wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soak Intrinsik cerpen

Total questions: 10

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

1.      Cermatilah cerita berikut!

“Bruk.. buk.. prang..” tapi sepertinya aku tidak bisa untuk tidak mempedulikan tabrakanku kali ini. Pasalnya, ada benda lain yang menjadi korban tabrakan itu. Benda itu terjun bebas menyapa tanah. Membuatnya berpisah jadi bagian-bagian kecil. Benda itu… Kamera SLR milik RAMA!!! – shock.

Rama memperhatikan kameranya yang sudah berantakan, lalu pelan-pelan menatapku “Ello…” Rama melotot, bola matanya tajam seolah ingin menelanku.

“Mata lho taruh mana…ha..?” teriak Rama.

“Ma…maafkan aku Rama. Nanti, kameramu aku ganti.” kataku gugup.

 

Cara pengarang menggambarkan watak tokoh Aku yang baik dan bertanggung jawabberdasarkankutipan tersebut melalui

a)

penjelasan pengarang

    

b)

dialog antartokoh

c)

reaksi tokoh lain

d)

pikiran tokoh

2.

Cermatilah cerita berikut!

Aku memberikan dompet itu padanya kemudian ia mengucapkan terima kasih sembari mengepalkan tangannya yang berisikan uang 100 ribu ke tanganku. Namun, aku tak menerimanya.

Ia tersenyum dan berkata, “Dik, siapa namamu?” aku menjawab perlahan.

“Putri            Aurella.”            dia            tersenyum            sembari                                berbisik. “Namamu seindah akhlakmu.” aku terharu.

Ternyata nama itu tak harus seindah paras. Nama dan paras indah tidak selalu menjadikan akhlak seseorang menjadi lebih baik.

 

Kutipan teks cerita tersebut merupakan tahapan alur bagian ….

a)

pengenalan

.     

b)

penampilan masalah

c)

penurunan masalah

d)

penyelesaian masalah

3.

Cermatilah teks cerita berikut!

Seketika Beruang menjadi sangat marah, loncat ke atas batang yang tumbang dan dengan cakarnya menghancurkan sarang lebah. Tetapi hal ini malah membuat seluruh kawanan lebah keluar dan menyerang sang Beruang. Beruang yang malang itu akhirnya mengambil langkah seribu dan hanya dapat menyelamatkan diri

denganmenyelamkesungai.

Makna simbol mengambil langkah seribu pada kutipan fabel tersebut adalah ....

a)

 menghormati

     

b)

berdamai

c)

lari terbirit-birit

d)

berjalan pelan-pelan

4.

Cermatilah teks berikut!

Suatu hari, studio foto suamiku terbakar. Semua hangus terbakar. Lampu studio, peralatan foto, kamera SLR. Hanya satu yang bisa diselamatkan hanya kamera digital karena berada di rumah. Alhasil, keluargaku mengalami kemerosotan ekonomi.

Tak ada satu pun dari ibu-ibu arisan yang menengok keluargaku. Jangankanmenengok, mengucapkan simpati saja tidak. Dari situlah aku memahami, bahwabelum tentu semua orang bisa mengulurkan tangannya untuk kita walaupun kitasudahbersusah payah mengulurkantangan untukmereka.

Amanat dalam kutipan cerpen tersebut adalah ….

a)

kita tidak perlu mengharapkan balas budi orang lain.

  

b)

Berilah pertolongan kepada yang membutuhkan.

c)

Sampaikan simpati kita kepada teman dekat.

d)

  Jangan mudah percaya kepada teman.

5.

Bacalah teks berikut dengan saksama!

Fanda berlari menuju sebuah persawahan. Semakin lama semakin kencang. Sesekali ia tolehkan kepalanya ke belakang. Tangan kanannya menggenggam sesuatu yang terbungkus plastik hitam. Tiba-tiba anak itu jatuh tersungkur. Yang terbungkus dalam palstik itu berserakan di jalan. Ternyata nasi yang telah tercampur sayur oseng tempe. Bocah kecil itu menangis sejadi-jadinya.

Sudut pandang kutipan teks tersebut adalah

a)

orang ketiga serbatahu

  

b)

  orang ketiga pengamat

c)

orang pertama pelaku utama

d)

orang pertama pelaku sampingan

6.

Bacalah teks berikut dengan saksama!

Begitu riangnya Landung pagi ini karena telah berhasil membeli nasi padang. Sudah beberapa hari ia mendambakannya.

“Bu, kita makn enak pagi ini,” serunya sambil membawa bungkusan nasi kepada ibunya yang terbaring di balai-balai bambu.

“Kau dapat dari mana, Nak? timpal ibunya.

“Tadi ada wanita cantik yang memberiku uang banyak. Ini sisanya masih ada, Bu.” “Kamu mencuri, ya?

“Betul, Bu. Aku dikasih sesorang.”

“Aku tidak mau makan kalau itu hasil curian, Nak.

Tiba-tiba Landung matanya terbelalak. Nasi bungkus itu telah di makan kucing liar yang biasa berada di rumahnya.

Simpulan akibat konflik  kutipan teks tersebut adalah

a)

  Landung memukuli kucing yang telah memakan nasinya.

   

b)

  Ibu Landung tidak mau makan nasi dari hasil curian.

c)

Landung telah mencuri uang untuk membeli nasi..

d)

  Landung dan ibunya gagal makan nasi padang.

7.

Teks 1

Lisa cemberut. Pucuk-pucuk tanaman cabainya yang mulai mekar patah. Seminggu yang lalu ia memberikan tambahan pupuk untuk mempercepat pertumbuhan. Akan tetapi anggan- anggnnya pudar karena pucuk-pucuk itu ludes. Ia mengira bahwa adiknyalah yang

telahmelakukan semuaini.

Teks 2

Awal bulan ini hujan mulai turun. Lereng- lereng bukit di depan rumah terlihat menghijau. Rumput teki di samping rumah pun berebut untuk tumbuh duluan. Beberapa serangga telah bermunculan. Waktu kecilku dulu, saat musim seperti ini anak-anak di kampungku berburu ampal,

sejenisseranggapemakandedaunan.

Perbedaan pola pengembangan kedua kutipan teks tersebut adalah diawali dengan

a)
  1. pengenalan tokoh

  1. penyelesaian cerita

b)

pemaparan latar

pemaparan konflik

c)

pemaparan konflik

pengenalan latar

d)

pengenalan tokoh

pemaparan konflik

8.

Dara mencoba mencerna perkataan Hana secara perlahan, meskipun seringkali ia menangis ketika teringat kenyataan bahwa ia hanyalah seorang gadis yang tidak diacuhkan. Hal yang dipikirkan Dara adalah bagaimana ia bisa mewujudkan mimpinya dengan kondisi tersebut.

Mimpi Dara adalah menjadi seorang pelukis yang karyanya bisa dipajang di dalam pameran besar. Hal yang dilakukan Dara untuk memulainya adalah rajin membuat lukisan. Kesibukan tersebut juga dilakukan Dara untuk tidak memikirkan mengenai dirinya yang selalu diremehkan.

Perlahan mimpi sang Dara mulai terwujud saat diam-diam ia sering memposting lukisannya melalui media sosial. Hingga suatu hari ada seseorang datang ke rumah Dara dan mengajaknya untuk bergabung di dalam sebuah pameran lukisan.

Komentar yang tepat terhadap isi teks cerita tersebut adalah...

a)

Nasib pelukis akan ditentukan oleh keberhasilannya dalam mengadakan pameran.

    

b)

   Usaha yang dilakukan Dara untuk menjadi pelukis tidak mungkin dapat tercapai.

c)

  Sikap Dara yang gigih dalam mewujudkan cita-cita perlu diteladani.

d)

Karena tidak ada dukungan, Dara harus mengubah mimpinya.

9.

(1) Aku menangis tersedu-sedu saat membaca pengumuman hasil perjuanganku selama ini. Sejujurnya sejak duduk di kelas 11 aku sudah mempersiapkan diri sampai hari ini. (2) Aku tutupi wajahku menggunakan bantal agar tangisanku tak terdengar siapa pun. (3) Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu yang mengagetkanku. (4) Aku yakin itu pasti ibu. “Sepertinya ibu sudah tahu kegagalanku. Ia pasti kecewa.” Ucapku dalam hati.

(5) “Nay, sudah bangun belum? Waktunya persiapan untuk berangkat sekolah,” kata ibu. (6) “Sudah, Bu. Sebentar lagi Naya keluar, Bu,” jawab Naya. (7) “Oke, ibu tunggu di ruang makan ya!” kata ibu. (8) “Siap, Bu,” jawab Naya. (9) Setelah itu, kudengar langkah kaki ibu menjauh dari pintu kamarku.

Bukti latar cerita waktu pagi hari dan latar tempat  di rumah terdapat pada kalimat nomor ….

a)

(5), (6), dan (8)

     

b)

(5), (7), dan (9)

c)

(6), (7), dan (8)

d)

(6), (8), dan (9)

10.

(1) Pagi ini aku pergi ke pasar untuk menemani ibu belanja. (2) Saat sedang asyik memilih sayur-sayuran bersama ibu, ada seorang gadis kecil dengan pakaian lusuh dengan membawa keranjang menawarkan dagangannya kepada kami. (3) Tak sengaja aku melihat buku bertuliskan “Belajar Membaca Jilid 1.” (4) “Untuk apa kamu membawa buku ke pasar?” Tanyaku. (5) “Aku ingin tetap bisa membaca seperti teman-temanku yang lain meskipun aku tak bisa sekolah seperti mereka.” Ucapnya.

(6) Setelah mendengar jawaban gadis kecil itu aku tertegun. (7) Betapa kuatnya ia memiliki kemauan untuk belajar. (8) Meskipun dalam keadaan terbatas,  ia berkemauan keras untuk bisa membaca.

 

Bukti bahwa gadis kecil tidak mudah putus asa terdapat pada kalimat nomor .…

a)

(2) dan (4)

   

b)

   (3) dan (6)

c)

(4) dan (7)

d)

   (5) dan (8)