wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PAS PAH SMA SMK XI GANJIL

Total questions: 12

Worksheet time: 7mins

Name
Class
Date
1.

Kitab suci Weda merupakan sum

ber pengetahuan bagi umat Hindu.

Kitab suci Weda terbagi menjadi

dua, yakni Weda Śruti dan Weda

Smerti. Pada kelompok Śruti ter da

pat kitab Catur Weda yang mem pu

nyai Upaniṣadnya masing-masing.

Kata Upaniṣad secara etimologi ber

asal dari kata upa artinya dekat, ni

artinya di bawah dan sad artinya

duduk. Untuk itu, Upaniṣad berarti sekelompok sisya (peserta

didik) duduk dekat acarya (Pendidik atau guru) (Sutrisna, 2009:3).

Menurut Sura, Kitab Suci Upaniṣad mengembangkan pengertian

tentang Weda sehingga mempunyai arti dan pengertian yang

bersifat formal. Tanpa penjelasan itu, mantra-mantra yang

bersifat simbolis tidak pernah dapat dijelaskan. Seorang sisya dalam mempelajari falsafah kehidupan

harus membangun hubungan kedekatan dengan acaryanya.

Kedekatan ini tidak hanya secara fisik tetapi juga batin, sehingga

sisya dapat mendengarkan, meresapi, dan menghayati, ajaran

yang disampaikan dengan baik dan benar. Terutama ajaran atau

mantra tertentu yang bersifat rahasia.

Seorang Siswa Duduk didekat guru untuk meperhatikan dan mendengarkan ajarannya dalam ajaran Hindu disebut.....

a)

upanisad

b)

sruti

c)

smerti

d)

sila

e)

acara

2.

Secara garis besar, Upaniṣad membahas tentang Brahman,

Jivātman atau diri individual, jagat atau jagadraya, sadhana

atau sarana pencapaian. Sesungguhnya kitab suci Upaniṣad

mengajarkan kepada manusia tentang falsafah hidup guna

memberikan panduan kepada umat manusia agar dapat

menghayati Brahman, Ātman, Jagatraya, serta Sadhana mencapai tujuan.

Tujuan Agama sesuai dengan Panca Sradha yaitu memperoleh kebahagian yang tertinggi yaitu......

a)

dharma

b)

artha

c)

kama

d)

moksa

e)

swargaloka

3.

10 Upaniṣad

• Aitareya, Nādabindu, Nirwāṇa,

Aksamālikā, Saubhagya, Kauṣītaki,

Ātmapraboda, Mudgala, Tripurā, Baḥwṛca

Bagian Upanisad ini termasuk bagian dari Catur Weda, sepuluh upanisad ini termasuk bagian dari.....

a)

reg weda

b)

sama weda

c)

yajur weda

d)

atarwa weda

e)

pancama weda

4.

16 Upaniṣad

• Kena, Maitreyī, Mahat, Sāwitrī,

Chāndogya, Wajrasūcikā, Samnyāsa,

Rudrākṣajābāla, Āruni, Yoga Cūḍāmaṇi,

Awyakta, Jābāli, Maitrāyani, Wāsudewa,

Kuṇdikā, Darśana

Enam belas upanisad ini termasuk bagian dari Catur Weda yaitu .......

a)

reg weda

b)

sama weda

c)

yajur weda

d)

atarwa weda

e)

pancama weda

5.

Krishna Yajurveda terdapat 32 Upaniṣad

• Taittiriya, Katha,

Śvetāśvatara, Maitrāyaṇi, Sarvasāra,

Śukarahasya, Skanda, Garbha, Śārīraka,

Ekākṣara, Akṣi, Brahma, Avadhūta,

Kaṭhasruti, Sarasvatī-rahasya, Nārāyaṇa,

Kali-Saṇṭāraṇa, Kaivalya, Kālāgnirudra,

Dakṣiṇāmūrti, Rudrahṛdaya,

Pañcabrahma, Amṛtabindu, Tejobindu,

Amṛtanāda, Kṣurika, Dhyānabindu,

Brahmavidyā, Yogatattva, Yogaśikhā,

Yogakuṇḍalini, Varāha

Shukla Yajurveda terdapat 19 Upaniṣad

• Bṛhadāraṇyaka, Īśa, Subala, Mantrika,

Niralamba, Paingala, Adhyatma, Muktika,

Jābāla, Bhikṣuka, Turīyātītavadhuta,

Yājñavalkya, Śāṭyāyaniya, Tārasāra,

Advayatāraka, Haṃsa, Triśikhi,

Maṇḍalabrāhmaṇa, Paramahamsa

Bagian Upanisad diatas terdiri dari 51 ini termasuk bagian dari Catur Weda, yaitu .........

a)

reg weda

b)

sama weda

c)

yajur weda

d)

atarwa weda

e)

pancama weda

6.

31 Uoanisad. Muṇḍaka, Māṇḍūkya, Praśna,

Ātmā, Sūrya, Prāṇāgnihotra,

Paramahamsa, Paramahaṃsa

parivrājaka, Parabrahma, Sītā, Devī,

Tripurātapini, Bhāvana, Nṛsiṃhatāpanī,

Rāmarahasya, Rāmatāpaṇi, Gopālatāpani,

Kṛṣṇa, Hayagrīva, Dattātreya, Gāruḍa,

Atharvasiras, Atharvaśikha, Bṛhajjābāla,

Śarabha, Bhasma, Gaṇapati, Śāṇḍilya,

Pāśupata, Mahāvākya, Nārada

parivrājaka

tiga puluh satu Upanisad ini merupakan bagian dari Catur weda yaitu bagian..........

a)

reg weda

b)

sama weda

c)

yajur weda

d)

atarwa weda

e)

pancama weda

7.

emesta, serta menguraikan realitas tertinggi secara filosofis,

sehingga segala yang tertuang dalam Kitab Suci Weda dapat

diterima secara rasional oleh manusia. Kitab Suci Upaniṣad

adalah kesimpulan kitab Aranyaka, sehingga kitab Upaniṣad

juga sering dikenal degnan nama Vedanta. Vedanta bukan hanya

diartikan Weda akhir, tetapi juga merupakan puncak tertinggi

dari ajaran Weda (Titib, 1998:121). Istilah Upaniṣad yang lebih

tua mempunyai nama yang berbeda-beda, seperti Guhya Adesah,

Paramam Guhyam, Vedaguhya-upanisatsu, Guhyatamam dan lain

lain.

Berdasarkan kodifikasi Weda, Upanisad dari Bagian Catur Weda meliputi Reg Weda, Sama Weda, Yajur Weda dan Atarwa weda berjumlah.....

a)

99

b)

100

c)

108

d)

180

e)

44

8.

ācandramasau vidhṛtau tiṣṭhataḥ; etasya vā

akṣarasya praśāsane, Gārgi, dyāvāpṛthivyau vidhṛte

tiṣṭhataḥ; etasya vā akṣarasya praśāsane, Gārgi,

nimeṣā, muhūrtā, ahorātraṇy ardhamāsā, māsā, ṛtavaḥ,

saṁvatsara iti, vidhṛtas tiṣṭhanti; etasya vā akṣarasya

praśāsane, Gārgi, prācyo`nyā nadyaḥ syandante

śvetebhyaḥ parvatebhyaḥ, praticyo`nyāḥ, yāṁ yāṁ cā

diśam anu; etasya vā akṣarasya praśāsane, Gārgi, dadato

manuṣyāḥ praśaṁsanti; yajamānaṁ devāḥ, darviṁ

pitaro`nvāyattāḥ

Bṛhad Āraṇyaka Upaniṣad III.8.99

Bab 1 Upaniṣad Sumber Filsafat Hindu

Terjemahan:

Sesungguhnya atas perintah yang kekal itu Gārgi,

matahari dan bulan berada pada kedudukannya

masing-masing. Atas perintah-Nya, wahai Gārgi surga

dan Bumi berada pada tempatnya masing-masing. Atas

perintahNya, wahai Gārgi, apa yang disebut waktu,

jam, hari, malam, tengah malam, bulan, musim, tahun,

berada pada kedudukannya masing-masing. Atas

perintahNya wahai Gārgi beberapa sungai mengalir ke

timur dari gunung-gunung bersalju, yang lain ke barat

dalam arah alirannya masing-masing. Atas perintahNya

wahai Gārgi manusia memuji dia yang memberi,

dewata menginginkan pelaku yajna dan leluhur

menginginkan persembahan darvi

Dalam sloka di atas, yang dimaksud dengan perintahNya

adalah .......

a)

Sang Hyang Widhi

b)

Brahman

c)

Jiwatman

d)

Atman

e)

Karma

9.

athaitad vāme`kṣaṇi puruṣa-rūpam, eṣāsya-patni

virāṭ, tayor eṣa saṁstāvo ya eṣo`ntar-hṛdaya ākāśaḥ

athainayor etad annam ya eṣo`ntar-hṛdaye lohita

piṇḍaḥ, athainayor etat prāvaraṇam yad etat antar

hṛdaye jālakam iva; athainayor eṣā sṛtiḥ saṁcaraṇi yaiṣā

hṛdayād ūrdhvā nāḍy uccarati. yathā keśaḥ sahasradhā

bhinnaḥ evam asyaitā hitā nāma nāḍyo`ntar-hṛdaye

prartiṣṭhitā bhavanti; etābhir vā etad āsravad āsravati;

tasmāḍ eṣa praviviktā hāratara ivaiva bhavaty asmāc

carīrād ātmanaḥ

Bṛhad Āraṇyaka Upaniṣad IV.2.3

Terjemahan:

Sekarang yang berwujud orang yang terletak pada mata

kiri adalah istrinya viraj. Terjadi pertemuan mereka

adalah ruang yang berada dalam jantung. Makanan

mereka adalah merahnya darah yang bergumpal di

jantung, Penutup mereka adalah bentuk yang mirip jala

yang terdapat di jantung. Jalur gerak mereka adalah

saluran yang menuju ke atas bagian jantung. Bagai

rambut dibelah seribu begitu pula saluran ini yang

disebut hita, yang diciptakan dalam jantung. Melalui

hal ini segala sesuatunya mengalir, mereka yang

seharusnya mengalir. Karena itulah ātman yang terdiri

dari indha dan viraj itu sebagaimana adanya seperti

pemakan makanan yang lebih halus dari ātman badani. Sloka di atas menjelaskan bahwa ātman terdapat dalam diri

manusia, namun tidak dapat kita lihat dengan mata. Ātman

memberikan hidup kepada manusia, ātman juga dikatakan

bersifat abadi seperti tertuang dalam kitab Chāndogya

Upaniṣad VIII.12.1,

Manusia bisa bernafas, berfikir (Idep), Bergerak (bayu) karena dalam diri manuysia adanya....

a)

Jiwatman

b)

atma

c)

Roh

d)

karma

e)

punarbawa

10.

yo yonim yonim adhitiṣṭhaty eko yasmin idaṁ saṁ ca

vicaiti sarvam, tam īśānaṁ varadaṁ devam īḍyam

nicāyyemāṁ śāntim atyantam eti

Śvetāśvatara Upaniṣad IV.11

Terjemahan:

Yang tunggal yang memerintah setiap sumber, dimana

semuanya ini akan dilebur (pada akhirnya) dan datang

bersama (pada saat penciptaan), dia yang merupakan

penguasa, pemberi anugrah, Tuhan yang tercinta,

dengan sungguh-sungguh mengerti Dia seseorang akan

pergi ke tempat damai selamanya.

Yang Tunggal dalam panca sradha adalah Brahman.

Yang termasuk bagian Panca Sradha meliputi....

a)

brahman

b)

atma

c)

karmaphala

d)

punarbhawa

e)

awidya

11.

Ajaran tat twam asi dan vasudhaiva kuṭumbakam dalam

kehidupan diterjemahkan dalam berbagai sikap yang dibangun

oleh masyarakat Nusantara. Di Bali, konsep tat twam asi

diterjemahkan dalam bentuk sikap, seperti:

• suka dan duka maksudnya sama-sama merasakan susah dan

senang,

• paras paros sarpanaya maksudnya bahwa semua bagian dari

dirinya, dan

• salunglung sabayantaka, maksudnya baik buruk ditanggung

bersama.

Saling asih, saling asah, saling asuh artinya saling menyayangi

atau mencintai, saling memotivasi, serta saling berbagi

antar sesama.

Dalam ajaran Hindu tiga macam cinta kasih disebut Tri Parartha meliputi.....

a)

asih

b)

punia

c)

bhakti

d)

karma

e)

atma

12.

Kitab Chāndogya Upaniṣad menjelaskan tentang ajaran

kemanusiaan yang masih relevan dengan perkembangan

zaman sekarang. Perilaku manusia yang mencerminkan

kemanusiaan sesuai Chāndogya Upaniṣad adalah ….

a)

menjaga dan melestarikan lingkungan

b)

menyatakan manusia lebih sempurna

c)

binatang lebih rendah dari manusia

d)

mengasihi sesama kelompok saja

e)

menghargai semua orang