wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Mengelola Persediaan Barang Dagang

Total questions: 10

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Berikut yang merupakan ciri-ciri utama dimana suatu perusahaan mencatat Persediaan Barang Dagang yang

dimiliki dengan Metode Periodik. Ciri – ciri tersebut antara lain, adalah:....... (Jawaban lebih dari satu)

a)

Kuantitas persediaan ditentukan secara periodik yaitu pada saat perhitungan fisik

(stock opname)

b)

Pembelian persediaan menggunakan akun debit Pembelian

c)

Beban angkut, Retur dan potongan, serta Diskon Pembelian menggunakan akun

terpisah dan disebut sebagai kontra akun Pembelian.

d)

Memiliki kartu persediaan untuk mencatat setiap kali Persediaan dibeli atau terjual.

e)

Harga pokok penjualan dihitung dan dicatat pada saat penjualan kredit terjadi

2.

Pada tanggal 31 Desember 2021, Perusahaan Garuda memiliki harga pokok penjualan Rp 178.500.000, persediaan barang dagangan awal Rp 19.000.000, persediaan barang dagangan akhir Rp 25.000.000. Berapakah jumlah pembelian selama periode tersebut?

a)

Rp 184.500.000

b)

Rp 172.500.000

c)

Rp 190.500.000

d)

Rp 178.500.000

3.

Pada tanggal 13 Oktober 2022, PT Pro membeli barang dagang senilai Rp 4.000.000 dan terdapat biaya kirim sebesar Rp 350.000 dengan syarat FOB Shipping Point. Barang sampai di hari yang sama dengan pembelian dan PT Pro mengembalikan barang dagang senilai Rp 275.000 kepada penjual serta melunasi fakturnya dengan memperoleh diskon sebesar 2%. Berapakah total uang dibayarkan oleh PT Pro atas transaksi ini?

a)

Rp 3.725.000

b)

Rp 4.005.000

c)

Rp 3.925.000

d)

Rp 4.270.000

4.

Pernyataan berikut yang menunjukkan karakteristik Pencatatan sistem inventarisasi fisik ( sistem periodik ) adalah .......


a)

Faktur  pembelian  dicatat  dalam  jurnal  pembelian  dengan  mendebet    akun pembelian, kredit akun hutang dagang

b)

Memo kredit yang diterima dari kreditur dicatat dengan mendebet hutang, kredit akun retur pembelian

c)

Faktur penjualan dicatat dalam jurnal penjualan dengan mendebet akun piutang dagang, kredit akun penjualan

d)

Memo kredit yang dikirimkan kepada debitur dicatat dengan mendebet akun retur penjualan dan kredit akun piutang

e)

Faktur penjualan dicatat dalam kartu persediaan

5.

Pernyataan-pernyataan  di  bawah  ini  menunjukkan  ciri-ciri  sistem  pencatatan  perpetual, adalah...

a)

Jumlah sisi debet perkiraan “Persediaan” menunjukkan jumlah barang yang disediakan untuk dijual

b)

Jumlah sisi kredit perkiraan “Persediaan” menunjukkan jumlah barang yang dijual

c)

Saldo perkiraan “Persediaan” menunjukkan nilai persediaan barang yang belum dijual

d)

Harga pokok barang yang dijual dicatat debet pada perkiraan Harga Pokok Penjualan

e)

Nilai persediaan barang akhir periode adalah selisih antara saldo perkiraan Persediaan dengan saldo perkiraan Harga Pokok Penjualan.

6.

Salah satu perbedaan perlakuan pencatatan persediaan dalam metode periodik dengan metode perpetual adalah...

a)

 Biaya angkut pembelian dalam metode perpetual dicatat pada akun beban angkut pembelian

b)

 Retur dan Potongan harga pembelian pada metode perpetual dicatat dalam akun persediaan barang dagangan

c)

Harga pokok penjualan pada metode perpetual akan diakui kemudian diakhir periode akuntansi

d)

Pembelian barang dagangan dalam metode periodik dicatat ke debet akun persediaan


e)

 Biaya angkut pembelian pada metode periodik tidak dicatat secara khusus.

Biaya angkut pembelian dalam metode perpetual dicatat pada akun beban angkut pembelian


7.

Berdasarkan bukti transaksi diatas, pernyataan berikut yang salah yaitu …

a)

Transaksi penyerahan barang dagangan secara kredit kepada UD Abadi Jaya sebagai pembeli

b)
  1. Saldo Persediaan Barang Dagangan berkurang Rp4.719.000,00 pada perusahaan UD Lancar Abadi

c)

UD Lancar Abadi akan menerima pembayaran dari UD Abadi Jaya sebesar Rp4.819.930,00 ketika UD Abadi Jaya melakukan pelunasan tanggal 25 Juni 2021

d)

UD Abadi Jaya mencatat transaksi dengan mendebit Perlengkapan sebesar Rp4.719.000,00, mengkredit Biaya Angkut Pembelian Rp250.000,00 dan mengkredit Utang Dagang sebesar Rp4.969.000,00

e)

UD Abadi Jaya mencatat transaksi dengan mengkredit Utang Dagang sebesar Rp4.719.000,00 dan mendebit Perlengkapan sebesar Rp4.719.000,00

8.

Dalam mengelola persediaannya Toko DataKom menggunakan Perpetual-FIFO. Jurnal yang dibuat oleh Toko DataKOm ​ berdasarkan dokumen transaksi diatas adalah.....​ (a)   ​ (b)   ​ (c)  

Choose from the below words
Persediaan Barang Dagang (D) Rp.260.000.000
PPN Masukan (D) Rp.28.600.000
Utang Dagang (K) 288.600.000
Pembelian (D) Rp.260.00.000
Piutang Dagang (D) Rp.288.600.000
9.
  1. Free on Board Shipping Point (FOB Shipping Point) adalah syarat penyerahan barang antara penjual dengan pembeli yang mengakibatkan hal berikut ini…

a)

Dianggap telah terjadi transaksi dan dapat dicatat dalam pembukuan pembeli sejak barang dikeluarkan dari gudang penjual

b)
  1. Risiko atas barang yang hilang/rusak sejak dikeluarkan dari gudang penjual menjadi tanggung jawab penjual

c)

Hak milik atas barang berpindah ke tangan pembeli sejak barang dikeluarkan dari gudang penjual

d)
  1. Barang masih menjadi milik penjual meskipun telah dikeluarkan dari gudang penjual

e)

Biaya pengangkutan barang menjadi tanggung jawab pembeli sejak barang tersebut dikeluarkan dari gudang penjual

10.

Berdasarkan dokumen diatas, jurnal yang dibuat oleh UD Central Elektro adalah…

​ (a)   ​ (b)   ​ (c)   ​ (d)   ​ (e)  

Choose from the below words
Piutang Dagang (D) Rp. 288.600.000,-
Penjualan (K) Rp.260.000.000,-
PPN Keluaran (K) Rp.28.600.000,-
Harga Pokok Penjualan (D) Rp. 231.500.000
Persediaan Barang Dagang (K) Rp.231.500.000
PPN Masukan (K) Rp.28.600.000
Kas di Bank (D) Rp.288.600.000
Persediaan Barang Dagang (D) Rp.231.500.000
Harga Pokok Penjualan (K) Rp.231.500.000