WorksheetsPPPK PBJ
Total questions: 115
Worksheet time: 58mins
Name
Class
Date
1.
Pihak yang perlu dipertimbakan untuk dilibatkan oleh PA dalam peningkatan kualitas perencanaan PBJ adalah:
a)
KPA
b)
Konsultan Perencana
c)
APIP
d)
Sekretaris Daerah
2.
Yang bukan termasuk ruang lingkup perencanaan pengadaan adalah:
a)
Anggaran Pengadaan
b)
Identifikasi PBJ
c)
Penetapan Dokumen Pemilihan
d)
Penetapan Cara Pengadaan
3.
Pelaku pengadaan yang tidak terlibat dalam tahap perencanaan pengadaan adalah:
a)
PPK
b)
Pokja Pemilihan
c)
KPA
d)
PA
4.
Dalam melakukan riviu kebutuhan barang/jasa, manakah yang tidak termasuk hal yang bahas adalah:
a)
Lokasi
b)
Komponen
c)
Manfaat
d)
Kelebihan
5.
Pembuatan Sistem Informasi Penilaian Kinerja Organisasi termasuk jenis pengadaan:
a)
Barang
b)
Konsultan
c)
Konstruksi
d)
Jasa Lainnya
6.
KAK sering dipakai untuk menyatakan syarat dan kondisi yang harus dipenuhi dari suatu pekerjaan yang berkaitan dengan:
a)
Barang
b)
Konstruksi
c)
Jasa Konsultansi
d)
Jasa Lainnya
7.
Pelaku pengadaan yang menyusun dan menetapkan spesifikasi teknis/KAK adalah:
a)
Disusun PA/KPA, ditetapkan PPK
b)
Disusun PA/KPA, ditetapkan PA/KPA
c)
Disusun PPK, ditetapkan PPK
d)
Disusun dan ditetapkan Konsultan
8.
Hal berikut yang harus diperhatikan dalam menyusun Spesifikasi Teknis/KAK, kecuali:
a)
Penggunaan produk dalam negeri
b)
Produk bersertifikat SNI
c)
Produk dengan harga paling murah
d)
Produk usaha mikro dan kecil serta koperasi dari hasil produksi dalam negeri
9.
Karakter barang sederhana adalah dibawah ini kecuali:
a)
Rutin digunakan
b)
Tersedia di pasar
c)
Tersedia di toko online khusus
d)
jasa yang tidak kompleks
10.
Salah satu spesifikasi proses dari pekerjaan konsultan perorangan adalah:
a)
Kualifikasi tenaga ahli
b)
Kewajiban membuat laporan
c)
Laporan hasil survei
d)
Gambar desain
11.
Yang termasuk dalam jenis perkiraan harga:
a)
Harga Kontrak
b)
Harga Penawaran
c)
Harga Negosiasi
d)
Anggaran PBJ
12.
Informasi yang dapat digunakan sumber penyusunan HPS adalah berikut, kecuali:
a)
Informasi yang dapat dipertanggungjawabkan
b)
Harga Pasar termasuk rabat
c)
Info biaya di luar negeri
d)
Engineering Estimate
13.
Kondisi pasar dimana terdapat banyak penyedia dengan sedikit pembeli disebut:
a)
Persaingan sempurna
b)
Monopoli terbatas
c)
Oligopoli/oligopsoni
d)
Olipgopsoni
14.
Kondisi pasar dimana terdapat sedikit penyedia dengan sedikit pembeli disebut:
a)
Persaingan sempurna
b)
Monopoli terbatas
c)
Oligopoli/oligopsoni
d)
Olipgopsoni terbatas
15.
Salah satu pilihan strategi yang dapat diambil apabila dihadapkan dengan pasar monopoli adalah:
a)
Melibatkan aparat penegak hukum
b)
Melibatkan pemangku kepentingan lain
c)
Melakukan kontrak jangka pendek
d)
Menunggu kondisi pasar berubah
16.
Harga yang digunakan sebagai standar harga adalah berikut, kecuali:
a)
PMK tentang Standar Biaya Masukan
b)
PMK tentang Standar Biaya Keluaran
c)
Peraturan Gubernur tentang SSH
d)
Peraturan Bupati/Walikota tentang Pedoman Penyusunan HPS
17.
Paket pengadaan yang kontraknya dapat menggunakan SPK adalah …..
a)
Pengadaan Benih jagung dengan nilai 250 juta rupiah.
b)
Pengadaan renovasi ruangan dengan nilai 132 juta rupiah.
c)
Pengadaan Konsultan IT System dengan nilai 198 juta rupiah..
d)
Pengadaan Komputer melalui E-Purchasing dengan nilai 165 juta rupiah.
18.
Paket pengadaan yang kontraknya dapat menggunakan SPK adalah …..
a)
Pengadaan Benih jagung dengan nilai 250 juta rupiah.
b)
Pengadaan renovasi ruangan dengan nilai 132 juta rupiah.
c)
Pengadaan Konsultan IT System dengan nilai 198 juta rupiah..
d)
Pengadaan Komputer melalui E-Purchasing dengan nilai 165 juta rupiah.
19.
Nama Paket Pekerjaan berada di dalam bagian …. di dalam SPK.
a)
Bagian Pendahuluan
b)
Bagian isi
c)
Bagian penutup
d)
Syarat-Syarat Khusus Kontrak
20.
Suatu proses pengujian dan pemeriksaan terhadap suatu produk/hasil untuk meyakinkan bahwa produk tersebut sesuai untuk penggunaan yang dimaksudkan dan menghasilkan data yang valid adalah pengertian dari …. (BMP 2 Hal 58)
a)
Atestasi
b)
Administrasi
c)
Verifikasi
d)
Validasi
21.
Pelaku pengadaan yang berperan di dalam finaliasi dokumen kontrak dan penandatangan dokumen kontrak adalah…..
a)
Pengguna Anggaran
b)
Pejabat Pengadaan
c)
Pokja Pemilihan
d)
PPK
22.
Yang berhak menandatangani kontrak dari pihak penyedia adalah ……. (BMP 2 Hal 66)
a)
Direktur Utama
b)
Manager Purchasing
c)
Manager Pemasaran
d)
Finance Supervisor
23.
Yang BUKAN merupakan kriteria dan jenis Barang/Jasa untuk Pekerjaan Sederhana dan Tersedia di Pasar adalah …..
a)
Memiliki risiko tinggi
b)
Memiliki variasi harga di pasaran yang tidak terlalu tinggi
c)
Spesifikasi barang/jasa jelas dan bersifat standar (tersedia di pasar).
d)
Diperlukan untuk kebutuhan operasional yang bersifat rutin
24.
Yang BUKAN merupakan Instrumen Pengendalian Kontrak untuk pekerjaan sederhana adalah …. (bmp 2 hal 87)
a)
Jadwal Rencana Pelaksanan Pekerjaan
b)
Sertifikat Garansi
c)
Daftar SIMAK
d)
Surat Perintah Mulai Kerja
25.
Grafik yang dikembangkan atas dasar pengamatan terhadap sejumlah besar kegiatan sejak awal hingga akhir kegiatan disebut….
a)
Kurva T
b)
Kurva S
c)
Diagram Batang
d)
Diagram Vein
26.
Permasalahan kontrak terkait dengan kuantitas contohnya adalah…..
a)
Adanya keterlambatan pengiriman barang/penyelesaian pelaksanaan pekerjaan
b)
Adanya pembengkakan nilai kontrak dikarenakan perencanaan pekerjaan yang kurang tepat
c)
Waktu yang tidak memenuhi dibanding beban kerja serta adanya penundaan pelaksanaan pekerjaan
d)
Volume hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan kontrak
27.
Pembayaran pekerjaan berdasarkan tahapan pekerjaan disebut dengan pembayaran.
a)
Bulanan
b)
Termin
c)
Sekaligus
d)
Uang Muka
28.
Pembayaran pekerjaan lebih tepat digunakan untuk pekerjaan yang singkat waktu pengerjaannya atau sekali saja pembayarannya setelah prestasi pekerjaan telah mencapai 100%.
a)
Bulanan
b)
Termin
c)
Sekaligus
d)
Uang Muka
29.
Pembayaran pekerjaan Prestasi yang dilakukan setiap bulan akan menjadi dasar pembayaran.
a)
Bulanan
b)
Termin
c)
Sekaligus
d)
Uang Muka
30.
Hal-hal yang harus dipersiapkan dalam membuat BAST Hasil Pekerjaan salah satunya adalah…..
a)
Justifikasi teknis
b)
SPMK
c)
Diagram batang
d)
SPPBJ
31.
Instrumen yang digunakan sebagai instrumen pemeriksaan berupa ….
a)
BAST
b)
Daftar Simak
c)
RAB
d)
SPMK
32.
Yang BUKAN isi dari BAST adalah….
a)
Nama paket pengadaan barang/jasa
b)
Penandatangan
c)
Nomor referensi kontrak dokumen
d)
Tagihan dari penyedia
33.
Masa pemeliharaan untuk pekerjaan permanen paling singkat adalah selama…..
a)
1 bulan
b)
3 bulan
c)
6 bulan
d)
4 bulan
34.
Masa pemeliharaan untuk pekerjaan semi permanen paling singkat adalah selama…..
a)
1 bulan
b)
3 bulan
c)
6 bulan
d)
4 bulan
35.
Pengendalian kontrak merupakan tahapan pelaksanaan pengadaan barang/jasa yang dilakukan setelah….
a)
Dokumen kontrak di tandatangani oleh kedua belah pihak
b)
Rancangan kontrak selesai dibahas
c)
Pemaparan rancangan kontrak
d)
SPPBJ di verifikasi oleh PPK
36.
Evaluasi kinerja diharapkan dapat memberitahukan hal-hal berikut, KECUALI…. .
a)
Seberapa baik pekerjaan dilaksanakan
b)
Apakah pengguna puas
c)
Apakah penyedia puas
d)
Apakah tujuan tercapai
37.
Mengenal apakah tim pelaksana penyedia bekerja dengan kinerja tinggi atau rendah merupakan ….
a)
Manfaat dari evaluasi kinerja
b)
Kebijakan evaluasi kinerja
c)
Etika evaluasi kinerja
d)
Varian evaluasi kinerja
38.
Pernyataan yang benar dari metode kategori adalah….
a)
Metode ini lebih kualitatif dibandingkan metoda lainnya
b)
Faktor-faktor yang diperhitungkan mempengaruhi 2 area kinerja
c)
Penilaian akhir dilakukan pada awal periode evaluasi
d)
Metode ini tidak dapat digunakan untuk pembelian atau pengadaan yang nilainya relatif rendah
39.
Evaluasi kinerja penyedia merupakan tugas dari…..
a)
PPK
b)
Pokja Pemilihan
c)
PP
d)
Tim Pelaksana Swakelola
40.
Di dalam evaluasi kinerja menurut peraturan lembaga nomor 4 tahun 2021, untuk bobot kualitas dan kuantitas diberikan bobot sebesar…..
a)
15%
b)
20%
c)
25%
d)
30%
41.
Pegawai Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang disebut Pengadaan Barang/Jasa adalah kegiatan Pengadaan Barang/Jasa oleh Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah yang dibiayai oleh ....
a)
APBN/APBD
b)
Presiden
c)
Menteri
d)
Pemerintah Pusat
e)
Pemerintah Daerah
42.
Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disingkat RUP adalah daftar rencana Pengadaan Barang/Jasa yang akan dilaksanakan oleh
a)
Presiden
b)
Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah
c)
Menteri
d)
Gubernur
e)
Bupati
43.
Barang/Jasa Pengadaan adalah pasar elektronik yang disediakan untuk memenuhi kebutuhan barang/jasa pemerintah disebut ....
a)
Marketing
b)
Purchasing
c)
E-marketplace
d)
E-Bugeting
e)
E-Government
44.
Setiap benda baik berwujud maupun tidak berwujud, bergerak maupun tidak bergerak, dapat diperdagangkan, dipakai, yang dipergunakan atau dimanfaatkan oleh Pengguna Barang. disebut
a)
Barang
b)
Jasa
c)
Marketing
d)
Pengadaan
e)
Upah
45.
Tata cara pembelian barang/jasa melalui sistem katalog elektronik. disebut .
a)
E-marketing
b)
E-Bugeting
c)
E-Purchasing
d)
E-Reverse Auction
e)
E-Government
46.
Metode Penawaran Harga Secara Berulang disebut
a)
E-marketing
b)
E-Bugeting
c)
E-Purchasing
d)
E-Reverse Auction
e)
E-Government
47.
Pengadaan Langsung Jasa Konsultansi adalah metode pemilihan untuk mendapatkan Penyedia Jasa Konsultansi yang bernilai paling banyak
a)
Rp100.OOO.OOO,OO
b)
Rp150.OOO.OOO,OO
c)
Rp200.OOO.OOO,OO
d)
Rp250.OOO.OOO,OO
e)
Rp300.OOO.OOO,OO
48.
Apa yang harus diperhatikan dalam penyusunan spesifikasi teknis pada pengadaan barang/jasa?
a)
Tujuan pengadaan, analisis kebutuhan, dan konsultasi dengan stakeholder
b)
Standar dan kriteria, kualifikasi penyedia, dan proses verifikasi
c)
Penyusunan KAK, dokumentasi, dan kriteria teknis
d)
Semua jawaban benar
49.
Apa yang harus diperhatikan dalam penyusunan kerangka acuan kerja (KAK) pada pengadaan barang/jasa?
a)
Tujuan pengadaan, analisis kebutuhan, dan konsultasi dengan stakeholder
b)
Standar dan kriteria, kualifikasi penyedia, dan proses verifikasi
c)
Penyusunan spesifikasi teknis, dokumentasi, dan kriteria teknis
d)
Semua jawaban benar
50.
Apa tujuan dari proses verifikasi pada pengadaan barang/jasa?
a)
Memastikan bahwa penyedia dapat memenuhi spesifikasi teknis dan KAK
b)
Menentukan kualifikasi penyedia yang dapat diundang untuk mengajukan penawaran
c)
Melakukan analisis kebutuhan agar spesifikasi teknis dan KAK dapat dihasilkan dengan tepat
d)
Mengumpulkan semua dokumen dan data terkait dengan pengadaan barang/jasa
51.
Mengapa kriteria teknis harus diperhatikan dalam penyusunan spesifikasi teknis pada pengadaan barang/jasa?
a)
Agar spesifikasi teknis dapat dijelaskan dengan jelas dan rinci
b)
Untuk memastikan bahwa hanya penyedia yang memenuhi syarat yang dapat diundang untuk mengajukan penawaran
c)
Agar barang/jasa yang diadakan sesuai dengan standar dan kriteria yang berlaku
d)
Semua jawaban benar
52.
Mengapa perlu melakukan analisis kebutuhan sebelum melakukan penyusunan spesifikasi teknis dan KAK pada pengadaan barang/jasa?
a)
Untuk menentukan kriteria teknis yang harus dipenuhi oleh barang/jasa yang akan diadakan
b)
Agar spesifikasi teknis dan KAK yang dihasilkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang sebenarnya
c)
Untuk menentukan biaya yang diperlukan untuk pengadaan barang/jasa
d)
Semua jawaban benar
53.
Apa yang harus diperhatikan dalam proses verifikasi kualifikasi penyedia pada pengadaan barang/jasa?
a)
Kemampuan teknis dan finansial penyedia
b)
Pengalaman penyedia dalam melakukan pengadaan barang/jasa serupa
c)
Kepemilikan peralatan dan fasilitas yang dibutuhkan untuk melaksanakan pengadaan barang/jasa
d)
Semua jawaban benar
54.
Apa yang dimaksud dengan metode deskripsi kinerja dalam penyusunan spesifikasi teknis pada pengadaan barang/jasa?
a)
Metode yang menggunakan standar industri untuk menentukan kualitas barang/jasa yang diinginkan
b)
Metode yang memfokuskan pada spesifikasi teknis dan kinerja yang diharapkan dari barang/jasa yang akan diadakan
c)
Metode yang menggunakan kriteria kualifikasi tertentu untuk menyeleksi penyedia yang dapat mengajukan penawaran
d)
Semua jawaban benar
55.
Apa yang dimaksud dengan metode analisis fungsi dalam penyusunan spesifikasi teknis pada pengadaan barang/jasa?
a)
Metode yang memfokuskan pada spesifikasi teknis dan kinerja yang diharapkan dari barang/jasa yang akan diadakan
b)
Metode yang menggunakan kriteria kualifikasi tertentu untuk menyeleksi penyedia yang dapat mengajukan penawaran
c)
Metode yang menganalisis fungsi atau tugas yang harus dilakukan oleh barang/jasa yang akan diadakan
d)
Semua jawaban salah
56.
Sebuah perusahaan sedang mengadakan pengadaan jasa perbaikan mesin produksi. Apa yang harus diperhatikan dalam penyusunan spesifikasi teknis untuk jasa tersebut?
a)
Kapasitas produksi yang dibutuhkan dari mesin produksi
b)
Waktu perbaikan yang dibutuhkan untuk setiap mesin
c)
Kualifikasi teknis dari penyedia jasa perbaikan mesin
d)
Semua jawaban benar
57.
Sebuah lembaga pendidikan ingin mengadakan pengadaan komputer untuk laboratorium komputer mereka. Apa yang harus diperhatikan dalam penyusunan spesifikasi teknis untuk pengadaan tersebut?
a)
Spesifikasi teknis dari komputer yang dibutuhkan, seperti ukuran layar dan kapasitas penyimpanan
b)
Kualifikasi teknis dari penyedia komputer
c)
Harga dari komputer yang akan dibeli
d)
Semua jawaban benar
58.
Apa langkah pertama dalam identifikasi kebutuhan dan penetapan barang atau jasa?
a)
Penetapan spesifikasi barang atau jasa
b)
Identifikasi kebutuhan
c)
Penentuan barang atau jasa
d)
Review kebutuhan
59.
Apa yang harus dipertimbangkan saat menentukan barang atau jasa yang dibutuhkan?
a)
Harga dan kualitas
b)
Harga dan warna
c)
Warna dan kuantitas
d)
Kualitas dan kuantitas
60.
Apa yang harus mencakup dalam penetapan spesifikasi barang atau jasa?
a)
Hanya mencakup persyaratan minimum
b)
Hanya mencakup persyaratan maksimum
c)
Mencakup semua persyaratan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan
d)
Tidak perlu mencakup persyaratan tertentu
61.
Apa yang dimaksud dengan metode observasi dalam identifikasi kebutuhan?
a)
Pengumpulan data melalui wawancara langsung
b)
Pengamatan langsung terhadap situasi yang terjadi
c)
Pengumpulan data melalui kuesioner
d)
Pengumpulan data melalui literatur
62.
Apa yang dimaksud dengan metode wawancara dalam penetapan barang atau iasa?
a)
Pengumpulan data melalui wawancara dengan beberapa orang
b)
Pengumpulan data melalui wawancara dengan satu orang
c)
Pengumpulan data melalui wawancara dengan kelompok terbatas
d)
Pengumpulan data melalui wawancara dengan kelompok besar
63.
Apa yang dimaksud dengan metode analisis SWOT dalam review kebutuhan?
a)
Analisis terhadap kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman
b)
Analisis terhadap biaya, kualitas, dan kebutuhan
c)
Analisis terhadap kemampuan dan sumber daya
d)
Analisis terhadap kuantitas dan waktu
64.
Apa yang perlu diperhatikan dalam identifikasi kebutuhan dan penetapan barang atau jasa?
a)
Kualitas dan harga saja
b)
Kuantitas dan waktu pengiriman saja
c)
Kualitas, kuantitas, dan harga
d)
Kualitas, waktu pengiriman, dan harga
65.
Apa yang perlu diperhatikan dalam melakukan review kebutuhan?
a)
Kepuasan penggunaan barang atau jasa
b)
Penentuan harga barang atau jasa
c)
Persyaratan minimum saja
d)
Ketersediaan stok barang atau jasa
66.
Sebuah perusahaan ingin melakukan pengadaan software untuk meningkatkan produktivitas kerja. Apa yang perlu dilakukan dalam Identifikasi/review kebutuhan dan penetapan software tersebut?
a)
Menentukan harga software yang paling murah
b)
Menentukan ketersediaan software di pasaran
c)
Menentukan fitur yang dibutuhkan oleh perusahaan
d)
Menentukan merek software yang populer
67.
Sebuah hotel ingin melakukan pengadaan linen untuk menjaga kualitas pelayanan tamu. Apa yang perlu dilakukan dalam Identifikasi/review kebutuhan dan penetapan linen tersebut?
a)
Menentukan merek linen yang populer
b)
Menentukan warna linen yang sesuai dengan tema hotel
c)
Menentukan kualitas linen yang dibutuhkan
d)
Menentukan harga linen yang paling murah
68.
Perhitungan harga pada penyusunan perkiraan harga pada pengadaan barang dan jasa meliputi beberapa faktor biaya, kecuali:
a)
Biaya overhead
b)
Biaya bahan baku
c)
Biaya persediaan
d)
Biaya tenaga kerja
69.
Analisis apa yang berguna untuk memastikan bahwa harga yang ditawarkan sesuai dengan harga pasar pada penyusunan perkiraan harga pada pengadaan barang dan jasa?
a)
Analisis biaya-manfaat
b)
Analisis perbandingan harga
c)
Analisis risiko
d)
Analisis harga satuan
70.
Analisis apa yang dilakukan untuk menilai dan mengurangi risiko yang mungkin terjadi selama proses pengadaan pada penyusunan perkiraan harga pada pengadaan barang dan jasa?
a)
Analisis biaya-manfaat
b)
Analisis perbandingan harga
c)
Analisis risiko
d)
Analisis harga satuan
71.
Metode yang digunakan untuk menghitung harga satuan pada penyusunan perkiraan harga pada pengadaan barang dan jasa adalah:
a)
Metode analisis biaya-manfaat
b)
Metode perbandingan harga
c)
Metode anggaran biaya
d)
Metode harga tetap
72.
Metode yang digunakan untuk menentukan harga akhir pada penyusunan perkiraan harga pada pengadaan barang dan jasa adalah:
a)
Metode analisis biaya-manfaat
b)
Metode perbandingan harga
c)
Metode anggaran biaya
d)
Metode harga tetap
73.
Metode yang digunakan untuk memperkirakan biaya pengadaan pada proyek-proyek yang berulang pada penyusunan perkiraan harga pada pengadaan barang dan jasa adalah:
a)
Metode anggaran biaya
b)
Metode perbandingan harga
c)
Metode analisis biaya-manfaat
d)
Metode harga tetap
74.
Hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan perkiraan harga pada pengadaan barang dan jasa adalah:
a)
Spesifikasi barang atau jasa yang dibutuhkan
b)
Lama waktu pengerjaan proyek
c)
Nama pemasok yang akan dipilih
d)
Tingkat keuntungan yang diinginkan
75.
Hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan perkiraan harga pada pengadaan barang dan jasa adalah:
a)
Biaya promosi produk
b)
Waktu pengiriman barang atau jasa
c)
Harga pasar barang atau jasa yang dibutuhkan
d)
Jumlah stok barang atau jasa yang tersedia
76.
Sebuah perusahaan ingin melakukan pengadaan komputer untuk keperluan karyawan. Berikut adalah spesifikasi komputer yang dibutuhkan:
• Processor Intel Core i5 atau yang setara RAM 8GB atau yang setara
• Storage SSD 256GB atau yang setara
• Layar 15,6 inci atau yang setara
Berdasarkan spesifikasi tersebut, perusahaan melakukan riset harga dan menemukan
beberapa pilihan pemasok dengan harga sebagai berikut:
• Pemasok A: Rp 8.000.000
• Pemasok B: Rp 8.500.000
• Pemasok C: Rp 9.000.000
Berapa perkiraan harga yang tepat untuk pengadaan komputer tersebut?
a)
Rp 8.000.OOO
b)
Rp 8.500.ooo
c)
Rp 9.000.OOO
d)
Rp 10.000.000
77.
Sebuah perusahaan ingin melakukan pengadaan jasa konsultan untuk membantu pengembangan produk baru. Setelah melakukan riset harga, perusahaan menemukan dua pilihan konsultan dengan harga sebagai berikut:
Konsultan A: Rp 50.000.000 untuk waktu kerja selama 6 bulan
Konsultan B: Rp 60.000.000 untuk waktu kerja selama 9 bulan
Berapa perkiraan harga yang tepat untuk pengadaan jasa konsultan tersebut?
a)
Rp. 50.000.000
b)
Rp. 56.666.667
c)
Rp. 60.000.000
d)
Rp. 66.666.667
78.
Pelaksanaan Pengadaan Langsung yang menggunakan BUKTI PEMBELIAN ATAU KUITANSI dilakukan dengan cara
a)
permintaan penawaran
b)
klarifikasi serta negosiasi teknis
c)
klarifikasi teknis dan harga
d)
pembelian/pembayaran langsung kepada Penyedia
e)
Bayar langsung
79.
Pelaksanaan Pengadaan Langsung yang menggunakan SURAT PERINTAH KERJA dilakukan dengan cara
a)
permintaan penawaran
b)
Tender/Seleksi
c)
klarifikasi adminstrasi dan teknis
d)
pembelian/pembayaran langsung kepada Penyedia
e)
Bayar langsung
80.
Pelaksanaan Pengadaan Langsung yang menggunakan SURAT PERINTAH KERJA dilakukan dengan cara
a)
permintaan proposal teknis
b)
Tender/Seleksi
c)
klarifikasi serta negosiasi teknis dan harga
d)
pembelian/pembayaran langsung kepada Penyedia
e)
Bayar langsung
81.
Pemilihan penyedia hanya dapat dilaksanakan setelah
a)
Pengumuman Pemilihan Penyedia di SPSE
b)
Pendaftaran Peserta
c)
Perencanaan dibuat
d)
RUP diumumkan
e)
Dokumen Pengadaan sudah siap
82.
Pengumuman RUP dilakukan pada aplikasi
a)
SPSE
b)
SIKAP
c)
SIRUP
d)
E-Katalog
e)
E-Purchasing
83.
Untuk barang/jasa yang kontraknya harus ditandatangani pada awal tahun, pemilihan dapat dilaksanakan setelah
a)
penetapan Pagu Anggaran K/L
b)
persetujuan Kepala Daerah
c)
persetujuan DPRD
d)
persetujuan PA/KPA
e)
PPK membuat dokumen Pengadaan
84.
Untuk barang/jasa yang kontraknya harus ditandatangani pada awal tahun, pemilihan dapat dilaksanakan setelah
a)
persetujuan RKA Perangkat Daerah
b)
persetujuan Kepala Daerah
c)
persetujuan DPRD
d)
persetujuan PA/KPA
e)
PPK membuat dokumen Pengadaan
85.
Penawaran harga dapat dilakukan dengan metode penawaran harga secara berulang atau disebut juga
a)
E- Auction
b)
E-reverse Auction
c)
E-reverse Tendering
d)
E-Seleksi Auction
e)
Lelang Berulang
86.
Apabila jumlah peserta yang lulus prakualifikasi kurang dari 3 (tiga) peserta, maka pokja pemilihan dapat menyatakan
a)
Pendaftaran Ulang
b)
Prakualifikasi gagal
c)
Revisi Dokumen Pemilihan
d)
Perbaikan Dokumen Kualifikasi
e)
Lelang Ulang
87.
Seluruh peserta terlibat korupsi, kolusi, dan/atau nepotisme dan terlibat persaingan usaha, maka yang pokja pemilihan dapat menyatakan
a)
Pendaftaran Ulang
b)
Pengaduan Pidana
c)
Tender Ulang
d)
Perbaikan Dokumen Pemilihan
e)
Lelang Ulang
88.
Tender/Seleksi gagal dapat dinyatakan GAGAL oleh POKJA pemilihan dalam hal
a)
terdapat kesalahan dalam proses evaluasi
b)
tidak ada peserta yang menyampaikan dokumen penawaran
c)
tidak ada peserta yang lulus evaluasi penawaran
d)
seluruh penawaran harga di atas HPS
e)
Semua Benar
89.
Tender/Seleksi gagal dapat dinyatakan GAGAL oleh POKJA pemilihan dalam hal, KECUALI
a)
terdapat kesalahan dalam proses evaluasi
b)
tidak ada peserta yang menyampaikan dokumen penawaran
c)
tidak ada peserta yang lulus evaluasi penawaran
d)
seluruh penawaran harga di atas HPS
e)
korupsi, kolusi, dan/atau nepotisme melibatkan Pokja Pemilihan/ PPK
90.
Tender/Seleksi gagal dapat dinyatakan GAGAL oleh PENGGUNA ANGGARAN dalam hal, KECUALI
a)
Pokja Pemilihan melakukan korupsi
b)
PPK Pemilihan melakukan kolusi
c)
nepotisme melibatkan Pokja Pemilihan/ PPK
d)
kolusi dan nepotisme melibatkan Pokja Pemilihan
e)
tidak ada peserta yang menyampaikan dokumen penawaran
91.
Dalam Tender CEPAT gagal yang dilakukan pokja pemilihan adalah
a)
reviu penyebab kegagalan Tender Cepat
b)
melakukan Tender Cepat Kembali
c)
mengganti metode pemilihan lain
d)
melakukan E-purchasing apabila barang ada di katalog elektronik
e)
Semua Benar
92.
Dalam hal tindak lanjut prakualifikasi gagal, Pokja Pemilihan melakukan prakualifikasi ulang dengan hasil jumlah peserta yang hanya lulus 2 peserta, maka
a)
prakualifikasi ulang kembali
b)
proses Tender/Seleksi dilanjutkan
c)
mengganti metode pemilihan lain
d)
Gagal Tender/Seleksi
e)
Penunjukan Langsung
93.
Dalam hal tindak lanjut prakualifikasi gagal, Pokja Pemilihan melakukan prakualifikasi ulang dengan hasil jumlah peserta yang hanya lulus 1 peserta, maka
a)
prakualifikasi ulang kembali
b)
proses Tender/Seleksi dilanjutkan
c)
mengganti metode pemilihan lain
d)
Gagal Tender/Seleksi
e)
Penunjukan Langsung
94.
Tindak lanjut dari Tender/Seleksi gagal akibat kesalahan evaluasi penawaran, maka Pokja Pemilihan segera melakukan
a)
prakualifikasi ulang kembali
b)
proses Tender/Seleksi dilanjutkan
c)
mengganti metode pemilihan lain
d)
Evaluasi Ulang
e)
Penunjukan Langsung
95.
Tindak lanjut dari Tender/Seleksi gagal, Pokja Pemilihan segera melakukan
a)
prakualifikasi ulang kembali
b)
proses Tender/Seleksi dilanjutkan
c)
mengganti metode pemilihan lain
d)
Tender/Seleksi Ulang
e)
Penunjukan Langsung
96.
Penetapan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) termasuk dalam proses
a)
Perencanaan Pengadaan
b)
Persiapan Pengadaan
c)
Persiapan Pemilihan
d)
Pelaksanaan Pengadaan
e)
Pengawasan Pengadaan
97.
PPK dilarang mengadakan ikatan perjanjian atau menandatangani Kontrak dengan Penyedia, dalam hal
a)
hal belum tersedia anggaran belanja
b)
tidak cukup tersedia anggaran belanja
c)
dilampauinya batas anggaran
d)
anggaran belum tersedia
e)
Semua Benar
98.
Dalam hal Penyedia menyerahkan sebagian pekerjaan kepada subkontraktor, permintaan pembayaran harus dilengkapi
a)
Kuitansi atau invoice dari semua subkontraktor
b)
bukti pembayaran kepada subkontraktor
c)
surat perjanjian dengan subkontraktor
d)
jaminan/garansi dari subkontraktor
e)
Semua Benar
99.
Pembayaran prestasi pekerjaan dapat diberikan
dalam bentuk
a)
pembayaran bulanan
b)
pembayaran berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan
c)
pembayaran secara sekaligus setelah penyelesaian pekerjaan
d)
pembayaran berdasarkan tahapan penyelesaian termin
e)
Semua Benar
100.
Pembayaran dapat dilakukan sebelum prestasi pekerjaan untuk Pengadaan Barang/Jasa yang karena sifatnya dilakukan pembayaran terlebih dahulu sebelum barang/jasa diterima, setelah Penyedia menyampaikan
a)
Jaminan Pelaksanaan
b)
Jaminan Pemeliharaan
c)
Jaminan atas pembayaran
d)
Garansi Pelaksanaan
e)
Tidak ada iawaban yang Benar
101.
Pembayaran dapat dilakukan untuk peralatan dan/atau bahan
a)
peralatan dan bahan yang belum terpasang
b)
peralatan dan bahan yang sudah terpasang
c)
yang menjadi bagian dari hasil pekerjaan yang berada di lokasi pekerjaan
d)
telah dicantumkan dalam Kontrak
e)
Semua Benar
102.
PPK bersama Penyedia dapat melakukan perubahan kontrak, yang meliputi
a)
menambah atau mengurangi volume yang tercantum dalam Kontrak
b)
menambah dan mengurangi jenis kegiatan
c)
mengubah spesifikasi teknis sesuai dengan kondisi lapangan
d)
mengubah jadwal pelaksanaan
e)
Semua Benar
103.
perubahan kontrak dilaksanakan dengan ketentuan penambahan nilai kontrak akhir tidak melebihi BERAPA PERSEN dari harga yang tercantum dalam Kontrak awal
a)
5%
b)
20%
c)
25%
d)
10%
e)
15%
104.
Ketentuan terkait Pengadaan yang mengalami kondisi KAHAR, diantaranya
a)
Pelaksanaan Kontrak dapat dihentikan
b)
Para pihak dapat melakukan perubahan kontrak
c)
Perpanjangan waktu dapat melewati Tahun Anggaran
d)
Tindak lanjut diatur dalam Kontrak
e)
Semua Benar
105.
Dalam hal penyedia gagal menyelesaikan pekerjaan sampai masa pelaksanaan kontrak berakhir, namun PPK menilai bahwa penyedia mampu menyelesaikan pekerjaan kepada penyedia, PPK dapat memberikan
a)
Kompensasi atas penyelesain pekerjaan
b)
Perubahan kontrak berdasarkan kesepakatan bersama
c)
Usulan dimasukan ke dalam Daftar Hitam
d)
kesempatan untuk menyelesaikan pekerjaan
e)
Semua Benar
106.
Ketentuan Pemberian kesempatan kepada Penyedia untuk menyelesaikan pekerjaan yang dimuat dalam adendum kontrak yang didalamnya mengatur sebagai berikut
a)
waktu penyelesaian pekeriaan
b)
pengenaan sanksi denda keterlambatan
c)
perpanjangan Jaminan Pelaksanaan
d)
dapat melampaui Tahun Anggaran
e)
Semua Jawaban benar
107.
Pemberian kesempatan kepada Penyedia untuk menyelesaikan pekerjaan, dimuat dalam adendum kontrak yang didalamnya mengatur waktu penyelesaian pekerjaan dan
a)
pengenaan sanksi denda keterlambatan
b)
perpanjangan Jaminan Pelaksanaan
c)
waktu penyelesaian pekeriaan
d)
semua salah
e)
semua benar
108.
Ketentuan Pemberian kesempatan kepada Penyedia untuk menyelesaikan pekerjaan yang dimuat dalam adendum kontrak yang didalamnya mengatur sebagai berikut
a)
waktu penyelesaian pekerjaan
b)
pengenaan sanksi denda keterlambatan
c)
perpanjangan Jaminan Pelaksanaan
d)
dapat melampaui Tahun Anggaran
e)
Semua Jawaban benar
109.
Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen) sesuai dengan ketentuan yang termuat dalam Kontrak, Penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk serah terima barang/jasa. Selanjutnya yang melakukan pemeriksaan terhadap barang/jasa yang diserahkan adalah
a)
PPHP
b)
PjPHP
c)
Pokja Pemilihan
d)
PPK
e)
Pejabat Pengadaan
110.
Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen) dan dilakukan pemeriksaan terhadap barang/jasa yang diserahkan penyedia, yang menandatangani Berita Acara Serah Terima adalah
a)
PPHP/PjPHP dan PPK
b)
PPHP/PjPHP dan Penyedia
c)
PPK dan Penyedia
d)
Pokja Pemilihan dan Penyedia
e)
PPK dan Pokja
111.
Penanganan keadaan darurat dilakukan untuk
a)
Keselamatan masyarakat atau warga negara Indonesia yang berada di dalam negeri
b)
Perlindungan masyarakat atau warga negara Indonesia yang berada di luar negeri
c)
Pengadaan yang pelaksanaannya tidak dapat ditunda
d)
Pengadaan yang pelaksanaannya harus dilakukan segera
e)
Semua benar
112.
Untuk penanganan keadaan darurat, PPK dapat melakukan pengadaan dengan cara menunjuk
a)
Penyedia terdekat yang sedang melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa sejenis
b)
Penyedia Katalog Lokal setempat
c)
Penyedia yang sudah terdaftar dan terverifikasi dalam aplikasi SIKAP
d)
Semua salah
113.
Untuk penanganan keadaan darurat, PPK dapat melakukan pengadaan dengan cara menunjuk
a)
Pelaku Usaha lain yang dinilai mampu dan memenuhi kualifikasi untuk melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa sejenis
b)
Penyedia Katalog Lokal setempat
c)
Penyedia yang sudah terdaftar dan terverifikasi dalam aplikasi SIKAP
d)
Semua salah
114.
Penanganan keadaan darurat dapat dilakukan
dengan penggunaan konstruksi permanen, hal ini
dapat dilakukan dengan ketentuan penyerahan
pekerjaan
a)
Pada kondisi sudah kembali ke kondisi normal, apabila perpres terkait kondisi darurat telah dicabut
b)
Melewati masa keadaan darurat, apabila menggunakan konstruksi permanen agar tahan lama
c)
Masih dalam kurun waktu keadaan darurat
d)
Hanya dalam keadaan transisi darurat ke pemulihan
115.
Penanganan keadaan darurat dapat dilakukan dengan penggunaan konstruksi permanen, dan penyelesaian pekerjaan dapat melewati masa keadaan darurat apabila
a)
Hasil kesepakatan bersama PPK dengan penyedia
b)
Penanganan keadaan darurat yang hanya bisa diatasi dengan konstruksi permanen
c)
Tertuang dalam kontrak penanganan darurat bencana
d)
Masih tersedia anggaran untuk penanganan konstruksi darurat secara permanen
100 %
