Font size
WorksheetsPAS GEOGRAFI KELAS 12 SEMESTER 1-TAPEL. 2023/2024
Total questions: 50
Worksheet time: 44mins
Berikut ini ciri-ciri yang melekat pada kehidupan masyarakat desa, kecuali ....
Bersifat agraris
Hubungan kekerabatan sangat erat
Mata pencaharian relatif homogen
Kelompok masyarakat terbentuk atas faktor kesamaan geografis
Pola hidup masyarakat materialistis
Dibawah ini yang termasuk potensi fisik desa adalah ....
Kepala Desa
Lembaga Keamanan Desa
Gotong Royong
Adat Istiadat
Hewan Ternak
Ciri-ciri desa:
1) mata pencaharian relatif homogen
2) lembaga desa sudah berkembang
3) adat istiadat masih kuat
4) pertanian subsisten
5) pola pikir masyarakat sudah rasional
Ciri desa swadaya ada pada angka ....
1), 2), 3)
1), 3), 4)
2), 3), 4)
1), 4), 5)
2), 4), 5)
Pola desa memanjang (linier) biasanya mengikuti objek berikut, kecuali ....
rel
jalan raya
hutan
pantai
sungai
Berikut ini adalah ciri-ciri fisik yang melekat pada daerah kota, kecuali ....
Memiliki banyak daerah perkantoran
Jaringan jalan yang banyak
Banyak trotoar/pedestrian
Gaya hidup materialistis
Terdapat pusat perbelanjaan modern dan tradisional
Tahap kota yang dicirikan dengan munculnya pasar di tengah perkampungan serta mulia berdirinya industri kecil namun pengaruhnya belum begitu besar dinamakan ....
Polis
Eopolis
Nekropolis
Metropolis
Megapolis
Berdasarkan teori ruang kota diatas, daerah pemukiman kelas atas ditunjukan angka ....
1
2
3
4
5
Teori Sektoral dikemukakan oleh ....
Christaller
Von Thunen
Ulman
Burgess
Hommer Hoyt
Dampak negatif interaksi desa – kota bagi kota antara lain ....
Desa kekurangan sumber daya manusia
Munculnya slum area
Meningkatnya jumlah tenaga kerja di kota
Terjadi penurunan moral masyarakat desa
Tingkat pendidikan masyarakat desa meningkat
Desa yang memiliki ikatan kuat dengan adat istiadat
desa swadaya
desa swakarya
desa swadaya
desa swasembada
Nilai indeks konektivitas gambar dibawah ini adalah…
0,25
1,00
1,25
2,00
Apabila kota X berpenduduk = 200.000 jiwa dan kota Y berpenduduk = 500.000 jiwa, sedangkan jarak kedua kota = 50 km, maka kekuatan interaksinya adalah…
30.000.000
40.000.000
50.000.000
60.000.000
Tahap nekropolis adalah...
kota mati
kota yang mengalami kriminalitas tinggi
perkembangan kota mengarah ke industri
perkembangan kota yang masih agraris
Dilihat dari kondisi alam wilayahnya, desa-desa di pedalaman Kalimantan memiliki pola permukiman…
radial
mengelompok
mengelompok dan terpencar
linier
memusat
Faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi antar dua wilayah atau lebih, menurut Edward Ullman diantaranya adalah :
a. Adanya wilayah yang saling berketergantungan
b. Adanya wilayah yang saling melengkapi
c. Adanya kesulitan pemindahan dalam ruang
d. Adanya wilayah yang saling mengurangi
e. Adanya kesempatan untuk berakomodasi
adanya wilayah yang saling berketergantungan
adanya wilayah yang saling melengkapi
adanya wilayah yang saling mengurangi kesulitan pemindahan dalam ruang
adanya kesempatan untuk berakomodasi
Penduduk kota A berjumlah 10.000 orang, sedangkan penduduk kota B berjumlah 5.000 orang dan penduduk kota C berjumlah 15.000 orang. Jarak kota A – B = 50 km. Jarak kota B – C = 100 km, maka lokasi titik henti antara kota A dan B adalah…
30,6 km dari B
20,5 km dari B
25,30 km dari B
40 km dari B
27 km dari B
Dampak interaksi desa kota
1. Timbul konsumerisme
2. Perubahan tata guna lahan
3. Timbulnya materialisme
4. Didesa kekurangan tenaga kerja muda
5. Modernisasi menjadi westernisasi
Dampak negatif interaksi desa kota bagi desa pada bidang perubahan sikap hidup ditunjukan pada angka….
( 1 ), ( 2 ) dan ( 3 )
( 1 ), ( 2 ) dan ( 4 )
( 1 ), ( 3 ) dan ( 5 )
( 2 ), ( 4 ) dan ( 5 )
( 3 ), ( 4 ) dan ( 5 )
Interaksi desa dan kota dapat menyebabkan dampak negatif bagi desa dan kota. Contoh dampak negatif bagi kota, yaitu meningkatnya jumlah penduduk miskin. Dampak negatif tersebut terjadi karena interaksi desa dan kota berupa ….
Bertambahnya penjualan barang dari kota ke desa
Berkurangnya jumlah tenaga kerja diperkotaan
Terjadi alih fungsi lahan pertanian secara drastis
Bertambahnya arus keluar karena polusi udara
Tingginya urbanisasi karena faktor ekonomi
Berdasarkan gambar tersebut, dampak positif interaksi desa kota bagi desa pada bidang ….
Ekonomi
Pariwisata
Teknologi
Budaya
Sosial Politik
Interaksi desa dan kota memberikan dampak bagi kedua pihak. Dampak positif interaksi desa-kota bagi desa adalah….
Pengurangan tenaga terampil desa
Pengurangan luas lahan desa
Masuknya kebudayaan kota ke desa
Peningkatan teknologi peternakan
Permasalahan pangan dan pengangguran
Kota A berpenduduk 320.000 jiwa dan kota B berpenduduk 20.000 jiwa. Jarak kedua kota tersebut 25 km. Pendirian rumah sakit di antara kedua kota tersebut yang paling tepat adalah pada jarak ....
5 km dari kota A
5 km dari kota B
5,5 km dari kota A
5,5 km dari kota B
10 km dari kota A
19. Tempat-tempat berikut ini yang tidak termasuk tempat pelayanan umum yang bertugas melayani kepentingan masyarakat di tingkat kecamatan adalah ....
a. Koramil
b. Polres
c. Polsek
d. Puskesmas
e. Posyandu
20. Desa yang merupakan transisi antara desa tradisional dan maju disebut desa ....
a. Swadaya
b. Swakarsa
c. Swasembada
d. Inpres
e. Desa modern
17. Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terdiri dari orang-orang di bawah ini...
(jawaban lebih dari satu)
a. Ketua Rukun Warga (RW)
b. Para Pegawai PNS
c. Tokoh Masyarakat
d. TNI/POLRI
e. Pemuka agama
16. Menurut UU No. 32 Tahun 2004, masa jabatan kepala desa ialah ….
a. 4 tahun
b. 5 tahun
c. 6 tahun
d. 8 tahun
e. 10 tahun
15. Pemerintah desa terdiri dari ….
a. kepala desa dan perangkat desa
b. kepala desa dan bendahara desa
c. sekretaris desa dan perangkat desa lainnya
d. kepala desa dan ketua RW
e. kepala desa dan sekretaris desa
Wilayah dan perwilayahan merupakan dua istilah yang berbeda.Perbedaan keduanya yaitu . . .
Wilayah meliputi area lebih sempit, perwilayahan mencakup area luas
Wilayah memiliki nama khusus, perwilayahan memiliki fungsi khusus
Wilayah merupakan inti daerah, perwilayahan merupakan derah pengembangan
Wilayah merupakan objek, perwilayahan merupakan proses terbentuknya objek
Wilayah meliputi beberapa fungsi, perwilayahan merupakan pengelompokan wilayah
Adanya wilayah Jabodetabek meliputi Jakarta – Bogor – Depok – Tangerang – Bekasi. Berdasarkan jenisnya termasuk wilayah . . . .
Perseptual
Fugsional
Formal
Homogen
Khusus
Wilayah karst Gunung Sewu di bagian selatan Jawa merupakan contoh wilayah formal. Pengklasifikasian tersebut didasari oleh . . . .
Iklim
Pola aliran
Jenis vegetasi
Bentuk lahan
Jenis tanah
Adanya daerah pertanian yang membutuhkan data tentang iklim, keadaan tanah, geomorfologi serta data penting lainnya. Berdasarkan topiknya termasuk kedalam . . . .
Single topic region
Combined topic region
Multiple topic region
Total region
compage
metode perwilayahan dengan cara menentukan batas wilayah terluar dari wilayahnya untuk tujuan tertentu yakni dengan menggunakan . . . .
A. generalisasi
determinasi
klasifikasi
segmentasi
delimitasi
Peristiwa Gempa Bumi dan likuifksi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, menyebabkan rusaknya wilayah tersebut. Maka hal yang perlu dilakukan Pemerintah Provinsi tersebut agar mengantisipasi masalah tersebut untuk masa depan dengan cara . . . .
Menambah pemanfaatan ruang di bidang lingkungan
Menggunakan kearifan lokal dalam perencanaan tata ruang
Menetapkan perencanaan tata ruang sesuai kebijakan awal
Memasukkan unsur mitigasi bencana dalam rencana tata ruang
Merencanakan tata ruang dengan pertimbangan jumlah penduduk
Hambatan penataan ruang di Indonesia ditunjukkan oleh pernyataan angka . . . .
1, 2, dan 3
1, 2, dan 4
1, 3, dan 5
2, 4, dan 5
3, 4, dan 5
Dilihat dari sudut pandang tata ruang, fenomena tersebut terjadi karena . . . .
Lahan pemukiman di pusat kota sempit
Ruang terbuka hijau makin berkurang
Penyalahgunaan kawasan rawan bencana
Pola keruangan kawasan pesisir memanjang
Alih fungsi lindung menjadi lahan terbangun
Idealnya dalam pembangunan kawasan industri berlokasi cukup jauh dari lokasi permukiman. Industri pembuatan roti di Kota Rembang berdekatan dan bercampur dengan lokasi permukiman. Fenomena tersebut menyebabkan permasalahan tata ruang, yaitu . . . .
Pembatasan waktu operasional industri
Aktivitas industri memicu konflik sosial
Pendirian ruang industri makin marak
Harga lahan pemukiman penduduk makin rendah
Kualitas pelayanan penataan ruang tertinggi
Wilayah Blora memiliki sumberdaya alam melimpah. Wilayah ini berpotensi menjadi pusat pertumbuhan. Akan tetapi, perkembangan wilayah tersebut mengalami perlambatan. Fenomena ini dapat terjadi karena . . . .
Prioritas pembangunan tidak sesuai potensi sumberdaya alam
Sumberdaya alam dimanfatakan untuk industri
Kuantitas sumberdaya alam mengalami penurunan
Tujuan pembangunan wilayah sangat terperinci
Sumberdaya manusia dalam membangun pusat pertumbuhan memadai
Teori Polarisasi Ekonomi menurut Gunar Myrdal menyatakan bahwa setiap daerah memiliki pusat pertumbuhan yang dapat mendorong terbentuknya spread effect dan backwash effect. Salah satu spread effect terhadap aspek kependudukan adalah . . . .
Perencanaan tata ruang wilayah secara detail
jumlah kendaraan di perkotaan meningkat
Muncul permukiman kumuh di kota
Jangkauan pemasaran produk meluas
Kesempatan kerja makin terbuka luas
Industri pengolahan susu berlokasi di dekat peternakan sapi. Pemilihan lokasi tersebut berdasarkan pada orientasi terhadap . . . .
Pasar
Aksesibilitas
Transportasi
Bahan baku
Tenaga kerja
Dampak negatif interaksi pusat pertumbuhan terhadap lingkungan di wilayah sekitarnya yaitu . . . .
Ruang terbuka hijau makin luas
Pencemaran oleh sampah meningkat
Ruas jalan utama makin ramai
Kebutuhan tenaga kerja menurun
Luas daerah pinggiran menyempit
Perhatikan ilustrasi tempat sentral berikut menurut asas pasar
Pernyataan yang sesuai dengan ilustrasi adalah . . . .
Memengaruhi wilayahnya sendiri dan wilayah terdekat
Cocok untuk mendirikan kawasan pusat pemerintahan
Konsumen terbagi menjadi dua kelompok sama besar jika berbelanja di dua tempat terdekat
Pusat pelayanan berupa pasar responsif terhadap ketersediaan barang dan atau jasa
Memberikan kemungkinan jalur lalu lintas paling efisien terhadap daerah sekitarnya.
Karakteristik fisik dan non fisik desa mencerminkan keruangan desa. Pengertian desa yang mencerminkan karakteristik nonfisik adalah . . . .
Wilayah dengan lahan yang luas
Daerah dengan bangunan rumah sederhana
Wilayah dengan kekerabatan masih erat
Daerah dengan sarana umum terbatas
Daerah dengan pemukiman berhalaman luas
Unsur – unsur pembentuk keruangan desa berbeda dengan keruangan kota. Unsur – unsur utama pembentuk keruangan desa adalah . . . .
Penduduk, lahan, dan norma
Daerah, penduduk, dan tata kehidupan
Penduduk, norma, dan daerah
Lahan, daerah, dan tata kehidupan
Daerah, tata kehidupan, dan norma
Desa Banjurejo merupakan desa yang sepi, jalan masih berupa tanah, jarak antarrumah masih jauh, penerangan jalan belum memadai, dan sikap penduduk ramah. Berdasarkan tingkat perkembangannya, Desa Banjurejo merupakan . . . .
Desa Swadaya
Desa Swakarya
Desa Swakarsa
Desa Swasembada
Desa terbelakang
Perhatikan potensi desa berikut.
(1) Penduduk
(2) Hewan ternak
(3) Lahan
(4) Gotong royong
(5) Iklim
(6) Topografi
Potensi fisik desa ditunjukkan angka . . . .
1, 2, dan 4
1, 4, dan 5
2, 3, dan 5
2, 4, dan 5
3, 5, dan 6
Perhatikan gambar pola permukiman berikut!
Dampak positif dari pola pemukiman pada gambar adalah . . . .
Meningkatnya aksesibiltas wilayah
Tercukupinya kebutuhan pangan penduduk
Eratnya hubugan kekerabatan antar masyarakat
Berkurangnya penggunaan lahan produktif
Mudahnya penataan
Penduduk kota mempunyai karakteristik berbeda dengan penduduk desa. Salah satu karakteristik penduduk kota adalah . . . .
Bersikap irrasional
Kekerabatan masih kuat
Ikatan sosial kuat
Kesenjangan sosial besar
Strata sosial homogen
Karakteristik kota dimana ditandai dengan kekacauan, kemacetan, dan tingkat kriminalitas yang tinggi. Merupakan ciri dari kota pada tahap . . . .
Eopolis
Polis
Metropolis
Tyranopolis
Nekropolis
Perhatikan gambar berikut.
Angka 3 dan 5 pada gambar menunjukkan . . . .
Permukiman kelas rendah dan elit
Pusat perdagangan dan kawasan industri
Zona manufaktur dan kawasan industri
Permukiman kelas rendah dan menengah
Pemukiman elite dan menengah
Salah satu faktor yang mempengaruhi interaksi antarwilayah yaitu tranferabilitas. Contoh interaksi yang dipengaruhi faktor transferabilitas yaitu . . . .
Masyarakat desa bersekolah didaerah perkotaan
Distribusi surat di daerah pegunungan belum merata
Penduduk kota lebih memilih berlibur ke pegunungan
Masyarakat desa pergi ke kota untuk mencari
pekerjaan
Hasil pertanian masyarakat desa dipasarkan di kota
Adanya Interaksi bagi desa dan kota menuut Bintarto menimbulkan munculnya zona – zona yang mengitari pusat kota. Dimana Inti kota (city) berfungsi sebagai pusat kegiatan dan terletak di tengah kota, dampaknya akan mempengrauhi daerah sekitarnya. Zona yang ditandai dengan adanya penggunaan lahan campuran dan sebagai pembatas antara desa dan kota disebut zona . . . .
S
ub urban
Sub urban fringe
Urban fringe
Rural urban fringe
rural
