wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL UKOM D-IV 2023 G-F

Total questions: 120

Worksheet time: 2hrs 0mins

Name
Class
Date
1.

Seorang ATLM  melakukan pemeriksaan kadar HbA1c dan mendapatkan hasil di bawah normal. Pada penderita DM biasanya seorang ATLM diminta melakukan pemeriksaan HbA1Pemeriksaan hematologi apa yang menjadi validasi hasil tersebut?  

a)

Pemeriksaan kadar Hb

b)

Kadar HbA1c tergantung pada waktu hidup eritrosit

c)

Pemeriksaan indeks eritrosit

2.

ATLM di suatu laboratorium rujukan menerima kiriman sampel darah arteri untuk pemeriksaan analisis gas darah. Saat diterima, ATLM menilai bahwa sampel tersebut tidak layak untuk dilanjutkan ke pemeriksaan sehingga di tolak dikarenakan usia darah sudah lewat dari satu jam setelah pengambilan. Berapa menit waktu yang tepat proses pengambilan sampel tersebut?

a)

30

b)

50

c)

40

3.

  Seorang ATLM yang baru diminta untuk mengirim sampel darah arteri untuk pemeriksaan analisis gas darah ke laboratorium rujukan. Sampel darah tersebut ditampung menggunakan tabung dengan antikoagulan EDTA dan dimasukkan dalam cool-box. Saat sampai di lab rujukan sampel tersebut di tolak oleh ATLM penerima sampel dengan alasan tidak layak. Apa jenis antikoagulan yang tepat dalam pemeriksaan tersebut?

a)

Na Citrat

b)

K2EDTA

c)

Li Heparin

4.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan Hemoglobin metode Cyanmethemoglobin. Setelah memipet sampel darah EDTA sebanyak 20 µl dan dimasukkan kedalam reagen Drapkins sebanyak 5 ml, kemudian diinkubasi selama 15 menit. ATLM tersebut mengatur panjang gelombang fotometer untuk membaca sampel tersebut. Berapa nm panjang gelombang dalam pemeriksaan tersebut ?

a)

340

b)

450

c)

546

5.

Seorang flebotomis menerima blanko pemeriksaan pasien untuk pemeriksaan darah. Dia mempersiapkan tabung vacutainer dengan tutup berwarna ungu. Apakah jenis pemeriksaan sesuai dan isi tabung vacutainer tersebut?

a)

Analisa gas darah dan Heparin

b)

Darah lengkap dan EDTA

c)

Laju endap darah dan natrium sitrat

6.

ATLM melakukan pemeriksaan hemoglobin metode sianmethemoglobin yang mempunyai prinsip pemeriksaan heme (ferro) dioksidasi oleh kalium ferrisianida menjadi (ferri) methemoglobin kemudian methemoglobin bereaksi dengan ion sianida membentuk sianmethemoglobin yang berwarna coklat kemudian absorban diukur menggunakan alat yang bisa membaca pada 540nm.   Apa alat yang digunakan?

a)

Haemometer

b)

Spektrofotometer

c)

Centrifuge

7.

Tenaga ATLM melakukan pemeriksaan rujukan dari seorang pasien Leukemia Akut, hasil pemeriksaan menunjukan peningkatan jumlah  sel leukosit limfosit  immatur. Apakah tindakan yang seharusnya dilakukan oleh tenaga ATLM jika menemukan hasil tersebut?

a)

Hapusan Darah Tepi

b)

Bone Marrow Aspiration (BMA)

c)

Imunofenotyping

8.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan SAD dan ditemukan leukosit abnormal berupa granula pada neutrofil segmen normal terlihat seperti debu, dengan granula kemerahan-biru violet yang merupakan konsekuensi dari aktivitas melawan bakteri atau protein dan ditemukan pada infeksi serius, efek obat atau toksik, atau proses autoimun. Sel apakah yang ditemukan ATLM tersebut ?

a)

Granulasi toksik

b)

Vakuolisasi toksik

c)

Dohle bodies

9.

Dilakukan  pemeriksaan hitung jenis leukosit atas permintaan dokter terhadap pasien. Dari data yang ada diketahui bahwa pasien tersebut berusia 7 tahun dengan diagnosis infeksi cacing. Dari hasil pemeriksaan didapatkan salah satu jenis leukosit meningkat yang mendukung diagnosis dokter. Jenis leukosit apakah yang meningkat ?

a)

Eosinofil

b)

Segmen

c)

Monosit

10.

Pada pemeriksaan laboratorium dari pasien laki-laki dewasa yang diagnosanya pucat pada selaput lendir, serta ikterus ringan didapatkan hasil apusan darahnya banyak sel eritrosit berbentuk sferosit dan ovalosit. Pasien juga mengalami defisiensi G6PD. Apa jenis anemia tersebut?

a)

Aplastik

b)

Hemolitik

c)

Permisiosa

11.

Tenaga ATLM melakukan pemeriksaan darah dari seorang anak laki-laki yang sering mengalami memar di badan dan darah sukar membeku saat terjadi luka. Orang tua laki-laki anak tersebut juga menderita hal yang sama. Manakah di bawah ini kelainan yang mungkin dialami oleh  anak tersebut ?

a)

Demam berdarah

b)

Hemofilia A

c)

Alergi

12.

  Pada pemeriksaan laboratorium dari pasien laki-laki dewasa yang diagnosanya pucat pada selaput lendir, serta ikterus ringan didapatkan hasil apusan darahnya banyak sel eritrosit yang berbentuk kecil gelap dan tidak mempunyai bagian tengah yang pucat. Pasien juga mengalami defisiensi G6PD dan meningkatnya retikulosit. Apa nama sel tersebut?

a)

Tear drop cell

b)

Target cell

c)

Sferosit

13.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan darah rutin terhadap pasien dengan diagnosis demam berdarah. Dari hasil pemeriksaan menggunakan hematology analyzer didapatkan jumlah trombosit 80.000 sel/µL darah. Apakah yang dilakukan untuk validasi hasil tersebut ?

a)

Mengulangi pemeriksaan

b)

Melakukan konfirmasi hasil dengan apusan darah tepi

c)

Hasil sudah valid karena sesuai dengan diagnosis

14.

Seorang ATLM menerima sampel darah untuk pemeriksaan darah rutin. Dia memipet sampel darah yang berisi antikoagulan EDTA dengan menggunakan tabung wintrobe, kemudian didiamkan di rak selama satu jam. Apakah jenis pemeriksaan yang dilakukan oleh ATLM tersebut?

a)

Makrohematokrit

b)

LED

c)

Hb Sahli

15.

  Prinsip pemeriksaan LED metode Westergren adalah darah dengan antikoagulan dibiarkan di dalam pipet dengan ukuran tertentu dengan posisi tegak lurus dan kecepatan eritrosit mengendap diukur dalam jangka waktu tertentu. Satuannya mm/jam. Apakah nama antikoagulan yang dapat digunakan pada pemeriksaan tersebut?

a)

EDTA

b)

EDTA atau Na Citrat 3,8%

c)

Na Citrat 3,8%

16.

Seorang TLM melakukan pemeriksaan LED cara westergren menggunakan sampel darah vena dengan antikoagulan Na Citrat 3,8%. Pipet Westergren diisi dengan darah yang telah diencerkan sampai garis tanda 0. Kemudian pipet diletakkan pada rak dengan posisi tegak lurus. Setelah tepat satu jam, dibaca hasilnyBerapakah perbandingan antara darah dengan antikoagulan pada pemeriksaan tersebut?

a)

1 : 1

b)

2 : 1

c)

4 : 1

17.

Seorang petugas laboratorium melakukan analisis terhadap hasil Indeks Eritrosit. Hasil yang didapat menunjukkan nilai: MCV : 72 fL (nilai normal: 77-93 fL) MCH : 23 pg (nilai normal: 27-32 pg) MCHC : 32% (nilai normal: 31-35%). Kemungkinan terbesar gambaran eritrosit pada Sediaan Apus darah (SAD) adalah?

a)

Normositik Normokrom

b)

Makrositik Hiperkrom

c)

Mikrositik Hipokrom

18.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan darah lengkap dan diperoleh hasil pemeriksaan: RBC 5.500.000/µL, WBC 8.000/µL, Hb 15,0 g/dl, PCV 45%. Berapakah hasil MCV pada pemeriksaan diatas?

a)

81,8 fL

b)

8,81 fL

c)

818 fL

19.

Indeks Eritrosit adalah suatu nilai rata-rata yang dapat memberi keterangan mengenai rata-rata eritrosit dan banyaknya hemoglobin per eritrosit. Salah satu dari nilai indeks eritrosit adalah Mean Corpuscular Volume (MCV), yaitu nilai indeks untuk menentukan ukuran eritrosit yang dinyatakan dengan satuan femtoliter. Apakah nama pemeriksaan yang dibutuhkan untuk menentukan nilai indeks tersebut?

a)

Jumlah eritrosit

b)

Nilai hematokrit

c)

Nilai hematokrit dan jumlah eritrosit

20.

Seorang TLM melakukan pemeriksaan hitung jenis leukosit secara visual pada sediaan apus yang dibuat pada kaca objek dengan pewarnaan GiemsDitemukan sel yang bentuk dan ukurannya menyerupai neutrophil, sitoplasmanya mengandung granula bulat besar tidak sama besar, berwarna biru tua, granula dapat menutupi inti, dan tidak selalu dapat dijumpai.  Apakah nama yang paling tepat untuk sel tersebut?

a)

Basofil

b)

Monosit

c)

Limfosit

21.

Iwan adalah anak usia 15 tahun dibawa orang tuanya kerumah sakit dengan keluhan banyak petecia di lengan dan wajah, demam mendadak tinggi, lemas, muntah- muntah, dan terlihat pucat. Dokter menganjurkan untuk dilakukan pemeriksaan darah lengkap dan ditemukan hasil abnormal pada hitung jumlah sel trombosit yaitu 90.000 sel/mm3. Berapa nilai normal dari sel tersebut ?

a)

200.000 – 500.000 sel/µl darah

b)

4000 – 10.000 sel/µl darah

c)

4.0 – 5.0 juta sel/µl darah

22.

Tenaga ATLM melakukan pemeriksaan darah dari seorang anak laki-laki Hasil pemeriksaan complete blood count Hb 13,5 gr/dL ( Nilai normal 12,0 – 15,0 gr/dL), WBC 8.000/µL (4.500 – 13.000 /µL), Trombosit 50.000/µL (150.000 – 450.000 /µL). Apakah yang dialami oleh pasien anak laki-laki tersebut?

a)

Trombositopenia

b)

Trombositosis

c)

Anemia

23.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan pada pasien yang akan menjalani operasi. Dia  melakukan sampling darah vena di lengan pasien. Pada saat darah masuk ke dalam spuit nyalakan stopwatch dan masukkan darah dari spuit ke dalam tiga tabung. Setelah 5 menit miringkan ketiga tabung ± 45oC secara bergantian. Lakukan lagi setiap 30 detik sampai darah dalam ketiga tabung membeku. Kemudian matikan stopwatch dan hasilnyApakah jenis pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas ATLM?

a)

Clotting time

b)

Clot lysis

c)

Clot retraction

24.

Pada hapusan darah pasien ditemukan morfologi sel dengan ciri-ciri sebagai berikut; terdapat 2 lobus yang dihubungkan oleh filamen yang halus, granul kasar-kasar berwarna kemerahan. Sel apakah yang dimaksud ?

a)

Eosinofil

b)

Basofil

c)

Netrofil

25.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hapusan darah tepi yang diberi pewarna Brilliant Cresyl Blue, ditemukan sel berinti berwarna biru yang berisi sisa-sisa ribosom dan RNSel apakah yang dimaksud ?

a)

Eritrosit

b)

Leukosit

c)

Retikulosit

26.

Seorang pasien membawa blanko permintaan pemeriksaan dari dokter dengan diagnosis anemiDokter pengirim meminta pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui apakah pasien tersebut menderita penyakit kelainan hemoglobin. Apa jenis pemeriksaan laboratorium dalam kasus tersebut?

a)

Hb Elektroforesis

b)

Hb Sahli

c)

Hemoglobin Cyanmeth

27.

Seorang TLM melakukan pemeriksaan G6PD Neonatus dengan metode ELISSampel diperoleh dari tumit bayi. Pemeriksaan ini mendeteksi defisiensi G6PD pada bayi baru lahir yang dapat menyebabkan anemia hemolitik. Apakah jenis sampel yang paling sesuai untuk pemeriksaan tersebut?

a)

Serum

b)

Darah heparin

c)

Darah citrat

28.

Seorang ATLM menerima sampel pasien dengan diagnosis anemia defisiensi besi. Pada blanko pemeriksaan pasien tertulis pemeriksaan yang berhubungan dengan jumlah total simpanan zat besi dalam tubuh. Jenis pemeriksaan apakah yang dimaksud ?

a)

Ferritin

b)

Transferin

c)

Serum iron

29.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan darah rutin dengan cara memipet wholeblood yang berisi antikoagulan EDTA ke dalam tabung Wintrobe, kemudian tabung Wintrobe disentifus selama 30 menit pada kecepatan 3600 rpm. Apakah jenis pemeriksaan yang dimaksud ?

a)

Mikrohematokrit

b)

Makrohematokrit

c)

Laju endap darah

30.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan dengan menggunakan tabung kapiler untuk mengambil sampel darah EDTA pada posisi hampir mendatar. Setelah darah yang menempati tabung kapiler sekitar 2/3 panjang kapiler, bagian ujung kapiler yang tidak berwarna ditutup dengan wax. Kemudian tabung kapiler tersebut disentrifus pada kecepatan 16000 rpm selama 2 menit. Apa jenis pemeriksaan yang dilakukan oleh ATLM tersebut ?

a)

Mikrohematokrit

b)

Makrohematokrit

c)

Laju endap darah

31.

Pada tahapan flebotomi seorang TLM tidak secara cepat berhasil melakukan flebotomi karena kondisi suatu hal akibatnya menyebabkan pemasangan tourniquet lebih dari 1 menit dan baru berhasil setelah lebih dari 3 menit. Apa  resiko terhadap serum  akibat kesalahan dalam proses flebotomi tersebut ?

a)

Hematoma

b)

Hemokonsentrasi

c)

Lisis eritrosit

32.

Seorang ATLM mendapatkan sampel darah, persiapan alat dan reagen dilakukan.  ATLM melakukan pemeriksaan dengan cara mengambil sampel dan reagen Brilliant Cresyl Blue (BCB). Setelah diamati di mikroskop terlihat bentuk bulat terdapat filamen atau granula berwarna ungu atau biru. Apakah jenis sel dalam pemeriksaan tersebut?

a)

Retikulosit

b)

Leukosit

c)

Trombosit

33.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan sampel darah pasien sesuai dengan blanko permintaan dari dokter. Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium, diketahui bahwa pasien tersebut menderita penyakit thalassemiApa jenis pemeriksaan laboratorium dalam kasus tersebut?

a)

Darah Lengkap

b)

Faal Hemostasis

c)

Hb Elektroforesis

34.

Seorang TLM menerima dan mengidentifikasi sampel darah EDTA untuk diperiksa G6PD dengan metode enzimatik kolorimetri. Didapatkan sampel darah dalam keadaan lisis. Sebagai catatan: G6PD merupakan enzim yang berperan dalam proses pembentukan dan perombakan sel eritrosit. G6PD dapat mencegah hemolisis pada eritrosit. Apakah yang harus dilakukan oleh seorang TLM pada kasus tersebut?

a)

Mengerjakan sampel dengan duplo

b)

Mengerjakan sampel sesuai dengan SOP

c)

Mengembalikan sampel dan meminta sampel baru

35.

Seorang TLM melakukan pemeriksaan Ferritin dengan metode particle enchance immunoturbidimetric assay. Manfaat pemeriksaan ini untuk memantau perkembangan defisiensi besi pada kondisi anemia, mendiagosis hipokromik dan anemia mikrositik, dan mendeteksi overload besi. Sampel apakah yang paling sesuai digunakan pada pemeriksaan tersebut?

a)

Serum

b)

Plasma

c)

Darah citrat

36.

Seorang ATLM menerima sampel pasien, pada blanko pemeriksaan tertulis diagnosis anemiSetelah pemeriksaan sampel darah diperoleh hasil: kadar hemoglobin menurun, nilai MCV menurun, kadar serum ferritin menurun, dan serum TIBC meningkat. Apakah jenis anemia pada pemeriksaan tersebut ?

a)

Hemolitik

b)

Defisiensi besi

c)

Penyakit kronik

37.

Seorang pasien membawa blanko permintaan pemeriksaan dari dokter dengan diagnosis anemia defisiensi besi. Dokter pengirim meminta pemeriksaan untuk mengetahui jumlah total zat besi dalam serum pada pasien tersebut. Apa jenis parameter pemeriksaan dalam kasus tersebut?

a)

Ferritin

b)

Transferin

c)

Serum iron

38.

Seorang pasien laki-laki usia 50 tahun datang ke laboratorium membawa blanko pemeriksaan. Dokter merujuk pasien diperiksa serum iron (SI). Selanjutnya seorang TLM melakukan proses dokumentasi pasien dengan Electronic Medical Record. Proses dokumentasi meliputi: kelengkapan identisas pasien, kelengkapan identitas pengirim, informasi khusus, dan jenis pemeriksaan. Apakah tindakan yang penting dilakukan oleh TLM untuk persiapan pemeriksaan tesebut?

a)

Menanyakan kepada pasien apakah sudah berpuasa selama 12 jam.

b)

Menerangkan proses pengambilan sampel.

c)

Menyampaikan jenis pemeriksaan kepada pasien.

39.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hitung sel eritrosit menggunakan metode manual. Proses pemeriksaan dengan menyiapkan reagensia pengencer sebanyak 4,0 ml dalam tabung reaksi selanjutnya diambil laruran tersebut sebanyak 0,02 ml. Pada tabung pengencer ditambahkan darah EDTA 20 ul. ATLM tersebut kemudian melakukan perhitungan pada 5 kotak sedang (80 kotak kecil) didapatkan 430 sel eritrosit . Berapa jumlah sel eritrosit dalam satuan mm3 darah pada kasus tersebut?

a)

21.500/mm3 darah

b)

3.400.000/mm3 darah

c)

4.300.000/mm3 darah

40.

Seorang ATLM di laboratorium melakukan memeriksa retikulosit pasien gangguan sumsum tulang. Langkah pemeriksaann yang dilakukan ATLM ,mengambil darah vena kemudian ditambahkan reagen BCB 1 % pada tabung dengan perbandingan volume 1:1. Tabung tersebut di inkubasi suhu 370C selama 5 menit agar sel menyerap zat warna reagen. Pada sel yang diamati akan terlihat bintik- bintik berwarna biru. Apakah bagian sel yang diamati berdasarkan pada kasus tersebut ?

a)

Sitoplasma

b)

Kromatin

c)

Inti

41.

Pasien anak datang diantar ke dokter dengan kondisi klinis kurus, cepat letih dan letih. Hasil pemeriksaan feses rutin ditemukan telur cacing Ascaris Lumbricoides. Dokter meminta pemeriksaan darah rutin dan hitung jenis lekosit. Apa jenis lekosit yang meningkat jumlahnya pada kasus tersebut?

a)

basofil

b)

eosinofil

c)

netrofil

42.

Seorang TLM sedang melakukan praktek perhitungan jumlah sel trobosit secara manual. Pemeriksaan dilakukan dengan menghisap darah menggunakan pipet sampai batas 0,5 kemudian ditambah reagen sampai batas 101. Pipet thoma dihomogenkan dan diinkubasi pada waktu dan suhu tertentu selanjutnya dilakukan pengisisan pada bilik hitung dan sel dihitung pada 25 kotak sedang dengan bantuan mikroskop. Hasil perhitungan didapatkan 200 sel trombosit. pertanyaan soal: Berapakah jumlah trombosit sebenarnya dalam mm3 berdasarkan pada kasus tesebut?

a)

100.000 sel/mm3

b)

150.000 sel/mm3

c)

400.000 sel/mm3

43.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan laboratorium darah lengkap pada pasien diagnosa anemia berdasarkan surat pengantar dari dokter. Pemeriksaan tersebut salah satunya adalah melakukan analisis terhadap hasil nilai eritrosit rata-rata (NER). Hasil yang didapat menunjukkan nilai MCV 72 fL, MCH 23 pg, dan MCHC 32%.Bagaimanakah kemungkinan gambaran eritrosit pada Sediaan Apus Darah Tepi (ADT) berdasarkan pada kasus tersebut ?

a)

Makrositik hipokrom

b)

Makrositik hiperkrom

c)

Mikrositik hipokrom

44.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan widal dengan metode aglutinasi. Dari hasil pemeriksaan menunjukkan pada pengenceran 1/320 tidak adanya aglutinasi, akan tetapi pada pengenceran sebelumnya terbentuk aglutinasi. Berapa konsentrasi titer yang harus dilaporkan pada pemeriksaan tersebut?

a)

1/40

b)

1/80

c)

1/160

45.

Pasien Anak 8 tahun, datang ke Rumah Sakit dengan keluhan lemas dan tampak pucat. Keluhan serupa pernah terjadi sejak 4 tahun yang lalu. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter dan dilakukan pemeriksaan penunjang didapatkan Hemoglobin: 11,5 gr/dl, Hematokrit: 21,1%, Laju Endap Darah: 5 mm/jam, Eritrosit : 2,5 x 106 cell/ul, Leukosit: 3900 cell/ul, Trombosit: 323.000/ul. Jenis pemeriksaan apa yang harus diulang oleh ATLM pada kasus tersebut?

a)

   Hb

b)

Ht

c)

LED

46.

Pasien perempuan, 29 tahun dengan anemia akibat perdarahan hebat saat siklus bulanan. Dokter yang memeriksa meminta pemeriksaan darah rutin. ATLM mengerjakannya dan didapatkan hasil pemeriksaan lab : Hgb: 6.0 g/dL, RBC : 1.5 x106/µL, WBC : 12.0 x 103/µL, PLT: 200 x 103/µL, Hct : 20%.Berapa nilai MCV pada kasus tersebut?

a)

113 fL

b)

133 fL

c)

92 fL

47.

Seorang analis melakukan pengambilan darah sesuai prosedur sebanyak 3 mL. Darah kemudian didiamkan selama 30 menit supaya menjendal, dan diambil serumnya dengan alat pipet Pasteur. Serum yang diperoleh ternyata volumenya tidak mencukupi untuk 3 parameter. Apa usaha pertama yang dilakukan analis pada kasus tersebut?

a)

Melakukan pemusingan serum agar jendalan dan serum terpisah sempurna

b)

Melakukan pemeriksaan dengan volume sampel serum lebih sedikit

c)

Memanggil pasien kembali untuk diambil darah ke dua kali

48.

Seorang ATLM di laboratorium sedang melakukan pemeriksaan laktat dehydrogenase. Pemeriksaan LDH dapat menggunakan plasma EDTPada proses pembuatan spesimen ATLM harus memenuhi persyaratan agar didapatkan hasil yang tepat.Apakah yang dilakukan ATLM pada proses pembuatan spesimen pada kasus tersebut?

a)

Specimen tidak mengandung buffy coat

b)

Specimen tidak boleh lipemik

c)

Specimen tidak boleh lisis

49.

Seorang perempuan usia 58 tahun datang ke puskesmas dengan membawa surat rujukan dari dokter untuk melakukan pemeriksaan hemoglobin dan hitung jumlah eritrosit. Setelah diperiksa ternyata hasil hitung jumlah eritrosit manual kamar hitung 8 juta sel/µl darah dengan kadar hemoglobin 7 g/dL.Menurut anda sebagai seorang ATLM, faktor apa yang menyebabkan hitung jumlah eritrosit tinggi pada kasus tersebut ?

a)

Kamar hitung kering

b)

Pemipetan larutan Hayem lebih dari tanda 101

c)

Pemipetan darah kurang dari tanda 0,5

50.

Pasien wanita,26 tahun dilakukan pengambilan darah sesuai permintaan dokter. Darah sebanyak 5 ml kemudian dituangkan pada tabung centrifuge bergaris tanpa antikoagulan, kemudian darah dibiarkan membeku. Setelah darah membeku, bekuan darah mengerut dan serum terperas keluar sehingga bekuan darah menjadi kenyal. Serum yang tersisa pada tabung kemudian diukur jumlahnyApa jenis pemeriksaan pada kasus tersebut?

a)

Cloting Time

b)

Retraksi Bekuan

c)

Rekalsifikasi

51.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan malaria menggunakan metode hapusan darah dengan perhitungan jumlah parasit malaria pada sediaan hapusan darah pasien malaria, Hapusan darah menunjukkan terdapat 10 parasit dalam 1 lapang pandang besar (LPB). Bagaimana interpretasi hasil pemeriksaan malaria tersebut?

a)

-/negatif

b)

+1

c)

+2

52.

Hasil pengamatan preparat sediaan darah tipis ditemukan adanya infeksi campuran Plasmodium falciparum dan P. vivax sebanyak 600 parasit dalam 200 leukosit. Standar jumlah leukosit pada sediaan darah tebal adalah 8.000/ µL.Berapakah jumlah parasite per mikroliter pada kasus tersebut?

a)

24

b)

24.000

c)

240

53.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan LED secara manual dengan metode westergreen. Pemeriksaan dilakukan dengan memasukkan campuran darah dan antikoagulan kedalam tabung westergreen lalu diletakkan pada rak secara tegak lurus kemudian didiamkan selama 1 jam pada suhu ruang. pertanyaan soal: Berapakah perbandingan antara darah dan antikoagulan pada kasus pemeriksaan tersebut?

a)

4:1

b)

1:4

c)

1:1

54.

Seorang ATLM akan memeriksa sampel darah untuk pemeriksaan glukosKarena banyak sampel yang harus diperiksa maka sampel tersebut tertunda pemeriksaannyOleh ATLM sampel disimpan di almari pendingin dengan suhu 20C – 80Berapa lamakah stabilitas sampel pada kasus tersebut?

a)

6 jam

b)

10 jam

c)

24 jam

55.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan ulang kadar hematokrit menggunakan metode mikrokapiler manual. Langkah pertama yang dilakukan adalah memasukkan darah kapiler ¾ bagian ke dalam tabung mikrokapiler yang mengandung antikoagulan tertentu. Salah satu ujung tabung disumbat dempul kemudian disentifuge 1200 rpm selama 5 menit. Apakah jenis antikoagulan yang dimaksud pada kasus tersebut?

a)

Na Sitrat 3,8 %

b)

EDTA

c)

Heparin

56.

Seorang pasien yang dirawat di bangsal rawat inap didiagnosis oleh dokter mengalami anemia megaloblastiDokter mengirim sampel pasien ke laboratorium untuk pemeriksaan profil besi pasien tersebut. Salah satu pemeriksaan mengalami penurunan palsu jika terjadi hemolysis dan menurun pada malam hari dan nilai rujukan adalah 50 sampai 150 g/L. Apakah parameter yang paling sesuai berdasarkan pada kasus tersebut?

a)

Indeks eritrosit

b)

Ferritin

c)

TIBC

57.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan sampel darah pasien terduga leukemiHasil pemeriksaan preparat apus darah didapatkan gambaran hiatus leukemikus (+), sel blas 20%, sel batang dan segmen <5%. berdasarkan hasil tersebut pasien diduga terkena Akut Mieloblastik Leukemia (AML). Sebagai konfirmasi dilakukan pewarnaan sitokimipertanyaan soal: Apa jenis pewarnaan sitokimia yang sesuai dengan kasus tersebut?

a)

Lepehne

b)

Giemsa

c)

Sudan Black B

58.

Petugas laboratorium menerima sampel darah EDTA dengan volume 5 ml yang dikirim dalam box yang berisi es batu agar suhu tetap terjagNamun box tersebut tidak terlalu padat sehingga darah mengalami hemolisis. Pemeriksaan yang diminta adalah pemeriksaan analisa Hb elektroforesis. Apa yang harus dilakukan oleh petugas laboratorium pada kasus tersebut?

a)

Menerima sampel dan melakukan pemeriksaan sesuai permintaan

b)

Menolak sampel tersebut karena sampel mengalami hemolisis

c)

Meminta agar sampel diganti dengan antikoagulan yang lain

59.

Seorang pasien datang ke laboratorium dengan membawa kertas permintaan laboratorium. Pemeriksaan yang diminta dokter adalah pemeriksaan hitung jumlah eosinofil. ATLM menyiapkan larutan yang akan digunakan untuk pemeriksaan tersebut. Apa nama larutan yang dimaksud pada kasus tersebut?

a)

Rees ecker

b)

Eosin

c)

Dunger

60.

Petugas laboratorium mempersiapkan pemeriksaan hitung sel dengan menggunakan kamar hitung Fuchs- Rosenthal. Darah diisap sampai tanda 1 dan reagen diisap sampai tanda 11. Apa jenis sel yang dihitung pada kasus tersebut?

a)

Basofil

b)

Eosinofil

c)

Eritrosit

61.

Seorang ATLM melakukan penghitungan Nilai Indeks Eritrosit Rata-rata (MCV, MCH, dan MCHC). Untuk mendapatkan nilai perlu data hasil pemeriksaan kadar Hb, Jumlah Eritrosit dan Nilai Hematokrit.Data pemeriksaan : Hb = 10 gr/dl, AE = 4,6 Hematokrit = 30 %. Berapa nilai MCH pada kasus tersebut ?

a)

19,9 pg

b)

20,3 pg

c)

21,7 pg

62.

Petugas phlebotomis melakukan pengambilan darah vena pada pasien perempuan usia 40 tahun dengan indikasi akan melakukan operasi Caesar. Dokter ingin melihat ada tidaknya gangguan faal hemostasis dengan pemeriksaan nilai PT, APTT. Apa warna tabung vakum yang dipilih pada kasus tersebut ?

a)

Biru muda

b)

Ungu

c)

Hijau

63.

Seorang TLM melakukan pemeriksaan darah rutin salah satunya pemeriksaan hemoglobin. ATLM sebelum melakukan pemeriksaan terlebih dahulu melakukan pemantapan mutu kualitas internal dengan menggunakan spesimen kontrol. Dari hasil pemeriksaan nilai Hb terukur selalu mendapatkan 2g/dl lebih tinggi dari nilai sesungguhnya (true value). Apa jenis kesalahan yang didapatkan pada kasus tersebut ?

a)

Technical error

b)

Constant systematic error

c)

Proportional systematic error

64.

Seorang wanita usia 75 tahun dengan keluhan lemah, letih, lesu, datang ke dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Hasil pemeriksaan lab sebelumnya pasien menderita anemia mikrositik hipokromik. Dokter ingin memastikan status besi pasien dengan melihat cadangan besi pada tubuh pasien. Apa jenis pemeriksaan yang dimaksud pada kasus tersebut ?

a)

TIBC

b)

Ferritin

c)

Transferin

65.

Seorang ATLM mengerjakan permintaan pemeriksaan kadar Hemoglobin untuk pasien perempuan,45 tahun yang terlihat anemis sesuai dengan permintaan dokter. Hasil pemeriksaan kadar hemoglobin pada alat spektrofotometer menunjukan hasil 10gr/dl. Apa jenis reagen yang digunakan pada pemeriksaan tersebut?

a)

Turk

b)

Drabkin

c)

Hayem

66.

Sampel darah diterima ATLM dari seorang bapak yang memeriksakan kondisi kesehatan dengan keluhan batuk- batuk sudah 3 minggu tidak sembuh, berkeringat di malam hari, berat badan menurun. Pada pemeriksaan hitung jumlah leukosit menggunakan kamar hitung ditemukan 300 sel.Berapa jumlah leukosit jika pengenceran sebanyak 20 kali?

a)

3.000 sel/mm3

b)

15.000 sel/mm3

c)

150.000 sel/mm3

67.

Seorang pasien laki-laki berumur 32 tahun terdiagnosa anemia hemolitik dengan membawa blangko pemeriksaan dari dokter datang ke laboratorium untuk melakukan pemeriksaan darah. Pemeriksaaan yang dilakukan salah satunya adalah pemeriksaan yang bertujuan untuk mengetahui kadar enzim dalam darah dimana enzim ini berfungsi sebagai katalis. Untuk mendapatkan hasil yang akurat, ATLM harus memperhatikan prosedur pemeriksaan salah satunya adalah memperhatikan zat yang mampu menghambat ataupun menurunkan laju reaksi kimia yang dapat mempengaruhi kinerja dari pemeriksaan. Apakah faktor yang mempengaruhi pemeriksaan pada kasus tersebut?

a)

Suhu

b)

Inhibitor

c)

Viskositas

68.

Datang pasien anak, 10 tahun dengan diare dan muntah- muntah yang sering. Kondisi pasien lemas dan dokter segera menyiapkan pemasangan infus. Sebelum tindakan penanganan tersebut, dokter meminta ATLM untuk memeriksa nilai hematokrit dan didapatkan hasil lebih tinggi dari normal. Mengapa hasil pemeriksaan meningkat pada kasus tersebut?

a)

adanya peradangan

b)

adanya dehidrasi

c)

penundaan tata laksana pasien

69.

Penyelia laboratorium mengamati ATLM junior saat melakukan pemeriksaan Widal. ATLM junior memipet reagen secara cepat sehingga volume reagen tidak sesuai prosedur pemeriksaan. Apa langkah awal yang harus dilakukan oleh penyelia laboratorium pada kasus tersebut?

a)

Mendiskusikan masalah langsung dengan ATLM junior

b)

Memberi pelatihan ulang mengenai persiapan reagen pemeriksaan

c)

Memerintahkan ATLM lain untuk mengulangi persiapan reagen

70.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan laboratorium dengan menggunakan sampel darah vena. Pemeriksaan yang dilakukan berdasarkan permintaan dokter yaitu untuk menegakkan diagnosa pada kasus anemi. ATLM dalam diagnosa menggunakan sampel dalam bentuk serum. Pemeriksaan yang dilakukan ini merupakan pemeriksaan protein yang bertugas sebagai pengangkut besi dan dalam keadaan normal kadarnya 20-45%. Apa pemeriksaan yang sesuai dengan kasus tersebut?

a)

Serum Iron

b)

TIBC

c)

Ferritin

71.

Seorang perempuan, 67 tahun, diantar ke puskesmas karena demam dan sesak nafas. Dokter yang memeriksa, meminta pemeriksaan jumlah lekosit. ATLM yang bertugas menyiapkan pemeriksaan secara manual dengan kamar hitung Improved Neubauer. Dengan menggunakan sampel darah vena pasien dan reagen, ATLM melakukan persiapan pemeriksaan dengan mengambil 50 µL darah. Berapa µl reagen yang dibutuhkan pada pemeriksaan tersebut ? 

a)

100µL

b)

450µL

c)

950µL

72.

Pasien perempuan,27 tahun datang ke laboratorium dengan keluhan merasa kelelahan, lemas, sakit kepala, pusing, dan menstruasi yang lama serta banyak. pemeriksaan yang lalu menunjukkan kadar hemoglobin yang menurun Dokter meminta pemeriksaan laboratorium lanjutan dan ATLM yang memeriksa mendapatkan hasil sebagai berikut :Nilai MCV, MCH, MCHC menurun, Serum Iron menurun, Feritin menurun dan nilai TIBC lebih dari normal.Apa jenis anemia pada kasus tersebut?

a)

Anemia Defisiensi Besi

b)

Anemia penyakit kronik

c)

Thalasemia

73.

Seorang phlebotomis melakukan pemeriksaan Laju Endap Darah metode Westergren dengan pengambilan darah vena 2 ml dimasukkan kedalam vial yang berisi antikoagulan (perbandingan 4 : 1 ), dihomogenisasi dan langsung dimasukkan ke pipetnyAntikoagulan apakah yang dipilih pada kasus tersebut ?

a)

Na2EDT

b)

NCitrat 3,8%.

c)

K2EDTA

74.

Seorang ATLM sedang mengerjakan hitung jumlah trombosit dalam kamar hitung. Tiba-tiba mikroskop binokuler yang digunakan lampunya mati sehingga pemeriksaan ditunda sementarBagaimana penanganan sampel pada kasus tersebut ?

a)

Menyimpan sediaan pada cawan petri yang berisi kapas basah

b)

Mengulang pemeriksaan

c)

Mengulang pengenceran

75.

Pemeriksaan LED dikerjakan oleh 2 ATLM pada sampel yang sama metode Westergren sebagai uji kredensial kompetensi yang terjadwal oleh rumah sakit, Didapatkan hasil yang berbeda jauh antara kedua ATLM. Kesalahan teknis dapat mempengaruhi hasil dari LED baik menurunkan atau meningkatkan hasil. Apa kesalahan teknis yang dapat menyebabkan penurunan hasil pada kasus tersebut?

a)

Hemolisis sampel

b)

Memiringkan tabung

c)

Bekuan kecil pada sampel

76.

Seorang ATLM sedang menghitung jumlah sel dengan menggunakan spesimen darah vena yang diencerkan dengan larutan yang berisikan Natrium sitrat, Briliant cresil blue, formalin dan aquadest. Darah dilakukan pengenceran 200 X dan diamati dibawah mikroskop dengan lensa obyektif 40 X dan dihitung pada seluruh bagian kamar tengah atau 1 kamar besar ditengah kamar hitung Improved Neubauer. Apa jenis pemeriksaan yang dilakukan oleh ATLM tersebut ?

a)

Hitung Sel Trombosit

b)

Hitung Retikulosit

c)

Hitung Sel Leukosit

77.

Seorang TLM melakukan praktek hitung jumlah sel eritrosit. Pada pemeriksaan ini TLM melakukan pengambilan darah dengan menggunakan tabung vacum yang berisikan antikoagulan. Darah selanjutnya dipipet dengan pipet thoma sampai tanda 0,5 dan dihisap reagen sampai tanda 101. Pipet dihomogenkan, selanjunya diinkubasi dan dimasukkan dalam kamar hitung dan dihitung. Apakah tabung vakum yang paling sesuai untuk pemeriksaan pada kasus tersebut ?

a)

Tabung Vacum Tutup Ungu

b)

Tabung Vacum Tutup Kuning

c)

Tabung Vacum Tutup Hijau

78.

Seorang ATLM memeriksa darah bayi umur 5 tahun penderita ThlasemiBerdasarkan formulir pemeriksaan dari dokter sampel untuk diperiksan kadar Hb Elektroforesis. Langkah pertama dilakukan pengambilan darah vena sebanyak 5 ml kemudian ditambahkan dengan antikoagulan dan dilakukan pemeriksaan dengan memisahkan molekul hemoglobin. Apakah metode pemeriksaan yang paling tepat berdasarkan pada kasus tersebut ?

a)

Spektrofotometri

b)

Kolorimetri

c)

Kromatografi

79.

Seorang ATLM sedang melakukan pengukuran kadar Hb menggunakan metode cyanmethemoglobin. Pada pengukuran standar Hb yang memiliki konsentrasi 15 gr/dL, didapatkan absorbansi 0,900. Pengukuran pada sampel didapatkan nilai absorbansi sebesar 0,800. Berapakah kadar Hb (g/dL) pada sampel tersebut?

a)

11,4

b)

12,5

c)

13,3

80.

Seorang ATLM menerima seorang pasien yang datang ke laboratorium dengan membawa surat rujukan untuk pemeriksaan agregasi trombosit. ATLM tersebut menyampaikan persiapan yang harus dilakukan pasien. Salah satu persiapannya adalah tidak boleh mengkonsumsi makanan tinggi lemak sebelum pemeriksaan. Apa yang akan terjadi jika pasien tidak melakukan persiapan pada kasus tersebut?

a)

dapat terjadi peningkatan kilomikron

b)

hasil cenderung memendek palsu

c)

penghambatan agregasi trombosit

81.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hematokrit menggunakan hematology analyzer. Saat akan melakukan pembacaan hasil, listrik mati dan pencetakan hasil baru muncul hasil jumlah eritrosit 3,8 juta/mm3, MCV 87 fL, MCH 35 pg dan MCHC 34 g/dL. Saat dilaporkan ke ATLM senior, hasil hematokrit dapat dihitung dari data yang sudah tercetak tersebut. Berapakah nilai hematokrit dari sampel tersebut?

a)

33 %

b)

30 %

c)

34 %

82.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan INR pada seorang pasien dan didapatkan hasil Protrombin Time 20 detik. Nilai PT normal yang digunakan di laboratorium tersebut adalah 14 detik, sedangkan Indeks Sensitivitas Internasional dari reagen yang digunakan adalah 2,0. Berapakah nilai INR dari sampel tersebut?

a)

2,04

b)

0,49

c)

0,7

83.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hitung jumlah retikulosit menggunakan pewarna BCPemeriksaan dilakukan pada 10 lapang pandang, didapatkan 15 retikulosit dan 1100 eritrosit. Berapakah nilai retikulosit yang harus dilaporkan pada sampel tersebut?

a)

1,36 %

b)

1,5 %

c)

1,63 %

84.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan analisa Hb untuk mengetahui kemungkinan thalassemia bersamam dengan pemeriksaan lainnya dalam panel Uji Saring ThalassemiAlat untuk pemeriksaan tersebut parameter tersebut menggunakan prinsip pemisahan molekul dengan media cair yang diberikan tekanan tinggi. Disebut apakah metode pemeriksaan yang dilakukan oleh ATLM tersebut?

a)

HPLC

b)

Elektroforesis

c)

Squencing

85.

Seorang pasein perempuan 30 tahun datang ke laboratorium dengan membawa surat pengantar pemeriksaan laboratorium. Dari wawancara awal didapatkan informasi bahwa perempuan tersebut telah tiga kali mengalami keguguran dan dicurigai adanya kelainan pada struktur sel darah merahnyPemeriksaan apakah yang mendukung kasus tersebut?

a)

G6PD

b)

Analisa Hb

c)

Indeks eritrosit

86.

Seorang pasien dengan diagnosis awal anemia defisiensi besi membawa formulir pemeriksaan ke laboratorium. ATLM melakukan pemeriksaan kadar protein dalam tubuh, yang berfungsi mengikat zat besi pada pasien tersebut. Apakah pemeriksaan yang sedang dilakukan oleh ATLM tersebut?

a)

Fe

b)

TIBC

c)

Ferritin

87.

Seorang wanita berusia 57 tahun mengeluhkan perdarahan pada gusi dan hipertrofi gingiva sejak 1 tahun yang lalu. Saat ini pasien mengalami demam naik turun disertai batuk dan penurunan berat badan. Hasil pemeriksaan menunjukkan gambaran hiperleukositosis, trombositopenia dan hypokalemia yang ringan. Sampel yang diperlukan untuk pemeriksaan tersebut yaitu?

a)

Darah

b)

Serum

c)

Plasma K2EDTA

88.

Seorang anak perempuan berusia 13 tahun bersama ibunya mendatangi laboratorium dengan keluhan demam sejak 3 hari yang lalu, keringat dingin, nyeri kepala, nyeri otot, mual, muntah darah dan bitnik – bitnik merah sekitar area kulit. Pemeriksaan apa yang harus dilakukan oleh seorang ATLM?

a)

Widal

b)

Darah Rutin

c)

Apus Tenggorok

89.

Seorang wanita berusia 30 tahun mendatangi laboratorium mengeluhkan lemas, letih dengan wajah pucat kemudian disarankan oleh dokter untuk melakukan pemeriksaan laboratorium. Didapatkan hasil pemeriksaan leukosit dan trombosit berada di rentang bawah dari referensi normal. Pasien mengalami perdarahan aktif sehingga ATLM diminta oleh dokter untuk membaca apusan perifer. Sel apa yang diamati dari apusan tersebut?

a)

Leukosit

b)

Eritrosit

c)

Trombosit

90.

Seorang ATLM diminta dokter untuk membaca preparat untuk menganalisis anemia dari salah satu seorang pasien rumah sakit. Ditemukan sel makrositik tanpa defisiensi vitamin B12 dan asam folat serta ditemukannya retikulositosis menandakan bahwa pasien tersebut mengalami anemia hemolitik. Penyakit apa yang diderita pasien tersebut?

a)

Anemia megaloblastic

b)

Anemia makrositik tanpa megaloblastic

c)

Anemia normositik

91.

Seorang anak laki – laki berusia 1 tahun dengan keluhan wajah pucat sejka 1 minggu yang lalu dan terdapat splenomegaly. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa :      Hb : 7,2 mg/dl Leukosit : 6900 sel/mm3 Trombosit :  194.000 sel/mm3. Diagnosis  yang dialami oleh pasien  tersebut yaitu?

a)

Anemia defisiensi besi

b)

Anemia megaloblastic

c)

Thalasemia

92.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan hitung jumlah retikulosit. Pada saat diamati dibawah mikroskop selain ditemukan sel retikulosit ditemukan juga sel eritrosit yang pucat memanjang ditengah, kelainan sel eritrosit ini akibat dari meningkatnya sodium dalam sel dan menurunnya potasium. Apa kelainan sel eritrosit yang ditemukan ?

a)

Sferosit

b)

Burr cell

c)

Stomatocyt

93.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan hitung jumlah leukosit. Setelah diamati di bawah mikroskop perbesaran 100x dengan menggunakan minyak imersi di dapatkan 82% sel lekosit. Jenis sel leukosit ini merupakan sel yang dapat merespon sangat cepat terhadap inflamasi dan kerusakan jaringan dibanding leukosit yang lain. Apa jenis lekosit yang dimaksud ?

a)

Basofil

b)

Eosinofil

c)

Netrofil

94.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan hitung jumlah eritrosit menggunakan metode pipet thoma dengan prosedur kerja sebagai berikut : hisap darah sampai angka 0,5 atau 1, bersihkan ujung pipet bagian luar dari sisa darah yang masih menempel, kemudian hisap reagen hayem sampai tanda batas 101, hindari adanya gelembung udarApa tahap selanjutnya yang harus dilakukan ATLM ?

a)

Kocok pipet thoma 2-3 menit agar darah tercampur sempurna

b)

Membuang 3 - 4 tetes pertama

c)

Meneteskan pada bilik hitung

95.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan hitung jumlah Trombosit Metode Rees Ecker. Pada pengamatan di bawah mikroskop dengan perbesaran 40x tidak terlihat sel-sel selain sel trombosit.Apa komposisi reagen rees ecker yang melisiskan sel selain trombosit?

a)

Natrium Sitrat

b)

Merkuri Klorida

c)

Formaldehid 37%

96.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan hitung jenis leukosit. Ketika preparat apus darah di amati di bawah mikroskop perbesaran 100x dengan menggunakan minyak imersi ditemukan 2 buah sel dengan ciri sitoplasma merah muda, nukleus biru muda sampai biru tua dan granulanya merah.Apa jenis leukosit yang di temukan ?

a)

Basofil

b)

Eosinofil

c)

Netrofil

97.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan darah rutin menggunakan Hematology Analyzer. Didapat hasil sebagai berikut : Hemoglobin = 13,6 gr/dL Leukosit = 9.600 sel/mm3 Trombosit = 48.000 sel/mm3 Hematokrit = 42 %. Setelah diulang hasil pemeriksaan trombosit menjadi 45.000 sel/mm3. Di dalam sistem informasi laboratorium tidak ada data hasil pemeriksaan pasien sebelumny. Apa tindakan yang harus dilakukan ATLM tersebut ?

a)

Mengeluarkan hasil pertama

b)

Mengulang pemeriksaan dengan sampel baru

c)

Mengulang pemeriksaan dengan metode Fonio

98.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan Hematologi menggunakan Hematologi Analyzer. Sebelum pengerjaan sampel dilakukan quality control untuk semua parameter Hematologi. Setelah didapat data QC kemudian di plot kan ke grafik levey jenning dan ada data hasil QC trombosit diatas +3SD, kemudian diulang lagi pengerjaan quality control didapatkan data QC trombosit tetap di diatas +3SD. Apa yang harus dilakukan ATLM untuk tahap selanjutnya ?

a)

Gunakan kontrol kedua yang mempunyai nilai berbeda

b)

Mengamati instrument yang digunakan

c)

Menggunakan bahan kontrol yang baru

99.

Seorang pasien dengan diagnosis TBC datang ke laboratorium dengan membawa formulir permintaan pemeriksaan laju endap darah dan preparat BTATLM menayakan persiapan pasien sebelum mengambil darah, ternyata pasien sudah sarapan karena sebelumnya tidak diberitahu oleh dokter yang menangani pasien.Apa tindakan ATLM yang harus dilakukan terhadap pasien ?

a)

Memerintahkan pasien untuk puasa dahulu selama 10 - 12 jam

b)

Memberitahu pasien untuk menghindari aktivitas fisik/olah raga sebelum spesimen diambil

c)

Menganjurkan pasien duduk tenang sekurang – kurangnya 15 menit sebelum diambil darah

100.

Seorang ATLM sedang melakukan quality control untuk parameter hemoglobin. Didapatkan hasil control hemoglobin diatas +2SD dan besoknya didapatkan hasil kontrol hemoglobin dibawah -2SD. Apa aturan Westgard yang dilanggar ?

a)

13s

b)

22s

c)

R4s

101.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan hitung jumlah eritrosit secara manual menggunakan bilik hitung Improved Nuebauer. Dipipet reagen Hayem sebanyak 3980 µL dan kemudian ditambahkan darah sebanyak 20 µL. Sel dihitung dalam 5 kotak sedang eritrosit, dan ditemukan sebanyak 400 sel. Berapakah jumlah eritrosit yang sebenarnya pada kasus tersebut?

a)

1.000.000/ µL

b)

4.000.000/ µL

c)

3.000.000/ µL

102.

Seorang ATLM menerima formulir pemeriksaan dari dokter spesialis penyakit dalam di sana terceklis pemeriksaan Hitung Jumlah leukosit. Pasien telah diambil darahnya kemudian oleh ATLM dilakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan hematology analyzer menunjukkan jumlah leukosit sangat tinggi. Apakah yang akan dilakukan oleh ATLM pada kasus tersebut?

a)

Menuliskan hasil apa adanya tanpa konfirmasi ke pemeriksaan Sediaan apus darah tepi

b)

Melakukan konfirmasi terhadap pemeriksaan Sediaan apus darah tepi

c)

Menyuruh pasien untuk keesokan harinya datang ke laboratorium untuk pengecekan ulang

103.

Seorang ATLM diminta melakukan pemeriksaan darah rutin berdasarkan permintaan dokter pada pasien laki-laki usia 58 tahun. Hasil pemeriksaan didapatkan : Kadar Hemoglobin: 8 gr/µl Jumlah Leukosit  : 20.000 sel/ µl darah. LED : 35 mm/jam SADT: Ditemukan 20 normoblas dalam 100 sel lekosit. Berapakah jumlah leukosit yang sebenarnya pada kasus tersebut?

a)

10.000 sel / µl darah.

b)

16.667 sel / µl darah.

c)

20.000 sel / µl darah.

104.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hitung leukosit pada pasien didiagnosa leukopeniPemeriksaan dilakukan dengan mengencerkan 10µL darah pada 200 µL Turk dan dibaca pada bilik hitung Improved Neubauer. Pada saat diamati menggunakan mikroskop dengan perbesaran obyektif 10x, leukosit jarang,sehingga tidak bisa dilakukan perhitungan. Apakah tindakan yang sebaiknya dilakukan oleh ATLM pada kasus tersebut ?

a)

Mengulang pengambilan specimen

b)

Mengulangi pemeriksaan dengan pemipetan sampel 20µL

c)

Memindahkan perbesaran mikroskop ke perbesaran obyektif 40 kali

105.

Seorang ATLM melakukan pengambilan darah untuk pemeriksaan hemoglobin berdasarkan permintaan dokter terhadap pasien yang didiagnosis anemiPasien tersebut baru pertama kali diambil darah sehingga pasien tersebut tampak ketakutan dan sempat menolak untuk diambil darahnyApakah yang sebaiknya dilakukan oleh ATLM pada kasus tersebut?

a)

Membujuk klien dengan bercerita hal-hal yang menyenangkan

b)

Mengambil darah dilakukan keesokan hari nya

c)

Melakukan komunikasi efektif dan rileks agar pasien tetap tenang

106.

Seorang ATLM menerima formulir permintan pemeriksaan dari seorang pasien rawat jalan yang berasal dari poliklinik yang merupakan rujukan dokter spesialis penyakit dalam. Dokter meminta pemeriksaan hemoglobin untuk pasien tersebut. Pada formulir permintaan pemeriksaan laboratorium, hanya tercantum nama pasien dan keterangan dokter berupa suspek anemiApakah yang sebaiknya dilakukan oleh ATLM untuk verifikasi data pasienpada kasus tersebut?

a)

Mengkonfirmasi ke perawat poliklinik

b)

Menanyakan ke pasien langsung

c)

Mencari data di rekam medis

107.

Pada kegiatan Pengabdian Masyarakat, dilakukan skrining anemia terhadap siswa SMP di lingkungan sekitar kampus X. Berdasarkan hasil pengamatan dilakukan pengukuran IMT siswa sebagian besar ada dalam kategori kurus. Hasil pengisian kuisioner diketahui bahwa siswa kurang memperhatikan asupan makanan bergizi kurang, sehingga didapatkan kondisi fisik dari siswa mengalami letih lesu lemah dan lunglai. Apakah pemeriksaan hematologi pada skrining awal kasus tersebut?

a)

Hemoglobin

b)

Hematokrit

c)

Hitung jumlah leukosit

108.

Seorang Perempuan 34 tahun datang ke laboratorium klinik sambil membawa formulir permintaan dari dokter poliklinik kebidanan. Dokter meminta pemeriksaan nilai indeks eritrosit. Hasil pemeriksaan laboratorium adalah sebagai berikut: hemoglobin 5 g/dl, hematokrit 20%, dan jumlah eritrosit 2.500.000/µl. Berapakah nilai MCV pada kasus tersebut?

a)

20 fL

b)

80 fL

c)

60 fL

109.

Seorang ATLM melakukan pengambilan sampel darah vena pada seorang pasien geriatrik. Berdasarkan formulir permintaan dari dokter diminta pemeriksaan LED untuk pemantauan keberhasilan pengobatan TATLM yang melakukan flebotomi tersebut masih belum berpengalaman, sehingga gagal pada pengambilan pertama dan kedua. Apakah yang sebaiknya dilakukan ATLM pada kasus tersebut?

a)

Melakukan palpasi kembali dengan seksama di tempat yang lain

b)

Melakukan pengambilan darah didampingi ATLM senior

c)

ATLM tersebut meminta istirahat dulu untuk menenangkan

110.

Seorang ATLM diminta melakukan pemeriksaan Laju Endap Darah metode westergreen. Sesuai metode standar hasil akhir akan diamati pada satu jam. Namun dokter dari ruangan meminta segera hasil pemeriksaan LED tersebut karena akan dipakai sebagai dasar pengambilan tindakan terhadap pasien tersebut. Apakah yang sebaiknya dilakukan oleh ATLM pada kasus tersebut ?

a)

Membaca hasil LED namun pembacaan kurang dari satu jam

b)

Melakukan pemeriksaan LED metode Westergreen sesuai prosedur yaitu pembacaan selama satu jam

c)

Memiringkan rak westergreen 45oC sehingga dapat dibaca pada 8 menit

111.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan hitung jumlah eosinophil berdasarkan permintaan dokter. Pemeriksaan ini dilakukan dengan teknik pengenceran tabung, darah dipipet 10uL lalu larutan pengencer 200uL, lalu dihomogenkan. Apakah langkah selanjutnya yang dilakukan ATLM pada kasus tersebut ?

a)

Memasukkan ke dalam bilik hitung dan simpan pada cawan petri yang berisi kapas basah

b)

Menginkubasi selama 15 menit di meja kerja

c)

Memasukkan ke dalam cawan petri yang sudah diisi kapas basah

112.

Pada suatu laboratorium ada permintaan pemeriksaan MCV. Pada saat itu alat hematologi analyzer rusak, maka pemeriksaan dilakukan secara manual. Hasil pemeriksaan yang diperoleh Hb = 12,3 g/dL; hematokrit = 32%; RBC = 3,5 juta/µL. Berapa MCV pada pemeriksaan tersebut ?

a)

35,1 fL

b)

91,4 fL

c)

38,4 fL

113.

Pada suatu laboratorium ada permintaan pemeriksaan MCV. Pada saat itu alat hematologi analyzer rusak, maka pemeriksaan dilakukan secara manual. Hasil pemeriksaan yang diperoleh Hb = 11,4 g/dL; hematokrit = 30%; RBC = 3,2 juta/µL. Berapa MCH pada pemeriksaan tersebut ?

a)

35,6 pg

b)

93,7 pg

c)

38,0 pg

114.

Suatu laboratorium mendapat keluhan dari pelanggan bahwa hasil Hb yang dikeluarkan oleh laboratorium tersebut tidak benar. Untuk merespon pelanggan, ATLM lab tersebut mengambil darah pasien dan dibagi dua, satu dikirim ke laboratorium terakreditasi dan yang satu diperiksa di laboratorium tersebut untuk pemeriksaan HApakah kegiatan yang dilakukan oleh ATLM pada kasus di atas?

a)

Pemantapan mutu internal

b)

Pemantapan mutu eksternal

c)

Uji banding Kunci

115.

Laboratorium menerima kiriman darah EDTA pasien polysitemia untuk pemeriksaan hematokrit. Sampel layak periksa, ATLM memeriksa dengan alat otomatis sesuai prosedur, control diterima, didapatkan hasil Ht: 60%. Bagaimana hasil pemeriksaan tersebut ?

a)

Tidak normal, tidak sesuai usia

b)

Normal, dan sesuai klinis pasien

c)

Normal, tidak sesuai klinis pasien

116.

Pada pemeriksaan pasien pria 23 tahun dengan diagnosis anemia didapatkan hasil Hb 9 g/dL, RBC 3.6 juta/µL, MCV 76 fL, MCH 23 pg. Apa yang perlu diperiksa untuk menentukan penyebab pada kasus di atas?

a)

Apus darah tepi

b)

Elektroforesis Hb

c)

MCHC

117.

. Hasil pemeriksaan pasien anemia wanita dewasa sesuai SOP didapatkan LED 4 mm/60 menit, Hb 10 g/dL, RBC 3.2 x 106/L, WBC 4600/ L, hematokrit 40%, albumin 9.5 g/dL, glukosa darah 70 mg/dL, ureum 35 mg/dL. Apa dugaan penyebab hasil pemeriksaan tidak sesuai dengan klinis pasien?

a)

Hiperalbuminemia

b)

Hipoglikemia

c)

Anemia

118.

Pada pemeriksaan hitung jenis lekosit ditemukan sel berdiameter 10-15 µm, kromatin inti kasar dan berwarna biru, berlobus dua dihubungkan filamen halus kecil, sitoplasma diisi granula kasar berwarna merah. Apa sel yang paling mungkin pada pemeriksaan tersebut?

a)

Monosit

b)

Basofil

c)

 Eosinofil

119.

Pada pemeriksaan hitung jenis lekosit ditemukan sel berdiameter 10-14 µm, kromatin inti kasar dan berwarna biru, inti dan sitoplasma ditutupi granula kasar berwarna biru tua sehingga lobus tidak tampak jelas, sitoplasma berwarna biru tuApa sel yang paling mungkin pada pemeriksaan tersebut?

a)

Basofil

b)

Eosinofil

c)

Monosit

120.

Pasien wanita 32 tahun dengan keterangan klinis anemia, diperiksa Hb dan LED sesuai permintaan dokter dengan metode standar. Hasil Hb 8 g/dL dan hasil LED 6 mm/60 menit.  Bagaimana hasil pemeriksaan LED tersebut?

a)

Hasil tidak normal, tidak sesuai usia

b)

Hasil normal, dan sesuai klinis pasien

c)

Hasil normal, tidak sesuai klinis pasien