NEW
Font size
WorksheetsQuiz Electrical Instrument
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Sensor adalah Jenis tranduser yang digunakan untuk mengubah variasi mekanis, magnetis, panas, sinar dan kimia menjadi tegangan dan arus listrik.
Benar
Salah
1Transduser : Suatu peranti yang dapat mengubah suatu energi keenergi yang lain.
Benar
Salah
Transduser pasif : Tranduser yang dapat bekerja bila mendapat energi tambahan dari luar.
Benar
Salah
Transduser aktif : Transduser yang bekerja butuh tambahan energi dari luar, tetapi menggunakan energi yang akan diubah itu sendiri.
Benar
Salah
Termistor: Thermally Sensitive Resistor adalah alat semikonduktor yang berkelakuan sebagai tahanan dengan koefisien negatif terhadap temperature
Benar
Salah
Fotovoltaic atau Sel Solar:Transduser yang terbuat dari isolator yang dapat mengubah intensitas cahaya menjadi tegangan listrik
Benar
Salah
Strain Gage:Transduser yang mengubah besaran tekanan menjadi perubahan tahanan listrik, tekanan yang diberikan pada bahan mengakibatkan perubahan panjang sehingga menyebabkan perubahan tahanan listrik
Benar
Salah
Sensor sering digunakan untuk pendeteksian pada saat melakukan pengukuran atau pengendalian.
Benar
Salah
Memilih transduser perlu diperhatikan beberapa hal di bawah inikecuali
1.Kekuatan, maksudnya ketahanan atau proteksi pada beban lebih.
2.Linieritas, yaitu kemampuan untuk menghasilkan karakteristik masukan-keluaran yang linier.
3.Stabilitas tinggi, yaitu kesalahan pengukuran yang kecil dan tidak begitu banyak terpengaruh oleh faktor-faktor lingkungan.
4.Tanggapan dinamik yang baik, yaitu keluaran tidak segera mengikuti masukan dengan bentuk dan besar yang sama.
Berikut adalah pernyataan liniearitas tranduser, kecuali:
•Linieritas adalah suatu sifat yang penting dalam suatu transduser.
•Bila suatu transduser adalah linier, maka bila masukan menjadi dua kali lipat, maka keluaran – misalnya – menjadi dua kali lipat juga.
•Ketidaklinieran setidaknya dapat dibagi menjadi dua, yaitu ketidak-linieran yang diketahui dan yang tidak diketahui.
•Ketidaklinieran yang tidak diketahui tentu sangat memudahkan karena hubungan masukan – keluaran tidak diketahui.
Elektrikal Instrumen adalah semua device untuk mengukur besaran dari arus elektrik dengan berbagai tujuan
Salah
Benar
Peryataan fungsi alat ukur arus listrik berikut, kecuali
Kapasitansi meter tuk ukur resistansi
Cos phi meter tuk ukur power factor
Osciloscope tuk ukur signal, frequency, tegangan.
Ohmmeter tuk ukur resistansi dr component
•Cara penggunaan alat multi meter adalah dengan menghubungkan probe hitam ke terminal positif dan probe merah ke terminal negatif pada rangkaian listrik yang ingin diukur, kemudian membaca nilai pengukuran yang ditampilkan pada layar multimeter.
Benar
Salah
•Cara penggunaan osiloskop adalah dengan menghubungkan probe osiloskop ke rangkaian listrik dan mengatur pengaturan osiloskop seperti timebase dan scale, kemudian membaca bentuk gelombang sinyal pada layar osiloskop.
Benar
Salah
Cara penggunaan wattmeter adalah dengan menghubungkan wattmeter pada rangkaian listrik dan membaca nilai daya listrik yang ditampilkan pada layar wattmeter
Benar
Salah
Cara penggunaan tang ampere adalah dengan menutup jaw tang ampere dan meletakkannya pada kabel sirkuit yang ingin diukur, kemudian membaca nilai arus listrik yang ditampilkan pada layar tang ampere
Benar
Salah
•Cara penggunaan lux meter. adalah dengan menempatkan probe pada ruangan atau lingkungan yang ingin diukur dan membaca nilai intensitas cahaya yang ditampilkan pada layar lux meter.
Benar
Salah
Alat Ukur Dan Pengukurannya, jenisnya adalah, kecuali:
Tipe Digital,Analog
Tipe Recorder,
Tipe Integrator,
Tipe Disintegrator
Kalibrasi Setiap sistem pengukuran harus dapat dibuktikan keandalannya dalam mengukur, prosedur pembuktian ini disebut kalibrasi. kalibrasi atau peneraan bagi pemakai alat ukur sangat penting. Kalibrasi dapat menambah kesalahan ketelitian pengukuran.
Benar
Salah
Langkah kalibrasi osiloskop, kecuali
1.yang harus kita lakukan yaitu pengkalibrasian. Setelah anda mengkoneksikan osiloskop ke jaringan listrik PLN dan menyalakannya, maka yang harus anda amati pada layar monitor yang tampak di layar adalah harus garis lurus mendatar (jika tidak ada sinyal masukan).
2.atur fokus, intensitas, kemiringan, x position, dan y position. Dengan mengatur posisi tersebut kita nantinya bisa mengamati hasil pengukuran dengan jelas dan akan memperoleh hasil pengukuran dengan teliti.
3.gunakan tegangan referensi yang terdapat di osiloskop maka kita bisa melakukan pengkalibrasian sederhana. Ada dua tegangan referensi yang bisa dijadikan acuan yaitu tegangan persegi 2 Vpp dan 0.2 Vpp dengan frekuensi 1 KHz.
tempelkan probe pada terminal tegangan acuan maka pada layar monitor akan muncul tegangan Sinusoidal
