wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

try out soal Industri dan kimia 04

Total questions: 50

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.
Sebuah pabrik industri akan mengadakan pengembangan analisa produk obat kombinasi Parasetamol dan Ibuprofen sirup dengan metode KCKT. Dari data kromatogram diperoleh waktu retensi 6 dan 9 menit dan luas permukaan bawah kurva 1.5 menit dan 2.5 menit. Berapa waktu retensi yang dibutuhkan untuk mencapai titik puncak?
a)
1
b)
1.5
c)
2
d)
2.5
e)
3
2.
Badan POM melakukan pemeriksaan kosmetik ke pasaran, ternyata hamper semua kosmetik mengandung merkuri. Analisis yang tepat digunakan pada pemeriksaan tersebut:
a)
Kromatografi gas
b)
Kromatografi cair
c)
FTIR
d)
AAS
e)
UV-VIS
3.
Analisis ondansetron menggunakan KCKT. Luas area puncak larutan ondansetron 26.400 dan larutan standar 24.000. konsentrasi larutan standar yang digunakan 10 mcg/ml. dengan pengenceran 200 kali, maka kadar dari ondansetron dalam larutan uji adalah?
a)
5,5 mg
b)
4,4 mg
c)
3,3 mg
d)
2,2 mg
e)
1,1 mg
4.
Sebuah industri farmasi mengembangkan formula baru sebuah sediaan cefixime 200 mg bermerek dan generiknya. Dilakukan perbandingan terhadap parameter bioavaibilitas dari tablet cefixime 200 mg dengan sediaan patennya yang merupakan injeksi intravena cefixime 200 mg. Berapakah nilai F (biovaibilitas absolut) dalam persen dari sediaan bermerek tablet tersebut?
a)
40
b)
50
c)
80
d)
100
e)
200
5.
Sebuah industri farmasi bernama PT. Casa merdeka memproduksi tablet effervesen dengan hasil produk yang baik, namun pada akhir bets, tablet menjadi tidak baik karena menempel pada mesin. Kondisi apa yang menyebabkan hal tersebut?
a)
Suhu ruang naik
b)
Suhu ruang turun
c)
Kelembapan ruangan naik
d)
Kelembapan ruangan turun
e)
Tekanan ruangan naik
6.
Suatu sediaan tablet dibuat dengan eksipien berikut: laktosa, mg stearate, zat warna hijau, amilum, HPMC, talk. Manakah eksipien yang ditambahkan terakhir kali sebelum pengempaan?
a)
amilum
b)
hpmc
c)
zat warna hijau
d)
d. laktosa
e)
mg.stearate
7.
Dilakukan uji volume sedimentasi pada suspensi. Didapatkan hasil bahwa volume akhir = volume awal. Maka, volume sedimentasi?
a)
0,1
b)
0,25
c)
0,5
d)
0,75
e)
1
8.
Apoteker industri akan mengembangkan tablet dengan zat aktif nifedipin dengan formula baru. Dari trial bets sediaan yang sudah diproduksi, dilakukan uji stabilitas dipercepat. Kondisi pengujian yang diperlukan? (T dalam ⁰C, RH dalam %)
a)
20⁰C, 70%
b)
25⁰C, 70%
c)
30⁰C, 75%
d)
40 ⁰C, 75%
e)
50⁰C, 75%
9.
Seorang apoteker bernama caca di bagian litbang akan mengembangkan formula tablet metformin 500 mg. Sebagai evaluasi sediaan ditentukan Hausnerr ratio. Parameter apakah yang ingin diketahui dari evaluasi tersebut?
a)
Distribusi ukuran partikel
b)
Kompaktibilitas
c)
laju alir
d)
Kekerasan
e)
Jumlah kadar salam sediaan
10.
Suatu industri melakukan produksi natrium hialuronat dengan metode aseptis. Pada ruang kelas manakah produksi dilakukan?
a)
A
b)
B
c)
C
d)
D
e)
E
11.
Bagian RND suatu industri farmasi sedang mengembangkan obat tablet lepas lambat dengan menggunakan polimer crosslinking kitosan. Untuk membuktikan bahwa sediaan tablet berhasil dibuat secara lepas lambat, uji yang perlu dilakukan adalah
a)
Disolusi
b)
Waktu hancur
c)
Kekerasan
d)
Keseragaman kandungan
e)
Keragaman bobot
12.
Proses pembuatan WFI di suatu industri farmasi terdiri beberapa tahap, diantaranya adalah tahap Water Softener. Apakah fungsi tahap tersebut?
a)
menghilangkan bakteri
b)
menghilangkan ion terlarut
c)
menghilangkan partikel
d)
menghilangkan bau
e)
mengurangi kesadahan air
13.
Tahapan pencucian vial dan preparasi alat gelas untuk pembuatan injeksi steril dilakukan di ruang kelas apa?
a)
A
b)
B
c)
C
d)
D
e)
E
14.
Akan dibuat sediaan parenteral steril maka air yg digunakan adalah
a)
Air destilasi
b)
Air destilasi 2x
c)
Air bebas CO2
d)
Air (lupaa)
e)
Air khusus injeksi
15.
Dilakukan uji sterilitas larutan infus nacl 0.9% dari bbrp batch. Batch manakah yg positif palsu?
a)
I
b)
II
c)
III
d)
IV
e)
V
16.
Suatu industri farmasi akan membuat tablet dengan mesin pencetak baru, langkah awal yang dilakukan adalah mendesain mesin yang digunakan, untuk memastikan bahwa mesin sesuai dengan kriteria dan spesifikasi yang dibutuhkan, maka harus dilakukan
a)
Kualifikasi Proses
b)
Kualifikasi Desain
c)
Kualifikasi Instalasi
d)
Kualifikasi Operasional
e)
Kualifikasi Kinerja
17.
Industri farmasi akan membuat tablet azitromisin 250 mg, namun yang digunakan adalah azitromisin dihidrat. Bobot molekul azitromisin adalah 749,02 g/mol dan bobot molekul azitromisin dihidrat adalah 785,02 g/mol. Berapakah berat tablet jika menggunakan azitromisin dihidrat
a)
270 mg
b)
281,1 mg
c)
289 mg
d)
278 mg
e)
262,01 mg
18.
Diketahui akan dibuat tablet alprazolam, dengan bahan yang digunakan antara lain alprazolam, talk, mg stearat, microcrystalline cellulose, sodium starch glycolate. Hasil uji kerapuhan menyatakan nilai friabilitas 1,5%. Bahan mana yang mempengaruhi parameter tersebut?
a)
Alprazolam
b)
Talk
c)
Mg stearat
d)
Microcrystalline cellulose
e)
Sodium starch glycolate
19.
Bagian QC sebuah industri farmasi melakukan pengujian terhadap ekstrak kurkumin. Salah satu pengujian yang dilakukan adalah menguji ada tidaknya bahan anorganik. Apakah uji yang dilakukan?
a)
Kadar sari larut etanol
b)
Kadar zat aktif
c)
Kadar air
d)
Kadar abu tidak larut asam
e)
Kadar abu total
20.
Apoteker di bagian RnD sebuah indutri farmasi sedang melakukan pengembangan sediaan gel piroksikam. Komponen sediaan terdiri dari piroksikam, karbomer, TEA, propilenglikol, nipagil, nipasol, dan air. Salah satu bahan tambahan dimaksudkan untuk meningkatkan penetrasi (enhancer). Apakah bahan tambahan yang dimaksud?
a)
Karbomer
b)
TEA
c)
Propilenglikol
d)
Nipagil
e)
Nipasol
21.
Bagian QC melakukan penetapan kadar rifampisin dalam tablet. Kandungan rifampisin dalam tablet adalah 30 mg. Bobot 20 tablet sebesar 2000 mg. Dari 20 tablet yang digerus akan ditimbang sejumlah serbuk yang setara dengan 300 mg rifampisin. Berapa mg serbuk yang ditimbang?
a)
2000
b)
1000
c)
600
d)
400
e)
300
22.
Dibuat emulsi dari minyak ikan. Emulsi diukur tegangan permukaannya dengan cincin Dunoy, keliling cincin adalah 13 cm dan faktor koreksi 0,92. Jika nilai yang terbaca adalah 1950 dyne maka berapakah tegangan permukaan emulsi tersebut (Dyne/cm)?
a)
60
b)
62
c)
69
d)
80
e)
138
23.
Quality control di industri farmasi hendak melakukan pengukuran kadar cemaran dalam bahan aktif. Diambil 0.1521 g sampel dilarutkan dalam 100 ml (etanol:air 1:1). Pengukuran dilakukan dengan metode HPLC. Dari hasil analisis diperoleh kadar cemaran 0.354 mg/100 ml. Berapakah kadar cemaran (%b/b) dalam bahan aktif?
a)
0.123
b)
0.133
c)
0.183
d)
0.233
e)
0.253
24.
Suatu perusahaan ingin melakukan filling salep mata gentamisin sulfat. Proses filling ini dilakukan di kelas:
a)
A
b)
B
c)
C
d)
D
e)
E
25.
Suatu industri farmasi ingin melakukan evaluasi serbuk pada pembuatan sediaan tablet. Evaluasi ini dikenal dengan istilah Hausner Ratio. Istilah tersebut berkaitan dengan:
a)
Densitas
b)
Kompresibilitas
c)
Sifat Aliran
d)
Volume
e)
Massa
26.
Sebuah industri melakukan penyimpanan on going untuk produksi. bagaimana kondisi penyimpanan on going yang dilakukan: apenyimpanan berdasarkan ketentuan dari kemasan
a)
tertulis
b)
penyimpanan pada suhu kamar
c)
penyinpanan pada suhu dingin
d)
penyimpanan pada suhu 4 derajat C
e)
penyimpanan pada suhu 2 – 8 derajat C
27.
Sebuah industri farmasi akan mengukur ketebalan dari tablet. Menurut FI V berapa tablet yang digunakan ?
a)
5
b)
10
c)
15
d)
20
e)
30
28.
Berapa jumlah tablet yang diambil untuk pemeriksaan keseragaman bobot menurut FI V
a)
5
b)
10
c)
15
d)
20
e)
25
29.
Dilakukan uji disolusi tablet atorvastatin dan diperoleh hasil rata-rata dari 6 tablet 86 %, namun ada satu tablet didapatkan dengan nilai 83 %. apa yang dilakukan apoteker? (Syarat: Q = tidak boleh kurang dari 80%)
a)
Menolak hasil uji disolusi
b)
Menerima karena sesuai spesifikasi
c)
Mengulangi lagi dengan tambahan 3 tablet atorvastatin
d)
Melanjutkan ke uji disolusi S 2 dengan melakukan pengujian penambahan 6 tablet lagi
e)
Apoteker harus melakukan uji disolusi tipe 1 dan 2 (tipe 1 : basket/keranjang dan tipe 2 paddle/dayung)
30.
Sebuah industri farmasi mengembangkan sediaan baru obat flu. Sebelum dipasarkan dilakukan validasi terlebih dahulu. Validasi apakah yang diajukan industri tersebut?
a)
Prosprective validasi
b)
Retrospektive validasi
c)
Cuncurent validasi
d)
Process validasi
e)
Method validasi
31.
Industri Farmasi memproduksi amlodipin 25 mg, tapi belum dipasarkan. Untuk menjaga kualitasnya maka dilakukan validasi. Validasi apa yang dimaksud?
a)
Prospektif 2 batch berturut-turut
b)
Konkuren 2 batch berturut-turut
c)
Retrospektif 3 batch berturut-turut
d)
Prospektif 3 batch berturut-turut
e)
Konkuren 4 batch berturut-turut
32.
Industri Farmasi memproduksi amlodipin 25 mg, tapi belum dipasarkan. Dilakukan uji stabilitas, berapa batch yang dibutuhkan
a)
1 batch
b)
2 batch
c)
3 batch
d)
4 batch
e)
10 batch
33.
Uji peleburan suppositoria basis oleum cacao diuji pada suhu
a)
24o C
b)
25o C
c)
30o C
d)
36o C
e)
37o C
34.
Industri farmasi ingin membuat sediaan tablet X dengan karakteristik, tahan panas dan lembab. Metode pembuatan tablet yang sesuai adalah
a)
Granulasi basah
b)
Granulasi kering
c)
kempa langsung
d)
Liposom
e)
Solid dispersion
35.
Suatu industri membuat produksi ranitidin 25mg/ml, dari semua proses salah satunya pencucian dan sterilisasi ruangan apa yang digunakan
a)
kelas A
b)
kelas B
c)
kelas C
d)
kelas D
e)
kelas E
36.
Suatu industri farmasi memiliki sistem pengolahan limbah tablet amoxicillin dan tablet non antibiotik. Apa alasan membedakan pengolahan tersebut?
a)
Tahapan penetralan dengan asam atau basa
b)
Tahapan anaerob dengan bakteri
c)
Tahapan pemecahan cincin beta laktam
d)
Tahapan aerasi dengan bakteri
e)
Tahapan biokontrol dengan ikan
37.
Seorang apoteker bagian produksi di industri farmasi membuat tablet paracetamol dengan bahan sebagai berikut : paracetamol 50 mg, kafein 50 mg, pati jagung 25 mg, Mg stearat 20 mg, dan gelatin 10 mg. Di antara bahan tersebut manakah bahan yang berfungsi sebagai pelincir?
a)
Kafein
b)
Pati jagung
c)
Mg stearat
d)
Paracetamol
e)
Gelatin
38.
Suatu industri farmasi sedang melakukan pengisian salep mata gentamicin sulfat x% dengan menggunakan mesin filling, di ruangan kelas manakah kegiatan tersebut dapat dilakukan?
a)
Kelas A
b)
Kelas B
c)
Kelas C
d)
Kelas D
e)
Kelas E
39.
Pengujian Stabilitas dipercepat pada titik berapa saja?
a)
0,3,6,9,15,18,24,48 bulan
b)
0,3,6,9,18,24,32,48 bulan
c)
0,3,6,9,12, 24 bulan
d)
0,3,6 bulan
e)
0,6,9 bulan
40.
RnD akan membuat sediaan tablet atorvastatin dengan metode granulasi basah. Bahan tambahan yang dipakai antara lain povidon k30, Mg stearat, Croscarmelose, sodium starch glikolat, manitol. Salah satu dr bahan tsb berfungsi sbg pengikat. Bahan yg dimaksud adalah
a)
Croscarmellose
b)
Mg Stearat
c)
Povidone K 30
d)
Manitol
e)
Sodium Starch Glicolate
41.
Pada bagian produksi, memproduksi injeksi ranitidin 25 mg dalam vial. Akan dilakukan pencucian dan sterilisasi vial. Dilakukan pada kelas apa?
a)
A
b)
B
c)
C
d)
D
e)
E
42.
Dibuat produk tablet dari asam asetil salisilat. Tablet dibuat dengan tujuan lepas lambat. Pengujian apakah yang dilakukan untuk menentukan tablet tersebut untuk melihat efektifan/keberhasilan dari dari tipe sediaan tersebut?
a)
Uji Disolusi
b)
Keseragaman Bobot
c)
Keseragaman Kandungan
d)
Uji Disolusi Terbanding
e)
Uji Bioekuivalensi
43.
Bagian produksi industri farmasi memproduksi sediaan tablet antasida menggunakan metode granulasi basah. Bahan tambahan yang digunakan adalah amilum jagung, sodium starch glycolate,polivinil pirolidin, zat warna hijau, mg stearat, talk. Apakah bahan yang ditambahkan pada tahap akhir sebelum pencetakan?
a)
Amilum jagung
b)
Sodium starch glycolate
c)
Polivinil pirolidin
d)
Zat warna hijau
e)
Mg stearate
44.
Sebuah industri farmasi ingin mengembangkan sediaan fast disintegration tablet untuk bahan aktif numesolid dengan metode kempa langsung, salah satu bahan tambahan adalah primogel, berguna untuk ?
a)
Pelicin
b)
Pelincir
c)
Pengikat
d)
Penghancur
e)
Pengisi
45.
Bagian RnD di industri farmasi memproduksi sediaan suspensi dengan bahan aktif ibuprofen. Hasil uji stabilitas menunjukkan bahwa suspensi mengalami caking pada saat penyimpanan. Masalah tersebut dapat diselesaikan dengan
a)
Memperkecil ukuran partikel zat tersuspensi
b)
Meningkatkan viskositas pembawa
c)
Membuat suspensi dengan sistem flokulasi
d)
Membuat suspensi dengan sistem deflokulasi
e)
Menambah jumlah suspending agent
46.
Sebuah perusahaan akan memproduksi injeksi streptomisin. Air yang digunakan harus diproses dengan menggunakan sistem looping. Pada sistem tersebut suhu yang digunakan sebesar
a)
60o C
b)
70o C
c)
80o C
d)
90o C
e)
100o C
47.
Suatu industri farmasi sudah memproduksi sediaan salep betametason sejak lama namun belum pernah dilakukan validasi. Saat ini ingin melakukan validasi untuk keperluan registrasi ulang. Validasi apakah yg dilakukan?
a)
Validasi prospektif
b)
Validasi proses
c)
Validasi konkuren
d)
Kualifikasi instalasi
e)
Kualifikasi operasional
48.
Sebuah industri farmasi melakukan uji stabilitas dipercepat pada salep chloramphenicol, berdasarkan Asian Guideline. Metode dilakukan menggunakan alat chlimatic chamber, suhu 40 derajat Celsius, kelembaban 75 % RH. Sampel diambil 15 buah dimasukkan kedalam botol. Berapa waktu pengambilan sampel tersebut?
a)
0, 1, 3, 6 bulan
b)
0, 1, 5, 6 bulan
c)
0, 2, 4, 6 bulan
d)
0, 1, 4, 6 bulan
e)
1, 2, 3, 6 bulan
49.
Kualitas kontrol (QC) melakukan uji keragaman bobot tablet PCT 500 mg. prosedur yang dilakukan sesuai persyaratan FI edisi V. diperlukan sejumlah tablet untuk ditimbang. berapa jumlah tablet yang digunakan?
a)
5
b)
10
c)
15
d)
20
e)
25
50.
Bagian RnD industri farmasi akan mengembangkan obat Paracetamol untuk anak. Sifat obat tersebut agak sukar larut dalam air. Untuk meningkatkan kelarutannya ditambahkan surfaktan. Apakah metode peningkat kelarutan yang digunakan?
a)
Dispersi padat
b)
Kompleks inklusi
c)
Kosolvensi
d)
Pembentukan garam
e)
Solubilisasi