NEW
Font size
WorksheetsGadar
Total questions: 20
Worksheet time: 9mins
Dibawah ini manakah urutan klasifikasi kegawatan triase yang benar ?
a.Darurat tidak gawat-Tidak gawat tidak darurat-Gawat darurat- Gawat tidak darurat
b.Tidak gawat tidak darurat-Darurat tidak gawat-Gawat tidak darurat-Gawat darurat
c.Gawat tidak darurat-Darurat tidak gawat-Gawat darurat-Tidak gawat tidak darurat
d.Gawat darurat-Gawat tidak darurat-Darurat tidak gawat-Tidak gawat tidak darurat
Seorang perawal dinas shift malam di IGD Rumah Sakit Pada saat bersamaan. masuk 5 orang pasien. Pasion A mengeluh sakit kepala hobat, Pasion B dengan luka tusuk abdomen, pasion C dengan frekuensi napas 40x/menit, pasion D dengan serangan Jantung dan pasien E dongan fraktur pelvis
Pasien manakah yang menjadi priontas pertama?
Pasien A
Pasien B
Pasien C
Pasien D
Pasien E
Seorang laki-laki berusia 45 tahun, dianter ke UGD karena nyeri dada. Hasil pengkajian: nyeri pada bagian dada menjalar ke lengan kiri dan punggung, skala nyeri 8, ronchi (+), TD 90/60 mmHg, P: 75x/menit, RR 25x/menit, dan suhu 35,7oC. Gambaran EKG infark miokard luas dan pasien sudah diberikan NTG 10mg sublingual. Apakah tindakan selanjutnya pada kasus tersebut ?
Kolaborasi nitrogliserin
Kolaborasi obat digitalis
Kolaborasi pemberian oksigen
Kolaborasi pemberian anti platelet
Kolaborasi analgesic kuat (morphin)
Seorang laki-laki berusia 34 tahun dibawah ke IGD pasca mengalami kecelakaan bermotor. Hasil pengkajian: nadi teraba lemah,frekuensi nadi 120x/mnt, akral teraba dingin,suhu 36,4C, sianosis di ujung jari dan bibir,Klien mengalami penurunan kesadaran dengan GCS 12,dan tampak fraktur femur yang telah di bidai.
Apa tindakan yang tepat dilakukan perawat ?
Kontrol perdarahan dengan balut tekan
Selimuti klien dengan selimut tebal
Berikan cairan kristaloid dengan suhu hangat,2 jalur intervena ,guyur
Berikan oksigen menggunakan sungkup 12L/Menit
Ambil darah untuk pemeriksaan Crossmath
Seseorang perempuan mengalami kecelakaan bermotor pada saat dibawah ke IGD pasien mengalami penurunan kesadaran ,tapi buka mata pada saat di beri rangsangan nyeri,berbicara tapi tidak sesuai dengan perintah,dan menarik menjauhi nyeri.
Berapa jumlah GCS pasien ?
11
9
10
12
7
Seorang pasien berusia 40 tahun dibawa ke IGD rumah sakit karena mengalami trauma thorax. Perawat sedang melakukan pengkajian terhadap pasien. Apakah tanda dan gejala yang akan ditemukan perawat untuk mendukung diagnosa pneumothorax pada pasien tersebut?
Sputum berwarna kemerahan dan konsolidasi
Suara paru Bronchovesicular dan bradipnea
Ekspansi paru yang tidak equal dan dispnea
Barrel Chest dan polycythemia
Tidak ada pilihan yang benar
Seorang pasien berusia 27 tahun dibawa ke IGD setelah mengalami multipel fisikal injuri termasuk fraktur pelvis akibat kecelakaan bermotor. Hasil pengkajian menunjukkan pasien inkoheren, pucat dan diaporesis. Tekanan darah 70/50 mmHg, suhu 36,2˚C, frekuensi nadi 140 x/menit dan frekuensi napas 30 x/menit. Apakah masalah keperawatan yang tepat pada pasien?
Resiko ketidakefektifan perfusi jaringan serebral
Ketidakefektifan perfusi jaringan perifer
Resiko penurunan curah jantung
Penurunan curah jantung
Resiko syok
Seorang laki-laki berusia 65 tahun, dibawa ke IGD RS dengan keluhan tidak sadarkan diri sejak 2 jam yang lalu. Setelah dilakukan pengkajian didapatkan bahwa lansis tersebut mengalami DM tipe II, dengan tanda-tanda vital : TD: 100/60 mmHg, P: 78 x/menit, RR 18 x/menit, T: 36,6oC, kadar glukosa plasma 60 mg%, bibir sianosis, akral dingin. Apakah penanganan pertama yang paling tepat dalam kasus tersebut ?
Pemberian D40%
Memberikan cairan D5%
Memberikan O2 tambahan
Pemberian insulin sesuai indikasi
Memberikan resusitasi cairan NaCl 0,9%
Tn.H (26 tahun) dilarikan ke IGD RS Sobirin pasca kecelakaan bermotor, dari hasil pengkajian : tidak ada sumbatan jalan nafas, neck collar telah terpasang dengan frekuensi napas 42x/menit. Apakah tindakan selanjutnya yang dapat dilakukan perawat ?
Mengevaluasi penyebab kemungkinan terjadinya masalah pernapasan
Mengevaluasi tanda-tanda vital
Melakukkan imobilisasi leher
Mengevaluasi jalan napas
Memasang combitude
Seorang perempuan berusia 29 tahun dibawa ke IGD karena tertabrak motor, pasien mengeluh kaki sebeleh kirinya robek, nyeri dan tidak dapat diangkat, pasien ketakutan. Hasil pemeriksaan rontgen fraktur abia terbuka, luka kotor dan pendarahan. Segera operasi pasang eksternal fixasi, TD: 100/60 mmHg. frekuensi nadi 85x/menit, frekuensi napas 24x/menit, membutuhkan transfusi darah, kaki sudah dipasang bidai
Apakah tindakan perawat selanjutnya pada pasien diatas?
Cek golongan darah.
Buat permintaan darah
Lakukan perawatan luka
Berikan informant consent
Antar ke kamar operasi
Seorang pasien 35 tahun mengalami chocking sehingga tiba-tiba batuk dan sulit bicara saat sedang makan apel serta tampak mulai kesulitan bernapas. Pasien tampak obesitas. Apakah manuver yang tepat dilakukan terhadap pasien?
Jaw tras
Chest Trust
Finger Swab
Heimlich Manuver
Seorang pasien berusia 50 tahun dirawat di ICU karena CHF dengan ventrikel takikardi. Setelah tim code blue melakukan CPR, tindakan difibrilasi dan CPR kembali, didapatkan hasil monitor EKG berupa sinus takikardi namun nadi masih belum teraba. Apakah tindakan yang tepat dilakukan selanjutnya oleh perawat?
Hentikan CPR dan pasang akses intravena
Hentikan CPR dan berikan posisi recovery
Hentikan CPR danberikan ventilasi 10-12/menit
Lanjutkan CPR diiringi pemberian tindakan defibrilasi
Lanjutkan CPR ditambah pemberian ephineprine 1 mg intravena
Seorang bayi berusia 10 bulan dibawa ke IGD oleh keluarganya setelah menelan benda kecil yang tidak sengaja terletak di dekat bayi. Bayi tidak dapat mengeluarkan suara, terdengar suara stridor dan terdapat sumbatan jalan napas total. Setelah dilakukan teknik back blow diikuti chest thrust berulang-ulang sebanyak 5 kali namun sumbatan napas tidak teratasi dan bayi terlihat semakin membiru. Perawat bersiap melakukan CPR. Bagaimana rasio kompresi dan ventilasi yang tepat dilakukan perawat?
30 : 2 (satu penolong)
30 : 1 (satu penolong)
15 : 1 (dua penolong)
15 : 1 (satu maupun dua penolong)
30 : 2 (satu maupun dua penolong)
Seorang laki-laki berusia 23 tahun dilarikan ke IGD setelah tidak sengaja merobek bagian brachial arterinya ketika berusaha melompati pagar dengan kawat berduri saat mengikuti kegiatan demonstrasi. Apakah cara yang tepat dan cepat dilakukan perawat untuk menghentikan perdarahan pada pasien tersebut?
Pemakaian hemostat (klem)
Memberikan terapi platelets agent
Memberikan tekanan langsung pada luka
Memasang tourniquet pada bagian distal luka
Memasang tourniquet pada bagian proximal dari sisi luka
Seorang ke RS karena mengalami perdarahan pasca persalinan. Pasien tampak sangat lemah dan pucat. Pasien mengalami penurunan tekanan darah dengan frekuensi nadi teraba cepat dan lemah. Pasien juga tampak sesak dengan frekuensi napas 30 kali/menit. Diketahui pasien mengalami kehilangan darah lebih kurang 1600 ml. Berdasarkan kondisi pasien tersebut, maka pasien diklasifikasikan syok hemoragic kelompok?
Kelas I
kelas II
kelas III
Kelas IV
Kelas V
Seorang pasien laki-laki berusia 55 tahun di ruangan ICU terpasang bedsite monitoring, tiba-tiba pasien mengalami penurunan kesadaran dan gambaran pada monitor EKG atrial takikardi, Apakah tindakan prioritas yang harus dilakukan selanjutnya?
Memberikan injeksi IV. Amiodaron 300 mg
Melanjutkan RJP sampai 5 siklus
Melakukan flat line protocol
Memeriksa nadi karotis
Melakukan de shock
Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri ulu hati, perut tampak membesar 12. dan keras, mata kuning. Hasil TTV: TD 110/70 mmHg. frekuensi nadi: 92x/menit, frekuensi napas: 26x/menit, pasien didiagnonsis suspect sirhosis Hepatis. Tiba-tiba muntah darah kurang lebih 200 cc berwarna. Apakah tindakan prioritas perawat pada pasien diatas?
Rencana transfuse darah
Pasang NGT bilas lambung
Rencana transfuse darah
Monitor billirubun darah
Cek lab: Hb, golongan darah
Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke IGD Rumah Sakit karena mengalami kecelakaan lalu lintas. Dilakukan pemeriksaan rontgen, hasilnya fraktur tertutup tibia kanan, tampak bengkak dan krepitasi tidak dapat digerakkan. Kesadaran Compos Mentis (CM), TD: 100/60 mmHg, frekuensi nadi 80x/menit, frekuensi napas 20x/menit, suhu 37 °C, rencana konsul dokter orthopedic, sementara pasien immobilasi daerah fraktur.
Apakah tindakan mandiri perawat pada pasien tersebut?
Pasang bidai daerah fraktur
Tinggikan kaki yang fraktur
Observasi perdarahan
Kaji intensitas nyeri
Kompres dingin
Seorang anak berusia 9 bulan dibawa orang tuanya ke IGD dengan keluhan tersedak kelereng. Pasien tampak sesak nafas, tidak bisa batuk, sianosis, dan akral teraba dingin.
Apakah intervensi utama pada kasus terebut ?
Lakukan RJP
Lakukan back blow
Berikan nafas buatan
Lakukan abdominal thrust
Lakukan Heimlich maneuver
Seorang perawat pulang dari dinas pagi, mendapati korban kecelakaan angkutan umum dengan 5 orang korban, satu orang laki-laki umur 40 tahun dengan fraktur terbuka pada ekstremitas, seorang perempuan hamil 8 bulan mengalami trauma abdomen dengan perdarahan pervagina, satu orang wanita 17 tahun dengan kondisi tidak sadar, seorang anak laki-laki 5 tahun menangis histeris, dan seorang wanita 80 tahun dengan trauma pada kepala.
Pada kejadian di atas, apa tindakan yang bisa dilakukan oleh perawat?
Meminta bantuan
Melakukan triage sebelum menolong
Memindahkan korban ke tempat aman
Menolong ibu hamil yang mengalami perdara
Menolong wanita 80 tahun dengan trauma kepala
