Font size
Worksheetsrekonsiliasi
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
apa itu laporan rekonsiliasi bank?
rekonsiliasi bank adalah proses pencocokan atau verifikasi antara data transaksi kas menurut catatan perusahaan dan data transaksi menurut catatan bank
rekonsiliasi bank adalah proses pencocokan atau verifikasi antara data perusahaab
rekonsiliasi bank adalah proses pencocokan atau verifikasi antara data transaksi perusahaan
rekonsiliasi adalah proses pencatatan dari transaksi kas dan perusahaan
rekonsiliasi adalah proses pencatatan yang dilakukan oleh perusahaan dan bank
apa yang dimaksud dengan setoran dalam perjalanan?
setoran dalam perjalanan adalah uang tunai atau cek yang diterima dan dicatat oleh perusahaan, tetapi belum dicatat oleh bank tempat perusahaan tersebut menyimpan dana
setoran dalam perjalann adalah uang yang sedang berada dalam perjalanan
setoran dalam perjalanan adalah uang tunai atau cek yang diterima oleh perusahaan
setoran dalam perjalanan yang dicatat di dalam perusahaan
setoran perjalanan adalah setoran yang berada pada perusahaan dan dikeluarkan oleh perusahaan untuk bank
apa yang dimaksud dengan cek dalam peredaran?
cek yang di keluarkan oleh bank
cek yang dikeluarkan oleh perusahaan tetapi belum belum dicairkan oleh pemegang cek ke pihak bank
cek yang dikeluarkan oleh perusahaan tetapi sudah dicairkan
cek yang dikeluarkan oleh bank tetapi belum dicairkan
cek yang harus dikeluarkan oleh pemegang cek tersebut
didalam rekonsiliasi terdapat tiga bentuk rekonsiliasi yaitu.....
1. sekontro
2. setafel
3. empat kolom
1. skontro
2. setafel
3. lima kolom
1. skontro
2. stafel
3. empat kolom
1. empat kolom
2. tiga kolom
3. dua kolom
1. sekontro
2. skontro
3. skontror
pada 31 januari 2020, PT Kapan Balance mengirim uang ke bank sebesar RP 10.000.000,00, tetapi belum tercatat dalam rekening koran, dari transaksi tersebut masuk ke dalam catatan?
masuk ke rekening koran terus dikurangi;
setoran dalam perjalanan RP 10.000.000,00
masuk ke rekening perusahaan ditambah: setoran dalam perjalanan RP 10.000.000,00
masuk ke rekening koran ditambah; cek yang masih beredar RP 10.000.000,00
masuk ke rekening koran ditambah; setoran dalam perjalanan RP 10.000.000,00
masuk ke rekening perusahaan dikurangi; cek yang masih beredar RP 10.000.000,00
perbedaan yang disebabkan oleh perusahaan atau pihak bank karena faktor kelalaian dan ketidaktelitian dalam mencatat transaksi kas, merupakan pengertian dari?
beban jasa bank
setoran dalam perjalanan
cek dalam peredaran
cek tidak cukup dana
kesalahan pencatatan
cek yang tidak diterima oleh pihak bank kerana dana didalam rekening perusahaan tidak mencukupi, merupakan pengertian dari?
cek yang tidak cukup dana
cek yang masih beredar
cek yang kurang uang
cek cukup dana
cek yang hampir tidak cukup dana
rekonsiliasi bank bentuk ...... atau disebut bentuk vertikal, disusun secara bertingkat dari atas ke bawah, merupakan bentuk
skontro
stafel
sekontro
setafel
skontro dan stafel
rekonsiliasi bank bentuk ...... atau disebut bentuk horizontal disusun dan terbagi menjadi sisi kiri dan sisi kanan, merupakan bentuk
empat kolom
dua kolom
stafel
skontro
dua kolom dan stafel
rekonsiliasi bank bentuk ...... disusun yang terdiri atas kolom rekonsiliasi awal, kolom setoran, kolom penarikan, dan kolom rekonsiliasi akhir, merupakan bentuk dari
tiga kolom
dua kolom
satu kolom
lima kolom
empat kolom
perusahaan menerima pelunasan piutang sebesar RP 3.000.000,00, tetapi belum disetorkan ke bank
ditambah di rekening koran sebesar RP 3.000.000,00 keterangannya kas yang masih disetor
ditambah di bank sebesar RP 3.000.000,00
berkurang di bank sebesar RP 3.000.000,00
berkurang di perusahaan sebesar RP 3.000.000,00
kesalahan ditambah di rekening koran sebesar RP 3.000.000,00
meliputi beban administrasi, beban kliring, beban penagihan piutang lewat bank, beban cetak buku, dan beban lainnnya sehubungan dengan pemanfaatan fasilitas atau jasa yang diberikan bank, merupakan pengertian dari
kesalahan pencatatan
beban jasa bank
setoran dalam perjalanan
cek yang beredar
cek tidak cukup dana
dalam rekonsiliasi bank adalah penagihan piutang wesel lewat bank karena transaksi tersebut dikenakan beban bunga,merupakn perngertian dari?
setoran dalam perjalanan
cek kosong
cek dalam peredaran
transaksi wesel tagih dan bunga
kesalahan pencatatan
uang kas yang ada di perusahaan dan uang yang ada di bank, serta siap dan bebas digunakan untuk membiayai berbagai keperluan perusahaan, merupakan pengertian dari
kas bank
kas perusahaan
kas pemerintah
kas negara
kas dunia
nomor yang digunakan untuk transaksi dibank, seperti menabung, menarik tunai, memindahbukuan, hingga pengecekan saldo kas, baik secara langsung maupun internet, merupakan perngertian dari
prosedur pencatatan
rekening bank
aset tetap
aset lancar
dokumen
termasuk golongan dana kas bank, anatar lain uang tunai di perusahaan, uang tabungan atau giro di bank, cek yang diterima dari pihk lain, dan deposito yang jatuh temponya tidak lebih dari tiga bulan, merupakan pengertian dari
aset berjalan
aset tetap
aset lancar
aset perusahaan
liabilitas aset
transaksi kas di bank melalui tiga tahap, yaitu laporan pada saat penerimaan kas, laporan pada saat penyetoran kas ke bank, dan penandatanganan di buku kas bank dan buku kas perusahaan, ,merupakan pengertian dari
prosedur pengurangan
prosedur penambahan
kas bank
prosedur pencatatn
prosedur pertukaran
yang bukan golongan kas bank, antara lain deposito berjangka, surat berharga perusahaan lain yang dimiliki, wesel tagih, cek mundur, pernangko pos sebagai perlengkapan,dan dana kas yang bertujuan khusus, merupakan pengertian dari
aset tetap
aset bangunan
aset kendaraan
aset perusahaan
aset lancar
tujuan rekonsiliasi bank adalah
memastikan persamaan atau perbedaan kedua catatan transaksi kas tersebut
memastikan perbedaan kedua transaksi
memastikan persamaan kedua transaksi
memastikan perbedaan ketiga transaksi
memastikan persamaan ketiga transaksi
perusahaan menerimana cek dari debitur sebagai pelunasan utang sebesar RP 18.000.000,00. cek tersebut disetor ke bank, tetapi ditolak karena tidak tersedia dananya
kesalahan pencatatan, berkurang di bank sebesar RP 18.000.000,00
cek yang masih beredar berkurang di bank RP 18.000.000,00
jumlah pengurangan sebesar RP 18.000.000,00
beban penagihan berkurang di perusahaan sebesar RP 18.000.000,00
ce kosong berkurang di perusahaan sebesar RP 18.000.000,00
cek atas nama PT Liandra sebesar Rp 6.000.000,00 dicatat oleh bank sebagain pengurang saldo PT Kapan Balance dalam rekening koran yang diterima Pt Kapan Balance
kesalahan pencatatan bertambah di rekening giro sebesar RP 6.000.000,00
kesalahan pencatatan bertambah di perusahaan sebesar RP 6.000.000,00
kesalahan pencatatan berkurang di rekening giro sebesar RP 6.000.000,00
kesalahan pencatatan berkurang di perusahaan sebesar RP 6.000.000,00
kesalahan pencatatan bertambah di rekening giro sebesar RP 6.500.000,00
PT Kapan Balance mengeluarkan cek sebesar RP 5.000.000,00, tetapi dicatat oleh bank dalam rekening PT Zialia, sehingga tidak muncul dalam rekening koran yang diterima oleh PT Kapan Balance
biaya administrasi ditamah di bank sebesar RP 5.000.000,00
biaya administrasi dikurang di bank sebesar RP 5.000.000,00
biaya administrasi dikurang diperusahaan sebesar RP 5000.000,00
biaya administrasi ditambah di perusahaan sebesar RP 5.000.000,00
biaya administrasi berkurang di perusahaan sebesar RP 500.000,00
nota pembelian tunai, faktur pembelian kredit, permintaan pengisian kembali kas kecil, bukti pengeluaran kas kecil, dan nota debit, merupakan dokumen yang digunakan untuk mencatat transaksi?
penerimaan kas
penerimaan uang
pengeluaran las
pengeluaran kas
pengeluaran uang
faktur atau nota penjualan tunai, surat pemberitahuan dari debitur, daftar surat pemberitahuan dari debitur, memo (nota) kredit dari bank, dan bukti setoran ke bank, merupakan dokumen yang digunakan untuk mencatat trasaksi?
penerimaan kas
penerimaan uang
penerimaan piutang
penerimaan pajak
penerimaan kreditur
laporan bank menunjukan bahwa bank telah memberikan pendapatan bunga kepada PT Kapan Balance sebesar RP 320.400,00
pendapatan bunga wesel di kurangi di perusahaan sebesar RP 320.400,00
pendapatan bunga wesel ditambah di perusahaan sebesar RP 320.400,00
pendapatan wesel ditambah di perusahaan sebesar RP 320.400
pendapatan wesel dikurang di bank sebesar RP 320.400,00
pendapatan wesel bertambah di bank sebesar RP 320.400,00
bank telah melakukan pembukuan, yaitu cek yang ditarik oleh PT Liandra sebesar RP 6.500.000,00 dengan nomor cek 454 telah dikurangkan dari rekening giro PT Kapan Balance
cek kosong ditambah di bank sebesar RP 6.500.000,00
cek kosong berkurang di bank sebesar RP 6.500.000,00
cek PT Liandra telah di debit ke rek PT Kapan Balance sebesar RP 6.500.000,00
cek dalam perjalanan bertambah di perusahaan sebesar RP 6.500.000,00
cek dalam perjalanan berkurang di perusahaan sebesar RP 6.500.000,00
bank memberi jasa giro sebesar RP 1.200.000,00
jasa giro berkurang di bank sebesar RP 1.200.000,00
jasa giro bertambah di bank sebesar RP 1.200.000,00
jasa giro berkurang di perusahaan sebesar RP 1.200.000,00
jasa giro bertambah di perusahaan sebesar RP 1.200.000,00
jasa giro bertambah di perusahaan sebesar RP 1.000.000,00
laporan bank menunjukan adanya pengembalian cek yang tidak cukup danannya sebesar RP 3.000.000,00. cek tersebut berasal dari PT Liandra
cek kosong berkurang di bank sebesar RP 3.000.000,00
cek kosong PT Liandra berkurang di perusahaan sebesar RP 3.000.000,00
cek kosong sebesar RP 3.000.000,00
cek kosong PT Kapan Balance sebesar RP 3.000.000,00
cek kosong bertambah di bank sebesar RP 3.000.000,00
kenapa notes receivable bisa di kredit?
karena notes recevaible itu merupakan wesel yang ditagih makanya masukannya ke dalam kredit
karena notes receivable akunnya harus di kredit
karena notes recevaible emang ada di kredit
karena notes receivaible merupakan akun beban
semua jawaban benar
kenapa interest income harus di kredit?
karena dia akun pendapatan
karena interest merupakan akun yang harus di kredit
karena interest income merupakan akun beban yang ada di kredit
karena interest income adalah pendapatan bunga
karena dia akun beban makanya di kredit
apa yang dimaksud dengan accounts receivable?
piutang yang terjadi karena adanya penundaan pembayaran oleh konsumen
piutang yang belum dibayar oleh konsumen
piutang yang sudah dibayarkan oleh konsumen
piutang yang harus dilunaskan
piutang yang wajib di bayar
apa yang dimaksud dengan accounts payable?
liabilitas yang harus dibayar
liabilitas yang muncul ketika terjadi transaksi pembelian yang dibayar secara kredit untuk kelancaran operasional perusahaan
liabilitas harus dibayar oleh perusahaan
liabilitas utangnya perusahaan
utang liabitas merupakan utang usaha
apa yang dimaksud dengan cash in bank?
uang tunai milik bank merupakan cash in bank
cash in bank merupakan uang tunai milik bank
karena sejumlah uang tunai
karena sejumlah uang tunai dan disimpan didalam bank
karena cash in bank itu uang tunai
biaya iklan, biaya pelayanan bank, termasuk biaya?
biaya lainnya
biaya beban
biaya bunga
biaya pajak
biaya sehari-hari
apa yang dimaksud dengan biaya bank?
biaya yang harus di bayar
biaya yang wajib bank bayar
biaya yang dibebankan oleh bank kepada nasabah sebagai kopensasi atas berbagai layanan
biaya yang harus dibayar oleh bank untuk nasabah
biaya yang seharusnya dibayar oleh bank
pendapatan bunga pada tanggal 31 agustus 2023 sebesar Rp 15.500.000 dan pada tanggal 30 september 2023 sebesar Rp 10.000.000, berapakah pengeluaran pendapatan?
pendapatan bunga 30 september 2023 sebesar Rp 5.000.000 di pengeluaran
pendapatan bunga 30 september 2023 sebesar Rp 5.500.000 di pengeluaran
pendapatan bunga 30 september sebesar Rp 500.000 di pengeluaran
pendapatan bunga 30 september 2023 sebesar Rp 5.000.000 di pemasukan
pendapatan bunga 30 september sebesar Rp 5.500.000 di pemasukan
biaya bank pada tanggal 31 agustus 2023 dan pada tanggal 30 september 2023 sebesar Rp 5.000.000 dari transaksi tersebut masuk kedalam?
ke dalam pengeluaran sebesar Rp 5.000.000 dan saldo per 30 september 2023 sebesar (Rp 5.000.000)
masuk ke dalam pemasukan sebesar Rp 5.000.000 dam saldo per 30 september 2023 sebesar Rp 5.000.000
masuk ke dalam saldo per 31 agustus 2023 sebesr Rp 5.000.000
masuk ke dalam pemasukan sebesar Rp 5.000.000
masuk ke dalam saldo awal per 31 agustus dan saldo per 30 september sebesar Rp 5.000.000
cek yang beredar pada tanggal 31 agustus 2023 sebesar Rp 10.000.000 dan saldo per 30 september sebesar Rp 11.000.000, dari transaksi diatas masuk kedalam?
masuk kedalam saldo per 31 agustus 2023 sebesar Rp 1.000.000 dan pengeluaran sebesar Rp 10.000.000
masuk kedalam pengeluaran sebesar Rp 1.000.000 dan saldo per 30 september 2023 sebesar Rp 1.000.000
cek dalam perjalan masuk ke saldo per 31 agustus 2023 sebesar (Rp 10.000.000) dan masuk juga ke saldo per 30 agutus 2023 sebesar (Rp 11.000.000) dan juga masuk ke pengeluaran sebesar Rp 1.000.000
masuk ke dalam pemasukan sebesar Rp 1.000.000 dan pengeluaran sebesar Rp 1.000.000
masuk ke dalam saldo per 31 agustus sebesar Rp 10.000.000 dan saldo per 30 september sebesar Rp 11.000.000
setoran dalam perjalanan pada tanggal 31 agustus 2023 sebesar Rp 25.000.000 dan pada tanggal 30 september 2023 sebesar Rp 26.500.000, dari transaksi tersebut masuk ke dalam?
masuk ke dalam pemasukan dan pengeluaran sebesar Rp 1.500.000
masuk ke dalam saldo per 31 agustus 2023 sebesar Rp 25.000.000 dan masuk ke dalam saldo per 30 september sebesar Rp 26.500.000
masuk ke dalam pengeluaran sebesar Rp 1.500.000 dan saldo per 31 agustus 2023 sebesar Rp 26.500.000
setoran dalam perjalanan 30 sepember 2023 masuk ke saldo per 31 agustus sebesar Rp 25.000.000 dan masuk ke saldo per 30 september 2023 sebesar Rp 26.500.000 dan masuk ke pemasukan sebesar Rp 1.500.000
masuk ke dalam pemasukam sebesar Rp 1.500.000 dan saldo per 30 september sebesar Rp 25. 000.000
penerimaan piutang Rp 15.500.000, pendapatan bunga Rp 2.000.000, jasa giro Rp 1.500.000 jumlah penambahan sebesar Rp 19.000.000 buat lah jurnal umum dari transaksi tersebut
-cash in bank (D) Rp 19.000.000
-accounts receivable (D) Rp 15.500.000
-interest income (K) Rp 2.000.000
-demand deposit service (K) Rp 1.500.000
-cash in bank (D) Rp 19.000.000
-accounts receivable (K) Rp 15.500.000
-interest income (K) Rp 2.000.000
-demand deposit service (K) Rp 1.500.000
-cash in bank (D) Rp 19.000.000
-accounts receivable (K) Rp 15.500.000
-interest income (K) Rp 2.000.000
-demand deposit service (K) Rp 1.500.000
-cash in bank (D) Rp 19.000.000
-accounts receivable (K) Rp 15.500.000
-interest income (K) Rp 2.000.000
-demand deposit service (K) Rp 1.000.000
-cash in bank (D) Rp 9.000.000
-accounts receivable (K) Rp 15.500.000
-interest income (K) Rp 2.000.000
-demand deposit service (K) Rp 1.000.000
