wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PRED3A

Total questions: 10

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan darah lengkap pada pasien yang terdiagnosis anemia defisiensi besi. Hasil parameter yang keluar adalah kadar Hb, Ht dan jumlah eritrosit. Pada indeks eritrosit akan dihitung nilai dari MCH yaitu indeks yang menyatakan banyaknya molekul Hb per eritrosit. Indeks ini menentukan warna eritrosit. Bagaimana cara menghitung indeks eritrosit pada kasus diatas?

a)

Hb / Ec x 10

b)

Hb / Ht x 10

c)

Ht/Hb x 10

2.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan darah rutin terhadap sampel pasien atas permintaan dokter. Hasil

pemeriksaan yang diperoleh adalah Hb = 15,0 g/dl, PVC = 40%, jumlah eritrosit = 4.200.000, jumlah lekosit = 4.800, dan LED 10 mm/jam. Berapakah nilai MCHC dari pasien tersebut?

a)

37,5 %

b)

35,7 %

c)

93,3 %

3.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hitung jenis leukosit. Sampel yang digunakan untuk hitung jenis leukosit melalui pembuatan SADT adalah darah vena dengan antikoagulan atau darah kapiler yang tidak menggunakan antikoagulan. Apa antikoagulan yang terbaik untuk kasus di atas?

a)

Heparin

b)

Natrium Sitrat

c)

EDTA

4.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hitung jenis leukosit. Setelah membuat sediaan apus darah tepi dan membaca apusan ATLM tersebut sadar bahwa lebih dari 50 sel ditemukan dengan ciri-ciri inti sel berbentuk

bulat dengan kromatin padat berwarna biru ungu tua. Apa jenis sel tersebut?

a)

Basofil

b)

Monosit

c)

Limfosit

5.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hemoglobin dari pasien perempuan yang sedang hamil. Metode yang

digunakan adalah sianmethemoglobin. ATLM mencampur sampel darah dengan reagen. Hasil yang didapatkan 11,5 g/dl. Apa reagen yang digunakan pada kasus tersebut?

a)

Hayem

b)

Turk

c)

Drapkin

6.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan leukosit dari pasien dengan diagnose infeksi. Metode yang digunakan yaitu hemocytometer. Tahap awalnya darah dihisap pada pipet thoma sampai tanda 0,5 dan diteruskan dengan larutan turk sampai tanda 11. Setelah itu dimasukkan ke dalam kamar hitung dengan luas 1 mm2 dan dibaca secara mikroskopis. Berapa bidang yang dihitung pada kasus tersebut?

a)

9 kotak bidang besar

b)

4 kotak bidang besar

c)

80 kotak bidang kecil

7.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan Laju Endap darah (LED) dari pasien dengan diagnose radang. Metode yang digunakan adalah wetergren. ATLM menghisap 0,4 ml larutan Na-Sitrat 3,8% dan dicampur dengan sampel darah dengan perbandingan 4:1. Kemudian diletakkan pada rak wetergreen selama 1 jam. Berapa ml sampel darah yang dibutuhkan pada kasus tersebut?

a)

1,6

b)

2,6

c)

3,6

8.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hematokrit pada pasien dengan diagnose anemia. metode yang digunakan adalah makro hematokrit atau metode wintrobe. ATLM mengisi tabung wintrobe sampai skala teratas, kemudian dimasukkan ke dalam sentrifuse. Berapa kecepatan dan waktu yang dibutuhkan untuk pemeriksaan di atas?

a)

3000 rpm, 20 menit

b)

3000 rpm, 30 menit

c)

3000 rpm 15 menit

9.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan Retikulosi pada pasien yang didiagnosis penyakit parenkim hati atas permintaan dokter. Pemeriksaan dilakukan dengan pewarnaan Brillint Cresyl Blue. Selain ditemukan sel retikulosit pada preparat ditemukan juga eritrosit yang memiliki tonjolan tidak sama panjang pada permukaannya dan padat pada bagian pusat. Hal ini terjadi karena ada perubahan unsur lipid pada membran eritrosit. Apa jenis eritrosit yang ditemukan oleh ATLM tersebut?

a)

Akantosit

b)

Ovalosit

c)

Stomatosit

10.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hitung jumlah leukosit. Pada pemeriksaan hitung jumlah leukosit, darah dihisap dengan pipet thoma sampai garis tanda 0,5 dilanjutkan dengan menghisap larutan turk sampai garis tanda 11. Pada kamar hitung Improved Neubauer, leukosit dihitung pada 4 bidang besar dan didapat 100 sel. Berapa jumlah sel leukosit dalam 1 mikroliter darah pada pemeriksaan tersebut ?

a)

2000

b)

5000

c)

10.000