Worksheetstry out soal Industri dan kimia 02
Total questions: 50
Worksheet time: 50mins
Name
Class
Date
1.
Industri farmasi ingin mengembangkan bentuk sediaan tablet dengan bahan aktif ibuprofen,dengan waktu hancur seharusnya adalah 15 menit. Tetapi ketika diuji hancurnya 20 menit. Yang perlu diperbaiki dari kasus tersebut
a)
Meningkatkan tekanan kempa
b)
Menurunkan tekanan kempa
c)
Mempercepat waktu kempa
d)
Memperlambat waktu kempa
e)
Menormalkan waktu kempa
2.
Industri farmasi akan membuat produk tablet orodispersible loratadin 10 mg, tablet orodispersible harus mudah larut dalam rongga mulut. Disintegran yang sesuai untuk obat tersebut adalah ?
a)
Krosprovidon
b)
Amilum
c)
Mikrokristaline selulosa
d)
Laktosa
e)
Metilpropil selulosa
3.
Sebuah pabrik farmasi akan mengembangkan formulasi lozenges dari dekualinium klorida dengan komposisi sukrosa, Mg stearate, Gelatin, Lakolene colour, PEG 8000 (1%). Metode yang digunakan adalah kempa langsung. Dari bahan yang akan digunakan dalam formulasi tersebut, manakah yang berfungsi sebagai binder dalam pembuatan lozenges ?
a)
Sukrosa
b)
Mg Stearate
c)
Gelatin
d)
Lakolene Colour
e)
PEG 8000 (1%)
4.
Metode pembuatan tablet dapat dilakukan dengan cara granulasi kering, granulasi basah dan kempa langsung. Apa syarat tablet jika ingin dibuat dengan cara granulasi basah?
a)
Kompresibilitas tinggi dan bahan tahan panas
b)
Kompresibilitas rendah dan bahan tahan panas
c)
Kompresibilitas tinggi dan higroskopisitas tinggi
d)
Kompresibilitas tinggi dan sifat alir buruk
e)
Kompresibilitas rendah dan higroskopisitas rendah
5.
Salah satu faktor yang menentukan kualitas obat adalah kondisi lingkungan tempat di mana produk tersebut dibuat/ diproduksi. Berikut adalah kondisi lingkungan yang kritis terhadap kualitas produk, kecuali:
a)
Cahaya
b)
Suhu
c)
Kontaminasi Mikroba
d)
Luas Bangunan
e)
Kelembaban Relatif
6.
Suatu pabrik farmasi berencana untuk memproduksi sediaan formulasi baru berupa sediaan suspensi domperidone untuk dewasa. Berdasarkan Pedoman Cara Pembuatan Obat yang Baik pembuatan sediaan suspensi domperidone dilakukan diruangan kelas kebersihan tipe?
a)
B
b)
A
c)
C
d)
E
e)
D
7.
Bagian RnD Sejati Farma akan membuat inovasi tablet khasiat baru untuk diluncurkan tahun ini. Namun, mengalami kendala karena bahan obat mempunyai kelarutan tinggi, sementara permeabilitasnya rendah. Berdasarkan pernyataan diatas obat yang akan dibuat dapat dimasukkan dalam Biopharmaceutical Classification System kelas ?
a)
Kelas 1
b)
Kelas 2
c)
Kelas 3
d)
Kelas 4
e)
Kelas 4 dengan modifikasi
8.
Sebuah industri farmasi akan melakukan pembelian instrumen baru sehingga harus dilakukan kualifikasi. Kualifikasi yang pertama kali dilakukan adalah
a)
Desain
b)
Operation
c)
Performance
d)
Qualification
e)
Installation
9.
Sebuah industri farmasi akan memproduksi obat generik amoksisilin, sebelum mendapatkan ijin edar,obat tersebut harus dilakukan uji kesesuaian dengan inovatornya. Uji apakah yang dilakukan?
a)
Bioavaibilitas
b)
Bioekivalen
c)
Disolusi
d)
Praklinis
e)
Klinis
10.
Sebuah industri farmasi memproduksi injeksi vitamin C. Pada saat IPC oleh QC, ditemukan bahwa produk dari 1 batch tersebut tidak memenuhi spesifikasi uji partikulat yang telah ditetapkan. Apakah yang harus dilakukan oleh industri tersebut?
a)
Reject produk vitamin C dari semua batch yang diproduksi bulan tersebut
b)
Reject produk vitamin C dari 1 batch yang tidak memenuhi spesifikasi
c)
Melakukan investigasi terkait hasil yang tidak sesuai spesifikasi
d)
Melakukan validasi proses
e)
Mengubah spesifikasi yang sesuai dengan hasil pengujian
11.
Seorang apoteker sedang melakukan produksi sediaan tablet, ketika dicetak masa tablet menempel pada punch. Bahan apakah yang harus ditambahkan untuk mengatasi masalah diatas?
a)
Talkum
b)
PVP (polyvynil pyrolidone) / povidone
c)
Laktosa
d)
Avicel /mikrokristalin selulosa
e)
magnesium stearate
12.
Sebuah industri farmasi akan mengembangkan formula baru tablet hisap yang berbahan aktif dequalinium klorida dengan komposisi laktosa, sukrosa, PEG 8000, Mg. Stearat, dan lakolene. Dari bahan bahan di atas, manakah yang berfungsi sebagai pengisi?
a)
Lakolene
b)
Mg Stearat
c)
PEG 8000
d)
Sukrosa
e)
Laktosa
13.
Industri farmasi sedang melakukan produksi tablet hisap vitamin C dengan bentuk kemasan strip. Agar memenuhi aturan CPOB, maka pada saat pengemasan dengan blister perlu dilakukan pada kelas atau klasifikasi ruang yang sesuai. Pada kelas yang mana proses pengemasan tersebut dilakukan ?
a)
Kelas A
b)
Kelas B
c)
Kelas C
d)
Kelas D
e)
Kelas E
14.
Seorang apoteker di industri obat herbal akan membuat suplemen untuk anak-anak menggunakan bahan aktif minyak ikan. Rencananya suplemen tersebut akan dibuat menjadi sediaan emulsi dengan pembawa air. Bahan apakah yang dapat ditambahkan untuk membuat bahan aktif minyak ikan dapat stabil dalam pembawa air?
a)
Propilenglikol
b)
Etanol
c)
Sirupus simplex
d)
Gom arab
e)
Polietilenglikol
15.
Pabrik farmasi yang sedang memproduksi tablet cetirizine, pada saat IPC menemukan permasalahan pada sediaan tablet yaitu ketidakseragaman warna. Apakah istilah permasalahan pada proses diatas?
a)
Laminating
b)
Sticking
c)
Picking
d)
Capping
e)
Motling
16.
Sebuah industri farmasi akan membuat suspensi ambroksol. Pada sediaan tersebut ditambahkan natrium sitrat. Natrium sitrat berfungsi sebagai
a)
Pemanis
b)
Pengatur pH
c)
Pengawet
d)
Pensuspensi
e)
Pewarna
17.
Di suatu industri farmasi PT. cendo akan dilakukan uji sterilitasi di laboratorium mikrobiologi untuk sediaan injeksi omeprazol. Pernyataan yang tepat untuk menggambarkan laboratorium tersebut adalah...
a)
Ruang kelas C
b)
Ruang black area
c)
LAF dengan latar belakang kelas B
d)
LAF dengan latar belakang kelas C
e)
Ruang grey area
18.
Sebuah Industri Farmasi akan memproduksi tablet Risperidon 2 mg. Pada proses produksinya terjadi masalah yaitu terjadi laminasi. Apa yang dimaksud dengan laminasi?
a)
Keadaan dimana terjadi pemisahan tablet menjadi dua bagian atau lebih
b)
Keadaan dimana tablet pecah, lebih sering di bagian atas-tengah
c)
Keadaan dimana distribusi zat warna pada permukaan tablet tidak merata
d)
Keadaan dimana bagian bawah tablet terpotong
e)
Keadaan dimana granul menempel pada dinding die
19.
Pada pembuatan sediaan cair, formulator menambahkan bahan berupa nipagin dan nipasol. Fungsi nipagin dan nipasol dalam sediaan tersebut ialah
a)
Tonisitas modifier
b)
Pengawet
c)
Kosolven
d)
Dapar
e)
Solven
20.
Seorang apoteker farmasi membuat sediaan tablet Ranitidin 150 mg dengan zat tambahan berupa PVP K30, laktosa, amilum, talk, Mg stearat. Zat tambahan laktosa berfungsi sebagai...
a)
Diluent
b)
Disintegran
c)
Lubricant
d)
Glidan
e)
Antiadherent
21.
Seorang apoteker R&D sedang memperhitungkan asam sitrat, asam tartrat dan Na bicarbonat pada formulasi. Komponen bahan asam sitrat, asam tartrat dan Na bikarbonat adalah formulasi khusus tablet apa?
a)
Tablet kunyah
b)
Tablet bukal
c)
Tablet effervescent
d)
Tablet sublingual
e)
Tablet hisap
22.
Suatu industri farmasi ingin membuat sediaan topical antimikroba, bahan aktif dalam sediaan diharapkan dapat berpenetrasi dengan baik ke dalam dermis oleh karena itu dalam formulasi perlu ditambahkan peningkat penetrasi. Contoh peningkat penetrasi adalah…
a)
Gliserol
b)
Dimetilsulfoksida
c)
Nipagin
d)
Sorbitol
e)
Trietanolamin
23.
Perusahaan farmasi memperoduksi tablet Vit. B kompleks diruang produksi nonsteril. Dalam memproduksi terdapat aspek kebersihan yang harus diperhatikan yaitu pertukaran udara (kecepatan aliran udara). Berapa parameternya:
a)
1 - 5 alir/jam
b)
5 - 20 alir/jam
c)
20 -25 alir/jam
d)
25 - 30 alir/jam
e)
30 - 35 alir/jam
24.
Seorang apoteker bernama charlie sedang melakukan percobaan dengan menggunakan Asam asetil salisilat, jika senyawa tersebut dihidrolisis akan membentuk dua senyawa yaitu…
a)
asam salisilat dan anhidrida asetat
b)
asam asetat dan asam benzoate
c)
asam salisilat dan asam asetat
d)
asam salisilat dan asam benzoate
e)
asam salisilat dan asam klorida
25.
Industri farmasi ingin memperluas bangunan produksi di kawasan industrinya di daerah cikampek, izin tersebut perlu ditujukan kepada
a)
BPOM
b)
BBPOM
c)
Kemenkes
d)
Dinkes Provinsi
e)
Dinkes kab/kota
26.
Industri farmasi ingin membuat sediaan dari ekstrak rimpang jahe yang mengandung minyak Atsiri, metode ekstraksi yang tepat
a)
Refluks
b)
Destilasi
c)
Maserasi
d)
Sokhlet
e)
Dekokta
27.
Analisis cymetidin dgn variasi konsentrasi 0,1, 0,2, 0,4, 0,6, 0,8, 1 %. Dan didapatkan nilai R 0,99. Termasuk validasi jenis apa?
a)
Presisi
b)
Akurasi
c)
Linieritas
d)
LOD
e)
LOQ
28.
Industri farmasi mengembangkn copy obat sediaan tablet kaptopril. Bahan aktif merupakan gol. BSC kelas 1. Untuk menjaga mutu dilakukan pengujian membandingkan dengan produk inovator. Apa uji yang dimaksud?
a)
Uji bioekivalensi
b)
Uji korelasi IVIVC
c)
Uji disolusi terbandingkan
d)
Uji penetapan dan keseragaman kadar
e)
Uji sifat fisik dan kimia tablet
29.
Apoteker akan mengencerkan sorbitol pekat dgn memipet 0,5 ml kemudian ditambahkan pelarut sampai tepat 50 ml. Berapa faktor pengencerannya?
a)
10
b)
50
c)
100
d)
150
e)
1000
30.
Industri farmasi QC ingin mengukur kadar pct sirup dgn uv-vis dengan menggunakan larutan stock 100 mg dengan larutan air 500 mL. Untuk membuat kurva dibuat konsentrasi kecil 5 ppm. Berapa larutan volume konsentrasi kecil bila volume air 100 mL?
a)
1 ml
b)
1,5 ml
c)
2 ml
d)
2,5 ml
e)
5 ml
31.
Metode titrasi untuk aluminium chloride adalah
a)
Asidimetri
b)
Alkalmetri
c)
Kompleksometri
d)
Titrasi Asam Basa
e)
Titrasi Bebas Air
32.
Industri farmasi mengembangkan sediaan sirup zinc. Untuk penetapan kadar instrumen apa yang digunakan ?
a)
Spektrofotometer uv vis
b)
Spektrofotometer uv
c)
AAS
d)
GC
e)
HPLC
33.
Bagian kontrol kualitas di industri obat tradisional melakukan penetapan kadar alkohol yang tersisa dalam ekstrak kental daun jambu yang akan dibuat tablet. Dari hasil uji pada 30 g ekstrak, didapatkan destilat alkohol 5,0 ml dengan BJ 0.9802 (25°C), yang pada tabel alcoholmetrik ekivalen dengan 15% v/v etanol. Berapa kadar alkohol (%) dalam ekstrak?
a)
0,75
b)
0,78
c)
2.5
d)
14,7
e)
15
34.
Industri farmasi memproduksi isoniazid 100mg/5mL. Memiliki kinetika penguraian mengikuti orde 1 serta memiliki nilai laju reaksi penguraian 0,015/bulan. Maka obat akan terurai berapa lama (bulan) untuk mencapai setengahnya?
a)
46,2
b)
47,2
c)
48,2
d)
49,2
e)
50,2
35.
Bagian pengembangan dan riset industri melakukan uji keseuaian sistem nifedipin kapsul dengan KCKT. Hasil uji menunjukkan puncak TR zat uji 4 dan cemaran sejenis A 20 menit. Lebar puncak mempunyai ekivalen masing-masing 1 dan 2 menit. Berapa resolusi kedua puncak tersebut?
a)
16
b)
10,7
c)
8
d)
5,3
e)
2
36.
QC ingin menguji kadar antalgin dalam lar inj menggunakan teknik spektro UV-Vis, lar uji dibuat 1mL dilarutkan dalam HCl 0.1 N ad 100mL, diambil lagi 5mL sampel add 100 mL, serapan : 0.505 ; larutan baku antalgin : 10ppm dengan serapan : 0.202 ; maka ppm antalgin dlm sediaan tersebut?
a)
25
b)
50
c)
125
d)
500
e)
625
37.
Sirup inhalasi 100 mg/5 ml mengikuti orde 1 dengan penurunan kadar 0,015/ bulan. Berapa waktu (bulan) yang diperlukan sediaan mencapai t½ ?
a)
46,2
b)
47,2
c)
48,2
d)
49,2
e)
50,2
38.
Seorang apoteker melakukan kontrol pengawasan (QC) dengan melakukan standarisasi terhadap bahan baku untuk sediaan obat batuk yang berisi Menthol Oil dari hasil ekstraksi Mentha arvensis dengan metode ekstraksi yang tepat. Metode yang dimaksud adalah?
a)
Destilasi uap
b)
Maserasi
c)
Perkolasi
d)
Sonikasi
e)
Soxhletasi
39.
Sebuah industri farmasi mengembangkan tablet nifedipin sediaan lepas lambat. Bahan tambahan yg digunakan adalah lactosa, amilum, etilselulosa, mg stearat dan primogel. Bahan yg berguna utk lepas lambat adalah?
a)
Laktosa
b)
Amilum
c)
Etilselulosa
d)
Primogel
e)
Mg stearat
40.
Sebuah pabrik farmasi sedang mengembangkan suspensi X. Bahan yg digunakan adalah propilen glikol, na. benzoat, sirup simplex, aqua purificata, Nipasol. Sediaan tersebut tidak dapat terbasahi sehingga tidak terdispersi dengan baik. Bahan manakah yg harus ditambahkan supaya sediaan terdispersi dg baik?
a)
Na Benzoat
b)
Propilenglikol
c)
Sirup simplex
d)
Aqua purificata
e)
Nipasol
41.
Bagian R&D akan mengevaluasi tablet dengan komposisi meloksikam, butil anisol hidroksi, povidon K, manitol, aspartam, sodium starch glycolate, mg stearat. Dari hasil evaluasi perlu adanya reformulasi dengan penambahan superdisintegran. Bahan mana yang dimaksud?
a)
Povidon K
b)
Manitol
c)
Sodium starch glycolate
d)
Aspartam
e)
Butil anisol hidroksi
42.
Suatu industri farmasi ingin membuat sediaan cair untuk anak berusia 2-8 tahun yang mengandung domperidon, zat tersebut bersifat tidak larut air dan agak sukar larut etanol. Sediaan apa yang cocok untuk zat aktif tersebut?
a)
Eliksir
b)
Emulsi
c)
Larutan
d)
Mikroemulsi
e)
Suspensi
43.
Di industri farmasi sedang dilakukan pembuatan obat baru berbentuk tablet. Selesai tahap pencetakan tablet, didapati tablet retak/somplak. Permasalahan tablet seperti ini dikenal sebagai?
a)
Laminating
b)
Chipping
c)
Mottling
d)
Filming
e)
Capping
44.
Industri farmasi melakukan uji disolusi dan gagal tahap pertama. Kemudian dilakukan uji disolusi tahap kedua. Jumlah sampel yg dibutuhkan untuk uji tahap 2 adalah?
a)
6
b)
10
c)
12
d)
18
e)
24
45.
Suatu industri farmasi melakukan uji disolusi tahap pertama. Hasilnya 79, 84, 83, 85, 90, 91. Q=80. Bagaimanakah hasil uji tersebut berdasarkan ketentuan S1 ?
a)
Tidak memenuhi karena ada 1 hasil di bawah 80
b)
Tidak memenuhi karena ada 3 hasil di bawah 85
c)
Tidak memenuhi karena ada 4 hasil di bawah 90
d)
Memenuhi syarat karena rata-rata diatas 80
e)
Memenuhi syarat karena rata-rata diatas 85
46.
Industri farmasi mengembangkan multivitamin salut film lapis tipis. Pada saat pengujian, hasilnya tablet salut tersebut mengalami cratering (permukaan/lapisan film tampak berkawah di bagian bawah), apa yang menyebabkan hal itu terjadi?
a)
Waktu pengeringan terlalu cepat
b)
Pemutaran panci terlalu cepat
c)
Penyemprotan larutan penyalut terlalu cepat
d)
Larutan penyalut viskositasnya tinggi
e)
Kurangnya polimer penyalut
47.
Industri farmasi membuat alprazolam tablet dengan metode granulasi basah. Namun setelah dibuat, bagian atas tablet terpisah dengan tablet utama. Permasalahan apa kondisi tersebut?
a)
Mottling
b)
Capping
c)
Cracking
d)
Sticking
e)
Breaking
48.
Suatu industri farmasi menggunakan purified water untuk membuat sediaannya. Cara untuk mengetahui adanya kandungan logam pada air adalah?
a)
Konduktivitas
b)
Total organic carbon
c)
Zat padat total
d)
Logam berat
e)
Bioburden
49.
Seorang apoteker diberi tugas untuk melakukan IPC yang menggunakan vakum dan metilen blue. Uji apa yang sedang dilakukan?
a)
Kebocoran kemasan primer
b)
Kebocoran kemasan sekunder
c)
Uji bobot tablet
d)
Uji kerapuhan tablet
e)
Uji Friability
50.
Industri farmasi akan membuat obat X, yang berbentuk jarum dan memiliki kompaktibilitas yang buruk. Metode pembuatan tablet yang baik adalah ?
a)
Granulasi kering
b)
Granulasi basah
c)
Kempa langsung
d)
Solid dispersion
e)
Kapsulasi
100 %
