, atau sesama siswa.
(3) Cara penyajian pelajaran dengan meragakan kepada siswa suatu proses, situasi, atau benda tertentu yang sedang dipelajari, baik sebenarnya ataupun tiruan yang disertai penjelasan lisan.
(4) Cara penyajian pelajaran di mana siswa melakukan percobaan dengan mengalami dan membuktikan sendiri yang dipelajari.
Pengertian metode demonstrasi terdapat pada pernyataan…
1
2
3
4
Metode eksperimen sangat sesuai digunakan untuk pembelajaran IPA karena
metode ini dapat membuat pengajaran menjadi lebih jelas, lebih konkret sehingga dapat menghindarkan verbalisme dan siswa dirangsang untuk aktif mengamati, menyesuaikan antara teori dengan kenyataan dan mencoba melakukannya sendiri
metode ini menuntut untuk mengalami sendiri, mencari suatu kebenaran, atau mencoba mencari data baru yang diperlukannya, mengolah sendiri, membuktikan suatu hukum atau dalil dan menarik kesimpulan atas proses yang dialaminya itu
metode ini dapat merangsang siswa untuk lebih kreatif dalam memberikan gagasan dan ide-ide, dapat melatih untuk membiasakan diri bertukar pikiran dalam mengatasi setiap permasalahan, dan dapat melatih siswa untuk mengemukakan pendapat atau gagasan secara verbal
metode ini dapat merangsang siswa melakukan berbagai aktivitas sehubungan dengan apa yang dipelajari, dapat mengembangkan kemandirian siswa serta dapat lebih memperdalam, memperkaya, atau memperluas pandangan tentang apa yang dipelajari
Guru sulit mengetahui tingkat penguasaan siswa terhadap materi yang disampaikan, tidak semua siswa memiliki daya tangkap yang tajam, dan dapat menimbulkan verbalisme. Pernyataan di atas merupakan kelemahan dari metode
Diskusi
Ceramah
Penugasan
tanya jawab
Metode tanya jawab harus memperhatikan cara mengajukan per-tanyaan kepada siswa. Salah satunya adalah mengajukan pertanyaan dengan memberikan tuntunan dengan cara-cara berikut, kecuali
mengungkapkan kembali pertanyaan dengan cara yang lebih sederhana dan lebih mudah dipahami siswa
mengajukan pertanyaan lebih sederhana yang jawabannya dapat dipakai menemukan jawaban pertanyaan semula
mengulangi penjelasan sebelumnya yang berhubungan dengan pertanyaan itu
mengklarifikasi atau menjelaskan dengan kata-kata lain sehingga jawaban siswa menjadi lebih baik
Hal pertama yang harus dilakukan oleh guru, pada tahap perencanaan dan persiapan demonstrasi adalah
menganalisis karakteristik siswa dan kebutuhan demonstrasi
menentukan tujuan demonstrasi yang akan dilakukan
menyiapkan materi yang akan didemonstrasikan
membuat garis besar langkah yang akan didemonstrasikan
Metode pembelajaran memiliki karakteristik yang berbeda dan memiliki kelebihan dan kelemahan. Oleh karenanya, guru harus menggunakan kombinasi metode pembelajaran dengan mempertimbangkan muatan kurikulum mata pelajaran, yaitu
karakteristik siswa
materi yang diajarkan
kompetensi guru
daya dukung sekolah
Kompetensi dasar menjelaskan konsep campuran dan zat tunggal (unsur dan senyawa), sifat fisika dan kimia, perubahan fisika dan kimia dalam kehidupan sehari-hari, paling sesuai menggunakan metode pembelajaran
Praktikum
Ceramah
tanya jawab
demonstrasi
Kompetensi dasar mengklasifikasikan makhluk hidup dan benda berdasarkan karakteristik yang diamati menggunakan kegiatan pembelajaran dengan meminta siswa secara berkelompok melakukan pengamatan berdasarkan lembar kerja yang telah disiapkannya untuk mengklasifikasi makhluk hidup dan benda yang ada di sekitar sekolah. Metode yang digunakan guru dalam pembelajaran tersebut adalah
Diskusi
Eksperimen
Demonstrasi
penugasan
Kompetensi dasar membuat model struktur sel tumbuhan/hewan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, dan penugasan.
Langkah-langkah pembelajaran berdasarkan metode pembelajaran tersebut, adalah
guru menyampaikan tujuan pembelajaran, menjelaskan struktur sel tumbuhan, memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya, menugasi siswa membuat model struktur sel tumbuhan, siswa berkelompok berdiskusi membuat model struktur tumbuhan, guru membimbing siswa, siswa mempresentasikan hasil kerja kelompoknya, guru memberikan penilaian
guru menyampaikan tujuan pembelajaran, guru melakukan tanya jawab tentang struktur sel tumbuhan, menjelaskan struktur sel tumbuhan, menugasi siswa membuat model struktur sel tumbuhan, siswa berkelompok berdiskusi membuat model struktur tumbuhan, guru membimbing siswa, siswa mempresentasikan hasil kerja kelompoknya, guru memberikan penilaian
guru menyampaikan tujuan pembelajaran, menugasi siswa membuat model struktur sel tumbuhan, siswa berkelompok berdiskusi membuat model strukturtumbuhan, guru membimbing siswa, siswa mempresentasikan hasil kerja kelompoknya, guru memberikan penilaian
guru menyampaikan tujuan pembelajaran, menielaskan struktur sel tumbuhan, menugasi siswa membuat model struktur sel tumbuhan, siswa berkelompok berdiskusi membuat model struktur tumbuhan, guru membimbing siswa, siswa mempresentasikan hasil kerja kelompoknya, guru memberikan penilaian
Pernyataan yang menggambarkan pengertian dari pendekatan konsep adalah
pendekatan pengajaran secara langsung menyajikan konsep tanpa memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menghayati bagaimana konsep itu diperoleh
pendekatan yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpikir dari hal-hal khusus menuju ke yang umum
pendekatan yang menekankan pembentukan keterampilan memperoleh pengetahuan kemudian mengomunikasikan perolehannya
pendekatan proses dengan lingkungan sebagai sarana atau media untuk memperkenalkan lingkungan kepada peserta didik dalam mengembangkan aspek kognitif
Pernyataan berikut ini yang menggambarkan pengertian dari pendekatan keterampilan proses adalah
pendekatan proses dengan lingkungan sebagai sarana atau media untuk memperkenalkan lingkungan kepada peserta didik dalam mengembangkan aspek kognitif
pendekatan pengajaran secara langsung menyajikan konsep tanpa memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menghayati bagaimana konsep itu diperoleh
pendekatan yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpikir dari hal-hal khusus menuju ke yang umum
pendekatan yang menekankan pembentukan keterampilan memperoleh pengetahuan kemudian mengomunikasikan perolehannya
Pernyataan yang menggambarkan pengertian dari pendekatan lingkungan adalah
pendekatan proses dengan lingkungan sebagai sarana atau media untuk memperkenalkan lingkungan kepada peserta didik dalam mengembangkan aspek kognitif
pendekatan pengajaran secara langsung menyajikan konsep tanpa memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menghayati bagaimana konsep itu diperoleh
pendekatan yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpikir dari hal-hal khusus menuju ke yang umum
pendekatan yang menekankan pada pembentukan keterampilan memperoleh pengetahuan kemudian mengomunikasikannya
Pernyataan yang menggambarkan pengertian dari pendekatan induktif adalah
pendekatan proses dengan lingkungan sebagai sarana atau media untuk memperkenalkan lingkungan kepada peserta didik dalam mengembangkan aspek kognitif
pendekatan pengajaran secara langsung menyajikan konsep tampa memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menghayati bagaimana konsep itu diperoleh
pendekatan yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpikir dari hal-hal khusus menuju ke yang umum
pendekatan pembelajaran yang menekankan pada pembentukan keterampilan memperoleh pengetahuan kemudian mengomuni-kasikan perolehannya
Pendekatan yang menekankan pada proses ilmiah yang mencakup lima kegiatan utama, yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengolah informasi, dan mengomunikasikan adalah
Induktif
Deduktif
Saintifik
konsep
Materi pokok larutan asam basa sangat sesuai menggunakan pendekatan
Deduktif
Lingkungan
Konsep
induktif
Berikut ini persiapan yang dilakukan oleh guru.
(1) Menganalisis konsep-konsep yang akan diajarkan.
(2) Menentukan prasyarat atau konsep-konsep yang telah diketahui dan diperlukan dapat digunakan dalam proses pembelajaran.
(3) Mengorganisasikan konsep ke dalam konsep subordinat dan superordinat.
Kegiatan guru tersebut, menggunakan pendekatan
Deduktif
Lingkungan
Konsep
induktif
Pernyataan yang tidak menunjukkan langkah-langkah pembelajaran menggunakan pendekatan induktif adalah
memilih konsep, prinsip, dan aturan yang akan disajikan dengan pendekatan induktif
menyajikan contoh-contoh khusus konsep, prinsip, atau aturan yang memungkinkan peserta didik memperkirakan (hipotesis) sifat umum yang terkandung dalam contoh-contoh itu
menyajikan contoh-contoh khusus agar peserta didik dapat menyusun hubungan antara keadaan khusus itu dengan aturan prinsip umum
menyusun pernyataan mengenai sifat umum yang telah terbukti berdasarkan langkah-langkah yang terdahulu
Suatu aliran teori belajar yang menekankan belajar sebagai suatu sistem respons tingkah laku individu terhadap rangsangan fisik adalah
Behaviorisme
Konstruktivisme
Maturasionisme
kognitivisme
Tiga konsep penting yang menjadi dasar konsep teori belajar sosial Bandura adalah
reinforcement determinism, stimulus reinforcement, self- regulation/cognition
reciprocal determinism, beyond reinforcement, self-efficacy
reciprocal determinism, beyond reinforcement, self-regulation/ cognition
response determinism, beyond reinforcement, self-regulation/ cognition
Belajar menurut pendapat Skinner, pada hakikatnya adalah
belajar adalah suatu proses pembiasaan
belajar adalah suatu proses yang membutuhkan penguatan atau ganjaran
belajar adalah proses mengaitkan informasi baru dengan konsep-konsep yang relevan dan terdapat dalam struktur kognitif seseorang
belajar adalah proses yang bermakna
Berikut yang tidak termasuk tahap-tahap belajar anak dalam belajar geometri menurut van Hiele adalah
tahap pengenalan
tahap analisis
tahap deduksi
tahap eliminasi
Suatu tahap belajar geometri berdasarkan teori van Hiele di mana
siswa sudah mengenali bahwa persegi adalah jajargenjang dan belah
ketupat adalah layang-layang disebut sebagai tahap
Pengurutan
Deduksi
Akurasi
analisis
Suatu tahap di mana siswa meninjau kembali dan meringkas apa
yang telah dipelajari dan guru membantu membuat sintesis dengan
melengkapi survei secara global terhadap apa-apa yang telah
dipelajari siswa disebut dengan tahap
Integrasi
Orientasi
Eksplisitasi
informasi
Konsep penting dalam teori belajar dari Vygotsky adalah
Scaffolding dan Conditioning
Scaffolding dan Zone of Proximal Development (ZPD)
Zone of Proximal Development (ZPD), Law of Effect, dan Scaffolding
Reinforcement dan Punishment
Suatu proses di mana seorang individu yang lebih banyak pengetahuannya membantu individu yang lebih sedikit pengetahuannya untuk menuntaskan suatu masalah melampaui tingkat kemampuannya disebut
Penguatan
Zone of Proximal Development (ZPD)
Scaffolding
Reconciliation
Konsep penting dari teori belajar Bandura adalah
individu belajar melalui meniru
individu belajar melalui pembiasaan (conditioning)
individu belajar melalui interaksi sosial dengan individu lain
individu belajar melalui latihan dan pengulangan
Teori belajar dari Thorndike disebut sebagai koneksionisme yang bermakna
proses pembentukan hubungan antara stimulus dan respons
hubungan antara penguatan dan hukuman
hubungan antara individu dengan individu lain
proses pembentukan perkembangan potensial individu
Suatu tahap perkembangan di mana seorang individu dapat mencapainya bilamana dengan belajar sendiri dengan pemfungsian intelektual individu saat ini dan kemampuan untuk belajar sesuatu yang khusus atas kemampuannya sendiri tapa bantuan orang lain untuk memecahkan masalah disebut sebagai
tahap perkembangan aktual
tahap internalisasi
tahap perkembangan potensial
tahap interaksi
Aliran pembelaiaran yang menekankan bahwa pengetahuan dikonstruksi individu melalui interaksi sosial dengan individu-individu lain terlebih yang mempunyai pengetahuan dan sistem cultural yang lebih baik disebut
Konstruktivisme
konstruktivisme personal
konstruktivisme sosial
behaviorisme
Berikut ini yang bukan merupakan implikasi dari teori belajar dari
Thorndike dalam pembelajaran adalah
menggunakan contoh dalam kehidupan sehari-hari yaitu memanfaatkan alat peraga dari alam sekitar akan lebih dihayati
metode pemberian tugas, metode latihan (drill dan practice) akan lebih cocok untuk penguatan dan hafalan
materi disusun dari materi yang mudah, sedang, dan sukar sesuai dengan tingkat kelas, dan tingkat sekolah dalam penyusunan kurikulum
penguasaan materi yang lebih mudah sebagai akibat untuk dapat menguasai materi yang lebih sukar
Menurut teori belajar dari Skinner, hal yang seharusnya dilakukan guru dalam pembelajaran di kelas agar siswa mampu memahami proses belajarnya adalah
memberikan penguatan
memberikan contoh agar ditiru siswa
membiasakan siswa berpikir dengan memberikan PR
memberikan (drill) soal
Tiga unsur utama dalam pembelajaran geometri yang apabila ditata secara terpadu akan dapat meningkatkan kemampuan berpikir anak yaitu
waktu, metode pembelajaran, dan alat peraga
metode pembelajaran, materi ajar, dan evaluasi
waktu, metode pembelajaran, dan materi ajar
kurikulum, metode pembelajaran, dan evaluasi
"Hebat Nak, tingkatkan prestasimul". Guru menyampaikan penguatan positif ini terhadap siswa yang berprestasi. Tindakan guru tersebut sesuai dengan teori belajar yang dikemukakan oleh
Bandura
Pavlov
Skinner
Thorndike
Pembelajaran yang bermakna mendorong siswa untuk lebih
Memahami
Mandiri
Menghargai
Terampil
Peristiwa atau proses mengaitkan objek baru dengan konsep yang telah ada melalui identifikasi perbedaan disebut
Asimilasi
Interaksi
Ekuilibrasi
akomodasi
Urutan langkah-langkah pembelajaran yang dimulai dari penggunaan objek langsung, dikuti dengan barang tiruan atau gambar, dan diakhiri dengan penggunaan simbol, merupakan pandangan dari teori
Piaget
Bruner
Ausubel
van Hiele
Berikut in beberapa teknik bertanya yang dapat dilakukan guru untuk menghidupkan penerapan metode tanya jawab, kecuali
gugah dengan pertanyaan yang kompleks
menggunakan beberapa pertanyaan secara bertingkat
selipkan pertanyaan retoris untuk menggugah siswa berpikir
gunakan pertanyaan siswa untuk membuat pertanyaan lanjutan
Berikut ini yang tidak termasuk prinsip pembelajaran yang disarankan untuk digunakan adalah
siswa belajar lebih dari satu sumber belajar
pembelajaran menuju keterampilan aplikatif
penggunaan ICT dalam proses pembelajaran
pembelajaran bertumpu pada budaya global
Beberapa kriteria yang harus diperhatikan dalam menilai respons siswa terhadap masalah adalah
fluency, ability, originality, dan elegance
originality, flexibility, elegance, dan fluency
flexibility, originality, fluency, dan inheren
fluency, ability, originality, dan inheren
Berikut ini yang tidak termasuk prinsip-prinsip dalam pembelajaran berdiferensiasi menurut Tomlinson adalah
guru fokus pada kompetensi esensial
guru memodifikasi konten, proses, produk; dan lingkungan belajar
semua siswa berpartisipasi dengan aktivitas yang paling cocok baginya
guru secara langsung mengarahkan perilaku siswa
Model pembelajaran berbasis proyek atau project based learning memiliki karakteristik aktivitas yang berbeda dengan model pembelajaran lainnya. Berikut ini pernyataan yang benar terkait aktivitas siswa dalam model pembelajaran berbasis proyek adalah
aktivitas belajar menuntut keterampilan siswa yang multi aspek
seluruh aktivitas siswa dilakukan di luar kelas dalam dunia nyata
aktivitas siswa meliputi keterampilan statistika
aktivitas belajar meliputi presentasi
Salah satu pengalaman belajar berikut ini yang sesuai dengan penerapan pembelajaran berbasis masalah adalah
siswa mendaftarkan dan mencoba berbagai cara memecahkan masalah
siswa berdiskusi dalam kelompoknya mengenai suatu masalah
siswa mempresentasikan hasil pekerjaan masing-masing
siswa mengumpulkan data lewat survei dan eksperimen
Berikut ini beberapa prinsip pembelajaran yang bermakna dan efektif, kecuali
siswa belajar memahami "mengapa" suatu konsep dan prinsip matematika berlaku
siswa bekerja dengan matematika melalui penerapan, investigasi, analisis, dan menalar
siswa belajar beranjak dari pengalaman dan kemampuan awal yang dimiliki
siswa belajar bertumpu pada pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi
Ketika mengintegrasikan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran penemuan, kegiatan "mengasosiasi" pada pendekatan saintifik pertama kali dilakukan pada fase
stimulation (pemberian stimulus)
problem statement (pernyataan/identifikasi masalah)
data collection (pengumpulan data)
data processing (pengolahan data)
Ciri khas pembelajaran dengan pendekatan kooperatif adalah
siswa bekerja dalam sebuah kelompok
menekankan keriasama antarsiswa
permasalahan yang akan diselesaikan rumit
tahapan pembelajaran yang panjang
Ciri khas dari model problem based learning adalah terletak pada masalahnya. Di antara yang berikut yang bukan ciri masalah model pembelajaran berbasis masalah adalah
struktur rumit
kompleks
terbuka
terarah
Berikut ini ciri masalah yang digunakan dalam pembelajaran dengan pendekatan open ended, kecuali
prosesnya terbuka
hasilnya terbuka
pengembangannya terbuka
strukturnya terbuka
Setelah menanamkan konsep materi, guru memberikan permasalahan matematika dalam kehidupan. Siswa dapat mempunyai penyelesaian yang beragam sesuai kemampuan dan kreativitasnya. Guru menggunakan prinsip-prinsip pembelajaran berikut, kecuali
pembelajaran parsial menuju pembelajaran terpadu
pembelajaran dengan jawaban yang kebenarannya multi dimensi
pembelajaran menuju keterampilan aplikatif
mengembangkan kreativitas dalam pembelajaran
Prinsip learning community dalam pendekatan kontekstual tau kegiatan "mengomunikasikan" dalam pendekatan saintifik, memiliki beberapa kemiripan. Kegiatan-kegiatan siswa berikut ini menunjukkan aktivitas mengomunikasikan atau contoh penerapan prinsip learning community, kecuali
melakukan pertemuan dalam suatu organisasi siswa
mempresentasikan hasil penyelesaian masalah
membuat laporan hasil diskusi atau kerja kelompok
mendiskusikan materi pelajaran di kelas
Berikut ini adalah bentuk diferensisasi proses pembelajaran
menyediakan alat peraga sesuai kemampuan siswa
menggunakan bahan belajar yang beragam
menggunakan bahasa teknis sesuai kemampuan siswa
membentuk kelompok kecil
Salah satu pendekatan yang disarankan adalah pendekatan saintifik.
Kegiatan berikut ini terkait dengan aktivitas "'mengamati", kecuali
memperhatikan penjelasan guru
membaca dan memahami bacaan
memperhatikan tayangan pengantar pelajaran
mencermati suatu demonstrasi konsep
Kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan penerapan pembelajaran berbasis penemuan adalah
siswa membuat suatu hipotesis atau dugaan untuk dianalisis atau dibuktikan
siswa memecahkan masalah yang diberikan guru
siswa berdiskusi dalam kelompoknya mengenai apa yang harus dilakukan
siswa membagi peran dalam memecahkan masalah yang diberikan
Pada kegiatan pembelajaran yang mengintegrasikan pendekatan saintifik dalam model pembelajaran berbasis proyek, aktivitas pembelajaran siswa pada tahap "mengamati" adalah
siswa mengidentifikasi informasi dari pernyataan
siswa membuat desain proyek
siswa mengumpulkan informasi sesuai yang direncanakan
siswa menyampaikan progres proyek
Pada kegiatan pembelajaran yang mengintegrasikan pendekatan saintifik dalam model pembelajaran berbasis masalah, aktivitas pembelajaran siswa pada tahap "mengasosiasi" adalah
menarik suatu kesimpulan pemecahan masalah
siswa mengevaluasi kesalahan dalam pemecahan masalah
siswa melakukan penyelidikan untuk mencari pemecahan masalah
siswa mengumpulkan informasi terkait pemecahan masalah
Jika dalam suatu kelas terdapat siswa yang berkemampuan rendah dan tinggi, berikut ini kegiatan pembelajaran yang dapat dilakukan guru, kecuali
guru mendekatkan siswa dengan teman sebayanya
guru memberikan latihan soal sesuai kemampuan
guru menggunakan metode pembelajaran yang sesuai
guru membagi siswa ke dalam kelompok-kelompok kecil
Perhatikan gambar kubur berikut!
Pertanyaan yang dapat melatih keterampilan siswa berpikir tingkat tinggi adalah
Bagaimana jaring-jaring kubus yang terbentuk?
Berapa jumlah titik sudut pada sisi?
Berapa jumlah rusuk yang dimiliki sisi I, Il, dan III?
Berapa selish luas sisi I dan sisi II?
Pernyataan yang tidak tepat berkaitan dengan rasional pengembangan kurikulum adalah
memadatkan kurikulum sebelumnya agar capaian kompetensi siswa lebih kaya dan luas
capaian di TIMSS dan PISA tidak menggembirakan
adanya perkembangan penduduk usia produktif Indonesia yang membutuhkan kompetensi dan keterampilan yang memadai
tuntutan pendidikan yang mengacu kepada 8 Standar Nasional Pendidikan
Pengembangan kurikulum didasarkan pada prinsip-prinsip berikut, yakni
relevansi, eksploratif, keahlian, efektivitas, keaktifan
relevansi, berkesinambungan, manfaat, efisiensi, kreativitas
relevansi, fleksibilitas, kontinuitas, efektivitas, efisiensi
relevansi, kelenturan, kompetensi, efektif, evaluatif
Pengembangan kurikulum yang dilakukan oleh sekolah harus memiliki kesesuaian sehingga kurikulum tersebut bisa bermanfaat.
Pengembangan kurikulum yang dilakukan sekolah tersebut termasuk mempertimbangkan prinsip
fleksibilitas
relevansi
kontinuitas
efektivitas
Dalam mengembangkan kurikulum, salah satu prinsip yang harus diperhatikan adalah mempertimbangkan agar kurikulum nantinya dapat diterapkan secara lentur disesuaikan dengan karakteristik dan potensi setiap siswa, serta dinamika kehidupan masyarakat.
Pertimbangan yang diambil tersebut merupakan salah satu prinsip
pengembangan kurikulum
prinsip relevansi
prinsip kontinuitas
prinsip fleksibilitas
prinsip efisiensi dan efektivitas
Salah satu prinsip pengembangan kurikulum adalah kontinuitas, yakni kurikulum hendaknya
membekali peserta didik untuk mengembangkan potensi secara berkelanjutan
dapat diterapkan dalam jangka panjang dan berkelanjutan
dikembangkan melalui proses yang berkesinambungan dengan penerapannya
secara berkesinambungan melibatkan partisipasi sekolah, guru dan masyarakat
Berikut merupakan prinsip pengembangan kurikulum, kecuali
eksploratif
efisiensi
efektivitas
relevansi
Salah satu prinsip pengembangan kurikulum adalah fleksibilitas.
Menurut prinsip ini, kurikulum hendaknya dapat diterapkan secaralentur disesuaikan dengan
karakteristik dan potensi setiap siswa dan dinamika kehidupan masyarakat
kompetensi yang akan dicapai baik sikap, pengetahuan, dan keterampilan
tujuan dan karakteristik masing-masing mata pelajaran
kondisi geografis ekonomis satuan pendidikan
Kurikulum yang dikembangkan haruslah mengandung hal-hal baru agar dapat membantu siswa mengembangkan potensinya sehingga dapat berperan aktif dalam kehidupan sosial masyarakat yang senantiasa bergerak maju secara dinamis. Pernyataan tersebut sesuai dengan salah satu peran kurikulum, yaitu
peran konservatif
peran kritis
peran evaluatif
peran kreatif
Kurikulum merupakan salah satu komponen penting pendidikan. Oleh karena itu, kurikulum yang dikembangkaan haruslah dapat memberikan pelayanan kepada siswa. Hal tersebut sesuai dengan salah satu fungsi kurikulum, yaitu
eksplorasi
keahlian
suplementasi
konservatif
