wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

EXAM FISF4R

Total questions: 48

Worksheet time: 39mins

Name
Class
Date
1.

Prinsip metode ini didasarkan atas penentuan massa cairan dan penentuan ruang, yang ditempati cairan.

prinsip di atas merupakan penetuan bobot jenis dan rapat jenis dengan metod.

a)

metode piknometer

b)

Metode NeracaMohr-Westphal

c)

metode bola jatuh

d)

metode metode neraca hidrostatik

2.

pengertian bobo jenis dan rapat jenis dibawah ini yang benar adalah?

a)

Bobot jenis adalah suatu besaran yang menyatakan perbandingan antara massa (mg)dengan volume (ml)

b)

Bobot jenis adalah suatu besaran yang menyatakan perbandingan antara massa (g)dengan volume (ml)

c)

Bobot jenis adalah suatu besaran yang menyatakan perbandingan antara volume (ml)dengan massa (g)

d)

Bobot jenis adalah suatu besaran yang menyatakan perbandingan antara volume (L)dengan molekul massa (g)

3.

berapa suhu yang diperlukan dalam cara kerja penetapan waktu kadaluarsa obat asam salisilat?

a)

50 derajat

b)

60 derajat

c)

100 derajat

d)

121 derajat

4.

jika dalam menetukan penetapan waktu kadaluarsa obat asam salisilat dibutuhkan larutan stok as.salisil 500 PPM. berapa mg asam salisilat yang ditimbang jika dibuat dalam 100 ml?

a)

500 mg

b)

0,5 mg

c)

50 mg

d)

0,05 mg

5.

bobot jenis air adalah?

a)

1 mg/ml

b)

1 gram/ml

c)

100 mg/ml

d)

0,1 mg/ml

6.

Viskositas gas bertambah dengan naiknya temperatur, sedang viskositas cairan turun dengan naiknya temperatur. benar atau salah

a)

benar

b)

salah

7.

berapa volume pikno pada sulahu tertentu bila:

a: berat pikno kosong (50 ml) = 18,7 gram

b berat pikno + isi = 32.7 gram

c. kerapatan air = 0,999 gram/ml

a)

14,02

b)

14,01

c)

14,00

d)

14,03

8.

gambar yang ditampilkan merupakan alat yang dapat mengukur kekentalan. nam alat yang dimaksud adalah?

a)

viskometer brookfield

b)

viskometer cup and bop

c)

viskometer oswalt

d)

viskometer hopler

9.

Suatu sediaan obat harus stabil dalam penyimpanan.

Tujuan dari stabilitas obat adalah

a)

Agar obat dapat larut dalam air dan minyak

b)

Untuk mengetahui waktu hancur obat

c)

Agar mengetahui peristiwa distribusi

d)

Untuk menjaga pendistribudian obat agar tetap terjaga

10.

kestabilan suatu obat harus dapat menjaga perubahan dari beberapa aspek kecuali

a)

fisika

b)

kimia

c)

biologi

d)

virologi

11.

kestabilan sediaan dapat dievaluasi dengan beberapa cara, salah satunya dengan melihat periode penyimpanan untuk memperoleh hasilnya. evaluasi yang dimaksud adalah

a)

stabilitas kimia

b)

stabilitas fisika

c)

biologi

d)

virulogi

12.

berapa BJ air pada suhu ruangan 25 derajat menurut ketetapan Farmakope Indonesia?

a)

0,995

b)

0.998

c)

0.997

d)

0,996

13.

Efek tidak diinginkan yang potensial dari ketidakstabilan produk farmasi kecuali

a)

hilangnya zat aktif

b)

hilangnya keseragaman kandungan

c)

pembentukan hasil urai yang toksik

d)

naiknya kualitas obat

14.

Ketidakstabilan suatu emulsi dapat dikendalikan menggunakan suatu zat pengemulsi/emulsifier atau emulgator.

benar atau salah

a)

benar

b)

salah

15.

Sistem HLB (Hydrophilic-Lipophilic Balance) adalah.....

a)

nilai untuk menyatakan keseimbangan antara ukuran dan kekuatan dari gugus hidrofilik (suka air/polar) dan gugus lipofilik (tidak suka air/non-polar) dari suatu emulsifier

b)

nilai untuk menyatakan keseimbangan dimana fase minyak suka air dan lemak suka air

c)

nilai untuk menyatakan keseimbangan fase air dalam air

d)

nilai untuk menyatakan keseimbangan antara ukuran dan kekuatan dari gugus lemak dan lemak untuk menyatakan keseimbangan

16.

rentang nilai HLB 8-18 merupakan nilai HL yang menunjukan tipe emulsi....

a)

minyak/air

b)

air/minyak

c)

minyak/air/minyak

d)

air/minyak/air

17.

dibawah ini yang bukan emulgator alami adalah....

a)

gom arab

b)

putih telur

c)

sorbitan ester

d)

pektin

18.

dibawah ini yang bukan masuk dalam kelompok fase minyak adalah?

a)


span+minyak zaitun

b)

span+minyak kelapa

c)

Tween+gliserin

d)

polisorbat 60+minyak jarak

19.

salah satu metode yang paling sederhana yang digunakan dalam pengukuran partikel adalah?

a)

metode ayakan

b)

metode mikroskopik optik

c)

metode makroskopik optik

d)

sedimentasi

20.

salah satu metode yang paling sederhana yang digunakan dalam pengukuran partikel adalah?

a)

Ditemukannya gumpalan

b)

Metode langsung

c)

Perkiraan ukuran dapat diketahui

d)

Diameter yang diperoleh 2 dimensi

21.

hitunglah persen tertinggal sampel tepung beras dengan berat 25 gram

a)

33,04

b)

0,334

c)

2,813

d)

206,5

22.

Dibawah ini bahan yang tidak dapat digunakan dalam evaluasi pengujian partikel adalah

a)

suspensi

b)

sukrosa

c)

natrium CMC

d)

Emulsi

23.

hitunglah bahan yang akan dipakai bila

Span ( HLB 4,3) dan Tween (HLB 15)

a)

tween = 3,6 gram

Span = 1,4 gram

b)

tween = 3,6 miligram

Span = 1,4 miligram

c)

tween = 3 gram

Span = 1 gram

d)

tween = 3 mg

Span = 1 mg

24.

Jungkook melakukan percobaan koefisien distribusi dari obat A yang dilarutkan pada campuran air dan minyak. Hasil yang didapat untuk %kadar dalam minyak yaitu 40% dan %kadar dalam air yaitu 60%. Berapakah nilai log P obat A?

a)

0,667

b)

1,5

c)

24

d)

240

25.

1.    Lisa melarutkan zat X sebanyak 1 gram dalam aquadest dengan volume 70 ml. Zat tersebut larut secara sempurna. Berdasarkan profil kelarutan menurut Farmakope, kelarutan zat tersebut adalah larut dalam 70 bagian air.  Hal ini menandakan zat X termasuk pada istilah kelarutan…

a)

Sangat Mudah larut

b)

agak larut

c)

Agak sukar Larut

d)

Mudah Larut

26.

1.    Rose melarutkan zat X ke dalam 2 pelarut berbeda yaitu aquadest dan VCO (Virgin Coconut Oil). Selanjutnya campuran tersebut dimasukkan ke dalam corong pisah untuk memisahkan larutan aquadest dari VCO. Kegiatan tersebut merupakan prosedur kerja dari…

a)

Kelarutan

b)

Disolusi

c)

   Stabilitas Obat

d)

Koefisien Distribusi

27.

Nilai koefisien distribusi (Log P) kurang dari 1 menandakan bahwa sampel tersebut cenderung larut pada pelarut non polar seperti minyak. Benar atau Salah?

a)

benar

b)

salah

28.

Penentuan kadar sampel menggunakan larutan baku NaOH dan indikator PP disebut dengan…

a)

disolusi

b)

titrasi

c)

stabilitas

d)

mikromeritik

29.

Kemampuan suatu zat kimia tertentu, zat terlarut (solute), untuk larut dalam suatu pelarut (solvent) disebut…

a)

kelarutan

b)

koofisien distribusi

c)

stabilitas obat

d)

disolusi

30.

    Berikut merupak faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan, kecuali…

a)

tekanan

b)

suhu

c)

kelembapan

d)

ukuran partikel

31.

Istilah kelarutan “mudah larut” memiliki jumlah bagian pelarut yang diperlukan untuk melarutkan 1 bagian zat sebanyak…

a)

Kurang dari 1

b)

1-10

c)

10-30

d)

30-100

32.

  Jennie melakukan pengujian stabilitas pada obat A yang meliputi: pemeriksaan organoleptis (bau, warna, rasa), homogenitas, pH, bobot jenis. Uji yang dilakukan termasuk uji stabilitas….

a)

fisika

b)

kimia

c)

biologi

d)

obat

33.

pada Jisoo melakukan pengujian stabilitas obat B dengan melakukan penyimpanan obat pada suhu 100C selama 30 menit lalu menghitung kadar obat tersebut. Uji yang dilakukan termasuk uji stabilitas….

a)

fisika

b)

kimia

c)

biologi

d)

obat

34.

perhatikan tabel berikut.

Berdasarkan data hasil kadar pada pengujian stabilitas obat, perhitungan T90 dapat menggunakan rumus orde…

a)

0

b)

1

c)

2

d)

3

35.

Dita melakukan titrasi untuk menentukan kadar obat setelah dilakukan penyimpanan selama 30 menit dalam oven. Larutan baku yang digunakan adalah NaOH dengan konsentrasi 0,1 N dan sampel X pada erlenmeyer sebanyak 10 ml. Perubahan warna sampel dari bening menjadi pink terjadi ketika volume yang keluar dari buret adalah 15 ml. Berapakah konsentrasi dari sampel X?

a)

15 N

b)

0.15 N

c)

0,06 N

d)

1,5 N

36.

Bahan yang digunakan saat melakukan titrasi yang dapat mengubah warna sampel menjadi pink ketika mencapai titik ekuivalen adalah…

a)

NaOH

b)

Asam Mefenamat

c)

Indikator PP

d)

asam Salisilat

37.

Penyimpanan obat pada suhu tinggi dapat menurunkan kadar obat dan mempercepat waktu kadaluwarsa. Benar atau Salah?

a)

Benar

b)

Salah

38.

Suhu yang diperlukan saat melakukan percobaan disolusi yaitu…

a)

30 derajat celcius

b)

37 derajat celcius

c)

60 derajat celcius

d)

100 derajat celcius

39.

Kecepatan motor penggerak yang diperlukan pada saat melakukan percobaan disolusi yaitu…

a)

10 rpm

b)

50 rpm

c)

100 rpm

d)

500 rpm

40.

Berikut merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi disolusi, kecuali…

a)

Ukuran partikel

b)

Kelembapan

c)

Daya larut

d)

Viskositas

41.

Senyawa yang terbentuk karena penggabungan dua atau lebih senyawa sederhana, yang masing-masingnya dapat berdiri sendiri disebut…

a)

   Senyawa rangkap

b)

Senyawa garam

c)

   Senyawa kompleks

d)

    Senyawa kristal

42.

Penambahan zat pengompleks tidak dapat meningkatkan kelarutan, Benar atau Salah?      

a)

Benar

b)

  Salah

43.

Zat pengompleks yang digunakan saat percobaan kompleksasi obat adalah…

a)

NaOH

b)

Asam Salisilat

c)

Asam Sulfat

d)

Sulfanilamid

44.

Berdasarkan tabel diatas, berapakah nilai N erlenmeyer dari perlakuan sampel Asam Salisilat 0,5 g + Sulfanilamid 0,5 g?

a)

0,06

b)

0,10

c)

0,11

d)

0,15

45.

Proses melarutnya suatu obat yang terjadi di lambung disebut…

a)

kelarutan

b)

stabilitas

c)

kompleksasi

d)

disolusi

46.

Berapakah nilai %Q (persen terdisolusi) apabila kadar sampel 250 mg dan kadar obat keseluruhan 500 mg?

a)

50%

b)

0,5%

c)

5%

d)

100%

47.

Gaya antar molekul yang terlibat dalam pembentukan kompleks adalah gaya…

a)

Van Der Waals

b)

Keesom

c)

London

d)

Debye

48.

Pada sebuah praktikum fisika farmasi akan dilakukannya praktikum dalam penetapan viskositas suatu sampel. didepan meja praktikum terdapat sampel air,madu,fruitea, dan minyak kelapa.

diantar sampel yg ada manakah yang memiliki viskositas tinggi?

a)

air

b)

madu

c)

fruitea

d)

minyak kelapa