Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL UKOM D-IV 2024 A-D

Total questions: 120

Worksheet time: 2hrs 57mins

Name
Class
Date
1.

Seorang pasien perempuan umur 25 tahun pergi ke laboratorium untuk pemeriksaan hematokrit dengan membawa surat rujukan dari dokter. ATLM kemudian mulai pemeriksaan dengan menggunakan metode makro dikarnakan sentrifugasi mikrohematokrit sedang rusak. Tabung apakah yang digunakan untuk pemeriksaan tersebut?

a)

Wintrobe

b)

Westergreen

c)

Serum

2.

ATLM sedang melakukan pemeriksaan hitung jenis leukosit pada sampel anak usia 4 tahun. Dengan metode SDA, didapatkan 10 lebih sel eritrosit berinti jelas dalam 100 sel leukosit. Apakah yang dilakukan ATLM?

a)

Melakukan koreksi terhadap jumlah sel leukosit

b)

Melakukan koreksi terhadap jumlah sel eritrosit

c)

Melakukan koreksi terhadap jumlah sel eritrosit berinti

3.

ATLM sedang melakukan pengambilan darah arteri untuk pemeriksaan Analisa gas darah di ruangan rawat inap, berapa derajat jarum di tusukan pada kasus tersebut?

a)

30o

b)

45o

c)

 90o

4.

Seorang ATLM sedang melakukan pengambilan darah vena pada pasien di IGD namun tidak ada respon dari keluarga pasien sehingga membuat pasien menangis, sikap apa yang harus di lakukan petugas ATLM?

a)

Melakukan pendekatan pasien dengan tenang dan ramah

b)

Menjelaskan maksud dan tujuan tentang tindakan yang akan dilakukan

c)

Menunggu konfirmasi keluarga pasien

5.

Seorang ATLM menerima surat pengantar dari dokter, meminta pemeriksaan nilai hematokrit pada pasien wanita berumur 24 tahun dengan diagnose sementara adalah anemia.  Selanjutnya ATLM mengambil darah kapiler pasien kemudian dilakukan pemeriksaan metode mikro. Didapatkan hasil nilai hematokrit 26%. Lapisan apakah yang diukur sebagai nilai hematokrit?

a)

Menghitung tingginya jumlah sel darah merah terhadap volume seluruh darah

b)

Menghitung tingginya volume seluruh darah terhadap jumlah sel darah merah

c)

Menghitung tingginya plasma darah terhadap jumlah sel darah merah

6.

Seorang ATLM akan menerima sampel. Setelah pengolahan sampel akan dilakukan pewarnaan preparat dengan reagen: Brome cresill purple, aquadest 100 ml. Pewarnaan yang sesuai dengan komposisi reagen pada kasus tersebut adalah? 

a)

Pewarnaan gram

b)

Pewarnaan SADT

c)

Pewarnaan sel

7.

ATLM melakukan sampling darah untuk dilakukan pemeriksaan LED.  Namun pengenceran antikoagulan dilakukan secara manual menggunakan reagen natrium sitrat sebanyak 0,4 mL. Berapa jumlah volume darah yang harus ditambahkan pada kasus tersebut? 

a)

1 ml

b)

1,6 ml

c)

3,2 ml

8.

ATLM mendapatkan sampel darah lengkap. Kemudian didapatkan hasil pemeriksaan Hb 8,5; Hematokrit 27%; dan jumlah eritrosit 2.500.000 sel/mm3. Berapakah jumlah MCV pada kasus tersebut?

a)

108 fl

b)

118 fl

c)

128 fl

9.

Seorang ATLM sedang menyiapkan pemeriksaan laju endap darah pada seorang pasien. Pemeriksaan tersebut dilakukan dengan mengukur kecepatan sendimentasi sel eritrosit di dalam plasma. Apakah isi reagen pada tabung yang disiapkan oleh ATLM tersebut? 

a)

Natrium Sitrat

b)

Heparin

c)

EDTA

10.

Seorang pasien diduga terkena penyakit demam berdarah, setelah diperiksa oleh ATLM didapatkan hasil trombositopenia. Pemeriksaan lanjutan apakah yang mendukung kasus tersebut?

a)

IgG dan IgM

b)

 Darah lengkap dan NS1

c)

 NS1 dan IgG/IgM

11.

Seorang ATLM yang sedang melakukan pemeriksaan hitung jenis leukosit mendapatkan sel berinti berwarna biru dengan sitoplasma jernih. Sel apakah yang ditemukan ATLM tersebut?

a)

Monosit

b)

Limfosit

c)

Basofil

12.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hitung jumlah leukosit dengan metode konvensional dengan larutan pengencer turk, komposisi larutan turk 100ml, dengan asam acitat glaseal 3ml, dan larutan lainnya.   Apa fungsi larutan tersebut?

a)

Memperjelas sel leukosit

b)

Melisiskan sel selain sel leukosit dan mewarnai sel leukosit

c)

Mewarnai sel dan memperjelas sel leukosit

13.

Pasien datang untuk pemeriksaan indeks eritrosit dan didapatkan hasil MCV 68 fl, MCH 29 pg, MCHC 22%. Bagaimana gambaran eritrosit pada pasien tersebut?

a)

Mikrositik Hipokrom

b)

Mikrositik Normokrom

c)

Makrositik Hipokrom

14.

Seorang ATLM sedang melakukan persiapan pemeriksaan laboratorium. Sampel yang dibutuhkan berupa cairan dari darah lengkap yang tidak mengandung factor pembekuan darah fibrinogen. Apakah nama sampel yang disiapkan oleh ATLM disebut?

a)

Plasma

b)

Darah

c)
Serum
15.

Pada pemeriksaan trombosit, digunakan Reagen yang mengandung pewarna. Apakah pewarna yang digunakan pada reagen tersebut?

a)

Brilliant cresyl blue

b)

Ammonium oksalat 0,1%

c)

Ammonium oksalat 0,1%

16.

ATLM melakukan pemeriksaan sampel darah setiap 6 jam sekali pada seorang pasien. Pemeriksaan ini digunakan untuk melihat faktor-faktor pembekuan darah. Tabung yang digunakan berisi antikoagulan natrium sitrat dengan perbandingan 9:1. Pemeriksaan apa yang dilakukan pada kasus tersebut?

a)

PT dan Aptt

b)

Leukosit

c)

Eritrosit

17.

Seorang ATLM sedang menyiapkan sampel untuk pemeriksaan darah rutin menggunakan darah EDTA.  Berapa mg anti koagulan yang digunakan untuk 1 mL sampel darah?

a)

1 mg

b)

2 mg

c)

3 mg

18.

Apakah nama reagen yang digunakan untuk pemeriksaan trombosit, namun saat pengamatan masih ada eritrosit yang terlihat?

a)

Hayem

b)

Turk

c)

Rees Ecker

19.

Seorang pasien yang berumur 28 tahun melakukan pemeriksaan indeks eritrosit di sebuah laboratorium. Hasil pemeriksaan didapatkan kadar Hb 9,0 g/dL, hematokrit 30% dan jumlah eritrosit 1.000.000 /mm3. Berapakah nilai MCV dari pasien tersebut?

a)

30 fl

b)

10 fl

c)

40 fl

20.

Seorang ATLM melakukan perhitungan jumlah leukosit dengan menggunakan metode pipet thoma. Prosedur yang dilakukan dengan cara menghisap darah sampai tanda 0,5 dan larutan turk sampai 11. Berapakah pengenceran yang digunakan pada kasus tersebut?

a)

20

b)

10

c)

30

21.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan hitung jumlah trombosit menggunakan hematologi analyzer dengan teknologi impedance.  Hasil pemeriksaan didappatkan hasil 90.000 sel/uL. Saat keluar hasil muncul flag pada alat, sehingga dilakukan pemeriksaan konfirmasi dengan SADT. Jenis sel apakah yang paling mungkin terganggu dengan teknologi pembacaan tersebut?

a)

Satellite trombosit

b)

Giant trombosit

c)

Fragmentasi eritrosit

22.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan kadar Hb dengan cara membandingkan warna larutan campuran darah dan HCl dengan warna standar pada alat. Metode apakah yang digunakan oleh ATLM tersebut?

a)

Tallqusit

b)

Sahli

c)

Fotometer

23.

Seorang pasien datang kelaboratorium dan membawa suratdari dokter untuk pemeriksaan darah lengkap. Hasil pemeriksaan didapatkan kadar hemoglobin 10 gr/dl, jumlah leukosit 25.000 sel/µl. LED 40 mm/jam, pada sediaan terdapat 25 normoblast dalam 100 sel leukosit. Melihat hasil tersebut, ATLM akan melakukan koreksi terhadap jumlah leukosit. Berapa jumlah leukosit sebenarnya setelah dilakukan koreksi?

a)

10.000

b)

20.000

c)

12.500

24.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hitung jumlah leukosit dengan menggunakan hemositometer Improved Neubauer, kemudian darah di hisap sampai tanda 0,5 dengan menggunakan pipet thoma leukosit, dan hisap larutan turk sampai tanda 11 lalu buang 3-5 tetesan pertama.  Apakah alasan pada pemeriksaan tersebut? 

a)

Adanya endapan darah

b)

Karena di ujung pipet tidak terhomogen dengan sempurna

c)

Terbentuknya darah lisis

25.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan dengan menghisap darah sampai batas tanda 0,5 menggunakan phipet thoma yang di dalamnya terdapat biji berwarna merah kemudian dihisap larutan hayem sampai batas tanda 101. Sel apakah yang didapatkan oleh ATLM tersebut? 

a)

Trombosit

b)

Eritrosit

c)

Hitung jenis leukosit

26.

Seorang pasien datang dengan membawa surat diagnosis untuk dilakukannya pemeriksaan bleeding time yang dimana dilakukan penusukan dengan menggunakan autoclik. Dimanakah lokasi penusukan pada penyataan di atas?

a)

Tumit

b)

Cuping Telinga

c)

Vena

27.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hitung jumlah trombosit. Komposisi reagen memiliki fungsinya masing-masing, salah satunya berfungsi sebagai larutan fiksatif. Jenis reagen yang dimaksud pada kasus tersebut adalah?

a)

Formaldehida

b)

BCB

c)

Alkohol

28.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan laju endap darah. Apakah reagen yang digunakan untuk pengenceran pada pemeriksaan tersebut?

a)

Na sitrat 3,8%

b)

Eosin 3%

c)

NaCl

29.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan laju endap darah. Pemeriksaan ini digunakan untuk megetahui pasien mengalami peradangan atau inflamasi dengan cara mengukur kecepatan endap eritrosit dan menggambarkan komposisi plasma serta perbandingannya antara eritrosit dan plasma.  Berapakah waktu maksimal pemeriksaan tersebut?

a)

1 jam

b)

2 jam

c)

3 jam

30.

ATLM mendapatkan sampel pemeriksaan sel darah. Pemeriksaan sel darah menggunakan Reagen hayem dan dihitung menggunakan bilik hitung improved naubeaur. Apakah pemeriksaan yang dilakukan ATLM pada kasus tersebut?

a)

Leukosit

b)

Eritrosit

c)

Trombosit

31.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan jumlah sel darah menggunakan Reagen Turk. Pengamatan dilakukan pada 4 kotak besar. Berapakah koreksi volume pada pemeriksaan tersebut?

a)

0,4

b)

25

c)

2,5

32.

Seorang pasien yang berumur 28 tahun melakukan pemeriksaan indeks eritrosit di sebuah laboratorium. Hasil pemeriksaan didapatkan kadar Hb 9,0 g/dL, hematokrit 30% dan jumlah eritrosit 3.000.000 /mm3. Berapakah nilai MCV dari pasien tersebut?

a)

100

b)

200

c)

300

33.

Pemeriksaan darah lengkap menggunakan alat automatic seperti hematology analyzer dapat memberi banyak kemudahan dan hasil pemeriksaan yang tepat. namun demikian ada beberapa faktor yang menjadi sumber kesalahan dalam pemeriksaan ini. Apakah tindakan yang benar untuk menghindari kesalahan pada alat tersebut?

a)

Sampel tidak dikocok sampai homogen

b)

Salah dalam penyimpanan spesimen

c)

Melakukan pemantapan mutu internal setiap hari

34.

Pengecatan hitung jenis leukosit dapat menggunakan Cat Wright. Namun pada suatu hari laboratorium kehabisan cat tersebut, dan yang ada hanya tinggal cat Giemsa yang biasa digunakan untuk pengecatan hapusan malaria. Manakah reagensia lain yang dapat digunakan?

a)

Methanol

b)

Formalin

c)

Asam asetat glasial

35.

 Seorang ATLM melakukan pemeriksaan LED metode westergreen. Untuk melakukan pemeriksaan tersebut maka perlu dilakukan pencampuran darah dengan Natrium Sitrat 3,8%, bila perbandingan pencampuran tidak sesuai dengan prosedur akan memperoleh hasil pemeriksaan yang salah. Volume yang tepat perbandingan jumlah darah dengan antikoagulan Natrium Sitrat untuk pemeriksaan tersebut adalah?

a)

2 ml darah + 1 ml Na Sitrat

b)

1,6 ml Darah + 0,4 ml Na Sitrat

c)

1 ml darah + 1 ml Na Sitrat

36.

Laboratorium klinik kedatangan pasien membawa formulir dengan permintaan pemeriksaan hitung sel darah putih. ATLM melakukan pemeriksaan hitung sel darah tersebut dengan improved neubeur. Reagen apa yang di gunakan untuk kasus diatas?

a)

Turk

b)

Hayem

c)

Drabkins

37.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan hematokrit menggunakan metode mikrohematokrit. Apakah antikoagulan yang digunakan untuk pemeriksaan tersebut?

a)

Heparin

b)

Tanpa antikoagulan

c)

EDTA

38.

Seseorang akan melakukan operasi. Dokter memerintahkan untuk periksaan screening waktu pembekuan dan pendarahan. Apa nama pemeriksaan yang dilakukan pada kasus tersebut?

a)

BT / CT

b)

PT APTT

c)

Trombosit

39.

Seorang ATLM sedang melakukan persiapan pemeriksaan PT dan APTT. Berapakah perbandingan darah dengan reagen untuk pemeriksaan tersebut?

a)

9:1

b)

1:9

c)

4:1

40.

Dari sampel darah EDTA yang diperoleh dilakukan pemeriksaan hitung jumlah leukosit. Data yang ada diketahui bahwa pasien berusia 5 tahun dengan diagnosis infeksi cacing. Hasil pemeriksan didapatkan salah satu jenis leukosit meningkat yang mendukung diagnosis dokter.Jenis leukosit apakah yang meningkat ?

a)

Basofil

b)

Eosinofil

c)

Segmen

41.

Dilakukan pemeriksaan darah rutin terhadap pasien dengan diagnosis demam berdarah. Darl hasil pemeriksaan menggunakan hematology analyzer didapatkan jumlah trombosit 80.000 sel/ul darah. Apakah yang dilakukan untuk validasi hasil tersebut ? 

a)

Hasil sudah valid karena sesuai dengan diagnosis

b)

Melakukan konfirmasi hasii dengan apusan darah tepi

c)

Menyerahkan hasll tersebut kepada dokter yang bertugas

42.

Dua orang pasien datang ke laboratorium. Hasil pengujian jumlah eritrosit pada pasien A yang tinggal di daerah daratan tinggi sebanyak 5.000.000/mm3, sedangkan pasien B yang tinggal di daerah daratan rendah jumlah eritrosit sebanyak 3.980.000/mm3. Mengapa terjadi perbedaan jumlah eritrosit pada kasus tersebut?

a)

Pada dataran tinggi suhu lebih dingin

b)

Pada dataran tinggi oksigen lebih rendah

c)

Pada dataran tinggo oksigen tinggi

43.

Hasil analisis darah seorang pasien yang bekerja di pabrik cat didapatkan data: kadar hemoglobin 6 g/dl, evaluasi apusan sel darah tepi terdapat banyak sel eritrosit dengan gambaran Ukuran sel eritrosit lebih besar, terdapat bintik-bintik biru dari eritrosit tidak terinfeksi.Keracunan apakah yang paling mungkin pada pasien tersebut?

a)

Cadmium

b)

Plumbum

c)

Chromium

44.

Hasil pemeriksaan LED seorang pasien menggunakan alat Vast Matic adalah 80 mm/jam. Hasil tersebut dikonfirmasi dengan metode pemeriksaan yang sesuai dengan gold standar dari WHO.Bagaimanakah prosedur metode pemeriksaan tersebut?

a)

Tabung Westergreen Panjang 200 mm, sudut 90â° , waktu 1 jam

b)

Tabung Westergreen Panjang 200 mm, sudut 45â°, waktu 7 menit

c)

Tabung Westergreen Panjang 200 mm, sudut 90â°, waktu 30 menit

45.

Keakurasian hasil pemeriksaan kadar hemoglobin dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah kualitas reagen drabkin. Kualitas reagenDrabkin ditentukan oleh cara penyimpanan seperti jenis wadah dan ruangan penyimpanan.Apa syarat wadah dan ruang penyimpanan yang paling tepat untuk reagen tersebut?

a)

Disimpan dalam botol coklat dan lemari pendingin suhu 2-4 C

b)

Disimpan dalam botol bening dan diletakkan diletakkan di ruang yang gelap

c)

Disimpan dalam botol coklat pada suhu kamar dan ruang yang gelap

46.

Pada saat pengambilan darah untuk pemeriksaan hematologi rutin sebanyak 3 ml menggunakan jarum dan tabung vakum (_closed system_), darah tidak mengalir lancar ke dalam tabung. Hal itu terjadi karena jarum tidak masuk tepat ke dalam pembuluh darah, sehingga mengakibatkan sejumlah darah merembes ke luar pembuluh darah, yang ditandai dengan warna kulit pasien menjadi biru di area penusukan. Petugas pengambil darah langsung menghentikan pengambilan darah.Bagaimana tindakan selanjutnya yang harus dilakukan segera pada pasien tersebut? 

a)

Pengambilan darah diulang   

b)

Bagian lengan di lokasi tusukan dipijat

c)

Area penusukan dibasuh dengan air dingin

47.

Pemeriksaan jumlah trombosit menggunakan metode fonio dilakukan melalui cara mencampur darah dengan MgSO4 lalu dibuat sediaan apus darah serta diwarnai menggunakan Giemsa. selanjutnya dilakukan perhitungan pada sediaan apus darah didapatkan sel trombosit 70/1000 eritrosit. Jumlah eritrosit sebanyak 3.500.000 sel. Berapa jumlah trombosit per uL? 

a)

150.000 u/L

b)

245.000 u/L

c)

350.000 u/L

48.

Seorang analis diminta melakukan perhitungan indeks eritrosit pada pasien yang didiagnosa menderita anemia defisiensi asam folat / B12 dan mendapatkan hasil sebgai berikut : MCV       : 100 fl       nilai normal (80 - 93) fentoliter, MCH       : 38 pg nilai normal (27 - 31) pikogram, MCHC      : 37 %             nilai normal (32 - 36) % atau g/dL. Kemudian analis melakukan konfirmasi hasil tersebut dengan pemeriksaan Sediaan Apusan Darah Tepi. Disebut apakah morfologi tersebut ?

a)

Basofilik stapling

b)

Toksikgranulasi dan toksikvakuolasi

c)

Eritrosit makrosit, leukosit hipersegmented

49.

Seorang ATLM akan melakukan pengambilan sampel untuk pemeriksaan hematologi rutin (hemoglobin, hematokrit, hitung lekosit, hitung eritrosit, hitung trombosit)pada pasien rawat inap. Pada saat hendak mengambil darah di ruang rawat inap, pasien tersebut sedang diperiksa oleh dokter. Apa tindakan yang benar dilakukan oleh ATLM tersebut?

a)

Menunggu pasien selesai diperiksa oleh dokter

b)

Langsung mendekat ke pasien untuk diambil darah

c)

Menginfokan ke dokter tersebut kalau pemeriksaan harus segera dilakukan

50.

Seorang ATLM bertugas di sebuah laboratorium Rumah Sakit menerima sampel yang berasal dari pasien dengan diagnosis perdarahan saluran cerna bagian atas. Berdasarkan pengamatan secara makroskopis ditemukan adanya warna yang mencurigakan pada sampel, ketika diamati secara mikroskopis juga tidak ditemukan adanya sel eritrosit. Setelah dilanjutkan dengan pemeriksaan darah samar metode Metode Guajac, ternyata hasilnya positif.Bagaimana hasil tersebut bisa terjadi?

a)

Reagen Guajac bersifat mereduksi sampel

b)

Reagen Guajac mengandung peroksida

c)

Perlakuan sampel salah

51.

Seorang ATLM di sebuah rumah sakit diminta untuk melakukan pemeriksaan trombosit pada spesimen darah tabung EDTA. Diperoleh jumlah trombosit 19.000 /ul. Atlm melakukan tindakan korektif dan menemukan ada bekuan pada spesimen. Kemungkinan pengumpukan spesimen dan homogenisasi tidak tepat antara antikoagulan dan darah. Apa yang harus dilakukan ?

a)

Melakukan sentrifugasi kemudian dihomogenkan

b)

Melakukan pengambilan ulang spesimen

c)

Melakukan pemeriksaan duplo

52.

Seorang ATLM di sebuah rumah sakit diminta untuk melakukan pemeriksaandarah rutin pada darah EDTA pasien rawat inap. Didapatkan hasil hemoglobin dan hematokrit yang sesuai dengan pemeriksaan sebelumnya, sedangkan untuk jumlah trombosit didapatkan hasil 19.000 /ul yang merupakan nilai kritis. Terdapat perbedaan signifikan dari pemeriksaan dihari sebelumnya dimana nilai trombosit 220.000 /ul. ATLM melakukan tindakan korektif dengan memeriksa tabung spesimen yang dperiksa dan didapatkan gumpalan. Tabung yang digunakan adalah tabung vacutainer tutup ungu. Berapa kali seharusnya tabung tersebut seharusnya dibolak - balik untuk mencegah  pembekuan?

a)

Tiga sampai lima kali

b)

Lima sampai tujuh kali

c)

Sepuluh sampai dua belas kali

53.

Seorang ATLM diminta melakukan pemeriksaan hitung jumlah leukosit ketika hematology analyzer rusak. ATLM kemudian melakukan pemeriksaan dengan metode manual menggunakan reagen turk dan bilik hitung. Apakah alat yang digunakan? 

a)

Haemometer

b)

Hemoglobynometer

c)

Hemositometer

54.

Seorang ATLM diminta melakukan pemeriksaan leukosit dari sampel darah EDTA yang diambil pada pukul 07.00 WITA yang diterima dan periksa oleh ATLM pada pukul 12.00 WIT Hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan klinik pasien. Mengapa didapatkan hasil demikian ?

a)

Pengambilan darah pagi, pemeriksaan siang

b)

Antikoagulan yang digunakan tidak sesuai

c)

Waktu pengambilan dengan pemeriksaan terlalu lama

55.

Seorang ATLM diminta untuk melakukan pemeriksaan hematokrit. Spesimen yang diplih untuk pemeriksaan tersebut adalah darah vena dengan antikoagulan EDTA cair 10%. Volume EDTA cair yang digunakan sebanyak 50 uL untuk 1 ml darah. Apa kemungkinan hasil pemeriksaan dari perbandingan darah dan antikoagulan tersebut?

a)

Nilai hematokrit tinggi palsu, karena eritrosit mengembang akibat EDTA berlebih

b)

Nilai hematokrit tinggi palsu, karena eritrosit rouleaux formation akibat EDTA berlebih

c)

Nilai hematokrit rendah palsu, karena terjadi pengenceran antikoagulan cair berlebih

56.

Seorang ATLM melakukan hitung jumlah eritrosit dengan alat otomatis dan mendapatkan hasil alart value meskipun sudah diulang dua kali. Untuk itu melakukan konfirmasi menggunakan cara manual dengan bilik hitung improved neubauer. Apa larutan pengencer yang bisa digunakan untuk hitung sel tersebut ?

a)

Larutan Hayem atau Oxalat 1 %

b)

Larutan formalin 40% atau larutan Asam Sitrat 3.6%

c)

Larutan Hayem atau larutan Gower

57.

Seorang ATLM melakukan hitung jumlah leukosit cara manual menggunakan larutan dengan komposisi asam asetat glasial, gentian violet 1 % dan aquadest. Ke-tiga bahan tersebut mempunyai fungsi masing - masing dalam perhitungan jumlah leukosit. Apa fungsi asama setat glasial pada pemeriksaan tersebut ?

a)

Membuat suasana menjadi hipotonis sehingga eritrosit lisis dan leukosit tidak lisis

b)

Melisiskan eritrosit sedangkan trombosit, leukosit dan eritrosit berinti tidak lisis

c)

Melisiskan eritrosit tua, eritrosit berinti dan trombosit , hanya leukosit saja yang tidak lisis

58.

Seorang ATLM melakukan hitung jumlah trombosit spesimen darah EDTA menggunakan Hematology Analyzer metode Electrical impedance. Hasil jumlah trombosit yang didapatkan adalah 75.000 sel/ul. Sebelum mengeluarkan ATLM tersebut melakukan valdasidengan melakukan pmeriksaan secara duplo dan melakukan pemeriksaan apusan darah tepi.Mengapa perlu dilakukan validasi pada keadaan tersebut ?

a)

Metode yang digunakan tidak sensitif pada trombosit raksasa

b)

 

Metode yang digunakan tidak sensitif pada tidak sensitif pada sel muda

c)

Wajib dilakukan validasi cara tersebut pada setiap pemeriksaan

59.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hitung jumlah eritrosit spesimen darah EDTA menggunakan hematology analyzer metode electrical impedance. Hasil jumlah eritrosit yang didapatkan lebih tinggi dari nilai normal. Perlu dilakukan verifikasi pada keadaan tersebut karena alat otomatis dapat memberikan hasil tidak akurat misalnya hitung jumlah eritrosit tinggi palsu.Mengapa keadaan tersebut bisa terjadi? 

a)

Banyak trombosit raksasa

b)

EDTA terlalu banyak

c)

Hitung leukosit tinggi

60.

 Seorang ATLM melakukan pemeriksaan indeks eritrosit seorang wanita usia 18 tahun yang diduga menderita anemia. Hasil pemeriksaan memperlihatkan kadar hemoglobin 10 gridl jumlah sel eritrosit 3.800.000 sel/mm darah, hematokrit 34 %. Berapakah nilai Mean Corpuscular Hemoglobin dari darah tersebut? 

a)

29.4 pg

b)

89.5 pg

c)

111.8 pg

61.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan kadar hemoglobin seorang pasien dengan metode cyanmthemoglobin. Untuk melakukan pemeriksaan tersebut digunkan alat Fotometer 4010. Hasil pembacaan absorben sampel didapat 0.095, absorben standart 0.34, dan faktor yang digunakan adalah 36.77. Berapakah kadar hemoglobin pasien tersebut ? 

a)

11.0g/dl

b)

10.3 g/dl

c)

13.2 g/dl

62.

Seorang ATLM memperoleh hasil pemeriksaan Nilal Eritrosit Rata-rata (NER) yang terdirl atas MCV, MCH dan MCHC didapat dari perhitungan di alat otomatisasi. Hasil tersebut berasal dari sampel pasien yang diduga menderita anemla defisiensi besi, yaitu nilal MCV 71 fL, MCH 22 pg, MCHC 32%. Berdasarkan hasil tersebut, maka dikonfirmasi dengan sediaan apus darah tepi yang terlihat pada gambar berikut. Apa Interpretasi hasil berdasarkan hasil NER tersebut?

a)

Terdapat sel target      

b)

Mikrositik Hipokrom

c)

Makrositik Hipokrom

63.

Seorang ATLM menerima form permintaan pemeriksaan laboratorium dari ruang rawat inap. Pada form tersebut, terdapat permintaan hitung trombosit tiap 6 jam sekali untuk pasien demam berdarah rawat inap. Pada saat akan diambil darah di malam hari oleh petugas pengambil darah, pasien tersebut mengeluh sering diambil darah dan menolak untuk diambil darah karena menggangu waktu istirahat pasien. Bagaimana tindakan yang harus dilakukan oleh petugas tersebut?

a)

Tidak jadi mengambil darah pasien tersebut dan langsung kembali ke laboratorium

b)

Melaporkan ke perawat dan penanggung jawab lab kalau pasien tidak mau diambil darah pada malam hari

c)

Melakukan pendekatan ke keluarga pasien supaya pengambilan darah dapat disetujui oleh keluarga pasien

64.

Seorang ATLM menerima permintaan form pemeriksaaan LED dengan Metode yang digunakan adalah westergren. Untuk melakukan pemeriksaan tersebut dilakukan persiapan spesimen dengan mencampur darah dan NaCl 0,85% dengan perbandingan 4 : 1. Untuk mendapatkan pengenceran tersebut apa yang harus dilakukan oleh ATLM ?

a)

Darah dipipet 1,6 ml dan NaCl 0.85% sebanyak 0,4 ml

b)

Darah dipipet 0.4 ml dan NaCl 0,85% sebanyak 1,6 ml

c)

Darah dipipet 2 ml dan NaCl 0,85% sebanyak 0,4 ml

65.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan hitung jumlah sel. Sel yang dihitung merupakan sel eritsosit muda yang tidak berinti tetapi masih mengandung sisa - sisa inti (Ribosom/RN)  berupa benang - benang (Filamen) atau bintik granula. Apa seri eritrosit yang diperiksa ?

a)

Retikulosit

b)

Pronomoblast

c)

Normoblas Basofil

66.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan indeks eritrosit. Jenis indeks eritrosit ini apabila terjadi penurunan akan menunjukan bahan eritrosit memiliki ukuran kecil (Mikrosit) seperti pada kasus defisiensi besi atau talasemia sedangkan apabila terjadi peningkatan menunjukkan bahwa eritrosit memiliki ukuran besar (Makrosit) seperti pada kasus anemia asam folat. Apa jenis indeks eritrosit yang dimaksud ?

a)

MCV

b)

MCH

c)

MCHC

67.

Seorang ATLM sedang melakukan pengecatan sediaan apusan darah untuk menghitung jenis leukosit terhadap sampel darah pasien yang diduga mengalami infeksi. Pewarnaan yang dipakai ini mempunyai prinsip dapat mewarnai sitoplasma dan inti dengan 2 zat warna yang berbeda yaitu zat warna yang bersifat asam akan mewarnai sitoplasma dan zat warna basa akan mewarnai inti. Pewarnaan apakah yang digunakan untuk pemeriksaan tersebut ?

a)

Brilliant Cresyl Blue

b)

Giemsa

c)

Supravital

68.

Seorang pasien berusia 15 tahun diduga menderita anemia. Dokter meminta pasien untuk melakukan pemeriksaan laboratorium, salah satu parameter yang diperiksa yaitu menghitung jumlah eritrosit per ul darah kemudian didapatkan eritrosit yang dihitung sebanyak 461 sel dalam 5 kotak sedang. Berapakah jumlah eritrosit per ul darah? 

a)

4.160.000 sel/ul

b)

4.016.000 sel/ul

c)

4.601.000 sel/ul

69.

Seorang pasien diambil darah vena untuk pemeriksaan nilai indeks eritrosit. Hasil pemeriksaan laboratorium adalah sebagai berikut: hemoglobin 8 g/dl, hematokrit 24%, dan jumlah eritrosit 2.500.000/pl. Kalkulasi nilai MCV, MCH, dan MCHC dilakukan secara manual. Berapa nilai MCH pasien tersebut ? 

a)

16 pg

b)

32 pg

c)

96 pg

70.

Seorang pasien rawat inap yang mengalami gangguan keseimbangan cairan elektrolit dan asam basa dirujuk ke laboratorium oleh dokter untuk melakukan pemeriksaan elektrolit dengan menggunakan spesimen plasma. Antikoagulan apakah yang digunakan untuk pemeriksaan tersebut? 

a)

EDTA

b)

Heparin

c)

Natrium Sitrat

71.

Seorang pasien wanita 35 tahun, datang ke laboratorium klinik atas permintaan dokter dari poliklinik kebidanan. Pasien diambil darah vena untuk pemeriksaan nilai indeks eritrosit. Hasil pemeriksaan laboratorium adalah sebagai berikut: hemoglobin 10,6 g/dL, hematokrit 35%, dan jumlah eritrosit 3.800.000/uL. Petugas laboratorium perhitungan nilai indeks eritrosit dilakukan secara manual. Berapa nilai MCV pada pasien tersebut dalam satuan fL?

a)

88

b)

90

c)

92

72.

Seorang pasien yang didiagnose dokter adalah kasus ITP (lodopatic Thrombocytopenic Purpur  setelah diakukan pemeriksaan laboratorium mengenai jumlan trombosit (AT), masa perdarahan (BT), PPT, dan APTT dan lain-iain. Bagaimana hasil pemeriksaan yang mendukung hasil diagnose tersebut ? 

a)

AT rendah, BT normal, PPT normal, dan APTT normal

b)

AT rendah, BT memanjang, PPT normal, APTT normal      

c)

AT rendah, BT memanjang, PPT memanjang, APTT normal

73.

Seorang perempuan 20 tahun datang ke laboratorium klinik swasta membawa surat rujukan dokter untuk dilakukan pemeriksaan darah rutin dan morfologi darah tepi. Proses flebotomi terhambat karena pasien fobia jarum sehingga hanya didapatkan spesimen darah <1 ml dalam tabung vacutainer K3EDTA bertutup warna ungu untuk volume darah sebanyak 3 ml. Bagaimana pengaruh keadaan tersebut terhadap morfologi eritrosit?

a)

Eritrosit mengerut dan krenasi

b)

Eritrosit membengkak dan besar

c)

Eritrosit membengkak dan pecah

74.

Seorang TLM bekerja di laboratorium klinik pratama, di laboratorium terseut metode pengukuran  kadar hemoglobin masih menggunakan  cara semi otomatik yaitu cara Sianmeth. Karena kehabisan reagen Drabkin Andi membuat Drambkins baru, standar hemoglobin yang ada kadarnya 16,0 g%, setelah dilarutkan dengan 5,0 ml drabkins diukur absorbansi dan mendapat nilai 0,4530. Berapa factor reagen Drabkins yang dibuat Andi tersebut ?

a)

34,7

b)

35,3

c)

37,5

75.

Wanita 26 tahun hamil 12 minggu mengalami nyeri hebat diseblah kanan bawah, terbaring di bangsal rumah sakit, tampak pucat, tidak ada tanda perdarahan dari vagina maupun saluran kemih., dokter yang menangani meminta untuk evaluasi kadar Hemoglobin seitar 30 menit selama 3 kali dengan metode sahli. Mengapa metode sahli terpilih untuk pemeriksaan hemoglobin pada kasus tersebut ?

a)

Hasil lebih akurat

b)

Dapat dilakukan bed-site

c)

Pembacaan hasil lebih mudah

76.

Petugas TLM sedang melakukan pemeriksaan morfologi darah tepi dan hasil pengamatan mikroskopis ditemukan jenis sel leukosit mononuklear dengan ukuran besar, bentuk inti seperti girus otak dan warna sitoplasma yang merah muda.

Apa jenis leukosit pada kasus di atas?

a)

Basofil

b)

Monosit

c)

Limfosit

77.

Pada salah satu sekolah Dasar di Bandung, dilakukan observasi terhadap keadaan siswanya dan lingkungan sekitarnyBerdasarkan hasil pengamatan keadaan kebersihan pribadi siswanya kurang diperhatikan, asupan makanan bergizi kurang sehingga IMT nya sebagian besar di bawah normal. Pada pemeriksaan laboratorium awal dilakukan pemeriksaan fisik terlihat sclera yang pucat, perut agak buncit dan pada malam hari mengalami gatal-gatal di daerah anus, Siswa di SD tersebut rata-rata tidak menggunakan alas kaki dan SD tersebut dekat dengan tempat pembuangan sampah.

Pemeriksaan Hematologi apa yang tepat untuk menegakkan diagnosa siswa SD tersebut?

a)

Hitung Jumlah Trombosit

b)

Hitung Jumlah Eosinofil

c)

Hitung Jumlah leukosit

78.

Petugas TLM di puskesmas melakukan pemeriksaan menggunakan alat Hematologi analyzer. Jumlah sel sel darah dapat dihitung dengan cepat dibanding dengan cara manual karena perbedaan prinsip kerja.

Apa prinsip kerja hematologi analyzer pada hitung jumlah sel darah?

a)

Flowcytometry

b)

Light Scattering

c)

Spektrofotometer

79.

Seorang teknisi laboratorium Medis di minta untuk melalukan pemeriksaan jumlah leukosit dengan metode manual. Kemudian spesimen darahnya di campur dengan larutan Turk yang berwarna violet. Unsur apa yang membuat warna violet pada larutan diatas?

a)

Safranin

b)

Kristal violet

c)

Briliant cresyl Blue

80.

Seorang pasien laki-laki datang ke laboratorium atas rujukan dokter untuk pemeriksaan darah. Setelah pengambilan darah selama 30 menit masih terjadi perdarahan meskipun telah diberi tindakan klem hentikan perdarahan. Hasil diagnosa dokter pada pasien tersebut menderita Hemofilia A. Defisiensi faktor koagulasi apa yang diderita pasien diatas?

a)

VII

b)

V

c)

VIII

81.

Seorang ATLM di sebuah Puskesmas sedang melakukan pemeriksaan hitung jumlah Trombosit dengan reagensia yang tersedia berupa larutan yang bening tidak berwarna kebiruan. Ketika sampel darah dihomogenisasi dengan reagensia, sel selain sel trombosit lisis semua.

Apakah reagensia yang digunakan pada pemeriksaan tersebut? 

a)

Gowers

b)

Toison

c)

Formal Sitrat

82.

Pasien wanita umur 35 tahun,  datang ke laboratorium klinik atas permintaan dokter dari poliklinik kebidanan. Pasien diambil darah vena untuk pemeriksaan nilai indeks eritrosit. Hasil pemeriksaan laboratorium adalah sebagai berikut: hemoglobin 10,6 g/dL, hematokrit 35%, dan jumlah eritrosit 3.800.000/µL. Petugas laboratorium melakukan perhitungan nilai indeks eritrosit dilakukan secara manual. Berapa nilai MCV pada pasien tersebut dalam satuan fL?

a)

88

b)

90

c)

92

83.

Seorang pasien laki-laki berusia 25 tahun, sedang diperiksa di Laboratorium X. Petugas laboratorium melakukan pemeriksaan hematologi rutin sesuai permintaan dokter pengirim. Hasil diperoleh  sebagai berikut: Kadar Hemoglobin (Hb): 16,0 g/dL; Jumlah eritrosit: 5,81/µL; jumlah lekosit: 4.200 /µL; jumlah trombosit: 39.000 /µL. Setelah petugas melakukan konfirmasi hasil jumlah trombosit, diperoleh gambaran sediaan hapus darah tepi berupa trombosit yang beragregasi.

Disebut apakah gambaran kelainan bentuk sel tersebut?

a)

satelitisme trombosit

b)

clumping trombosit

c)

giant trombosit

84.

Petugas laboratorium sedang melakukan pemeriksaan hitung jumlah eritrosit secara manual menggunakan bilik hitung Improved Neubauer. Dipipet reagen Hayem sebanyak 1990 µL dan kemudian ditambahkan darah sebanyak 10 µL. Sel dihitung dalam 5 kotak hitung  eritrosit,  dan ditemukan sebanyak 350 sel.

Berapa jumlah sel/ µL darah ?

a)
3,500 cells/µL
b)

1,750 cells/µL

c)

2,500 cells/µL

85.

Seorang laki-laki umur 26 tahun datang ke laboratorium dengan membawa formulir pemeriksaan. Parameter pemeriksaan yang diminta dokter yaitu retikulosit. ATLM mengerjakan dengan metode manual menggunakan pewarnaan BCB 1%, tetapi ternyata reagen tersebut habis. ATLM tersebut memilih reagen alternatif lainnya.

Apakah reagen alternatif pada kasus tersebut?

a)

Giemsa

b)

 

New methylen blue

c)

Gentian violet

86.

Seorang ATLM melakukan persiapan untuk pemeriksaan hitung retikulosit. Antikoagulan yang digunakan yaitu larutan Na2EDTA 10%. Darah yang akan diambil sebanyak 3 mL darah vena. Perbandingan darah dan antikoagulan harus tepat agar tidak terjadi pengenceran atau clot partial. Berapa banyak antikoagulant yang diperlukan pada kasus tersebut ?

a)

5 µL

b)

10 µL

c)

20 µL

87.

Seorang TLM melakukan pemeriksaan untuk menguji ketahanan dinding pembuluh darah kapiler. Pembendungan pada lengan pasien dilakukan pada tekanan 100 mmHg selama 10 menit. Setelah 10 menit, pada lengan pasien ditemukan > 10 petechia, sehingga hasil pemeriksaan tersebut dilaporkan positif.

Jenis pemeriksaan apakah yang dilakukan pada kondisi tersebut ?

a)

Masa pembekuan

b)

Bleeding Time

c)

Protombin Time

88.

Seorang pasien wanita 40 tahun dirawat inap dengan diagnosis laboratorium anemia. Dokter meminta pemeriksaan indeks eritrosit. Didapatkan hasil MCV 70 fL, MCH 24 pg, MCHC 31%.

Bagaimana gambaran anemia dari hasil pemeriksaan tersebut?

a)

Megaloblastic

b)

Mikrositik hipokromik

c)

Normositik normokromik

89.

Seorang pasien wanita 40 tahun dirawat inap dengan diagnosis laboratorium anemiDokter meminta pemeriksaan indeks eritrosit. Didapatkan hasil MCV 70 fL, MCH 24 pg, MCHC 31%.

Bagaimana gambaran anemia dari hasil pemeriksaan tersebut?

a)

Megaloblastic

b)

Mikrositik hipokromik

c)

Normositik normokromik

90.

Pada pemeriksaan masa perdarahan metode Ivy dilakukan tekanan pada 50 mmHg, desinfeksi kulit pada bagian distal fosa cubiti, penusukan lanset dan penghisapan darah dengan kertas saring setiap 30 detik. Setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan hasil masa perdarahan memanjang.

Apa faktor kesalahan pada prosedur pemeriksaan di atas?

a)

Penusukan pada distal fosa cubiti

b)

Tekanan tensi meter 50 mmHg

c)

Perlakuan desinfeksi kulit

91.

Seorang ATLM melakukan hitung jumlah eritrosit dengan alat otomatis dan mendapatkan hasil alart value meskipun sudah diulang dua kali. Untuk itu ATLM  melakukan konfirmasi menggunkan cara manual dengan bilik hitung Improved Neubauer.

Apa larutan pengencer yang bisa digunakan untuk hitung sel tersebut ?

a)

Larutan Turk atau NaCL 0,85 %

b)

Larutan Ress Ecker atau Asam Sitrat 3,6 %

c)

Larutan Hayem atau Oxalat 1%

 

92.

Seorang ATLM menerima form permintaan pemeriksaan LED. Metode yang akan digunakan adalah westergren. Untuk melakukan pemeriksaan tersebut dilakukan persipan spesimen dengan mencampur darah dan NaCl 0,85%, dengan perbandingan 4 : 1 .

Untuk mendapatkan pengenceran tersebut apa yang harus dilakukan oleh ATLM  ? 

a)

Darah dipipet 1,6 ml dan NaCl 0,85% sebanyak 0,4 ml

b)

Darah dipipet 0,4 ml dan NaCl 0,85% sebanyak 1,6 ml

c)

Darah dipipet 2 ml dan NaCl 0,85% sebanyak 0,4 ml

93.

Seorang TLM di bekerja disuatu laboratorium Klinik Pratama, di laboratorium tersebut metode pengukuran kadar hemoglobin masih menggunakan cara semi otomatik yaitu  cara Sianmet. Karena kehabisan reagen Drabkin Andi membuat Drabkins baru, standar hemoglobin yang ada kadarnya 16,0 g%, setelah dilarutkan dengan 5,0 ml Drabkins diukur absorbsi dan mendapat nilai 0,4530

Berapakan factor reagen Drabkins yang dibuat Andi tersebut ?

a)

34,7

b)

35,3

c)

37,5

94.

Wanita 26 tahun hamil 12 minggu mengalami nyeri hebat di sebelah kanan bawah, terbaring di bangsal rumah sakit, tampak pucat, tidak ada tanda perdarahan dari vagina maupun saluran kemih, dokter yang menangani meminta untuk evaluasi kadar hemoglobin setiap 30 menit selama 3 kali dengan metode Sahli. Mengapa metode Sahli terpilih untuk pemeriksaan hemoglobin pada kasus tersebut?

a)

Hasil lebih akurat

b)

Dapat dilakukan bed-site

c)

Pembacaan hasil lebih mudah

95.

Seorang pasien usia 40 tahun datang ke dokter dengan keluhan  mudah letih, lemah dan lesu. Dokter meminta supaya dilakukan pemeriksaan Indek eritrosit di laboratorium.  Dari hasil pemeriksaan didapatkan kadar Hb 8,5 g/dL, nilai hematokrit 27 vol %, dan jumlah eritrosit 2.500.000 sel/ µL.

Berapa nilai MCH pasien tersebut ?

a)

34 pg

b)

31,5%

c)

108 fl

96.

Hasil indeks eritrosit darah pasien menunjukan MCV 60 fL, MCH 30 pg, dan MCHC 33%. Kemudian dilakukan pemeriksaan Apusan Darah Tepi untuk memastikan hasil tersebut.

Gambaran apakah yang akan terlihat dalam apusan darah berdasarkan kasus tersebut?

a)

Mikrositik Normokrom

b)

Mikrositik Hipokrom

c)

Makrositik Hipokrom

97.

Seorang analis melakukan pemeriksaan Hematokrit. Sampel yang didapat dalam kondisi tidak lisis dan tidak lipemik. Waktu pemeriksaan kurang dari 1 jam setelah pengambilan. Pemusingan dilakukan pada 16.000 rpm selama 3-5 menit. Kalibrasi alat dilakukan terakhir 2010. Dari 50 sampel yang diperiksa didapatkan 30 sampel memiliki nilai Ht. tinggi. Faktor apa yang menyebabkan hasil di atas?

a)

Pemusingan pada 16.000 rpm selama 3-5 menit

b)

Kalibrasi alat expired

c)

Jumlah sampel terlalu banyak untuk 1 kali pengerjaan

98.

Seorang pasien rawat inap dipersiapkan untuk menjalani operasi. Maka dokter meminta pemeriksaan APTT dan PT untuk pasien tersebut. Sesuai dengan jenis pemeriksaan maka dibutuhkan sampel darah vena dengan penambahan antikoagulan. Proses sampling menggunakan vacuum tube.

Apa warna tabung untuk pemeriksaan tersebut?

a)

Biru

b)

Ungu

c)

Kuning

99.

Hasil pemeriksaan hitung lekosit yang dilakukan pada sampel pasien leukemia dengan menggunakan alat otomatisasi menunjukkan nilai lekosit melebihi batas linearitas pembacaan pada alat sehingga tidak tertera jumlah lekosit. Berdasarkan gambaran sediaan apus darah tepi, menunjukkan sangat banyak sel lekosit baik yang matang maupun sel muda.

Apakah langkah yang harus dilakukan sebagai teknisi laboratorium agar nilai lekosit terbaca pada alat?

a)

Melihat riwayat pasien

b)

Menghitung di sediaan apus darah tinggi

c)

Melakukan penghitungan dengan bahan kontrol

100.

Sampel yang berasal dari bayi baru lahir diterima oleh petugas ATLM dari ruang rawat inap. Sampel tersebut untuk pemeriksaan hemoglobin, hematokrit, hitung lekosit dan hitung jenis lekosit yang dilakukan menggunakan hematology analyzer dengan teknologi impedansi. Setelah dilakukan analisis, hasil pemeriksaan pada parameter hitung jenis lekosit dan hitung lekosit, terdapat status yang menunjukkan bahwa alat tidak dapat menghitung dengan tepat.

Mengapa pada parameter tersebut, alat tidak dapat mengeluarkan hasil dengan tepat?

a)

Ada jenis sel darah yang tidak teridentifikasi

b)

Konsentrasi sel pada sampel tersebut terlalu rendah

c)

Hematology analyzer belum dilakukan kontrol harian

101.

Seorang ATLM diminta melakukan pemeriksaan hitung jumlah leukosit ketika hematology analyzer rusak. ATLM kemudian melakukan pemeriksaan dengan metode manual menggunakan reagen turk dan bilik hitung.

Apakah alat yang digunakan?

a)

Haemometer

b)

Hemoglobynometer

c)

Hemositometer

102.

Tn S. berumur 35 tahun berobat dengan keluhan demam tinggi sejak 2 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan ditemukan trombosit 90.000 per mikroliter darah dengan sangkaan demam berdarah. Untuk menilai pembuluh darah Tn S dibutuhkan pemeriksaan.

Apakah jenis pemeriksaan yang di lakukan pada kasus di atas?

a)

Clotting Time

b)

Rumple leed

c)

Trombin Time

103.

Dokter meminta dilakukan pemeriksaan untuk mengukur menilai kemampuan faktor koagulasi jalur ekstrinsik dan jalur bersama pada darah pasien. Pemeriksaan apakah yang tepat untuk dilakukan?

a)

Thrombine Time (TT)

b)

Plasma Prothombine Time (PTT)

c)

Active Partial Thromboplasmin Time (APTT)

104.

Seorang pasien datang ke laboratorium untuk melakukan pemeriksaan hematologi guna memantau perjalanan penyakit TBC yang dideritanya terhadap respon terapi yang sedang dijalani.

Apakah pemeriksaan hematologi tersebut?

a)

Indeks Eritrosit

b)

Hematokrit

c)

Laju Endap Darah

105.

Pada hitung leukosit digunakan reagen. Pada kondisi eritropoiesis yang sangat aktif, terjadi peningkatan produksi eritrosit berlebihan, akibatnya banyak sel eritrosit berinti ikut disirkulasikan dalam pembuluh darah sehingga akan terhitung sebagai lekosit. Mengapa eritosit berinti akan terhitung sebagai lekosit?

a)

TURK hanya memberi warna pada inti dan dinding sel berinti

b)

TURK memiliki formulasi bahan pewarna yaitu gentian violet

c)

TURK tidak akan melisiskan sel darah yang berinti meski bukan lekosit

106.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hitung jumlah eritrosit spesimen darah EDTA menggunakan hematology analyzer metode electrical impedance. Hasil jumlah eritrosit yang didapatkan lebih tinggi dari nilai normal. Perlu dilakukan verifikasi pada keadaan tersebut karena alat otomatis dapat memberikan hasil tidak akurat misalnya hitung jumlah eritrosit tinggi palsu. Mengapa keadaan tersebut bisa terjadi?

a)

Banyak trombosit raksasa

b)

EDTA terlalu banyak

c)

Hitung leukosit tinggi

107.

Pada acara donor massal, petugas PMI melakukan analisa kadar Hb  dengan cara meneteskan 1 tetes  darah kedalam larutan berwarna biru muda dan diamati apakah tetesan darah mengapung atau tenggelam. Analisa Hb  dengan metode tersebut hanya dapat memprediksikan nilai Hb dalam range tertentu. Metode apa yang digunakan ?

a)

Sahli

b)

Talquis

c)

Cupri Sulfat

108.

Seorang perempuan 20 tahun datang ke laboratorium klinik swasta dengan membawa surat rujukan dokter untuk dilakukan pemeriksaan darah rutin dan morfologi darah tepi. Proses flebotomi terhambat karena pasien fobia jarum sehingga hanya didapatkan spesimen darah <1 ml dalam tabung vacutainer K3EDTA bertutup warna ungu untuk volume darah sebanyak 3 ml.

Bagaimana pengaruh keadaan tersebut terhadap morfologi eritrosit?

a)

Eritrosit mengerut dan krenasi

b)

Eritrosit membengkak dan besar

c)

Eritrrosit membengkak dan pecah

109.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hitung jumlah trombosit spesimen darah EDTA menggunakan hematology analyzer metode electrical impedancHasil jumlah trombosit yang didapatkan adalah 75.000 sel/ul. Sebelum mengeluarkan hasil ATLM tersebut melakukan validasi dengan melakukan pemeriksaan secara duplo dan melakukan pemeriksaan apusan darah tepi. Mengapa perlu dilakukan validasi pada keadaan tersebut?

a)

Metode yang digunakan tidak sensitif pada trombosit raksasa

b)

Metode yang digunakan tidak sensitif pada sel muda       

c)

Wajib dilakukan validasi cara tersebut di setiap pemeriksaan

110.

Seorang ATLM di sebuah rumah sakit diminta untuk melakukan pemeriksaan trombosit pada spesimen darah tabung EDTA. Diperoleh jumlah trombosit 19.000/ul. ATLM melakukan tindakan korektif dan menemukan ada bekuan pada spesimen. Kemungkinan pengumpulan spesimen dan homogenisasi tidak tepat antara antikoagulan dan darah. Apa yang harus dilakukan?

a)

Melakukan sentrifugasi kemudian dihomogenkan

b)

Melakukan pengambilan ulang spesimen

c)

Melakukan pemeriksaan duplo

111.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hitung jenis leukosit. Ketika preparat apus darah diamati di bawah mikroskop pembesaran 100x dengan menggunakan minyak imersi ditemukan 2 buah sel dengan ciri sitoplasma merah muda, nukleus biru muda sampai biru tua dan granulanya besar berwarna jingga.

Apa jenis leukosit yang ditemukan tersebut?

a)

Basofil

b)

Monosit

c)

Eosinofil

112.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan hitung retikulosit. Darah dicampur dengan larutan BCB 1% sama banyak dan diinkubasi. Selanjutnya, campuran tersebut dibuat sediaan apus darah dan diperiksa dibawah mikroskop dengan perbesaran 1000x.

Bagaimana ciri-ciri sel yang dimaksudkan pada kasus tersebut?

a)

Sitoplasma merah dan retikulum ungu gelap

b)

Sitoplasma merah dan retikulum biru gelap

c)

Sitoplasma hijau kebiruan dan retikulum biru gelap

113.

ATLM melakukan pemeriksaan hematokrit menggunakan metode mikrohematokrit. Prosedurnya dilakukan dengan memasukan darah ke dalam pipa kapiler kemudian dilakukan sentrifugasi. Setelah disentrifugasi ternyata darah keluar dari pipa kapiler, sehingga tidak didapatkan nilai hematokrit.

Apakah yang menjadi penyebab kejadian tersebut?

a)

Centrifuge yang digunakan sudah rusak

b)

Creatoceal kurang menyumbat pipa kapiler

c)

Kadar hematokrit dari pasien tersebut rendah

114.

Seorang ATLM mendapat permintaan pemeriksaan dari dokter berupa pemeriksaan hemostasis yaitu PT dan APTT. Untuk melakukan pemeriksaan tersebut, ATLM harus mempersiapkan sampel berupa plasma sitrat yang diperoleh dari campuran darah dan antikoagulan dengan perbandingan 9 : 1.

Berapakah konsentrasi antikoagulant yang terbaik untuk pemeriksaan hemostasis tersebut?

a)

3,2 %

b)

0,9 %

c)

1,2 %

115.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan Bleeding Time metode Ivy. Pada pasien tersebut dilakukan pembendungan pada lengan volar menggunakan spigmomanometer pada tekanan tertentu. Berapa tekanan spigmomanometer pada uji tersebut?

a)

30 mmHg

b)
40 mmHg
c)

50 mmHg

116.

Seorang TLM akan melakukan pemeriksaan analisa gas darah pada pasien diruang ICU. Untuk pemeriksaan AGD tersebut dibutuhkan sampel yang diambil dari arteri radialis. Agar pengambilan bisa tepat dan hasilnya akurat dilakukan test sebelum mengambil darah arteri Test apakah yang dimaksud pada kasus diatas ?

a)

Test Allen

b)

Test Mantouk

c)

Test Anti Alergi

117.

Seorang TLM sedang melakukan pengambilan darah vena dari anak perempuan berumur 10 tahun. Kondisi anak lemah, pucat dan ikterus, anak tersebut menangis ketakutan ketika akan diambil darahnya. Tindakan plebotomis yang dilakukan sudah tepat tetapi darah tidak cukup terhisap, kemungkinan karna kesalahan non tehnik. Apa penyebab kegagalan pada kasus diatas?

a)

Tusukan terlalu dalam atau kurang dalam

b)

Sudut tusukan terlalu kecil/ besar

c)

Pembuluh darah menyempit (kolaps) karena rasa takut yang berlebihan

118.

Pada pemeriksaan hitung jenis lekosit pada pasien sehat ditemukan sel berdiameter 12-15 µm, kromatin inti agak kasar, inti berbentuk tapal kuda, sitoplasma berwarna biru muda. Apa sel yang paling mungkin pada pemeriksaan tersebut?  

a)
Eosinophil
b)
Lymphocyte
c)

Monosit

119.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan LED menggunakan metode Westergreen modifikasi. Pada metode ini darah EDTA diencerkan lebih dahulu lalu dimasukkan ke dalam pipet dan dibaca setelah waktu tertentu. Apa larutan pengencer yang digunakan pada pemeriksaan tersebut?

a)

Ringer laktat

b)

Saline

c)

Buffer fosfat pH 6,9

120.

Seorang ATLM akan melakukan pemeriksaan retikulosit dengan haematology analyzer. Namun pada saat alat dihidupkan alat tidak dapat digunakan. Hitung retikulosit akan dilakukan secara manual. Apa jenis reagensia yang dapat digunakan pada pemeriksaan tersebut ?

a)

Hayem solution

b)

Brilliant cresyl blue

c)

Turk solution