NEW
Font size
WorksheetsKAIDAH ILMU TAFSIR ( PART 2 )
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
Perhatikan ayat berikut ini!
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلًا مِنْ قَبْلِكَ وَجَعَلْنَا لَهُمْ أَزْوَاجًا وَذُرِّيَّةً
(QS. Al-Furqan: 50)
Berdasarkan ayat tersebut, penggunaan kata أَزْوَاجًا (pasangan) dalam bentuk mudzakkar menunjukkan bahwa:
pasangan tersebut terdiri dari laki-laki dan perempuan
pasangan tersebut terdiri dari laki-laki saja
pasangan tersebut terdiri dari perempuan saja
tidak ada hubungannya dengan jenis kelamin
Perhatikan ayat berikut ini!
وَإِذَا الْمَوْؤُودَةُ سُئِلَتْ
(QS. At-Takwir: 8)
Berdasarkan ayat tersebut, penggunaan kata الْمَوْؤُودَةُ (anak perempuan yang dibunuh) dalam bentuk muannats menunjukkan bahwa:
anak perempuan yang dibunuh adalah perempuan
anak perempuan yang dibunuh adalah laki-laki
tidak ada hubungannya dengan jenis kelamin
Dalam ilmu tafsir, pengulangan kata benda (isim) sering kali memiliki nilai makna yang khas. Suatu kata benda yang diulang dalam Al-Qur'an memberikan penekanan atau perincian terhadap suatu konsep. Sebagai contoh, pada surat Ar-Rahman, kata "fabiayyi aalaa'i Rabbikumaa tukadzibaan" memiliki pengulangan yang memberikan makna keagungan dan banyaknya nikmat Allah.
Pada ayat berikut ini, pengulangan kata benda (isim) memiliki peran yang serupa:
"Dan barangsiapa yang berbuat kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang berbuat kejahatan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya."
Zarah
Barang siapa
balasan
melihat
kebaikan
Dalam tafsir Al-Qur'an, pengulangan kata benda (isim) dapat merinci dan memperjelas arti suatu ayat. Ayat berikut ini mengandung pengulangan yang memberikan penekanan pada keadilan dan kewajiban:
"Dan hendaklah tidaklah seseorang menanggung beban dosa orang lain. Dan jika seseorang yang berat beban dosanya itu menyeru (meminta pertolongan) karena beban dosanya itu, maka tidak ada yang memikul sebahagian dari beban itu, walaupun dia bersaudara (karib kerabat)."
beban
dosa
menanggung
meminta
saudara
Ma'rifat nakiroh merupakan konsep penting dalam tafsir yang menekankan pada:
Memahami makna lafal al-Qur'an secara harfiah
Memahami makna kata benda yang tidak memiliki gender
Memahami makna lafal al-Qur'an secara makna tashri'iyah
Memahami makna lafal al-Qur'an secara kiasan
Memahami makna lafal al-Qur'an secara qat'i
