Font size
WorksheetsKUIS MPKP RSUD TEUKU UMAR
Total questions: 11
Worksheet time: 7mins
Standar asuhan keperawatan merupakan suatu rangkaian kegiatan sistematis yang menggunakan pendekatan proses keperawatan yang harus dilaksanakan dalam pencapaian mutu pelayanan.
Pertanyaan :
Apa tahapan untuk proses asuhan keperawatan?
Pengkajian, diagnosa medis, perencanaan keperawatan, pelaksanaan dan evaluasi
Pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan keperawatan, pelaksanaan dan evaluasi
Pengkajian, diagnosa, perencanaan keperawatan, Implementasi, pelaksanaan, evaluasi
Pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan keperawatan, pelaksanaan
Pengkajian, diagnosa medis, perencanaan keperawatan
Tahap fungsi proses manajemen keperawatan secara berurutan terdiri dari.....Tahap fungsi proses manajemen keperawatan secara berurutan terdiri dari.....
Planning - Staffing - Organizing - directing
Staffing -organizing - planning -directing - controlling
Planning - organizing -staffing - controlling - directing
Directing - controlling -planning -organizing - staffing
Planning -organizing -staffing -directing -controlling
Sebelum pelaksanaan handover, Ketua Tim dan Anggota Tim melakukan kegiatan …
Ronde Keperawatan
Bedside Handover
Handover
Post conference
Supervisi
Laki-laki usia 65 tahun datang ke Rumah Sakit dengan keluhan mual, muntah, tidak nafsu makan dan mukosa kering serta tampak pucat. Hasil pengkajian: TD 100/60 mmHg, frekuensi nadi 68 kali/menit, suhu 36 C, frekeunsi napas 20 kali/menit, dan BB 58 kg, serta TB: 175 cm.
Pertanyaan soal:
Apakah masalah keperawatan pada kasus tersebut?
Resiko defisiensi volume cairan
Resiko ketidakstabilan Glukosa Darah
Resiko ketidakseimbangan volume cairan
Resiko Disfungsi Motilitas Gastroinstestinal
Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
Perawat B melakukan pemeriksaan Tekanan darah dan gula darah pada Tn. B di pagi hari. Hasil pengukuran diperoleh TD 60/30 mmHg dan gula darah 20 mg/dl. Sehari sebelumnya tekanan darah pasien tersebut 120/90 mmHg dan gula darah normal. Hasil pemeriksaan perawat B yang menunjukkan nilai kritis pada tekanan darah dan gula darah tersebut tergolong hasil pemeriksaan ...
Laboratorium
EKG
Foto Thorax
POCT (Point of Care Test)
Echocardiografi
Informasi apa sajakah yang harus disampaikan pada saat melakukan handover antar shift di bed pasien? (Jawaban lebih dari 1)
Keluhan yang dirasakan pasien selama di shift tersebut
Nursing care plan dan responnya
Hasil pemeriksaan
Safety concern
Tindakan yang sudah dilakukan dan tindakan yang harus dilakukan
Bila perawat mendapat laporan nilai kritis dari unit laboratorium hal apa saja yang harus dilakukan oleh perawat sebelum melaporkan nilai kritis tersebut kepada DPJP? (Jawaban lebih dari 1)
Periksa kondisi pasien (lakukan pemeriksaan fisik terfokus yang sesuai dengan gambaran nilai kritis yang dilaporkan)
Review hasil pemeriksaan sebelumnya (bila ada)
Cari tahu kapan pasien masuk dan diagnosis pasien
Baca catatan perkembangan pasien terakhir
Tidak perlu melaporkan kondisi terbaru pasien, cukup melaporkan hasil nilai kritis kepada DPJP
Kapan perawat melakukan komunikasi dengan metode SBAR/ISOBAR (sesuai dengan kebijakan yang ada di RS)?
Pada saat mendampingi visite dokter
Saat terjadi perubahan pada kondisi pasien / ada laporan nilai kritis
Saat pertukaran shift
Saat transfer pasien
Saat berkomunikasi dengan nakes lainnya
Apa yang harus dilakukan pada saat mendapat instruksi lisan via telpon dari DPJP?
Penerima informasi menuliskan instruksi dengan lengkap, membaca kembali apa yang sudah dituliskan serta melakukan konfirmasi lisan
Penerima informasi menuliskan: tanggal dan jam, nama pemberi informasi, nama penerima informasi beserta tanda tangannya
Penerima informasi mengeja nama obat yang tergolong obat LASA
Penerima informasi mengeja semua nama obat yang diinstruksikan via telpon
Meminta konfirmasi secara tertulis pada DPJP pada saat visite pasien
Ny. A (45 tahun), tanggal lahir 27 Juli 1978, masuk ke RS dengan keluhan muntah darah, BAB berwarna hitam bercampur darah segar yang dirasakan sejak 7 hari sebelum masuk RS. Hasil pemeriksaan hemodinamik Tekanan darah 120/90 mmHg, HR : 80 x/menit, RR 20 x/menit, suhu 36,5 derajat celcius. Saat dilakukan pemasangan NGT cairan lambung yang keluar berwarna hitam dan kemerahan dan dokter menginstruksikan pasien untuk dilakukan bilas lambung dan pemberian sucralfat syrup 30 cc serta injeksi bolus lansoprazole 1 ampul dan dilanjutkan dengan drip lansoprazole 6,25 cc/jam. Hasil pemeriksaan darah ditemukan Hb 6,5 g/dl, leukosit 9000 g/dl dan trombosit 200000. Apa masalah keperawatan yang dapat diangkat pada kasus Ny.A
Risiko perdarahan
Hipovolemia
Risiko perfusi gastrointestinal tidak efektif
Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
Inkontinensia Fekal
Ny. A (45 tahun), tanggal lahir 27 Juli 1978, masuk ke RS dengan keluhan BAB berwarna hitam yang dirasakan sejak 7 hari sebelum masuk RS. Hasil pemeriksaan hemodinamik Tekanan darah 120/90 mmHg, HR : 80 x/menit, RR 20 x/menit, suhu 36,5 derajat celcius. Dengan keluhan tersebut dokter menginstruksikan pasien dilakukan pemasangan NGT, pemeriksaan darah rutin, pemasangan cairan infus NaCl 0,9% 20 gtt/menit. Saat dilakukan pemasangan NGT cairan lambung yang keluar berwarna hitam dan dokter menginstruksikan pasien untuk dilakukan bilas lambung dan pemberian sucralfat syrup 30 cc serta injeksi bolus lansoprazole 1 ampul dan dilanjutkan dengan drip lansoprazole 6,25 cc/jam.Hasil pemeriksaan darah ditemukan Hb 6,5 g/dl, leukosit 9000 g/dl dan trombo 200000.Intervensi keperawatan sesuai dengan SIKI yang dapat diberikan (jawaban > 1)
Pengontrolan Perdarahan
Manajemen cairan
Pemantauan tanda vital
Pemantauan tanda vital
Perawatan selang gastrointestinal
