wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Analis Ketahanan Pangan

Total questions: 71

Worksheet time: 36mins

Name
Class
Date
1.

Hak negara dan bangsa yang secara mandiri menentukan kebijakan Pangan yang menjamin hak atas Pangan bagi rakyat dan yang memberikan hak bagi masyarakat untuk menentukan sistem Pangan yang sesuai dengan potensi sumber daya lokal, adalah definis dari…….

a)

Ketahanan Pangan

b)

Ketersediaan pangan

c)

Pangan

d)

Kedaulatan Pangan

e)

Cadangan Pangan

2.

Kemampuan masyarakat, rumah tangga dan perseorangan untuk memperoleh pangan, baik dari produksi sendiri, pembelian, pemberian maupun bantuan untuk memenuhi kecukupan pangan setiap saat, adalah defenisi dari…..

a)

Pangan

b)

Akses Pangan

c)

Ketahanan Pangan

d)

Ketersediaan pangan

e)

Cadangan Pangan

3.

Akses pangan dipengaruhi oleh berapa aspek?

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

4.

Permasalahan akses pangan pada umumnya terjadi di daerah rentan terhadap rawan  pangan baik bersifat transien maupun kronis, yang disebabkan oleh…, kecuali

a)

gagal panen

b)

kurangnya pasokan

c)

gejolak harga

d)

daya beli tinggi

e)

konflik sosial

5.

Pangan yang diperuntukkan sebagai makanan utama sehari-hari sesuai dengan potensi sumber daya dan kearifan lokal, adalah definisi dari..

a)

Pangan pokok

b)

pangan lokal

c)

pangan strategis

d)

Pangan segar

e)

pangan olahan

6.

Keadaan kekurangan, kelebihan, dan/atau ketidakmampuan perseorangan atau rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan Pangan dan Keamanan Pangan, adalah defenisi dari….

a)

Rawan Pangan

b)

Krisis Pangan

c)

Rawan Pangan kronis

d)

Rawan pangan transien

e)

Masalah pangan

7.

Kondisi kelangkaan Pangan yang dialami sebagian besar masyarakat di suatu wilayah yang disebabkan oleh, antara lain, kesulitan distribusi Pangan, dampak perubahan iklim, bencana alam dan lingkungan, dan konflik sosial, termasuk akibat perang.

a)

Rawan Pangan

b)

Krisis Pangan

c)

Rawan Pangan kronis

d)

Rawan pangan transien

e)

Masalah pangan

8.

Setiap kegiatan atau serangkaian kegiatan dalam rangka penyaluran Pangan kepada masyarakat, baik diperdagangkan maupun tidak, definisi dari…

a)

Peredaran Pangan 

b)

Perdagangan Pangan

c)

Cadangan Pangan

d)

Ketersediaan pangan

e)

Bantuan pangan

9.

 Cadangan beras masyarakat berada di …., kecuali 

a)

Hotel dan restoran

b)

Pedagang

c)

Penggilingan Padi (RMU)

d)

Industri pengolahan

e)

Bulog

10.

Manakah yang termasuk ke dalam
faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan…

a)

 Suhu dan Waktu 

b)

Ketersediaan pangan

c)

Infrastruktur

d)

Kedaulatan pangan

e)

Keamanan pangan

11.

Semakin luas lahan potensial yang
digunakan untuk mengusahakan tanaman pangan, maka semakin ……..ketahanan pangan di suatu negara

a)

 Buruk 

b)

Bertambah buruk

c)

Baik

d)

Kuat

e)

Lemah

12.

 Akses rumah tangga dan individu
terdiri dari akses ekonomi, fisik dan …..

a)

Sosial

b)

Ketersediaan pangan

c)

Keamanan Pangan

d)

Kebutuhan pangan

e)

Pertahanan

13.

Gabah kering panen (GKP) adalah gabah yang baru di panen yang memiliki kadar air……

a)

14 - 20 %

b)

15 - 25%

c)

5 - 15 %

d)

14 - 25%

e)

18 - 25 %

14.

Penggilingan padi kapasitas besar adalah penggilingan padi yang memiliki kapasitas produksi terpasang …..

a)

kurang dari 1,5 ton/jam

b)

Lebih dari 2 ton/jam

c)

1 ton/jam - 3 ton/jam

d)

Lebih dari 3 ton/jam

e)

1,5 ton/jam - 3 ton/jam

15.

Penggilingan padi kapasitas sedang adalah penggilingan padi yang memiliki kapasitas produksi terpasang …..

a)

kurang dari 1,5 ton/jam

b)

Lebih dari 2 ton/jam

c)

1.5 ton/jam - 3 ton/jam

d)

Lebih dari 3 ton/jam

e)

Lebih dari 3 ton/jam

16.

Penggilingan padi kapasitas kecil adalah penggilingan padi yang memiliki kapasitas produksi terpasang …..

a)

kurang dari 1,5 ton/jam

b)

Lebih dari 2 ton/jam

c)

1 ton/jam - 3 ton/jam

d)

Lebih dari 3 ton/jam

e)

1,5 ton/jam - 3 ton/jam

17.

Persentase berat beras setelah digiling dibanding berat gabah sebelum digiling dalam bentuk gabah kering giling (GKG).

a)

Stok beras

b)

Stok beras penggilingan

c)

Beras medium

d)

Beras premium

e)

Rendemen

18.

Pendataan Industri Penggilingan Padi (PIPA) yang dilakukan oleh ….

a)

Perpadi

b)

Kemeterian Perdagangan

c)

BPS

d)

Kementerian Pertanian

e)

Bulog

19.

Kebijakan sebuah negara dapat
mempengaruhi akses masyarakat kepada bahan pangan, seperti yang pernah terjadi
di Negara….

a)

India

b)

Vietnam

c)

Laos

d)

Afrika Selatan

e)

Indonesia

20.

PPBB
menyatakan bahwa penyebab kelaparan dan malagizi bukan disebabkan oleh kelangkaan
bahan pangan tetapi karena ketidakmampuan mengakses……       

a)

Tansportasi 

b)

Fasilitas Kesehatan

c)

Bahan pangan

d)

Ketersediaan lahan pertanian

e)

air bersih

21.

Contoh negara yang tidak memiliki sumber daya alam untuk memproduksi bahan pangan

tetapi  Negara tersebut mampu mencapai ketahanan pangan.

a)

Jepang dan Singapore

b)

Korea Selatan dan Jepang

c)

Singapore dan Australia

d)

Vietnam dan Laos

e)

Vietnam dan Jepang

22.

Penggilingan padi berdasarkan kapasitas dibagi atas …..kapasitas

a)

2

b)

4

c)

5

d)

3

e)

1

23.

Senyawa yang terdapat dalam Pangan yang terdiri atas karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serat, air, dan komponen lain yang bermanfaat bagi pertumbuhan dan kesehatan manusia, adalah definis dari…..

a)

Sumber pangan

b)

Gizi

c)

Pangan sehat

d)

Pangan lokal

e)

Mutu pangan

24.

Kondisi terpenuhinya pangan bagi rumah
tangga terdapat pada Undang-Undang Nomor..

a)

Undang-Undang No. 18 Tahun 2012

b)

Undang-Undang No. 6 Tahun 2012

c)

Undang-Undang No. 9 Tahun 2000

d)

Undang-Undang No. 18 Tahun 2000

e)

Undang-Undang No. 12 Tahun 2000

25.

Gabah yang digiling 100 ton dengan rendemen 52%, berapakan beras yang dihasilkan…?

a)

52.000 Kg

b)

5.200 kg

c)

52 Kg

d)

520 kg

e)

520.000 kg

26.

Ketahanan pangan bertujuan untuk ……., kecuali

a)

meningkatkan ketersediaan pangan.

b)

mengembangkan diversifikasi pangan,

c)

 mengembangkan kelembagaan pangan

d)

mengembangkan usaha pegelolaan pangan.

e)

Mencapai swasembada pangan

27.

Analisis akses pangan dilakukan berapa tahap?

a)

1 tahap

b)

4 tahap

c)

2 tahap

d)

3 tahap

e)

5 tahap

28.

Sebutkan 3 sub sistem ketahanan pangan?

a)

Kewaspadaan Pangan, Penganekaragaman Pangan, Keamanan Pangan

b)

Ketersediaan Pangan, Distribusi Pangan, Konsumsi Pangan

c)

Distribusi dan Pasokan Pangan, Diversifikasi Pangan, Kerentanan Pangan

d)

akses pangan

e)

keamanan pangan

29.

Ketersediaan pangan, akses pangan dan pemanfaatan pangan adalah 

a)

3 komponen utama kedaulatan pangan

b)

3 komponen utama ketahanan pangan menurut World health organization 

c)

3 komponen utama pencapaian ketahanan pangan

d)

3 komponen utama kebutuhan pangan

e)

tidak ada jawaban

30.

Masyarakat tidak dapat mengakses pangan karena beberapa hal, kecuali

a)

Kapal tidak masuk, karena ombak besar

b)

Harga pangan tinggi

c)

Distribusi pangan terganggu

d)

Hanya jawaban B dan C yang benar

e)

Jawaban A, B dan C benar

31.

Dalam UU No 18 tahun 2013 Pasal 24  ditegaskan bahwa cadangan pangan nasional dilakukan untuk mengantisipasi beberapa hal berikut kecuali...

a)

kekurangan ketersediaan pangan

b)

gejolak harga pangan

c)

kelebihan ketersediaan pangan

d)

keadaan darurat

e)

Meningkatan akses pangan

32.

Arah pembangunan ketahanan pangan adalah sebegai berikut, kecuali

a)

peningkatan ketersediaan produksi dalam negeri

b)

peningkatan kualitas konsumsi dan keamanan pangan

c)

penguatan distribusi dan peningkatan akses pangan

d)

peningkatan pemberian bantuan subsidi ke masyarakat

e)

stabilitas pasokan dan harga pangan

33.

Harga Pangan tingkat konsumen berpengaruh terhadap, kecuali

a)

akses pangan

b)

daya beli masyarakat

c)

kondisi rawan pangan

d)

ketersediaan pasokan

e)

kelancaran distribusi pangan

34.

Penyampaian aliran komoditas pangan dari produsen ke konsumen atau usaha yang mencakup kegiatan arus barang dan jasa sampai di tangan konsumen adalah pengertian

a)

distribusi pangan

b)

akses pangan

c)

cadangan pangan

d)

harga pangan

e)

rawan pangan

35.

Komponen utama ketahanan pangan terdiri atas :

a)

Ketersediaan, Pemanfaatan dan konsumsi serta distribusi dan akses pangan

b)

Ketersediaan dan pemanfaatan pangan

c)

Pemanfaatan pangan memenuhi kaidah gizi yang direkomendasikan

d)

Peningkatan produksi pangan nasional untuk mencapai swasembada

e)

Distribusi pangan hingga ke seluruh pelosok wilayah nusantara agar tersedia dan dapat diakses oleh setiap rumah tangga

36.

Berikut ini adalah aspek/dimensi ketahanan pangan, kecuali:

a)

Ketersediaan pangan

b)

Distribusi pangan

c)

Keterjangkauan pangan

d)

Pemanfaatan/konsumsi pangan

e)

Akses pangan

37.

Kemampuan rumah tangga untuk memperoleh pangan yang cukup baik dari produksi sendiri, pembelian, pemberian/bantuan, dan barter disebut:

a)

Ketersediaan pangan

b)

Kedaulatan pangan

c)

Akses pangan

d)

Kemandirian pangan

e)

Ketahanan pangan

38.

Lembaga internasional yang menangani tentang pangan adalah

a)

FAO

b)

ILO

c)

UNESCO

d)

UNHCR

e)

WHO

39.

Kondisi kelangkaan Pangan yang dialami sebagian besar masyarakat di suatu wilayah yang disebabkan oleh, antara lain, kesulitan Distribusi Pangan, dampak perubahan iklim, bencana alam dan lingkungan, dan konflik sosial, termasuk

a)

Krisis pangan

b)

rawan pangan

c)

mandiri pangan

d)

kelangkaan pangan

e)

Akses Pangan rendah

40.

kemampuan negara dan bangsa dalam memproduksi Pangan yang beraneka ragam dari dalam negeri yang dapat menjamin pemenuhan kebutuhan Pangan yang cukup sampai di tingkat perseorangan dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam, manusia, sosial, ekonomi, dan kearifan lokal secara bermartabat adalah defenisi dari?

a)

Kedaulatan pangan

b)

Ketahanan Pangan

c)

Kemandirian Pangan

d)

Pangan

e)

Akses Pangan

41.

Dalam hal penyediaan pangan, dinyatakan bahwa sumber penyediaannya diutamakan berasal dari?

a)

Import

b)

Eksport

c)

Kabupaten

d)

Provinsi

e)

Dalam Negeri

42.

Dalam hal penanganan masalah pangan,dimana apabila terjadi masalah terhadap pangan tersebut pemerintah dapat melakukan intervensi, diatur dalam ?

a)

PP Nomor 17 tahun 2015

b)

PP Nomor 17 tahun 2012

c)

PP Nomor 12 tahun 2015

d)

PP Nomor 12 tahun 2012

e)

PP Nomor 16 tahun 2015

43.

Faktor-faktor yang mempengaruhi Akses Pangan terdiri dari berapa aspek?

a)

3 Aspek

b)

4 Aspek

c)

2 Aspek

d)

5 Aspek

e)

6 Aspek

44.

Suatu kondisi ketidakcukupan pangan yang dialami daerah, masyarakat atau rumah tangga, pada waktu tertentu untuk memenuhi standar kebutuhan fisiologis bagi pertumbuhan dan kesehatan masyarakat adalah definis dari?

a)

Akses Pangan Masyarakat

b)

Rawan Pangan Kronis

c)

Rawan Panga Transient

d)

Kerawanan Pangan

e)

Ketahanan Pangan

45.

Kemampuan memilih sumber daya secara ekonomi maupun fisik untuk mendapatkan bahan pangan bernutrisi di sebut

a)

Konsumsi Pangan

b)

 Akses Pangan

c)

Distribusi Pangan

d)

Penganekaragaman Pangan

e)

Ketahanan Pangan

46.

Ketersediaan pangan di suatu wiayah berhubungan dengan

a)

Suplai Pangan

b)

 Konsumsi Pangan

c)

Distribusi Pangan

d)

Akses Pangan

e)

Penganekaragaman Pangan

47.

Unsur-unsur ketahanan pangan :

a)

berorientasi pada rumah tangga dan individu

b)

dimensasi waktu setiap saat pangan tersedia dan dapat diakses

c)

berorientasi pada pemenuhan gizi

d)

menekankan pada akses pangan rumah tangga dan individu baik fisik, ekonomi dan sosial dan ditujukan untuk hidup sehat

e)

semua jawaban benar

48.

Akses pangan dipengaruhi oleh 3 aspek, salah satunya adalah aspek ekonomi yang terkait dengan....

a)

pendapatan dan daya beli masyarakat terhadap bahan pangan

b)

situasi ketersediaan pangan di suatu wilayah

c)

Jalur distirbusi dan infrastruktur

d)

sarana transportasi dasar

e)

pendidikan

49.

Identifikasi  aksesibilitas pangan dari setiap rumah tangga terpilih di desa rentan terhadap rawan pangan dengan menggunakan 

a)

PKU

b)

Demapan

c)

FSVA

d)

SKPG

e)

KAP-RT

50.

Dasar penentuan wilayah penanganan akses pangan rumah tangga adalah…..

a)

BPS

b)

FSVA, BPS

c)

Demapan

d)

LDPM

e)

KRPL

51.

Metode apa yang digunakan untuk memperoleh data  stok gabah dan beras di penggilingan

a)

statistik sederhana

b)

monitoring data stok gabah dan beras

c)

kuesioner

d)

survey ke penggiingan

e)

wawancara

52.

Berikut adalah indikator dalam analisis akses pangan rumah tangga, kecuali

a)

pendapatan dan daya beli masyarakat terhadap bahan pangan

b)

Stok ketersediaan rumah tangga

c)

Ketersediaan warung

d)

rasio konsumsi normatif per kapita

e)

sarana transportasi dasar

53.

pedagang yang membeli atau mendapatkan barang dagangannya dari distributor atau agen tunggal yang biasanya akan diberi daerah kekuasaan penjualan/perdagangan tertentu yang lebih kecil dari daerah kekuasaan distributor

a)

pedagang eceran

b)

pedagang grosir

c)

pengepul

d)

supermarket

e)

koperasi

54.

Di bawah ini yang merupakan intervensi jangka pendek  adalah:

a)

Penggunaan garam beryodium

b)

Pemberian bantuan pangan darurat

c)

Penyuluhan/ konseling gizi

d)

Pemantauan pertumbuhan anak

e)

Pemberian Imunisasi

55.

Tiga prinsip utama keberlanjutan (sustainability) adalah:

a)

Energi matahari, keanekaragaman hayati, pendauran kimiawi

b)

Keanekaragaman hayati, evolusi, dan keseimbangan lingkungan

c)

Energi matahari, aliran energi, pendauran materi

d)

Keanekaragaman hayati, aliran energi, pendauran materi

e)

Energi matahari, keanekaragaman hayati, evolusi

56.

Salah satu pendekatan untuk menyediakan informasi tentang perkiraan jumlah kebutuhan dan ketersediaan pangan pokok selama periode tertentu adalah:

a)

Prognosa kebutuhan dan ketersediaan pangan strategis

b)

Metode panel harga pangan

c)

Analisis harga pangan di tingkat produsen

d)

Analisis harga pangan di tingkat konsumen

e)

monitoring dan evaluasi pasokan dan harga pangan 

57.

Harga pangan disuatu wilayah dipengaruhi beberapa faktor antara lain

a)

produksi dan konsumsi

b)

produksi pangan, akses terhadap pangan dan pendistribusian

c)

produsen dan konsumen

d)

harga di tingkat produsen

e)

harga di tingkat produsen dan konsumen

58.

Apa yang dimaksud dengan garis kemiskinan?

a)

ketidakmampuan untuk memenuhi standar minimum kebutuhan dasar yang meliputi kebutuhan makanan maupun non-makanan

b)

ketidakmampuan untuk memenuhi standar minimum

c)

ketidakmampuan untuk memenuhi standar minimum kebutuhan dasar yang meliputi kebutuhan makanan 

d)

Tidak Ada jawaban yang benar

e)

Semua jawaban salah

59.

Gabah GKG yang digiling penggilingan besar sebanyak 150.000 kg, berapa ton beras yang dihasilkan jika rendemen 61,48%

a)

922 Ton

b)

9,2 Ton

c)

92,2 Ton

d)

920 Ton

e)

9.220 ton

60.

Beras yang dihasilkan penggilingan sedang sebanyak 268.605 kg, berapa ton gabah GKG yang digiling dengan redemen 59,69%? (450.000 Kg)

a)

278 Ton

b)

258 Ton

c)

26 Ton

d)

26,8 Ton

e)

268,61 Ton

61.

Gabah GKP sebanyak 567.000 kg, berapa gabah kilogram setara GKG jika rendemennya 86,02%

a)

 457.833 Kg 

b)

 4.578 Kg 

c)

 48.773 Kg

d)

487.733,4 Kg

e)

447.836 kg

62.

Manakah yang termasuk ke dalam faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan…

a)

Iklim dan infrastruktur

b)

Pupuk dan Pestisida

c)

Benih dan Pupuk

d)

  Lahan dan Benih

e)

Bantuan dana 

63.

PBB menyatakan bahwa penyebab kelaparan dan mal nutrisi bukan disebabkan oleh kelangkaan bahan pangan akan tetapi karena ketidakkemampuan mengakses…

a)

Jaringan transportasi

b)

Kesehatan

c)

 Bahan pangan

d)

Ketersediaan lahan pertanian

e)

Keterjangkuan tempat makan

64.

Berikut ini merupakan unsur-unsur ketahanan pangan yang memberikan arah orientasi dalam penguatan sistem ketahanan pangan terkecuali…

a)

 Berorientasi pada rumah tangga dan individu

b)

Penyediaan pangan dengan memperhatikan dimensi waktu

c)

Menjamin aksessibilitas  dan pemenuhan gizi yang seimbang

d)

Pengaturan alih fungsi lahan 

e)

Menjamin ketersediaan dan distribusi 

65.

Berikut ini adalah latar belakang munculnya revolusi hijau di Indonesia, terkecuali…

a)

Hancurnya lahan pertanian akibat Peperangan

b)

Alih Fungsi lahan pertanian

c)

Adanya lahan tidur

d)

Upaya peningkatan produksi pertanian

e)

Pemenuhan stok pangan

66.

Diketahui penduduk Provinsi Sumatera Selatan sebanyak  8.322.746  jiwa konsumsi dengan tingkat  konsumsi per kapita pertahun sebesar 99,2 kg/tahun. Dengan mengacu pada rumus perhitungan cadangan beras pada Permentan 11 tahun 2018 , berapa jumlah stok cadangan beras yang harus dimiliki oleh provinsi? 

a)

824 ton

b)

825 ton

c)

826 ton

d)

827 ton

e)

828 ton

67.

Diketahui jumlah penduduk Kabupaten  Bandung sebanyak  3.574.244 jiwa. Dengan mengacu pada rumus perhitungan cadangan beras pada Permentan No 11 tahun 2018, berapa kebutuhan stok cadangan beras ditingkat kabupaten jika diketahui jumlah pendududk Jawa Barat  sebanyak 48.413.554 jiwa dengan  Konsumsi per kapita per tahun  provinsi sebesar 104,2 Kg/tahun. 

a)

1.189,75 ton

b)

1.289,75 ton

c)

1.389,75 ton

d)

1.489,75 ton

e)

1.589,75 ton

68.

Data Riskesdas 2018 menunjukkan angka yang cukup menggembirakan terkait masalah stunting. Angka stunting atau anak tumbuh pendek turun dari 37,2 persen pada Riskesdas 2013 menjadi 30,8 persen pada Riskesdas 2018. Dan saat ini setidaknya telah ada program yang menargetkan 100 kabupaten/kota sebagai prioritas intervensi stunting ditahun 2020. Sehubungan dengan hal tersebut, Stunting merupakan salah satu permasalahan SDM yang disebabkan oleh …

a)

Sanitasi lingkungan yang kurang baik

b)

Keterjangkuan pangan yang kurang memadai

c)

Kemiskinan

d)

Kurangnya pengetahuan tentang gizi pangan

e)

Pemeriksaan kesehatan yang tidak rutin

69.

Dalam satu kesempatan Perum BULOG cukup kesulitan untuk melakukan serapan gabah/beras ditingkat petani atau penggilingan untuk pemenuhan stok cadangan beras pemerintah. Berikut ini adalah faktor-faktor yang menjadi indikator kesulitan tersebut, kecuali…

a)

 HPP yang jauh dibawah harga pasaran

b)

Mutu beras/gabah yang tidak sesuai ketentuan

c)

Kadar air yang  rendah dibawah 14%

d)

Bulir patah (broken) diatas 25%

e)

Kualitas beras yang tidak sesuai standard 

70.

Penetapan jenis dan jumlah pangan pokok tertentu (PPT) ditingkat kab/kota menjadi tanggung jawab Bupati/walikota. Namun demikian dalam menentukan jenis dan jumlah tersebut setiap  kepala daerah perlu mempertimbangkan beberapa hal berikut, kecuali…

a)

Produksi pangan pokok tertentu diwilayah dikab/kota

b)

kebutuhan untuk penanggulangan keadaan darurat

c)

ketersediaan lahan

d)

kerawanan pangan di wilayah dikab/kota

e)

Ketersediaan pangan pokok tertentu diwilayah dikab/kota

71.

Munculnya kondisi rawan pangan transien  disebabkan oleh….

a)

Alih fungsi lahan

b)

Kemiskinan

c)

ketiadaan stok cadangan pangan

d)

Ketimpangan produksi hasil pangan

e)

bencana alam dan sosial