Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UH CERPEN

Total questions: 35

Worksheet time: 45mins

Name
Class
Date
1.

Berikut ini yang bukan merupakan unsur pembangun dalam cerpen adalah ....

a)

judul

b)

tema

c)

latar

d)

alur

2.

Ide yang mendasari sebuah cerita disebut ....

a)

latar

b)

alur

c)

tokoh

d)

tema

3.

Orang yang memainkan lakon/peran dalam cerita disebut ....

a)

tema

b)

latar

c)

tokoh

d)

alur

4.

Rangkaian peristiwa/kejadian dalam cerita disebut ....

a)

alur

b)

penokohan

c)

sudut pandang

d)

latar

5.

Karakter/watak tokoh dalam cerita disebut ....

a)

tokoh

b)

penokohan

c)

tema

d)

latar

6.

Cara penulis/pengerang menempatkan dirinya di dalam cerita disebut ....

a)

alur

b)

tema

c)

sudut pandang

d)

gaya bahasa

7.

Pengarang menempatkan dirinya sebagai "Dino" di dalam cerita. Artinya pengarang menggunakan sudut pandang ....

a)

orang pertama

b)

orang kedua

c)

orang ketiga

d)

orang keempat

8.

Salah satu hal yang membedakan cerpen dan puisi adalah

a)

adanya alur

b)

adanya tema

c)

adanya amanat

d)

adanya imajinasi

9.

Penggalan cerpen berikut untuk tiga butir soal di bawah ini!

Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda.

“Kenang-kenangan” oleh Abdul Gani A.K.Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah

a)

orang pertama

b)

orang kedua

c)

orang ketiga

d)

orang keempat

10.

Struktur yang berisi pengenalan tokoh dan latar terjadinya peristiwa dalam cerpen terdapat dalam ....

a)

koda

b)

orientasi

c)

komplikasi

d)

resolusi

11.

Dalam teks cerpen, struktur yang bersifat opsional adalah ...

a)

komplikasi

b)

klimaks

c)

resolusi

d)

Koda

12.

Alur yang urutan peristiwa ceritanya dimulai pada waktu sore hari dan dilanjutkan dengan menceritakan kembali peristiwa yang terjadi mulai pagi hari hingga kembali ke titik awal disebut dengan ...

a)

Alur maju

b)

Alur mundur

c)

Alur maju-mundur

d)

Alur gabungan

13.

Bacalah penggalan cerpen di bawah ini dengan cermat!

Dengan tergesa-gesa Ersa menaiki bus yang nyaris meninggalkan suasana yang kurang nyaman baginya. Dari kejauhan terdengan sayup suara “Penumpang bus Gemilang harap untuk segera memasuki kendaraan”. Hati Ersa agak tenang karena dia sudah berada di dalamnya. “Mudah-mudahan sore nanti aku bisa berada di acara itu,” harapnya dalam hati.

Latar waktu dan tempat pada penggalan cerpen tersebut adalah …

a)

sore hari, terminal

b)

siang hari, perjalanan

c)

siang hari, terminal

d)

pagi hari, rumah

14.

... Sarjo mempersilakan Pak Sukardi beserta anak buahnya untuk masuk ke rumahnya melihat tanaman koleksi Sarjo sekaligus mampir untuk beristirahat. Pak Sukardi kaget melihat koleksi Sarjo. Ternyata Sarjo memiliki bonsai yang lebih banyak daripada koleksi di rumahnya.

"Mas, saya ingin membeli bonsai yang berpot besar itu!"

"Sudah Pak, ambil saja! Saya sudah sejak kecil mengumpulkan ini semua."

(Andi Dwi Handoko, "Bonsai")


Karakter tokoh Sarjo dalam kutipan teks tersebut adalah ....

a)

ramah, telaten, dermawan

b)

rajin, pemarah, teliti

c)

ceroboh, malas, kaya

d)

cermat, pelit, perhitungan

15.

Pengarang biasanya menyelipkan suatu pesan yang disampaikan melalui cerita yang ditulisnya yang disebut ....

a)

tema

b)

tokoh

c)

latar

d)

amanat

16.

Pesantren itu sangat besar. Bangunannya berlantai lima dengan banyaknya jendela lusuh yang tidak mampu lagi terhitung oleh mataku yang baru saja tiba di tempat itu. Aku juga melihat banyak anak-anak yang sepertinya kurang terawat.

(M. Zuhri, "Kandang Merpati")


Unsur Pembangun yang menonjol pada kutipan tersebut adalah ....

a)

tokoh

b)

latar waktu

c)

latar tempat

d)

penokohan

17.

Wanita dua puluh limaan, memakai gaun sutera hitam berkerah rendah, tas tangan merah, sepatu hak tinggi warna senada, jam tangan bermerek, serta memakai kacamata hitam turun dari kursi belakang. Lalu berjalan, diikuti pria tinggi besar yang memayunginya, menghampiri Sobri. Wanita itu membuka kacamatanya. Matanya merah, sembab. Kantung bawah matanya menghitam, cembung. Kontras sekali dengan kulit wajahnya yang putih bersih.

(Shofi Al Khansa, "Sampah Bertuah")


Gambaran tokoh wanita dideskripsikan melalui hal berikut, kecuali ....

a)

umur

b)

pakaian

c)

gerak geriknya

d)

penampilannya

18.

Nilai-nilai atau pelajaran yang dapat dipetik oleh pembaca dari sebuah teks cerpen terdapat dalam struktur ...

a)

Abstrak

b)

Evaluasi

c)

Resolusi

d)

Koda

19.

Bacalah kutipan cerpen berikut!


Sebuah mobil colt berplat nomor merah berhenti persis di depan kedai kasur Alin. Murni berdebar-debar, kalau-kalau orang yang turun dari mobil itu utusan hotel yang memesan tiga puluh kasur single itu.


Kata tercetak tebal tersebut mengandung makna....

a)

bangunan tempat memproduksi barang

b)

bangunan tempat berjualan

c)

bangunan tempat menitipkan barang

d)

bangunan tempat menumpuk barang

20.

(1)"Apakah peranku bagimu, silumankah aku?" tak ada jawabmu, hanya angin berdesir di sekeliling kita. (2)Bulan pucat tak bisa menyembunyikan senyumanmu demi melihat kerutan di dahiku. (3)Biarlah menjadi rahasia alam akan apa yang kita rasakan ini. (4)Jangan lagi memaknainya, menanyakannya atau mengharapkannya esok hari.


Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar malam hari terdapat pada nomor ….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

21.

Bacalah kutipan cerpen berikut ini!

(1) Setelah aku tidur bersama nenek selama tiga hari, senyum nenek semakin lebar dan beliau mengurcapkan, "Terima kasih cucuku, kamu telah memberikan hadiah teristimewa di akhir hidupku." (2) Dan disuruh semua anaknya berkumpul. (3) Setelah semua berkumpul, nenek menutup mata untuk selama-lamanya. (4) Nenek tetap tersenyum meskipun nadinya tidak lagi berdenyut.

Sumber: Nasihat Terindah, karya lrwan Ahmad Rozaki


Kalimat langsung pada kutipan cerpen tersebut terdapat pada kalimat nomor .. ..

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

22.

Parjimin adalah tukang batu, tetangga Kurdi. Lumayan bagi mereka, mendapat proyek baru. Rupanya, proyek rumah gedong itulah yang selalu diperbincangkan Kurdi di setiap kesempatan. Di tempat perhelatan nikah, supitan, di tempat kerja bakti, sarasehan kampung, sampai ronda malam. Dia senantiasa tidak lupa menceritakan rencananya membangun rumah gedongnya itu.


Berdasarkan kutipan cerpen tersebut, Kurdi bersifat …

a)

pemberani

b)

baik

c)

sombong

d)

egois

23.

Setiap saat anak-anak selalu bemain di lapangan. Anak laki-laki bermain sepakbola, anak perempuan bermain lompat tali. Semua tampak gembira kecuali tuning. Ia hanya memerhatikan kami dari balik

pohon besar. “Kenapa Tuning tidak kita ajak main?” usulku. Isna langsung melotot, “ Apa kamu mau ketularan kutu rambutnya?” “belum ingusnya yang menjijikan itu,” tambah Heppy. Teman-teman ramai komentar, semua menjelek-jelekan Tuning. Sejak itu, aku tidak berani usul lagi untuk mengajak Tuning bermain bersama.


Konflik pada cerita anak tersebut adalah …

a)

Tokoh aku dijauhi teman-temanya.

b)

Tokoh aku malu bermain dengan Tuning.

c)

Teman-teman Tuning membenci karena penyakitan

d)

Tuning tidak diajak bermain oleh teman-temannya karena penyakitan.

24.

“Selanjutnya, masalah pengobatan dana perawatan, biar nanti seluruh guru di sini memikirkan,” tegas Bu Eli. Pak Bon bersikeras tidak mau dibawa ke rumah sakit. Pak Bon memang seorang berpendirian kuat. Meskipun bukan orang kaya, ia tidak mau dibantu begitu saja. Semua guru yang mengunjunginya, hanya menggelengkan kepala, kagum akan keteguhan Pak Bon.


Cara pengarang menggambarkan watak tokoh Pak Bon adalah…

a)

Diceritakan pengarang

b)

Diceritakan tokoh lain

c)

Tindakan tokoh

d)

Dialog antartokoh

25.

(1) Setiap pagi dari jendela kendaraan Papa, Rani selalu mngucapkan terima kasih dan berpesan agar tidak mengebut dan tidak lupa makan siang. (2) Papa yang harus melanjutkan perjalanan ke kantor, selalu tersenyum cerah mendengar pesan Rani. (3) Ia merasa sangat bangga pada karakter putrinya. (4) Rani, putri semata wayang yang sangat membanggakan kedua orang tuanya.


Bukti watak tokoh Rani penyayang dalam cerpen tersebut tergambar pada nomor …

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

26.

Ketika tubuhnya digerogoti penyakit dengan enteng orang miskin itu melenggang ke rumah sakit. Ia menyerahkan Kartu Tanda Miskim pada suster jaga. Karena banyak bangsal kosong, suster itu menyuruhnya menunggu di lorong.”begitulah enaknya jadi orang miskin,” batinnya,”dapat fasilitas gratis tidur di lantai.” Dan orang miskin itu dibiarkan menunggu berhari-hari.


Permasalahan pada kutipan cerpen di atas adalah …

a)

Banyak bangsal yang kosong

b)

Susahnya menjadi orang miskin

c)

Tubuhnya digerogoti penyakit

d)

Buruknya pelayanan rumah sakit

27.
Pernyataan tentang cerpen berikut tepat, kecuali…
a)
Tokoh yang digambarkan dalam sebuah cerpen mengalami masalah hingga pada penyelesaiannya
b)

Bentuk tulisan atau jalan cerita yang panjang dan sama seperti novel.

c)
Penokohan dalam cerpen haruslah sederhana serta singkat, dan tidak mendalam
d)
Jumlah kata dalam cerpen kurang dari sepuluh ribu kata.
28.

1) Malam semakin gelap dan rasanya tidak habis-habisnya mereka mengorek informasi dari pembantuku dan istriku. 2) Anak kami yang laki-laki juga ditanya. Dan akhirnya mereka pamitan. "Besok akan kita lanjutkan pencarian, sekarang sudah terlalu malam," kata kepala penyidik. 3) Malam itu kami tidak yang bisa tidur, istriku tidak hentinya menangis. Guru sekolah anakku yang menelpon menyampaikan simpati dan berjanji akan meminta semua orang tua teman sekelas anakku  membantu mencari anak kami. Brosur dan foto anak kami sudah disebarkan. Sampai hari ketiga anak kami juga belum ketemu. 4) Polisi sudah tidak datang lagi ke rumah kami.

Kutipan teks cerpen tersebut merupakan struktur teks cerpen bagian ....

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Solusi

d)

Resolusi

29.

1) Malam semakin gelap dan rasanya tidak habis-habisnya mereka mengorek informasi dari pembantuku dan istriku. 2) Anak kami yang laki-laki juga ditanya. Dan akhirnya mereka pamitan. "Besok akan kita lanjutkan pencarian, sekarang sudah terlalu malam," kata kepala penyidik. 3) Malam itu kami tidak yang bisa tidur, istriku tidak hentinya menangis. Guru sekolah anakku yang menelpon menyampaikan simpati dan berjanji akan meminta semua orang tua teman sekelas anakku  membantu mencari anak kami. Brosur dan foto anak kami sudah disebarkan. Sampai hari ketiga anak kami juga belum ketemu. 4) Polisi sudah tidak datang lagi ke rumah kami.

Latar yang terdapat dalam kutipan teks cerpen tersebut adalah ....

a)

di sekolah, siang hari, suasana gelisah

b)

di sekolah, malam hari, suasana panik

c)

di rumah, malam hari, suasana panik

d)

di rumah, sore hari, suasana gelisah

30.

Bacalah penggalan cerpen berikut!

Pagi ini Ibu menyuruhku berbelanja sedikit lebih banyak. Ada warga asing yang datang. Home stay. Orang Jepang. Sebetulnya dari mana pun itu aku tak peduli. Ada atau tidaknya orang baru di sekitarku, aku tak pernah menghiraukan. Toh mereka pun tak akan merasakan keberadaanku. Hari-hariku selain membantu Ibu kuhabiskan di dalam kamar. Menatap lambaian pepohonan kelapa dari balik jendela.

Latar suasana penggalan cerpen tersebut adalah ....

a)

Terharu

b)

Sunyi

c)

Sedih

d)

Senang

31.

"Kamu kenapa, Du?" tanya kakek dengan sedih. "Maafkan Badu, Kek, tadi Badu makan mangga yang masih kecil-kecil dan akhirnya Badu sakit perut," kata Badu sambil terisak. "Sudahlah. Du, lain kali tunggulah sampai mangga itu ranum, baru Badu boleh memetiknya.

Amanat penggalan cerpen di atas adalah ....

a)

janganlah makan mangga yang masih kecil

b)

jangan memetik mangga sembarangan

c)

kita harus menuruti nasihat orang tua

d)

jangan melawan orang tua

32.

(1)Seperti teman-temannya yang lain, sebenarnya Andi ingin sekali memberi hadiah untuk Tommy, tetapi ia tidak enak hati meminta uang pada ibunya. (2)Apalagi, ibu hanya diam ketika ia menyodorkan undangan pesta ulang tahun Tommy kemarin. (3)Saat itu, ibu sedang duduk-duduk di beranda sambil memandangi matahari yang mulai tenggelam. (4)Diamnya ibu, pertanda ibu belum punya uang untuk membeli hadiah. (5)Andi sadar, sejak ayahnya meninggal tiga tahun yang lalu, ia dan ibunya memang harus hidup hemat. (6)”Ah masa iya aku tak bisa memberi hadiah untuk Tommy temanku?” gumam Andi seraya bangkit dari tempat tidur pembaringan. (7)Ia beranjak menuju meja belajarnya. (8)Dimatikannya lampu tidurnya dan digantinya dengan lampu belajar. (9)Ia mengambil secarik kertas, pensil, dan spidol warna-warni. (10)Tangannya mulai mencorat-coret. (11)Kini, ada senyum menghiasi bibirnya, “Besok pagi, aku sudah punya hadiah untuk Tommy.”

Bukti bahwa peristiwa tersebut terjadi pada malam hari terdapat pada kalimat nomor ....

a)

(5)

b)

(6)

c)

(7)

d)

(8)

33.

(1)Seperti teman-temannya yang lain, sebenarnya Andi ingin sekali memberi hadiah untuk Tommy, tetapi ia tidak enak hati meminta uang pada ibunya. (2)Apalagi, ibu hanya diam ketika ia menyodorkan undangan pesta ulang tahun Tommy kemarin. (3)Saat itu, ibu sedang duduk-duduk di beranda sambil memandangi matahari yang mulai tenggelam. (4)Diamnya ibu, pertanda ibu belum punya uang untuk membeli hadiah. (5)Andi sadar, sejak ayahnya meninggal tiga tahun yang lalu, ia dan ibunya memang harus hidup hemat. (6)”Ah masa iya aku tak bisa memberi hadiah untuk Tommy temanku?” gumam Andi seraya bangkit dari tempat tidur pembaringan. (7)Ia beranjak menuju meja belajarnya. (8)Dimatikannya lampu tidurnya dan digantinya dengan lampu belajar. (9)Ia mengambil secarik kertas, pensil, dan spidol warna-warni. (10)Tangannya mulai mencorat-coret. (11)Kini, ada senyum menghiasi bibirnya, “Besok pagi, aku sudah punya hadiah untuk Tommy.”

Amanat kutipan cerpen di atas adalah ....

a)

Usahakan selalu memberi hadiah kepada teman orang tua!

b)

Temanilah ibumu saat duduk-duduk di beranda!

c)

Matikan lampu jika sudah tidak diperlukan!

d)

Jangan menyusahkan orang tua hanya karena ingin memberi hadiah teman!

34.

“Tak bisa kurang sedikit?”

“Tentu saja bisa, Mister. Dalam perdagangan, seperti Tuan maklum, harga bisa damai. Apalagi Mister pencinta benda seni!”

Tammy tak mendengarkan lebih lanjut, dengan tangkas ia bangkit kemudian ke belakang. Dia menulis sepucuk surat untukTuan Wahyono, ahli keramik sebelah rumah. Dia suruh pelayannya cepat mengantarkan surat itu.

“Aku minta bantuan Tuan Wahyono untuk menilai harga teko ini. Dia adalah ahli keramik. Rumahnya di sebelah itu,” ujar Tammy setelah kembali duduk di dekat tamunya.

Amanat yang paling menonjol dan penggalan cerpen tersebut adalah . . . . 

a)

Dalam berdagang tidak boleh memberikan harga mati.

b)

Sebaiknya serahkanlah suatu urusan kepada orang yang ahli.

c)

Kita harus menjalin hubungan baikdengan tetangga yang mempunyai keahlian.

d)

Menjadi pesuruh harus taat dan cekatan dalam bekerja.

35.

Perhatikan kutipan cerpen berikut!

Setiap sore menjelang, bapak selalu duduk di bangku tua kesayangannya. Bangku yang terbuat dari bamboo itu telah menemani bapak melewati senja yang begitu indah. Duduk dengan tenang sembari melempar pandang ke luar jendela untuk menyaksikan betapa indah panorama yang senja sajikan. [ … .] Rasa lelah setelah seharian memeras keringat tampak memudar ketika ia duduk di bangku tua kesayangannya itu.

Kalimat yang tepat untuk melengkapi kutipan teks novel tersebut adalah …

a)

Bapak memotret senja itu.

b)

Bapak tertidur Karen alelah.

c)

Bapak selalu menikmatinya.

d)

Bapak dan ibu duduk berdua.