Font size
WorksheetsEvaluasi Kimia Kelas XI Ganjil
Total questions: 25
Worksheet time: 49mins
Hidrokarbon terdiri dari hidrokarbon alifatik dan siklik. Hidrokarbon alifatik dibagi menajdi hidrokarbon alifatik jenuh dan tak jenuh. Yang dimaksud hidrokarbon alifatik jenuh dalam ikatan antarkarbon adalah ….
ikatan kovalen tunggal
ikatan kovalen tunggal dan ikatan kovalen koordinasi
ikatan kovalen rangkap dua
ikatan kovalen rangkap 3
ikatan kovalen rangkap dua dan tiga
Diketahui beberapa hidrokarbon sebagai berikut:
1. CnH2n
2. CnH2n+2
3. CnH2n-2
Rumus umum yang menyatakan hidrokarbon tak jenuh adalah ....
1
2
3
1 dan 2
1 dan 3
Untuk memudahkan memahami berbagai senyawa, senyawa tersebut dikelompokkan ke dalam deret homolog. Kelompok senyawa berikut yang termasuk ke dalam satu deret homolog adalah ....
CH4, C2H4, C3H4
C2H6, C3H6, C4H6
CH4, C2H6, C3H8
C2H4, C4H8, C6H14
C6H6, C3H8, C4H18
Penamaan senyawa kimia harus benar secara IUPAC atau trivial. Penamaan senyawa alkana berikut yang tidak benar menurut aturan penamaan adalah ....
3-etil-2,2-dimetilheptana
2-etilbutana
2,2,3,6-tetrametilheptana
4-isopropilheptana
isooktana
Dengan membentuk isomer, satu rumus senyawa karbon dapat mempunyai jumlah senyawa yang banyak. Jumlah isomer senyawa C6H14 adalah ....
3
4
5
6
7
Senyawa alkena dan senyawa alkana dapat dibedakan dengan mereaksikannya dengan air bromin. Senyawa alkena dapat menghilangkan warna merah kecoklatan air bromin, sedangkan alkana tidak bereaksi. Reaksi alkena dengan bromin ini termasuk reaksi ....
substitusi
adisi
eliminasi
oksidasi
hidrogenasi
Ketiga reaksi berikut:
1. CH3CH2CH2Br + C2H5ONa → CH3CH2CH2OCH2CH3 + NaBr
2. CH3CH(Br)CH3 + NaOH → CH3CH = CH2 + NaBr + H2O
3. CH3CH = CH2 + HBr → CH3CHBrCH3
Berturut-turut merupakan reaksi ....
adisi – substitusi - substitusi
adisi – eliminasi – substitusi
substitusi – adisi – eliminasi
substitusi – eliminasi – adisi
eliminasi – adisi – substitusi
Diberikan beberapa pernyataan di bawah ini:
(1) kalor mengalir dari sistem ke lingkungan
(2) entalpi sistem berkurang
(3) berlangsung pada suhu rendah
(4) suhu lingkungan naik
(5) perubahan entalpi reaksi bertanda positif
Di antara pernyataan-pernyataan tersebut, pernyataan yang benar tentang reaksi eksoterm antara lain adalah ....
1,3,5
1,2,4
1,3,5
2,3,4
1,3,4
Tiga faktor penting agar pembakaran dapat terjadi yaitu ….
Karbondioksida, bahan bakar, kalor
Oksigen, karbondioksida, kalor
Oksigen, air, kalor
Oksigen, bahan bakar, kalor
Karbondioksida, air, kalor
Jika diketahui ΔHfo CH4(g) = -75 kJ/mol, ΔHfo CO2(g) = -394 kJ/mol dan ΔHfo H2O(l) = -286 kJ/mol, hitunglah ΔH pembakaran CH4(g) adalah .... kJ
–605
605
–891
891
-1041
Salah satu hasil pengolahan fraksi minyak bumi adalah digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor. Bahan bakar kendaraan bermotor memiliki kandungan utama senyawa hidrokarbon yaitu ....
n-oktana dan isoheptana
isooktana dan alkohol
n-oktana dan sikloheptana
isooktana dan sikloheptana
isooktana dan n-heptana
Dampak negatif dari hasil pembakaran bahan bakar yang berasal dari fosil adalah menghasilkan polusi udara. Senyawa-senyawa yang menghasilkan polusi udara tersebut utamanya disebabkan karena hasil pembakaran tidak sempurna dari bahan bakar. Senyawa yang dimaksud adalah ....
gas karbondioksida
gas karbon monoksida
gas belerang dioksida
gas nitrogen monoksida
gas belerang trioksida
Berikut ini adalah data hasil percobaan pada suhu tertentu untuk untuk reaksi:
A2 (g) + 2C(g) ↔ 2AC(g)
Percobaan pertama, direaksikan masing-masing 0,1 M gas A2 dan gas C dan laju reaksi yang dihasilkan adalah sebesar 0,02 M/s. Kemudian percobaan kedua, gas A2 tetap dan gas C dinaikkan konsentrasinya menjadi dua kali lipat sehingga laju reaksinya 0,08 M/s. Pada percobaan ketiga, konsentrasi kedua reaktan dinaikkan dua kali lipat dari percobaan pertama sehingga laju reaksinya menjadi 0,16 M/s.
Berdasarkan hasil percobaan di atas, kesimpulan yang paling tepat adalah ....
persamaan laju reaksi yang benar adalah r = k [A2][C]
orde reaksi total dari reaksi tersebut adalah 2
persamaan laju reaksi yang benar adalah r = k [A2]2[C]
Satuan konstanta laju reaksi adalah M−2 s−1
Orde reaksi terhadap gas A2 adalah 0
Bila luas permukaan partikel bertambah, maka laju reaksi akan meningkat. Hal ini terjadi, karena dengan bertambahnya luas permukaan sentuh, maka....
bidang sentuh partikel semakin banyak, sehingga jumlah tumbukan efektif bertambah
energi kinetik partikel = energi aktivasi, sehingga jumlah tumbukan efektif bertambah
energi kinetik partikel meningkat, sehingga jumlah tumbukan efektif bertambah
energi aktivasi partikel berkurang, sehingga jumlah tumbukan efektif bertambah
ukuran partikel makin besar sehingga bidang sentuh banyak dan tumbukan efektif bertambah
Perhatikan hasil percobaan yang digambarkan pada tabel tersebut.
Berdasarkan tabel di samping, variabel yang mempengaruhi laju reaksi percobaan nomor 1 dan 5 adalah ....
suhu dan konsentrasi zat
konsentrasi zat saja
luas permukaan saja
suhu saja
luas permukaan dan suhu
Perhatikan ilustrasi percobaan yang dilakukan oleh sekelompok siswa berikut.
Jika keempat percobaan tersebut dilakukan dan diukur lama reaksinya, reaksi yang akan berlangsung paling lambat adalah ....
percobaan A
percobaan B
percobaan C
percobaan D
percobaan A dan B
Pada suhu tertentu, laju penguraian N2O5 menjadi NO2 dan O2 = 0,50 x 10-5 M/s. Laju pembentukan O2 adalah ....
0,50 x 10-5 M/s
1,00 x 10-5 M/s
1,50 x 10-5 M/s
0,75 x 10-5 M/s
0,25 x 10-5 M/s
Setiap kenaikan suhu 10oC, konstanta laju reaksi menjadi 2 kali lebih cepat dari semula. Laju reaksi pada suhu 90o C dibandingkan pada suhu 500C adalah ....
2 kali lebih cepat
4 kali lebih cepat
16 kali lebih cepat
16 kali lebih cepat
32 kali lebih cepat
Pembakaran sempurna gas propana dilukiskan dengan persamaan :
C3H8 (g) + 5 O2 (g) → 3CO2 (g) + 4H2O(g)
Dan persamaan reaksi pembakaran tidak sempurnanya adalah :
2C3H8(g) + 7 O2 (g) → 6CO (g) + 8 H2O(g)
Jika kalor pembentukan standar C3H8(g) = -104 kJ/mol; CO2 (g) = -394 kJ/mol; H2O(g)= -286 kJ/mol; dan CO(g) = -111 kJ/mol, maka perbandingan antara besarnya kalor pembakaran sempurna gas propane dengan kalor pembakaran tidak sempurnanya berturut-turut dalam kJ/mol adalah ….
2.222 : 2.746
1.111 : 1.749
2.222 : 1.373
1.111 : 1.373
2.746 : 2.222
Senyawa di bawah ini yang tidak berisomer dengan 2-heksena adalah ....
2,2-metilbutena
2-etil-1-butena
cis-2 metil-1-pentena
3-metil-1-pentena
trans-3-metil-2-pentena
Hasil reaksi dari senyawa hidrokarbon alifatik tidak jenuh dengan pereaksi asam klorida adalah 3-kloro-4-metilheksana.
Senyawa hidrokarbon alifatik tidak jenuh tersebut adalah senyawa dengan nama IUPAC yaitu (a)
Dalam kalorimeter akan dinetralkan 50 cm3 larutan KOH 0,2 M dengan 50 cm3 larutan H2SO4 0,1 M. suhu kedua larutan sebelum reaksi 26oC. Jika larutan dianggap sama dengan air. Kalor jenis air = 1 kal/goC, dan massa jenis air = 1 g/cm3. Maka suhu sesudah reaksi, apabila kalor yang dibutuhkan sebesar 1000 kalori adalah (a) oC
Diketahui data energi ikatan rata-rata:
H-H = 438 kJ/mol
Cl-Cl = 243 kJ/mol
H-Cl = 433 kJ/mol
Untuk menguraikan 146 gram HCl menjadi H2 dan Cl2 diperlukan kalor sebanyak (a) kJ
Berdasarkan data pada grafik tersebut, maka harga perubahan entalpi reaksi 3 (∆H3) adalah sebesar (a) kJ
Perhatikan gambar keempat percobaan di samping!
Berdasarkan keempat percobaan tersebut, yang tergolong reaksi endoterm adalah reaksi nomor (a) (tulis angkanya)
