wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Asal usul nenek moyang bangsa Indonesia

Total questions: 12

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Manusia prasejarah diketahui telah bermigrasi dari berbagai tempat ke wilayah Indonesia. Beberapa migrasi terjadi melalui darat, sementara yang lain melibatkan perpindahan melalui jalur laut. Migrasi ini membawa keanekaragaman etnis, bahasa, dan kebudayaan, yang menjadi dasar bagi keragaman budaya yang kita saksikan di Indonesia. Salah satu contoh migran yang datang ke Indonesia adalah bangsa Austronesia. Kedatangan suku bangsa Austronesia yang membawa budaya pertanian, perkapalan, dan bahasa-bahasa Austronesia, memiliki dampak besar pada pembentukan budaya nenek moyang bangsa Indonesia. Bangsa lain yang juga bermigran ke Indonesia adalah Proto-Melayu, Dravida, Melanesia, Mongoloid. Dengan demikian yang dimaksud dengan asal usul nenek moyang bagsa Indonesia adalah ....

a)

Kelompok masyarakat Melanesia dari Papua Nugini dan Kepulauan Solomon dapat diidentifikasi sebagai salah satu kelompok migran yang bergerak ke arah timur dan berinteraksi dengan populasi setempat.

b)

Suku Proto-Melayu yang telah menetap di wilayah Indonesia. Suku-suku ini merupakan bagian dari kelompok etnis yang membentuk dasar populasi asli di kepulauan Nusantara.

c)

Merujuk pada sejarah dan proses perkembangan manusia yang tinggal di wilayah Indonesia yang kemudian membentuk budaya, adat, dan identitas bangsa Indonesia.

d)

Suku Dravida, yang memiliki akar budaya di India Selatan, juga berkontribusi pada perkembangan budaya di Indonesia, terutama di bagian selatan Sumatra dan Jawa.

e)

Kelompok masyarakat dengan ciri-ciri fisik Mongoloid juga dapat ditemui di Indonesia, terutama di wilayah timur seperti Maluku dan Papua.

2.

Berbagai teori migrasi manusia yang relevan dalam konteks sejarah awal manusia di Indonesia. Beberapa teori ini didasarkan pada bukti arkeologis, fosil manusia, dan penelitian genetik, dan terus menjadi subjek penelitian untuk lebih memahami asal usul manusia di Indonesia. Salah satunya menyatakan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia masuk ke wilayah Indonesia melalui Philipina menuju ke Sulawesi dan menyebar ke berbagai wilayah Indonesia. Migrasi ini membawa serta teknologi, pola pertanian, keahlian berlayar, dan tradisi budaya lainnya yang kemudian memengaruhi perkembangan masyarakat di wilayah tujuan. Pengaruh ini dapat ditemui dalam seni, kepercayaan, dan sistem sosial di masyarakat. Teori yang dimaksud adalah ....

a)

Teori Yunnan

b)

Teori Brandes

c)

Teori Nusantara

d)

Teori Out of Africa

e)

Teori Out of Taiwan

3.

Penyebaran manusia ke berbagai wilayah Indonesia telah memberikan kontribusi besar terhadap keragaman budaya dan adat istiadat suku-suku di Indonesia. Dalam konteks ini, Indonesia adalah negara yang sangat beragam secara budaya, etnis, dan bahasa. Keragaman budaya dan adat istiadat suku-suku di Indonesia adalah hasil dari interaksi manusia dengan lingkungan alam, migrasi, dan perubahan sejarah. Keragaman ini merupakan salah satu aspek yang memperkaya identitas budaya Indonesia dan menjadi warisan budaya yang berharga. Penyebab penyebaran manusia di berbagai wilayah Indonesia mempengaruhi keragaman budaya dan adat istiadat suku-suku di Indonesia adalah .... (pilih 3 jawaban benar)

a)

Penyebaran manusia ke berbagai wilayah Indonesia telah menghasilkan beragam bahasa dan dialek. Setiap kelompok etnis atau suku mungkin memiliki bahasa atau dialeknya sendiri.

b)

Seni lukis, ukiran, dan tembikar adalah contoh-contoh seni dan budaya yang ditemukan dalam bukti arkeologi. Mereka mengungkapkan nilai-nilai, kepercayaan, dan praktik budaya yang diikuti oleh manusia prasejarah di Indonesia

c)

Setiap suku atau kelompok etnis memiliki adat istiadat, tradisi, dan upacara khas mereka sendiri. Tradisi ini mencakup pernikahan, upacara kematian, tarian tradisional, musik, dan berbagai praktik adat istiadat lainnya yang memperkaya keragaman budaya di Indonesia.

d)

Pola pemukiman manusia di Indonesia dapat bervariasi berdasarkan wilayah dan kondisi geografis. Beberapa suku mungkin tinggal di daerah pesisir, sementara yang lain mungkin bermukim di daerah pegunungan atau hutan. Pola pemukiman ini memengaruhi cara hidup, mata pencaharian, dan kebiasaan budaya suku-suku tersebut

e)

Artefak dan alat-alat yang ditemukan memberikan gambaran tentang perkembangan teknologi yang digunakan oleh manusia prasejarah di Indonesia. Ini mencakup alat-alat pemburuan, pertanian, perahu, senjata, dan lainnya, yang memberikan pemahaman tentang kemampuan manusia dalam memanfaatkan sumberdaya alam

4.

Bukti arkeologi merujuk kepada sisa-sisa materi fisik dan bukti material yang ditemukan dalam penelitian arkeologi, yang digunakan untuk mengungkapkan dan memahami masa lalu manusia dan peradaban. Bukti arkeologi ini mencakup berbagai jenis artefak dan peninggalan, seperti alat-alat batu, tulang manusia dan hewan, fosil, struktur bangunan, seni lukis, tembikar, sisa-sisa makanan, dan banyak lagi. Bukti-bukti ini memberikan wawasan tentang budaya, teknologi, agama, pola pemukiman, dan kehidupan manusia dalam sejarah. Salah satunya adalah menhir seperti pada gambar di samping ini. Merujuk pada fungsi menhir bagi masyarakat awal Indonesia (=nenek moyang bangsa Indonesia), maka bisa disimpulkan bahwa kehidupan religinya adalah ....

a)

Dinamisme, benda-benda memiliki kekuatan gaib

b)

Totemisme, pemujaan binatang tertentu

c)

Memuja roh nenek moyang

d)

Etatisme ketua suku

e)

Animisme, benda-benda memiliki roh

5.

Bangsa yang lebih dahulu tinggal di Indonesia sebelum bangsa Melayu datang yang berciri kulit hitam, badan kekar, rambut keriting, bibir tebal dan hidung mancung, memiliki ciri-ciri yang sama dengan suku Semang di Malaysia dan suku Aeta di Filipina tersebar di Pulau Papua dan Kepulauan Aru ini bergerak menuju ke selatan memasuki Vietnam dan akhirnya mencapai kepulauan Nusantara. Mereka membawa kebudayaan yang setingkat lebih tinggi dibandingkan dengan kebudayaan penduduk sebelumnya saat itu. Kedatangan mereka juga sekaligus menandai dimulainya zaman Mesolitikum (batu tengah) di Indonesia. Namun dalam perkembangannya, mereka terus terdesak ke arah timur oleh bangsa Melayu. Di Kepulauan Indonesia, mereka tinggal di Papua Barat, Ambon, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan uraian di atas, bangsa yang dimaksud adalah .... (pilih 2 jawaban benar)

a)

Negroid

b)

Weddoid

c)

Melanesoida

d)

Proto Melayu

e)

Deutro Melayu

6.

Nenek moyang bangsa Indonesia meninggalkan daerah Yunnan disekitar hulu sungai Salwen dan sungai Mekhong yang tanahnya sangat subur diperkirakan karena bencana alam atau serangan dari suku bangsa lain. Alat transfortasi yang digunakan oleh nenek moyang bangsa Indonesia adalah Perahu Bercadik . Mereka berlayar secara berkelompok tanpa mengenal rasa takut dan menempati berbagai pulau dan salah satu tempat yang merek pilih adalah Nusantara. Hal ini menunjukan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia adalah pelaut-pelaut yang ulung yang mempunyai jiwakelautan yang mendalam. Nenek moyang bangsa Indonesia mempunyai kebudayaan kelautan yaitu sebagai penemu model asli perahu bercadik yang merupakan ciri khas kapal bangsa Indonesia. Orang-orang Austronesia yang memasuki wilayah Nusantara dan kemudian menetap disebut bangsa Melayu Indonesia. Mereka inilah yang menjadi nenek langsung bangsa Indonesia sekarang.

Berdasarkan uraian di atas, penyebab bangsa Melayu Indonesia meninggalkan tanah leluhurnya dan bermigrasi ke Nusantara adalah .... (pilih 2 jawaban benar)

a)

Bencana alam banjir

b)

Serangan dari suku bangsa lain

c)

Mencari tanah yang lebih subur

d)

Mencari daerah yang lebih aman

e)

Mengasah keterampilan berlayar mengunakan perahu bercadik

7.

Nenek moyang bangsa Indonesia meninggalkan daerah Yunan disekitar hulu sungai Salwen dan sungai Mekhong yang tanahnya sangat subur diperkirakan karena bencana alam atau serangan dari suku bangsa lain. Alat transfortasi yang digunakan oleh nenek moyang bangsa Indonesia adalah perahu bercadik . Mereka berlayar secara berkelompok tanpa mengenal rasa takut dan menempati berbagai pulau.  Masuk ke Indonesia melalui Sulawesi. Hal ini menunjukan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia adalah pelaut-pelaut yang ulung yang mempunyai jiwa kelautan yang mendalam. Nenek moyang bangsa Indonesia mempunyai kebudayaan kelautan yaitu sebagai penemu model asli perahu bercadik yang merupakan ciri khas kapal bangsa Indonesia. Orang-orang Austronesia yang memasuki wilayah Nusantara dan kemudian menetap disebut bangsa Melayu Indonesia. Mereka inilah yang menjadi nenek langsung bangsa Indonesia sekarang.

Berdasarkan uraian di atas, keterampilan yang dimiliki oleh nenek moyang bangsa Indonesia adalah ....

a)

Pelaut

b)

Petani

c)

Nelayan

d)

Jasa pembuat kapak

e)

Jasa penyeberangan

8.

Berdasarkan teori Yunan asal usul nenek moyang Indonesia berasal dari wilayah Tiongkok, tepatnya daerah Yunan. Letak Yunnan pada peta di samping adalah ....

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

9.

Perhatikan peta persebaran kapak lonjong dan kapak persegi di samping ini!

Berbagai teori atau pendapat tentang asal usul nenek moyang bangsa Indonesia. Salah satunya berdasarkan pada persebaran alat atau budaya masyarakat, yaitu kapak persegi dan kapak lonjong seperti yang terlihat pada peta berikut.  Berdasarkan peta itu, maka bisa disimpulkan bahwa arah persebaran kedatangan nenek moyang bangsa Indonesia atau masyarakat awal Indonesia sesuai teori ....

a)

Nusantara

b)

Out of Yunnan

c)

Out of Afrika

d)

Out of Taiwan

e)

Evolusi manusia

10.

Perhatikan peta di samping!

Berdasarkan peta di atas, asal-usul nenek moyang Indonesia berasal dari ....

a)

Cina

b)

Afrika

c)

Taiwan

d)

Yunnan

e)

Bumiayu

11.

Tradisi perunggu yang di bawa bangsa Deutro Melayu telah dimulai di Vietnam bagian utara sekitar tahun 2.500 SM. Kebudayaan perunggu ini berkaitan erat dengan kebudayaan Dong Son dan Go Mun. Jika diperbandingkan dengan daerah Muangthai Tengah dan Timur Laut, Vietnam memiliki bukti-bukti lebih awal mengenai pembuatan benda-benda dari perunggu di Indocina. Benda-benda perunggu yang ada sebelum 500 SM terdiri atas kapak corong, ujung tombak, sabit bercorong, ujung tombak bertangkai, mata panah, pisau, kail pancing, gelang, dan lain-lain. Corong merupakan pangkal yang berongga untuk memasukkan tangkai atau pegangannya. Benda-benda kebudayaan Dong Son merupakan benda logam yang paling banyak ditemukan di wilayah Indonesia. Contoh benda budaya Dong Son yang ditemukan di Indonesia adalah nekara tipe Heger I yang memiliki kesamaan dengan nekara yang tertua dan terbaik di Vietnam. Nekara tersebut memiliki jalur hiasan yang disusun mendatar membentuk gambar manusia, hewan, dan motif geometris. Perkakas perunggu lain yang ditemukan di wilayah Dong Son serta beberapa kuburan seperti di daerah Vie Khe, Lang Ca, Lang Vac adalah alat-alat rumah tangga berupa mangkuk dan ember kecil. Selain itu ditemukan pula miniatur nekara dan genta, kapak corong, cangkul bercorong, mata panah dan mata tombak bertangkai atau bercorong, belati dengan bentuk antropormofis, gelang, timang, ikat pinggang.

Berdasarkan paparan di atas, daerah asal budaya perunggu yang mempengaruhi kehidupan masyarakat awal Indonesia adalah ....

a)

Cina

b)

Hoabinh

c)

Go Mun

d)

Sa Huynh

e)

Dong Son

12.

Para pendatang yang berbicara dengan tutur Austronesia ini sebelum menetap di Indonesia telah menjelajahi Madagaskar di bagian barat, Pulau Paskah di bagian timur. Mereka diperkirakan datang ke Indonesia melalui Filipina sekitar tahun 4.500-3.000 SM. Kemudian sekitar tahun 3.500-2.000 SM, mereka melakukan migrasi ke Indonesia melalui Sulawesi dan menyebar ke berbagai pelosok Nusantara. Menurut para ahli, dari Sulawesi alur persebaran terpecah menjadi dua alur. Alur barat, yaitu ke Kalimantan terus ke Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Timur. Sedangkan alur timur bermula dari Sulawesi ke Indonesia bagian timur. Kebudayaan yang dibawa Ketika bermigrasi, para penutur Austronesia memperkenalkan kebudayaan kepada masyarakat setempat. Oleh karena itu, interaksi budaya dan dalam beberapa hal silang genetika pun tidak dapat dihindari. Salah satu kebudayaan mereka yang paling berpengaruh adalah budaya maritim. Para penutur bahasa Austronesia merupakan bangsa pelaut yang sebagian besar hidupnya dihabiskan di lautan dan bermigrasi dari satu pulau ke pulau lainnya. Budaya ini kemudian menjadi sebuah ciri khas tersendiri di Indonesia, yang merupakan negara kepulauan. Walau memang terdapat budaya lain seperti bercocok tanam padi, tebu, ubi, ternak babi, anjing, tenun dan kebiasaan makan sirih.

Budaya yang paling berpengaruh bagi kehidupan masyarakat Indonesia yang secara geografis berbentuk kepulauan berdasarkan paparan di atas adalah budaya....

a)

Bertani

b)

Maritim

c)

Beternak

d)

Menenun

e)

Makan sirih