NEW
Font size
WorksheetsSoal PKN BHINNEKA TUGGAL IKA
Total questions: 10
Worksheet time: 12mins
Berikut merupakan pernyataan yang benar mengenai bagian dari lambang negara adalah….
Terdapat perisai berupa jantung yang digantung dengan rantai pada badan Garuda
Terdapat sebuah semboyan yang ditulis di bawah pita yang dicengkram Garuda
Perisai berupa jantung yang dililitkan dengan rantai terletak pada badan garuda
Burung garuda yang menengok dengan kepalanya lurus ke sebelah kanan
Burung garuda yang menengok dengan kepalanya lurus ke sebelah kiri
Maksud dari perisai pada lambang negara Burung Garuda adalah…
Kekuatan untuk melawan segala bentuk kekerasan
Kekuatan bangsa Indonesia dalam melawan penjajah
Kemenangan karena telah berhasil mengalahkan penjajah
Senjata yang melambangkan perjuangan diri untuk mencapai tujuan
Ketajaman bangsa Indonesia dalam menghadapi segala tantangan dari luar
Berdasarkan teks dibawah ini, manakah pernyataan yang sesuai?
Mengenalkan Bhineka Tunggal Ika pada Dunia
Perang Dunia II berakhir pada Agustus 1945 Namun, masih banyak negara-negara, seperti Aljazair, Kongo, Maroko, dan Tunisia, masih berjuang untuk mendapatkan kemerdekaannya. Situasi dunia juga semakin memanas karena terbentuknya Blok Barat yang dipimpin Amerika Serikat dan Blok Timur yang dipimpin oleh Uni Soviet.
Melihat situasi dunia yang seperti itu, pada tahun 1954, lima negara mengadakan Konferensi Kolombo, yaitu Sri Lanka (tuan rumah), Myanmar, India, Pakistan, dan Indonesia. Topik pembicaraannya adalah berbagai masalah yang sedang dialami bersama. Dalam pertemuan tersebut, atas usulan Soekarno, Perdana Menteri Indonesia, Ali Sastroamidjodjo mengusulkan sebuah pertemuan serupa untuk negara-negara di kawasan Asia dan Afrika karena mengalami berbagai masalah krusial yang sama. Usulan tersebut pun disambut baik oleh semua peserta.
Rencana tersebut mendapat dukungan dari 18 negara di Asia-Afrika. Mereka menyadari pentingnya sebuah pertemuan bersama untuk membahas berbagai persoalan bersama. Dukungan tersebut membuat Konferensi Asia-Afrika (KAA) pun diselenggarakan pada tanggal 18-24 April 1955 & Merdeka, Bandung, Jawa Barat. Dalam Konferensi Asia-Afrika, negara peserta dan Asia dan Afrika berkomitmen mempererat kerja sama untuk menjaga perdamaian dunia. Komitmen tersebut terdiri dari sepuluh hal penting yang dikenal sebagai Dasasila Bandung, Di dalamnya, terkandung prinsip-prinsip dan Piagam PBB. Pada saat konferensi berlangsung memang ada perbedaan pandangan dan keberagaman dari tiap negara, tetapi tidak menjadi penghalang untuk berjalan dan bergerak bersama. Hal tersebut sejalan dengan tujuan KAA, yaitu mempererat solidaritas negara-negara di Asia dan Afrika, dan semboyan Indonesia, yaitu Bhinneka Tunggal Ika.
Adapun isi dari Dasasila Bandung sebagai berikut.
1. Menghormati hak-hak dasar manusia dan tujuan-tujuan dan asas-asas yang termuat dalam Piagam PBB
2. Menghormati kedaulatan dan integritas teritorial semua bangsa.
3. Mengakui persamaan derajat suku bangsa, besar maupun kecil.
4. Tidak melakukan intervensi terhadap persoalan dalam negeri negara lain.
5. Menghormati hak-hak setiap negara untuk mempertahankan diri
6. Tidak menggunakan peraturan dari pertahanan kolektif untuk bertindak bagi kepentingan khusus salah satu negara besar
7. Tidak melakukan ancaman agresi maupun penggunaan kekerasan terhadap integritas maupun kemerdekaan politik suatu negara.
8. Menyelesaikan segala perselisihan internasional dengan jalan damai.
9. Memajukan kepentingan bersama dan bekerja sama.
10. Menghormati hukum dan kewajiban internasional
KAA diprakarsai oleh lima negara, yaitu Indonesia, Myanmar, Sri Lanka, India, dan Pakistan. Di samping itu, negara-negara yang terlibat dalam KAA pertama itu adalah 29 negara. Mulai saat itu. Indonesia menjadi rujukan negara-negara lain dalam pengelolaan keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan. Terlihat bahwa penghayatan, penerapan, dan manfaat dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika dapat dialami dan dirasakan banyak negara di dunia.
Sejarah gemilang dari terselenggaranya Konferensi Asia-Afrika mengajak dan mengingatkan kaum muda agar tidak mudah tergoda oleh isu-isu SARA yang memperlemah bangsa. Kita diajak untuk berani melawan tindakan-tindakan intoleran dan kekerasan atas nama apa pun. Keberagaman bukanlah penghalang, tetapi penguat persatuan dan kesatuan bangsa. Hal penting yang harus diperhatikan adalah komitmen menjaga semangat dan semboyan bangsa Indonesia, yaitu Bhinneka Tunggal Ika
setelah perang dunia II, semua negara di dunia dapat menikmati kemerdekaan.
Negara-negara di Asia dan Afrika terpengaruh oleh keberadaan blok barat dan blok timur
Indonesia Ingin terlibat aktif dalam dualisme antara Amerika Serikat dan Uni Soviet
Indonesia tidak mampu mengenalkan semboyan Bhineka Tunggal Ika pada dunia lewat KAA
Ketika menyaksikan tindak kekerasan, kita boleh diam dan tidak mengacuhkannya
Untuk menjadi sebuah bangsa yang besar, kita harus belajar dari sejarah bangsa. Proses terselenggaranya Konferensi Asia-Afrika pertama sungguh menunjukkan semangat dan penghayatan semboyan Tunggal Ika. Pernyataan yang sesuai dengan semangat dan penghayatan tersebut adalah...
Ibu memberikan makanan kepada Andi dan adiknya yang masih balita sama untuk tiap porsinya
Pak Arman membantu tetangganya yang tertimpa bencana karena berasal dari suku yang sama
Dalam pemilihan ketua OSIS, Tuti tidak memilih Laras karena Ayahnya Laras adalah bawahan Ayahnya Tuti di kantor.
Ketika ada dua tetangga yang bertikai karena agama, Anton diam karena tidak ingin terlibat agar suasana tidak semakin kacau.
Tono memberikan pujian kepada kakaknya karena berhasil menampilkan barongsai dengan sangat bagus
Kerja sama pada bangsa Indonesia didasari oleh kesadaran....
perasaan sepenanggungan sebagai individu yang terjajah
membangun negara yang bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa
kemauan untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan maju
untuk memajukan setiap daerah yang ada di Indonesia
akan kemandirian secara ekonomi dan budaya
Berikut ini yang bukan merupakan tujuan nasional Indonesia sesuai yang tercantum dalam Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 adalah....
melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia
mencerdaskan kehidupan bangsa
memajukan kesejahteraan umum
ikut serta dalam usaha mewujudkan kemajuan ekonomi
ikut melaksanakan ketertiban dunia
Berikut ini adalah prinsip dalam bekerjasama yaitu....
berorientasi pada hasil
timbul keinginan pribadi
kewajiban untuk menyelesaikan masalah
solidaritas
saling menguntungkan
Integrasi nasional adalah usaha dan proses mempersatukan perbedaan yang ada pada bangsa Indonesia yang menganut semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” yang artinya berbeda-beda, tetapi tetap satu jua, sehingga terciptanya keserasian dan keselarasan secara nasional. Agar kebhinekaan itu tidak menimbulkan disintegrasi bangsa maka diperlukan sikap dan perilaku yaitu ….
membanggakan kebudayaan bangsa Indonesia yang berbeda
menghargai perbedaan sebagai suatu rahmat dari Tuhan YME
mengagungkan bangsa dan negara dan merendahkan bangsa lain
membanggakan suku bangsa yang memiliki keanekaragaman budaya
menghargai kekayaan bangsa Indonesia yang tidak dimiliki bangsa lain
Indonesia adalah negara yang sangat rentan akan terjadinya perpecahan dan konflik. Hal ini disebabkan ......
Adanya pemisahan TNI dan POLRI
Banyaknya partai politik yang ingin berkuasa
Negara Indonesia yang pernah dijajah secara bergantian oleh bangsa Eropa
Adanya otonomi daerah menyebabkan kecemburuan antara daerah karena kemajuan daerah merata
Indonesia adalah negara dengan keberagaman suku, etnik, budaya, agama serta karakteristik dan keunikan disetiap wilayahnya
Gotong Royong, Budaya Bangsa yang Harus Dilestarikan
Gotong royong merupakan budaya yang sudah mengakar kuat dalam kehidupan bangsa Indonesia. Gotong royong memiliki makna yang luas, tidak hanya sebatas kegiatan kerja bakti secara fisik yang dilakukan warga masyarakat di suatu wilayah. Gotong royong juga tidak hanya berupa tindakan warga yang menyumbang ketika terjadi suatu musibah. Gotong royong artinya masyarakat bahu-membahu dan saling bergandengan tangan. Gotong royong merupakan perilaku atau tindakan individu untuk melakukan sesuatu secara bersama-sama demi kepentingan bersama atau individu tertentu (semangat kekeluargaan) tanpa mengharap balasan atau tanpa pamrih. Budaya gotong royong dalam kehidupan masyarakat Indonesia terbagi ke dalam dua jenis, yaitu gotong royong berupa tolong-menolong dan gotong royong berupa kerja bakti. Budaya gotong royong berupa tolong-menolong, misalnya dilakukan pada kegiatan pertanian, perayaan warga, dan saat terjadi bencana. Adapun budaya gotong royong berupa kerja bakti biasanya dilakukan untuk mengerjakan hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum. Sementara itu, relasi gotong royong terbagi dalam tiga bidang, yaitu bidang sosial yang berwujud kekeluargaan dalam masyarakat, bidang ekonomi yang berwujud kerja sama masyarakat, dan bidang politik yang berwujud dalam kebiasaan masyarakat untuk melakukan musyawarah saat berusaha menyelesaikan masalah. Gotong royong dapat menciptakan kehidupan bersama dalam bermasyarakat. Hal ini diperkuat dengan sifat masyarakat Indonesia yang terkenal ramah dan mengutamakan kekeluargaan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, kebanyakan konflik yang terjadi dalam kehidupan masyarakat Indonesia dapat diselesaikan secara gotong royong. Gotong royong yang dilaksanakan dengan baik akan membentuk kehidupan antarwarga yang harmonis. Gotong royong juga dapat memperkuat karakter bangsa Indonesia, memupuk rasa kebersamaan, meningkatkan rasa solidaritas, mempererat tali persaudaraan, meningkatkan toleransi, serta rasa persatuan untuk kehidupan bernegara sehingga kemakmuran akan tercipta. Gotong royong dapat membuat kehidupan masyarakat Indonesia lebih sejahtera Dengan gotong royong, berbagai permasalahan kehidupan dapat dipecahkan bersama secara lebih mudah dan dengan biaya yang relatif murah Oleh karena itu, gotong royong menjadi penting karena banyaknya manfaatnya yang dapat diperoleh. Saat ini, penting untuk mempertahankan dan mensosialisasikan budaya gotong royong melekat kuat di dalam kehidupan masyarakat. Meskipun kegiatan gotong royong yang dilakukan masyarakat Indonesia di masa lalu telah memberikan banyak manfaat, kini agar budaya gotong royong semakin memudar, baik di desa maupun kota. Padahal, melakukan setiap pekerjaan dengan cara bergotong royong dapat meringankan dan mempercepat penyelesaian pekerjaan. Pada zaman sekarang, orang-orang lebih memikirkan kebutuhan mereka sendiri tanpa memperhatikan lingkungan sekitar. Masyarakat cenderung bersikap individualis dan konsumtif. Contohnya, masyarakat lebih suka membeli barang-barang mewah daripada menyisihkan hartanya untuk membantu orang-orang di sekitarnya yang lebih membutuhkan. Jika hal ini terus terjadi, generasi penerus bangsa Indonesia akan tumbuh di lingkungan budaya individualis. Padahal, sebagai makhluk sosial, manusia selalu ingin bergaul dalam masyarakat. Ada kecenderungan dalam diri manusia untuk hidup bersama orang lain. Hal ini karena manusia tidak dapat mencapai tujuannya sendirian. Salah satu contohnya adalah dalam upaya meraih kemerdekaan Indonesia. Kemerdekaan Indonesia dapat diraih salah satunya berkat gotong royong. Tanpa adanya gotong royong, semangat dalam kebersamaan, dan bahu-membahu, bangsa Indonesia akan sulit meraih kemerdekaan. Agar kehidupan bangsa Indonesia lebih terarah pada kemakmuran dan kesejahteraan, semangat gotong royong harus dihidupkan kembali. Persatuan adalah keharusan, maka semangat gotong royong harus tetap hidup karena merupakan jati diri bangsa Indonesia.
manakah diantara pernyataan berikut yang tidak akurat?
Gotong royong merupakan tindakan melakukan sesuatu secara bersama-sama demi kepentingan bersama atau individu tertentu tanpa mengharapkan imbalan.
Budaya gotong royong berupa tolong-menolong, misalnya dilakukan saat masyarakat membangun sarana yang berkaitan dengan kepentingan umum.
Gotong royong dapat memperkuat karakter bangsa Indonesia, meningkatkan rasa solidaritas, dan meningkatkan toleransi serta kemakmuran masyarakat.
Budaya gotong royong di desa kini semakin melemah kuat, sedangkan di kota semakin melemah.
Sikap suka membeli barang-barang mewah daripada menyisihkannya untuk membantu orang-orang di sekitarnya yang lebih membutuhkan merupakan contoh sikap individualistis.
